• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V PENUTUP

B. Saran

Penelitian pengaruh pembelalajaran dengan menggunakan teknik cross-line terhadap pemahaman konsep matematika siswa. Meskipun medapatkan hasil yang memuaskan, namun pada dasarnya masih mempunyai keterbatasan penelitian. Oleh karena itu, untuk memperoleh hasil yang lebih sempurna maka diperlukan penelitian-penelitian sejenis di masa yang akan datang dengan memperhatikah hal-hal berikut ini :

1. Dalam penelitian ini telah dibuktikan penggunaan teknik cross-line dapat meningkatkan pemhaman konsep matematika pada materi perkalian,, sehingga penggunaan teknik cross-line dapat dijadikan alternatif dalam proses pembelajaran matematika terutama pada materi perkalian.

2. Dalam berkelompok, jumlah anggota pada setiap kelompok hendaknya tidak terlalu banyak. Agar lebih optimal dalam pembelajaran hendaknya terdiri dari 3 – 4 siswa.

DAFTAR PUSTAKA

Adji, Nahrowi dan Maulana, Pemecahan Masalah Matematik, Bandung:UPI PRESS. 2006.

Arikunto, Suharsimi, Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan, Jakarta: Bumi Aksara, 2015.

Arisandi, Elisa, “Meningkatkan Kemampuan Operasi Perkalian untuk Anak Diskalkulia Melalui Metode Garismatika”,

ejournal.unp.ac.id/index.php/jupekhu/articl.3106, 11 Mei 2016.

Auliya, M. Fajar, Mastermatika Dahsyat, Yogyakarta: Pustaka Widyatama, 2012.

Hamalik, Oemar, Perencanaan Pengajaran Berdasarkan Pendekatan Sistem, Jakarta: Bumi Akasara, Cet 11, 2011.

Hamzah, Ali dan Muhlisrarini, Perencanaan dan Strategi Pembelajaran Matematika, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2014.

Jamharah, Syaiful Bahri Psikologi Belajar, Jakarta: Rineka Cipta, 2011. Jeremy Killpatrick, et al, Add It Up: Helping Childern Learn Mathematics, Washington DC: National Academy Press, 2001.

Kadir, Statistika Terapan Konsep, Contoh, dan Analisis Data dengan Program SPSS/Lisarel dalam Penelitian, Jakarta: Raja Grafindo Persada, Cet 2 2015.

Kusumawati, Nila, “pemahaman Konsep matematik dalam pembelajaran matematika,semnas matematika dan pendidikan matematika”,

http//journal.unp.semnasmatematikadanpendidikanmtk.pdf, 11 Mei 2016. Lee A Becker, “Effect Size (ES)”,

(http://web.uces.edu/becker/Psy590/es.htm.pdf), 11 Oktober 2016.

Margono, S.,Metodologi Penelitian, Jakarta: Rineka Cipta, 2013.

Purwanto, Iwan, Modul Pembelajaran Ilmu Sosial, Jakarta: FITK UIN Syarif Hidayatullah, 2014.

Purwanto, Ngalim, Prinsip-Prinsip dan Teknik Evalusasi Pembelajaran, Bandung: Rosda Karya, 2010.

Rahayu, Gelar Dwi dan Munasprianto Ramli, Pendekatan Baru dalam Pembelajaran Sains dam Matematika Dasar: Sebuah Antologi, Jakarta : PIC UIN, Cet. 1, 2007.

Ratna Wilis Dahar, Teori-Teori Belajar dan Pembelajaran, Jakarta: Erlangga, 2011.

Rosyada, Dede, Paradigma Pendidikan Demokratis, Jakarta: Kencana Prenada Media Group, Cet 4, 2013.

Sanjaya, Wina, Perencanaan dan Desain Sistem Pembelajaran, Jakarta: Kencana Prenadamedia Group, 2013

Sanjaya, Wina, Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan, Jakarta: Kencana Prenada Media, 2011.

Sudaryono, Aplikasi Statistika untuk Penelitian, Jakarta: Lentera Ilmu Cendekia, Cet 1, 2014.

Sudaryono, Dasar-dasar Evaluasi Pembelajaran, Yogyakarta: Graha Ilmu, Cet 12, 2012.

Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D, Bandung :Alfabet, 2009.

Suharso dan Retnoningsih, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Semarang: Widya Karya, 2011.

