BAB VI : Penutup
6.2. Saran
1. Diharapkan Dinas Koperasi Kota Medan terus melakukan perbaikan terhadap program yang dibuatnya, baik dalam program pengembangan UKM maupun kegiatan lainnya dengan melihat permasalah yang dialami oleh UKM tersebut sehingga UKM dapar berkembang lebih baik lagi
2. Kedepannya Dinas Koperasi tidak hanya mengikutsertakan UKM-UKM unggulan saja dalam program ataupun kegiatannya, melainkan juga memberikan kesempatan yang lebih banyak lagi kepada UKM-UKM di kota Medan untuk dapat mengikuti seminar atau pelatihan yang ada
3. Diharapkan Dinas Koperasi Kota Medan bisa lebih banyak lagi mengadakan pameran ataupun promosi prodak. Jadi pameran tidak hanya terjadi pada saat diadakan festival.
4. Agar Dinas Koperasi turut mengontrol pola kemitraan yang terjalin antara UKM dengan usaha Besar sehingga bisa memberikan keuntungan bukan untuk satu pihak saja, namun keuntungan untuk kedua belah pihak
5. Agar kedepannya Dinas koperasi dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia ke arah yang lebih profesional dengan mengadakan pelatihan-pelatihan
bagi para pegawai, sehingga mampu memberikan kualitas pelatihan yang lebih baik lagi kepada UKM
6. Agar para pemilik atau pengelola UKM lebih meningkatkan kemauan dan kesadarannya untuk menjalankan usahanya dengan bekal program-program atau kegiatan yang telah diberikan oleh Dinas Koperasi Kota Medan.
DAFTAR PUSTAKA
Anoraga, Pandji, S.E., M.M. dan H. Djoko Sudantoko, 2002, Koperasi, Kewirausahaan dan Usaha Kecil, Jakarta : Rineka Cipta
Badan Pusat Statistik Propinsi Sumatera Utara, 2003, Profil Usaha Kecil dan Informal Sumatera Utara 2001, Medan : Badan Pusat statistik
Dinas Koperasi Kota Medan, 2008, Rencana Kerja Tahun 2008 Dinas Koperasi Kota Medan, Medan
Handoko, T. Hani ,1993, Manajemen, Edisi II, Yogyakarta : BPFE
Iwantono, Sustrino, 2001, Kiat Sukses Berwirausaha ( Strategi Baru Mengelola Usaha Kecil dan Menengah), Jakarta : Grasindo
Lubis, Suwardi, Drs., Ms., 1997, Metodologi Penelitian Sosial, Medan : USU Press Mahsun, Mohammad, 2006, Pengukuran Kinerja Sektor Publik, Yogyakarta :
Fakultas Ekonomi UGM
Nawawi, Hadari, 1990, Metode Penelitian Bidang Sosial, Yogyakarta : UGM Press Noermandi, Achmad, 1999, Manajemen Perkotaan Aktor: Organisasi dan
Pengelolaan Daerah Pekotaan di Indonesia, Yogyakarta : Lingkaran Bangsa Pemerintah Kota Medan, 2003, Rencana Stratejik Dinas Perindustrian dan
Perdagangan Kota Medan 2004-2008, Medan
Putra, Fadillah dan Saiful Arif, 2001, Kapitalisme Birokrasi, Kritik Reieventing Government Osborne-Gaebler, Yogyakarta : LKIS
Siagian Sondang P. Prof., DR., 1992, Fungsi-Fungsi Manajerial, Bumi Aksara : Jakarta
Steers, Richard, 1995, Efektivitas Organisasi, Jakarta : Ghalia
Sugiyono, 2005, Metode Penelitian Administrasi, Bandung : CV Alfabet Suharsimi, Arikunto, 2002, Manajemen Penelitian, Jakarta : Rineka Cipta
Suseno,Hg., dkk, 2005, Reposisi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Dalam Perekonomian Nasional, Yogyakarta : Universitas Sanata Dharma
Sutarto, 1995, Dasar-Dasar Organisasi, Yogyakarta : Gajah Mada University Press Syafiie, Inu Kencana, 2003, Sistem Administrasi Negara Repulbik Indonesia,
