• Tidak ada hasil yang ditemukan

RSUD PANEMBAHAN SENOPATI BANTUL TAHUN 2020

BAB IV RISK REGISTER

RSUD PANEMBAHAN SENOPATI BANTUL TAHUN 2020

NO. Insiden/Kejadian

Dampak Probabili tas Risk Score

Keterangan 1 Ketidaktepatan pemberian

cairan infus 5 5 25 RR. Bakung

2 Insiden kesalahan cara

pemberian obat injeksi 5 5 25 RR. Bakung

3 Insiden kesalahan identifikasi

pemberian obat injeksi 5 5 25 RR. Bakung

4 Insiden DC tidak bisa dilepas 5 5 25 RR. Bakung

5 Insiden flebitis 5 5 25 RR. Bakung

6 Risiko terpapar covid-19 5 5 25 RR. Bakung

7 Dampak ketidaktepatan

screening 5 5 25 RR. Bakung

8 Ketidaktersdiaan APD LEVEL

1-3 5 5 25 RR. Bakung

9 Belum adanya SOP tentang

perpindahn Pasien PDP 5 5 25 RR. Bakung

10 Tabung O2 tidak ada

pengaman 5 5 25 RR. Bakung

11 Gorden tidak pernah diganti 5 5 25 RR. Bakung 12 Pegangan untuk jalan di

ruangan 5 5 25 RR. Bakung

13 Pegangan untuk jalan di

kamar mandi 5 5 25 RR. Bakung

14 Akses vaskuler gagal 5 5 25 Unit Hemodialisa

15 Pembekuan darah di sirkuit

ekstrakorporeal 5 5 25 Unit Hemodialisa

16 Syok hipovolemik 5 5 25 Unit Hemodialisa

17 Risiko jatuh pada saat Pasien

di kamar mandi 5 5 25 Unit Hemodialisa

21 Petugas terpapar Penyakit

menular seperti Covid 19 5 5 25 Instalasi Radiologi 22 Memegang Berkas syarat

penjaminan dari Pasien 5 5 25 Instalasi

Rehabilitasi Medik 23 Kontak fisik dengan Pasien 5 5 25 Instalasi

Rehabilitasi Medik 24 Memegang Berkas syarat

penjaminan dari Pasien 5 5 25 Instalasi

Rehabilitasi Medik 25 Mengganti handscoon sekali

pakai 5 5 25 Instalasi

Rehabilitasi Medik 26 Pemakaian modalitas yang

kontak langsung dengan Pasien

5 5 25 Instalasi

Rehabilitasi Medik

27 Keluarga Pasien yang

menunggu di ruang tindakan 5 5 25 Instalasi

Rehabilitasi Medik 28 Mengganti handscon sekali

pakai 5 5 25 Instalasi

Rehabilitasi Medik 29 Memegang berkas

penjaminan Pasien 5 5 25 Instalasi

Rehabilitasi Medik 30 Kontak fisik dengan Pasien 5 5 25 Instalasi

Rehabilitasi Medik 31 Mengganti handscoon sekali

pakai 5 5 25 Instalasi

Rehabilitasi Medik 32 Kontak fisik dengan Pasien

terutama dalam mulut Pasien 5 5 25 Instalasi

Rehabilitasi Medik 33 Tindakan dengan Pasien yang

mengharuskan buka masker 5 5 25 Instalasi

Rehabilitasi Medik

34 Memegang berkas

penjaminan Pasien 5 5 25 Instalasi

Rehabilitasi Medik 35 Risiko paparan Pasien

covid-19 5 5 25 Poliklinik

36 Kepatuhan Perawat / Perawat Gigi / Bidan dalam

melakukan Asesmen Awal Rawat Jalan

5 5 25 Poliklinik

37 Kesalahan pemberian barcode 5 5 25 Poliklinik

38 Kelengkapan SOAP 5 5 25 Poliklinik

39 Waktu tunggu Pasien yang

akan rawat inap dari PPRI 5 5 25 Poliklinik 40 Insiden kesalahan pemberian

cairan infus 4 5 20 RR. Bakung

41 Insiden kesalahan cara pemberian obat oleh Mahasiswa

4 5 20 RR. Bakung

42 risiko infeksi decubitus 4 5 20 RR. Bakung 43 Risiko infeksi penularan

penyakit airbone 4 5 20 RR. Bakung