Sujono, Anas, Pengantar Statistik Pendidikan, Jakarta: Raja Grafindo Persada, Cet 23, 2011.

Sukmadinata, Nana Syaodih, Landasan Psikologi Proses Pendidikan,

Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, Cet 5, 2009.

Susanto, Ahmad, Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar, Jakarta:Prenada Group, Cet 3, 2015

Suwangsih, Erna dan Tiurlina, Model Pembelajaran Matematika, Bandung: UPI Press, 2006.

Trianto, Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif: Konsep, Landasan, dan Implementasinya pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2010.

Wahyu Amrullah, “Pengaruh Metode Tipot (Titik Potong) dalam Meningkatkan Pemahaman Siswa Kelas IV SDN 2 Paniis dan SDN 1 Paniis Kecamatan Pasawahan Kabupaten Kuningan”

www.ejournal.respository.upi.edu53723s_pgsd, 08 Juli 2016

Wena, Made, Strategi Pembelajaran Inovativ Kontemporer, Jakarta: Bumi Aksara, 2009

Widayati, Esti Yuli, Pembelajaran Matematika MI, Surabaya: Aprinta, 2009 Yeni, Ety Mukhlesi, Pemanfaatan Benda-Benda Manipulatif untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Geometri dan Kemampuan Tilikan Ruang Kelas V Sekolah Dasar, Jurnal Pendidikan, Edisi Khusus No. 1, 2011,

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP Kelas Eksperimen)

Satuan Pendidikan : SDN Cempaka Putih 01

Kelas/ Semester : III / I

Mata Pelajaran : Matematika

Pertemuan ke : 7 (tujuh)

Alokasi Waktu : (2 x 35 menit)

A.Standar Kompetensi

Melakukan operasi hitung bilangan sampai tiga angka

B.Kompetensi Dasar

Melakukan perkalian yang hasilnya bilangan tiga angka dan pembagian bilangan tiga angka

C. Indikator Pembelajaran

1. Menjelaskan sifat penyebaran (distributif) pada operasi hitung perkalian 2. Menghitung operasi hitung perkalian secara penyebaran (distributuf)

D.Tujuan Pembelajaran

1. Dengan mengamati penjelasan guru, siswa mampu menjelaskan sifat penyebaran (distributif) pada operasi hitung perkalian dengan tepat

2. Melalui teknik cross-line, siswa mampu menghitung operasi perkalian pada sifat penyebaran (distributif) dengan teliti dan benar

E. Materi Pembelajaran

1. Materi : perkalian

F. Metode Pembelajaran

1. Model : cooperative learning

2. Pendekatan : scientific (mengamati, menanya, mencoba, menalar, dan mengkomunikasikan)

3. Metode : diskusi, tanya jawab, dan penugasan

4. Teknik : cross-line

G.Media,alat, dan sumber belajar

1. Sumber belajar : buku siswa kelas III 2. Alat dan bahan : pensil warna dan LKS

H.Langkah-langkah Pembelajaran

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi Waktu

pendahuluan 1. Siswa dan guru mengucapkan salam

Sifat Penyebaran (Distributif) pada Perkalian

Sifat penyebaran pada perkalian digunakan untuk menguraiakan suatu kalimat matematika.

Contoh:

98

Hasil sebelah kanan dan kiri sama, yaitu 98. Jadi perkalian memiliki sifat penyebaran, yaitu

dan saling menanyakan kabar

2. Siswa memulai pembelajaran dengan doa bersama

3. Guru menyampaikan tujuan

pembelajaran dan materi yang akan dipelajari

15 menit

Kegiatan inti 1. Siswa mengamati penjelasan guru tentang sifat penyebaran (distributif) pada perkalian dan cara perhitungan

cross-line

2. Siswa membuat kelompok yang terdiri dari 4 – 5 orang

3. Setiap kelompok diberikan LKS “Sifat

penyebaran (distributif)” yaitu

4. Siswa mengerjakan LKS secara berkelompok

5. siswa menghitung perkalian sifat distributif dengan membuat cross-line

dengan pensil warna

6. Setiap kelompok mempresentasikan hasil kerja kelompok di depan kelas 7. Kelompok lain mengomentari hasil

presentasi

8. Guru memberikan kesempatan kepada siswa yang akan mengajukan pertanyaan

45 menit

penutup 1. Siswa dan guru bersama-sama melakukan kesimpulan dari materi

distributif pada perkalian

2. Siswa menutup pembelajaran dengan doa bersama

I. Penilaian Pembelajaran

1. Teknik penilaian : tes tertulis 2. Bentuk instrumen : uraian

3. Instrumen : instrumen soal dalam bentuk LKS (terlampir)

Format kriteria penilaian LKS

No

Soal Kriteria Penskoran Skor

1a

- Siswa dapat menyelesaikan soal dengan benar dan dapat menghitung dengan cross-line dengan tepat - Siswa dapat menyelesaikan soal dengan benar

