• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V. PENUTUP

B. Saran

1. Untuk pemerintah

Diharapkan pemerintah dapat mendukung program ini dan menjadikan Pemeriksaan Mandiri Dengue Fever Scoring System (DeringS) sebagai program nasional untuk deteksi dini Demam Dengue.

2. Untuk pihak puskesmas

Diharapkan pihak Puskesmas dapat menjadi agen pelayanan dasar masyarakat yang mampu memberikan edukasi terkait DeringS sebagai upaya deteksi dini DD

3. Untuk kader kesehatan

Diharapkan kader kesehatan dapat mensosialisasikan Program DeringS dengan tepat agar menarik minat masyarakat untuk mengikuti program ini. 4. Untuk masyarakat

Diharapkan masyarakat dapat mengikuti dan menerapkan program ini sehingga dapat dipraktekkan oleh setiap keluarga sebagai upaya deteksi dini DD yang mudah, murah dan mandiri.

DAFTAR PUSTAKA

Agus, S., Nurhayati, Parwati, I. 2011. Perbandingan Nilai Diagnostic Trombosit, Leukosit, Antigen NS-1, dan Antibodi IgM antidengue. Jurnal Indonesian Medical Association 61: 8.

Anna, L.K. Jakarta dan Bali Paling Rawan DBD. 2011. [Internet]

http://health.kompas.com. [Diakses 17 April 2013].

Barbara, B.A. 1984. Hematology Principle and Procedure 4th ed. Boston: Departement of hematology Tufts New England Medical Center Hospital. Centers of Disease Control and Prevention. 2013. Dengue. [Internet]

http://www.cdc.gov/dengue. [Diakses 19 April 2013].

Centers of Disease Control and Prevention. 2010. Entomology dan Ecology. San Juan: CDC. [Internet] http://www.cdc.gov/dengue/etnomologyecology. [Diakses 19 April 2013].

Chadwick, D., Arch, B., Wilder-Smith, A., Paton, N. 2006. Distinguishingdengue fever from other infections on the basis of simple clinical and laboratory features: application of logisticregression analysis. J Clin Virol 35:147–53. Chang K., Lu P., Wen-Chien K, Tsai J, Wu-Hsiung T, Chen C,Yen-Hsu C,

Tun-Chieh C, Hsiao-Chen H, Chao-Ying P, Ming-Rong H. 2009. Dengue Fever Scoring System: New Strategyfor the Early Detection of Acute Dengue Virus Infection in Taiwan. J Formos Med Assoc 108(11): 879–885.

Chow, V.T. 1997. Molecular diagnosis and epidemiology of Dengue virus infection. Ann Acad Med Singapore 26(6): 820-826.

Dacie, J.V., Lewis, S.M. 1977. Practical Hematology 5th ed. London: Churchill Livingstone.

Departemen Kesehatan. 2012. Indonesia Prakarsai Pengendalian DBD di Asean. [Internet] http://www.depkes.go.id. [Diakses pada 17 April 2013].

Depkes. 2004. Kebijaksanaan Program P2-DBD dan Situasi Terkini DBD Indonesia. Jakarta: Depkes RI.

Dinas Kesehatan Jawa Tengah. 2005. Hambatan dan Permasalahan. [Internet]

http://www.dinkesjatengprov.go.id. [Diakses pada 17 April 2013].

Gibbons, R.V., Vaughn, D.W. 2002. Dengue: an Escalating Problem. BMJ 324(29): 1563-1566.

Gubler, D.J. 2010. The Global Threat of Emergent/re-emergent Vector-borne Diseases. Dalam Atikson, P.W.ed. Vector Viology, Ecology and Control. New York: Springer pp: 39-62.

Hadinegoro, S.R., Soegijanto, S., Wuryadi, S., Suroso, T. 2006. Tatalaksanan Demam Berdarah Dengue di Indonesia. Jakarta: Direktorat Jenderal pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan.

Hidayani, W. 2011. Hubungan antara Perilaku Rumah Tangga dalam Pemberantasan Sarang Nyamuk DBD, Program Jumantik dan Program Bapak/Ibu Asuh dengan Prevalensi DBD di Kabupaten Bantul Yogyakarta. [Thesis]. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.

