• Tidak ada hasil yang ditemukan

Payable to related parties from the Company at 30 September 2011 amounting to Rp 1.929.210.983 (31 December 2010:

Rp 2.014.519.312) with the details are as follows:

30 September / 31 Desember/

September December

2011 2010

Rp Rp

Koperasi Karyawan Koperasi Karyawan

Apacinti Pelita Sejahtera 1.718.333.191 1.721.666.524 Apacinti Pelita Sejahtera PT Apacinti Corpora 210.000.000 290.000.000 PT Apacinti Corpora

PT Adira Jaya Pratama 877.792 2.852.788 PT Adira Jaya Pratama

J u m l a h 1.929.210.983 2.014.519.312 T o t a l

Persentase terhadap jumlah Percentage ot total

aset 16,44 % 15,94 % assets

Mutasi pembayaran kepada pihak berelasi dari Perusahaan adalah sebagai berikut:

Mutation of payment to related parties from the Company are as follows:

30 September /

31 Desember/

September December

2011 2010

Rp Rp

Koperasi Karyawan Koperasi Karyawan

Apacinti Pelita Sejahtera Apacinti Pelita Sejahtera

Saldo awal 1.721.666.524 1.737.708.193 Beginning balance

Perubahan selama tahun

berjalan (3.333.333) (16.041.669) Changes in current year

Saldo akhir 1.718.333.191 1.721.666.524 Ending balance

19. INFORMASI MENGENAI PIHAK BERELASI 19. RELATED PARTIES INFORMATION

(Lanjutan) (Continued)

Transaksi dan Saldo dengan Pihak Berelasi Transaction and Balances with Related Parties

(Lanjutan) (Continued)

30 September / 31 Desember/

September December

2011 2010

Rp Rp

PT Apacinti Corpora PT Apacinti Corpora

Saldo awal 290.000.000 200.000.000 Beginning balance

Perubahan selama tahun

berjalan (80.000.000) 90.000.000 Changes in current year

Saldo akhir 210.000.000 290.000.000 Ending balance

30 September / 31 Desember/

September December

2011 2010

Rp Rp

PT Adira Jaya Pratama PT Adira Jaya Pratama

Saldo awal 2.852.788 5.486.116 Beginning balance

Perubahan selama tahun

berjalan (1.974.996) (2.633.328) Changes in current year

Saldo akhir 877.792 2.852.788 Ending balance

20. ASET DAN KEWAJIBAN DALAM MATA UANG ASING

20. ASSETS AND LIABILITIES DENOMINATED IN FOREIGN CURRENCIES

Saldo aset dan kewajiban moneter dalam mata uang asing pada tanggal 30 September 2011 dan 31 Desember 2010 adalah sebagai berikut:

The balance of monetary assets and liabilities

denominated in foreign currencies as of 30 September 2011 and 31 December 2010 are

as follows:

30 September / September 2011 Ekuivalen

Rupiah /

USD Rupiah

Equivalent

Aset - - Assets

Liabilitas - - Liabilities

Aset bersih - - Net assets

20. ASET DAN KEWAJIBAN DALAM MATA UANG ASING (Lanjutan)

20. ASSETS AND LIABILITIES DENOMINATED IN FOREIGN CURRENCIES (Continued)

31 Desember / December 2010 Ekuivalen Rupiah /

USD Rupiah

Equivalent

Aset - - Assets

Liabilitas - - Liabilities

Aset bersih - - Net assets

21. IKATAN, PERJANJIAN DAN KOMITMEN 21. TREATIES, AGREEMENTS AND COMMITMENTS

a. Pada tanggal 31 Januari 2010, Perusahaan mengadakan perjanjian kerjasama dengan PT Apacinti Corpora mengenai pelayanan pengangkutan barang.

a. On 31 January 2010, the Company entered into cooperation agreement with PT Apacinti Corpora regarding to trucking

Jangka waktu kerjasama dimulai tanggal 31 Januari 2010 sampai dengan 31 Januari 2012. Perjanjian ini dapat diperpanjang lagi sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak.