tetapi menghitung dengan cross-line kurang tepat - Siswa dapat menyelesaikan soal dengan benar

tetapi salah menghitung dengan cross-line

- Siswa tidak menjawab pertanyaan

4 2 1 0

1b

- Siswa dapat menyelesaikan soal dengan benar dan dapat menghitung dengan cross-line dengan tepat - Siswa dapat menyelesaikan soal dengan benar

tetapi menghitung dengan cross-line kurang tepat - Siswa dapat menyelesaikan soal dengan benar

tetapi salah menghitung dengan cross-line

- Siswa tidak menjawab pertanyaan

4 2 1 0

1c

- Siswa dapat menyelesaikan soal dengan benar dan dapat menghitung dengan cross-line dengan tepat - Siswa dapat menyelesaikan soal dengan benar

tetapi menghitung dengan cross-line kurang tepat - Siswa dapat menyelesaikan soal dengan benar

tetapi salah menghitung dengan cross-line

- Siswa tidak menjawab pertanyaan

4 2 1 0

2

- Siswa dapat menyelesaikan soal dengan benar dan dapat menghitung dengan cross-line dengan tepat - Siswa dapat menyelesaikan soal dengan benar

tetapi menghitung dengan cross-line kurang tepat - Siswa dapat menyelesaikan soal dengan benar

tetapi salah menghitung dengan cross-line

- Siswa tidak menjawab pertanyaan

4 2 1 0 Penilaian : Nilai =

Lampiran 1

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP Kelas Eksperimen)

Satuan Pendidikan : SDN Cempaka Putih 01

Kelas/ Semester : III / II

Mata Pelajaran : Matematika

Pertemuan ke : 1(satu)

Alokasi Waktu : (2 x 35 menit)

A.Standar Kompetensi

Melakukan operasi hitung bilangan sampai tiga angka

B.Kompetensi Dasar

Melakukan perkalian yang hasilnya bilangan tiga angka dan pembagian bilangan tiga angka

C.Indikator Pembelajaran

1. Menjelaskan perkalian sebagai penjumlahan berulang

2. Menguraikan bentuk perkalian menjadi penjumlahan berulang

D.Tujuan Pembelajaran

1. Dengan mengamati, siswa dapat nenjelaskan perkalian sebagai penjumlahan berulang dengan tepat

2. Melalui demonstrasi, siswa dapat menguraikan bentuk perkalian ke dalam bentuk penjumlahan berulang secara tepat

E.Materi Pembelajaran

Materi : perkalian

F. Metode Pembelajaran

1. Model :cooperative learning

2. Pendekatan :scientific (mengamati, menanya, mencoba, menalar, dan mengkomunikasikan)

3. Metode :demontrasi, tanya jawab, penugasan 4. Teknik : cross-line

G.Media, alat, dan sumber belajar

1. Sumber belajar : buku siswa kelas III

2. Alat dan media : pensil warna, gelas, dan LKS

H.Langkah-langkah Pembelajaran

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi

Wakktu

Pendahuluan 1. Siswa bersama guru mengucap salam dan saling mengucap salam.

2. Siswa membuka pelajaran dengan membaca doa bersama

15 menit

Pengenalan Perkalian sebagai Penjumlahan Berulang

Perkalian merupakan penjumlahan berulang dengan suku yang sama. Contoh :

Ibu mempunyai 4 kelompok sedotan. Setiap kelompok terdapat 3 sedotan. Berapa banyak sedotan?

Jawab : 3+3+3+3+3 = 12

Dari contoh di atas dapat diketahu bahwa perkalian sebanyak .

3. Guru menginformasikan dan

menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dipelajari

Kegiatan inti 1. Siswa mengamati sebuah demonstrasi yang diberikan guru tentang perkailan sebagai penjumlahan berulang dengan menggunakan beberapa pensil warna yang diletakan di dua gelas dengan jumlah pensil yang sama.

