BAB III PEMBAHASAN
B. Saran
Sebagai salah satu pemegang anggaran, Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Utara diharapkan dapat menjadikan anggaran tahun 2014 sebagai salah satu evaluasi terhadap penilaian kinerja guna menyusun anggaran tahun berikutnya yang lebih realistis.
PROFIL DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA SUMUT
A. Sejarah Singkat
Berdirinya Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Utara(Disporasu) sejak tahun 1999 adalah dalam rangka upaya pembinaan dan pengembangan Pemuda dan Olahraga yang merupakan faktor potensial di dalam usaha pembangunan Sumatera Utara secara menyeluruh dan merata, maka dibentu0klah Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Disporasu) berdasar pasal 49 ayat 1 Undang-Undang No 5 tahun 1974 dengan Peraturan Daerah No 14 Tahun 1997.
Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Utara telah mengalami pergantian Kepala Dinas sebanyak 3 (tiga) kali yaitu tahun 1999-2002, tahun 2002-2004 dan tahun 2004 sampai dengan sekarang.
Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Utara pada tahun 2005 telah sukses Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) VIII yang diikuti oleh 30 Provinsi se-Indonesia dengan jumlah peserta sebanyak ± 5.000 orang, Dinas Pemuda dan Olahraga mendapatkan penghargaan dari Kementrian Negara Pemuda dan Olahraga sebagai TuanRumah Penyelenggara terbaik pada penghargaan HAORNAS(Hari Olahraga Nasional) XXIII tanggal 9 September 2005.
Adapun visi dan misi dari Disporasu adalah sebagai berikut : a. Visi
Dalam rangka menyikapi tugas pokok Disporasu yaitu melaksanakan kewenangan desentralisasi dan tugas dekonsentrasi di bidang pendidikan,pemuda dan olahraga.
Maka untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsinya Disporasu mengacu kepada Visi dan Misinya yang merupakan pedoman ataupun arahan dalam pelaksanaan tugasnya.
Visi Disporasu adalah : “Terwujudnya pemuda dan masyarakat olahraga Sumatera Utara yang berwawasan, berbangsa, terampil, mandiri, sehat, berprestasi dan berdaya saing yang dilandasi iman dan taqwa”.
b. Misi
Misi Disporasu adalah sebagai berikut :
1. Mengembangkan potensi dan kreativitas pemuda.Mempersiapkan kader pemimpin bangsa yang beriman, berwawasan, kebangsaan serta peduli lingkungan.
2. Membentuk pemuda yang memiliki jiwa kewirausahaan dan kemandirian. 3. Meningkatkan peran, fungsi dan partisipasi pemuda dalam mewujudkan
sistem manejemen keolahragaan dalam upaya menata sistem pembinaan pembangunan keolahragaan terpadu.
4. Meningkatkan budaya dan prestasi olahraga secara berjenjang dan berkelanjutan.
5. Memberdayakan dan mengembangkan IPTEK.
6. Meningkatkan dan memberdayakan organisasi keolahragaan.
7. Meningkatkan kemitraan antar pemerintahan dan masyarakat termasuk dunia usaha dalam upaya mengembangkan industri olahraga guna mendukung pengembangan sarana dan prasarana olahraga.
B. STRUKTUR ORGANISASI
Untuk memudahkan pengawasan dan pengaturan kerja terhadap pegawai diperlukan suatu struktur organisasi dalam perusahaan instansi, sebuah perusahaan besar ataupun kecil tentunya sangat memerlukan adanya struktur organisasi perusahaan, dimana struktur organisasi ini memberikan penjelasan tentang semua kedudukan ataupun jabatan-jabatan yang diemban oleh pegawai untuk mengetahui tugas dan batasan-batasan pekerjaan serta kepada siapa dia akan bertanggungjawab, sehingga akhirnya aktivitas organisasi akan berjalan dengan lancar dan tepat serta baik tanpa adanya kendala yang timbul dalam perusahaan tersebut.
C. Uraian Pekerjaan
Adapun uraian pekerjaan dari masing-masing bagian adalah sebagai berikut :
1. Kepala Dinas
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga mempunyai tugas :
a. Menyelenggarakan penetapan program kerja dan rencana kegiatan dinas, sesuai dengan arahan pembangunan nasional dan daerah.
b. Menyelengarakan pengkajian dan menetapkan pemberian dukungan tugas atas penyelenggaraan Pemerintahan Daerah di bidang pemuda dan olahraga.
