6. Building Environment Management
2.5. Studi Banding
2.5.1 Rumah Sakit Penididikan di Indonesia
Pada studi preseden (studi banding) rumah sakit pendidikan yang ada di Indonesia, mengambil studi rumah sakit pendidikan yang ada di Lampung. Berikut ini data dan analisanya.
Nama proyek : Rumah Sakit Pendidikan Universitas Lampung Principal Architect : Ir. Adi Utomo Hatmoko, M.Arch
Project Architect : Mario Andreti, ST
Architecture Firm : PT. Global Rancang Selaras dengan PT. Patroon Arsindo Owner : Universitas Lampung
Lokasi : Jalan Pagar Alam, Bandar Lampung, Indonesia Status : Underconstruction
Luas Lahan : 65.000 m2 Luas Bangunan : 36.888 m2
Gambar 23. Perspektif Eksterior
Sumber: http://www.marioormarjo.com/2014/04/rumah-sakit-pendidikan-universitas.html, 2017
Bangunan Rumah Sakit Pendidikan Universitas Lampung (RSP Unila), direncanakan berada pada kawasan Universitas Lampung. Dengan lokasi yang strategis berada tepat dipinggir jalan Pagar Alam, memudahkan akses menuju rumah sakit ini. RSP Unila ini adalah RS Tipe B yang dilengkapi dengan fasilitas pendidikan untuk para calon dokter. Memiliki kapasitas 240 tempat tidur, dan fasilitas medik lainnya yang lengkap, diharapkan RSP Unila ini nantinya akan meningkatkan mutu layanan kesehatan di wilayah Bandar Lampung dan sekitarnya. Dimana dari hasil studi kelayakan didapatkan fakta bahwa rasio kapasitas tempat tidur rumah sakit dan jumlah masyarakat yang ada di Lampung masih sangat kurang.
Gambar 24. Perencanaan Zonasi Kawasan
Sumber: http://www.marioormarjo.com/2014/04/rumah-sakit-pendidikan-universitas.html, 2017
Keunggulan desain dari bangunan RSP Unila ini adalah pemanfaat lahan pengembangan yang luas, menjadi masa-masa bangunan yang tersusun baik, dengan connecting berupa selasar dan jembatan disetiap lantai. Sehingga sirkulasi penggunan gedung akan dapat berjalan baik dan efisien karena zonasi juga disesuaikan dengan
mempertimbangkan hubungan antar zona dari fungsi masing-masing ruangan. Sebagai contoh, kedekatan fungsi antara zona ruang bedah dan ICU, sehingga dibuat berada dalam satu lantai bersebelahan. Selain itu peletakkan fungsi didalam masing-masing gedung juga disesuaikan dengan rencana pembangunan yang bertahap, sehingga pembangunan gedung ditahap akhir tidak mengganggu aktifitas di gedung yang sudah dibangun ditahap awal.
Gambar 25. Siteplan
Sumber: http://www.marioormarjo.com/2014/04/rumah-sakit-pendidikan-universitas.html, 2017
Pembangunan RSP Unila merupakan langkah pengembangan yang dilakukan oleh Universitas Lampung yang memiliki fakultas Kedokteran sebagai salah satu unggulannya. Jika merujuk pada Standar Pendidikan Kedokteran yang dikeluarkan oleh Departemen Pendidikan Nasional, terdapat aturan pelaksanaan pendidikan pada fakultas kedokteran, yaitu:
1.
Pendidikan bagi calon dokter dan dokter gigi harus dilakukan di Rumah Sakit Pendidikan 2.
Fakultas Kedokteran harus memiliki Rumah Sakit Pendidikan.
Gambar 26. Konsep Desain
Sumber: http://www.marioormarjo.com/2014/04/rumah-sakit-pendidikan-universitas.html, 2017
Gambar 27. Program Ruang perlantai
Sumber: http://www.marioormarjo.com/2014/04/rumah-sakit-pendidikan-universitas.html, 2017
RSP Unila ini terdiri dari enam gedung utama, dimana tiga gedung empat lantai didepan berfungsi sebagai fasilitas layanan kesehatan, antara lain: Instalasi Gawat Darurat, Poliklinik, Instalasi Rawat Inap, Radiologi, Intensive care unit (ICU) , Bedah sentral (Operating theatre), Ruang Bersalin, Laboratorium, Farmasi, dan fasilitas lainnya. Sementara tiga gedung empat lantai dibelakang berfungsi sebagai fasilitas pendidikan bagi para mahasiswa dan dosen fakultas kedokteran Unila, terdiri dari fungsi ruang kelas, ruang riset, lab-skill, auditorium, dan kantor bagi staff pengajar fakultas kedokteran.
