BAB I PENDAHULUAN
BAB 3 RENCANA KERJA DAN PENDANAAN DINAS PERUMAHAN RAKYAT, KAWASAN
3.2 Review Terhadap Rancangan Perubahan RKPD Tahun 2019
3.3. Rencana Program dan Kegiatan Perubahan Rencana Kerja Dinas Perumahan BAB IV. PENUTUP
BAB 2
EVALUASI RENJA SAMPAI DENGAN TRIWULAN II TAHUN 2019
Pelaksanaan evaluasi sebagai sebagai salah satu fungsi peningkatan kualitas kinerja instansi pemerintah, dilaksanakan guna mengetahui program/kegiatan yang tidak memenuhi target, telah memenuhi target ataupun melebihi target kinerja yang direncanakan, sehingga atas dasar evaluasi pelaksanaan tersebut dapat diketahui:
1. Faktor-faktor penyebab tidak tercapainya, terpenuhinya atau melebihi target kinerja program/kegiatan;
2. Implikasi yang timbul terhadap target capaian program Renstra Perangkat Daerah; dan
3. Kebijakan/tindakan perencanaan dan penganggaran yang perlu diambil untuk mengatasi faktor-faktor penyebab tersebut.
Evaluasi Renja Perubahan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Provinsi Jawa Timur tahun 2019 didasarkan dan merujuk pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Timur Tahun 2014-2019, Renstra Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Provinsi Jawa Timur Tahun 2014-2019 serta Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Timur Tahun 2019-2024, Renstra Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Provinsi Jawa Timur Tahun 2019-2024.
2.1 Evaluasi Pelaksanaan Renja Sampai dengan Triwulan II
Evaluasi hasil pelaksanaan Renja Perubahan tahun 2019 dan pencapaian Renstra Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Provinsi Jawa Timur sampai dengan triwulan II tahun 2019 adalah sebagaimana tabel berikut:
Tabel 2. 1 Evaluasi Pelaksanaan Renja sampai dengan Triwulan II
INDIKATOR KINERJA PROGRAM (OUTCOME)/KEGIAT
AN (OUT PUT)
TARGET RENSTRA PD PADA TAHUN 2019 (PERIODE
RENSTRA PD)
REALISASI CAPAIAN KINERJA RENSTRA PD SAMPAI DENGAN RENJA PD TAHUN
LALU (n-2)
TARGET KINERJA DAN ANGGARAN RENJA PD TAHUN BERJALAN (TAHUN
a-1) YANG DIEVALUASI
REALISASI KINERJA PADA TRIWULAN
RELISASI CAPAIAN KINERJA DAN ANGGARAN
RENJA PD YANG DIEVALUASI (n-1)
Tingkat Capaian Kinerja dan
Realisasi Anggaran Renja
PD Tahun n-1
REALISASI KINERJA DAN ANGGARAN RENSTRA PD s/d
TAHUN 2019
TINGKAT CAPAIAN KINERJA
DAN REALISASI ANGGARAN
Indeks kepuasan aparatur terhadap pelayanan administrasi perkantoran dan kenyamanan kantor
100% 12.021.213.339 100% 9.898.244.160 100% 2.434.386.500 17,25% 567.580.300 26,66%
Persentase Pegawai yang puas terhadap pelayanan Sarana dan Prasarana Aparatur
Prosentase sarana dan prasarana aparatur yang layak fungsi Peralatan dan Kelengkapan Sarana dan Prasarana
Jumlah peralatan dan perlengkapan sarana yang tersedia
80 635.778.560
Peralatan dan Kelengkapan
Sarana dan
Prasarana
Jumlah peralatan dan perlengkapan sarana yang terpelihara
80 580.051.559
kelembagaan yang tepat fungsi
100% 3.483.440.000 100% 2.880.533.299
Koordinasi dan Konsultansi Koordinasi dan Konsultasi
KODE
INDIKATOR KINERJA PROGRAM (OUTCOME)/KEGIAT
AN (OUT PUT)
TARGET RENSTRA PD PADA TAHUN 2019 (PERIODE
RENSTRA PD)
REALISASI CAPAIAN KINERJA RENSTRA PD SAMPAI DENGAN RENJA PD TAHUN
LALU (n-2)
TARGET KINERJA DAN ANGGARAN RENJA PD TAHUN BERJALAN (TAHUN
a-1) YANG DIEVALUASI
