Terdapat beberapa karya tulis ilmiah yang menggunakan analisis framing dalam pendekatan penelitiannya. Penulis mengambil beberapa artikel jurnal maupun karya tulis ilmiah yang berkaitan dengan skripsi penlis dalam hal analisis framing sebuah media massa yang dipublikasikan dalam waktu dekat commit to user
dan berkaitan dengan politik. Hal ini dimaksudkan untuk memperkuat kajian pustaka dengan mencantumkan penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti lain:
Framing Berita Presiden Donald Trump oleh Media Asing dan Media Nasional (2019) merupakan karya tulis jurnal ilmiah oleh Dani Kurniawan dan Widodo Muktiyo, yang terbit pada Jurnal Intelektiva: Jurnal Ekonomi, Sosial
& Humaniora, dengan nomor E-ISSN 2628-5661, VOL. 01 NO.03.
30/10/2019. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan pembingkaian berita dalam perspektif penerapan ideologi dan ekonomi politik media. Dengan membandingan framing yang digunakan oleh kedua media penelitian ini akan menemukan konsep framing yang digunakan masing-masing media dalam mengemas berita yang dipublikasikan. Objek penelitian ini adalah pemberitaan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Media Online Liputan6.com dan Sindonews.com periode bulan Februari 2017, dan media internasional Aljazeera.com dan Foxnews.com 2017. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif.
Metode yang digunakan adalah analisis framing dengan model analisis Pan dan Kosicki. Penulis menggunakan teori utama framing, seperti yang diartikan oleh Alex Sobur (2004), “Framing adalah pendekatan untuk mengetahui bagaimana perspektif atau cara padang yang digunakan wartawan ketika menyeleksi isu dan menulis berita”. Penulis juga menggunakan teori konstruksi realitas media, seperti yang dijelaskan oleh Hamad (2004), “Seluruh isi media bukan lain adalah realitas yang telah dikonstruksikan dalam bentuk wacana yang bermakna”. Jadi apa yang dikonstuksikan media bukan semata-mata tanpa maksud dan tujuan. Semua pemberitaan dilakukan untuk menceritakan kembali realitas kepada khalayak, namun dari perspektif media. Dengan metode analisis framing yang digunakan oleh peneliti, terdapat perbedaan frame antara Sindonews.com dan Liputan6.com. Liputan6.com lebih menyoroti masalah dan kontroversi Donald Trump dengan memasangnya di halaman utama serta menggunakan bahasa yang lugas, tegas, dan menggunakan unsur grafis yang baik untuk memperkuat pandangan mereka. Sedangkan Sindonews.com tidak
commit to user
terlalu menonjolkan pemberitaan ini. Peneliti juga hanya menemukan 2 berita tentang hal ini ada di halaman kedua dari 30 berita terkait. Sindonews juga dinilai lebih berhati hati dalam memberitakan kasus inidan tidak banyak menampilkan grafis dalam pemberitaan ini. Selanjutnya, untuk media internasional Ajazeera.com dan Foxnews.com, analisis framing yang didapat juga menunjukan hasil yang berbeda. Framing yang dilakukan Foxnews.com berpihak pada kepentingan pemilik media, sebagai pendukung partai Republik.
Sedangkan Aljazeera.com memihak pada pemerintah Qatar yang kontra terhadap kebijakan Amerika dan mempunyai solidaritas dengan negara muslim. Aljazeera.com menyajikan berita dengan lebih detail melalui gambar, data, dan menonjolkan kutipan-kutipan yang lebih menarik. Foxnews.com lebih menonjolkan janji-janji Donald Trump tanpa menyajikan data.