Masykuri. 1997. Penilaian terhadap Hasil Pemberantasan Vektor Penyakit DBD dengan Fogging dan Abatisasi di Kotamadya Semarang. [Skripsi]. Semarang: Universitas Diponegoro.

Michael, B., Deen, J., Buchy, P., Gubler, D., Harris, E., Hombach, J. 2009. Dengue Guidelines for Diagnosis, Treatment, Prevention, and Control. Switzerland: WHO press.

Nimmannitya, S. 2009. Dengue and Dengue Haemorrhagic Fever. Dalam

Manson’s Tropical Diseases 22nd

ed. Saunders Elsevier.

Ooi, E.E., Gubler, D.J. 2011. Dengue and Dengue Hemorrhagic Fever. Dalam Guerrant, I.L., Walker, D.H., Weller, P.F. 2011. Tropical Infectious Diseases 3rd ed. Saunders Elsevier.

Pickard, A.L., McDaniel, P., Miller, R.S., Uthaimongkol, N., Buathong, N., Murray, C.K., Telford, S.R., Parola, P., Wongsrichanalai, C. 2004. A study of febrile illnesses on the Thai-Myanmar border: predictive factors of rickettsioses. Southeast Asian J Trop Med Public Health 35:657–63.

Pranoto, H. 2011. Evaluation on Larva Observer Empowerment in Eradicating Dengue Fever. [Thesis]. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.

Respati, Y. 2008. Perilaku 3M, Abatisasi dan Keberadaan Jentik Aedes dan Hubungannya dengan Kejadian DBD. Jurnal Kesehatan Lingkungan 3(2): 107-118.

Sembel, D.T. 2009. Entomologi Kedokteran. Yogyakarta: ANDI.

Settah,S.G., Vernazza, P.L., Morant, R, Schulze, D. 1995. Imported Dengue fever in Switzerland-serological evidence for a hitherto unexpectedly high prevalence. Switweiz Med Wochenschr 125(36): 1673-1678.

Sitio, A. 2008. Hubungan Perilaku tentang Pemberantasan Sarang Nyamuk dan Kebiasaan Keluarga dengan Kejadian DBD di Kecamatan Medan Perjuangan Kota Medan. [Thesis]. Semarang: Universitas Diponegoro.

Soebandrio, A. 1988. Perkembangan Pemeriksaan Serologi untuk Konfirmasi Infeksi Dengue di Bagian Mikrobiologi FKUI. Mikrobiologi Klinik Indonesia 3(3): 81-83.

Soedarmo, S.S.P. 1983. Demam Berdarah Dengue. [Thesis]. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Subargus, A. 2010. Analisis terhadap Kebijakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dalam Upaya Penanggulangan Demam Dengue di Wilayah Provinsi DIY. Jurnal Kesehatan Surya Medika Yogyakarta.

Sutaryo, T. 2005. Penyakit Demam Dengue dan Demam Berdarah Dengue. Jakarta: Depkes RI.

Syahrurachman, A. 1988. Pemeriksaan Laboratorium untuk Demam Berdarah Dengue. Mikrobiologi Klinik Indonesia 3(3):76-80.

Tawatsin, A., Thavara, U. 2010. Dengue Haemorrhagic fever in Thailand: current Incidence and Vector Management. Dalam Atkinson, P.W.ed.Vector Biology, Ecology and Control. New York: Springer pp: 113-126.

Turgeon, M.L. 2004. Clinical Hematology Theory and Procedures 4th ed. Boston: a Wolters Kluwer Company.

Vaughn, D.W. 1997. Dengue in the early febrile phase : viremia and antibody response. J Infect Dis 176 (2): 322-330.

WHO. 2004. Panduan Lengkap Pencegahan dan Pengendalian Dengue dan Demam Berdarah. Jakarta: EGC.

Widiastuti, D., Yunianto, B., Umniyati, S.R., Wijayanti, N. 2011. Sensitivity and specificity of immunocytochemical assay for detection of Dengue virus 3 infection in mosquito. Health Science Indonesia 2(2): 87-91.