2. Sekretaris
Sekretaris mempunyai tugas membantu Kepala Dinas dalam pembinaan dan pengelolaan kepegawaian, keuangan, umum dan penyusunan program. Selain itu Sekretaris mempunyai uraian tugas sebagai berikut :
a. Menyelenggarakan penyusunan koordinasi rencana program kerja Sekretariat, bidang-bidang dan unit pelaksana teknis dinas.
b. Menyelenggarakan pengkajian perencanaan dan program kesekretariatan. c. Menyelenggarakan pengelolaan dan pembinaan administrasi keuangan. d. Menyelenggarakan pengkajian anggaran belanja.
e. Menyelenggarakan pengelolaan dan pembinaan administrasi keuangan. Untuk melaksanakan tugas dan fungsinya Sekretaris dibantu oleh :
a. Kepala Sub Bagian Umum mempunyai uraian tugas :
(1) Melaksanakan pengumpulan data/bahan dan referensi untuk kebutuhan. (2) Melaksanakan penyusunan perencanaan/program kerja sekretariat dan sub
bagian umum.
(3) Melaksanakan penyusunan dan pengolahan data kepegawaian. b. Kepala Sub Bagian Keuangan mempunyai uraian tugas :
(1) Melaksanakan pengumpulan data/bahan dan referensi untuk kebutuhan pelaksanaan tugas dan fungsi sekretariat.
(2) Melaksanakan penyusunan perencanaan/program kerja sekretariat dan sub bagian keuangan.
(3) Melaksanakan penyusunan bahan dan penyiapan anggaran dinas. (4) Melaksanakan pengadministrasian dan pembukuan keuangan dinas c. Kepala Sub Bagian Program mempunyai uraian tugas :
(1) Melaksanakan pengumpulan data/bahan dan referensi untuk kebutuhan pelaksanaan tugas dan fungsi sekretariat.
(2) Melaksanakan penyusunan perencanaan program kerja sekretariat dan sub bagian program.
3. Kepala Bidang Pengendalian, Pelaporan & Evaluasi
Kepala Bidang PPE mempunyai tugas membantu kepala dinas dalam menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang data dan informasi serta di bidang monitoring dan evaluasi. Kepala bidang Pengendalian, Pelaporan dan Evaluasi mempunyai uraian tugas :
a. Menyelenggarakan penyusunan dan penyempurnaan standar pelaksanaan kewenangan daerah Kab/Kota bidang pengendalian, pelaksanaan program, pelaporan dan evaluasi.
b. Menyelenggarakan koordinasi dan pengendalian rencana pembangunan jangka menengah tahunan dinas.
c. Menyelenggarakan kerja sama dan informasi bidang kepemudaan dan keolahragaan antar Kab/Kota.
Kepala bidang Pengendalian, Pelaporan & Evaluasi dibantu oleh : a. Kepala Seksi Data dan Informasi mempunyai uraian tugas :
(1) Melaksanakan pengumpulan, pengolahan dan penyajian bahan/data untuk penyempurnaan penyusunan standar-standar pelaksanaan kewenangan daerah kabupaten/kota serta standar pelaksanaan tugas-tugas dinas.
(2) Melaksanakan pengumpulan, pengolahan dan penyajian bahan/data untuk pelaksanaan pengembangan program pemberdayaan kepemudaan, keolahragaan dan prasarana/sarana sesuai ketentuan dan standar yang ditetapkan.
b. Kepala Seksi Monitoring & Evaluasi mempunyai uraian tugas:
(1) Menyelenggarakan sosialisasi, evaluasi pembinaan, pemberdayaan dan pengendalian penerapan standar-standar yang ditetapkan.
(2) Melaksanakan program kemitraan pemerintah dengan masyarakat dalam pembangunan keolahragaan.