2. Siswa diberi kesempatan membuat pertanyaan dari contoh yang diamati. 3. Siswa membuat beberapa kelompok

yang terdiri dari 5 orang, setiap kelompok membuat soal tentang perkalian untuk kelompok lain secara diundi

4. Setiap kelompok mendemonstrasikan hasil jawaban di depan kelas

5. Guru memberikan penguatan tentang perkalian sebagai penjumlahan berulang

6. Siswa dibagikan LKS “perkalian sebagai penjumlahan berulang” 7. Siswa mengerjakan LKS “perkalian

sebagai penjumlahan berulang” secara

individu

45 menit

Penutup 1. Siswa bersama guru melakukan kesimpulan dari materi yang telah dipelajari

2. Siswa menutup pelajaran dengan berdoa bersama

I. Penilaian Pembelajaran

1. Teknik penilaian : Tes Tertulis 2. Bentuk instrumen : Uraian

3. Instrumen/soal : tes dalam bentuk LKS (terlampir)

Format kriterian penilaian LKS

No

Soal Kriteria Penskoran Skor

1 - Siswa dapat menyelesaikan dengan benar semua pertanyaan pada setiap poin

- Siswa dapat menyelesaikan semua pertanyaan dengan hasil jawaban benar 2 – 3

- Siswa dapat menyelesaikan semua pertanyaan dengan hasil jawaban benar satu

- Siswa dapat menyelesaikan semua pertanyaan dengan hasil jawaban salah semua

- Siswa tidak menjawab

4 3 2 1 0 2 - Siswa dapat menyelesaikan dengan benar semua

pertanyaan pada setiap poin

- Siswa dapat menyelesaikan semua pertanyaan dengan hasil jawaban benar dua

- Siswa dapat menyelesaikan semua pertanyaan dengan hasil jawaban benar satu

- Siswa dapat menyelesaikan semua pertanyaan dengan hasil jawaban salah semua

- Siswa tidak menjawab

4 3 2 1 0 3 - Siswa dapat menyelesaikan dengan benar semua

pertanyaan pada setiap poin

- Siswa dapat menyelesaikan semua pertanyaan dengan hasil jawaban benar 2 – 3

- Siswa dapat menyelesaikan semua pertanyaan dengan hasil jawaban benar satu

- Siswa dapat menyelesaikan semua pertanyaan dengan hasil jawaban salah semua

- Siswa tidak menjawab

4 3 2 1 0 4 - Siswa dapat menyelesaikan dengan benar semua 3

pertanyaan pada setiap poin

- Siswa dapat menyelesaikan semua pertanyaan dengan hasil jawaban benar dua

- Siswa dapat menyelesaikan semua pertanyaan dengan hasil jawaban benar satu

- Siswa tidak menjawab

2 1 0 5 - Siswa dapat menyelesaikan dengan benar semua

pertanyaan pada setiap poin

- Siswa dapat menyelesaikan semua pertanyaan dengan hasil jawaban benar satu

- Siswa tidak menjawab

2 1 0 Penilaian:

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Satuan Pendidikan : SDN Cempaka Putih 01

Kelas/ Semester : III / I

Mata Pelajaran : Matematika

Pertemuan ke : 2 (dua)

Alokasi Waktu : (2 x 35 menit)

A. Standar Kompetensi

Melakukan operasi hitung bilangan sampai tiga angka

B. Kompetensi Dasar

Melakukan perkalian yang hasilnya bilangan tiga angka dan pembagian bilangan tiga angka

C. Indikator Pembelajaran

1. Menjelaskan sifat identitas operasi hitung dalam perkalian 2. Menghitung operasi perkalian dengan sifat identitas (perkalian 1)

D. Tujuan Pembelajaran

1. Dengan mengamati, siswa mampu menjelaskan sifat identitas operasi hitung perkalian secara tepat

2. Melalui teknik cross-line, siswa mampu menghitung perkalian pada sifat identitas secara teliti dan benar

E. Materi Pembelajaran

Materi : perkalian

F. Metode Pembelajaran

1. Model :cooperative learning

2. Pendekatan :scientific (mengamati, menanya, mencoba, menalar, dan mengkomunikasikan)

3. Metode :demonstrasi, diskusi, tanya jawab, penugasan 4. Teknik :cross-line

G. Media, alat, dan sumber belajar

1. Sumber belajar : buku siswa kelas III

2. Alat dan media :kertas karton, kertas warna, gunting, lem, dan LKS

H. Langkah-langkah Pembelajaran

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi

Waktu

Pendahuluan 1. Siswa dan guru saling mengucapkan salam dan menanyakan kabar

2. Siswa memulai pembelajaran dengan doa bersama

15 menit

Sifat Identitas Pada Perklaian

Sifat identitas dari suatu perkalian ialah apabila terdapat perkalian 1 (satu), maka hasilnya bilangan itu sendiri.