Bandung : Bumi Aksara
Tambunan, Tulus, T.H., 2002, Usaha Kecil dan Menengah di Indonesia Beberapa Isu Penting, Jakarta : PT. Salemba Empat
Tangkilisan, Hesel Nogi S., 2003, Implementasi Kebijakan Publik : Transformasi Pikiran George Edward, Yogyakarta : YPAPI
Terry, George R. dan L. W. Rue, 1999, Dasar-Dasar Manajemen, Jakarta : Bumi Aksara
Thoha , Miftah, 1997, Pembinaan Organisasi (Proses Diagnosa dan Intervensi), Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada
Wahab, Solichin Abdul, 1991, Analisa Kebijaksanaan : Dari Formulasi Ke Implementasi Kebijkasaan Negara, Jakarta : Bumi Aksara
Wahyuni, Eti, dkk. 2005, Lilitan Masalah Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) dan Kontroversi Kebijakan, Medan : BITRA Indonesia
Zainun, Buchari, 1991, Administrasi dan Manajemen Kepegawaian RI, Jakarta : Haji Mas Agung
Perundang-undangan :
UU No 9 tahun 1999 tentang usaha kecil
UU No.32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah
Keputusan Walikota Medan No. 20 Tahun 2004 Tentang Tugas Pokok Dan Fungsi Dinas Koperasi Kota Medan
Web site :
Kuesioner Mengenai Efektivitas Pelaksanaan Program Pengembangan UKM Pada Dinas Koperasi Kota Medan
Kepada Yth : Bapak/ Ibu/ Sdr / Sdri / Responden
Untuk keperluan dalam penyusunan Tugas Akhir / Skripsi, Saya dengan biodata sebagai berikut :
Nama : DWI SETYOWATI LESTARI
NIM : 040903007
Departemen : Ilmu Administrasi Negara Fakultas : Ilmu Sosial Ilmu Politik Tempat Penelitian : Dinas Koperasi Kota Medan
Pada saat ini Saya sedang menyusun Tugas Akhir / Skripsi dengan judul :
“ Efektivitas Pelaksanaan Program Pengembangan UKM (Studi Pada Dinas Koperasi Kota Medan)”.
Atas kesediannya untuk berpartisipasi di dalam menjawab beberapa pertanyaan yang akan digunakan sebagai bahan pengolahan data. Penulis mengusapkan terima kasih.
I. Data Responden
1. Nama Responden :
2. Jenis Kelamin : Pria Wanita
3. Usia :
di bawah 17 tahun 17-25 tahun 26-35 tahun 36-45 tahun 46-55 tahun di atas 55 tahun 4. Pendidikan Terakhir :
Tidak tamat SD SD SMP SMA Diploma S1 lainnya (sebutkan) Berilanlah tanda (x) pada jawaban Anda
5. Jenis Usaha :
Konveksi / manufaktur Perdagangan / rumah makan Distribusi
Konstruksi/bangunan Jasa / service Listrik, air atau gas
Ternak Lainnya (sebutkan) 6. Lama membuka usaha :
Kurang dari 1 tahun 1-5 tahun 6-10 tahun
11-15 tahun 16-20 tahun lebih dari 20
II. Penilaian Responden Mengenai Efektivitas Pelaksanaan Program Pengembangan UKM Pada Dinas Koperasi Kota Medan
Berilah tanda X pada jawaban yang Anda setujui di bawah ini : A. Pencapaian Tujuan
1. Menurut Bapak / Ibu, apakah Dinas Koperasi Kota Medan memberikan pelatihan dan pengarahan tentang pengadaan modal ?
a. Sering memberikan pelatihan b. Kurang memberikan pelatihan c. Tidak pernah memberikan pelatihan
2. Menurut Bapak / Ibu, apakah dalam bimbingan tersebut Dinas Koperasi Kota Medan memberikan jalan keluar untuk mendapatkan modal usaha ?
a. Memberikan jalan keluar
b. Kurang memberikan jalan keluar c. Tidak memberikan jalan keluar
3. Menurut Bapak / Ibu, apakah Dinas Koperasi Kota Medan memberikan pelatihan dan pengarahan tentang penggunaan sistem akuntansi atau pembukuan ?