4. Kepala Bidang Bina Kepemudaan
Kepala Bidang Bina Kepemudaan mempunyai tugas melaksanakan pembinaan pemuda menyusun pedoman pemberdayaan generasi muda dan masyarakat, melaksanakan pembinaan pelatihan pemuda, pembinaan dan menggali sentra-sentra potensi kepemudaan, menyiapkan sarana prasarana pembinaan pemuda.Kepala bidang bina kepemudaan dibantu oleh :
a. Kepala Seksi Pemberdayaan Anak & Remaja mempunyai uraian tugas : (1) Mengumpulkan, mengolah dan menyajikan bahan/data untuk
penyempurnaan dan penyusunan standar pelaksanaan kewenangan daerah kab/kota serta standar pelaksanaan tugas-tugas dinas dalam peningkatan kreatifitas di bidang keolahragaan dan pengembangan jati diri anak dan remaja serta kerjasama pelaksanaannya dengan berbagai pihak.
(2) Menjalin kerjasama dengan berbagai pihak dan membina kreatifitas anak dan remaja dalam keolahragaan, sesuai ketentuan dan standar yang ditetapkan.
b. Kepala Seksi Pemberdayaan Organisasi mempunyai uraian tugas:
(1) Mengumpulkan, mengolah dan menyajiakn bahan/data untuk penyempurnaan dan penyusunan standar pelaksana kewenangan daerah kab/kota serta standar pelaksanaan tugas-tugas dinas dalam pemberdayaan organisasi serta pelaksanaannya dengan berbagai pihak. (2) Menjalin kerjasama dengan berbagai pihak dalam pemberdayaan
organisasi.
(3) Memfasilitasi pemberdayaan organisasi, sesuai ketentuan dan standar yang diterapkan.
(4) Melaksanakan kriteria dan standarisasi lembaga kepemudaan.
5. Kepala Bidang Bina Keolahragaan
Kepala Bidang Bina Keolahragaan mempunyai tugas melaksanakan pembinaan olahraga, meyusun pedoman pemberdayaan masyarakat olahraga, melaksanakan pembinaan pelatihan olahraga, pembinaan dan menggali
sentra-sentra potensi olahraga,menyiapkan sarana prasarana pembinaan olahraga. Kepala bidang bina keolahragaan dibantu oleh :
a. Kepala Seksi Pemberdayaan Olahraga & Rekreasimempunyai uraian tugas:
(1) Menyelenggarakan kegiatan pengembangan dan keserasian kebijkan keolahragaan.
(2) Mengadakan pembinaan dan pengembangan keolahragaan. (3) Menyelenggarakan keolahragaan.
(4) Melaksanakan pemberdayaan dan pemasyarakatan olahraga serta peningkatan kebugaran jasmani masyarakat.
b. Kepala Seksi Pemberdayaan Olahraga & Prestasi mempunyai tugas : (1) Menyelenggarakan pengaturan sistem penganugerahan prestasi. (2) Melaksanakan pengelolaan keolahragaan.
(3) Menyelenggarakan pekan dan kejuaraan olahraga. (4) Melaksanakan persiapan pendanaan keolahragaan.
6. Kepala Bidang Prasarana dan Sarana
Kepala Bidang Prasarana dan Sarana mempunyai tugas membantu kepala dinas dalam pengembangan dan kerja sama pengolahan prasarana dan sarana kepemudaan, keolahragaan dan pemeliharaan prasarana dan sarana.Kepala bidang prasarana dan sarana dibantu oleh :
a. Kepala Seksi Prasarana dan Sarana Kepemudaan mempunyai tugas:
(1) Melaksanakan inventarisasi, pengelolaan, fasilitas dan pembangunan prasarana dan sarana kepemudaan, sesuai ketentuan dan standar yang ditetapkan.
(2) Melaksanakan program pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,keimanan dan ketaqwaan.
(3) Melaksanakan program peningkatan prasarana dan sarana kepemudaan. b. Kepala Seksi Prasarana dan Sarana Keolahragaan mempunyai tugas :
(1) Melaksanakan pembinaan dan pemberian dukungan pengembangan keolahragaan.
(2) Melaksanakan IPTEK bidang keolahragaan.
(3) Melaksanakan koordinasi untuk pembangunan dan pengembangan industri olahraga.
(4) Melaksanakan peningkatan pengembangan prasarana dan sarana olahraga.
7. Unit Pelaksana Teknis Daerah
Unit pelaksana teknis daerah adalah unsur penunjang pelaksana teknis dinas yang dipimpin oleh seorang Kepala Unit yang berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Kepala Dinas. UPTD melaksanakan sebagian tugas Kepala Dinas yang mempunyai wilayah kerja satu atau beberapa wilayah kecamatan.