Contoh:

24 = 24

Perkalian 24 dengan 1 hasilnya tetap bilangan 24. Maka perkalian

3. Guru menyampaikan tujuan

pembelajaran dan materi yang akan dipelajari

Kegiatan inti 1. Siswa mengamati contoh cara menghitung perkalian sifat identitas dengan cara cross-line menggunakan potongan kertas katon warna yang ditempelkan di papan tulis

2. Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi soal dan jawaban

3. Setiap siswa mendapatkan satu buah kartu

4. Setiap siswa diberi waktu untuk menghitung soal tentang sifat identitas yang didapat

5. Setelah selesai, siswa mencari pasangan yang mempunyai kartu jawaban yang sesuai dengan jawabannya.

6. Setiap siswa yang mencocokan kartunya sebelum batas waktu akan diberi poin. 7. Siswa diberikan kesempatan untuk

bertanya dan siswa lain diberikan kesempatan untuk menjawab

8. Siswa diberikan LKS “sifat identitas pada perkalian” yaitu

9. Siswa mengerjakan LKS “sifat identitas pada perkalian” secara individu

45 menit

Penutup 1. Siswa dan guru bersama-sama

melakukan kesimpulan dari materi yang

perkalian

2. Siswa menutup pembelajaran dengan doa bersama

I. Penilaian Pembelajaran

1. Teknik penilaian : tes tertulis 2. Bentuk instrumen : uraian

3. Instrumen soal :instrumen dalam bentuk LKS (terlampir)

Format kriteria penilaian LKS

No

Soal Kriteria Penskoran Skor

1a 1b

- Siswa dapat menyelesaikan soal dengan benar dan dapat menghitung dengan cross-line dengan tepat - Siswa dapat menyelesaikan soal dengan benar

tetapi menghitung dengan cross-line kurang tepat - Siswa dapat menyelesaikan soal dengan benar

tetapi salah menghitung dengan cross-line

- Siswa tidak menjawab pertanyaan

3 2 1 0 2a 2b 2c

- Siswa dapat menyelesaikan soal dengan benar dan dapat menghitung dengan cross-line dengan tepat - Siswa dapat menyelesaikan soal dengan benar

tetapi menghitung dengan cross-line kurang tepat - Siswa dapat menyelesaikan soal dengan benar

tetapi salah menghitung dengan cross-line

- Siswa tidak menjawab pertanyaan

3 2 1 0 3a 3b

- Siswa dapat menyelesaikan soal dengan benar dan dapat menghitung dengan cross-line dengan tepat

- Siswa dapat menyelesaikan soal dengan benar tetapi menghitung dengan cross-line kurang tepat - Siswa dapat menyelesaikan soal dengan benar

tetapi salah menghitung dengan cross-line

- Siswa tidak menjawab pertanyaan

2

1

0

Penilaian :

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP Kelas Eksperimen)

Satuan Pendidikan : SDN Cempaka Putih 01

Kelas/ Semester : III / I

Mata Pelajaran : Matematika

Pertemuan ke : 3 (tiga)

Alokasi Waktu : (2 x 35 menit)

A. Standar Kompetensi

Melakukan operasi hitung bilangan sampai tiga angka

B. Kompetensi Dasar

Melakukan perkalian yang hasilnya bilangan tiga angka dan pembagian tiga angka

C. Indikator Pembelajaran

Menghitung operasi perkalian dengan satu bilangan

D. Tujuan Pembelajaran

Dengan menggunakan teknik cross-line, siswa mampu menghitung perkalian dengan satu bilangan dengan teliti dan tepat

E. Materi Pembelajaran

Materi : perkalian

F. Metode Pembelajaran

1. Model : cooperative learning

2. Pendekatan : scientific (mengamati, menanya, mencoba, menalar, dan mengkomunikasikan)

3. Metode : demontrasi, tanya jawab, penugasan

4. Teknik : cross-line

G. Media, alat,dan sumber belajar

1. Sumber belajar : buku siswa kelas III

2. Alat dan media : kertas karton, kertas warna, gunting, lem, dan LKS

H. Langkah-langkah Pembelajaran

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi Waktu

Pendahuluan 1. Siswa bersama guru mengucap salam dan saling mengucap salam.

