BAB 4. HASIL PENELITIAN
4.1. Gambaran Umum Lokasi Penelitian
4.3.1. Ringkasan Hasil Estimasi Parameter Model
Ringkasan hasil estimasi parameter model untuk hubungan komunikasi orangtua-anak (keterbukaan, empati, sikap mendukung, sikap positif dan kesetaraan), dan kontrol diri dengan perilaku seks pranikah siswa SMA Prayatna Medan dapat dilihat pada Tabel 4.15 berikut:
Tabel 4.15. Ringkasan Hasil Estimasi Parameter Model
Model Koefisien Jalur T p R2 F
Sub Struktural 1 (X1 X2 X3 X4 X5 X6) X1 (pX6X1) 0.302 3.854 0.000 0,466 <0,001 X2 (pX6X2) 0.172 2.079 0.040 X3 (pX6X3) 0.191 2.100 0.038 X4 (pX5X4) 0.187 2.062 0.042 X5 (pX6X5) 0.175 1.999 0.048 Sub Struktural 2 (X1 X2 X3 X4 X5 X6 ke Y) X1 (pYX1) 0.196 3.369 0.001 0,745 <0,001 X2 (pYX2) 0.128 2.180 0.032 X3 (pYX3) 0.242 3.747 0.000 X4 (pYX4) 0.143 2.213 0.029 X5 (pYX5) 0.136 2.198 0.030 X6 (pYX6) 0.371 5.346 0.000 1. Sub Struktur 1 (X1 X2 X3 X4 X5 X6)
Berdasarkan dari Tabel 4.15 di atas menyatakan bahwa secara langsung komunikasi ibu anak (keterbukaan) berhubungan dengan kontrol diri siswa SMA Prayatna Medan. Besarnya hubungan langsung keterbukaan dengan kontrol diri siswa SMA Prayatna Medan adalah sebesar 0,302 atau 30,2%. Dengan demikian ada tidaknya keterbukaan saat komunikasi ibu anak berhubungan dengan kontrol diri
siswa SMA Prayatna Medan sebesar 30,2% sedangkan sisanya 69,8% dijelaskan oleh faktor lain di luar model, artinya jika ada keterbukaan saat berkomunikasi ibu anak ditingkatkan sebesar satu satuan maka kontrol diri anak bertambah sebesar 0,302.
Komunikasi ibu anak (empati) berhubungan dengan kontrol diri siswa SMA Prayatna Medan. Besarnya hubungan langsung empati dengan kontrol diri siswa SMA Prayatna Medan adalah sebesar 0,172 atau 17,2%. Dengan demikian ada tidaknya empati saat komunikasi ibu anak berhubungan dengan kontrol diri siswa SMA Prayatna Medan sebesar 17,2% sedangkan sisanya 82,8% dijelaskan oleh faktor lain di luar model, artinya jika nilai empati saat berkomunikasi ibu anak ditingkatkan sebesar satu satuan maka kontrol diri anak bertambah sebesar 0,172.
Komunikasi ibu anak (sikap mendukung) berhubungan dengan kontrol diri siswa SMA Prayatna Medan. Besarnya hubungan langsung sikap mendukung dengan kontrol diri siswa SMA Prayatna Medan adalah sebesar 0,191 atau 19,1%. Dengan demikian ada tidaknya sikap mendukung saat komunikasi ibu anak berhubungan dengan kontrol diri siswa SMA Prayatna Medan sebesar 19,1% sedangkan sisanya 80,9% dijelaskan oleh faktor lain di luar model, artinya jika nilai sikap mendukung saat berkomunikasi ibu anak ditingkatkan sebesar satu satuan maka kontrol diri anak bertambah sebesar 0,191.
Komunikasi ibu anak (sikap positif) berhubungan dengan kontrol diri siswa SMA Prayatna Medan. Besarnya hubungan langsung sikap positif dengan kontrol diri siswa SMA Prayatna Medan adalah sebesar 0,187 atau 18,7%. Dengan demikian ada tidaknya sikap positif saat komunikasi ibu anak berhubungan dengan kontrol diri
siswa SMA Prayatna Medan sebesar 18,7% sedangkan sisanya 81,3% dijelaskan oleh faktor lain di luar model, artinya jika nilai sikap positif saat berkomunikasi ibu anak ditingkatkan sebesar satu satuan maka kontrol diri anak bertambah sebesar 0,187.
