• Tidak ada hasil yang ditemukan

RINGKASAN MATERI

Dalam dokumen Untuk SMK Administrasi Perkantoran (Halaman 7-13)

BAB II MENGIDENTIFIKASI JENIS-JENIS DAN BAGIAN-BAGIAN MESIN TIK

B. RINGKASAN MATERI

Mengetik adalah suatu keterampilan yang sangat didambakan oleh setiap orang dalam alam modern, terlebih dalam masa-masa pembangunan. Sepertinya pekerjaan mengetik ini dapat dilakukan oleh setiap orang. Namun demikian, belum semua orang menguasai atau mempergunakan cara mengetik modern (touch system) sehingga hasil pekerjaan yang diperoleh kurang maksimal.

Sebelum mengetik terlebih dahulu perlu mengenal mesin ketik yang akan digunakan, mencakup jenisnya, fungsi-fungsi tombol pada tuts (keyboard), spesifikasi, dan kelebihan-kelebihan atau kelemahan-kelemahan dari mesin ketik yang digunakan.

1. Sejarah Perkembangan Mesin Tulis

Dengan adanya penemuan mesin tulis, sekarang kita dapat melakukan pekerjaan yang sifatnya tulis-menulis dengan hasil yang lebih baik dan cepat.

Seandainya semua pekerjaan tulis menulis itu dilakukan dengan tangan, sudah jelas bahwa waktu yang diperlukan lebih lama dan hasil pekerjaan tersebut tidak akan sebaik bila dikerjakan menggunakan mesin tulis.

Siapakah sebenarnya yang menciptakan alat yang dapat digunakan untuk menggantikan pekerjaan menulis dengan tangan diganti dengan mesin ini? Para penemu dan pengembang mesin tulis tersebut adalah sebagai berikut:

a. Ir. Henry Mill (Inggris, 1714)

 Perancang mesin tulis

 Blueprintnya menjadi langkah pertama terciptanyamesin tulis

 Disebut Bapak Mesin Tulis b. Pelle Grino Turri (Italia, 1808)

 Menggunakan pita mesin

Modul Mengetik Manual |

Sri Lestari, S. Pd.

|

SMK Insan Cendekia - www.srilestari521.wordpress.com -

4

c. Karel Von Drois (Jerman, 1820) d. Charles Thuber (Amerika, 1849)

 Perbaikan dan penyempurnaan bagian mesin e. Jacob Peterson (Denmark, 1855)

 Penyempurnaan bagian mesin f. Peter Mitter Hofer (Austria, 1864)

 Menemukan (menciptakan) mesin tulis yang terbuat dari kayu g. Christoper Lathan Sholes (Amerika, 1876)

 Berhasil menemukan bentuk dasar mesin tik seperti saat ini

2. Jenis-Jenis Mesin Ketik

Mesin ketik adalah salah satu alat yang peran dan fungsinya erat kaitannya dengan segala pekerjaan yang berhubungan dengan pengetikan, misalnya pekerjaan membuat surat, laporan, undangan, notulen dan sebagainya. Dengan kata lain, mesin ketik berfungsi untuk melakukan pekerjaan tata tulis yang selama ini dilakukan secara manual dengan tangan. Dalam perkembangannya, tata tulis tersebut dapat dilakukan dengan mesin ketik manual, mesin ketik elektronik, mesin ketik elektrik, bahkan menggunakan komputer. Penggolongan mesin ketik dilakukan seperti di bawah ini:

a. Berdasarkan jenis mesin ketik 1) Mesin ketik manual 2) Mesin ketik listrik 3) Mesin ketik elektronik

4) Komputer (personal komputer) Merek-merek Mesin Ketik

Bentuk dan model mesin ketik berbeda-beda, demikian juga mereknya. Beberapa merek-merek mesin ketik yang terkenal, di antaranya adalah Adler, Brother, Continental, Erica, Halda, IBM (International Business Machines), Olivetti, Oliver, Optima, Olympia, Philips, Remington, Royal, RC. Allen, Simag, Smith Corona, Underood, Vios, Meruzen, dan Rinnai.

