9.2 Saran
9.2.2 Saran pada Aspek Praktis
Secara praktis atau pragmatis penelitian tentang Jojobo sebagai nilai sosial
lokal dan kelembagaan pemberdayaan masyarakat desa di Maluku Utara ini dapat diajukan saran sebagai berikut:
1. Hasil penelitian ini disarankan dapat dijadikan dasar dalam proses-proses kebijakan serta pengambilan keputusan pembangunan pedesaan
101 khususnya di Kecamatan Jailolo Selatan Kabupaten Halmahera Barat sebagai upaya dalam meningkatkan pemberdayaan masyarakat desanya, khususnya bagi komunitas petani perladangan berbasis kekeluargaan dan kekerabatan (kinship)
2. Selain itu pada aspek praktis lainnya disarankan dari hasil penelitian ini yaitu:
a. Menjadi bahan informasi dan referensi bagi Pemerintah Daerah di Kabupaten Halmahera Barat dalam mengetahui kendala-kendala yang terjadi berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa di Kecamatan Jailolo Selatan Kabupaten Halmahera Barat.
b. Menjadi bahan informasi dan referensi bagi Pemerintah Daerah di Kabupaten Halmahera Barat dalam menyusun kebijakan pemerintah daerah di Kabupaten Halmahera Barat berupa upaya-upaya mengatasi kendala yang terjadi berkaitan dengan peningkatan pemenuhan kebutuhan masyarakat desa di Kecamatan Jailolo Selatan Kabupaten Halmahera Barat.
c. Menjadi bahan informasi dan referensi bagi masyarakat Maluku Utara pada umumnya, dan khususnya masyarakat desa di Kecamatan Jailolo Selatan Kabupaten Halmahera Barat dalam upaya meningkatkan pemenuhan kebutuhan masyarakat.
3. Peningkatan peran kelembagaan sosial ekonomi Jojobo dalam
pemberdayaan masyarakat disarankan agar:
a. Perlunya revitalisasi kembali kelembagaan Jojobo kepada generasi
muda dalam upaya mempertahankan budaya lokal di Maluku Utara. b. Adanya pengakuan dari pihak Pemerintah Daerah Kabupaten
Halmahera Barat khususnya, dan umumnya Provinsi Maluku Utara akan keberadaan Kelembagaan Jojobo yang mampu memberdayakan masyarakat lokal baik dari aspek sosial maupun aspek ekonomi.
103
DAFTAR PUSTAKA
Agustian, A; Supena F; Syahyuti; dan E. Ariningsih. 2003. Studi Baseline Program PHT Perkebunan Rakyat Lada di Bangka Belitung dan Lampung. Laporan Penelitian. Pusat Penelitian dan Pengembangan Sosial Ekonomi Pertanian, Bogor.
Arikunto, 1995. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktis. Jakarta: Bina Aksara.
Bertrand, Alvin L, 1980. Sosiologi, Surabaya: PT. Bina Ilmu.
Brown, Donald, 1995. Poverty-Growth Dichotomy, dalam Üner Kirdar dan
Leonard Silk (ed.). People: From Impoverishment to Empowerment. New York: New York University.
Day, L.C.1996. Perubahan Sosial Ekonomi dan Dampaknya terhadap Organisasi Pertanian di Long pujingan dan Long Alongo, dalam Eghenter, C dan Bernard Sellato1996. (peny). Kebudayaan dan Pelestarian Alam. PHPA, The Ford Founddation, dan IMF.
Djuweng, S.1999. Pembangunan dan Marginalisas, Masyarakat Adat Dayak, dalam Muhammad Hayat Rahz (Pen). Ashoka Indonesia dan Insit. Yogyakarta.
Dove, M.R. 1981. Antara Mitos dan Kebenaran antara Sistem Perladangan Peneliti Yayasan Reckfeller PPS Lingkungan UGM Yogyakarta, Indonesia Agro Ekonomi Tahun XII, No. 15 (Agustus, 1981).
Dove, M.R. 1981. Sistem Perladangan di Indonesia. Suatu Studi Kasus dari Kalimantan Barat. UGM Press. Yogyakarta.