44 Insiden risiko penularan

infeksi melalui alat medis 4 5 20 RR. Bakung 45 Insiden tertimpa tabung gas

medis 4 5 20 RR. Bakung

46 Insiden salah menuliskan

resep 4 5 20 RR. Bakung

47 Tertusuk benda

tajam/terkena cairan tubuh Pasien

4 5 20 RR. Bakung

48 Kunci roda tempat tidur

rusak 4 5 20 RR. Bakung

49 Side rail tempat tidur tidak kuat

4 5 20 RR. Bakung

50 Tempat tidur tidak ada double krank (untiran)

4 5 20 RR. Bakung

51 Pencahayaan kurang

memadai 5 4 20 RR. Bakung

52 Risiko penularan Airbone

Disease Dan COVID - 19 4 5 20 Unit Hemodialisa 53 Hambatan dalam

pengentryan data barcode Pasien karena proses mutasi data yang tidak sesuai

standar

5 4 20 Instalasi Gizi

54 Petugas pendaftaran terpapar

penyakit covid 4 5 20 Instalasi Radiologi

60 Tingkat keberhasilan

pemasangan infus pada anak 4 5 20 Poliklinik 61 Waktu tunggu Pasien di

poliklinik 4 5 20 Poliklinik

62 Kesalahan obat karena banyak obat yang mirip (LASA)

4 5 20 Instalasi Farmasi

63 Belum ada pintu finger print

di ruang filing 5 4 20 Instalasi Rekam

Medis 64 Risiko penularan infeksi

terkait tidak tersedia ruang ganti APD

4 4 16 RR. Alamanda

65 Dinding jebol 4 4 16 RR. Bakung

66 Kejadian Pasien jatuh 4 4 16 RR. Cempaka

67 Kesalahan pelepasan APD 4 4 16 RR. Dahlia

68 Mesin rusak saat tindakan

HD 4 4 16 Unit Hemodialisa

69 risiko terjadinya paparan

virus Covid-19 4 4 16 RR. Mawar

70 Ketidakpatuhan

pendokumentasian lembar infus, edukasi, pemberian obat, risiko jatuh, readback

4 4 16 RR. Mawar

71 Pramusaji belum

mencocokkan barcode diit dengan gelang identitas Pasien pada saat menyajikan makanan

4 4 16 Instalasi Gizi

72 Pembacaan hasil foto lama

karena di luar jam kerja 4 4 16 Instalasi Radiologi

73 Bed gyn rusak 4 4 16 Ruang Bersalin

74 Riwayat bepergian Pasien 4 4 16 Instalasi

Rehabilitasi Medik 75 Sosial distancing petugas 4 4 16 Instalasi

Rehabilitasi Medik 76 Sosial distancing petugas 4 4 16 Instalasi

Rehabilitasi Medik 77 Penjemputan jenazah dari

Rumah Sakit oleh BPBD untuk dimakamkan

4 4 16 Unit Pemulasaran

Jenazah

78 Kepatuhan screening Pasien di dahulukan pelayanan di Rawat Jalan berdasarkan EWS

4 4 16 Poliklinik

79 Identifikasi Pasien sebelum

tindakan invasive 4 4 16 Poliklinik

80 Kepuasan pelanggan /

Quesioner 4 4 16 Poliklinik

81 Jumlah kejadian tertusuk

jarum suntik bekas 4 4 16 Poliklinik

82 Kepatuhan petugas

melakukan screening awal pada Pasien dengan

penempelan checklist pink

4 4 16 Poliklinik

83 Insiden stop kontak lepas 4 4 16 RR. Bougenvile 84 Kekuatan obat dengan zat

aktif sama sangat bervariasi 4 4 16 Instalasi Farmasi

85 Obat mendekati kadaluarsa

tidak terdeteksi 4 4 16 Instalasi Farmasi

86 Peralatan transport obat

(troli, cool box) tidak memadai 4 4 16 Instalasi Farmasi 87 Obat yang disiapkan tidak

sesuai dengan resep Dokter 4 4 16 Instalasi Farmasi 88 Di farmasi rawat jalan tidak

