BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI
“TERWUJUDNYA KERINCI YANG LEBIH BAIK”
2. Lebih Baik, memiliki makna, bahwa atas dasar potensi yang dimilikinya serta didorong oleh keinginan yang keras untuk meningkatkan kesejahteraan
3.3. Renstra K/L dan Renstra SKPD Provinsi
5. Penyediaan akses pembiayaan dan penjaminan bagi koperasi dan UMKM dengan tersedianya SKIM pembiayaan yang mudah, terjangkau, cepat dan penjaminan bagi Koperasi dan UMKM, meningkatnya jumlah dan kualitas KSP/USP dan lembaga pembiayaan lainnya, meningkatnya penyelenggaraan,pengembangan dan pengawasan KSP/USP dan memperkuat permodalan bagi produk Koperasi dan UMKM di sentra-sentra termasuk daerah tertinggal, terisolir dan perbatasan;
6. Perbaikan iklim usaha yang lebih berpihak pada Koperasi dan UMKM dengan terselenggaranya penataan birokrasi dan tata kelola pemerinahan yang efektif, efisien dan bertanggung jawab, tersedia dan terlaksananya peraturan perundang-undangan dan kebijakan yang berpihak pada pemberdayaan Koperasi dan UMKM, terciptanya keselarasan program dan kegiatan dalam pemberdayaan Koperasi dan UMKM melalui koordinasi lintas sektoral ditingkat pusat, provinsi, kabupaten dan kota; dan
7. Pengembangan wirausaha koperasi dan UMKM baru dengan terciptanya 5.000 wirausaha baru dari kalangan sarjana dan tersedianya modul-modul untuk meningkatkan kewirausahaan.
3.1.2. DINAS KOPERASI DAN UKM PROVINSI JAMBI
Visi Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jambi ” Terwujudnya Koperasi dan UMKM yang Maju, Mandiri dan berdaya saing dalam Mengembangkan Ekonomi Kerakyatan di Provinsi Jambi”. Untuk mencapai visi tersebut dijabarkan Misi Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jambi sebagai berikut:
1. Meningkatkan Kualitas Kelembagaan dan Usaha Koperasi dan UMKM.
2. Meningkatkan permodalan Koperasi dan UMKM.
3. Meningkatkan Daya Saing dan Kemandirian Koperasi dan UMKM.
4. Meningkatkan Performa Koperasi dan UMKM melalui Penyaluran Perkuatan prasarana dan sarana.
5. Meningkatkan jaringan kemitraan Koperasi dan UMKM.
6. Meningkatkan kualitas pelayanan dan advokasi kepada UMKM, kelompok Pra Koperasi dan Koperasi.
7. Meningkatkan kualitas SDM Pengurus, Pengelola dan anggota Koperasi dan UMKM.
Tujan dan Sasaran
Tujuan adalah sesuatu yang akan dicapai atau dihasilkan dalam jangka waktu 1 ( satu ) sampai dengan 5 ( lima ) tahunan. Tujuan ditetapkan dengan mengacu pada pernyataan Visi dan Misi serta didasarkan pada isu – isu dan analisis strategik. Tujuan dari perencanaan strategik Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Provinsi Jambi adalah :
1. Peningkatan jumlah dan peran Koperasi dan UMKM dalam perekonomian daerah.
2. Peningkatan pemberdayaan Koperasi dan UMKM.
3. Peningkatan daya saing produk Koperasi dan UMKM melalui meningkatnya kemampuan Koperasi dan UMKM dalam mengembangkan produk – produk kreatif, inovatif, berkualitas dan berdaya saing.
4. Peningkatan Pemasaran Produk Koperasi dan UMKM melalui meningkatnya kelembagaan dan jaringan pemasaran serta pangsa pasar produk Koperasi dan UMKM.
5. Meningkatkan akses Pembiayaan dan Penjaminan Koperasi dan UMKM melalui penyediaan skema dan memperluas akses pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan Koperasi dan UMKM.
6. Pengembangan Wirausaha Koperasi dan UMKM melalui tumbuhnya wirausaha baru yang inovatif dan meningkatnya kesadaran berwirausaha sebagai budaya serta mengembangkan kewirausahaan di kalangan masyarakat.
7. Perbaikan Iklim Usaha yang lebih berpihak kepada Koperasi dan UMKM melalui meningkatkan kualitas layanan publik yang transparan, akuntabel dan kredibel serta menyediakan peraturan perundang – undangan yang lebih berpihak pada Koperasi danUMKM.
Sasaran adalah hasil yang akan dicapai secara nyata oleh instansi pemerintah dalam rumusan yang lebih spesifik, terukur dalam kurun waktu yang lebih pendek dari tujuan. Dalam sasaran dirancang pula indikator sasaran disertai dengan rencana tingkat capaian untuk diwujudkan pada tahun bersangkutan.
Sasaran diupayakan untuk dapat dicapai dalam kurun waktu tertentu/tahunan secara berkesinambungan sejalan dengan tujuan yang ditetapkan dalam rencana strategis.
Adapun sasaran yang dicapai oleh Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Provinsi Jambi adalah :
2. Meningkatnya pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) sebesar 5 % per tahun.
3. Terdidiknya 1.600 pengurus / pengelola Koperasi dan UMKM.
4. Termonitornya 440 Koperasi penerima bantuan perkuatan permodalan dana bergulir.
5. Terfasilitasnya 550 KSP/USP – Koperasi dalam mengakses sumber permodalan. 6. Terfasilitasnya 300 Kelompok Usaha Produktif dalam mengakses sumber
permodalan.
