• Tidak ada hasil yang ditemukan

Riwayat Rumah Tangga

Dalam dokumen DEBY SARTIKA GEA NIM: 100707030 (Halaman 39-43)

3.1 Biografi Freidy Idris

3.1.3 Riwayat Rumah Tangga

Ketika Freidy Idris aktif dalam kelompok tari, Ia bertemu dengan orang yang dicintainya dalam kelompok tari tersebut dan mereka berpacaran. Ketika itu, Freidy Idris pulang kesiantar untuk melamar pekerjaan dan Ia diterima sebagai pegawai negeri sipil. Ketika Ia sudah mendapatkan pekerjaan, Ia tidak menemui pacarnya selama empat bulan dan ketika itu Ia Ingin menemui pacarnya untuk melamarnya. Ternyata pacarnya marah-marah karena Freidy Idris tidak menemuinya sudah berbulan-bulan. Ketika Freidy Idris kebawa emosi, Freidy Idris meninggalkannya dan membatalakan pelamarannya. Sesampainya di kosan Freidy Idris, Ia meminta kepada Ibu kos untuk mencarikan dia calon istri dengan syarat: catik, dari kalangan orang yang belum berada, pintar jahit atau make up. Secara tidak langsung, Freidy Idris mengungkapakn kreteria tersebut adalah cucu dari Ibu kosnya. Tetapi ibu kosnya dapat membaca pikirannya dan mengenalakan Freidy Idris kepada cucu yang

dimaksud Freidy Idris. Tidak sampai berjalan tiga bulan perkenalan mereka, Freidy idris menikahi perempuan keturunan India itu yang bernama Nursyahlina pada tanggal 21 Agustus 1991.

Sifat yang baik, ramah, dan jujur dari Nursyahlina yang membuat Freidy Idris menjadi terpikat sehinggah Freidy Idris ingin menikah dengannya. Nursyahlina memang dikenal oleh teman-temannya sebagai orang yang sopan santun, ramah, dan selalu tersenyum. Freidy Idris menegaskan jika istrinya ini adalah pendamping rumah tangga yang selalu sabar dalam mengatasi apapun baik dalam situasi masalah di saat mereka sedang berbeda pandangan, Nursyahlina juga yang selalu mengalah jika hal itu terjadi.

Nursyahlina juga istri yang tidak terlalu banyak menuntut saat situasi yang terjadi dalam rumah tangga. Ia selalu memperhatikan Freidy Idris dan menghormati Freidy Idris sebagai kepala rumah tangga mereka. Bahkan ketika Freidy Idris melatih tari, latiahn tari bersama tema-teman dan, ketika ada acara kantor serta ketika Freidy Idris mengisi acara seminar istrinya selalu menemaninya. Freidy Idris semakin mencintai Istrinya karena istrinya pandai masak dan masakannya selalu enak sehingga membuat Freidy Idris semakain selera untuk makan.

Pernikahan merekapun membentuk sebuah keluarga baru dengan kehadiran seorang anak yang lahir dari pernikahan mereka. Nama anak tunggal mereka adalah Muhamad Agung maulana yang lahir pada tanngal 3 September 1996. Mereka sangat senang dan penuh kegembiraan dengan kelahiran Agung ditengah pernikahan dan mereka sangat menyayanginya lebih dari apapun yang mereka punya. Anak tunggal mereka ini salah satu anak yang berprestasi dalam bidang pendidikannya. Berikut penuturan Freidy Idris saat menceritakan anaknya.

