B A D I L AG
AKTUAL
SEKDITJEN BADILAG RAIH GELAR DOKTOR
Sekretaris Ditjen Badilag Farid Ismail meraih gelar Doktor Ilmu Hukum dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung dengan yudisium sangat memuaskan, Sabtu (29/6/2013). Disertasinya berjudul “Dinamika Hukum Islam dalam Peraturan Perundang-undangan di Indonesia: Pembaruan Hukum Islam Melalui Peradilan Agama".
Ditjen Badilag MA dan Ditjen Bimas Islam Kemenag sepakat menjalin kerja sama dalam bidang pelayanan isbat nikah dan pertukaran informasi. Kesepakatan itu dituangkan dalam MoU yang ditandatangani oleh Dirjen Badilag Purwosusilo dan Dirjen Bimas Islam Abdul Djamil, Ahad (9/7/2013) dalam Rapat Koordinasi Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta.
DRAF PEDOMAN SIDANG SATU ATAP BERHASIL DISUSUN
Ketua Kamar Peradilan Agama Andi Syamsu Alam, Dirjen Badilag Purwosusilo, bersama perwakilan AIPJ Cate Samner dan Wahyu WIdiaana mengadakan pertemuan, (27/08/2013) guna mematangkan draf Pedoman Pelayanan Terpadu Sidang Isbat di Pengadilan Agama.
BADILAG DAN BIMAS ISLAM JALIN KERJASAMA
DIRJEN BADILAG DAN 4 PIMPINAN PERADILAN AGAMA DIUNDANG AIPJ KUNJUNGI AUSTRALIA
Dirjen Badilag, seorang Ketua PTA dan tiga orang Ketua PA mendapat kehormatan diundang dan difasilitasi AIPJ (Australia Indonesia Partnership for Justice)-AusAID, berkunjung ke beberapa lembaga dan LSM di kota Melbourne Australia, Sabtu 29 Juni 2013. Ini untuk mengkaji pelaksanaan bantuan hukum dan pelayanan hukum.
KHAES AKAN DISAHKAN TAHUN 2014
Kompilasi Hukum Acara Ekonomi Syariah (KHAES) akan disahkan tahun 2014 mendatang. Hal itu disampaikan Wakil Ketua MA Bidang Non Yudisial Dr. H. Ahmad Kamil, SH., MH, saat memberikan pengarahan dalam rapat koordinasi Badilag dengan Ketua dan Wakil Ketua PTA/MSA seluruh Indonesia di Jakarta, Kamis malam 13 September 2013.
Ketua MA Hatta Ali melakukan pembinaan untuk empat lingkungan peradilan se-wilayah Aceh di gedung DPRD Sabang, Kota Sabang, Rabu (4/9/2013). Hatta Ali menyampaikan beberapa isu penting, antara lain kemandirian peradilan, pelayanan hukum, kepemimpinan, serta kredibilitas dan transparansi pengadilan.
PEMBINAAN KETUA MA DI KOTA SABANG ACEH
BALITBANG DIKLAT MINTA HAKIM JADI TENAGA AHLI
Kepala Balitbang Diklat Kumdil MA Siti Nurdjanah, SH, MH meminta para hakim menjadi tenaga ahli di satkernya masing- masing. Hal itu disampaikannya dalam penutupan Diklat Sertii kasi Hakim Ekonomi Syariah dalam lingkungan peradilan agama dan Sertii kasi Hakim Perikanan dalam lingkungan peradilan umum di Pusdiklat MA Megamendung.
BADILAG GELAR KAJIAN HUKUM PERDATA AGAMA DAN LAUNCHING HISAB RUKYAT CENTER
Ditjen Badilag melakukan kajian hukum perdata agama dan sekaligus melauncing Hisab Rukyat Center di Bogor, 30 Juli 2013. Acara ini dihadiri oleh Ketua Kamar Peradilan Agama Dr. H. Syamsu Alam, S.H.,M.H dan seluruh hakim agung agama.
SIDANG KELILING ALA MS MEULABOH
MS Meulaboh melaksanakan sidang keliling di Kecamaatan Beutong Kabupaten Nagan Raya, Selasa 17 September 2013. Diperlukan 2 jam perjalanan untuk menempuh lokasi sidang keliling ini.
PTA MANADO SOSIALISASI HASIL RAKOR BADILAG
KPTA Manado Hasan Muhammad melakukan sosialisasi hasil Rapat Koordinasi yang diadakan oleh Ditjen Badilag, Selasa (17/09/2013). Peningkatan mutu putusan menjadi salah satu hasil Rakor. Selain itu, hakim dan pegawai peradilan agama disarankan untuk meningkatkan kualitas SDM nya melalui pendidikan formal.
AKTUAL
Pengadilan Agama Dumai dan Pemerintah Kota Dumai (Pemko) bekerjasama dalam menggelar sidang perkara isbat nikah masal di Balai Kota Sri Bunga Tanjung Pemko Dumai, Kamis 5 September 2013.
