• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V PENUTUP

B. Saran

1. Untuk penelitian yang lebih kompleks, disarankan untuk mengambil

sampel/partisipan dalam jumlah yang lebih besar

2. Disarankan untuk menggunakan pula instrument angket dan instrument

pengambilan data kualitatif lain untuk menjangkau data yang lebih

luas

3. Untuk penelitian selanjutnya, ada baiknya jika dilakukan pula

penelitian di sekolah non adiwiyata sebagai bahan perbandingan

sekaligus memetakan kegiatan yang memiliki nilai Education for

Sustainable Development didalamnya

4. Perlu adanya penanaman nilai dan kesadaran bagi peserta didik

mengenai sikap menghargai keberagaman ciri fisik yang dimiliki

setiap individu

5. Membuat kebijakan yang berimplikasi pada penerapan kebiasaan

ramah lingkungan yang lebih luas oleh peserta didik (tidak

memfasilitasi peserta didik dengan lahan parkir khusus sepeda motor

di sekolah atau kebijakan untuk menggunakan kendaraan ramah

lingkungan secara rutin selama beberapa hari dalam seminggu)

6. Memberi sanksi tegas kepada peserta didik yang tidak menerapkan

kebiasaan ramah lingkungan dalam kesehariannya (membuang sampah

sembarangan, tidak melaksanakan piket, tidak membawa botol minum

atau tempat makan sendiri dari rumah)

68

DAFTAR PUSTAKA

Agung, Iskandar, Strategi Penerapan Pendidikan Pembangunan Berkelanjutan

(ESD) di Sekolah, Jakarta: Bee Media Indonesia, 2012.

Ali, Muhammad. Pendidikan untuk Pembangunan Nasional. Bandung: PT

Imperial Bhakti Utama, 2009.

Alisjahbana, Armida Salsiah dan Murniningtyas, Endah, Tujuan Pembangunan

Berkelanjutan di Indonesia: Konsep, Target dan Strategi Implementasi,

Bandung: Unpad Press, 2018.

Anonim, “Apa Hubungan Kemiskinan dan Bencana Alam”, diakses dari

www.kotaku.pu.go.id tanggal 30 Agustus 2020.

Anonim, “Tujuan Pembangunan Berkelanjutan”, diakses dari www.uclg.org,

tanggal 11 November 2020.

Arifin, Zainal, “Pengembangan Sekolah Islam Berwawasan Education for

Sustainable Development (ESD) melalui Kegiatan Ekstrakurikuler (Studi

di SD IT-SMP IT Al-Ikhlas Mantren Karangrejo Magetan),” dalam

Laporan Penelitian Kompetitif Individual Tahun 2012. Yogyakarta: 2012.

Benavot, Aaron, “Technical Report about Education for Sustainable Development

in Primary and Secondary Education”, diakses dari

https://www.researchgate.net/publication/282342116 (diakses pada 10

Desember 2018).

Dinas Pendidikan DKI Jakarta, “Informasi Umum KJP Plus”, diakses dari

https://kjp.jakarta.go.id/ tanggal 08 September 2020.

Endah Mochtar, Noor, Gasim, Hasnah, Hendarman, lndrastuti, Noor, Wijiasih,

Aulia, Suryana, Cecep, Restuningsih, Kurniati, Laila Tartila, Santi,

Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan (Education for Sustainable

Development) di Indonesia :Implementasi dan Kisah Sukses, Jakarta:

Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU) Kementrian

Pendidikan dan Kebudayaan, 2014.

Fakultas Hukum Universitas Indonesia, “Pembangunan Berkelanjutan,” diakses

dari http://law.ui.ac.id/v3/fasilitas/pembangunan-berkelanjutan/ (diakses

pada 21 November 2018).

Fitrah, Muhammad dan Luthfiyah, Metodologi Penelitian : Penelitian Kualitatif,

Tindakan Kelas dan Studi Kasus, Sukabumi : CV Jejak, 2017.

69

Hamzah, Syukri. Pendidikan Lingkungan: Sekelumit Wawasa Pengantar.

Bandung: Refika Aditama. 2013.

