BAB VI PENUTUP
6.2 Saran
Adapun saran yang dapat diberikan berkaitan dengan pelaksaan PONED adalah sebagai berikut :
1. Kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhan Batu untuk :
a. Menyediakan tenaga kesehatan pengganti yang sudah dilatih PONED untuk disalurkan ke Puskesmas PONED yang membutuhkan Petugas Kesehatan PONED
b. Melaksanakan evaluasi rutin terhadap kelengkapan sarana dan prasarana serta fungsinya dalam pelaksanaan PONED dan segera mengganti peralatan yang sudah tidak layak digunakan.
2. Kepada Puskesmas Negeri Lama Kabupaten Labuhan Batu untuk :
a. Puskesmas PONED sebaiknya memiliki kualitas tenaga kesehatan yang sama serta perlu untuk mengadakan pelatihan kepada tenaga kesehatan lain yang belum terlatih PONED.
b. Dalam mendukung penyelenggaraan PONED, Puskesmas Negeri Lama perlu untuk melengkapi peralatan medis, non medis, serta memperbaiki fasilitas di Puskesmas. Oleh karena itu, Puskesmas perlu mengajukan permohonan secara terus menerus ke Dinas Kesehatan Labuhan Batu dalam penyediaan sarana dan prasarana kesehatan tersebut.
c. Untuk memperbaiki proses rujukan melalui penguatan program desa siaga harus dilakukan oleh Puskesmas dan kepala desa, sebagai upaya membangun kepedulian masyarakat dalam proses rujukan kegawatdaruratan yang terjadi pada ibu dan anak, mulai masyarakat sampai tingkat rujukan berjenjang.
dan Neonatal Emergensi Dasar (PONED) di Puskesmas Sitanggal Kabupaten Brebes Tahun 2016 (Skripsi). Semarang : FKM Universitas Diponegoro.
Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara (2015). Profil Kesehatan Provinsi Sumatera Utara Tahun 2015. Medan : Dinkes Sumut.
Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhan Batu. (2015). Profil Kesehatan Kabupaten Labuhan Batu Tahun 2015. Labuhan Batu : Dinkes Kabupaten Labuhan Batu.
Handayani, Sri. (2011). Analisis Pelaksanaan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (PONED) di Puskesma PONED Kabupaten Kendal. (Tesis). Yogyakarta : Pasca Sarjana FK Universitas Gadjah Mada.
Keputusan Menteri Kesehatan RI. (2007). Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 369/MENKES/SK/III. 2007 Tentang Standar Kompetensi Bidan. Jakarta : Ikatan Bidan Indonesia
Kementerian Kesehatan. (2012). Laporan Akhir Riset Fasilitas Kesehatan 2011. Jakarta : Kemenkes RI.
_____________________, (2013). Keputusan Direktorat Jenderal Bina Upaya Kesehatan Nomor HK.02.03/11/1911/2013 Tentang Pedoman Penyelenggaraan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar .
Jakarta : Kemenkes RI.
_____________________, (2015). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2015. Jakarta : Depkes RI.
Marimis, W.F. (2007). Ilmu Perilaku dalam Pelayanan Kesehatan. Surabaya: Airlangga University Press.
Moleong. L. J. (2007). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya Offset.
Mubarak, W. I. (2012). Ilmu Kesehatan Masyarakat Konsep dan Aplikasi dalam Kebidanan. Jakarta : Salemba Medika
Mustain, M. I. (2013). Evaluasi Pelaksanaan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (PONED) di Puskesmas Jumpandang Baru Kota Makasar Tahun 2013(Tesis). Makassar : Pasca Sarjana FKM Universitas Hasanuddin.
Novita, W. (2015). Analisis Pelaksanaan Rujukan KIA di Puskesmas Hamparan Perak dan Puskesmas Bandar Khalifah Kabupaten Deli Serdang (Skripsi). Medan : FKM USU.
Peraturan Menteri Kesehatan. (2014). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 75 Tahun 2014 Tentang Pusat Kesehatan Masyarakat. Jakarta : Kemenkes RI.
Puskesmas Negeri Lama. (2015). Profil Kesehatan Puskesmas Negeri Lama Tahun 2015. Labuhan Batu : Puskesmas Negeri Lama.