REALISASI KINERJA PADA TRIWULAN
RELISASI CAPAIAN KINERJA DAN ANGGARAN
RENJA PD YANG DIEVALUASI (n-1)
Tingkat Capaian Kinerja dan
Realisasi Anggaran Renja
PD Tahun n-1
REALISASI KINERJA DAN ANGGARAN RENSTRA PD s/d
TAHUN 2019
TINGKAT CAPAIAN KINERJA
DAN REALISASI ANGGARAN Pemerintah Daerah
1 0 Sumber Daya Aparatur
Persentase pelaksanaan peningkatan SDM Aparatur kelembagaan yang tepat fungsi
100% 2.221.452.826 100% 1.326.214.470 100%
1.471.150.000 3,17% 254.815.730 36,33%
213.109.661 39,50%
467.925.391 351.776.991
421.452.826
30
413.336.100
30
366.550.000
0 116.148.400
529.484.500
97,50 125,63
Jumlah Pegawai yang mengikuti pembinaan peningkatan kapasitas SDM
140 70 70 0 32 32 dan Evaluasi Dokumen Penyelenggara an Pemerintahan
Persentase dokumen penyelenggaraan pemerintahan yang disusun tepat waktu
100% 1.811.414.722 100% 1.536.460.338 100% 823.882.500 6,67% 53.263.410 25,5%
137.943.323 32,17%
191.206.733 32,17
23,21 66% 1.727.667.071 66,09 95,38
KODE
INDIKATOR KINERJA PROGRAM (OUTCOME)/KEGIAT
AN (OUT PUT)
TARGET RENSTRA PD PADA TAHUN 2019 (PERIODE
RENSTRA PD)
REALISASI CAPAIAN KINERJA RENSTRA PD SAMPAI DENGAN RENJA PD TAHUN
LALU (n-2)
TARGET KINERJA DAN ANGGARAN RENJA PD TAHUN BERJALAN (TAHUN
a-1) YANG DIEVALUASI
REALISASI KINERJA PADA TRIWULAN
RELISASI CAPAIAN KINERJA DAN ANGGARAN
RENJA PD YANG DIEVALUASI (n-1)
Tingkat Capaian Kinerja dan
Realisasi Anggaran Renja
PD Tahun n-1
REALISASI KINERJA DAN ANGGARAN RENSTRA PD s/d
TAHUN 2019
TINGKAT CAPAIAN KINERJA
DAN REALISASI ANGGARAN Laporan Hasil Pelaksanaan Rencana Program dan Anggaran
Jumlah dokumen Pelaporan yang tersusun
74 1.311.414.722 52
1.382.122.738 27
736.132.500 2
34.949.660 5 120.365.073
7
155.314.733
Jumlah dokumen laporan pengelolaan keuangan yang tersusun Tata Ruang
Persentase RTR Kawasan Strategis Provinsi yang Tersusun
5.221.312.496 5.221.312.496
78,29
52,21 Jumlah Rencana
Rinci Tata Ruang Kab/Kota
Evaluasi Teknis Rencana Rinci Tata Ruang Kabupaten/Kot a
jumlah rencana rinci tata ruang yang sudah dilakukan evaluasi teknis
15
396.429.155
15
396.429.155
#DIV/0 dan Penetapan Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Provinsi
persentase Jumlah Persetujuan Substansi KSP di Jawa Timur
100% 10.000.000.000 22,22
%
4.824.883.341
0
4.824.883.341 22,22
48,25
RATA-RATA CAPAIAN KINERJA (%) #DIV/0
!
#DIV/0
!
PREDIKAT KINERJA #DIV/0
! pemanfaatan tata ruang Norma, Standar dan Kriteria Pemanfaatan Ruang
jumlah petunjuk pemanfaatan ruang yang tersusun
65% 775.000.000 10%
1.329.361.589
10%
1.329.361.589 15,38
171,53
KODE
INDIKATOR KINERJA PROGRAM (OUTCOME)/KEGIAT
AN (OUT PUT)
TARGET RENSTRA PD PADA TAHUN 2019 (PERIODE
RENSTRA PD)
REALISASI CAPAIAN KINERJA RENSTRA PD SAMPAI DENGAN RENJA PD TAHUN
LALU (n-2)
TARGET KINERJA DAN ANGGARAN RENJA PD TAHUN BERJALAN (TAHUN
a-1) YANG DIEVALUASI
REALISASI KINERJA PADA TRIWULAN
RELISASI CAPAIAN KINERJA DAN ANGGARAN
RENJA PD YANG DIEVALUASI (n-1)
Tingkat Capaian Kinerja dan
Realisasi Anggaran Renja
PD Tahun n-1
REALISASI KINERJA DAN ANGGARAN RENSTRA PD s/d
TAHUN 2019
TINGKAT CAPAIAN KINERJA
DAN REALISASI ANGGARAN
Survey dan Pemetaan
jumlah
kabupaten/kota yang peta CSRT nya telah terorthorectifikasi
45% 10.100.000.000 55,79
%
4.260.255.935
55,79
Persentase kasus mediasi pemanfaatan ruang yang tidak sesuai dengan rencana tata ruang