a. Sering memberikan pelatihan b. Kurang memberikan pelatihan c. Tidak pernah memberikan pelatihan
4. Menurut Bapak / Ibu, apakah Dinas Koperasi Kota Medan memberikan pelatihan dan pengarahan dalam meningkatkan produksi barang ?
a. Sering memberikan pelatihan b. Kurang memberikan pelatihan c. Tidak pernah memberikan pelatihan
5. Menurut Bapak / Ibu, apakah Dinas Koperasi Kota Medan memberikan bantuan untuk mendapatkan bahan baku produksi derngan kualitas tinggi dan harga yang terjangkau ?
a. Memberikan bantuan
b. Kurang memberikan bantuan c. Tidak pernah memberikan bantuan
6. Menurut Bapak / Ibu, apakah Dinas Koperasi Kota Medan memberikan pelatihan dan pengarahan tentang inovasi penggunaan teknologi untuk meningkatkan produksi ?
a. Sering memberikan pelatihan b. Kurang memberikan pelatihan c. Tidak pernah memberikan pelatihan
7. Apakah setelah mendapatkan pengarahan mengenai penggunaan teknologi dalam meningkatkan produksi, Bapak / Ibu langsung menggunakan teknologi tersebut ? a. Langsung menggunakan
b. Tidak langsung menggunakan c. Tidak pernah menggunakan
8. Menurut Bapak / Ibu, apakah Dinas Koperasi Kota Medan memberikan pelatihan dan pengarahan mengenai cara meningkatkan pemasaran ?
a. Sering memberikan pelatihan b. Kurang memberikan pelatihan c. Tidak pernah memberikan pelatihan
9. Menurut Bapak / Ibu, apakah Dinas Koperasi Kota Medan membantu dalam proses pemasaran ?
a. Membantu pemasaran
b. Kurang membantu pemasaran c. Tidak membantu pemasaran
10.Menurut Bapak / Ibu, apakah Dinas Koperasi Kota Medan menyediakan akses terhadap informasi pasar untuk memasarkan prodak, misalnya : tenatang prodak yang diinginkan, desain prodak yang digemari konsumen, potensi pasar, tata cara memasarkan prodak ?
a. Menyediakan informasi
b. Kurang menyediakan informasi c. Tidak menyediakan informasi
11.Menurut Bapak / Ibu, bagaimanakah kemampuan kerja pegawai Dinas Koperasi Kota Medan dalam memberikan pelatihan dan pengarahan ?
a. Mampu
b. Kurang mampu c. Tidak mampu
12.Menurut Bapak / Ibu, apakah kemampuan kerja pegawai Dinas Koperasi Kota Medan perlu ditingkatkan ?
a. Perlu ditingkatkan
b. Kurang perlu ditingkatkan c. Tidak perlu ditingkatkan
13.Menurut Bapak / Ibu, bagaimana mutu pelatihan dan pengarahan yang diberikan oleh Dinas Koperasi Kota Medan ?
a. Baik
b. Kurang baik c. Tidak baik
14.Menurut Bapak / Ibu, apakah Dinas Koperasi Kota Medan sering menyelenggarakan pameran / promosi prodak ?
a. Sering menyelenggarakan pameran b. Jarang menyelenggarakan pameran c. Tidak pernah menyelenggarakan pameran
15.Apakah Bapak / Ibu sering mengikuti pameran / promosi prodak yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi Kota Medan ?
a. Sering mengikuti pameran b. Jarang mengikuti pameran c. Tidak pernah mengikuti pameran
16.Menurut Bapak / Ibu, apakah pameran / promosi yang diadakan oleh Dinas Koperasi Kota Medan membantu Bapak / Ibu meningkatkan penjualan ?
a. Membantu meningkatkan penjualan
b. Kurang membantu meningkatkan penjualan c. Tidak membantu meningkatkan penjualan
17.Menurut Bapak / Ibu, apakah Dinas Koperasi Kota Medan membantu mengembangkan system kemitraan dengan usaha besar ?