8. Kelompok Jabatan Fungsional
Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas UPTD sesuai dengan keahlian dan kebutuhan, mempunyai tugas :
a. Menyusun rencana kegiatan fungsional berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku;
b. Menyiapkan dan melaksanakan kegiatan sesuai dengan program kerja yang telah disusun.
c. Merencanakan dan melaksanakan kegiatan pelaporan terhadap seluruh kegiatan sesuai dengan program yang telah dilaksanakan.
d. Melaksanakan tugas-tugas kedinasan lainnya yang diperintahkan oleh atasan.
e. Melaporkan hasil pelaksanaan tugas/kegiatan kepada Kepala UPTD. D. Kinerja Terkini
Setiap instansi maupun perusahaan swasta tentu mempunyai visi dan misi yang harus dijalankan sesuai dengan tujuan instansi, butuh waktu untuk mencapai itu semua, begitu juga pada Dinas Pemuda dan Olahraga yang terus berupaya agar tujuan yang telah di gariskan oleh Gubernur Sumatera Utara dapat terwujud. Tidak mudah dalam mewujudkan itu semua karena membutuhkan kerja keras yang tinggi, disiplin dan loyalitas dalam bekerja.
Pastinya untuk mendorong mencapai hasil yang maksimal diperlukan kinerja yang bermutu dan tepat. Jadi kinerja usaha terkini yang dijalankan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga adalah melakukan monitoring, evaluasi atas pelaksanaan kegiatan dan pekerjaan, menganalisa data dan permasalahan yang ada, dan mengambil kebijakan/tindakan untuk memperkecil resiko/akibat.
Rencana Kerja Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Utara merupakan dokumen perencanaan yang penting untuk memberikan arah bagi pelaksanaan program dan kegiatan di tahun 2015 dilingkup Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Utara, guna mendukung tercapainya target pembangunan sarana olahraga dan atlit-atlit tiap daerah di tahun 2015. Hasil kerja Dinas Pemuda dan
Olahraga Sumatera Utara telah memuat hasil evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan tahun sebelumnya.
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Pengelolaan keuangan daerah merupakan salah satu bagian yang mengalami perubahan mendasar dengan ditetapkannya UU No.32 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah dan UU No.33 tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Kedua Undang-Undang tersebut telah memberikan kewenangan lebih luas kepada pemerintah daerah. Kewenangan dimaksud diantaranya adalah keleluasaan dalam mobilisasi sumber dana, menentukan arah, tujuan dan target penggunaan anggaran.
Di sisi lain tuntutan transparansi dalam sistem Pemerintah semakin meningkat, tidak terkecuali transparansi dalam pengelolaan keuangan Pemerintah Daerah. Pemerintah Daerah diwajibkan menyusun laporan pertanggungjawaban yang menggunakan sistem akuntansi yang diatur oleh pemerintah pusat dalam bentuk undang-undang dan Peraturan Pemerintah yang bersifat mengikat seluruh Pemerintah Daerah. Dalam sistem Pemerintah Daerah terdapat 2 subsistem, yaitu Satuan Kerja Pengelola Keuangan Daerah (SKPKD) dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Laporan Keuangan SKPD merupakan sumber untuk menyusun Laporan Keuangan SKPKD, oleh karena itu setiap SKPD harus menyusun Laporan Keuangan sebaik mungkin.
Sebagai upaya konkrit untuk mewujudkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara di daerah adalah penyampaian laporan pertanggung-jawaban keuangan pemerintah yang memenuhi prinsip tepat waktu dan dapat diandalkan (reliable) serta disusun dengan mengikuti Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) yang telah diterima secara umum. Hal ini diatur dalam Peraturan Pemerintah No.58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah dan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 13 tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah. Sedangkan untuk memudahkan teknis pelaksanaannya, pada tanggal 5 April 2007 lalu, pemerintah telah mengeluarkan sejenis petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) melalui Surat Edaran Mendagri Nomor S.900/316/BAKD tentang “Pedoman Sistem dan Prosedur Penatausahaan dan Akuntansi, Pelaporan, dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah untuk memperinci Permendagri 13. Semua peraturan ini mensyaratkan bentuk dan isi laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBN/APBD disusun dan disajikan sesuai dengan SAP (Standar Akuntansi Pemerintahan).
Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) merupakan bagian dari pemerintah daerah yang melaksanakan fungsi pemerintahan dan pelayanan publik, baik secara langsung maupun tidak. Untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsinya tersebut, SKPD diberikan alokasi dana (anggaran). Oleh karena itu, kepala SKPD disebut juga Pengguna Anggaran (PA).
Selaku Pemegang Kekuasaan Pengelolaan Keuangan Daerah (PKPKD), kepala daerah (Gubernur, Bupati, Walikota) yang mendelegasikan sebagian kewenangannya kepada kepala SKPD, pada akhirnya akan meminta kepala SKPD membuat pertanggungjawaban atas kewenangan yang dilaksanakannya. Bentuk pertanggungjawaban tersebut bukanlah SPJ (surat pertanggungjawaban), tetapi berupa laporan keuangan. Penyebutan SKPD selaku entitas akuntansi (accountingentity) pada dasarnya adalah untuk menunjukkan bahwa SKPD telah melaksanakan proses akuntansi untuk menyusun laporan keuangan yang akan disampaikan kepada Gubernur/Bupati/Walikota melalui Pejabat Pengelola Keuangan Daerah sebagai bentuk pertanggungjawaban pengelolaan keuangan daerah.
Kertas kerja/Laporan keuangan oleh SKPD ini dilatarbelakangi oleh Peraturan Menteri Dalam Negeri No.13 Tahun 2006 Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah dan Peraturan Pemerintah Nomor 24 tahun 2005 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan. Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Utara salah satu Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang ada di Sumatera Utara sekaligus sebagai pengguna anggaran juga harus membuat pertanggungjawaban atas kewenangan yang dilaksanakannya sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah dan Peraturan Pemerintah Nomor 24 tahun 2005 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan.
Salah satu unsur Laporan Keuangan adalah Laporan Realisasi Anggaran. Laporan Realisasi Anggaran ini adalahsebagai salah satu indikator untuk mengukur dan mengevaluasi kinerja suatu SKPD yang dapat dijadikan sebagai
pedoman bagi SKPD atas program kerja yang akan datang dan sebagai dasar penilaian Pemerintah untuk menilai prestasi suatu SKPD.
Dari latar belakang tersebut diatas, maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian tentang Laporan Realisasi Anggaran yang dilakukan Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Utara yang dituangkan dalam Tugas Akhir yang berjudul : “Analisis Kinerja Program Kerja pada Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Utara Berdasarkan Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2014.” B. Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah yang telah dikemukakan diatas maka penulis merumuskan masalah dalam penelitian ini yaitu: Anggaran yang realistis akan memudahkan team kerja dalam pelaksanaannya sehingga terhindar dari adanya sisa anggaran yang berpengaruh pada daya dorong perekonomian daerah secara khusus atau perekonomian Nasional secara umum.
C. Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian ini adalah :
Untuk mengetahui Kinerja Program Kerja Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Utara berdasarkan Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2014.
D. Manfaat Penelitian
Manfaat penelitian ini antara lain :
1. Bagi penulis : Untuk menambah pengetahuan khususnya tentang Laporan Realisasi Anggaran pada Disporasu.
2. Bagi Dinas Pemuda dan olahraga : Sebagai bahan pertimbangan dalam mengukur kinerja program kerja.
3. Bagi Peneliti selanjutnya : Dapat dijadikan referensi bagi peneliti lain yang sejenis.
PROGRAM STUDI DIPLOMA III MANAJEMEN KEUANGAN
ANALISIS KINERJA PROGRAM KERJA PADA DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA PROVINSI SUMATERA UTARA
BERDASARKAN LAPORAN REALISASI ANGGARAN TAHUN 2014
TUGAS AKHIR
Diajukan Oleh :
EWINA AMIDYA NATASYA 122101104
Guna Memenuhi Salah Satu Syarat Untuk Menyelesaikan Pendidikan Pada Program Diploma III
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN 2016
PROGRAM STUDI DIPLOMA III MANAJEMEN KEUANGAN LEMBAR PENGESAHAN TUGAS AKHIR
NAMA : EWINA AMIDYA NATASYA
NIM : 122101104
PROGRAM STUDI : DIPLOMA III MANAJEMEN KEUANGAN JUDUL : ANALISIS KINERJA PROGRAM KERJA
PADA DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA PROVINSI SUMATERA UTARA
BERDASARKAN LAPORAN REALISASI ANGGARAN TAHUN 2014
Tanggal, 2016 Dosen Pembimbing
Dra. Lisa Marlina,SE,MSi NIP. 19570314 198503 2 001
Tanggal, 2016 Ketua Program Studi Diploma III Keuangan
Dr. Yeni Absah, SE, M.Si NIP. 19741123 200012 2 001
Tanggal, 2016 Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Prof. Dr. Azhar Maksum, M.Ec.Ac, Ak, CA NIP. 19560407 198002 1 001
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur pertama kali penulis panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena dengan rahmat-Nya penulis dapat menyelesaikan Tugas Akhir ini guna memenuhi salah satu persyaratan akademik dalam menyelesaikan program studi pendidikan Diploma III Manajemen Keuangan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara.