45% 1.100.000.000 45%
1.628.640.955
Monitoring dan Evaluasi IPR yang telah diterbitkan
jumlah proceeding kegiatan koordinasi dan fasilitasi pengendalian pemanfaatan ruang dan koordinat aparat
2
1.231.551.583
2
1.231.551.583
#DIV/0 Evaluasi dan Pelaporan
jumlah laporan Monitoring dan evaluasi yang dilakukan
9 1.100.000.000
22
397.089.372
Monitoring dan Evaluasi Atas IPR yang telah dikeluarkan 1.018.045.134
18,5% Jumlah Dokumen
Evaluasi Raperda Rencana Tata Ruang (RTR Kab/kota)
24 30 12 5 0 5
41,67
35 145,83
Persentase bidang tanah lintas Kab/Kota yang sudah mendapat izin
40% 0 40% 0 % 0 0
- - 0,00
KODE
INDIKATOR KINERJA PROGRAM (OUTCOME)/KEGIAT
AN (OUT PUT)
TARGET RENSTRA PD PADA TAHUN 2019 (PERIODE
RENSTRA PD)
REALISASI CAPAIAN KINERJA RENSTRA PD SAMPAI DENGAN RENJA PD TAHUN
LALU (n-2)
TARGET KINERJA DAN ANGGARAN RENJA PD TAHUN BERJALAN (TAHUN
a-1) YANG DIEVALUASI
REALISASI KINERJA PADA TRIWULAN
RELISASI CAPAIAN KINERJA DAN ANGGARAN
RENJA PD YANG DIEVALUASI (n-1)
Tingkat Capaian Kinerja dan
Realisasi Anggaran Renja
PD Tahun n-1
REALISASI KINERJA DAN ANGGARAN RENSTRA PD s/d
TAHUN 2019
TINGKAT CAPAIAN KINERJA
DAN REALISASI ANGGARAN
strategis tersusun
1 0 Peta Dasar Rencana Rinci Tata Ruang
Jumlah Peta Dasar
RDTR Kab/Kota 20 1.626.613.000 18
851.326.484 4
631.163.120 0
61.103.309 0
182.736.724 0 243.840.033
Rencana Rinci Tata Ruang Kab/Kota
jumlah rencana rinci tata ruang yang sudah dilakukan evaluasi teknis
24 736.576.000 30
312.174.228 12
371.914.500 5
68.696.328 0
76.337.649 5 145.033.977
jumlah petunjuk pemanfaatan ruang yang tersusun
2 1.613.726.000 1
652.320.270 1
1.053.257.000 0
49.863.895 0
263.129.300 0 312.993.195
Evaluasi atas IPR yang telah dikeluarkan
Jumlah monitoring dan evaluasi atas IPR yang telah dikeluarkan 532.136.690
Lintas Kab/Kota
Luas pemanfaatan hamparan tanah lintas Kab/Kota
20 1.200.000.000 0
Persentase Rusun Terbangun
63,65
%
298.900.000.000
54,85
%
239.325.508.392
239.325.508.392
86,17
80,07
Jumlah PSU
Perumahan Permukiman dan Dokumen Monev RTLH kawasan siap bangun dan atau lingkungan siap bangun di kota-kota metropolitan dan kota-kota besar
Jumlah kawasan PSU yang mendapat bantuan
52.500
42.000.000.000
30.567
,80
21.182.800.524
Panjang Jalan usaha tani yang dibangun
9.790
9.500.000.000
7.891, 47
4.701.879.769
7.891
4.701.879.769 80,61 49,49
KODE
INDIKATOR KINERJA PROGRAM (OUTCOME)/KEGIAT
AN (OUT PUT)
TARGET RENSTRA PD PADA TAHUN 2019 (PERIODE
RENSTRA PD)
REALISASI CAPAIAN KINERJA RENSTRA PD SAMPAI DENGAN RENJA PD TAHUN
LALU (n-2)
TARGET KINERJA DAN ANGGARAN RENJA PD TAHUN BERJALAN (TAHUN
a-1) YANG DIEVALUASI
REALISASI KINERJA PADA TRIWULAN
RELISASI CAPAIAN KINERJA DAN ANGGARAN
RENJA PD YANG DIEVALUASI (n-1)
Tingkat Capaian Kinerja dan
Realisasi Anggaran Renja
PD Tahun n-1
REALISASI KINERJA DAN ANGGARAN RENSTRA PD s/d
TAHUN 2019
TINGKAT CAPAIAN KINERJA
DAN REALISASI ANGGARAN
Jawa Timur
1 0
Panjang jalan/saluran yang terbangun
6.625
8.000.000.000
8.634, 78
7.325.316.855
Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa)
Pembangunan Rusunawa Gunung anyar Surabaya
280%
99.000.000.000 180%
52.282.111.400
Propinsi Jatim
Jumlah gedung negara yang dibangun/direnovasi
70
79.000.000.000
60
128.478.328.213
60
