• Tidak ada hasil yang ditemukan

Rp 402.938.648.000 Imbal Jasa Penjaminan Rp 16.420.806.000

Gambar 3.3

Perolehan debitur Penjaminan KUR bulan Januari 2016 – Februari 2016

Berdasarkan gambar 3.3 di atas perolehan debitur PT. Asuransi Kredit Indonesia Cabang Surakarta bulan Januari 2016 sebesar 6372 meningkat sebanyak 963, di bulan Februari 2016 menjadi 7335 debitur.

b. Pelaksanaan Penuntutan Klaim Penjaminan Kredit Usaha Rakyat (KUR)

Berdasarkan Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekomnomian Selaku Ketua Komite Kebijakan Pembiayaan Bagi Usaha Mikro, Kecil, Dan Menengah Nomor 4 Tahun 2015 Tentang Pedoman Pelaksanaan Kredit Usaha Rakyat Mikro, Kecil dan Menengah sebagai berikut :

1) Syarat Klaim

Klaim dapat diajukan kepada Perusahaan Penjamin setelah :

a) Perjanjian kredit/pembiayaan jatuh tempo dan Debitur KUR Mikro, Kecil dan Menengah tidak melunasi kewajiban pengembalian pinjaman.

b) KUR Mikro, Kecil dan Menengah yang bersangkutan dalam kolektibilitas kredit/pembiayaan 4 (empat) diragukan sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan atau

c) Keadaan insolvent :

(1) Debitur dinyatakan pailit oleh Pengadilan yang berwenang. (2) Debitur dikenakan likuidasi berdasarkan keputusan

Pengadilan yang berwenang dan untuk itu telah ditunjuk likuidator.

(3) Debitur diletakkan di bawah pengampuan.

Besarnya Klaim Penjaminan Kredit Usaha Rakyat (KUR) :

a) Untuk sektor pertanian, kelautan dan perikanan, serta industri kecil: 80% (delapan puluh perseratus) x (sisa pokok + bunga + denda) dengan setinggi-tingginya sebesar 80% (delapan puluh perseratus).

b) Untuk Klaim penjaminan yang dapat diajukan oleh Bank Pelaksana sebesar 70% (tujuh puluh perseratus) x (sisa pokok + bunga + denda) dengan setinggi-tingginya sebesar 70% (tujuh puluh perseratus).

Dalam pelaksanaan penuntutan klaim KUR oleh PT. Askrindo (Persero) Cabang Surakarta, PT. Askrindo (Persero) Cabang Surakarta melaksanakan penuntutan klaim sebagaimana yang tertera pada penjelasan berikut ini :

2) Timbulnya hak klaim penjaminan KUR:

Debitur tertanggung tidak dapat melunasi pembayaran kredit pada saat jatuh tempo atau kredit dikategorikan kolektibiltas tertentu sebagaimana dinyatakan dalam perjanjian kerja sama (PKS) antara penanggung dengan tertanggung.

Tata cara pencairan klaim Kredit Usaha Rakyat Mikro, Kecil, Menengah dan Koperasi pada PT. Askrindo sebagai berikut : Tertanggung mengajukan klaim kepada penanggung dengan melampirkan dokumen/data sebagai berikut :

a) Surat permohonan pencairan klaim.

b) Copy polis/sertifikat penjaminan KUR beserta lampiran dan perubahannya (jika ada).

c) Legalisir kredit dan perubahannya (jika ada).

d) Copy rekening Koran debitur tertanggung tiga bulan terakhir sebelum timbulnya hak klaim sampai dengan klaim diajukan. e) Sistem Informasi Debitur BI (SID BI checking) pada saat

permohonan kredit diajukan dan pada saat klaim diajukan. f) Copy surat peringatan dan tagihan dari tertanggung. g) Berita acara klaim (memuat jumlah tunggakan debitur

h) Copy bukti pembayaran penjaminan.

i) Surat Pengakuan Hutang Debitur tertanggung kepada

tertanggung.

j) Surat keterangan dari yang berwajib atau berwenang bilamana debitur tertanggung melarikan diri, meninggal atau PHK. k) Surat permohonan kredit debitur tertanggung kepada

tertanggung.

l) Jaminan berupa surat keputusan pengangkatan pegawai. m) Surat keputusan untuk memotong gaji/uang tabungan/ uang

pensiun debitur tertanggung.

n) Surat persetujuan kredit dari tertanggung kepada debitur tertanggung.

o) Bukti pencairan kredit.

p) Copy KTP/identitas debitur tertanggung.