Hastuti, Budi Sri, Pendidikan untuk Pengembangan Berkelanjutan (Education for

Sustainable Development) dalam Perspektif PNFI (Implementasi EsFD

pada Program PNFI), Jurnal Andragogia. 1, 2009.

Herdiansyah, Haris. Metodologi Penelitian Kualitatif untuk Ilmu-Ilmu Sosial.

Jakarta: Salemba Humanika. 2012.

Hidayati, Nanik, Taruna, Tukiman dan Purnaweni, Hastuti, “Perilaku Warga

Sekolah dalam Program Adiwiyata di SMK Negeri 2 Semarang”,

disampaikan pada Prosiding Seminar Pengelolaan Sumber Daya Alam dan

Lingkungan Universitas Diponegoro, Semarang, 2013.

ICCTF, “Sampah Plastik Membunuh Terumbu Karang”, diakses dari

www.icctf.or.id/2019/10/07/sampah-plastik-membunuh-terumbu-karang/,

tanggal 11 November 2020.

IESR, “Peningkatan Akses Energi: Inisiatif Energi Berkelanjutan untuk Semua

dan Implikasinya pada Indonesia”, diakses dari

www.iesr.or.id/pustaka/briefing-paper-peningkatan-akses-energi-inisiatif-energi-berkelanjutan-untuk-semua-dan-implikasinya-pada-indonesia

tanggal 30 Agustus 2020.

Indrati, Dika Agustia, “ESD (Education for Sustainable Development Melalui

Pembelajaran Biologi), Prosiding Symbion (Symposium on Biology

Education), Prodi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Ahmad Dahlan.

2016.

Integriti, “Atasi Krisis Energi dan Pemanasan Global dengan Go Green Listrik”,

diakses dari

www.integriti.web.id/atasi-krisis-energi-dan-pemanasan-global-dengan-go-green-listrik/ tanggal 30 Agustus 2020.

Iswari, Rizky Dewi, dan W Utowo, Suyud, Evaluasi Penerapan Program

Adiwiyata untuk Membentuk Perilaku Peduli Lingkungan di Kalangan

Siswa, Jurnal Ilmu Lingkungan, 02, 2017.

Iwan, Ailin, Nirmala, Rao dan K.Y Poon, Kenneth, “Characteristics of Green

Schools: Observations of Award-winning Green Preschools in Bali,

Berkeley and Hong Kong”, Journal of Education for Sustainable

Development. 12, 2, 2018.

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, “Menkes : Dibanding Fogging, PSN

3M Plus Lebih Utama Cegah DBD”, diakses dari

http://www.kemkes.go.id/article/view/16021500003/menkes-dibanding-70

fogging-psn-3m-plus-lebih-utama-cegah-dbd.html tanggal 29 Desember

2020

Klipaa.com, “Education for Sustainable Development”, diakses dari

https://klipaa.com/story/325-education-for-sustainable-development-ESD,

tanggal 18 November 2020 pukul 17.00 WIB.

Knowledge Centre Perubahan Iklim, “Mengenai Perubahan Iklim”, diakses dari ht

tp://ditjenppi.menlhk.go.id/kcpi/index.php/info-iklim/perubahan-iklim,

tanggal 1 Juli 2020.

Kurniawan, Aris, “Pengertian Lingkungan Menurut Para Ahli”, diakses dari

https://www.gurupendidikan.co,id/pengertian-lingkungan/ tanggal 1 Juli

2020.

Laurie, Robert, Nonoyama, Yuko, Mckeown, Rosalyn dan Hopkins, Charles,

“Contributions of Education for Sustainable Development (ESD) to

Quality Education : A Synthesis of Research”, Journal of Education for

Sustainable Development. 10, 2, 2016.

Ling Woo, Yoke, Mokhtar, Mazlin, Komoo, Ibrahim, Azman, Norzaini,

“Education for Sustainable Development : A Review of Characteristics of

Sustainability Curriculum”, International Journal of Sustainable

Development. 3, 8, 2012.

LIPI, “Manajemen Bencana dan Kebijakan Pembangunan”, diakses dari

lipi.go.id/berita/manajemen-bencana-dan-kebijakan-pembangunan-/2748

tanggal 30 Agustus pukul 14.10 WIB.