7. Terfalisitasinya penjaminan permodalan Koperasi dan UMKM.Terbinanya 65.240 unit UMKM dan tumbuhnya UMKM Baru sebanyak 1.100 unit.
8. Terwujudnya iklim usaha yang lebih berpihak pada Koperasi dan UMKM.
Strategi dan Kebijakan
Dari permasalahan yang dihadapi tersebut diatas, telah diambil beberapa upaya / strategi pencapaian SKPD antara lain sebagai berikut :
a. Perkuatan permodalan KUMKM
b. Peningkatan kualitas SDM Aparat Pembina dan Gerakan KUMKM c. Peningkatan manajemen KUMK
Kebijakan pada dasarnya merupakan ketentuan – ketentuan yang telah ditetapkan oleh berwenang untuk dijadikan pedoman, pegangan atau petunjuk dalam pengembangan maupun pelaksanaan program/kegiatan guna tercapainya kelancaran dan keterpaduan dalam perwujudan sasaran, tujuan serta Visi dan Misi dari suatu institusi.
Kebijakan Umum yang dilaksanakan Dinas Koperasi, UMKM Provinsi Jambi pada tahun 2011 – 2015 dalam mewujudkan Visi dan Misi yang mengacu kepada Rencana Pembangunan Jangka Menengah ( RPJM ) Provinsi Jambi adalah :
1). Mengembangkan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah ( UMKM ) yang diarahkan untuk memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja dan peningkatan daya saing, sedangkan pengembangan usaha skala mikro lebih diarahkan untuk memberikan kontribusi dalam peningkatan pendapatan pada kelompok masyarakat berpendapatan rendah.
2). Memperkuat kelembagaan dengan menerapkan prinsip- prinsip tata perusahaan yang baik dan berwawasan gender terutama untuk :
b. Memperbaiki lingkungan usaha dan menyederhakana prosedur perizinan; c. Memperluas dan meningkatkan kualitas institusi pendukung yang
menjalankan fungsi intermediasi sebagai penyedia jasa diklat dan pengembangan usaha, teknologi, manajemen, pemasaran dan informasi. 3). Memperluas basis dan kesempatan berusaha serta menumbuhkan wirausaha
baru berkeunggulan untuk mendorong pertumbuhan, peningkatan ekspor dan penciptaan lapangan kerja terutama dengan :
a. Meningkatkan perpaduan antara tenaga kerja terdidik dan terampil dengan adopsi penerapan teknologi;
b. Mengembangkan UMKM melalui pendekatan klaster di sektor agribisnis dan agroindustri melalui komoditas unggulan berkerakteristik lokal disertai pemberian kemudahan dalam pengelolaan usaha, termasuk dengan cara meningkatkan kualitas kelembagaan koperasi sebagai wadah organisasi kepentingan usaha bersama untuk memperoleh efisiensi kolektif;
c. Mengembangkan UMKM untuk makin berperan dalam proses industrialisasi, perkuatan keterkaitan industri,percepatan pengalihan teknologi dan peningkatan kualitas SDM;
d. Mengintegrasikan pengembangan usaha dalamkonteks pengembangan regional, sesuai dengan karakteristik pengusaha dan potensi usaha unggulan di setiap daerah.
4). Mengembangkan UMKM untuk makin berperan sebagai penyedia barang dan jasa pada pasar lokal yang semakin berdaya saing dengan produk luar, khususnya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat banyak.
5). Membangun koperasi yang diarahkan dan difokuskan pada upaya – upaya untuk : (i) membenahi dan memperkuat tatanan kelembagaan dan organisasi koperasi di tingkat makro, maupun mikro, guna menciptakan iklim dan lingkungan usaha yang kondusif bagi kemajuan koperasi serta kepastian hukum yang menjamin terlindunginya koperasi dan/atau anggotanya dari praktek – praktek persaingan usaha yang tidak sehat; (ii) meningkatkan pemahaman, kepedulian dan dukungan pemangku kepentingan ( stakeholder ) kepada koperasi; dan (iii) meningkatkan kemandirian gerakan koperasi.
3.1.3. VISI DAN MISI DINAS KOPERASI DAN UMKM KABUPATEN KERINCI.
VISI
.
Penjelasan tentang visi tersebut sebagai berikut :
1. Koperasi dan UMKM yang lebih baik adalah koperasi dan UMKM yang memiliki daya saing tinggi dan memiliki kemampuan memecahkan masalah dengan bertumpu pada kepercayaan dan kemampuan sendiri.
2. Berbasis ekonomi kerakyatan.
MISI
Misi Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Kerinci sebagai berikut :
a. Mewujudkan Koperasi dan UMKM yang lebih baik.
b. Mewujudkan Sumber Daya Manusia Pengelola Koperasi dan UMKM yang handal. c. Penumbuhan wirausaha baru.
d. Mengembangkan Produk Unggulan Daerah yang berdaya saing dengan pendekatan OVOP (One Village One Product).
e. Mewujudkan kualitas pelayanan aparatur yang berorientasi pada pelayanan prima dalam upaya pengembangan kegiatan pemberdayaan KUMKM
Dari berbagai permasalahan tersebut diatas, melahirkan beberapa isu-isu strategis yang perlu mendapat perhatian dalam penyusunan Rencana Strategis Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Kerinci tahun 2014-2019 terdiri dari:
(i) Meningkatnya pengembangan industri mikro,kecil dan menengah; (ii) Terbukanya akses ke permodalan dan akses ke pembiayaan;
(iii) Meningkatnya pembinaan kepada usaha kecil, mikro dan menengah; (iv) Meningkatnya peluang untuk berkompetisi dalam penyedian barang dan
jasa;
(v) Terwujudnya kerjasama dan kemitraan dengan pelaku usaha besar