Durkheim E, 1973. Moral Education.Translated by Everett K.Wilson and Herman Schurer From: L Education Morale, 1925. Collier Macmillan Publighers, London.
Dwijowijoto, Riant Nugroho. 2006. Kebijakan Publik:Formulasi, Implementasi, dan Evaluasi. Jakarta: PT. Elex Media Komputendo.
Friedmann, 1992. Empowerment; The Politics of Alernative Development. Cambridge Blackwell.
Geertz, C. 1975. Involusi Pertanian. Proses perubahan Ekologi di Indonesia Diterbitkan untuk Lembaga Penelitian Sosiologi Pedesaa, Institut Pertanian Bogor dan Yayasan Obor, Jakarta.
J.P. de Josselin Long, 1935. De Meleishe Archipl als ethnologisch Studieveld. Leiden: Ginberg.
104
Karsidi, Ravik. 2001.Paradigma Baru Penyuluhan Pembangunan dalam Pemberdayaan Masyarakat. Dalam Pambudy dan A.K.Adhy (ed.): Pemberdayaan SumberdayaManusia Menuju Terwujudnya Masyarakat Madani, Bogor: Penerbit Pustaka Wirausaha Muda.
Kartasasmita, Ginandjar, 1996. Pembangunan untuk Rakyat: Memadukan Pertumbuhan dan Pemerataan, PT. Pustaka Cidesindo.
Kirdar, Uner dan Leonard Silk (ed), 1995. People: From Impoverishment to Empowerment. New York: New York University Press.
Koentjaraningrat, 1968. Pengantar Ilmu Antropologi; Cet. Ke-6; Jakarta: Aksara Baru.
Koentjaraningrat, 2007. Manusia dan Kebudayaan di Indonesia; Cet. Ke 22; Jakarta: Pernerbit Jembatan.
Mahmudi, Ahmad. 1999. Prinsip-Prinsip Pemberdayaan Masyarakat. TOT P2KP oleh LPPSLH, Ambarawa, 27 Nopember 1999.
Malinowski, B, 1944. A Scientifcis Theory of Culture and Other Essays, Chapel Hill: University of North Caroline Perss.
Mansur. Mohammad Zen, 1999. Dampak Negatif dari Investasi Perkebunan Besar Swasta (PSB) Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Lokal dan Pembangunan Wilayah Maluku Utara. PROGRAM PASCASARJANA INSTITUT PERTANIAN BOGOR. di Publikasikan
Miles, Matthew B, dan A. Michael Hubermen. 1992. Analisis Data Kualitatif.
Diterjemahkan oleh Tjetjep Rohendi Rohidi. Jakarta: universitas Indonesia.
Miring, dkk.1987. Tim Geografi Budaya Daerah Kalimantan Tengah. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Moleong, Lexy. J. 2000. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung : Remaja Rosdakarya.
Mubyarto, 1998. Sistem dan moral ekonomi Indonesia, Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial, Jakarta.
Mubyarto. 2001. Ekonomisme. Orasi Kebudayaan, Disampaikan di Taman Mini Ismail Marzuki (Tim) 9 April 2001. CIPTA Dewan Kesenian Jakarta. Jakarta.
Muhadjir, Noeng, 1982. Teori Perubahan Sosial. Yogyakarta: Rake Sarasin.
Muhajir, Noeng, 1996. Metodologi Penelitian Kualitatif, Eds. 3, Yogyakarta: Rake Sarasin.
105 Nasution, 1996. Metode Research (Penelitian Ilmiah). Jakarta: Bumi Aksara.
Norman Uphoff. 1992. Local Institutions and Participation for Sustainable Development.Gatekeeper Series SA31. IIED, London
Ostrom E. 1985. Sosial capital: a Fad Or a Fudamental concept? Dalam
Dasgupta, P and Ismail Seregeldin. 1999. Sosial Capital: A Multifaceted Perspective. The Word Bank The International Bank For Reconstruction and Development Washington D.C. 20433.
P.E, De Josselin Jong, 1977. Structural Anthropologi In The Netherlands. KITL. Translation Seises 17 The Hague Martinus Nyhoff.
