Pola ruang adalah distribusi peruntukan ruang dalam suatu wilayah yang meliputi peruntukan ruang untuk fungsi lindung dan peruntukan ruang untuk fungsi budi daya. Pola ruang wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu merupakan bentuk hubungan antar berbagai aspek sumberdaya. Pola ruang wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu meliputi kawasan lindung, kawasan budidaya, kawasan strategis.
1. Kawasan Lindung
• Kawasan Hutan Lindung
Pengelolaan kawasan hutan lindung bertujuan untuk mencegah terjadinya erosi, bencana banjir, sedimentasi dan menjaga fungsi hidrolik tanah untuk menjamin kelestarian unsur hara tanah, air tanah dan air permukaan. Kawasan hutan lindung yang ada di Kabupaten Ogan Komering Ulu yaitu Hutan Lindung Bukit Nanti dengan luas 55.698 ha (11,6%) yang tersebar di Kecamatan Ulu Ogan, Muara Jaya, Pengandonan dan Lengkiti.
• Kawasan Perlindungan Setempat
Kawasan perlindungan setempat meliputi Kawasan Sempadan Sungai, Kawasan Sempadan Mata Air, Kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Kawasan sempadan sungai meliputi sempadan sungai besar dan kecil yang masuk dalam Daerah Aliran Sungai Ogan dan Lengkayap dengan total luas 39.246 ha. Kondisi sempadan Sungai Ogan di kawasan perkotaan Baturaja sebagian sudah mulai tertata, namun di bagian lain banyak dipergunakan sebagai tempat bermukim dan aktivitas ekonomi. Fenomena ini perlu mendapat perhatian karena berakibat pada degradasi kualitas dan debit aliran Sungai Ogan. Sementara Ruang Terbuka Hijau (RTH) perkotaan dialokasikan seluas 30% dari total luas kawasan perkotaan. Kondisi RTH perkotaan saat ini harus mulai ditata sesuai ketentuan agar ke depan permasalahan perkotaan dapat dikendalikan dengan baik.
• Kawasan Suaka Alam, Pelestarian Alam dan Cagar Budaya
Kawasan Cagar Alam dan Suaka Marga Satwa di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu masuk dalam kawasan hutan lindung, di Kecamatan Ulu Ogan, yang meliputi:
a. Kawasan Suaka Alam dan Marga Satwa: Hutan Suaka, Gua Lubuk Hidung, Gua Tanjung Baru, Gua Putri, Gua Salabe, Batu Kabayan, Air Terjun Kambas, Air Terjun Tembulan, Air Kapayang, Air Panas Gemuhak.
b. Kawasan Cagar Budaya dan Ilmu Pengetahuan: Bendali Rantau Kumpai (agrowisata), Bendali Mitra Ogan (agrowisata). Suku asli Kabupaten Ogan Komering Ulu yaitu Ogan (sekitar Sungai Ogan), Komering, dan Daya (sekitar Lengkiti).
c. Taman Wisata Alam: Bukit Lesung Bintang Bukit Pelawi di Kecamatan Baturaja Barat.
Kawasan Cagar Budaya di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu ini ditetapkan di beberapa kawasan bentukan geologi dan ilmu pengetahuan bidang pengembangan pertanian (agrowisata) berupa:
a. Bendali Rantau Kumpai (agrowisata), di Kecamatan Sosoh Buay Rayap b. Bendali Mitra Ogan (Agrowisata), di Kecamatan Lubuk Batang
c. 3 Suku Asli Kabupaten Ogan Komering Ulu yaitu suku Ogan (sekitar sungai Ogan), suku Komering, dan suku Daya (Sekitar daerah Lengkiti). Di Kabupaten Ogan Komering Ulu sebagai kawasan pelestarian alam adalah di Bukit Lesung Bintang dan Bukit Pelawi di Kecamatan Baturaja Barat. Kawasan dan taman tersebut di atas perlu segera ditetapkan sebelum mengalami kerusakan, baik diakibatkan oleh yang tidak bertanggungjawab. Dalam penetapannya kawasan tersebut tidak boleh berubah fungsi dari kawasan yang dilindungi menjadi kawasan dwifungsi, yaitu dilindungi, tetapi dibudidayakan juga. Hal ini penting agar pengembangan dapat lebih terarah dan optimal
• Kawasan Rawan Bencana
Kawasan rawan bencana dalam RTRW Kabupaten Ogan Komering Ulu meliputi kawasan rawan longsor, banjir dan gempa bumi. Lokasi tanah longsor terdapat pada kawasan dengan kemiringan lahan 30 40% dan di atas 40% yang merupakan kawasan perbukitan dan pengunungan serta kawasan-kawasan Daerah Aliran Sungai Ogan. Lokasi rawan banjir terdapat di sepanjang Daerah Aliran Sungai, dan pada kawasan-kawasan dataran rendah. Lokasi kawasan rawan banjir banyak terjadi di wilayah Baturaja
Timur, Baturaja Barat, Lubuk Raja, Sinar Peninjauan, Peninjauan dan Lubuk Batang. Daerah rawan gempa meskipun hanya merupakan efek dari gempa di pegunungan Bukit Barisan namun perlu diwaspadai, kawasan ini meliputi Kecamatan Ulu Ogan, Lengkiti, Pengandonan dan sebagian Sosoh Buay Rayap.