Widoyono. 2008. Penyakit Tropis Epidemiologi, Penularan, Pencegahan dan Pemberantasan. Jakarta: Erlangga.

Wiradharma, D. 1999. Diagnosis Cepat Demam Berdarah Dengue. J Kedokter Trisakti 18(2): 77-90.

World Health Organization. 2012. Dengue And Severe Dengue. [Internet]

http://www.who.int. [Diakses 17 April 2013].

World Health Organization. 2000. Dengue Haemorrhagic Fever: diagnosis, treatment and control. Handbook of the World Health Organization. Geneva pp:1-84.

World Health Organization. 2009. Dengue: Guidelines For Diagnosis, Treatment, Prevention and Control. A joint publication of the World Health Organization (WHO) and the Special Programme for Research and Training in Tropical Diseases (TDR).

World Health Organization. 2013. Impact of Dengue. [Internet]

http://www.who.int. [Diakses pada 17 April 2013].

World Health Organization. 2003. Prevention and Control of Dengue and Dengue Haemorrhagic Fever. New Delhi: Regional Office of South East Asia.

LAMPIRAN

LEMBAR PENILAIAN Pemeriksaan Mandiri DeringS

Petunjuk

Berilah nilai pada kolom yang tersedia sesuai kondisi yang dialami. Terdapat tiga karakteristik yang dinilai dalam pemeriksaan mandiri yaitu epidemiologi, gejala klinis dan diagnosis diferensial.

Dengue Fever Scoring System (DeringS)

Karakteristik Skor

(1) Epidemiologi

- Berada pada daerah endemis DD

(baru saja berkunjung ke daerah itu) dalam 1 minggu terakhir

4 (2) Gejala Klinis

- Ruam kulit 3

- Tanda perdarahan:

bintik-bintik merah, (petechia),

perdarahan gusi, mimisan,

perdarahan saluran cerna,

sputum/ludah bercampur darah, ada darah dalam urin

3

- Demam 2

- Sakit Kepala, nyeri sekitar

mata,nyeri tulang 1

- Penurunan napsu makan, nyeri

perut, diare, mual 1

- Tidak ada batuk atau pilek 1

(3) Diagnosis Diferensial

- Demam > 7 hari -8

- Infeksi yg teridentifikasi (misalnya

infeksi saluran napas atas) -10

TOTAL SKOR

*Jika total skor ≥ 6, maka segera berkunjung ke puskesmas setempat untuk mendapatkan pemeriksaan lanjutan

LEMBAR PERNYATAAN ORISINALITAS KARYA

Judul Karya : Dengue Fever Scoring System (DeringS), Strategi Mandiri Deteksi Dini Demam Dengue

Nama Penulis :

1. Nuzul Sri Hertanti (09/282482/KU/13290) 2. Erawati Werdiningsih (09/281907/KU/13170)

Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa memang benar karya dengan judul yang tersebut diatas merupakan karya orisinal dan belum pernah dipublikasikan dan/atau dilombakan di luar kegiatan ”Nursing Scientific Fair 2013 ”

Demikian pernyataan ini kami buat dengan sebenarnya, dan apabila terbukti terdapat pelanggaran di dalamnya, maka kami siap untuk didiskualifikasi dari kompetisi ini sebagai bentuk tanggung jawab kami

Yogyakarta, 6 September 2013

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

1. Nama Lengkap : Nuzul Sri Hertanti Tempat, tanggal lahir : Sleman, 27 Juli 1990 Jenis Kelamin : Perempuan

Alamat : Gabahan VI Rt. 02/13, Sumberadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta

Alamat email : [email protected]