Patton, Michael Quinn. 1987 Qualitative Education Methods, Beverly Hills, Sage Publication Robert Bogdan.
Planck, Ulrich, 1993, Sosiolologi Pertanian, Jakarta; penerbit Yayasan Obor Indonesia.
Polanyi, Karl, 2009. Transformasi Besar: Asal Usul Politik Ekonomi Zaman Sekarang. Penerbit : Pustaka Pelajar
Prijono, S. Onny., & Pranarka, A.M.W. 1996. Pemberdayaan, Konsep, Kebijakan dan Implementasi, Centre for Strategic and International Studies (CSIS).
Jakarta: CSIS.
Putuhena, Saleh.1980. Sejarah Agama Islam di Ternate, dalam Masinambow (ed) 1980 Hlm. 263-276.
R. Bogdan dan Taylor, S.J, 1984 Introduction to Qualitative Research Methods: The Search for Meanings. Second Edition. New York dll.: John Wiley & Sons.
Rakhmat, Jalaluddin, 1989. Psikologi Komunikasi. Bandung: PT. Remaja Rosda Karya
Ranis, Gustav, 1995. Reducing Poverty: Horizontal Flows Instead of Trickle Down", dalam Uner Kirdar dan Leonard Silk (ed.). People: From Impoverishment To Empowennent. New York: New York University Press.
Robert M.Z. Lawang, 1994. Kapital Sosial Dalam Perspektif Sosiologik. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
Roesmidi, M.M dan Risyanti, I, 2008. Pemberdayaan Masyarakat. Bandung: AlQaprint Jatinangor.
Ruttan, Vernon W and Hayami, 1984. Induce Innovation Model of Agricultural Development in agricultural Development in the Third World. Edited by Calr K. Eicher & John M. Stas
106
Safar, 2008. Konsep Kebudayaan Maluku Utara. http://www.cps- ss.org/web/images/provinsi maluku utara bmg.
Saragih, Bungaran, 2002. Agribisnis: Paradigma Baru Pembangunan Ekonomi Berbasis Pertanian, Bogor: Yayasan Mulia persada Indonesia, Pt.Surveyor Indonesia dan PSP Lemlit IPB.
Sasono, Adi, 1999. Ekonomi Kerakyatan dalam Dinamika Perubahan, Makalah Konferensi Internasional Ekonomi Jaringan, Hotel Sangri-La, Jakarta 5-7 Desember.
Singarimbun dan Effendi, 1991. Metode Penilitian Survei, LP3S Jakarta.
Sumardjo. 1999. Transformasi Model Penyuluhan Pertanian Menuju Pengembangan Kemandirian Petani, Bogor: Disertasi Doktor Program Pascasarjana Institut Pertanian Bogor.
Sumodiningrat, Gunawan, 1999. Pemberdayaan Masyarakat dan JPS. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
Soekanto, Soerjono. 1990. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Syahyuti. 2003. Bedah Konsep Kelembagaan: Strategi Pengembangan dan Penerapannya dalam Penelitian Pertanian. Pusat Penelitian dan Pengembangan Sosial Ekonomi Pertanian, Bogor.
Uphoff, 1986. Lokal Institusional Development: An Analitical Sourcebook, whit Cases. West Hartford, Kumarian Perss.
Von Benda-Beckmann, Frans, Keebet von Benda-Beckmann, and Hands Marks, 2000. Coping With Insecurity. An “Underall” Perspective on Social Security in the Third World (2nd Ed.). Pustaka Pelajar Indonesia dan Focoal Foundation the Netherlands.
Zuraida, Desiree dan J. Rizal (ed). 1993. Masyarakat dan Manusia dalam Pembangunan: Pokok-pokok Pemikiran Selo Soemardjan. Pustaka Sinar Harapan, Jakarta.
Gambar
Peta Provinsi Maluku Utara
Gambar
Gambar
Pusat Kebudayaan Maluku Utara
Gambar
Gambar
Penanaman bersama antara anggota Komunitas Jojobo
Gambar
Gambar
Hasil Pertanian Petani Perladangan di kec. Jailolo Selatan
Gambar
Gambar
Gambar