a. Membantu kemitraan
b. Kurang membantu kemitraan c. Tidak membantu kemitraan
18.Menurut Bapak / Ibu, apakah Dinas Koperasi Kota Medan membantu mengembangkan system kemitraan dengan UKM lainnya ?
a. Membantu kemitraan
b. Kurang membantu kemitraan c. Tidak membantu kemitraan B. Ketepatan Waktu
20.Menurut Bapak / Ibu, apakah Dinas Koperasi Kota Medan menetapkan standar waktu dalam memberikan pelatihan dan pengarahan ?
a. Menetapkan standar waktu
b. Kurang menetapkan standar waktu c. Tidak pernah menetapkan standar waktu
21.Menurut Bapak / Ibu, apakah pelatihan dan pengarahan selalu berjalan sebagaimana mestinya, dalam arti selalu dimulai dan selesai pada jam-jam yang telah ditetapkan (tepat waktu) ?
a. Selalu mulai dan selesai tepat waktu b. Jarang mulai dan selesai tepat waktu c. Tidak pernah mulai dan selesai tepat waktu
22.Menurut Bapak / Ibu, apakah dalam memberikan pelatihan dan pengarahan, Dinas Koperasi Kota Medan memperhitungkan efektivitas waktu ?
a. Selalu memperhitungkan efektivitas waktu b. Jarang memperhitungkan efektivitas waktu c. Tidak pernah memperhitungkan efektivitas waktu
23.Menurut Bapak / Ibu, apakah dalam pelatihan dan pengarahan tersebut, Dinas Koperasi Kota Medan memungut biaya?
a. Selalu dipungut biaya b. Kadang-kadang
c. Tidak pernah dipungut biaya C. Manfaat
24.Menurut Bapak / Ibu, apakah dengan adanya pelatihan dan pengarahan, Bapak / Ibu memperoleh perkembangan modal ?
a. Memperoleh perkembangan modal
b. Kurang memperoleh perkembangan modal c. Tidak pernah memperoleh perkembangan modal
25.Menurut Bapak / Ibu, apakah Dinas Koperasi Kota Medan menilai perkembangan modal usaha Bapak / Ibu ?
a. Menilai perkembangan modal
b. Kurang menilai perkembangan modal c. Tidak pernah menilai perkembangan modal
26.Menurut Bapak / Ibu, apakah dengan adanya pelatihan dan pengarahan terjadi peningkatan kemampuan kerja karyawan ?
a. Terjadi peningkatan kemampuan kerja b. Kurang terjadi peningkatan kemampuan kerja c. Tidak terjadi peningkatan kemampuan kerja
27.Menurut Bapak / Ibu, apakah dengan adanya pelatihan dan pengarahan terjadi peningkatan jumlah produksi barang yang dihasilkan ?
a. Terjadi peningkatan jumlah produksi b. Kurang terjadi peningkatan jumlah produksi c. Tidak pernah terjadi peningkatan jumlah produksi
28.Menurut Bapak / Ibu, apakah dengan adanya pelatihan dan pengarahan terjadi peningkatan kualitas / mutu produksi yang dihasilkan ?
a. Terjadi peningkatan kualitas produksi b. Kurang terjadi peningkatan kualitas produksi c. Tidak pernah terjadi peningkatan kualitas produksi
29.Menurut Bapak / Ibu, apakah Dinas Koperasi Kota Medan menilai perkembangan produksi usaha Anda ?
a. Menilai perkembangan produksi
b. Kurang menilai perkembangan produksi c. Tidak pernah menilai perkembangan produksi
30.Menurut Bapak / Ibu, apakah dengan adanya pelatihan dan pengarahan terjadi peningkatan omset / penjualan prodak ?
a. Terjadi peningkatan omset / penjualan b. Kurang terjadi peningkatan omset / penjualan c. Tidak pernah terjadi peningkatan omset / penjualan
31.Menurut Bapak / Ibu, apakah Dinas Koperasi Kota Medan menilai peningkatan penjualan Produk Anda ?
