• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V. PENUTUP

5.2. Saran

Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat penulis sarankan sehubungan dengan hasil penelitian mengenai eksistensi Partai Aceh di Kabupaten Aceh Selatan. Adapun saran-saran tersebut adalah sebagai berikut.

(1) Partai Aceh perlu melakukan pendekatan-pendekatan tertentu dengan masyarakat Aceh Selatan seperti membangun komunikasi atau melakukan kegiatan-kegiatan tertentu yang dapat meningkatkan daya tarik masyarakat terhadap Partai Aceh.

(2) Partai Aceh diharapkan dapat mengakomodir setiap aspirasi masyarakat dan merealisasikan janji-janji kampanye politiknya dan mewujudkan butir-butir MoU sebagaimana telah dijanjikan untuk kesejahteraan Rakyat Aceh.

(3) Partai Aceh diharapkan dapat memperhatikan kinerja dan kesejahteraan pengurus partai.

(4) Partai Aceh harus melakukan konsolidasi internal terhadap seluruh pengurus partai dan mantan GAM yang kini bernaung di bawah organisasi KPA, sehingga akan menjelaskan bahwa perjuangan dengan senjata yang kini bertranformasi dengan cara politik ini merupakan satu-satunya jalan untuk mencapai cita-cita rakyat Aceh.

DAFTAR PUSTAKA

Amal, Ichlasul. 1996.Teori-teori Mutakhir Partai Politik. Yogyakarta : P.T. Tiara Wacana Yogya.

Asshidiqie, Jimly. 2006. Kemerdekaan Berserikat Pembubaran Partai Politik dan Mahkamah Konstitusi, Jakarta : Sekjen dan Kepanitraan Mahkamah.

Agustino, Leo. 2007. Perihal Ilmu Politik. Bandung : Graha Ilmu.

Budiarjo, Miriam. 1998. Partisipasi dan Partai Politik. Jakarta : Yayasan Obor Indonesia.

Bahkti, Ikrar Nusa. 2008. Beranda Perdamaian, Aceh Tiga Tahun Pasca MoU Helsinki. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.

Budiarjo, Miriam. 2007. Dasar-Dasar Ilmu Politik. Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama.

Hoesen, Bhenyamin, 2005. Naskah Akademik Tata Hubungan Kewenangan Pemerintah Pusat dan Daerah, Fisip, Universitas Indonesia.

Dureger, Maurice. 1985. Partai Politik dan Kelompok Keompok Penekan (edisiterjemahan dari Affan Gafar) Jakarta P.T. Bina Aksara.

Driyartama, Edwin Yustian, 2010. Kedudukan Partai Politik Lokal di tinjau dari Asas Demokrasi. Surabaya : Universitas Sebelas Maret.

Furqon, Ziqo. 2013. Eksistensi Partai Politik Lokal di Provinsi Aceh. Jakarta :Universitas Syarif Hidayatullah.

Hooogerwerf. 1985.Politikologi. Jakarta. Erlanga.

Hand Out. 2014. Penulisan Proposal Tesis, Medan : MSP

Hasan 2002, Metode Penelitian Deskriptis Kualitatif. Jakarta : Yayasan Obor Indonesia.

Harrison, Lisa. 2007. Buku Penentuan Membuat Tesis, Jakarta : Kencana.

Hamid, Ahmad Farhan. 2008. Partai Politik Lokal di Aceh. Jakarta : Kemitraan.

Huntington, Samuel P. 2004. Tertib Politik. Jakarta : Raja Grafindo.

Hilmi, Mochtar, 2005. Politik Lokal dan Pembangunan. Jakarta : Pustaka Pelajar.

Jafar, Muhammad AW, 2008. Perkembangandan Prospek Partai Politik Lokal di Provinsi Nanggroe Aceh Darusalam. Semarang : Universitas Diponegoro.

Kansil, CST. 1987. Haluan Politik Negara Indonesia, Jakarta : Erlangga.

Koiruddin. 2004. Partai Politik dan Agenda Transisi Demokrasi, Jakarta : Pustaka Pelajar.

Karim, M. Rusli, 2000. Perjalanan Partai Politik di Indonesia, Jakarta : Rajawali Lubis, Khairunnisa, 2014. Eksistensi Partai Golkar dalam Politik Lokal. Jakarta

:Universitas Syarif Hidayatullah.

Labolo, Muhadam, 2011. Dinamika Demokrasi Politik dan Pemerintahan Daerah. Jakarta : PT. Indeks

Michael , Rush dan Phillip Althoff, 2008 Pengantar Sosiologi Politik. Jakarta : PT Raja Grafindo Persada.

Mochtar, Hilmy, 2005. Politik Lokal dan Pembangunan. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.

Marijan, Kacung. 2010. Sistem Politik Indonesia. Jakarta :Kencana.