Cara kerja mesin ketik:

a. Cara kerja mesinnya mekanik;

b. Pita dengan tinta karbon dipasang antara kertas pada rol dan balok huruf;

c. Kertas terletak pada rol penggulung kertas di atas gandaran;

d. Tuts dirangkai dengan balok huruf, angka, symbol dan tanda baca lainnya;

e. Setiap tuts dirangkai pula dengan penggulung pita dan gandaran.

Modul Mengetik Manual |

Sri Lestari, S. Pd.

|

SMK Insan Cendekia - www.srilestari521.wordpress.com -

5

Kelebihan dan Kelemahan Mesin Ketik:

Mesin Ketik Kelebihan Kelemahan

Manual a. Dapat digunakan tanpa listrik b. Mudah digunakan

Elektrik a. Tidak menggunakan tenaga pada saat kita mengetik b. Hasil ketikan tampil bagus c. Dapat menghitung secara

otomatis

a. Bola huruf susah untuk ditemukan b. Pita hanya sekali digunakan c. Tidak dapat menyimpan

materi/data Elektronik a. Mempercepat pekerjaan

b. Hasil ketikan tampil bagus c. Dapat menyimpan memori/data d. Tambah perintah secara

otomatis

e. Menggunakan warna

a. Tidak bisa digunakan kalau mati lampu

b. Pita digunakan sekali c. Pemeliharaan cukup mahal

b. Berdasarkan panjang pendeknya gandaran mesin ketik 1) Mesin ketik gandaran pendek

2) Mesin ketik gandaran panjang c. Berdasarkan besar kecilnya mesin ketik

1) Mesin ketik standar

 Panjang rol/gandaran antara 13 – 27 inci;

 Dapat mengetik dengan ukuran kertas dobel folio (A2 dan A3);

 Papan tuts lengkap dengan sistem tabulator penuh;

 Nama lain untuk mesin tik jenis ini adalah mesin tik serba guna (all purposes typewriter).

2) Mesin ketik semi standar

 Panjang rol/gandaran antara 13 inci;

 Dapat mengetik dengan ukuran kertas 1,5 kali folio (A4);

 Tabulatornya sederhana;

 Ada juga dengan sistem tabulator tetap, misalnya 5 ketukan setiap tabulatornya.

3) Mesin ketik portable

 Panjang rol/gandaran hanya 10 inci;

 Bentuk kecil, sehingga mudah dibawa ke mana-mana;

 Tidak memiliki system tabulator;

 Kertas yang digunakan ukuran folio.

d. Berdasarkan jenis huruf

Jenis huruf yang digunakan dalam mesin tik (manual) ada dua macam, yaitu:

1) Huruf pica; ukuran huruf 10 entakan per inci 2) Huruf elite; ukuran huruf 12 entakan per inci

Modul Mengetik Manual |

Sri Lestari, S. Pd.

|

SMK Insan Cendekia - www.srilestari521.wordpress.com -

6

3. Bagian-Bagian Mesin Tik Manual

Bagian-bagian mesin ketik secara umum terdiri atas tiga bagian, yaitu gandaran, kerangka mesin, dan tuts (keyboard).

a. Gandaran

Gandaran (carriage) merupakan bagian mesin tik yang dapat digerakkan ke kanan dan ke kiri. Pada gandaran terdapat:

1) Tombol penggulung (platen knob); dipergunakan untuk memutar rol ke depan dan ke belakang.

2) Pembebas jarak baris (variable line spacer); dipergunakan untuk membebaskan kunci jarak baris.

3) Pembebas rol (roller release, platen release lever); dipergunakan untuk membebaskan rol dari gigi jarak baris.

4) Pembebas gandaran (carriage release lever); dipergunakan untuk membebaskan gandaran sehingga dapat digerakkan ke kiri dan ke kanan.

