JUMLAH LAKI-LAKI (Orang)
BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI
V. RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN, INDIKATOR KINERJA, KELOMPOK SASARAN DAN PENDANAAN INDIKATIF
5.1. Program Prioritas
Pemerintah Kabupaten Merangin dalam RPJM Kabupaten telah menetapkan Program Prioritas Pembangunan Daerah sebagai berikut : 1. Mewujutkan masyarakat yang mempunyai kemampuan ekonomi 2. Mewujutkan sumberdaya manusia yang berkualitas
3. Mewujutkan pelaksanaan pembangunan yang daya tanggap terhadap permasalahan masyarakat
4. Mewujutkan kehidupan masyarakat yang agamis
Program RPJMD Kabupaten Merangin yang berhubungan dengan Dinas Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Merangin adalah pada program prioritas nomor urut 1 yaitu “Mewujutkan masyarakat yang mempunyai kemampuan ekonomi” dimana untuk mendukung program prioritas ini terdapat program :
1. Program pertanian berupa revitalisasi pertanian, perkebunan dan perkebunan
2. Program pengembangan hutan tanaman rakyat dan pariwisata
Program SKPD Dinas Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Merangin untuk mendukung program tersebut adalah :
1. Program peningkatan kesejahteraan petani 2. Program peningkatan ketahanan pangan
5. Program peningkatan produksi perkebunan
6. Program pemberdayaan penyuluh perkebunan lapangan 7. Program pemanfaatan potensi sumberdaya hutan
8. Program rehabilitasi hutan dan lahan
9. Program perlindungan dan konservasi sumberdaya hutan 10. Program pembinaan dan penertiban industri hasil hutan 11. Program perencanaan dan pengembangan hutan
5.2. Kegiatan
Dalam rangka mencapai sasaran sesuai dengan program yang telah ditetapkan, Dinas Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Merangin melaksanakan kegiatan-kegiatan sebagai berikut :
1. Program Peningkatan kesejahteraan petani, kegiatan utama yang dilaksanakan adalah :
a. Pembinaan UPP, UPPT dan ADO
b. Peningkatan kemampuan lembaga petani
c. Peningkatan kesejahteraan kelembagaan petani d. Pembinaan penangkar bibit perkebunan
Program peningkatan kesejahteraan petani akan mencapai target yang telah ditetapkan jika didukung rencana pendanaan untuk masa lima tahun kedepan dengan rincian per tahunnya terdapat pada lampiran. Sumber pendanaan untuk program Peningkatan Kesejahteraan Petani hanya bertumpu pada APBD Kabupaten (Pendapatan Asli Daerah).
2. Program Peningkatan Ketahanan Pangan, kegiatan utama yang dilaksanakan adalah :
b. Optimalisasi lahan perkebunan
Program Peningkatan Ketahanan Pangan akan mencapai target yang telah ditetapkan jika didukung rencana pendanaan untuk masa lima tahun kedepan dengan rincian per tahunnya terdapat pada lampiran. Adapun sumber pendanaan untuk program Peningkatan Ketahanan Pangan cukup bervariasi yaitu tidak saja mengandalkan sumber pendanaan pada APBD Kabupaten, tetapi juga sumber pendanaan APBD Provinsi dan sumber pendanaan TP
3. Program Peningkatan Pemasaran Hasil Produksi Perkebunan, kegiatan utama yang dilaksanakan adalah :
Pengolahan Informasi Pasar atas Hasil Produksi Perkebunan (Rapat TBS)
a. Pembangunan Jalan Usaha Tani Perkebunan
Program peningkatan pemasaran hasil produksi perkebunan akan mencapai target yang telah ditetapkan jika didukung rencana pendanaan untuk masa lima tahun kedepan dengan rincian per tahunnya terdapat pada lampiran. Sumber pendanaan untuk program peningkatan pemasaran hasil produksi perkebunan hanya bertumpu pada APBD Kabupaten dan APBN
4. Program Peningkatan Penerapan Teknologi Perkebunan Tepat Guna, kegiatan utama yang dilaksanakan adalah :
a. Sharing kegiatan dana Tugas Pembantuan b. Demplot komoditi perkebunan
e. Pengadaan pool lelang karet f. Pengadaan fogging
g. Pengadaan alat perkebunan
h. Pengadaan alat pengolahan pasca panen komoditi perkebunan
Program Peningkatan Penerapan Teknologi Perkebunan Tepat Guna akan mencapai target yang telah ditetapkan jika didukung rencana pendanaan untuk masa lima tahun kedepan dengan rincian per tahunnya terdapat pada lampiran. Adapun sumber pendanaan untuk program Peningkatan Penerapan Teknologi Perkebunan Tepat Guna bervariasi yaitu tidak saja mengandalkan sumber pendanaan pada APBD Kabupaten, tetapi juga sumber pendanaan APBD Provinsi dan sumber pendanaan TP
5. Program Peningkatan Produksi Perkebunan, kegiatan utama yang dilaksanakan adalah :
a. Pengembangan karet rakyat
b. Pengembangan kebun kelapa sawit c. Pembibitan kelapa sawit
d. Pemeliharaan pembibitan karet e. Pemeliharaan kebun kelapa sawit f. Pengembangan tanaman nilam
g. Pengembangan tanaman kopi robusta
Program Peningkatan Produksi Perkebunan akan mencapai target yang telah ditetapkan jika didukung rencana pendanaan untuk masa lima tahun kedepan dengan rincian per tahunnya terdapat pada lampiran. Adapun sumber pendanaan untuk program Peningkatan Penerapan Teknologi Perkebunan
bersumber pada APBD Kabupaten, APBD Provinsi dan APBN sumber pendanaan Tugas Pembantuan (APBN/TP)
6. Program Pemberdayaan Penyuluh Perkebunan dan Kehutanan Lapangan, kegiatan utama yang dilaksanakan adalah :
a. Pertemuan sinkronisasi petugas perkebunan dan kehutanan lapangan b. Operasional petugas UPTD
c. Penyusunan data statistik perkebunan
Program Pemberdayaan Penyuluh Perkebunan dan Kehutanan Lapangan akan mencapai target yang telah ditetapkan jika didukung rencana pendanaan untuk masa lima tahun kedepan dengan rincian per tahunnya terdapat pada lampiran. Sumber pendanaan untuk program Pemberdayaan Penyuluh Perkebunan dan Kehutanan Lapangan hanya bertumpu pada APBD Kabupaten (Pendapatan Asli Daerah).