Komunikasi ibu anak (kesetaraan) berhubungan dengan kontrol diri siswa SMA Prayatna Medan. Besarnya hubungan langsung kesetaraan dengan kontrol diri siswa SMA Prayatna Medan adalah sebesar 0,175 atau 17,5%. Dengan demikian ada tidaknya kesetaraan saat komunikasi ibu anak berhubungan dengan kontrol diri siswa SMA Prayatna Medan sebesar 17,5% sedangkan sisanya 82,5% dijelaskan oleh faktor lain di luar model, artinya jika nilai kesetaraan saat berkomunikasi ibu anak ditingkatkan sebesar satu satuan maka kontrol diri anak bertambah sebesar 0,175. 2. Sub Struktur 2 (X1 X2 X3 X4 X5 X6 ke Y)
Berdasarkan dari Tabel 4.15 di atas menyatakan bahwa secara langsung komunikasi ibu anak (keterbukaan) berhubungan dengan perilaku seks pranikah siswa SMA Prayatna Medan. Besarnya hubungan langsung keterbukaan dengan perilaku seks pranikah siswa SMA Prayatna Medan adalah sebesar 0,196 atau 19,6%. Dengan demikian ada tidaknya keterbukaan saat komunikasi ibu anak berhubungan dengan perilaku seks pranikah siswa SMA Prayatna Medan sebesar 19,6% sedangkan sisanya 80,4% dijelaskan oleh faktor lain di luar model, artinya jika ada keterbukaan saat berkomunikasi ibu anak ditingkatkan sebesar satu satuan maka perilaku seks baik pranikah siswa bertambah sebesar 0,196.
Komunikasi ibu anak (empati) berhubungan dengan perilaku seks pranikah siswa SMA Prayatna Medan. Besarnya hubungan langsung empati dengan perilaku
seks pranikah siswa SMA Prayatna Medan adalah sebesar 0,128 atau 12,8%. Dengan demikian ada tidaknya empati saat komunikasi ibu anak berhubungan dengan perilaku seks pranikah siswa SMA Prayatna Medan sebesar 12,8% sedangkan sisanya 87,2% dijelaskan oleh faktor lain di luar model, artinya jika empati saat berkomunikasi ibu anak ditingkatkan sebesar satu satuan maka perilaku seks baik pranikah siswa bertambah sebesar 0,128.
Komunikasi ibu anak (sikap mendukung) berhubungan dengan perilaku seks pranikah siswa SMA Prayatna Medan. Besarnya hubungan langsung sikap mendukung dengan perilaku seks pranikah siswa SMA Prayatna Medan adalah sebesar 0,242 atau 24,2%. Dengan demikian ada tidaknya sikap mendukung saat komunikasi ibu anak berhubungan dengan perilaku seks pranikah siswa SMA Prayatna Medan sebesar 24,2% sedangkan sisanya 76,8% dijelaskan oleh faktor lain di luar model, artinya jika sikap mendukung saat berkomunikasi ibu anak ditingkatkan sebesar satu satuan maka perilaku seks baik pranikah siswa bertambah sebesar 0,242.
Komunikasi ibu anak (sikap positif) berhubungan dengan perilaku seks pranikah siswa SMA Prayatna Medan. Besarnya hubungan langsung sikap positif dengan perilaku seks pranikah siswa SMA Prayatna Medan adalah sebesar 0,143 atau 14,3%. Dengan demikian sikap positif saat komunikasi ibu anak berhubungan dengan perilaku seks pranikah siswa SMA Prayatna Medan sebesar 14,3% sedangkan sisanya 85,7% dijelaskan oleh faktor lain di luar model, artinya jika sikap positif saat
berkomunikasi ibu anak ditingkatkan sebesar satu satuan maka perilaku seks baik pranikah siswa bertambah sebesar 0,143.
Komunikasi ibu anak (kesetaraan) berhubungan dengan perilaku seks pranikah siswa SMA Prayatna Medan. Besarnya hubungan langsung kesetaraan dengan perilaku seks pranikah siswa SMA Prayatna Medan adalah sebesar 0,136 atau 13,6%. Dengan demikian ada tidaknya kesetaraan saat komunikasi ibu anak berhubungan dengan perilaku seks pranikah siswa SMA Prayatna Medan sebesar 13,6% sedangkan sisanya 13,6% dijelaskan oleh faktor lain di luar model, artinya jika kesetaraan saat berkomunikasi ibu anak ditingkatkan sebesar satu satuan maka perilaku seks baik pranikah siswa bertambah sebesar 0,136.
Kontrol diri anak berhubungan dengan perilaku seks pranikah siswa SMA Prayatna Medan. Besarnya hubungan langsung kontrol diri dengan perilaku seks pranikah siswa SMA Prayatna Medan adalah sebesar 0,371 atau 37,1%. Dengan demikian adanya kontrol diri anak berhubungan dengan perilaku seks pranikah siswa SMA Prayatna Medan sebesar 37,1% sedangkan sisanya 62,9% dijelaskan oleh faktor lain di luar model, artinya kontrol diri anak ditingkatkan sebesar satu satuan maka perilaku seks baik pranikah siswa bertambah sebesar 0,371.
4.3.2. Diagram Jalur Hubungan Komunikasi Orangtua-Anak (Keterbukaan,