ada loket khusus untuk pasien airbone

4 4 16 Instalasi Farmasi

89 Insiden INOS 4 4 16 Instalsi ICU

90 Ketidaktepatan pemasangan pengaman tabung oksigen di ruang isolasi

4 4 16 RR. Nusa Indah

91 Kelengkapan form IGD 4 4 16 Instalasi Rekam

Medis

97 Insiden kesalahan rencana

tindakan 3 5 15 RR. Bakung

98 Staf medis datang tidak tepat

waktu 3 5 15 RR. Bakung

99 Petugas / Perawat kurang

ramah 3 5 15 RR. Bakung

100 Kamar mandi tidak bersih /

bau 3 5 15 RR. Bakung

101 I phone rusak 5 3 15 RR. Bakung

102 Kursi roda tidak ada injakan

kaki 5 3 15 RR. Bakung

103 Pengunci roda pada kursi

roda dol 5 3 15 RR. Bakung

104 Lantai licin 3 5 15 RR. Bakung

105 Pengiriman barang atau makanan dari keluarga Pasien

3 5 15 RR. Dahlia

106 Infus blong saat tindakan

wash / obat 3 5 15 Unit Hemodialisa

107 Kurang tangapnya driver jika ada kerusakan tidak

melaporkan segera untuk perbaikan

5 3 15 Unit Kendaraan

Dinas

108 Petugas pengolah belum memakai APD dengan benar dan lengkap

3 5 15 Instalasi Gizi

109 Kesalahan identifikasi anatomis Pasien saat pemeriksaan foto

5 3 15 Instalasi Radiologi

110 Risiko penularan covid 19 5 3 15 Ruang Bersalin

111 AC bocor 3 5 15 Ruang Bersalin

112 Riwayat sakit Pasien (panas,batuk, pilek sesak nafas)

5 3 15 Instalasi

Rehabilitasi Medik

113 APD tidak lengkap pada saat

menangani jenazah 5 3 15 Unit Pemulasaran

Jenazah 114 Pencatatan obat tidak

dilakukan dengan benar 3 5 15 Instalasi Farmasi 115 Insiden tersumbatnya jalan

nafas pada pasien terintubasi 5 3 15 Instalsi ICU

116 Kejadian KTD di assembling 5 3 15 Instalasi Rekam Medis

117 Insiden kesalahan pemberian

informasi tentang tindakan 4 3 12 RR. Bakung 118 Kesalahan pemeriksaan

laboratorium (spesimen, orang dan pengantar)