a. Menilai peningkatan penjualan
b. Kurang menilai peningkatan penjualan c. Tidak pernah menilai peningkatan penjualan
32.Menurut Bapak / Ibu, apakah dengan adanya pelatihan dan pengarahan terjadi perluasan saluran pemasaran prodak Anda ?
a. Terjadi perluasan saluran pemasaran
b. Kurang terjadi perluasan saluran pemasaran c. Tidak terjadi perluasan saluran pemasaran
33.Menurut Bapak / Ibu, apakah Dinas Koperasi Kota Medan menilai perkembangan pemasaran usaha Anda ?
a. Menilai perkembangan pemasaran
b. Kurang menilai perkembangan pemasaran c. Tidak pernah menilai perkembangan pemasaran
DAFTAR WAWANCARA
A. Kasubdis Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah
1. Apa tujuan dari diadakannya program pengemabangan UKM ? Apakah menurut Bapak / Ibu tujuan dari program tersebut sudah tercapai ? Jika belum apa yang menjadi penyebab dan bagaimana solusinya ?
2. Siapa saja yang terlibat dalam pelaksanaan program pengembangan UKM ? Bagaimana koordinasi antara masing-masing bagian tersebut ?
3. Apa saja yang menjadi tugas dari masing-masing sub bagian tersebut ? Apakah masing-masing sun bagian memahami tugas yang diberikan kepada nya ?
4. Apakah setiap sub bagian selalu melaporkan hasil kerjanya secara periodik ? 5. Berapa lama waktu yang diberaikan kepada masing-masing sub bagian untuk
menyelesaikan tugasnya ? Apakah waktu yang diberikan tersebut telah sesuai atau malah berlebihan ?
6. Apakah dengan adanya program pengembangan UKM, maka kondisi UKM meningkat dari segi kualitas maupun kuantitas ? Jika meningkat, apakah terdapat fakta-fakta yang mendukungnya ? Dan jika tidak meningkat apa yang menjadi penyebabnya ?
7. Apakah Dinas Koperasi Kota Medan membantu kemitraan antara UKM dengan Usaha Besar ? Bagaimanakah bentuk kemitraan yang terjadi ?
B. Seksi Penyusunan Program
1. Apakah yang menjadi acuan atau ukuran dalam pembuatan program pengembangan UKM ?
2. Apakah dalam pembuatan program tersebut Dinas Koperasi Kota Medan telah melakukan penelitian mengenai kondisi UKM ?
3. Apakah dalam pembuatan program tersebut, Dinas Koperasi Kota Medan mengikutsertakan pelaku UKM itu sendiri ?
4. Apakah program pengembangan UKM sama setiap tahunnya ? Jika tidak, berapa tahun sekali program pengembangan UKM diganti / diperbaharui ?
5. Apakah program pengembangan UKM tersebut selalu berhasil guna, dalam arti memberikan manfaat kepada UKM ?
6. Apakah Dinas Koperasi Kota Medan selalu melakukan pembaharuan terhadap program pengembangan UKM jika program tersebut berhasil atau pun tidak ? Mengama demikian ?
C. Seksi Bina Usaha Kecil dan Menengah
1. Jenis bimbingan dan pelatihan apa saja yang diberikan oleh Dinas Koperasi Kota Medan kepada para UKM ?
2. Apakah dalam memberikan bimbingan dan pengarahan, Dinas Koperasi Kota Medan mengikutsertakan semua UKM yang ada di Kota Medan ? Jika tidak, bagaimana cara menentukan / menetapkan UKM yang dapat mengikuti bimbingan dan pengarahan tersebut ?
3. Apakah dalam memberikan bimbingan dan pengarahan, Dinas Koperasi Kota Medan selalu menetapkan standar waktu, dalam arti selalu mulai dan selesai tepat waktu ?
4. Apakah para pelaku UKM dapat mengikuti pelatihan dan pengarahan yang diberikan ? Jika tidak, apa yang menjadi kendala yang menghambat jalannya bimbingan dan pelatihan ?
5. Apakah dalam memberikan bimbingan dan pengarahan, Dinas Koperasi Kota Medan sudah memiliki sumber dana yang cukup dan sarana serta prasarana yang memadai ?