Listiawati, Nur, “Pelaksanaan Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan oleh

Beberapa Lembaga”, Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan. 19, 2013.

Manis, Si, “Pengertian Ekstrakurikuler, Fungsi, Tujuan dan Jenis Ekstrakurikuler

Menurut Para Ahli”, diakses dari

https://www.pelajaran.co.id/2019/21/pengertian-ekstrakurikuler-fungsi-tujuan-dan-jenis-ekstrakurikuler-menurut-para-ahli.html tanggal 18

November 2020 pukul 17.12 WIB.

Maulida, Safina, “Perempuan Memimpin, Perempuan Berdaulat : Kesetaraan

Gender Sebagai Kunci Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 2020”, diakses

dari

www.migrantcare.net/2019/01/kesetaraan-gender-kunci-tujuan-pembangunan-berkelanjutan/ tanggal 08 September 2020.

Menggolo, Suwarno Joyo, “Panduan HAM (Hak Asasi Manusia) dan SDGs bagi

Masyarakat Sipil”, diakses dari

https://www.sdg2030indonesia.org/news/24-panduan-ham-hak-asasi-manusia-dan-sdgs-bagi-masyarakat-sipil, tanggal 11 November 2020.

71

Moleong, Lexy J., Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung : PT Remaja

Rosdakarya, 2011.

Ngabekti, Sri, “Konsep Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan”,

Kesimpulan dan Summary disertasi pada sekolah Pascasarjana Universitas

Gadjah Mada. Yogyakarta : 2012.

Novita Simanjuntak, Familia, Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan,

JDP, Vol. 10, No. 3.

Olsson, Daniel, “The Effectiveness of Education for Sustainable Development”,

Journal of Sustainability. 7, 2015.

Pemerintah Kabupaten Bantul Dinas Lingkungan Hidup, “Pendidikan Lingkungan

Hidup”, diakses dari

https://dlh.bantulkab.go.id/berita/198-pendidikan-lingkungan-hidup tanggal 29 Juni 2020.

Pemerintah Kabupaten Buleleng, “Manfaat Penanaman Pohon”, diakses dari

www.bulelengkab.go.id/detail/artikel/manfaat-penanaman-pohon-9

tanggal 30 Agustus 2020.

Pendidikan 2, Dosen, “Adiwiyata Adalah – Pengertian, Fungsi, Manfaat, Ciri dan

Tujuan”, diakses dari http://www.dosenpendidikan.co.id/adiwiyata-adalah/

pada 11 Oktober 2018.

Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 05 Tahun 2013,

hlm. 29.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 8

Tahun 2020 hlm. 4.

Permatasari, Dessi dan Seftyono, Cahyo, Musyawarah Mufakat atau Pemilihan

Lewat Suara Mayoritas? Diskursus Pola Demokrasi di Indonesia, Jurnal

Ilmiah Mimbar Demokrasi,Vol.13, No.02.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 81A

tahun 2013.

Purwantara, Suhadi, Resapan Buatan, Solusi Mengatasi Problema Air, Jurnal

Informasi, Vol. XXXIX, 2013.

Puspita R, Heny, “Adiwiyata Mewujudkan Sekolah yang Berbudaya Lingkungan”

diakses dari

http://bp2sdm.menlhk.go.id/emagazine/index.php/umum/59-adiwiyata-mewujudkan-sekolah-yang-berbudaya-lingkungan.html (diakses

pada 7 September 2019).

72

Putra, Nusa dan Dwilestari, Ninin, Penelitian Kualitatif : Pendidikan Anak Usia

Dini, Jakarta : Rajawali Pers, 2012.

Rimbakita.com, “Sumber Daya Alam-Pengertian, Jenis, Manfaat & Contoh,” diak

ses dari http://www.pda.or.id/library/index.php?menu=library&act=detail

&Dkm_ID=20080127 , tanggal 29 Juni 2020.

Rivai, Rudy S. dan S. Anugrah, Iwan, Konsep dan Implementasi Pembangunan

Pertanian Berkelanjutan di Indonesia, Forum Penelitian Agro Ekonomi,

2011.

Rose, Darren, “Berikut Cara Menjaga Kelestarian Air yang Harus Anda

Lakukan”, diakses dari

www.oaecwater.org/berikut-cara-menjaga-kelestarian-air-yang-harus-anda-lakukan/ tanggal 30 Agustus 2020.