____________________. (2016). Profil Kesehatan Puskesmas Negeri Lama Tahun 2016. Labuhan Batu : Puskesmas Negeri Lama.
Siregar, M. L. (2016). Analisis Implementasi Pelayanan PONED di Puskesmas Patumbak Kabupaten Deli Serdang Tahun 2016 (Skripsi).
Universitas Sumatera Utara. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Medan : FKM USU.
Sugiyono. (2009). Metode Penelitian Bisnis (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung : Alfabeta
Surahwardy, Ade. (2013). Evaluasi Pelaksanaan Pelayanan Obstetri dan Neonatal Emergensi Dasar (PONED) di Puskesmas Mamajang Kota Makassar(Tesis). Makassar : FKM Universitas Hasanuddin.
Susyanty, A. L. (2016). Pelaksanaan Program Pelayanan Obstetri dan Neonatal Emergensi Dasar (PONED) di Kabupaten Karawang Tahun 2016. Buletin Penelitian Kesehatan. Jakarta : Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
Syukur, A. (1987). Kumpulan Makalah Studi Implementasi Latar Belakang Konsep Pendekatan dan Relevansinya Dalam Pembangunan. Ujung Pandang : Persadi
Tjiptono, Fandi. (2007). Strategi Pemasaran Edisi Kedua. Yogyakarta : Penerbit Andi
Tobing, J. (2014). Analisis Manajemen Rujukan Pasien Komplikasi Persalinan di Wilayah Kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Deli Serdang Tahun 2014 (Tesis). Medan : FKM USU.
Usman. (2002). Konteks Implementasi Berbasis Kurikulum. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada
Vivianri, T. I. (2011). Analisis Sistem Pelayanan Kegawatdaruratan
Obstetri di Puskesmas PONED Wilayah Kabupaten Kupang (Tesis).
Dihadapi. Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Volume. 4 Nomor 1 Februari 2014.
Walyani, E. S., dan Th. Endang Purwoastuti. (2015). Asuhan Kebidanan Kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal. Yogyakarta : Pustaka Baru Press.
_______________________________________________. (2015). Mutu Pelayanan Kesehatan dan Kebidanan. Yogyakarta : Pustaka Baru Press Widyana, E. D. (2011). Evaluasi Pelaksanaan Rujukan Ibu Bersalin
dengan Komplikasi Persalinan oleh Bidan Desa di Puskesmas Sukorejo Wilayah Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan Jawa Timur (Tesis). Semarang : Pasca Sarjana FKM Universitas Diponegoro. Yunus, L. M. (2007). Evaluasi Proses Rujukan Obstetri Terkait Kematian
Perinatal di Kabupaten Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat (Tesis). Yogyakarta : Program Pascasarjana Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada.
ANALISIS PELAKSANAAN PROGRAM PELAYANAN OBSTETRI DAN NEONATAL EMERGENSI DASAR (PONED) DI PUSKESMAS
NEGERI LAMA KABUPATEN LABUHAN BATU TAHUN 2017
A. Daftar Pertanyaan untuk Kepala Puskesmas Negeri Lama
I. Data Umum 1. Nama : 2. Umur : 3. Pendidikan : 4. Masa Kerja : 5. Tanggal Wawancara : II. Data Khusus
1. Input
a) Mohon Bapak/Ibu jelaskan sejak kapan Puskesmas Negeri Lama menjadi PONED? apakah puskesmas ini ditetapkan menjadi PONED disertai dengan pelatihan dan fasilitas-fasilitas telah dilengkapi sesuai standar PONED?
b) Mohon Bapak/Ibu jelaskan siapa sajakah Petugas Kesehatan PONED di Puskesmas Negeri Lama sudah mendapatkan pelatihan PONED? Kapan petugas kesehatan PONED mendapat pelatihan PONED? Apakah ada kriteria khusus dalam memilih petugas kesehatan untuk dilatih PONED? Apakah ada pelatihan lanjutan?
c) Mohon Bapak/Ibu jelaskan apakah ada tim pendukung PONED? Siapa saja yang menjadi tim pendukung PONED? Apakah tim pendukung PONED telah diberi pelatihan? Apakah bentuk pelatihan tersebut?
d) Mohon Bapak/Ibu jelaskan apakah alat-alat kesehatan untuk PONED sudah lengkap dan masih dalam keadaan baik?
e) Mohon Bapak/Ibu jelaskan bagaimana ketersediaan obat-obatan kesehatan yang mendukung PONED di Puskesmas?
f) Mohon Bapak/Ibu jelaskan apakah tersedia biaya operasional dalam pelayanan PONED? darimanakah sumber biaya operasional tersebut?
g) Mohon Bapak/Ibu jelaskan darimanakah sumber biaya operasional pelaksaan program PONED?