7. Program Pemanfaatan Potensi Sumberdaya Hutan, kegiatan utama yang dilaksanakan adalah :
a. Pengembangan hutan tanaman b. Optimalisasi PNBP
Program Pemanfaatan Potensi Sumberdaya Hutan akan mencapai target yang telah ditetapkan jika didukung rencana pendanaan untuk masa lima tahun kedepan dengan rincian per tahunnya terdapat pada lampiran. Adapun sumber pendanaan untuk program Pemanfaatan Potensi Sumberdaya Hutan bersumber pada APBD Kabupaten dan sumber pendanaan DAK/TP
8. Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan, kegiatan utama yang dilaksanakan adalah :
a. Penanaman pohon pada kawasn hutan Industri dan Hutan Wisata b. Konservasi Kawasan dan konservasi Tanah dan dan air
c. Pengkayaan/konservasi jenis tanaman hutan dikawasan hutan lindung d. Pemeliharaan kawasan hutan kota
Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan akan mencapai target yang telah ditetapkan jika didukung rencana pendanaan untuk masa lima tahun kedepan dengan rincian per tahunnya terdapat pada lampiran. Adapun sumber pendanaan untuk program Rehabilitasi Hutan dan Lahan bervariasi yaitu tidak saja mengandalkan sumber pendanaan pada APBD Kabupaten, tetapi juga sumber pendanaan APBD Provinsi dan sumber pendanaan DAK/TP. Kerangka pendanaan program rehabilitasi hutan dan lahan yang bersifat indikatif bersumber dari Pendapatan Asli Daerah, Dana Perimbangan dan Dunia Usaha.
9. Program Perlindungan dan Konservasi Sumberdaya Hutan, kegiatan utama yang dilaksanakan adalah :
a. Pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan
b. Operasi gabungan/khusus pengamanan hutan dan peredaran hasil hutan
c. Patroli pengamanan hutan dan peredaran hasil hutan d. Sosialisasi inventarisasi dan investigasi perambahan hutan
Program Perlindungan dan Konservasi Sumberdaya Hutan akan mencapai target yang telah ditetapkan jika didukung rencana pendanaan untuk masa lima tahun kedepan dengan rincian per tahunnya terdapat pada lampiran.
Sumber pendanaan untuk program Perlindungan dan Konservasi Sumberdaya Hutan bersumber pada APBD Kabupaten dan APBD Provinsi
10. Program Pembinaan dan Penertiban Industri Hasil Hutan, kegiatan utama yang dilaksanakan adalah :
a. Pengawasan dan Pembinaan Industri Hasil Hutan
Program Pembinaan dan Penertiban Industri Hasil Hutan akan mencapai target yang telah ditetapkan jika didukung rencana pendanaan untuk masa lima tahun kedepan dengan rincian per tahunnya terdapat pada lampiran. Sumber pendanaan untuk program Pembinaan dan Penertiban Industri Hasil Hutan hanya bertumpu pada APBD Kabupaten (Pendapatan Asli Daerah). 11. Program Perencanaan dan Pengembangan Hutan, kegiatan utama yang dilaksanakan adalah :
a. Pengembangan hutan masyarakat adat
b. Pendamping kelompok usaha perhutanan rakyat c. Pembinaan hutan adat
d. Pembinaan Hutan Desa e. Pemantapan kawasan hutan f. Pengembangan HTR
g. Pembinaan Izin Pemanfaatan Hutan
h. Pembinaan izin penggunaan kawasan hutan
Program Perencanaan dan Pengembangan Hutan akan mencapai target yang telah ditetapkan jika didukung rencana pendanaan untuk masa lima tahun kedepan dengan rincian per tahunnya terdapat pada lampiran. Sumber pendanaan untuk program Perencanaan dan Pengembangan Hutan hanya
bertumpu pada APBD Kabupaten (Pendapatan Asli Daerah). Untuk lebih jelasnya dapat dilhat pada lampiran I
VI. INDIKATOR KINERJA SKPD YANG MENGACU PADA