128.478.328.213 85,71 162,63 Rumah Tidak Layak Huni di Jawa Timur
jumlah dokumen /laporan pengawasan renovasi RTLH
64
7.500.000.000
64
4.081.178.835
Tepat Guna Bidang Perumahan dan Permukiman
jumlah penelitian teknologi tepat guna
22
9.500.000.000
136
3.784.533.965
Perumahan dan Permukiman
jumlah penyebaran informasi dan data bidang perumahan dan permukiman
11.018
10.500.000.000
97
3.874.193.219
Jumlah dokumen data identifikasi kawasan kumuh perkotaan
18
6.000.000.000
18
3.586.863.756
jumlah masyarakat yang mendapatkan
KODE
INDIKATOR KINERJA PROGRAM (OUTCOME)/KEGIAT
AN (OUT PUT)
TARGET RENSTRA PD PADA TAHUN 2019 (PERIODE
RENSTRA PD)
REALISASI CAPAIAN KINERJA RENSTRA PD SAMPAI DENGAN RENJA PD TAHUN
LALU (n-2)
TARGET KINERJA DAN ANGGARAN RENJA PD TAHUN BERJALAN (TAHUN
a-1) YANG DIEVALUASI
REALISASI KINERJA PADA TRIWULAN
RELISASI CAPAIAN KINERJA DAN ANGGARAN
RENJA PD YANG DIEVALUASI (n-1)
Tingkat Capaian Kinerja dan
Realisasi Anggaran Renja
PD Tahun n-1
REALISASI KINERJA DAN ANGGARAN RENSTRA PD s/d
TAHUN 2019
TINGKAT CAPAIAN KINERJA
DAN REALISASI ANGGARAN Jasa Konstruksi
1 0
jumlah dokumen data program pada kawasan perbatasan
17
9.000.000.000
17
2.738.363.830
Strategis dan Cepat Tumbuh
jumlah dokumen perencanaan pada kawasan strategis dan cepat tumbuh
22
8.400.000.000
22
3.589.507.700
22
3.589.507.700 100,00 42,73
RATA-RATA CAPAIAN KINERJA (%) 129,42 58,86
PREDIKAT KINERJA ST R an Perumahan dan Kawasan Permukiman
Persentase Penurunan Kekurangan Tempat Tinggal (Backlog)
7,82% 975.412.507
0,00%
Angka luasan kawasan permukiman kumuh (penurunan) Rumah Tidak Layak Huni di Jawa Timur
Jumlah dokumen / laporan pengawasan renovasi RTLH
40 3.000.000.000 24,00
1.407.760.230 10
700.000.000 0
33.324.870 0 533.232.425
-
566.557.295
an Prasarana Sarana Utilitas Umum Permukiman
Panjang jalan lingkungan dan atau drainase terbangun
8.000 22.536.160.588 11.989 ,25
11.378.539.269
5.000
6.670.000.000 0
279.802.513 0 348.703.604
-
628.506.117
Jumlah unit rusun
yang terbangun 1
36.296.429.000 0
6.626.524.523
0
1.000.000.000
0 144.851.876
-
14,49
- 6.771.376.399
0,00
18,66
Jumlah jenis unit PSU
rusun yang terbangun
KODE
INDIKATOR KINERJA PROGRAM (OUTCOME)/KEGIAT
AN (OUT PUT)
TARGET RENSTRA PD PADA TAHUN 2019 (PERIODE
RENSTRA PD)
REALISASI CAPAIAN KINERJA RENSTRA PD SAMPAI DENGAN RENJA PD TAHUN
LALU (n-2)
TARGET KINERJA DAN ANGGARAN RENJA PD TAHUN BERJALAN (TAHUN
a-1) YANG DIEVALUASI
REALISASI KINERJA PADA TRIWULAN
RELISASI CAPAIAN KINERJA DAN ANGGARAN
RENJA PD YANG DIEVALUASI (n-1)
Tingkat Capaian Kinerja dan
Realisasi Anggaran Renja
PD Tahun n-1
REALISASI KINERJA DAN ANGGARAN RENSTRA PD s/d
TAHUN 2019
TINGKAT CAPAIAN KINERJA
DAN REALISASI ANGGARAN Cepat Tumbuh dan Perbatasan
Persentase perencanaan permukiman yang ditindaklanjuti
100% 8.199.767.268 40,00
% 1.706.253.355 50,00
Jumlah dokumen perencanaan pengembangan infrastruktur wilayah perbatasan Strategis dan Cepat Tumbuh
Jumlah dokumen perencanaan pengembangan infrastruktur wilayah Strategis dan cepat tumbuh
Jumlah dokumen Pendataan kawasan kumuh perkotaan
6 3.330.171.268 2
Persentase Tingkat Pelayanan Air Limbah
75,66
% 62.350.000.000 65,95
% 13.790.566.177 Sarana Air Limbah
jumlah mck yang terbangun
74,79
% 35.000.000.000
23
3.298.943.589
23
3.298.943.589