2. Proses
a) Mohon Bapak/Ibu jelaskan bagaimana alur rujukan PONED? upaya apa saja yang telah dilakukan untuk penguatan sistem rujukan ke Puskesmas PONED?
b) Mohon Bapak/Ibu jelaskan bagaimanakah Pelayanan PONED di Puskesmas?
c) Mohon Bapak/Ibu jelaskan bagaimanakah penanganan kegawatdaruratan setelah rujukan datang?
d) Mohon Bapak/Ibu jelaskan bagaimanakah sistem rujukan kasus kegawatdaruratan maternal dan neonatal dari bidan desa, klinik bersalin, puskesmas kelas C maupun puskesmas non-PONED ke Puskesmas PONED? Bagaimana sistem komunikasi dalam penerimaan rujukan pasien ke Puskesmas PONED? Apa bentuk dari sistem komunikasi tersebut?
B. Daftar Pertanyaan untuk Dokter (Tim inti PONED) I. Data Umum 1. Nama : 2. Umur : 3. Pendidikan : 4. Masa Kerj a : 5. Tanggal Wawancara : II.Data Khusus
1. Input
a) Mohon Bapak/Ibu, Sejak kapan Puskesmas Negeri Lama menjadi PONED?
b) Mohon Bapak/Ibu, Apakah petugas kesehatan PONED di Puskesmas Negeri Lama sudah mendapatkan pelatihan PONED? Kapan petugas kesehatan PONED mendapat pelatihan PONED? Apakah ada kriteria untuk petugas kesehatan menjadi tim PONED? Apakah ada pelatihan lanjutan bagi tim PONED? Siapa saja yang melatih?
c) Mohon Bapak/Ibu, Apakah ada tim pendukung PONED? Siapa saja yang menjadi tim pendukung PONED? Apakah tim pendukung PONED telah dilatih? Apa bentuk pelatihannya? d) Mohon Bapak/Ibu, Apakah dalam pelaksanaan PONED, Dokter,
Bidan, dan perawat selalu berada di tempat? Apakah di Puskesmas PONED ini ada dokter yang berjaga selama 24 jam? e) Mohon Bapak/Ibu, Bagaimana ketersediaan alat-alat kesehatan
yang mendukung PONED di Puskesmas?
f) Mohon Bapak/Ibu, Bagaimana ketersediaan obat-obatan kesehatan yang mendukung PONED di Puskesmas?
g) Mohon Bapak/Ibu, Apakah Puskesmas Negeri Lama memiliki sarana untuk membantu dalam merujuk pasien? Kalau ada sebutkan!
h) Mohon Bapak/Ibu, Bagaimanakah sistem komunikasi dan informasi dalam pelaksanaan PONED?
2. Proses
a) Mohon Bapak/Ibu jelaskan apakah masyarakat, bidan desa, klinik bersalin, dan puskesmas non-PONED serta Puskesmas kelas C sering melakukan rujukan ke Puskesmas PONED? Kasus apa saja yang sering menjadi rujukan?
b) Mohon Bapak/Ibu jelaskan apakah ada kasus yang dirujuk ke Puskesmas PONED? Kasus apa saja yang sering menjadi rujukan?
c) Mohon Bapak/Ibu jelaskan bagaimanakah sistem rujukan kasus kegawatdaruratan maternal dan neonatal ke Puskesmas PONED? Bagaimanakah PONED di Puskesmas Negeri Lama?