3 4 12 RR. Cempaka

119 Lift sering rusak 3 4 12 RR. Cempaka

120 Kurangnya handrub 4 3 12 RR. Cempaka

121 Transmisi berkas atau

jaminan Pasien 3 4 12 RR. Dahlia

122 Transmisi pada saat

pengiriman sampel 3 4 12 RR. Dahlia

123 Risiko penularaan melalui

transmisi kontak 3 4 12 Unit Hemodialisa

124 Mundur jadwal kemo 4 3 12 Unit Onkologi

125 Belum ada jadwal

pemeliharaan Brankar 4 3 12 Unit Kendaraan

Dinas 126 Ketidakpatuhan petugas

dalam pengelolaan Pasien pulang

4 3 12 RR. Mawar

127 Penggunaan alat persiapan tidak sesuai aturan yang telah disepakati

3 4 12 Instalasi Gizi

128 Persiapan sayuran belum sesuai dengan teknik persiapan sayuran yang benar

3 4 12 Instalasi Gizi

129 Petugas pengolah tidak

mencuci tangan saat memulai kegiatan pengolahan

3 4 12 Instalasi Gizi

130 Petugas pengolah banyak

berbicara saat pengolahan 3 4 12 Instalasi Gizi

135 Quality Kontrol belum berjalan dengan baik saat pemorsian

3 4 12 Instalasi Gizi

136 Petugas distribusi belum melakukan cuci tangan sebelum menyajikan makanan kepada Pasien

3 4 12 Instalasi Gizi

137 Insiden mati listrik saat

operasi 3 4 12 IBS

138 Kecemasan petugas karena banyaknya antrian Pasien sehingga kurang fokus

3 4 12 Instalasi Radiologi

139 Pelayanan lama di

pendaftaran 3 4 12 Instalasi Radiologi

140 Pelayanan lama karena SIM

error 4 3 12 Instalasi Radiologi

141 Ruangan yang terlalu sempit dan kurang ideal karena banyak peralatan yang di letakkan di ruangan tersebut.

3 4 12 Instalasi Radiologi

142 Pelayanan lama karena ruang pendaftaran dan penyerahan hasil masih jadi satu

3 4 12 Instalasi Radiologi

143 Pelayanan lama karena hasil yang sudah jadi tidak segera diserahkan kepada Pasien

3 4 12 Instalasi Radiologi

144 Pertolongan persalinan covid 4 3 12 Ruang Bersalin 145 Kesalahan pengaturan

tetesan infus 3 4 12 Ruang Bersalin

146 Partus di luar tirai saat 3 4 12 Ruang Bersalin

Pasien penuh 147 Korden terciprat

darah/cairan ketuban 3 4 12 Ruang Bersalin

148 Gunting tidak tajam 3 4 12 Ruang Bersalin

149 Insiden keterlambatan

penentuan status covid 3 4 12 RR. Teratai

150 Insiden kelalaian observasi

Pasien covid 4 3 12 RR. Teratai

151 Kesadaran pemakaian APD 4 3 12 Unit Pemulasaran Jenazah

152 Kepatuhan APD untuk Pasien dengan penularan Airbon / Infeksi tinggi

3 4 12 Poliklinik

153 Kepatuhan Pasien klinik paru menggunakan APD masker dari screening awal

3 4 12 Poliklinik

154 Risiko infeksi penyakit menular (TB, B20, Herpes, Syifilis) di poliklinik PPRI

3 4 12 Poliklinik

155 Risiko tertular penyakit Pasien rawat jalan di PPRI dalam satu ruangan dengan petugas

3 4 12 Poliklinik

156 Kesalahan pemberian barcode

sample lab 4 3 12 RR. Bougenvile

157 Insiden kesalahan kelengkapan persiapan operasi

3 4 12 RR. Bougenvile

158 Kesalahan tidak terpasang

gelang pada pasien 3 4 12 RR. Bougenvile

159 Risiko infeksi decubitus 4 3 12 RR. Melati 160 Risiko kurang kejelasan

informasi BPJS 3 4 12 RR. Melati

161 Insiden sampel darah sering

lisis 4 3 12 RR. Melati

162 Penyimpanan obat tidak

FEFO 3 4 12 Instalasi Farmasi

163 Tempat penyiapan obat

belum sesuai standar 3 4 12 Instalasi Farmasi

164 Pengkajian resep tidak

dilakukan 3 4 12 Instalasi Farmasi

dari bangsal masuk ke dalam farmasi rawat inap sehingga ruangan semakin penuh

169 Kurang teliti dalam telaah obat (resep pasien rawat inap) karena terburu diambil oleh bangsal

3 4 12 Instalasi Farmasi

170 Petugas bangsal tidak melakukan pengecekan dalam serah terima obat pasien rawat inap sehingga kesalahan pengambilan obat baru terdeteksi di bangsal

3 4 12 Instalasi Farmasi

171 Infus untuk resep pasien rawat inap diletakkan di luar sehingga berisiki: hilang, terkena panas dan terkena hujan sehingga berisiki rusak