Shantini, Yanti, Penyelenggaraan EfSD dalam Jalur Pendidikan di Indonesia,

Pedagogia: Jurnal Ilmu Pendidikan, 13, 2015.

Siregar, Iliyas Nasaruddin, “Konsep Pendidikan untuk Pembangunan

Berkelanjutan dalam Perspektif Pendidikan Islam,” Skripsi pada Fakultas

Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta : 2015.

Soerjani, Mohammad, Lingkungan Hidup (The Living Environment) Pendidikan,

Pengelolaan Lingkungan dan Kelangsungan Pembangunan. Jakarta: IPPL.

2007.

Sunarti, Euis, Sumarno, Hadi, Syafrudin dan Faizah, Aliya, “Pengintegrasian

Pengurangan Risiko Bencana dengan Pencapaian Tujuan Pembangunan

Berkelanjutan”, Prosiding Seminar Hasil-Hasil PPM IPB, 2015.

Taher, Alamsyah, Pemikiran dan Praktek Pembangunan Berkelanjutan, Jurnal Sos

iologi USK, 02 2017.

Undang-Undang No 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, hlm.2.

Universitas Gadjah Mada, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, “Pembangunan

Berkelanjutan, Lingkungan dan Otonomi Daerah”, diakses dari

http://lib.geo.ugm.ac.id/wordpress/?p=125 tanggal 29 Juni 2020.

V. Sarabhai, Kartikeya, “ESD for Sustainable Development Goals (SDG)”,

Journal of Education for Sustainable Development. Vol. 9, 2, 2015.

W. Dhewantara, Pandji, Atasi Masalah Kesehatan Sesuai Kerangka Pembangunan

Berkelanjutan, Jurnal Inside, Vol. VI, No. 01.

73

Warju, Prawiro Harto, Slamet, Soenarto dan D. Hartmann, Martin, “Evaluating

the Implementation of Green School (Adiwiyata) Program: Evidence from

Indonesia”, International Journal of Environmental and Science

Education. 12, 6, 2017.

Warsiman, Menyibak Tirai Sastra, Malang : UB Press, 2015.

Widya, Chryssanti, Andianti, Riska dan Noor Pragesari, Novita, Statistik

Lingkungan Hidup Indonesia 2019. Jakarta: Badan Pusat Statistik, 2019.

74

75

Lampiran 1

Tabel Rincian Nilai ESD yang Terimplementasi Berdasarkan Hasil

Observasi

1. Hak Asasi Manusia (Kegiatan Lainnya) No C. Hak untuk Mengembangkan

Diri:

-Hak pemenuhan kebutuhan dasar

jasmani (makan, minum, olahraga dan tempat tinggal) dan rohani (kebahagiaan dan rasa aman)

Hasil Observasi

1 Terdapat kantin di sekolah sebagai tempat memenuhi kebutuhan asupan makanan

(Terimplementasi)

Ya, sekolah memiliki fasilitas kantin yang cukup luas dengan banyak pilihan menu makanan dan minuman. *(Observasi : pada hari Rabu, 12 Februari 2020 pukul 07.30 WIB)

2 Terdapat spot untuk mengisi ulang botol minum, baik gratis ataupun berbayar

(Terimplementasi)

Ada, namun seringkali air galon pada spot ini berada dalam keadaan kosong dan belum diganti dengan yang baru sehingga tidak bisa dimanfaatkan secara maksimal. *(Observasi: pada hari Selasa, 11 Februari 2020 pukul 15.00 WIB)

3 Terdapat fasilitas lapangan olahraga di dalam lingkungan sekolah

(Terimplementasi)

Ada. Sekolah memiliki lapangan voli, lapangan futsal, lapangan basket serta hall untuk tenis meja dan bulutangkis. Selain itu, terdapat pula fasilitas gym yang dapat digunakan peserta didik untuk mengayakan bentuk badannya.

*(Observasi: pada hari Jum‟at, 28 Februari 2020 pukul 10.30 WIB)

4 Menjaga kebersihan kelas untuk mendukung suasana yang kondusif dalam pembelajaran

(Terimplementasi)

Terdapat beberapa usaha yang dilakukan untuk menjaga kebersihan kelas:

-Memungut sampah yang berada di kolong meja maupun yang berada di sekitar tempat duduk.