C. Daftar Pertanyaan untuk Perawat (Tim inti PONED) I. Data umum 1. Nama : 2. Umur : 3. Pendidikan : 4. Masa Kerja : 5. Tanggal Wawancara II.Data Khusus
1. Input
a) Mohon Bapak/Ibu jelaskan apakah ada petugas kesehatan PONED di Puskesmas Negeri Lama yang sudah mendapatkan pelatihan PONED? kapan petugas kesehatan PONED mendapat pelatihan PONED? berapakah jumlah petugas kesehatan yang telah dilatih PONED? Apakah ada kriteria untuk petugas kesehatan menjadi tim PONED? apakah ada pelatihan lanjutan bagi tim PONED? siapa yang melatih?
b) Mohon Bapak/Ibu jelaskan apakah ada tim pendukung PONED? siapa saja yang menjadi tim pendukung PONED? apakah ada tim pendukung PONED sudah dilatih? Apa bentuk pelatihannya? c) Mohon Bapak/Ibu jelaskan apakah tupoksi perawat dalam
pelayanan PONED?
d) Mohon Bapak/Ibu jelaskan apakah dalam pelaksanaan PONED, Dokter, Bidan dan Perawat selalu berada di tempay? Apakah di Puskesmas PONED iini ada dokter yang berjaga 24 jam?
e) Mohon Bapak/Ibu jelaskan bagaimana dengan ketersediaan alat-alat kesehatan yang mendukung PONED di Puskesmas?
f) Mohon Bapak/Ibu jelaskan bagaimana ketersediaan obat-obatan kesehatan yang mendukung PONED di Puskesmas?
g) Mohon Bapak/Ibu jelaskan apakah Puskesmas Negeri Lama memiliki sarana untuk membantu merujuk pasien? Kalau ada sebutkan!
h) Mohon Bapak/Ibu jelaskan bagaimana sistem informasi dan komunikasi dalam pelayanan PONED?
2. Proses
a) Mohon Bapak/Ibu jelaskan kasus apa saja yang pernah ditangani Puskesmas PONED?
b) Mohon Bapak/Ibu jelaskan apakah ada tim khusus dalam melakukan promosi pelayanan PONED?
D. Daftar Pertanyaan untuk Bidan (Tim inti PONED) I. Data Umum 1. Nama : 2. Umur : 3. Pendidikan : 4. Masa Kerja : 5. Tanggal Wawancara : II. Data Khusus
1. Input
a. Mohon Bapak/Ibu, Sejak kapan Puskesmas Negeri Lama menjadi PONED?
b. Mohon Bapak/Ibu, Apakah petugas kesehatan PONED di Puskesmas Negeri Lama sudah mendapatkan pelatihan PONED? Kapan petugas kesehatan PONED mendapat pelatihan PONED? Apakah ada kriteria untuk petugas kesehatan menjadi tim PONED? Apakah ada pelatihan lanjutan bagi tim PONED? Siapa saja yang melatih?
c. Mohon Bapak/Ibu, Apakah ada tim pendukung PONED? Siapa saja yang menjadi tim pendukung PONED? Apakah tim pendukung PONED telah dilatih? Apa bentuk pelatihannya?
d. Mohon Bapak/Ibu, Apakah dalam pelaksanaan PONED, Dokter, Bidan, dan perawat selalu berada di tempat? Apakah di Puskesmas PONED ini ada dokter yang berjaga selama 24 jam?
e. Mohon Bapak/Ibu, Bagaimana ketersediaan alat-alat kesehatan yang mendukung PONED di Puskesmas?
f. Mohon Bapak/Ibu, Bagaimana ketersediaan obat-obatan kesehatan yang mendukung PONED di Puskesmas?
g. Mohon Bapak/Ibu, Apakah Puskesmas Negeri Lama memiliki sarana untuk membantu dalam merujuk pasien? Kalau ada sebutkan!
h. Mohon Bapak/Ibu, Bagaimanakah sistem komunikasi dan informasi dalam pelaksanaan PONED?
2. Proses
a. Mohon Bapak/Ibu jelaskan apakah masyarakat, bidan desa, klinik bersalin, puskesmas PONED dan puskesmas non-PONED serta Puskesmas kelas C sering melakukan rujukan ke Puskesmas PONED? Kasus apa saja yang sering menjadi rujukan?
b. Mohon Bapak/Ibu jelaskan apakah ada kasus yang dirujuk ke Puskesmas PONED? Kasus apa saja yang sering menjadi rujukan? c. Mohon Bapak/Ibu jelaskan bagaimanakah sistem rujukan kasus
kegawatdaruratan maternal dan neonatal ke Puskesmas PONED? Bagaimanakah PONED di Puskesmas Negeri Lama?