Gambar 28. Mekanisme Pencahayaan dan Penghawaan
Sumber: http://www.marioormarjo.com/2014/04/rumah-sakit-pendidikan-universitas.html, 2017
Gambar 29. Jalur Sirkulasi Orang
Gambar 30. Denah Lantai Basement RSP UNILA
Sumber: http://www.marioormarjo.com/2014/04/rumah-sakit-pendidikan-universitas.html, 2017
Gambar 31. Denah Lantai 1 RSP UNILA
Gambar 32. Denah Lantai 2 RSP UNILA
Sumber: http://www.marioormarjo.com/2014/04/rumah-sakit-pendidikan-universitas.html, 2017
Gambar 33. Denah Lantai 3 RSP UNILA
Gambar 34. Denah Lantai 4 RSP UNILA
Sumber: http://www.marioormarjo.com/2014/04/rumah-sakit-pendidikan-universitas.html, 2017 2.6.1 Rumah Sakit Pendidikan di Luar Negri
Rumah Sakit Arizona Phoenix Anak, dirancang dan direnovasi oleh HKS Arsitek, merupakan fasilitas tower 11 lantai yang merupakan salah satu kampus pediatrik terbesar di negara ini. Bangunan ini merupakan bagian dari kampus yang lebih besar dan bagian dari masyarakat Phoenix, yang merupakan faktor dalam menentukan estetika arsitektur baru. Tim desain ditantang untuk meningkatkan kampus, meningkatkan pada perencanaan yang ada dan fleksibilitas, dan tetap setia kepada visi fasilitas untuk menyediakan perawatan anak-anak dalam suasana yang nyaman.
Pemrograman, fungsi rawat jalan dan rawat inap yang terletak di salah satu menara. Susun dan pengelompokan program dalam menara ini jarak perjalanan penurunan antara berbagai bagian dari fasilitas dan meningkatkan orientasi. Estetika menara mencerminkan bunga gurun mekar dan dibagi menjadi tiga bagian. fasad yang diselingi oleh berlayar yang membagi interior bangunan dan masuk ke dalam cerita tiga atrium bawah. berlayar ini adalah sebuah mercusuar yang menyambut keluarga ke dalam fasilitas dan diterangi dengan warna-warna cerah membuat cahaya interior dari dalam.
Gambar 35. Perspektif Eksterior Phoenix Children's Hospital Sumber: www.archdaily.com, 2017
Dari eksterior, fasilitas bersinar di malam hari harus dilihat dari masyarakat. Komponen utama dari fasilitas ini adalah akses visual yang diberikannya ke luar dengan pemandangan yang tersedia dari kamar pasien dan ruang publik termasuk lift, ruang bermain dan kafe, ruang tunggu dan koridor.
Gambar 36. Interior Phoenix Children's Hospital Sumber: www.archdaily.com, 2017
Misi fasilitas ini dikhususkan untuk memberikan perawatan dan kenyamanan untuk seluruh keluarga dan tidak hanya pasien. Oleh karena itu, HKS Arsitek merawat untuk menyediakan lingkungan nyaman dengan lansekap subur, berwarna cerah dan patung lucu
dan kehidupan tanaman asli. Hari-pencahayaan juga digunakan untuk menundukkan dan menenangkan ruang utama seperti ruang tunggu, serta ruang tanda baca seperti koridor.
Gambar 37. Aksonometri Bangunan Phoenix Children's Hospital Sumber: www.archdaily.com, 2017
Bahan yang dipilih untuk meminimalkan off-penyerangan dgn gas beracun, dan memaksimalkan bahan daur ulang dan diproduksi secara lokal. pemulihan panas dan penggunaan air juga dianalisis untuk menyediakan lingkungan terbaik. Opsi yang dipilih dihasilkan penghematan energi lebih dari $ 750.000 per tahun dengan waktu pengembalian modal 4,5 tahun dan penghematan air dari 5.500.000 galon per tahun. Fasilitas ini juga dirancang dengan pertumbuhan dan ekspansi dalam pikiran. fase
berikutnya yang diramalkan di sisi barat dari fasilitas dan kemudian ke timur, di mana bangunan asli, yang telah melampaui harapan hidup mereka akan diganti.
Gambar 38. Siteplan Phoenix Children's Hospital Sumber: www.archdaily.com, 2017
Gambar 39. Lantai Bassement Phoenix Children's Hospital Sumber: www.archdaily.com, 2017
Gambar 40. Denah Lantai 1 Phoenix Children's Hospital Sumber: www.archdaily.com, 2017
Gambar 41. Denah Lantai 2 Phoenix Children's Hospital Sumber: www.archdaily.com, 2017
Gambar 42. Denah Lantai 3 Phoenix Children's Hospital Sumber: www.archdaily.com, 2017
Gambar 43. Denah Lantai 4 Phoenix Children's Hospital Sumber: www.archdaily.com, 2017
Gambar 44. Denah Lantai 5 Phoenix Children's Hospital Sumber: www.archdaily.com, 2017
Gambar 45. Denah Lantai 6 Phoenix Children's Hospital Sumber: www.archdaily.com, 2017
Gambar 46. Denah Lantai 7 Phoenix Children's Hospital Sumber: www.archdaily.com, 2017
Gambar 47. Denah Lantai 8 Phoenix Children's Hospital Sumber: www.archdaily.com, 2017
Gambar 48. Denah Lantai 9 Phoenix Children's Hospital Sumber: www.archdaily.com, 2017