Persyaratan kelengakapan dokumen klaim tersebut diatas dapat ditetapkan lain mengacu pada Perjanjian Kerjasama yang sudah di sepakati.

a) Tertanggung dalam mengajukan permohonan pencairan klaim diberikan batas waktu sampai dengan 3 bulan setelah kredit jatuh tempo atau kredit dikategorikan kolektibilitas tertentu sebagimana dinyatakan dalam Perjanjian Kerjasama (PKS). b) Penanggung akan melakukan analisa/verifikasi kelengkapan

dokumen pengajuan pencairan/klaim yang diajukan oleh tertanggung dalam waktu l5 (lima belas) hari kerja setelah

diterimanya surat permohonan pencairan/klaim dari tertanggung.

c) Tertanggung wajib melengkapi dokumen dimaksud dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender terhitung sejak diterimanya surat konfirmasi kelengkapan dokumen dari penanggung.

d) Dalam hal tertanggung memenuhi kelengkapan dokumen dengan lengkap dan benar dalam waktu sebagaimana angka 4 diatas, maka penanggung wajib memproses permohonan pencairan klaim dari tertanggung selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja.

Besarnya pencairan klaim Penjaminan Kredit Usaha Rakyat (KUR) : Sesuai dengan yang telah disepakati dalam Perjanjian Kerjasama (PKS) antara Penanggung dengan Tertanggung, penutupan klaim yang dilaksanakan oleh PT. Askrindo (Persero) Cabang Surakarta yaitu :

a) Untuk sektor pertanian, kelautan dan perikanan, serta industri kecil : 80% (delapan puluh perseratus) x (sisa pokok + bunga) dengan setinggi-tingginya sebesar 80% (delapan puluh perseratus).

b) Untuk sektor lainnya, Klaim penjaminan KUR yang dapat diajukan oleh Bank Pelaksana sebesar 70% (tujuh puluh perseratus) x (sisa pokok + bunga) dengan setinggi-tingginya

3) Batalnya Hak Klaim Penjaminan KUR :

a) Peyaluran kredit tidak sesuai dengan ketentuan kredit yang berlaku pada tertanggung.

b) Tertanggung tidak melaksanakan/melaksanakan tetapi tidak sesuai ketentuan sebagaimana diatur dalam perjanjian yang disepakati oleh penanggung dari tertanggung.

c) Objek pertanggungan kredit yang dijamin dari kriteria debitur tertanggung tidak sesuai dengan ketentuan ketentuan dalam Perjanjian Kerjasama (PKS).

d) Kredit yang diberikan tertanggung tidak sesuai dengan yang dinyatakan tertanggung dalam Deklarasi pertanggungan. e) Tertanggung tidak melengakapi dokumen pendukung klaim

dalam jangka waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sejak diterimanya surat konfirmasi kelengkapan dokumen dari penanggung.

f) Bukti dan keterangan yang disampaikan dalam permohonan pencairan/klaim oleh tertanggung kepada penanggung tidak sesuai dengan objek jaminan yang diperjanjikan.

g) Tertanggung tidak menyampaikan perubahan perjanjian kredit kepada penanggung, sehingga sertifikat penjaminan tidak sesuai perjanjian kredit.

h) Kriteria debitur tertanggung tidak sesuai dengan dengan yang disepakati dalam Perjanjian Kerjasasama.

c. Pelaksanaan Subrogasi Penjaminan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Subrogasi adalah suatu prinsip yang mengatur dalam hal seorang Penanggung telah menyelesaikan pembayaran ganti-rugi yang diderita oleh Tertanggung, maka secara otomatis hak yang dimiliki Tertanggung untuk menuntut pihak ketiga yang menimbulkan kerugian dan atau kerusakan tersebut beralih ke Penanggung.

Berdasarkan pada Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Selaku Ketua Komite Kebijakan Pembiayaan Bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Nomor 4 Tahun 2015 Tentang Pedoman Pelaksanaan Kredit Usaha Rakyat Mikro, Kecil dan Menengah adalah sebagai berikut:

1) Subrogasi

Dalam hal Perusahaan Penjamin telah membayar klaim kepada Bank Pelaksana maka hak tagih dan hasil penjualan agunan beralih menjadi hak subrogasi yang dibagi secara proporsional antara Perusahaan Penjamin dan Bank Pelaksana. Dalam melakukan penagihan dan penjualan agunan menjadi tugas bersama antara Bank Pelaksana dan Perusahaan Penjamin.

PT. Asuransi Kredit Indonesia (Persero) dalam menerapkan kebijakan besarnya hak subrogasi yang diberikan oleh tertanggung kepada PT. Asuransi Kredit Indonesia (Persero) adalah sebanyak 70% untuk sektor lainnya, dan 80% untuk sektor pertanian, kelautan, perikanan dan industri lainnya pengembalian dari

angsuran debitur tertanggung tersebut, maka 30% nya milik bank pelaksana (tertanggung).

Tabel 3.8

Piutang Penjaminan KUR PT. Asuransi Kredit Indonesia (Persero) Cabang Surakarta

Bulan Januari 2016-Februari 2016

Berdasarkan tabel 3.8 piutang PT. Asuransi Kredit Indonesia (Persero) Cabang Surakarta atau pengembalian bulan Januari 2016 sebesar Rp 176.565.898.000, dan bulan Februari 2016 sebesar Rp 226.372.750.000. Jumlah total piutang bulan Januari 2016 dan Februari 2016 adalah Rp 402.938.648.000.

PIUTANG PENJAMINAN KUR PT. ASURANSI KREDIT

Dokumen terkait