E. Daftar Pertanyaan untuk Masyarakat (Ibu Bersalin/Ibu Hamil) I. Data Umum 1. Nama : 2. Umur : 3. Pendidikan : 4. Tanggal Wawancara : II. Data Khusus
1. Mohon Ibu jelaskan apakah anda akan/telah melahirkan di Puskesmas?
2. Mohon Ibu jelaskan apakah pernah mendengar tentang program PONED di Puskesmas?
3. Mohon Ibu jelaskan apakah ada sosialisasi mengenai pelayanan PONED yang ada di Puskesmas PONED? Bagaimana cara petugas kesehatan mensosialisasikannya?
4. Mohon Bapak/Ibu jelaskan bagaimana persepsi anda terhadap pelayanan Puskesmas Negeri Lama?
LAMPIRAN 2.
HASIL WAWANCARA MENDALAM (IN-DEPTH INTERVIEW) ANALISIS PELAKSANAAN PROGRAM PELAYANAN OBSTETRI DAN
NEONATAL EMERGENSI DASAR (PONED)DI PUSKESMAS NEGERI LAMA KABUPTEN LABUHAN BATU TAHUN 2017
1. Input
1.1 Ketersediaan Sumber Daya Manusia pada Pelayanan PONED di Puskesmas Negeri Lama Kabupaten Labuhan Batu
Matriks 1. Pernyataan Informan Mengenai Jumlah Sumber Daya PONED di Puskesmas Negeri Lama Kabupaten Labuhan Batu
Informan Pernyataan
Informan 1
Ada. Sebelum PONED masuk, ya pelatihan lah. Sama lah sama EMAS itu kemaren. Dokter, perawat, sama bidan koordinatornya yang dapat pelatihan itu, pelatihannya di Medan, semingguan. Kita disini ada petugas kesehatan itu 29 orang.
Informan 2
Ada, tiga orang yang ikut pelatihan itu. Kepala Puskesmas yang milih. Ada dokter, bidan, sama perawat tapi itulah yang dapat pelatihan PONED itu sudah pindah tugas, nggak disini lagi.. nggak ada kriteria khususlah, nggak pernah dengar soal pelatihan lanjutan itu jadi apa tidak, soalnya kemaren ada dengar mau diadakan tapi sampai sekarang tidak ada kabarnya.
Informan 3
Ada, Cuma udah nggak disini lagi. Tinggal kami-kami lah, tapi udah tau mekanisme PONED itu. Nggak ada pun kriteria khusus, biasa saja. Pelatihan lanjutan itu nggak ada kabarnya, dengar-dengar sih ada dan kami disini ada 29 petugas yang dibagi 2 shift.
Informan 4 Seingat saya dulu ada, dua tahun inilah baru pindah tugas.
Informan 5 Banyak orang ini disini, tapi kalau malam hilang nggak tau kemana.
1.2 Kesiapsiagaan Petugas Kesehatan PONED di Puskesmas Negeri Lama Kabupaten Labuhan Batu
Matriks 2. Pernyataan Informan Mengenai Kesiapsiagaan Petugas Kesehatan PONED di Puskesmas Negeri Lama Kabupaten Labuhan Batu
Informan Pernyataan
Informan 1 Ada dokter sama petugas siaga 24 jam. Informan 2 Dokter jaganya ada. On-call juga kita.
Informan 3 Untuk dokter jaga, ya pasti adalah. On-call juga kalau ada situasi darurat gitu.
Informan 4
Ada dokter jaganya, tapi masyarakat kita ini kan suka nggak sabar, dokter disini malam main telepon, tunggu setengah jam datanglah dia itu.
Informan 5
Ada kak dokter jaga, ramelah tapi kalau malam sudah tak ada nampak lagi dokter itu. Kalau ada perlu nunggu teleponlah lagi suster ini.
Informan 6
Sianglah enak, malam sampe jam 8 ajanya orang dokter ini disini, awak ada apa-apa tengah malam pun nunggu lagi sejam dua jam dokter itu datang. Kadang mau ganti infus saja yang lamaan datangnya, sampe darahnya kesedot lagi itu.