2. Kawasan Budidaya
• Kawasan Peruntukan Pertanian Lahan Basah
Sebaran kawasan pertanian lahan basah terletak di Kecamatan Peninjauan dan Sinar Peninjauan sedangkan kecamatan lain hanya di sekitar bantaran sungai.
• Kawasan Peruntukan Pertanian Lahan Kering
Sebaran kawasan pertanian lahan kering dijumpai di wilayah Kecamatan Peninjauan, Kecamatan Lubuk Batang, Kecamatan Baturaja Timur, Kecamatan Lubuk Raja, Kecamatan Sinar peninjauan, Kecamatan Sosoh Buay Rayap.
• Kawasan Peruntukan Hortikultura
Sebaran kawasan hortikultura dapat dijumpai di Kecamatan Peninjauan, Lubuk Batang, Baturaja Timur dan Barat, Sosoh Buay Rayap, Lengkiti, Semidang Aji, Pengandonan, Muara Jaya.
• Kawasan Peruntukan Perkebunan
Kawasan perkebunan terletak di Kecamatan Pengandonan, Kecamatan Ulu Ogan, Kecamatan Samidang Aji, Kecamatan Lubuk Batang, Kecamatan Sosoh Buay Rayap, Kecamatan Baturaja Timur, Kecamatan Baturaja Barat, Kecamatan Lubuk Raja, Kecamatan Sinar Peninjauan, Kecamatan Peninjauan, Kecamatan Muara Jaya.
• Kawasan Peruntukan Hutan Produksi
Sebaran kawasan hutan produksi ini meliputi hutan produksi (HP) terdapat di Kecamatan Sosoh Buay Rayap, Kecamatan Semidang Aji, Kecamatan Lubuk Batang, Kecamatan Peninjauan, Kecamatan Lubuk Raja, Kecamatan Lengkiti.
• Kawasan Peruntukan Peternakan
Tersebar di setiap kecamatan, peternakan unggas dapat menyatu dengan kawasan perkebunan dan pertanian.
Tersebar tiap wilayah kecamatan (terutama kawasan yang dilalui oleh Sub Das)
• Kawasan Peruntukan Pertambangan dan Energi
Potensi batubara terdapat di Kecamatan Pengandonan, Peninjauan, Sosoh Buay Rayap, Baturaja Timur, Baturaja Barat, Lubuk Batang, Semidang Aji. Potensi sumber Minyak Bumi dan Gas terdapat di wilayah Kecamatan Peninjauan dan Sinar Peninjauan. Potensi Panas Bumi dan Air Terjun terdapat di Kecamatan Ulu Ogan. Potensi Batu Kapur (bahan semen) di Kecamatan Baturaja Barat, Baturaja Timur, Peninjauan, Lubuk Batang, Semidang Aji dan Kecamatan Sosoh Buay Rayap. Bahan galian C umum terdapat hampir di semua kecamatan.
• Kawasan Peruntukan Industri
Kawasan industri pengolahan hasil-hasil pertanian/perkebunan (agroprocessing) di Kecamatan Baturaja Barat, industri semen di Kota Baturaja (Kecamatan Baturaja Barat), industri kecil/kerajinan tersebar tiap kecamatan.
• Kawasan Peruntukan Pariwisata
Sebaran kegiatan pariwisata sesuai potensi hampir terdapat di semua wilayah kecamatan.
• Kawasan Peruntukan Permukiman
Tersebar diwilayah perkotaan dan perdesaan. • Kawasan Peruntukan Obyek Militer Baturaja
Kawasan strategis Obyek Militer Baturaja (OMIBA) mencapai luas 24.854 ha (5,18%), dengan aktivitas utama sebagai pusat pendidikan dan latihan tempur. Sebaran kawasan OMIBA ini hingga ke wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur dan Ogan Komering Ulu Selatan. Lokasi kawasan OMIBA di Kabupaten Ogan Komering Ulu berada di Sosoh Buay Rayap dan Lengkiti serta sebagian masuk di wilayah Baturaja Barat dan Baturaja Timur.