• Tidak ada hasil yang ditemukan

Rumusan Kasus

Dalam dokumen analisis postur kerja dengan menggunakan (Halaman 30-34)

STUDI KASUS

4.1. Rumusan Kasus

Keselamatan kerja merupakan salah satu hal terpenting yang perlu diperhatikan oleh perusahaan agar produktifitas dan kesejahteraan karyawan tetap baik. Berdasarkan hal tersebut, maka tiap perusahaan dituntut untuk memiliki sistem keselamatan dan kesehatan kerja yang baik sehingga dapat meminimalisasi terjadinya suatu kecelakaan kerja. Untuk merealisasikan hal tersebut perusahaan harus memperhatikan salah satunya yaitu postur kerja dari karyawan atau operator dalam menjalankan tugasnya. Salah satu perusahaan yang berusaha mencapai hal tersbut adalah PT. Dua Kelinci. PT. Dua Kelinci merupakan salah satu produsen besar snack khususnya produk yang berbahan dasar kacang di Indonesia. Selain memasarkan produknya di dalam negeri, PT. Dua Kelinci juga memasarkan produknya di luar negeri. Dua Kelinci adalah merek terkemuka dan terpercaya di Indonesia, karena selama hampir 40 tahun telah memproduksi kudapan kacang dan aneka kudapan lainnya dengan standar kualitas serta rasa yang prima. Standar kualitas kami adalah satu di antara yang tertinggi dari yang dimiliki produsen-produsen makanan terbaik di tanah air. Ini karena mereka telah berinvestasi pada proses jaminan mutu yang sangat teliti. Standar tersebut diterapkan mulai dari pemilihan bahan baku dan di setiap tahap proses produksi, serta dilaksanakan dengan sepenuh hati oleh seluruh karyawan PT. Dua Kelinci. Untuk melakukan inspeksi atau pemisahan kacang yang kualitas baik dengan kacang yang kualitasnya jelek dilakukan dengan tenaga manusia atau manual. Kegiatan tersebut berpotensi mengakibatkan terjadinya cedera muscoluskeletal.

Setiap pekerjaan yang dikerjakan operator dalah proses diatas, dilakukan dalam bermacam-macam bentuk atau posisi. Sehingga mereka tidak tahu

31 apakah posisi yang mereka lakukan merupakan posisi yang tepat dan ergonomis. Kenyamanan tercipta apabila pekerja melakukan postur kerja yang baik dan aman. Setiap posisi kerja memiliki tingkat resiko yang berbeda. Apabila seorang operator melakukan pekerjaan dalam posisi yang salah maka akan mengakibatkan resiko yang fatal. Namun masih banyak operator yang melakukan pekerjaan dengan posisi yang seharusnya tidak dilakukan dalam jangka waktu yang lama dan dilakukan berulang-ulang karena sudah menjadi kebiasaan. Padahal, hal tersebut dapat menimbulkan terjadinya Comulative Trauma Disorders.

Berdasarkan hal diatas, maka diperlukan suatu analisis pengukuran kerja yang didasarkan pada prinsip-prinsip biomekanika, dan salah satu metode yang bisa digunakan yaitu metode Rapid Upper Limb Assessment (RULA) dan Rapid Entire Body Assessment (REBA).

4.1.1 Batasan Masalah

Untuk mempermudah dalam melakukan kerja praktek dan menjaga agar menjurus kepada permasalahan yang sedang dihadapi, maka perlu adanya pembatasan terhadap lingkup penelitian. Pembatasan masalah tersebut adalah :

1) Populasi karyawan sortir ose pada satu line stasiun sortir ose ada 24 orang.

2) Kasus yang diambil hanya pada satu stasiun sortir ose. 3) Pengambilan foto operator dengan 3 postur yang berbeda.

4.1.2 Asumsi

Dalam penelitian kerja praktek ini digunakan beberapa asumsi yaitu sebagai berikut :

1) Satuan tinggi, panjang dan lebar yang digunakan adalah sentimeter sedangkan untuk sudut adalah derajat.

32 4.1.3 Tujuan

Dalam kerja praktek ini, praktikan bermaksud untuk melakukan analisa postur kerja karyawan bagian gudang menggunakan metode Rapid Upper Limb Assessment (RULA) dan Rapid Entire Body Assessment (REBA) dengan tujuan agar bisa merancang metode kerja yang didasarkan pada prinsip–prinsip biomekanika.

Secara lengkap tujuan kerja praktek ini adalah sebagai berikut: 1. Tujuan Umum

a. Menambah wawasan tentang orientasi pengembangan teknologi di masa sekarang dan mendatang sehingga diharapkan dapat menyadari realitas antara teori yang diberikan di bangku kuliah dengan tugas yang didapat di lapangan.

b. Menambah informasi dan pengetahuan mengenai prinsip-prinsip yang diajarkan selama masa kuliah dengan aplikasinya di dunia industri.

c. Mengukur kemampuan analisis secara teoritis dengan kondisi nyata yang ada di lapangan.

d. Sebagai media untuk memperoleh pengalaman awal dalam usaha untuk berpikir secara kritis dan melatih keterampilan sikap, serta pola tindak dalam masyarakat industri yang sesuai dengan disiplin ilmu yang dipelajari.

e. Menambah wawasan tentang informasi serta melatih pola pikir mahasiswa untuk dapat menggali permasalahan, yang kemudian akan dianalisa dan dicari penyelesaiannya secara integral komprehensif.

f. Memberikan solusi terhadap masalah yang ada di tempat Kerja Praktek.

33 2. Tujuan Khusus

a. Mengetahui postur kerja yang baik menurut prinsip RULA dan REBA.

b. Melakukan perhitungan postur kerja dengan metode RULA dan REBA.

c. Melakukan analisis terhadap postur tubuh operator sesuai dengan metode RULA dan REBA

4.1.4 Manfaat Kerja Praktek 1. Bagi Mahasiswa

A. Sebagai persiapan dalam menghadapi dunia kerja.

B. Dapat meningkatkan wawasan mahasiswa terhadap kondisi nyata perusahaan, dan dapat menambah kemampuan, serta keyakinan akan teori yang diperoleh dari perkuliahan.

C. Kesempatan untuk mengembangkan kebidangan dan keilmuan dalam teknik industri ke dalam dunia industri nyata

D. Sebagai batu loncatan untuk meraih masa depan yang lebih baik

2. Bagi Perguruan Tinggi

a. Menjalin hubungan eksternal yang baik dengan perusahaan yang bergerak dalam dunia industri proses.

b. Tercipta pola kemitraan yang baik dengan perusahaan tempat mahasiswa melaksanakan Kerja Praktek mengenai berbagai persoalan yang muncul untuk kemudian di cari solusi bersama yang lebih baik.

c. Peningkatan mutu pendidikan sesuai dengan kebidangan dan keilmuan

34 a. Dapat menjalin hubungan eksternal yang positif dengan lembaga pendidikan tingkat universitas khususnya Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta Jurusan Teknik Industri.

b. Adanya masukan bermanfaat yang dapat digunakan untuk meningkatkan produktivitas perusahaan sesuai dengan hasil pengamatan yang dilakukan mahasiswa selama melaksanakan Kerja Praktek.

c. Mengenal dan mengetahui kebidangan dan keilmuan yang ada di Jurusan Teknik Industri Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Dalam dokumen analisis postur kerja dengan menggunakan (Halaman 30-34)

Dokumen terkait