3075,2
KODE
INDIKATOR KINERJA PROGRAM (OUTCOME)/KEGIAT
AN (OUT PUT)
TARGET RENSTRA PD PADA TAHUN 2019 (PERIODE
RENSTRA PD)
REALISASI CAPAIAN KINERJA RENSTRA PD SAMPAI DENGAN RENJA PD TAHUN
LALU (n-2)
TARGET KINERJA DAN ANGGARAN RENJA PD TAHUN BERJALAN (TAHUN
a-1) YANG DIEVALUASI
REALISASI KINERJA PADA TRIWULAN
RELISASI CAPAIAN KINERJA DAN ANGGARAN
RENJA PD YANG DIEVALUASI (n-1)
Tingkat Capaian Kinerja dan
Realisasi Anggaran Renja
PD Tahun n-1
REALISASI KINERJA DAN ANGGARAN RENSTRA PD s/d
TAHUN 2019
TINGKAT CAPAIAN KINERJA
DAN REALISASI ANGGARAN dan Perbaikan Saluran Air/Plengsenga n/Drainase
panjang saluran drainase yang terbangun
82,87
% 24.000.000.000
11.986
9.621.817.788
11.986
9.621.817.788
14463
kabupaten/kota yang terfasilitasi kerjasama pengelolaan sampah regional
75,66
% 3.350.000.000
13
869.804.800
13
869.804.800
1718,2
Persentase Tingkat Pelayanan Air Bersih
80,34
% 140.000.000.000 73,44
% 60.997.432.482 Sarana Air Bersih di Perdesaan
Panjang pipa yang terbangun 35.462.941.738
25978
KODE
INDIKATOR KINERJA PROGRAM (OUTCOME)/KEGIAT
AN (OUT PUT)
TARGET RENSTRA PD PADA TAHUN 2019 (PERIODE
RENSTRA PD)
REALISASI CAPAIAN KINERJA RENSTRA PD SAMPAI DENGAN RENJA PD TAHUN
LALU (n-2)
TARGET KINERJA DAN ANGGARAN RENJA PD TAHUN BERJALAN (TAHUN
a-1) YANG DIEVALUASI
REALISASI KINERJA PADA TRIWULAN
RELISASI CAPAIAN KINERJA DAN ANGGARAN
RENJA PD YANG DIEVALUASI (n-1)
Tingkat Capaian Kinerja dan
Realisasi Anggaran Renja
PD Tahun n-1
REALISASI KINERJA DAN ANGGARAN RENSTRA PD s/d
TAHUN 2019
TINGKAT CAPAIAN KINERJA
DAN REALISASI ANGGARAN sarana air bersih regional
jumlah tersedianya tanah untuk proyek KSP SPAM Umbulan dan terbangunnya jaringan pipa SPAM regional Mojolamong
2 60.000.000.000 2
25.534.490.744
Persentase rumah tangga dengan layanan Sanitasi yang aman 483.409.210
0,00%
825.098.360
Presentase Rumah
Tangga yang dapat Pelayanan Air Minum yang layak
90,07
Jumlah Dokumen Perencanaan Pengembangan Sarana Prasarana Sanitasi
13
6.379.843.000 2
2.007.265.220
1
2.027.820.000
0
166.115.400
0
277.180.400
0
443.295.800
2.450.561.020
15,38
38,41
Jumlah Sarana Prasarana Sanitasi Terbangun;
2 6 1 0 0 0
- 6 300,00
Jumlah Dokumen
Pengawasan 31 2 1 0 0 0 Prasarana Air Bersih Daerah Rawan Air
Jumlah Dokumen Perencanaan Pengembangan Sarana Prasarana Air Bersih
12
13.199.132.000 69
52.724.580.368
4
3.846.500.000
0 52.809.153.718
575,00 400,10
Jumlah Sarana
KODE
INDIKATOR KINERJA PROGRAM (OUTCOME)/KEGIAT
AN (OUT PUT)
TARGET RENSTRA PD PADA TAHUN 2019 (PERIODE
RENSTRA PD)
REALISASI CAPAIAN KINERJA RENSTRA PD SAMPAI DENGAN RENJA PD TAHUN
LALU (n-2)
TARGET KINERJA DAN ANGGARAN RENJA PD TAHUN BERJALAN (TAHUN
a-1) YANG DIEVALUASI
REALISASI KINERJA PADA TRIWULAN
RELISASI CAPAIAN KINERJA DAN ANGGARAN
RENJA PD YANG DIEVALUASI (n-1)
Tingkat Capaian Kinerja dan
Realisasi Anggaran Renja
PD Tahun n-1
REALISASI KINERJA DAN ANGGARAN RENSTRA PD s/d
TAHUN 2019
TINGKAT CAPAIAN KINERJA
DAN REALISASI ANGGARAN Jumlah Dokumen
Pengawasan 32 69 4 0 0 0 Prasarana Air Bersih dan Sanitasi Regional
Jumlah Sarana Prasarana Air Bersih dan Sanitasi Regional Terbangun
2
23.149.379.470
1
16.061.275.227
1
44.559.180.000
0
132.288.800
0 139.579.860
0 271.868.660
-
0,61
1 16.333.143.887
50,00
70,56
Jumlah Dokumen