5) Pembebas kertas (paper release lever); dipergunakan untuk:

a) Membebaskan kertas pada pinggir kiri

b) Meluruskan pemasang kertas pada pinggir kiri c) Melonggarkan kertas agar mudah dicabut

6) Pembebas tabulator (complete tabulator clearing lever); dipergunakan untuk membebaskan semua pasak tabulator secara sekaligus.

7) Pengatur jarak baris (line space regulator); dipergunakan untuk memberi jarak baris ketika mengetik.

8) Papan kertas (paper rest, paper table); dipergunakan untuk meletakkan kertas sewaktu dipasangkan dan untuk mengetahui lebar kertas.

9) Penuntun kertas (paper guide); dipergunakan untuk menentukan tempat pinggiran kertas di sebelah kiri.

10) Rol (cylinder, roler), dipergunakan untuk menggulung kertas, di bawahnya terdapat rol yang lebih kecil yang gunanya untuk memegang kertas pada rol (paper holder bail).

11) Mistar kertas (paper bail); dipergunakan untuk menjepit kertas pada rol. Pada mistar kertas terdapat skala penuntun kertas (paper guide scale) yang gunanya untuk menentukan penempatan penuntun kertas.

12) Penekan segi (margin stop); dipergunakan untuk menentukan batas pinggir kiri dan kanan dari kertas. Pada bagian ini terdapat pula papan penghapus (eraser table) digunakan sebagai landasan untuk menghapus.

13) Kait (carriage return, line space lever); dipergunakan untuk menggeser gandaran ke kanan secara otomatis dan menarik kertas ke atas atau bisa juga untuk membuat baris baru.

Modul Mengetik Manual |

Sri Lestari, S. Pd.

|

SMK Insan Cendekia - www.srilestari521.wordpress.com -

7

b. Kerangka Mesin

Kerangka mesin adalah bagian dari mesin tik yang merupakan rangkaian peralatan mekanik yang menghubungkan papan tuts dengan gandaran. Bagian-bagian ini terdiri dari:

1) Kunci gandaran (carriage lock); dipergunakan untuk mengunci gandaran saat mesin tik tidak dipergunakan.

2) Pemegang kertas (card and label holder); digunakan untuk menekan kartu, label, kuitansi, amplop agar merapat pada rol dan tidak bergeser.

3) Penuntun garis (line indicator); dipergunakan untuk menuntun garis ketikan, karena garis ini terletak pada bagian tengah pemegang label dan berada tepat pada sepatu huruf.

4) Lubang penggaris (ruling holes); dipergunakan untuk membuat garis tegan dan datar pada titik ketikan -- terletak pada pemegang label.

5) Titik ketik (print point, pointer); dipergunakan untuk mengetahui letak huruf dengan tepat -- terletak di antara dua pemegang label.

6) Pita (ribbon);

Lebarnya 13 mm dan menggunakan tinta karbon yang berfungsi untuk member warna huruf/hasil ketikan pada kertas.

Ada dua jenis pita:

a) Pita katun; terbuat dari katun dan bisa digunakan berkali-kali. Pita ini terdiri dari dua warna, yaitu hitam dan hitam – merah.

b) Pita plastik; terbuat dari plastic dan digunakan hanya sekali. Biasanya digunakan untuk cetak offset dan warnanya hanya hitam.

7) Penggulung pita (roll, spool); terletak di sisi kiri dan kanan di bawah tutup mesin dengan ujung kaitnya di tengah, berfungsi sebagai penggulung pita.

8) Penggetar pita (ribbon vibrator); berfungsi sebagai pemegang pita (mengurangi getaran sewaktu pengetikan) dan terletak di antara pemegang pita terdapat penuntun pita (ribbon guide).

9) Pengembali putaran pita (ribbon feed release); pengait pita ini terletak di kiri dan kanan dekat spul dan berfungsi untuk menggeser putaran pita ke arah spul yang kosong.

10) Pengerem pita (ribbon brake lever, flap); penutup gulungan pita yang berfungsi untuk menghindari terlipatnya gulungan pita.