3 4 12 Instalasi Farmasi

172 Insiden kesalahan pemberian dosis titrasi obat dalam syring pump

4 3 12 Instalsi ICU

173 Luka bakar akibat

pemasangan injeksi cairan pekat

3 4 12 Instalsi ICU

174 Penyimpanan berkas RM

misfile 4 3 12 Instalasi Rekam

Medis 175 Proses retensi dan

pemusnahan berkas RM 3 4 12 Instalasi Rekam

Medis 176 Respontime penyediaan

berkas IGD 4 3 12 Instalasi Rekam

Medis

177 Kelengkapan informed consent 4 3 12 Instalasi Rekam

Medis 178 Kehilangan ATK dan sarana

lainnya 3 4 12 Instalasi Rekam

Medis 179 Petugas terkena debu di

bagian retensi, filing 3 4 12 Instalasi Rekam Medis

180 Tertular penyakit pasien melalui udara saat

pendaftaran

4 3 12 Instalasi Rekam

Medis

181 Kehilangan berkas klaim 4 3 12 Instalasi Rekam Medis

182 Penggabungan berkas klaim 1

episode 3 4 12 Instalasi Rekam

Medis

183 Kasus TLB, panding 3 4 12 Instalasi Rekam

Medis 184 Petugas kurang teliti

menambah form tambahan 3 4 12 Instalasi Rekam Medis

185 Pendaftaran tidak sesuai

antrian, banyak titipan 3 4 12 Instalasi Rekam Medis

186 Pelayanan SKM lama 4 3 12 Instalasi Rekam

Medis

187 Ruang admisi yang sempit 3 4 12 Instalasi Rekam Medis

188 Belum ada lift RM 3 4 12 Instalasi Rekam

Medis

189 Ruang TPP IGD yang sempit 3 4 12 Instalasi Rekam Medis

190 Pemasangan lampu di ruang

filing yang kurang tepat 4 3 12 Instalasi Rekam Medis

191 Monitor pengumuman di

pendaftaran 3 4 12 Instalasi Rekam

Medis 192 Insiden kesalahan pemberian

tranfusi darah 5 2 10 RR. Bakung

193 Insiden alergi tranfusi darah 2 5 10 RR. Bakung 194 Insiden vena sering pecah

saat pemasangan infus 2 5 10 RR. Bakung

195 Insiden kesalahan pemberian

jenis diit 2 5 10 RR. Bakung

196 Pemeriksaan CT scan terlalu

lama 2 5 10 RR. Bakung

202 APD yang tidak sesuai

standar 5 2 10 RR. Dahlia

203 Risiko Kejadian terkena aliran listrik karena stopkontak lepas

5 2 10 RR. Mawar

204 Proses penerimaan bahan makanan belum sesuai standar

2 5 10 Instalasi Gizi

205 Risiko terpapar covid akibat dari pelepasan APD yang salah

5 2 10 RR. Teratai

206 Insiden kehabisan APD dalam

menghadapai Covid 19 5 2 10 RR. Bougenvile

207 Pelabelan obat tidak lengkap 2 5 10 Instalasi Farmasi 208 Risiko terpapar obat

sitostatika 5 2 10 Instalasi Farmasi

209 Kehilangan berkas RM 5 2 10 Instalasi Rekam

Medis 210 Kehilangan data karena

komputer rusak 5 2 10 Instalasi Rekam

Medis

211 Kehilangan berkas klaim 5 2 10 Instalasi Rekam Medis

212 Insiden tertusuk ampul 3 3 9 RR.Alamanda,RR

Bakung 213 Insiden kesalahan waktu

pemberian obat 3 3 9 RR.Alamanda,RR

Bakung,RR.

Melati, Instalsi ICU

214 Insiden kesalahan

pencampuran obat 3 3 9 RR. Bakung

215 Insiden kurangnya mobilisasi 3 3 9 RR. Bakung 216 Kesalahan jenis pemeriksaan 3 3 9 RR. Bakung

rongent

217 Bahaya radiasi komputer 3 3 9 RR. Bakung

218 Petugas tidak fokus/ optimal karena lingkungan yang ramai

3 3 9 RR. Bakung

219 Ketidaksiapan Alat-alat medis 3 3 9 RR. Bakung 220 Risiko Pasien terlewatkan

tidak mendapatkan diet/ gizi 3 3 9 RR. Bakung

221 Insiden nyeri pada Pasien

dengan dower kateter 3 3 9 RR. Cempaka

222 Kejadian dekubitus 3 3 9 RR. Cempaka

223 Insiden infus blong 3 3 9 RR. Cempaka

224 Kesalahan tidak terpasang

gelang pada Pasien 3 3 9 RR. Cempaka

225 Pasien sendirian, tidak ada

penunggu 3 3 9 RR. Cempaka

226 DPJP tidak visite 3 3 9 RR. Cempaka

227 Komputer error 3 3 9 RR. Cempaka

228 Insiden nurse call error/mati 3 3 9 RR. Cempaka

229 Sprei habis 3 3 9 RR. Cempaka

230 Nurse station tidak ada petugas

3 3 9 RR. Cempaka

231 Kesadaran pengunaan

masker Pasien kurang 3 3 9 RR. Cempaka

232 Aturan dari PPI belum jelas dan belum di seragamkan tentang penggunaan APD

3 3 9 RR. Cempaka

233 Terpapar bahan infeksius dan

benda tajam habis pakai 3 3 9 CSSD

234 Transmisi pemakaian alat 3 3 9 RR. Dahlia 235 Risiko bak sampah medis

penuh 3 3 9 RR. Dahlia

236 Ban Ambulance Bocor/Kempes 3 3 9 Unit Kendaraan Dinas

237 Kesalahan identifikasi Pasien

saat pendaftaran 3 3 9 Instalasi Radiologi

238 Printer rusak sehingga hasil

tidak bisa tercetak 3 3 9 Instalasi Radiologi

Pasien

244 Meningkatkan 3S (Senyum , Salam, Sapa) kepada Pasien untuk mengurangi adanya komplain Pasien

3 3 9 Poliklinik

245 Angka kejadian jatuh 3 3 9 Poliklinik

246 Kepatuhan screening Pasien

dengan Risiko jatuh tinngi 3 3 9 Poliklinik 247 Kesalahan penyerahan

rongen saat pulang 3 3 9 RR. Bougenvile

248 Kesalahan pemberian obat

tidak sesuai jadwal 3 3 9 RR. Bougenvile

249 Insiden bed rail lepas 3 3 9 RR. Bougenvile

250 Insiden atap ruangan bocor 3 3 9 RR. Bougenvile 251 Insiden engsel pintu lepas 3 3 9 RR. Bougenvile 252 Risiko kurangnya tenaga