Penulis menyadari bahwa dalam pengerjaan Tugas Akhir ini penulis tidak lepas dari bantuan berbagai pihak. Oleh karena itu, pada kesempatan ini penulis ingin mengucapkan terima kasih untuk pihak-pihak di bawah ini:
1. Bapak Prof. Dr.Azhar Maksum,M.Ec.Ac, Ak,CA selaku Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara.
2. Secara khusus kepada kedua orang tua penulis Drs. Sumanggar Simbolon dan Linda Mora Purba yang telah membimbing,memotivasi dan memberikan doa pada penulis selama menjalankan pendidikan sampai penyelesaian tugas akhir ini.
3. Ibu Dr.Yeni Absah,SE,MSi, selaku Ketua Program Studi Diploma III Manajemen Keuangan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara.
4. Bapak Syahfrizal Helmi,SE,MSi, selaku Sekretaris Program Studi Diploma III Manajemen Keuangan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara.
5. Ibu Dra. Lisa Marlina,SE,MSi, selaku Dosen Pembimbing yang begitu sabar memberi bimbingan dan arahan kepada penulis dalam menyelesaikan Tugas Akhir ini.
6. Sahabat-sahabat terkasih, Febie Anzeline, Yuliana Manurung, Maya Amelia, Dessy Kartika, Luthvia Safitri, Mery Tobing, Jeckson Tambunan yang selalu mendukung, membantu dan memberikan motivasi kepada penulis.
7. Seseorang yang teristimewa, Nevo Kaban, terima kasih sudah memberikan semangat saat penulis menyelesaikan Tugas Akhir ini.
8. Tidak lupa kepada rekan-rekan Mahasiswa Keuangan stambuk 2012 yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu yang telah banyak membantu penulis selama masa perkuliahan sampai dengan penulisan tugas akhir ini.
Penulis menyadari bahwa masih banyak terdapat kekurangan dalam tugas akhir ini.Oleh karena itu, penulis menerima dengan hati terbuka setiap saran dan kritik yang membangun agar tugas akhir ini dapat lebih baik lagi.
Akhir kata, semoga tugas akhir ini dapat berguna bagi berbagai pihak, khususnya bagi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Sumatera Utara.
Medan, 07 Januari 2016 Penulis
DAFTAR ISI
Halaman
KATA PENGANTAR………. ….. i
DAFTAR ISI………... iii
DAFTAR TABEL……… ….. iv BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang………. 1 B. Perumusan Masalah……….. 4 C. Tujuan Penelitian……….. 4 D. Manfaat Penelitian………... 5
BAB II PROFIL DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA SUMUT A. Sejarah Singkat………. 6
B. Struktur Organisasi………... 8
C. Uraian Pekerjaan……….. 8
D. Kinerja Terkini………. 15
BAB III PEMBAHASAN A. Pengertian Anggaran………... 17
B. Manfaat Anggaran………. 19
C. Jenis-jenis Anggaran ………. 20
D. Fungsi Anggaran……….... 23
E. Kelebihan dan Kelemahan Anggaran………. 25
F. Tinjauan Anggaran Kepemudaan dan Olahraga Disporasu… 26 BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan………... 42
B. Saran………... 42
DAFTAR TABEL
No Tabel Judul Tabel Halaman
Tabel 3.1 Tabel Persentase Anggaran dan Realisasi……….... 37 Tabel 3.2 Tabel Program Kerja dan Anggaran Satuan Kerja………... 39