Pengawasan 2 1 1 0 0 0 Teknis dan Manajemen Penyelenggara an Air Bersih dan Sanitasi
Jumlah Orang yang Mendapat Pelatihan Sanitasi
300
1.400.000.000 60
148.722.050
60
184.500.000
0 174.082.600
20,00
12,43
Jumlah Orang yang
Mendapat Pelatihan Air Bersih
300 60 60 0 0 0 Penataan Bangunan Gedung dan Lingkungan an Bangunan Gedung
Jumlah Dokumen Perencanaan Teknis Bangunan Gedung
16
14.513.194.235 23
78.091.667.502
28
191.510.846.600
1
375.280.100
0
4.885.599.173
1 83.352.546.775
150,00 574,32
Jumlah Gedung
Terbangun 16 21 26 0 0 0
- 21 131,25
Jumlah Dokumen
Pengawasan 16 21 26 0 0 0 Gedung dan Lingkungan
Jumlah Dokumen Penataan Bangunan dan Lingkungan
6 4.719.426.000 1 Jasa Konstruksi dan Rumah Negara
Jumlah orang yang mendapatkan sosialisasi peraturan bangunan gedung
418 2.831.557.000 280
664.740.350 203
307.819.500 0
30.839.000 0
173.398.000 0 204.237.000
Informasi dan Teknologi
Indeks Kepuasan Layanan Informasi dan Pengujian
305 4.774.704.395 78 2.593.571.580 80 6.925.000.000 0 815.338.669 0
KODE
INDIKATOR KINERJA PROGRAM (OUTCOME)/KEGIAT
AN (OUT PUT)
TARGET RENSTRA PD PADA TAHUN 2019 (PERIODE
RENSTRA PD)
REALISASI CAPAIAN KINERJA RENSTRA PD SAMPAI DENGAN RENJA PD TAHUN
LALU (n-2)
TARGET KINERJA DAN ANGGARAN RENJA PD TAHUN BERJALAN (TAHUN
a-1) YANG DIEVALUASI
REALISASI KINERJA PADA TRIWULAN
RELISASI CAPAIAN KINERJA DAN ANGGARAN
RENJA PD YANG DIEVALUASI (n-1)
Tingkat Capaian Kinerja dan
Realisasi Anggaran Renja
PD Tahun n-1
REALISASI KINERJA DAN ANGGARAN RENSTRA PD s/d
TAHUN 2019
TINGKAT CAPAIAN KINERJA
DAN REALISASI ANGGARAN Perumahan dan Permukiman
Jumlah Orang yang terlayani akses Informasi n Produktif melalui Pembinaan pelaku pembangunan perumahan dan permukiman
Jumlah Orang yang
Mendapat Pelatihan 2300 2.000.000.000 91 Teknologi dan Pengujian Bidang Perumahan dan Permukiman
Jumlah Pengujian
yang Terlayani 270 900.000.000 81
461.045.647 100
671.480.000 9
101.110.600 0
21.526.275 9 122.636.875
Penataan dan Pemeliharaan Rumah Susun
Jumlah KK yang
Terlayani 0 0 752
2.2 Permasalahan dan Penyelesaian Masalah dalam Pelaksanaan Hasil Renja Perangkat Daerah Tahun 2019
Permasalahan dan upaya pemecahan masalah dalam pelaksanaan program / kegiatan Renja Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Provinsi Jawa Timur Tahun 2019 diuraikan sebagai mana berikut yaitu:
Permasalahan secara teknis:
1. Belum optimalnya pemenuhan data pelayanan air minum dan air limbah, sehingga menyebabkan perencanaan yang dilakukan belum bisa memenuhi kebutuhan dan kondisi real di lapangan secara maksimal.
2. Belum optimalnya pemenuhan data terkait perumahan dan permukiman, sehingga menyebabkan perencanaan yang dilakukan belum bisa memenuhi kebutuhan dan kondisi real di lapangan secara tepat.
3. Belum optimalnya sistem perencanaan yang terkait dengan penyediaan air bersih terutama terkait dengan rancangan DED dan valid nya keberadaan sumber air di lapangan.
4. Belum Optimalnya kinerja lembaga pengelola dalam pelayanan air minum dan sanitasi.
5. Belum optimalnya ketersediaan tenaga ahli yang memiliki kompetensi, kemampuan teknis serta keahlian khusus dalam proses pembangunan bangunan gedung Negara, untuk melaksanakan pemberian tenaga bantuan teknis pada pembangunan gedung Negara di seluruh provinsi jawa timur.