perawat 3 3 9 RR. Melati

253 Risiko kesalahan penandaan

area operasi 3 3 9 RR. Melati

254 Risiko ketidak tepatan dalam mengukur balance cairan pada anak anak

3 3 9 RR. Melati

255 Risiko operan jaga tidak tersampaikan dgn tepat pada shift berikutnya

3 3 9 RR. Melati

256 Suhu tempat penyimpanan obat tidak sesuai dengan stabilitas obat

3 3 9 Instalasi Farmasi

257 Kesalahn peletakan obat high

alert 3 3 9 Instalsi ICU

258 Insiden kurangnya

pengecekan cuff ET/TT 3 3 9 Instalsi ICU

259 Risiko komplain berhubungan dengan

kurangnya ventilasi udara di ruang geriatri

3 3 9 RR. Nusa Indah

260 Peminjaman berkas RM

penelitian banyak 3 3 9 Instalasi Rekam

Medis 261 Penyimpanan berkas RM

kurang rapi 3 3 9 Instalasi Rekam

Medis 262 Pengembalian berkas RM

rawat inap tidak tepat/ tidak lengkap

3 3 9 Instalasi Rekam

Medis

263 Permohonan data penelitian

banyak 3 3 9 Instalasi Rekam

Medis 264 Pembatasan jumlah pasien

perjanjian 3 3 9 Instalasi Rekam

Medis

265 Terkena radiasi komputer 3 3 9 Instalasi Rekam Medis

266 Pendaftaran lama, SIM eror 3 3 9 Instalasi Rekam Medis

267 Pendaftaran lama, aplikasi

SEP eror 3 3 9 Instalasi Rekam

Medis 268 Nomer antrian macet,

sehingga panggilan manual 3 3 9 Instalasi Rekam Medis

269 Pendaftaran dibatasi karena

dokter ada kepentingan 3 3 9 Instalasi Rekam

Medis 270 Petugas pendaftaran tidak

ramah, tidak kooperatif 3 3 9 Instalasi Rekam Medis

271 Lantai rusak 3 3 9 Instalasi Rekam

Medis

272 Pintu ruang distribusi rusak 3 3 9 Instalasi Rekam Medis

273 Speaker TPPRJ rusak 3 3 9 Instalasi Rekam

Medis 274 Ruang filing aktif yang tidak

sentral/terpisah 3 3 9 Instalasi Rekam

Medis 275 Kesalahan penempelan

barcode 2 4 8 RR. Cempaka

276 Kesalahan pemberian obat

tidak sesuai jadwal 2 4 8 RR. Cempaka

277 Air oksigen tidak diganti 2 4 8 RR. Cempaka

284 risiko penularan secara

airbon 4 2 8 RR. Dahlia

285 Risiko transmisi di ruang transit pada saat pelepasan APD

4 2 8 RR. Dahlia

286 Brankar rusak 2 4 8 Unit Onkologi

287 Tabung o2 jatuh 4 2 8 Unit Onkologi

288 Ekstravaksasi 4 2 8 Unit Onkologi

289 Paparan radiasi 4 2 8 Unit Onkologi

290 Kesalahan teknik pemberian

obat kemo 4 2 8 Unit Onkologi

291 Insiden terjadinya miss komunikasi antar perawat/

handover antar perawat

4 2 8 RR. Mawar

292 Insiden kesalahan

pengambilan sample darah 4 2 8 RR. Mawar

293 Ketidakpatuhan Petugas Security di dalam jam

kunjung Pasien melalui pintu gerbang

2 4 8 RR. Mawar

294 Kebersihan ruang

penyimpanan basah dan kering kurang

2 4 8 Instalasi Gizi

295 Petugas pengolah tidak mengolah makanan sesuai standar resep

2 4 8 Instalasi Gizi

296 Semua makanan belum dilakukan uji citarasa sebelum pemorsian

2 4 8 Instalasi Gizi

297 Air kran mati 2 4 8 IBS

298 Petugas terpapar radiasi layar

monitor 2 4 8 Instalasi Radiologi

299 Komputer Pelayanan lambat

sehingga hasilnya terhambat 4 2 8 Instalasi Radiologi 300 Kursi plastik mudah pecah 2 4 8 Ruang Bersalin 301 Risiko kekurangan ruangan