*(Observasi: pada hari Rabu, 12 Februari 2020, Jum‟at, 14 Februari 2020 dan Rabu, 19 Februari 2020 di kelas MIPA A, B, C dan D)

-Adanya pelaksanaan piket kelas dan guru yang mengajar di jam terakhir dihimbau untuk mengontrol kegiatan piket peserta didik.

*(Observasi: pada hari Rabu, 19 Februari 2020 mulai pukul 12.00 WIB – 12.30 WIB, di kelas MIPA A, B, C, D dan E)

5 Menjaga kerapihan kelas untuk mendukung suasana yang kondusif

Ya, bangku dan meja dalam ruang kelas biologi tersusun rapi sesuai barisannya. Al-qur‟an yang biasa digunakan

76

dalam pembelajaran

(Terimplementasi)

saat tadarrus dan tempat minum peserta didik yang sering tertinggal di kelas dikumpulkan di satu tempat. *(Observasi: pada hari Rabu, 12 Februari 2020 dan Rabu, 19 Februari 2020 di ruang kelas 4.05)

6 Menggunakan waktu istirahat untuk melakukan hobi atau bersosialisasi

(Terimplementasi)

Ya, waktu istirahat digunakan peserta didik untuk melakukan banyak hal yang mereka suka dan butuhkan.

1. Hak Asasi Manusia (Kegiatan Ekstrakurikuler) No C. Hak untuk Mengembangkan

Diri:

-Hak pemenuhan kebutuhan dasar jasmani (makan, minum, olahraga dan tempat tinggal) dan rohani (kebahagiaan dan rasa aman)

Hasil Observasi

1 Mengikuti salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang ada di sekolah

(Terimplementasi)

Ya, peserta didik kelas X memiliki hak dan kebebasan untuk memilih dan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler yang mereka minati.

*(Jadwal Observasi:

-Perisai Diri 78: Selasa, 11 Februari 2020 pukul 16.00

WIB – 17.00 WIB di ruang 4.15

-Paduan Suara 78: Rabu, 12 Februari 2020 pukul 16.00

WIB – 17.00 WIB di ruang 3.15

-PMR 78: Kamis, 13 Februari 2020 pukul 15.15 WIB –

16.00 WIB di UKS

-KIR 78: Rabu, 19 Februari 2020 pukul 13.40 WIB –

14.15 WIB di greenhouse) 1. Hak Asasi Manusia

(Kegiatan Pembelajaran) No C. Hak untuk Mengembangkan

Diri:

-Hak Memperoleh Pendidikan

Hasil Observasi

1 Peserta didik dirangsang untuk berpartisipasi aktif dalam pembelajaran di kelas

(Terimplementasi)

Ya, peserta didik dirangsang oleh guru untuk berpartisipasi aktif dengan memberikan sejumlah pertanyaan terkait materi yang sedang dibahas.

2 Semua peserta didik memiliki buku cetak/modul yang mendukung pembelajaran di kelas

(Terimplementasi)

Ya, peserta didik selalu mengeluarkan buku cetak biologi yang mereka gunakan di setiap pertemuannya.

3 Semua peserta didik mendapat kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dalam

Ya, bentuk pemberian kesempatan yang sama dalam pembelajaran ini bervariasi di tiap kelasnya.:

77

kelas/pembelajaran

(Terimplementasi)

pengamatan tumbuhan paku & lumut. Guru membuat kebijakan untuk mengulang kembali kegiatan pengamatan di 1 jam pertama agar 4 peserta didik dapat melakukan kegiatan pengamatan (Kelas MIPA A pada hari Rabu, 12 Februari 2020 pukul 08.45 – 09.15 WIB) 2. Guru memberi kesempatan yang sama kepada setiap peserta didik untuk menjawab pertanyaan yang diberikan pada setiap pertemuannya

3. Semua peserta didik mendapat kesempatan untuk memperoleh ilmu & pengajaran yang sama di setiap pertemuannya

4. Saat mengerjakan latihan soal, semua peserta didik mendapatkan lembar latihan soal untuk dikerjakan -MIPA A: Rabu, 19 Februari 2020 pukul 07.10 – 07.40 WIB