2. Siswa membuka pelajaran dengan membaca doa bersama

3. Guru menginformasikan dan

menyampaikan tujuan pembelajaran

15 menit Perkalian dengan Satu Bilangan

Contoh :

23 = …

9

6

yang akan dipelajari

Kegiatan inti 1. Siswa mengmati penjelasan guru tentang perkalian dengan satu bilangan

2. Siswa membuat kelompok yang terdiri dari 5 orang

3. Siswa diberikan LKS “perkalian dengan satu bilangan” yaitu , 4. Siswa mengerjakan LKS “perkalian

dengan satu bilangan

5. Siswa mendiskusikan jawaban secara berkelompok

6. Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi

7. Guru dan siswa melakukan refleksi dengan ice breaking

45 menit

penutup 1. Siswa bersama guru melakukan kesimpulan dari materi yang telah dipelajari

2. Siswa menutup pelajaran dengan berdoa bersama

10 menit

I. Penilaian Pembelajaran

Teknik penilaian :tes tertulis Bentuk instrumen : uraian

Format kriterian penilaian LKS

No

Soal Kriteria Penskoran Skor

1a 1b

- Siswa dapat menyelesaikan soal dengan benar dan dapat menghitung dengan cross-line dengan tepat - Siswa dapat menyelesaikan soal dengan benar

tetapi menghitung dengan cross-line kurang tepat - Siswa dapat menyelesaikan soal dengan benar

tetapi salah menghitung dengan cross-line

- Siswa tidak menjawab pertanyaan

3 2 1 0 2a 2b

- Siswa dapat menyelesaikan soal dengan benar dan dapat menghitung dengan cross-line dengan tepat - Siswa dapat menyelesaikan soal dengan benar

tetapi menghitung dengan cross-line kurang tepat - Siswa dapat menyelesaikan soal dengan benar

tetapi salah menghitung dengan cross-line

- Siswa tidak menjawab pertanyaan

3 2 1 0 3a 3b 3c

- Siswa dapat menyelesaikan soal dengan benar dan dapat menghitung dengan cross-line dengan tepat - Siswa dapat menyelesaikan soal dengan benar

tetapi menghitung dengan cross-line kurang tepat - Siswa dapat menyelesaikan soal dengan benar

tetapi salah menghitung dengan cross-line

- Siswa tidak menjawab pertanyaan

3 2 1 0 Penilaian : Nilai =

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP Kelas Eksperimen)

Satuan Pendidikan : SDN Cempaka Putih 01

Kelas/ Semester : III / I

Mata Pelajaran : Matematika

Pertemuan ke : 4 (empat)

Alokasi Waktu : (2 x 35 menit)

A.Standar Kompetensi

Melakukan operasi hitung bilangan sampai tiga angka

B.Kompetensi Dasar

Melakukan perkalian yang hasilnya bilangan tigaangka dan pembagian bilangan tiga angka

C.Indikator Pembelajaran

Menghitung operasi perkalian dua angka

D.Tujuan Pembelajaran

Melalui teknik cross-line, siswa mampu menghitung perkalian dua angka dengan teliti dan tepat

E.Materi Pembelajaran

Materi : perkalian

F. Metode Pembelajaran

1. Model : cooperative learning

2. Pendekatan : scientific (mengamati, menanya, mencoba, menalar, dan mengkomunikasikan)

3. Metode ` : diskusi, tanya jawab, penugasan 4. Teknik : cross-line

G.Media, alat, dan sumber belajar

1. Sumber belajar : buku siswa kelas III

2. Alat dan Media : kartu cross-line, alat tulis, lem dan LKS

H.Langkah-langkah Pembelajaran

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi Waktu

Pendahuluan 1. Siswa bersama guru mengucap salam dan saling mengucap salam.