Framing the Fact of Extraordinary Events (Pembingkaian Fakta dari Kejadian Luar Biasa) (2019) jurnal ilmiah karya Gayatri Atmadi ini diterbitkan pada Jurnal Komunikasi Indonesia, Volume VIII, Issue 1, March 2019, dengan nomor ISSN: 2301-9816. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana redaksi Kompas melakukan konstruksi atas realitas KLB sebagai fakta menyedihkan di Timur Indonesia. Objek penelitian dalam karya tulis ini adalah Pemberitaan Harian Kompas dalam isu campak dan gizi buruk hingga menewaskan puluhan anak di Asmat, Papua. Sedangkan metode yang digunakan adalah kualitatif dengan paradigma konstruktivisme. Metode penelitian yang digunakan berupa metode analisis framing dalam konsepsi Pan dan Kosicki (1993) yang mencakup empat struktur besar yaitu: struktur sintaksis, struktur skrip, struktur tematik, dan struktur retoris. Berkaitan dengan isu kesehatan masyarakat sebagai tanggung jawab negara dan pemberitaan dalam media, penelitian ini menganalisis dengan teori konstruksi sosial media massa. Peneliti juga menggunakan teori agenda setting dan manajemen isu.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam membingkai fakta kejadian luar biasa, Kompas telah berupaya keras untuk mewujudkan jurnalisme berkualitas sehingga dapat menjadi faktor diferensiasi pemberitaan yang terpercaya dalam menghadapi tantangan bisnis media yang berkelanjutan. Dari hasil framing
commit to user
dengan model Pan dan Kosicki: a) Dari struktur sintaksis, Kompas nampak menyatukan fakta fakta dengan menyajikan headline secara kontinu diantara judul-judul yang dikeluarkan sebagai rangkaian; b) Dari struktur skrip, jurnalis kompas memberitakan fakta dengan netral, objektif, sistematik, lengkap dan memenuhi standar 5W+1H; c) Pada bagian struktur tematik, reporter Kompas menuliskan fakta dengan jelas, lengkap, dan detail dari hari ke hari; d) Dari struktur retorik, jurnalis Kompas menekankan fakta pada isu dengan bentuk tulisan yang informatif.
Media and Politics in Indonesia: The Alignments of the Media in the 2019 Elections (Media dan Politik di Indonesia: Kesejajaran Media di Pemilu 2019) (2020). Karya tulis jurnal Ilmiah dari mahasiswa Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh bernama, Hamdani M. Syam, Rahmat Saleh dan Agus Ramadhan, diterbitkan dalam SAR Journal - Science and Research.
Volume: 3, Issue: 3, Halaman: 118-123, nomor ISSN 2619-9955, DOI:
10.18421/SAR33-05, pada bulan September 2020. Tujuan penelitian ini adalah menentukan framing berita untuk memeriksa pelaporan terkait kepresidenan debat Pilkada 2019 di Kompas dan Koran Republika dengan metode analisis framing pan dan kosicki. Dengan objek penelitian yang dipakai dalam jurnal ini adalah media cetak Koran Kompas dan Koran Republika yang memberitakan debat calon presiden dan calon wakil presiden pada pemilu 2019. Metode penelitian yang digunakan adala penelitian kualitatif dengan pendekatan framing, dan model analisis dari Pan dan Kosicki. Dalam penelitian ini, peneliti mengambil teori dari Shoemaker dan Resse (1996) bahwa konten berita dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu fator internal terkait dengan pemilik, jurnalis yang bekerja di media, dan faktor eksternal terkait pengiklan pasar, kontrol dan regulasi pemerintah. Selain itu penelitian ini mengambil teori ekonomi politik media, dalam teori ini Prior M. (2013) memberikan pendapat ada hubungan yang saling membutuhkan antara media dan politik.
Menggunakan model Pan-Kosicki dalam analisis framing antara Kompas dan Republika memberikan hasil yang berbeda dalam pembingkaian berita yang disajikan di koran. Kompas memberikan berita dengan netral dan seimbang
commit to user
dalam isu ini, dengan memperkuat frame dari akademisi dan pengamat politik dan dilaporkan secara objektif. Sedangkan pada konten berita Republika ditemukan bias dalam isu debat calon presiden dan calon wakil presiden. Hal ini terlihat dari konten Republika yang menekankan pada prestasi pemerintahan Joko Widodo sebelumnya. Peneliti menemukan hal ini dipengaruhi oleh kepemilikan media yang dipegang oleh Erick Thohir yang memiliki kepentingan dengan politik Jokowi-Ma’ruf Amin.