6. Belum optimalnya Bidang Tata Bangunan sebagai Pembina dan katalisator stabilnya proses pelaksanaan jasa konstruksi di Jawa Timur.
7. Belum optimalnya pelayanan masyarakat terutama penyediaan informasi dibidang teknologi bangunan khususnya kepada pelaku pembangunan perumahan dan permukiman.
8. Belum teridentifikasinya luasan KP2B sebagai salah satu substansi dalam Revisi RTRW;
9. Belum adanya pedoman penyusunan rencana tata ruang kawasan perdesaan dari Pemerintah Pusat mengingat dinamika alih fungsi lahan yang cepat pada wilayah perdesaan;
10. Terdapat ketidaksinkronan antara kebijakan-kebijakan yang dijadikan rujukan perencanaan tata ruang
Permasalahan secara umum dan adminsitrasi:
1. Proses Pelaksanaan lelang yang dalam pelaksanaanya memerlukan waktu panjang dan proses administrasi pengadaan barang/jasa mengalami keterlambatan
2. Keterbatasan sarana dan prasarana penunjang dalam upaya melaksanakan kegiatan.
3. internal terkait pelaksanaan anggaran di dalam dinas maupun pengawasan di lapangan yang terkait dengan pekerjaan-pekerjaan fisik yang sedang dilakukan.
4. Sering terjadinya perubahan kebijakan yang menyebabkan pelaksanaan kegiatan dan anggaran terhenti dan menunggu kepastian.
Penyelesaian yang dilakukan adalah:
1. Meningkatkan peran serta seluruh stake holder dalam upaya mencapai sasaran pembangunan air minum dan air limbah serta perumahan permukiman.
2. Membentuk pelaksanaan bank data yang dikelola dengan baik, terintegrasi dan sesuai dengan kondisi real di lapangan.
3. Meningkatkan kualitas perencanaan fisik dengan memanfaatkan basis data yang kuat, kualitas SDM yang bagus serta tingginya koordinasi yang dilakukan pada tingkat OPD, Provinsi, Kabupaten/Kota serta dengan masyarakat sekitar.
4. Menciptakan iklim yang kondusif bagi dunia usaha untuk berperan dalam meningkatkan pelayanan air minum dan air limbah untuk masyarakat serta mendorong terbentuknya regionalisasi pengelolaan air minum dan air limbah sebagai upaya meningkatkan efisiensi pelayanan dan efisiensi pemanfaatan sumberdaya alam (air baku).
5. Restrukturisasi kelembagaan pengelolaan air minum dan air limbah.
6. Meningkatkan pemahaman peraturan jasa konstruksi dan pembinaan teknis pengelolaan / pembangunan gedung negara.
7. Mengembangkan teknologi tepat guna dalam pembangunan bidang perumahan permukiman.
8. Meningkatkan kualitas SDM pengelolaan dibidang pekerjaan umum, keciptakaryaan dan penataan ruang.
9. Melakukan evaluasi terhadap konsistensi dokumen perencanaan sampai penganggaran.
10. Re-schedule pelaksanaan kegiatan untuk meningkatkan daya serap anggaran dan pencapaian target kinerja kegiatan dengan mengidentifikasi hambatan yang mungkin terjadi untuk akselerasi pelaksanaan kegiatan
11. Peningkatan pemantauan serta pengawasan di semua proses pelaksanaan kegiatan untuk meningkatkan daya serap anggaran dan pencapaian target kinerja kegiatan serta mengidentifikasi hambatan yang mungkin terjadi untuk akselerasi pelaksanaan kegiatan.
12. Konsistensi perencanaan, penganggaran sampai dengan pelaksanaan kegiatan tetap terjaga. Perlunya dokumen perencanaan kegiatan yang tepat, matang dan sudah terukur rencana target pencapaiannya, sehingga penyerapan dapat terlaksana sampai mendekati 100%.
13. Mempercepat proses administrasi di dinas (kelengkapan syarat) untuk kemudian dapat
dilanjutkan pada proses pelelangan.
2.3 Isu-isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Provinsi Jawa Timur
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahaan Daerah, mengamanatkan mekanisme perencanaan pembangunan daerah ke depan dituntut untuk semakin mengedepankan pendekatan perencanaan pembangunan yang transparan, partisipatif dan akuntabel.
Dalam menyelesaikan permasalahan di bidang pekerjaan umum-tata ruang, perumahan-kawasan permukiman dan pertanahan, solusi yangdilakukan harus disesuaikan dengan isu-isu strategis yang berkembang dimasyarakat. Isu strategis menjadi titik proiritas penanganan permasalahanyang ada. Isu strategis dapat dijadikan acuan bagi pemerintah dalammenentukan langkah-langkah penyelesaian pembangunan yang berpihakkepada masyarakat, sehingga pembangunan yang dilaksanakan tepatsasaran.
a. Isu Kebijakan Penataan Bangunan dan Lingkungan
1.