2. Siswa membuka pelajaran dengan membaca doa bersama

3. Guru menginformasikan dan menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dipelajari

15 menit Perkalian Dua Angka

Contoh :

14 = …

Kegiatan inti 1. Siswa mengamati penjelasan guru tentang perkalian dua bilangan

2. Guru membuat beberapa soal tentang perkalian dua bilangan

3. Siswa dibagikan undian nomor soal dan lembar jawaban

4. Siswa menjawab soal dengan cara

cross-line dengan menempelkan kartu

cross-line yang sesuai jawaban pada lembar jawaban

5. Siswa yang sudah selesai menempelkan jawabannya di papan tulis sesuai dengan soal

6. Guru bersama siswa mengoreksi hasil jawaban siswa

7. Siswa yang menjawab dengan cepat dan tepat akan diberikan poin yang lebih tinggi

45 menit

Penutup 1. Siswa bersama guru melakukan kesimpulan dari materi yang telah dipelajari

2. Siswa menutup pelajaran dengan berdoa bersama

10 menit

I. Penilaian Pembelajaran

1. Teknik penilaian : tes tertulis 2. Bentuk instrumen : uraian

Format kriteria penilaian LKS

No

Soal Kriteria Penskoran Skor

1a 1b 1c

- Siswa dapat menyelesaikan soal dengan benar dan dapat menghitung dengan cross-line dengan tepat - Siswa dapat menyelesaikan soal dengan benar

tetapi menghitung dengan cross-line kurang tepat - Siswa dapat menyelesaikan soal dengan benar

tetapi salah menghitung dengan cross-line

- Siswa tidak menjawab pertanyaan

3 2 1 0 2a 2b

- Siswa dapat menyelesaikan soal dengan benar dan dapat menghitung dengan cross-line dengan tepat - Siswa dapat menyelesaikan soal dengan benar

tetapi menghitung dengan cross-line kurang tepat - Siswa dapat menyelesaikan soal dengan benar

tetapi salah menghitung dengan cross-line

- Siswa tidak menjawab pertanyaan

3

2

1

0

3

- Siswa dapat menyelesaikan soal dengan benar dan dapat menghitung dengan cross-line dengan tepat - Siswa dapat menyelesaikan soal dengan benar

tetapi menghitung dengan cross-line kurang tepat - Siswa dapat menyelesaikan soal dengan benar

tetapi salah menghitung dengan cross-line

- Siswa tidak menjawab pertanyaan

3 2 1 0 Penilaian : Nilai =

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP Kelas Eksperimen)

Satuan Pendidikan : SDN Cempaka Putih 01

Kelas/ Semester : III / I

Mata Pelajaran : Matematika

Pertemuan ke : 5 (lima)

Alokasi Waktu : (2 x 35 menit)

A.Standar Kompetensi

Melakukan operasi hitung bilangan sampai tiga angka

B.Kompetensi Dasar

Melakukan perkalian yang hasilnya bilangan tigaangka dan pembagian bilangan tiga angka

C.Indikator Pembelajaran

1. Menjelaskan sifat komunikaatif pada operasi hitung perkalian 2. Menghitung operasi hitung perkalian pada sifat komunikatif

D.Tujuan Pembelajaran

1. Dengan mengamati penjelasan guru, siswa mampu menjelaskan sifat kkomunikatif pada operasi hitung perkalian dengan tepat

2. Melalui teknik cross-line, siswa mampu menghitung operasi perkalian pada sifat komunikatif dengan teliti dan benar

E.Materi Pembelajaran

1. Materi : perkalian

F. Metode Pembelajaran

1. Model : cooperative learning

2. Pendekatan : scientific (mengamati, menanya, mencoba, menalar, dan mengkomunikasikan)

3. Metode : diskusi, penugasan dan tanya jawab 4. Teknik : cross-line

G.Media, alat, dan sumber belajar

1. Sumber belajar : buku siswa kelas III

2. Alat dan media : kertas karton, kertas warna, gunting, lem, dan LKS

H.Langkah-langkah Pembelajaran

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi Waktu

Pendahuluan 1. Siswa dan guru mengucapkan salam dan saling menanyakan kabar

2. Siswa memulai pembelajaran

dengan doa bersama 15 menit

Sifat Komutatif Pada Perkalian

Sifat komutatif terjadi apabila terdapat dua bilangan cacah yang dikalikan hasilnya tidak akan berubah jika letak kedua bilangan perkalian tersebut dipertukarkan.

Contoh :

=

=

6 = 6

Dari contoh di atas, maka sifat komikatif yaitu

Dokumen terkait