-MIPA B: Jumat, 14 Februari 2020 pukul 08.25 – 09.00 WIB

-MIPA C: Jumat, 14 Februari 2020, 07:40 – 08.15 WIB -MIPA D: Jumat, 14 Februari 2020 pukul 09.10 – 09.40 WIB

5. Peserta didik perempuan di kelas MIPA B yang Jumat lalu tidak masuk dan belum mengerjakan latihan soal, diberikan hak dan kesempatan untuk mengerjakan latihan soal di pertemuan hari ini (Rabu, 19 Februari 2020 pukul 08.30- 09.05 WIB)

6. Semua peserta didik memiliki hak yang sama untuk bertanya seputar materi yang dijelaskan.

-Salah satu peserta didik perempuan bertanya mengenai perbedaan antara klasifikasi tumbuhan paku yang ada di slide guru dengan yang ada di buku (Kelas MIPA B pada hari Rabu, 12 Februari 2020 pukul 11.30 WIB) -Salah satu peserta didik laki-laki bertanya mengenai kelas dari paku sarang burung, apakah (pteropsida atau polipoliopsida) (Kelas MIPA A pada hari Rabu, 19 Februari 2020 pukul 07.53 WIB)

-Salah satu peserta didik perempuan bertanya mengenai perbedaan akhiran –phyta dan –sida (Kelas MIPA B

78

pada hari Rabu, 19 Februari 2020 pukul 08.47 WIB) -Salah satu peserta didik laki-laki bertanya mengenai perbedaan kelompok Cycadopsida dan Pteridophyta (karena guru menyebut bahwa dua kelompok tumbuhan ini hampir mirip secara morfologi) (Kelas MIPA B pada hari Rabu, 19 Februari 2020 pukul 08.52 WIB)

-Salah satu peserta didik laki-laki bertanya mengenai definisi dari dioceus dan monoceus (Kelas MIPA B pada hari Rabu, 19 Februari 2020 pukul 08.44 WIB)

1. Hak Asasi Manusia (Kegiatan Pembelajaran) No C. Hak untuk Mengembangkan

Diri:

-Hak memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi serta berekspresi dalam bidang seni dan budaya

Hasil Observasi

1 Menggunakan gadget/perangkat teknologi sebagai sumber belajar alternatif (belajar aneka sumber)

(Terimplementasi)

Ya.

1. Peserta didik melakukan browsing dunia maya untuk mengerjakan LKPD pengamatan tumbuhan

*(Observasi

Kelas MIPA A pada hari Rabu, 12 Februari 2020 pukul 08.45 – 09.15 WIB)

2. Peserta didik melakukan browsing dunia maya untuk mencari ciri-ciri, pengelompokkan & manfaat tumbuhan spermatophyta

*(Observasi

-Kelas MIPA B pada hari Rabu, 12 Februari 2020 pukul 11.50 WIB

-Kelas MIPA C pada hari Rabu, 12 Februari 2020 pukul 13.40 WIB

-Kelas MIPA D pada hari Rabu, 12 Februari 2020 pukul 14.50 WIB)

3. Peserta didik melakukan browsing dunia maya untuk mengerjakan latihan soal yang diberikan

*(Observasi

-Kelas MIPA A: Rabu, 19 Februari 2020 pukul 07.10 – 07.40 WIB

-Kelas MIPA B: Jumat, 14 Februari 2020 pukul 08.25 – 09.00 WIB

79

-Kelas MIPA C: Jumat, 14 Februari 2020 pukul 07.40 – 08.15 WIB

-Kelas MIPA D: Jumat, 14 Februari 2020 pukul 09.10 – 09.40 WIB)

4. Peserta didik memanfaatkan smartphone mereka untuk browsing daur hidup tumbuhan angiospermae dan gymnospermae

*(Observasi

-Kelas MIPA B pada hari Rabu, 19 Februari 2020 pukul 09.25 WIB

-Kelas MIPA D pada hari Rabu, 19 Februari 2020 pukul 11.48 WIB)