Meningkatkan standar pelayanan di bidang penataan bangunan dan lingkungan;2.
Menempatkan sumber daya manusia sesuai dengan kompetensi dan keahlian yang dibutuhkan;3.
Peningkatan keahlian sumber daya manusia melalui sosialisasi, pelatihan dan kursus-kursus;4.
Memanfaatkan perkembangan teknologi yang memadai untuk mendukung pelayanan.b. Isu Strategis Perumahan
Percepatan penurunan angka Backlog perumahan melalui pembangunan Rusun Sewa bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan penyediaan PSU Perumahan untuk mempercepat tersedianya permukiman bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
c. Isu Strategis Air Minum dan Penyehatan Lingkungan Permukiman
1.
Pencapaian target SPM 2015-2019 untuk sektor Air Minum dan Sanitasi.2.
Percepatan pembangunan Sarana dan Prasarana air minum dan sanitasi Secara Regional serta untuk Kawasan Strategis Provinsi, Kawasan Kumuh dan Rawan Air.3.
Pembinaan dalam rangka peningkatan kinerja dalam pelayanan air minum dan sanitasi4.
Peningkatan koordinasi lintas sektor yang menangani penyediaan dan pengelolaan airminum dan sanitasi.
d. Isu Kebijakan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW)
Rencana Rinci Tata Ruang (RRTR) sebagai acuan perencanaan detail di Kawasan Strategis dan lintas Kabupaten/Kota belum tersusun secara optimal sehingga berdampak pada pengembangan wilayah yang belum tertata dan terkendali. Sehingga perlu adanya upaya percepatan penyusunan RRTR sekaligus pengawalan terhadap pemanfaatan ruang serta perumusan instrumen pengendalian pemanfaatan ruang dalam rangka mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
e. Isu Kebijakan Bidang Pertanahan
Reformasi Agraria (Land Reform) dihamparan tanah lintas Kabupaten/Kota belum tertangani dengan optimal.
f. Isu Strategis Teknologi Bangunan Perumahan dan Permukiman
ASEAN Economic Community (AEC) atau Masyakarat Ekonomi ASEAN (MEA) berlaku sejak tahun 2015 mengintegrasikan seluruh negara-negara di kawasan Asia Tenggara dalam berbagai bidang terutama di bidang ekonomi, seperti bidang ketenagakerjaan, investasi, produk, modal hingga jasa. Sehingga perlu adanya penguatan layanan informasi dan pengembangan SDM khususnya bagi pelaku pembangunan perumahan dan permukiman.
g. Isu Percepatan Penerapan SPM Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman Sesuai dengan Pasal 18 ayat 2 Undang-Undang no 23 Tahun 2014, pelaksanaan pelayanan dasar pada urusan pemerintahan wajib yang berkaitan dengan Pelayanan Dasar, berpedoman pada Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat serta dalam Pasal 298 bahwa belanja daerah diprioritaskan untuk mendanai urusan pemerintahan wajib yang terkait Pelayanan Dasar. Pembagian urusan penyelenggaraan SPM bagi pemerintahan provinsi di bidang perumahan rakyat dan kawasan permukiman adalah sebagai berikut:
1. Penyediaan dan Rehabilitasi Rumah Korban Bencana Provinsi
Penyediaan rumah layak huni bagi korban bencana alam ditentukan setelah terjadinya bencana dan ditargetkan sesuai dengan rencana aksi akan paling lama diselesaikan dalam kurun waktu tiga tahun anggaran dengan dua tahap pelaksanaan
yaitu persiapan (Pembentukan Satuan tugas penanganan rumah korban bencana, Penetapan fasilitator dan pendamping masyrakat, Pembentukan kelompok masyarakat, Terdatanya kebutuhan rumah yang rumah layak huni bagi korban bencana, Tersusunnya rencana aksi penyediaan rumah bagi korban bencana) dan pelaksanaan pembangunan rumah layak huni bagi korban bencana.
2. Fasilitasi Penyediaan Rumah Bagi Masyarakat yang Terkena Relokasi Program Pemerintah Daerah Provinsi
Tingkat keberhasilan Fasilitasi penyediaan rumah bagi masyarakat yang terkena relokasi program pemerintah Daerah provinsi ditentukan dari presentase (%) jumlah rumah yang telah tersedia atau terbangun dan dimanfaatkan terhadap rumah keseluruhan yang seharusnya disediakan dalam rangka memfasilitasi masyarakat yang terkena program pemerintah.
Dasar Penyediaan Rumah Layak Huni bagi korban bencana dan relokasi program
Dasar Penyediaan Rumah Layak Huni bagi korban bencana dan relokasi program