PA DUMAI DAN PEMKO GELAR SIDANG ISBAT NIKAH MASAL
PTA MALUKU UTARA PERINGATI HUT MA KE 68
Pengadilan Tinggi Agama Maluku Utara mengadakan Upacara Peringatan Ulang Tahun Mahkamah ke-68, Senin (19/08/2013). KPTA Maluku Utara, Drs. H. Bahruddin Muhammad, SH.MH. membacakan Pidato Ketua Mahkamah Agung yang isinya antara lain menghimbau warga Peradilan agar menjaga prilakunya, karena prilaku adalah cerminan nilai-nilai yang hidup dalam institusi itu sendiri.
KETUA MS ACEH SOSIALISASIKAN HASIL RAKOR DENGAN BADILAG
Ketua MS Aceh Dr. H. Idris Mahmudy, SH., MH mensosialisasikan hasil Rakor yang diadakan oleh Ditjen Badilag. Sosialisasi ini dii- kuti oleh Wakil Ketua Drs. H. M. Jamil Ibrahim, SH., MH, Panit- era/Sekretaris Drs. H. Syamsikar dan Hakim Tinggi serta pejabat struktural dan fungsional (18/09/2013).
RAPAT KOORDINASI VERIFIKASI DAN VALIDASI PELAPORAN PERKARA DI PTA MAKASSAR
PTA Makassar melaksanakan Rakor, Minggu 8 September 2013. Acara ini dibuka oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Makassar Drs. H. Alimin Patawari, S.H., MH. , dan dihadiri oleh Dirbinadmin Tukiran , S.H., M.H., Pansek PTA Makassar Bapak Drs. H. Agus Zainal Mutaqien, S.H dengan dua narasumber yaitu Bapak Drs. Iskandar Raja, S.H., M.H serta Helmi Indra Mahyudin dari Timnas Siadpa.
SIDANG KELILING PA STABAT DENGAN SIADPA
Pengadilan Agama Stabat menggunakan aplikasi SIADPA dalam pelaksanaan sidang keliling di Kantor Urusan Agama Barandan Barat (02/09/2013).
PA K A R L UA R N E G E R I
D
iantara banyak ilmuan luar negeri yang memberikan perhatian yang cukup besar terhadap perkembangan hukum Islam dan Peradilan Agama di Indonesia adalah Prof. John Richard Bowen. Guru besar dari Washington University in St. Louis yang fasih berbahasa Indonesia, Gayo (Aceh) dan Perancis serta paham Bahasa Arab, Belanda dan Italia ini telah menghasilkan seabrek tulisan (buku, artikel jurnal, penelitian, dan makalah) tentang Masyarakat, Islam, Hukum Islam dan pengadilan.Spesialisasi Prof. John R. Bowen adalah pada bidang-bidang comparative social studies of Islam, political theory and cultural pluralism, cultures of legal reasoning, religion and ritual, immigration; Indonesia and Southeast Asia; France, Britain and Western Europe.
Tim redaktur Majalah Peradilan Agama berkesempatan mewawancarai guru besar yang juga penggemar kopi hitam ini di sela-sela kesibukannya menggawangi International Conference on “Resistance and Accommodation: Law, Women and Property in Contemporary Indonesia” yang diselenggarakan oleh Sekolah Paskasarjana UIN Jakarta bekerjasama dengan Andromaque Proj- ect pada tanggal 28 Agustus 2013 lalu.
Berikut adalah ringkasan wawancara yang berlangsung sekitar 40 menit.
Prof. selama ini mengikuti perkembangan Peradilan Agama?
Ya, meskipun sedikit-sedikit dari jauh. Terutama (perkembangan peradilan agama) di tingkat lokal, seperti di Aceh dan Makassar.
Sejak kapan punya perhatian ke Peradilan Agama?
Sejak tahun 1980-an waktu saya di Takengon, Aceh Tengah.
Awalnya saya datang ke Takengon (akhir 1970-an) bukan untuk menyelidiki tentang hukum Islam tetapi tentang budaya dan sejarah Gayo. Hampir semua aspek dari kehidupan sosial masyarakat Gayo memang diatur oleh pengertian mereka tentang agama Islam, terlebih
t e n t a n g masalah
(hukum) kekeluargaan.
Apa yang membuat Prof. tertarik ke Aceh? kenapa tidak daerah lain?
Ada Tiga hal. Pertama, sejak dulu saya tertarik tentang sejarah zaman dulu. Hubungan antara perdagangan dunia yg melintasi Selat Malaka dan kedatangan agama-agama melalui rute itu juga. Ada agama Hindu, Budha dan Islam. Dan (saya
juga tertarik dengan) sejarah penjajahan yang berkaitan dengan sejarah Takengon. Sejarah Aceh juga sangat menarik karena semua unsur-unsur pembaruan datang lebih dulu ke Aceh, melalui Aceh.
Kedua, daerah Gayo itu adalah daerah
yang tidak p e r n a h