1.3 Ketersediaan Tim Pendukung PONED di Puskesmas Negeri Lama Kabupaten Labuhan Batu
Matriks 3. Pernyataan Informan Mengenai Kesiapsiagaan Petugas Kesehatan PONED di Puskesmas Negeri Lama Kabupaten Labuhan Batu
Informan Pernyataan
Informan 1 Ada, kalau tenaga kesehatan PONED itu kita sudah cukuplah. Informan 2
Ada, karena EMAS masuk, PONED pun dijalankan, ada itu namanya Tim Emergensi disini yang khusus untuk ibu hamil sama anak bayi.
Informan 3 Ada, Tim Emergensi PONED, dulunya EMAS itu yang buat.
Informan 4 Ada, pas EMAS kemaren ada setahuku. Tim merah atau emergensi.
1.4 Ketersediaan Sarana dan Prasarana yang Mendukung Pelaksanaan PONED di Puskesmas Negeri Lama Kabupaten Labuhan Batu
Matriks 4. Pernyataan Infroman Mengenai Ketersediaan Sarana dan Prasarana yang Mendukung Pelaksanaan PONED di Puskesmas Negeri Lama Kabupaten Labuhan Batu
Informan Pernyataan
Informan 1
Masih ada beberapa yang belum lengkap. Namanya juga kita tinggal didaerah terpencil gini apalagi disini dua sampai tiga hari sekali pasti air pasang. Terendamlah semuanya. Tapi mau direnovasi lagi katanya Puskesmas ini biar nggak kena banjir lagi dan dinas pun maunya melengkapi semua peralatan yang kurang-kurang ini karena kemaren kita baru lulus akreditasi, mau jadi rumah sakit kelas D ini
Informan 2
Masih belum lengkap dan keadaan pun karena tinggal di pesisir ya harus siap-siap setiap banjir datang tentu berpengaruh sama pelayanan kita ke masyarakat. Tidak lengkap pun kemaren sudah di koordinasikan tapi belum ada jawaban.
Informan 3
Kalau lengkap ya nggak juga, ada beberapa yang kurang kayak misalnya bangunan Puskesmas ini tidak memenuhi syarat PONED, sarana pun masih banyak yang kurang-kurang apalagi prasarananya kan. Tapi karna ada EMAS kemarin itu kita jalan terus sekarang sudah pemda yang mau ini, memperbaiki lagi supaya layaklah dan mudah dijangkau kalau pas banjir.
Informan 4
Kalau PONED pasti sudah baik dan lengkap karena kemaren ada EMAS itu kita jalan terus tapi sekarang uda habis program EMAS itu kan.
Informan 5
Kuranglah rasaku kak, ada gitu kemaren pas periksa hamil kan, kata dokternya aku kena pre eklamsi jadi sebenarnya gitu melahirkan kan di Puskesmas aja gitu maunya tapi dokter bilang tidak lengkaplah pula alat orang itu makanya disuruh aku sama bu bidan itu ke rumah sakit saja di ranto, dikasih surat rujukan lah.
Informan 6 Sudah lumayan lah rasaku ya soalnya tidak masalah aku kemarin, cocok aja rasaku.
1.5 Ketersediaan Obat-Obatan dalam Pelaksanaan PONED di Puskesmas Negeri Lama Kabupaten Labuhan Batu
Matriks 5. Pernyataan Informan Mengenai Ketersediaan Obat-Obatan di Puskesmas PONED di Puskesmas Negeri Lama Kabupaten Labuhan Batu
Informan Pernyataan
Informan 1
Masih belum lengkap kalau untuk PONED ini, kalaupun tidak ada di Puskesmas, kita rekomendasikan ke apotik terdekat aja. Kita akui bahwa Puskesmas kita ini butuh banyak perbaikan tapi dana tidak ada ditambah dinas kayak ga menanggapi juga. Kalau pas EMAS kemarin lengkap saja tapi sekarang sudah lepas ya sudah kita menunggu saja sekarang.
Informan 2 Belum lengkap, tapi ini lagi nunggu beberapa obat karena kemaren habis, nunggu dari Rantauprapat lah ini.
Informan 3 Belum cukup, kalaupun habis atau tinggal sedikit lagi stok obatnya langsung kita informasikan ke dinas.
Informan 4
Masih banyak yang kosong ada beberapa obat yang nggak ada di Puskesmas, kalau udah begitu ya kami suruh saja beli di apotek depan itu.