1. Hak Asasi Manusia (Kegiatan Ekstrakurikuler) No C. Hak untuk Mengembangkan

Diri:

-Hak memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi serta berekspresi dalam bidang seni dan budaya

Hasil Observasi

1 Mengikuti ekskul yang berhubungan dengan pengembangan kemampuan dalam bidang IPTEK maupun seni dan budaya

(Terimplementasi)

Ya, peserta didik kelas X memiliki hak untuk bergabung dan mengembangkan diri melalui ekstrakurikuler yang mereka minati, baik dalam bidang IPTEK maupun seni dan budaya. Beberapa opsi diantaranya ialah ekstrakurikuler PMR 78, KIR 78, Paduan Suara Youth Choir 78 dan Perisai Diri 78.

1. Hak Asasi Manusia (Kegiatan Pembelajaran) No C. Hak untuk Mengembangkan

Diri:

-Hak berkomunikasi dan memperoleh informasi

Hasil Observasi

1 Menerima dan menyampaikan informasi terkait materi ataupun tugas di kelas secara lisan maupun tulisan

(Terimplementasi)

Ya. Peserta didik memperoleh hak untuk menerima maupun menyampaikan informasi dalam kegiatan pembelajaran biologi.

Hak menerima informasi:

1. Peserta didik di kelas MIPA A, B, C dan D menerima materi mengenai bryophyta dan pterydophyta dari guru. *(Observasi

-MIPA A : Hari Rabu, 12 Februari 2020 dan Jumat, 14 Februari 2020

80

2. Peserta didik di masing-masing kelas (MIPA A, B, C dan D) menerima informasi mengenai tugas menarasikan daur hidup paku dan lumut. Tugas dikumpulkan hari Jumat

*(Observasi

-MIPA A : Hari Rabu, 12 Februari 2020 pukul 10.00 WIB

-MIPA B : Hari Rabu, 12 Februari 2020 pukul 12.00 WIB

-MIPA C : Hari Rabu, 12 Februari 2020 pukul 13.50 WIB

-MIPA D : Hari Rabu, 12 Februari 2020 pukul 15.00 WIB)

3. Peserta didik menerima informasi mengenai tugas mencari ciri-ciri, pengelompokkan & manfaat tumbuhan spermatophyte. Tugas dikumpulkan hari Jumat 14 Februari 2020.

*(Observasi

-MIPA B : Hari Rabu, 12 Februari 2020 pukul 12.00 WIB

-MIPA C : Hari Rabu, 12 Februari 2020 pukul 13.50 WIB

-MIPA D : Hari Rabu, 12 Februari 2020 pukul 15.00 WIB)

4. Peserta didik menerima penjelasan mengenai aturan pengerjaan latihan soal (soal jangan dicoret, soal dikerjakan di buku catatan dan diberi keterangan untuk jawaban yang dituliskan)

*(Observasi

-MIPA A: Hari Rabu, 19 Februari 2020 pukul 07.08 WIB

-MIPA B : Hari Jumat, 14 Februari 2020 pukul 08.23 WIB

-MIPA C : Hari Jumat, 14 Februari 2020 pukul 07.40 WIB

-MIPA D : Hari Jumat, 14 Februari 2020 pukul 09.08 WIB)

-Peserta didik mendapat informasi mengenai batas materi untuk ujian tengah semester

81

-MIPA B : Hari Jumat, 14 Februari 2020 pukul 08.45 WIB

-MIPA D : Hari Jumat, 14 Februari 2020 pukul 09.18 WIB)

5. Peserta didik di kelas MIPA A, B, C dan D mendapatkan hak yang sama dalam menerima penjelasan materi mengenai spermatophyte

*(Observasi

-MIPA A : Hari Rabu, 19 Februari 2020 pukul 08.05 – 08.20 WIB

-MIPA B : Hari Rabu, 19 Februari 2020 pukul 08.30 – 09.20 WIB

-MIPA C : Hari Rabu, 19 Februari 2020 pukul 10.10 – 10.50 WIB

-MIPA D : Hari Rabu, 19 Februari 2020 pukul 11.07 - 11.43 WIB)

6. Semua peserta didik menerima informasi mengenai tugas membuat narasi siklus reproduksi tumbuhan angiospermae dan gymnospermae yang dikerjakan secara kelompok

