• Tidak ada hasil yang ditemukan

Riverside Housing (Kingston Upon Thames, Great Britain)

Riverside Housing (Kingston Upon Thames, Great Britain) merupakan bangunan yang difungsikan sebagai hunian. Lingkungan sekitar bangunan ini sudah memiliki ruang pedestrian di tepian sungainya, orientasi bangunan menghadap ke sungai, dan menaikkan bangunan menjadi bertingkat. Hal ini membuat penampilan bangunan sekaligus lingkungan sekitarnya menyatu.

Gambar 2.24. Riverside Housing, Great Britain Sumber: https://www.geograph.org.uk/photo/232693

Gambar 2.25. Landscape Riverside Housing, Great Britain Sumber: https://www.geograph.org.uk/photo/232693

3. Tirion Group

Tirion Group merupakan organisasi nirlaba. Group tersebut mencoba untuk menciptakan lingkungan tepian sungai yang difungsikan sebagai hunian, komersil, dan pariwisata dengan memanfaatkan alam (sungai) sebagai landcape yang menarik orang-orang untuk datang ke lokasi ini.

4. Riverside Clubhouse, China

The clubhouse terletak di satu sisi sungai di Yancheng dengan tim arsitek TAO-Trace Architecture Office. Clubhouse ini dikelilingi oleh taman dan lapangan olah raga. Langit, air, dan unsur-unsur dari situs ini menentukan suasana yang tenang, murni dan puitis. Bangunan kaca di tepi sungai dan pepohonan secara alami menjadi ide awal, untuk mengintegrasikan pengunjung, arsitektur dan lansekap (yang mempertahankan situs alami).

Konsep bentuk clubhouse ini berupa peregangan, loop, dan lipat. Konsep bentuk tersebut menghasilkan ruang halaman yang menawarkan privasi lebih banyak, semakin dekat ke air dan memudahkan untuk menikmati lansekap lebih luas. Selain itu, konsep pada bangunan ini

Gambar 2.26. Contoh Masterplan Riverside Housing Sumber: http://tirionhomes.co.uk/news/category/ely-mill-news/

untuk lebih mudah menikmati pemandangan alam lebih luas dari dalam ruangan. Berikut adalah perbandingan antara Clubhouse, China dengan keadaan eksisting lokasi perancangan.

Gambar 2.27. View Clubhouse, China Sumber:

https://www.archdaily.com/204840/riversid e-clubhouse-tao

Gambar 2.28. View Lokasi Perancangan

Sumber: Dokumentasi Penulis, 2018

Gambar 2.29. Sitplan Clubhouse, China

Gambar 2.30. Potongan A-A’ Clubhouse, China Sumber: https://www.archdaily.com/204840/riverside-clubhouse-tao

Gambar 2.31. Potongan B-B’ Clubhouse, China Sumber: https://www.archdaily.com/204840/riverside-clubhouse-tao

Gambar 2.32. Proses Bentukan Clubhouse, China Sumber: https://www.archdaily.com/204840/riverside-clubhouse-tao

5. Museum Of Islamic Art

Museum Of Islamic Art berlokasi di Doha, Qatar dengan gaya arsitektur “Islamic Architecture”. Arsitek nya adalah I. M. Pei, Jean-Michel Wilmotte. Museum ini memiliki luas 35.000 m2 dan dibangun pada tahun 2005-2009.

Museum Islamic Art terdiri dari 5 lantai yang berada di dekat laut, di Doha Bay Teluk Arab yang merupakan rumah koleksi karya internasional. Didedikasikan untuk studi keragaman seni dari dunia Islam, yang akan mengumpulkan dan melestarikan pameran karya yang mencakup tiga benua dari 7 sampai abad ke-19. Konsep bangunan “Matahari Padang Pasir” menjadi peran penting, mengubah arsitektur menjadi permainan cahaya dan bayangan. Di bagian atas atrium, sebuah oculus menangkap dan memantulkan cahaya bermotif dalam kuba.

Gambar 2.33. Situasi Museum Of Islamic Art

Gambar 2.34. Atap Atrium Museum Of Islamic Art Sumber:

https://www.designboom.com/architecture/museum-of-islamic-arts-by-im-pei/

Gambar 2.35. Site Plan Museum Of Islamic Art Sumber:

Gambar 2.36. Denah lantai 1 Museum Of Islamic Art Sumber:

http://housevariety.blogspot.co.id/2011/02/museum-of-islamic-art-by-im-pei.html

Gambar 2.37. Denah lantai 2 Museum Of Islamic Art Sumber:

Bangunan ini memiliki ruang-ruang yang berfungsi sebagai berikut: a. Museum

Museum ini terdiri dari Artefak Islam seperti: 1) Sutra dinding-gantung dari Alhambra Palace 2) Liontin giok milik Shah Jahan

3) Lebih dari seribu keeping perhiasan, kaca, keramik dan kayu dari dunia Islam.