isolasi non covid 2 4 8 RR. Teratai

302 Risiko kekurangan hazmat karena peningkatan jumlah Pasien covid

4 2 8 RR. Teratai

303 Keterlambatan pengambilan jenazah dibangsal/IGD dan pengantaran jenazah ke rumah duka

4 2 8 Unit Pemulasaran

Jenazah

304 Insiden terpapar visrus covid

19 dari pasien 4 2 8 RR. Bougenvile

305 Insiden Terpapar virus dari lingkungan atau transmisi lokal

4 2 8 RR. Bougenvile

306 Insiden Kejatuhan Plafon 4 2 8 RR. Bougenvile

307 Insiden WC bocor 2 4 8 RR. Bougenvile

308 Insiden suhu ruang obat

tidak sesuai standar 2 4 8 RR. Bougenvile

309 Risiko pasien jatuh 4 2 8 RR. Melati

310 Polusi udara karena limbah

kamar mandi yang naik 2 4 8 RR. Melati

311 Risiko tertular infeksi tb atau

hiv 4 2 8 RR. Melati

312 Penyimpanan Obat LASA (NORUM) tidak dipisah/ tidak ditandai

4 2 8 Instalasi Farmasi

313 Penyimpanan obat high alert tidak dipisah / tidak di tandai

4 2 8 Instalasi Farmasi

314 Lokasi Penyimpanan elektrolit

pekat tidak dibatasi 4 2 8 Instalasi Farmasi

315 Obat di troli emergensi tidak

lengkap 4 2 8 Instalasi Farmasi

316 Pengantaran obat dilakukan oleh petugas yang tidak berwenang

2 4 8 Instalasi Farmasi

317 Petugas farmasi berisiki tertular penyakit dari resep

yang masuk 4 2 8 Instalasi Farmasi

323 Risiko komplain karena AC

sering rusak 2 4 8 RR. Nusa Indah

324 Risiko jatuh pasien Geriatri

karena lantai licin 2 4 8 RR. Nusa Indah

325 Risiko kesalahan

penyimpanan obat karena belum ada loker obat

4 2 8 RR. Nusa Indah

326 Risiko penularan penyakit air bone berhubungan dengan alur masuk dan transportasi pasien TB melewati depan nurse station

4 2 8 RR. Nusa Indah

327 Risiko penularan infeksi terkait ruang ganti APD yang masih satu pintu untuk masuk dan keluar dari ruang isolasi

4 2 8 RR. Nusa Indah

328 Salah daftar pasien, nama

tidak sesuai SEP 4 2 8 Instalasi Rekam

Medis

329 Elektronik Rekam Medis 4 2 8 Instalasi Rekam

Medis

330 Kehilangan CCTV 4 2 8 Instalasi Rekam

Medis

331 Banyak nyamuk di TPP 2 4 8 Instalasi Rekam

Medis

332 Karyawan pindah/pensiun 4 2 8 Instalasi Rekam Medis

333 Berkas RM tidak diambil 4 2 8 Instalasi Rekam Medis

334 Titipan daftar lewat APM 2 4 8 Instalasi Rekam

Medis 335 Insiden kesalahan pemberian

obat 3 2 6 RR. Alamanda

336 Insiden infus blong/Insiden salah pengaturan tetesan infus

3 2 6 RR. Alamanda,

RR. Melati

337 Insiden salah penggunaan

gelang identitas 3 2 6 RR. Alamanda

338 Insiden kesalahan persiapan tindakan penunjang OMD, CIL, APENDICIGRAM COLONOSCOPY

3 2 6 RR. Bakung

339 Insiden Pasien jatuh 3 2 6 RR. Bakung,RR

Mawar,Instansi ICU

340 Insiden kesalahan sampling 3 2 6 RR. Bakung 341 Insiden kesalahan identifikasi

Pasien pada saat pengambilan sample

3 2 6 RR. Bakung

342 Insiden ketidaktepatan teknik

pengambilan sample darah 3 2 6 RR. Bakung

343 Kesalahan pembuangan antara sampah medis dan sampah non medis

3 2 6 RR. Bakung

344 Kamar mandi terlalu jauh 2 3 6 RR. Bakung

345 Kesalahan penyerahan

rongen pada Pasien 3 2 6 RR. Cempaka

346 Reaksi tranfusi 3 2 6 RR. Cempaka

347 Tidak jelas saat operan/miss

komunikasi Perawat 2 3 6 RR. Cempaka

348 Insiden ternit bocor 3 2 6 RR. Cempaka

349 Belum ada wi-fi ruangan 2 3 6 RR. Cempaka

350 Insiden suhu ruang obat

tidak sesuai standar 2 3 6 RR. Cempaka

351 Insiden engsel pintu lepas 2 3 6 RR. Cempaka 352 Screening IGD kurang tepat 3 2 6 RR. Cempaka 353 Risiko inos sesama nakes 3 2 6 RR. Dahlia 354 Disinfektan linen yang tidak

teratur 2 3 6 RR. Dahlia

terlindungi jika hujan .

360 Filter Ambulance yang kotor 3 2 6 Unit Kendaraan Dinas

361 Insiden kesalahan cara

pemberian obat 3 2 6 RR. Mawar

362 Insiden kurangnya pemberian informasi perawatan post operasi

3 2 6 RR. Mawar

363 Insiden tulisan nama Pasien di gelang hilang atau tidak jelas

2 3 6 RR. Mawar

364 risiko Infeksi luka operasi 3 2 6 RR. Mawar 365 risiko infeksi luka dekubitus 3 2 6 RR. Mawar 366 Insiden pemberian markside