Perceptions of democracy and the rise of Donald Trump: A framing Analysis of Saudi Arabian Media (Persepsi demokrasi dan kebangkitan Donald Trump: Analisis Framing pada media Arab Saudi) (2019). Jurnal Internasional yang dipublikasikan pada web sagepub.com/journals-permissions journals.sagepub.com/home/gmc, dengan kategori Jurnal Global Media and Communication. Vol. 15 Issue. 2 pp: 159-175. DOI:
10.1177/1742766519846630, adalah karya penulisan mahasiswa Deakin University Australia diantaranya Benjamin Isakhan, Zim Nwokora, dan Chengxin Pan pada tahun 2019. Peneliti dalam jurnal ini bertujuan untuk mempertahankan argumen tentang kritik substansif demokrasi pada pemilihan Presiden Donald J. Trump dengan pemerikasaan empirin melalui analisis framing di media Arab Saudi. Objek penelitian dalam jurnal ini adalah surat kabar Arab News yang memberitakan pemilihan umum Amerika Serikat pada tahun 2016, yaitu pada rentang waktu 16 Juni 2015-8November 2016.
Penelitian ini menggunakan pendekatan interpretative sistematis dalam membaca teks untuk menghindari kondensasi makna yang tersirat dalam pendekatan kuantitatif. Peneliti dalam jurnal ini menerapkan analisis framing untuk memeriksa cara-cara kampanye pemilihan Trump dibingkai. Penelitian ini memasukan teori Framing oleh Pan dan Kosicki (1993), yang menyatakan pembingkaian adalah proses yang dilakukan oleh aktor politik, pembuat kebijakan, pelaku kampanye, dan jurnalis dapat menyaring posisi kompleks pada suatu isu tertentu dengan menyampaikannya menjadi pesan yang mudah dipahami dan diingat. Teori pengaturan agenda (agenda setting) juga digunakan dalam penelitian ini untuk membuktikakn alasan pembingkaian
commit to user
yang dilakukan media. Hasil dalam penelitian ini, analisis mendalam yang dilakukan pada Arab News menghasilkan signifikansi dan wawasan yang luas tentang persepsi demokrasi di Arab Saudi. Sepanjang liputannya, koran menayangkan banyak kritik terhadap politik dan demokrasi di Amerika Serikat. Dari penelitiannya yang dibagi menjadi 3 pembingkaian pada pembingkain 1, Arab News menyuguhkan kritik terhadap pupulasi daya tarik retorika Islamofobia dan rasisme dalam berita. Bingkai 2, mencakup analisis kemungkinan konsekuensi dari pemerintahan Trump pada Arab Saudi dalam hubungan “kebijakan luar negeri”. Bingkai 3, ditemukan pemberitaan mengenai persepsi demokrasi negative yang dibangun oleh Arab News, dengan menggambarkan siklus pemilu AS sebagai pemecah belah.
Relevansi Penelitian
Keempat karya jurnal ilmiah di atas yang telah peneliti rangkum memiliki korelasi dengan penelitian penulis, yaitu bahwa seluruhnya merupakan penelitian analisis framing pada media massa yang mengambil objek terkait pemberitaan media terhadap isu pemerintahan dan politik yang dibandingkan antar kedua media. Dalam jurnal yang peneliti gunakan sebelumnya juga keempatnya menggunakan model framing Pan dan Kosicki yang membandingkan antar dua media yang memiliki persamaan dan perbadaan terkait ideologi dan kepemilikan media. Perbedaan yang dilakukan peneliti dengan keempat penelitian sebelumnya yang telah dirangkum di atas adalah spesifikasi objek penelitian yang peneliti ambil adalah terkait kebijakan regulasi yang dikeluarkan pemerintah, yaitu peneliti mengambil objek
“Kontroversi pembentukan Rancngan Uundang-Undang Omnibus Law tentang Cipta Kerja” yang diliput oleh media Kompas.com dan Katadata.co.id.
Penelitian sebelumnya yang telah penulis review dengan karya tulis ini menggunakan model framing Pan dan Kosicki yang juga digunakan dalam penelitian penulis. Dengan metode analisisi framing tersebut dalam pemberitaan media tulis seperti media koran dan portal berita online bertujuan untuk melihat pembingkaian yang dituliskan oleh Kompas.com dan commit to user
Katadata.co.id, serta untuk mengetahui bagaimana latar belakang media dan penerapan jurnalisme yang independen dijalankan oleh kedua media berkaitan dengan regulasi pemerintah dan politik.