Gambar 2.38. Denah lantai 5 Museum Of Islamic Art Sumber:

69 b. Perpustakaan

1) Program pendidikan Museum ini terletak di sebelah timur bangunan utama.

2) Merupakan ruang baca penuh cahaya

3) Fasilitas di perpustakaan ini ialah: ruang kelas, workshop, ruang belajar, dan fasilitas teknis dan penyimpanan buku.

Gambar 2.39. Ruang Pameran Museum Of Islamic Art Sumber: http://fr.clicknetherfield.com/_assets/images/case-studies/by-case/main/museum-islamic-art-doha/image-3.jpg

Gambar 2.40. Perpustakaan Museum Of Islamic Art Sumber:

c. Atrium

1) Lokasi: Setelah masuk, di jantung museum

2) Kapasitas: Roundtables hingga 700 tamu; tamu berdiri 2000 orang 3) Ketersediaan: Selasa

d. Majelis

1) Lokasi: Dekat pintu masuk utamamuseum 2) Kapasitas: 22 tamu

3) Ketersediaan: Minggu sampai Kamis Gambar 2.41. Atrium Museum Of Islamic Art

Sumber:

http://www.qm.org.qa/sites/default/files/styles/content_image/public/images/body/ven ue-mia-atrium-2_0.jpg?itok=WK-iJhsy

e. Ruang Kelas

1) MIA Kelas Foyer

• Kapasitas: tamu berdiri 100 orang • Ketersediaan: Minggu sampai Kamis 2) MIA Kelas

• Lokasi : Education Centre

• Kapasitas : bentuk U untuk 40 tamu; gaya teater hingga 120 tamu Gambar 2.42. Atrium Museum Of Islamic Art

Sumber:

http://www.qm.org.qa/sites/default/files/styles/content_image/public/images/body/v enue-hire-majlis.jpg?itok=he53MYG5

Gambar 2.43. Ruang Kelas Museum Of Islamic Art Sumber: https://www.facebook.com/PoltronaFrauQatar/

f. Restoran

1) IDAM, restoran pertama AlainDucasse di Timur Tengah. 2) Di pusat museum, dengan pemandangan Doha skyline. 3) MIA Cafe terletak di Atrium Museum Seni Islam

\

Gambar 2.44. Ruang Meeting Museum Of Islamic Art

Sumber:://www.qm.org.qa/sites/default/files/styles/content_image/public/images/ body/venue-hire-classroom_0.jpg?itok=VxrrA1TS

Gambar 2.45. Restoran Museum Of Islamic Art

Sumber: https://www.cntravellerme.com/content/3057-top-10-restaurants-in-qatar

g. Auditorium

1) Lokasi: Lantai dasar 2) Kapasitas: 197 kursi teater

3) Fasilitas: Layar besar dan proyeksi dengan sistem suara 4) Ketersediaan: Minggu s/d Kamis

h. Western Courtyard

1) Lokasi: Antara Pusat

2) Pendidikan danbangunan museumutama

3) Kapasitas: Roundtables hingga400 tamu; tamu berdiri 900 orang. 4) Ketersediaan: Minggu s/d Kamis.

Gambar 2.46. Auditorium Museum Of Islamic Art Sumber:

http://www.qm.org.qa/sites/default/files/styles/content_image/pu blic/images/body/venue-hire-auditorium.jpg?itok=RHCs8zYq

i. Eastern Courtyard

1) Lokasi: sisi Timur pintu masuk utama museum

2) Kapasitas: Roundtables hingga 200 tamu; tamu berdiri 700 orang 3) Ketersediaan: Minggu sampai Kamis

Gambar 2.47. Western Courtyard Museum Of Islamic Art Sumber:

http://www.qm.org.qa/sites/default/files/styles/content_image/public/image s/body/venue-hire-central-courtyard-3.jpg?itok=mXUAx5aX

Gambar 2.48. Eastern Courtyard Museum Of Islamic Art Sumber:

http://www.qm.org.qa/sites/default/files/styles/content_image/public/image s/body/venue-hire-c-coutryard.jpg?itok=-odcD4Yl

Dokumen terkait