area oleh DPJP 3 2 6 RR. Mawar

367 Insiden Closed tersumbat 3 2 6 RR. Mawar

368 Alat pengukur suhu sering

rusak 3 2 6 Instalasi Gizi

369 Makanan yang di sajikan belum bisa memenuhi sesuai standar diit

3 2 6 Instalasi Gizi

370 Gangguan mata karena penglihatan terfokus pada layar monitor dalam waktu lama

3 2 6 Instalasi Radiologi

371 Partus di Ruang Mawar atau

Dahlia 3 2 6 Ruang Bersalin

372 Risiko kesalahan screening

covid 3 2 6 Ruang Bersalin

373 Risiko tertusuk jarum waktu

heacting 3 2 6 Ruang Bersalin

374 Pasien tidak memakai gelang

identitas/tulisan tidak jelas 3 2 6 Ruang Bersalin

375 Kesalahan dosis pemberian

obat 3 2 6 Ruang Bersalin

376 Risiko tertusuk ampul 3 2 6 Ruang Bersalin

377 Alat-alat medis eror/ rusak 3 2 6 Ruang Bersalin 378 Komputer dan jaringan

internet eror dan lambat 2 3 6 Ruang Bersalin 379 Keluarga Pasien menginjak

pecahan ampul, darah dan ketuban

3 2 6 Ruang Bersalin

380 Partus set tidak lengkap 2 3 6 Ruang Bersalin

381 Oksigen habis 3 2 6 Ruang Bersalin

382 Jam dinding mati 3 2 6 Ruang Bersalin

383 Lampu mati 3 2 6 Ruang Bersalin

384 Risiko terkena aliran listrik 3 2 6 Ruang Bersalin 385 Risiko jatuh lantai licin dan

lantai usang 2 3 6 Poliklinik

386 Risiko jatuh pada Pasien pre

op lansia di poli umum 2 3 6 Poliklinik

387 Risiko jatuh Pasien jiwa 2 3 6 Poliklinik

388 Insiden nurse call error 2 3 6 RR. Bougenvile 389 Risiko kehilangan barang

atau fasilitas karena tidak ada kunci pintu depan

3 2 6 RR. Melati

390 Risiko infeksi plebitis 2 3 6 RR. Melati

391 Risiko tertimpanya pintu loker obat pasien pada petugas

3 2 6 RR. Melati

392 Risiko tertukarnya barkot

pasien di obat pasien 3 2 6 RR. Melati

393 Kurangnya komunikasi

antara dokter dan pasien 3 2 6 RR. Melati 394 Risiko kesalahan pemberian

dosis antibiotik 2 3 6 RR. Melati

395 Kesalahan dalam

pemanggilan pasien operasi dari ok

2 3 6 RR. Melati

400 Risiko debu masuk di bangsal

saat konstruksi 2 3 6 RR. Melati

401 Risiko kesalahan/ miss komunikasi saat hand over Perawat

2 3 6 RR. Melati

402 Risiko salah mengambil bed

pasien saat post operasi 3 2 6 RR. Melati

403 Obat recall dan retur PBF belum ditarik

3 2 6 Instalasi Farmasi

404 Obat yang diminta dalam resep sering tidak tersedia karena obat yang diminta tidak sesuai formularium

2 3 6 Instalasi Farmasi

405 Insiden kesalahan seting

ventilator 3 2 6 Instalsi ICU

406 Insiden kesalahan cairan

pengencer obat 3 2 6 Instalsi ICU

407 Ketidakpatuhan waktu

minum obat oral 3 2 6 RR. Nusa Indah

408 Ketidak tepatan pemberian

obat oral/ injeksi dari apotek 3 2 6 RR. Nusa Indah

409 Persediaan baju ganti untuktindakan di ruang isolasi masih sering kosong

3 2 6 RR. Nusa Indah

410 Risiko mis komunikasi berhubungan dengan pemberian edukasi melalui aiphone pasien

3 2 6 RR. Nusa Indah

411 Salah mengantar berkas RM 3 2 6 Instalasi Rekam Medis

412 Pendaftaran pasein haji lama

karena register manual 3 2 6 Instalasi Rekam

Medis 413 SEP rujukan pasien pada shif

malam 3 2 6 Instalasi Rekam

Medis 414 Keterlambatan pengiriman

laporan ektern 3 2 6 Instalasi Rekam

Medis 415 Gangguan pinggang/LBP

sering membawa berkas RM banyak

3 2 6 Instalasi Rekam

Medis

416 Insiden Kesalahan pemberian

tranfusi darah 5 1 5 RR. Alamanda

417 Insiden bayi tertukar 5 1 5 RR. Alamanda

418 Insiden Pasien (bayi) jatuh

dari bed 5 1 5 RR. Alamanda

419 Tertimpa tabung O2 5 1 5 RR. Alamanda

420 Terpeleset karena lantai licin

saat memandikan bayi 5 1 5 RR. Alamanda

421 Risiko tertular covid-19 5 1 5 RR. Cempaka

422 Handrub tidak di pasang di

setiap bed Pasien 5 1 5 RR. Cempaka

setiap bed Pasien 5 1 5 RR. Cempaka

Dokumen terkait