*(Observasi

-MIPA B : Hari Rabu, 19 Februari 2020 pukul 09.21 WIB

-MIPA D : Hari Rabu, 19 Februari 2020 pukul 11.44 WIB)

2 Bahan ajar menyediakan ruang untuk partisipasi aktif peserta didik dalam pembelajaran

(Terimplementasi)

Ya. Bahan ajar yang digunakan, menyediakan ruang partisipasi aktif peserta didik dalam pembelajaran. 1. Guru menyediakan dua slide berisi bagan reproduksi lumut dan paku yang kosong dan meminta peserta didik mengisinya.

*(Observasi

-MIPA B : Hari Rabu, 19 Februari 2020 pukul 11.08 WIB dan 11.33 WIB

-MIPA C : Hari Rabu, 19 Februari 2020 pukul 13.03 WIB dan 13.28 WIB

-MIPA D : Hari Rabu, 19 Februari 2020 pukul 14.10 WIB dan 14.32 WIB)

2. Terdapat satu slide dimana guru menampilkan gambar buah apel dan strobilus dari pohon pinus. Guru melontarkan pertanyaan kepada peserta didik mengenai perbedaan gymnospermae dan angiospermae

82

berdasarkan dua gambar tersebut *(Observasi

-MIPA A : Hari Rabu, 19 Februari 2020 pukul 08.08 WIB

-MIPA B : Hari Rabu, 19 Februari 2020 pukul 08.34 WIB

-MIPA C : Hari Rabu, 19 Februari 2020 pukul 10.15 WIB

-MIPA D : Hari Rabu, 19 Februari 2020 pukul 11.12 WIB)

3. Terdapat satu slide dimana guru menampilkan gambar dari bunga gymnospermae dan angiospermae. Guru meminta peserta didik menyebutkan perbedaan dari bunga gymnospermae dan angiospermae

*(Observasi

-MIPA A : Hari Rabu, 19 Februari 2020 pukul 08.13 WIB

-MIPA B : Hari Rabu, 19 Februari 2020 pukul 08.41 WIB

-MIPA C : Hari Rabu, 19 Februari 2020 pukul 10.19 WIB

-MIPA D : Hari Rabu, 19 Februari 2020 pukul 11.16 WIB)

4. Terdapat satu slide dimana guru menampilkan gambar ciri-ciri tumbuhan dikotil dan monokotil. Guru meminta peserta didik menyebutkan perbedaan ciri-ciri tumbuhan dikotil dan monokotil berdasarkan gambar tersebut *(Observasi

-MIPA B : Hari Rabu, 19 Februari 2020 pukul 09.07 WIB

-MIPA C : Hari Rabu, 19 Februari 2020 pukul 10.36 WIB

-MIPA D : Hari Rabu, 19 Februari 2020 pukul 11.38 WIB)

1. Hak Asasi Manusia (Kegiatan Ekstrakurikuler) No C. Hak untuk Mengembangkan

Diri:

-Hak berkomunikasi dan memperoleh informasi

Hasil Observasi

1 Menerima dan menyampaikan informasi secara lisan ataupun

Berdasarkan hasil observasi yang peneliti lakukan di 4 ekstrakurikuler berbeda (PMR 78, KIR 78, Paduan Suara

83

tulisan dalam kegiatan ekstrakurikuler

(Terimplementasi)

Youth Choir 78 dan Perisai Diri 78), anggota dari masing-masing ekstrakurikuler ini, memiliki hak untuk menerima informasi secara lisan. Substansi dari informasi ini terkait dengan fokus dari masing-masing kegiatan ekstrakurikuler:

1. Dalam ekstrakurikuler PMR, informasi didapatkan dari pelatih. Pada pertemuan kali ini, pelatih menyampaikan materi mengenai pertolongan pada orang tenggelam pada peserta didik. Dalam pertemuan ini, disinggung pula sedikit materi mengenai CPR dan cara menghindari diri dari sambaran petir.

2. Pada saat peneliti melakukan observasi di ekstrakurikuler KIR 78, kegiatan yang dilakukan hanyalah menimbang sampah botol plastik yang

Dokumen terkait