Informan 5
Dikasih ada obat pas dari bidan desa itu, disuruh minta ke Puskesmas. Tapi rupanya nggak ada di Puskesmas pas habis jadi harus ke kota cari obat itu karena nggak ada di sini. Informan 6 Kemaren pas cek hamil, disuruh beli vitaminnya di apotik.
Disini (Puskesmas) katanya nggak ada.
1.6 Ketersediaan Alat Komunikasi Sebagai Sarana Untuk Merujuk Dalam Pelaksanaan PONED di Puskesmas Negeri Lama Kabupaten Labuhan Batu
Matriks 6. Ketersediaan Alat Komunikasi Sebagai Sarana Untuk Merujuk Dalam Pelaksanaan PONED di Puskesmas Negeri Lama Kabupaten Labuhan Batu
Informan Pernyataan
Informan 2 Ada, tapi semenjak EMAS berhenti ya alat komunikasi itu juga sudah nggak ada.
Informan 3 Ada, dulu. Sekarang ya pakai masing-masing saja. Lebih gampang juga.
Informan 4 Ada, kalau kami bidan desa ya pake handphone sendiri untuk menghubungi Puskesmas atau dokternya langsung.
1.7 Ketersediaan Biaya Operasional Pelaksanaan PONED di Puskesmas Negeri Lama Kabupaten Labuhan Batu
Matriks 7. Ketersediaan Biaya Operasional Pelaksanaan PONED di Puskesmas Negeri Lama Kabupaten Labuhan Batu
Informan Pernyataan
Informan 1
Sampai sekarang dari APBD, kalau masyarakat ya dari ASKES, BPJS, JKN. Tapi kalau operasional Puskesmas ini ya dari kas Puskesmasnya
Informan 2
Dari BPJS, JKN, sama ASKES kalau masyarakat, tapi operasional Puskesmas pada PONED ini ya dana Puskesmas sendiri sekarang karena EMAS kan sudah berhenti disini tahun lalu.
Informan 3 BPJS sama ASKESDA dari masyarakat, Puskesmas ini dana operasionalnya lah.
1.8 Ketersediaan Sarana Transportasi Rujukan dalam PONED di Puskesmas Negeri Lama Kabupaten Labuhan Batu
Matriks 8. Ketersediaan Sarana Transportasi Rujukan dalam PONED di Puskesmas Negeri Lama Kabupaten Labuhan Batu
Informan Pernyataan
Informan 2 Kalau merujuk, ada 2 ambulans kita yang bisa digunakan.
Informan 3 Itu didepan ambulans kita. Yang satunya lagi di tanjung haloban. Ada petugas kita yang kesana.
Informan 4 Ambulans langsung jemput. Ada 2 di Puskesmas. Informan 5 Biasanya pake ambulans itu
Informan 6
Pas aku melahirkan, karena tak ada mobil, telepon Puskesmas langsung, nunggu 15 menit, berangkat langsung ke Puskesmasnya.
2. Proses
2.1 Penerimaan Rujukan dari Fasilitas Rujukan Dibawahnya dalam Pelaksanaan Pelayanan PONED di Puskesmas Negeri Lama Kabupaten Labuhan Batu
Matriks 9. Penerimaan Rujukan dari Fasilitas Rujukan Dibawahnya dalam Pelaksanaan Pelayanan PONED di Puskesmas Negeri Lama Kabupaten Labuhan Batu
Informan Pernyataan
Informan 2
Bidan desa disini melalui Puskesmas PONED dulu, kami bisa tangani atau tidak, lalu kami yang melakukan rujukan itu ke Rumah Sakit PONEK. lagipula tidak semua kasus bisa kami tangani. Tapi jarang juga kalau malam gitu.
Informan 3
Saya sudah melakukan koordinasi dengan bidan desa disini, begitu pemeriksaan kehamilan ada masalah pada si ibu langsung rujuk dulu ke Puskesmas. Kalau pun ada yang tidak bisa kami tangani disini, ya langsung kami rujuk ke Rumah Sakit Umum di kota. Kita telepon dulu, baru berangkat.
Informan 4
Kami, bidan desa ini, dikasih pengarahan pas PONED di mulai untuk merujuk terlebih dahulu ke Puskesmas. Jangan langsung ke rumah sakit. Nah cara kami ya itu kami laporkan, dijemput mereka dari Puskesmas. Puskesmas di Tanjung Haloban pun begitu, tidak langsung ke rumah sakit tapi ke