Si Agung ini anaknya pintar, bukan papi bangga-banggain dia ya soalnya dia di sekolahnya dapat juara tapi waktu udah SMA ini, dia gak dapat juara lagi kalau ranking dia dapat karena gini ceritanya, diakan di sekolahnya sebenarnya pintar tapi waktu ujian dia lihat orang bnyak ngopek, nyontek jadi trus dapat juara pula yang ngopek itu jadi malaslah dia. Ibaratnya dia bilang gini, ah sama ajapun yang dapat juara juga bukan hasil dari dia sendiri jadi mulai dari situ dia malas tapi kalau di sekolah ada nanti guru nyuruh ke depan ngerjakan soal yang di papan tulis, nah si agung nanti di suruhnya kawannya maju pake buku dia yang udah dikerjakannya sendiri. Papi tahu agung ini pintar soalnya papi da pernah uji kok. Walau gak juara dia di sekolah SMA nya, gitu- gitu dia dikirim mewakili sekolahnya untuk olompiade. Si Agung ini juga baru SMA dia baru mau ikut nari kalau sebelum itu dia hobynya main bola kaki. Jangan ditanya jagonya main bola kaki kenapa papi bilang gitu, karena dia sudah diakui pemain terbaik se Kota Binjai.

Keberhasilan anak Freidy idris tidak lepas dari perhatian Freidy Idris dan istrinya Nursyahlina dalam mendidik anak tunggal mereka baik dalam bidang pendidikan dan baik dalam bidang bakat anak mereka. Di samping anaknya fokus akan bakat sepak bolanya, sehingga ia mendapatkan penghargaan pemain terbaik sepak bola Se-Kota Binjai. Agung juga pernah dipilih dari sekolah SMA nya untuk mengikuti seleksi menjadi jaka darah Kota Binjai, dan Agung terpilih menjadi jaka darah Kota Binjai pada tahun 2013. Hal ini yang membuat Freidy Idris dan istrinya Nursyahlina bangga kepada anak tunggalnya yang memiliki prestasi yang cukup memuaskan. Tetapi selalu Freidy Idris dan istrinya Nursyahlina selalu mengingatkan bahwa yang harus diutamakan dan yang paling penting adalah pendidikan. Karena mengingat nasihat dari orangtuanya, Agung anak Freidy Idris tidak pernah bolos sekolah. Bukti bahwa ketekunan belajar anak Freidy Idris membuahkan keberhasilan ketika dipilihnya Agung mewakili sekolahnya untuk mengikuti olimpiade dan lulusnya Agung ke jurusan kedokteran Universitas Sumatera Utara melalui jalur undangan. Berikut penuturan Freidy Idris.

iya deby, agung memang lulus jalur undangan kedokteran USU Tapi gak diambil soalnya uang masuknya sampe seratus lima puluh jutaan. Mana ada uang papi gitu banyaknya uang. Itu baru uang masuknya, blum setelah masuknya lagi. Alat-alat dokter itupun pasti mahal ya gak sangguplah papi namanya belum rezeki ya. Tapi, si agung nyobak lagi dia jalur SMBPTN(seleksi masuk bersama perguruan tinggi negeri) unimed juga, menanglah dia di fakultas ekonomi unimed.

Dengan kegigihan Agung belajar saat duduk di bangku pendidiknnya, Agung mendapatkan kesempatan masuk Univesutas Sumatera Utara Fakultas Kedokteran dengan jalur undangan dari sekolahnya tetapi kesempatan tersebut tidak dimanfaatkan, alasannya karena Freidy Idris tidak sanggup membiayai administrasinya. Akhirnya Agung mencoba kembali untuk masuk ke perguruan tinggi negeri dengan jalur SMBPTN dan Agung lulus di UNIMED Fakultas Ekonomi.

Semua keberhasilan yang diraih oleh Agung, tidak lepas dari perhatian Freidy Idris dengan istrinya Nursyahlina yang selalu memperhatikan anaknya, memeberikan yang terbaik buat anaknya, menumbuh kembangkan bakat anaknya, dan selalu memiliki komunikasi yang baik kepada anaknya sebelum mengambil keputusan yang dipilih oleh anaknya.

Gambar 3.3

Foto Pernikahan Freidy Idris Sumber: Koleksi Freidy Idris

Gambar 3.4

Foto Agung Anak Tunggal Freidy Idris Sumber: Koleksi Freidy Idris

Gambar 3.5

Freidy Idris Bersama Agung Saat Agung Terpilih Menjadi Jaka Darah Sumber: Koleksi Freidy Idris

Dalam dokumen DEBY SARTIKA GEA NIM: 100707030 (Halaman 39-43)

Dokumen terkait