Melian, Sobirin. 2001. Budaya Hukum dan Kekerasan dalam Dinamika Politik Indonesia, Jakarta : UII Pres.

Rauf, Maswadi. 1985. Otoritas dan Demokrasi. Jakarta : Rajawali

Sanit, Arbi. 2008.Sistem Politik Indonesia Kestabilan, Peta Kekuatan Politik dan Pembangunan. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada.

Soekady ,Oka Mahendra. 2004. Prospek Partai Politik Pasca 2004. Yayasan Pancur Siwah.

Sulardi. 2002. Mengukuhkan Negara Kesatuan, Malang : UMM Pres.

Thomas, M. 2008.Buku Penuntun Membuat Tesis, Jakarta : PT. Bumi Aksara Theresianti dan Handoyo, Cipto, 2000. Dasar Hukum Tata Negara Indonesia.

Jakarta : Universitas Atmajaya.

Poerwadarminta, W.S.J.2011. Edisi ke III “Kamus Besar Bahasa Indonesia.

Jakarta : Balai Pustaka .

Wijaya, Endra. 2010. Partai Politik Lokal di Indonesia. Jakarta : F Media.

Pustaka.

Zamy, Rifqini, 2010. Partai Politik Lokal di Negara Kesatuan :upaya mewujudkan otonomi daerah di bidang politik. Banjar Masin :Universitas Lambung Mangkurat.

Peraturan Perundang-Undangan

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh Peraturan Pemerintah No 2 Tahun 2007 tentang Partai Politik Lokal Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2011 tentang Partai Politik

Qanun Aceh No 7 Tahun 2007 tentang Partai Politik Lokal Peserta Pemilihan Umum Dewan Perwakilan Rakyat Aceh dan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten/Kota.

Qanun Aceh No 3 Tahun 2008 tentang Partai Politik.

Sumber Internet :

Daftar partai politik peserta pemilihan umum tahun 2014 .http/www.kipaceh selatan.go.id. Diakses pada tanggal 18 juni 2014 pukul 14.22 WIB

Demokrasi lokal acehhttp://wapedia.mobi/id/Nanggroe_Aceh_DarussalamDiakses pada tangal 10 Juni 2014 pukul 23.30 WIB

GAM tuntut partai politik lokalhttp://www.freelists.org/post/ppi/ppiindia-GAMTetap-Tuntut-Partai-Politik-Lokal Diakses pada tanggal 10 juni 2014 pukul 14. 40 WIB

Ilham Mahendra. Gagasan pembentukan partai politik lokal di Indonesia.

http://ilhamendra.wordpress.com/2008/05/29/gagasan-pembentukan-partai-politik-lokal-di-indonesia/ Diakes pada tanggal 03 April 2014 pukul 15.00WIB

Muardi Ismail. Partai politik lokal di Indonesia.http://

www.aigrp.anu.edu.au/Diakes pada tanggal 03April 2014 pukul 15.30WIB.

Pertanyaan wawancara dengan informan :

Nama :

Jenis Kelamin :

Umur :

Pekerjaan : Alamat :

Di tinjau dari fungsi-fungsi Partai Politik:

A. SEBAGAI SARANA KOMUNIKASI POLITIK DI TINGKAT LOKAL.

1. Dilihat dari kinerja Anggota DPRK yang berasal dari partai Aceh, apakah mereka telah menampung semua aspirasi dari masyarakat?

2. Kaitannya dengan pertanyaan tadi, Apakah anggota DPRK dari Partai Aceh menindaklanjuti setiap aspirasi dari masyarakat tersebut?

3. Apakah komunikasi Anggota DPRK dari Partai Aceh dengan masyarakat terjalin dengan baik ?

B. SEBAGAI SOSIALISASI DAN PENDIDIKAN POLITIK

1. Apakah pada saat pelaksanaan kampaye partai Aceh, seluruh kader partai mengahadirinya?

2. Apakah caleg yang di usung oleh partai Aceh pernah menyampaikan sejumlah janji kepada masyarakat? Apa saja janji kampanye tersebut ?

3. Menurut anda apakah Partai Aceh telah memenuhi semua janji-janji kapanyenya?

C. SEBAGAI SARANA REKRUITMEN POLTITK.

1. Bagaimana selama ini cara partai merekrut kader menjadi pengurus Partai Aceh ? 2. Apakah seluruh mantan GAM akan sepakat untuk mendukung caleg yang diusung

dari Partai Aceh?

D. SEBAGAI SARANA PEREDAM KONFLIK

1. Apakah pengurus atau simpatisan Partai Aceh pernah membuat kegiatan-kegiatan sosial dan keagamaan?

3. Setelah dua periode partai aceh berjalan di parlemen, menurut anda apakah pengurus dan simpatasan Partai Aceh masih tetap solid/kompak dalam setiap kebijakan Anggota DPRK dari Partai Aceh ?