The agreement is valid from 31 January 2010 until 31 January 2012. This agreement can be extended by both parties agreement.

b. Pada tanggal 1 Februari 2010, Perusahaan

mengadakan perjanjian kerjasama dengan PT Apacinti Corpora mengenai pelayanan jasa boga.

b. On 1 February 2010, the Company entered into cooperation agreement with PT Apacinti Corpora regarding to catering service.

Jangka waktu kerjasama dimulai tanggal 1 Februari 2010 sampai dengan 31 Januari 2012.

Perjanjian ini dapat diperpanjang lagi sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak.

The agreement is valid from 1 February 2010 until 31 January 2012. This agreement can be extended by both parties agreement.

22. INFORMASI SEGMEN USAHA 22. BUSINESS SEGMENT INFORMATION Informasi tentang segmen usaha Perusahaan

adalah sebagai berikut:

The business segment information of the Company is as follows:

30 September / September

2011

Pendapatan/ Laba kotor/

Income Gross profit

Rp Rp

Perdagangan umum 2.389.205.607 19.462.295 General trading

Jasa boga 6.588.073.662 395.603.104 Catering service

Trasportasi 1.642.590.723 449.732.291 Transportation

Perumahan 1.352.425.173 11.252.650 Housing

J u m l a h 11.972.295.165 853.545.040 T o t a l

22. INFORMASI SEGMEN USAHA 22. BUSINESS SEGMENT INFORMATION

(Lanjutan) (Continued)

30 September / September

2010

Pendapatan/ Laba kotor/

Income Gross profit

Rp Rp

Perdagangan umum 2.315.292.730 83.385.224 General trading

Jasa boga 6.094.402.827 444.658.579 Catering service

Trasportasi 549.627.700 105.180.670 Transportation

Perumahan 1.103.312.662 4.150.051 Housing

J u m l a h 10.062.635.919 637.374.524 T o t a l

23. PENYAJIAN KEMBALI LAPORAN KEUANGAN TAHUN 2009

23. RESTATEMENTS OF 2009 FINANCIAL STATEMENTS

Pada tahun 2010, Perusahaan melakukan penyesuaian terhadap laporan keuangan tahun 2009 agar sesuai dengan prinsip akutansi yang berlaku umum di Indonesia terkait dengan Perusahaan tidak menerapkan PSAK No.24 (Revisi 2004) dan kesalahan tidak membukukan biaya dalam akun uang muka dibayar. Perubahan ini diterapkan secara retrospektif, sehingga laporan keuangan tahun 2009 disajikan kembali.

In 2010, the Company made adjustments to the 2009 financial statements to conform with accounting principles generally accepted in Indonesia in relation associated with the Company do not apply SFAS No. 24 (Revised 2004) and the error is not recorded in the account cash advance fee is paid . Such change is applied retrospectively, therefore the 2009 financial statement were restated.

Akun-akun dalam laporan keuangan tahun 2009, setelah dan sebelum disajikan kembali adalah sebagai berikut:

Accounts in the financial statements for the year 2009, after and before restatements are as follows:

Setelah Sebelum

penyajian Penyajian kembali/ kembali/

After Before

restatement Restatement

Rp Rp

Aset pajak tangguhan 6.102.272. 6.538.149 Deferred tax assets

Ekuitas 5.191.815.424 5.923.439.973 Stockholders’ equity

Saldo laba 798.731.194 1.524.436.898 Rerained earnings

Beban umum dan General and administration

administrasi 863.471.332 273.223.101 expenses

Laba sebelum pajak (463.799.714) 183.812.353 Profit before tax

Beban pajak penghasilan 1.111.566 32.148.783 Income tax epenses

24. STANDAR AKUNTANSI PROSPEKTIF 24. PROSPECTIVE ACCOUNTING STANDARD Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan

Akuntan Indonesia juga telah mengeluarkan revisi atas beberapa standar akuntansi yang mungkin akan berdampak pada laporan keuangan Perseroan dan anak perusahaan, yang berlaku untuk periode laporan keuangan

yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2012 sebagai berikut:

Financial Accounting Standard Board of Indonesian Institute of Accountants has also issued revision of the following accounting standards which might have an impact on the Company and subsidiaries’ financial statements, which are applicable for financial statements covering periods beginning on or after 1 January 2012 as follows:

 PSAK 10 (revisi 2010), Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Ading.

 SFAS 10 (revised 2010) - The Effects of changes in Foreign Exchange Rates,

 PSAK 18 (revisi 2010), Akuntansi dan Pelaporan.

 SFAS 18 (revised 2010) - Accounting and Reporting by Retirement Benefit Plans,

 PSAK 24 (revisi 2010), Imbalan Keja.  SFAS 24 (revised 2010) - Employee Benefits.

 PSAK 34 (revisi 2010), Kontrak Konstruksi.  SFAS 34 (revised 2010) – Construction Contracts,

 PSAK 46 (revisi 2010), Pajak Penghasilan.  SFAS 46 (revised 2010) - Income Taxes.

 PSAK 50 (revisi 2010), Instrumen Keuangan Penyajian.

 SFAS 50 (revised 2010) - Financial Instruments:

Presentation,

 PSAK 53 (revisi 2010), Pembayaran Berbasis Saham.

 SFAS 53 (revised 2010) - Share-based Payment

 PSAK 60 , Instrumen Keuangan:

Pengungkapan.

 SFAS 60 - Financial Instruments: Disclosures.

 PSAK 61 , Akuntansi Hibah Pemerintah dan Pengungkaan Bantuan Pemerintah.

 SFAS 61 - Accounting for Government Grants and Disclosure of Government Assistance,

 PSAK 63 , Pelaporan Keuangan dalam Ekonomi Hiperinflasi.

 SFAS 63 - Financial Reporting in Hyperinflationary Economies.

 ISAK 13 , Lindung Nilai Investasi Neto dalam Kegiatan Usaha Luar Negeri.

 Interpretation of SFAS 13 - Hedge of Net Investment in Foreign Operation.

 ISAK 15, Batas Aset Imbalan Pasti, Persyaratan Pendanaan Minimum dan Interaksinya.

 Interpretation of SFAS 15 - The Limit on a Defined Benefit Asset, Minimum Funding Requirements and their Interaction,

 ISAK 16, Perjanjian Konsensi Jasa.  Interpretation of SFAS 16 - Service Concession Arrangements.

 ISAK 18, Bantuan Pemerintah- Tidak Ada Relasi Spesifik dengan Aktivitas Operasi.

 Interpretation of SFAS 18 – Government Assistance - No Specific Relation to Operating Activities,

 ISAK 19, Penerapan Pendekatan Penyajian Kembali dalam PSAK 63: Pelaporan Keuangan dalam Ekonomi Hiperinflasi.

 Interpretation of SFAS 19: Applying the Restatement Approach under SFAS 63:

Financial Reporting in Hyperinflationary Economies,

 ISAK 20, Pajak Penghasilan- Perubahan dalam Status Pajak Entitas atau Para Pemegang Saham.

 Interpretation of SFAS 20 - Income Taxes - Changes in the Tax Status of an Entity or its Shareholders.

25. PENYELESAIAN LAPORAN KEUANGAN 25. COMPLETION OF THE FINANCIAL STATEMENTS

Manajemen Perusahaan bertanggung jawab terhadap penyusunan laporan keuangan yang diselesaikan tanggal 15 Oktober 2011.

The management of the Company is responsible for the preparation of these financial statements that were completed on 15 Oktober 2011.

Dokumen terkait