11) Pengatur pita (ribbon indicator, ribbon selector switch); berfungsi untuk pengatur warna hasil ketikan sesuai dengan warna pita yang biasanya untuk kertas sit. Pada umumnya atas untuk warna merah, tengah netral (putih) dan bawah untuk warna hitam.

12) Balok huruf (letter block); terdiri dari balok huruf, angka, simbol, tanda baca lainnya, terletak di bawah tutup mesin.

13) Bel (bell); letaknya di bawah gandaran (di dalam) dan berfungsi untuk memberi syarat bahwa pengetikan tinggal 5 entakan lagi.

c. Tuts (Keyboard) 1) Tuts huruf

Terdiri dari 26 huruf, yaitu:

Modul Mengetik Manual |

Sri Lestari, S. Pd.

|

SMK Insan Cendekia - www.srilestari521.wordpress.com -

8

 Tuts basis  A S D F G H J K L ; ‘

 Tuts pangkal  Z X C V B N M , . ?

 Tuts deretan paling atas  Q W E R T Y U I O P { } 2) Tuts angka, simbol dan tuts tanda baca

Tuts angka terdiri dari 10 angka (0 – 9), terletak pada deretan paling atas. Pada tuts angka ini terdapat symbol (di bagian atas) dan akan muncul bila kita menekan tombol shift.

3) Kunci pengubah (shift lock)

Tuts yang terletak di sebelah kiri tuts A dan berfungsi untuk mengetik huruf kapital.

Untuk mengembalikan ke huruf kecil tekanlah tuts pengubah (di bawahnya).

4) Tuts pengubah (shift key)

Tuts tanpa tanda dan terletak di ujung kiri – kanan pada deretan paling bawah. Berfungsi untuk mengetik huruf kapital satu persatu untuk mengetik tanda baca atau simbol yang terletak di bagian atas.

5) Bilah spasi (space bar)

Terletak di bawah deretan tuts huruf dan berfungsi untuk menggeser gandaran ke kiri atau untuk membuat spasi.

6) Tuts tabulator desimal

Minimal terdapat 8 tuts; 1, 10, 100, 1000 dan seterusnya. Berfungsi untuk pengetikan lurus antara desimal, satuan, puluhan dan seterusnya.

7) Tuts kunci tabulator (tab set key)

Tuts dengan tanda ( + ) atau tab + terletak di bagian atas dan berfungsi untuk memasang pasak tabulator (tab stop).

8) Tuts pembebas tabulato (tab clearing key)

Tuts dengan tanda ( - ) atau tab - terletak di bagian atas dan berfungsi untuk menghapus pasak tabulator.

9) Tuts tabulator (tab key/bar)

Tuts dengan tanda tab dan terletak di bagian atas. Berfungsi untuk menggeser gandaran ke kanan.

10) Tuts spasi ganda (double space setter)

Tuts dengan tanda ( /// ), terletak di ujung kiri. Berfungsi untuk mengetik huruf dengan jarak satu spasi secara otomatis.

11) Tuts pembebas pasak (margin release)

Tuts dengan tanda ( ---- // ---- : : < > MR), terletak di sebelah kiri tuts Q.

Berfungsi untuk membebaskan pasak kanan, apabila kita mengetik beberapa huruf yang harus ditangkap, tetapi sudah melewati batas ketikan.

12) Tuts pemundur (back space)

Tuts dengan tanda ( ---- ---- ). Berfungsi untuk memundurkan gandaran satu spasi tiap sekali ditekan.

Modul Mengetik Manual |

Sri Lestari, S. Pd.

|

SMK Insan Cendekia - www.srilestari521.wordpress.com -

9

13) Bilah spasi pengulang (repeat space bar)

Terletak di sebelah kanan/kiri bilah spasi, biasanya diberi warna merah dengan tulisan

“automatic”. Berfungsi untuk membuat spasi berulang.

Dalam dokumen Untuk SMK Administrasi Perkantoran (Halaman 7-13)

Dokumen terkait