No. HP : 081904192021

Asal Universitas : Universitas Gadjah Mada Karya ilmiah yang pernah dibuat:

a. 2013- GREAT: Peer Group-based Empowerment of Youth Generation, Solusi Cerdas Tingkatkan Wawasan Kependudukan Indonesia

b. 2013- CTC for Maternal Health (Caring and Training Center for

Maternal Health) : Ciptakan Pelayanan Profesional yang Kaya Informasi

dan Tidak Buta Sosialisasi

c. 2013- Deteksi Dini Kasih (Komplikasi Selama Ibu Hamil) Strategi Penyelamatan dengan Kasih Sayang

d. 2013- PERFECT: Peer Educator for Exactly Quit Tobacco! Solusi Tepat Generasi Bangsa Sehat Tanpa Asap Rokok

e. 2013- Sukseskan Peran Teman Sebaya dalam Memerangi Penyimpangan Seksualitas, Napza, dan Hiv/Aids pada Remaja

f. 2012- Pemeriksaan Mandiri Bacterial Vaginosis (PreMan-actiV), Sang Penyelamat Ibu Hamil

g. 2012- Deteksi Dini Luka Diabetes Mandiri (DELiMa) Sarana Penyelamatan Untuk Si Manis

h. 2012- Self-selected Individual Music Therapy (SeLIMuT) sebagai Komponen Terapi bagi Pasien Kanker Paliatif

i. 2012- Gencarkan Pelatihan Kader-kader Perawat Cilik (Percil) dengan Media Interaktif untuk Sigap P3K di Sekolah Dasar

j. 2012- Optimalisasi Pengelolaan Pusat Informasi dan Konseling (PIK) Mahasiswa dengan Dunia Generasi Berencana (GenRe) dalam Mendukung Indonesia yang Sehat dan Sejahtera

k. 2011- Kemuliaaan dalam Jiwa Perawat dengan Semangat Pahlawan untuk Pasien dan Pengesahan RUU Keperawatan

l. 2011- Defatty Vera - Bergoyang di Mulut Libas Lemak Jahat

Penghargaan ilmiah yang pernah diraih:

a. 2013- Juara I Lomba Esai Nasional Hari Tanpa Tembakau Sedunia Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya dengan judul PERFECT: Peer

Educator for Exactly Quit Tobacco! Solusi Tepat Generasi Bangsa Sehat Tanpa Asap Rokok

b. 2013- Juara II Lomba Penulisan Kreatif Kependudukan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Provinsi DIY dengan judul GREAT: Peer Group-based Empowerment of Youth Generation, Solusi Cerdas Tingkatkan Wawasan Kependudukan Indonesia

c. 2013- Penghargaan Gubernur DIY pada Malam Tirakatan Hari Kemerdekaan RI ke-68 di Bangsal Kepatihan Kantor Gubernur DIY d. 2012- Juara I LKTI GT Temu Ilmiah Nasional (TEMILNAS) VI ILMIKI

dengan judul Pemeriksaan Mandiri Bacterial Vaginosis (PreMan-actiV), Sang Penyelamat Ibu Hamil

e. 2012- Juara III LKTI Nasional Perawatan Luka Modern FKIK UNSOED dengan judul Deteksi Dini Luka Diabetes Mandiri (DELiMa) Sarana Penyelamatan Untuk Si Manis

f. 2012- Juara 5 Mahasiswa Berprestasi Universitas Gadjah Mada

g. 2012- Juara II Mahasiswa Berprestasi Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada

h. 2012- Juara I Lomba Cerdas Tangkas (LCT) S-1 Nersvaganza PSIK UGM i. 2012- Juara III Lomba Debat Nasional Mahasiswa Ilmu Keperawatan

dalam rangka HUT PPNI di Stikes Surya Global Yogyakarta

j. 2012- Hibah Prodi didanai PSIK FK UGM dengan judul Self-selected Individual Music Therapy (SeLIMuT) sebagai Komponen Terapi bagi Pasien Kanker Paliatif

k. 2012- PKM-M didanai DIKTI 2012 dengan judul Gencarkan Pelatihan Kader-kader Perawat Cilik (Percil) dengan Media Interaktif untuk Sigap P3K di Sekolah Dasar

l. 2011- Juara II Duta Mahasiswa GenRe BKKBN Provinsi DIY

m. 2011- Lomba essay Indonesia 100% tahun 2011 masuk 20 besar dengan judul Kemuliaaan dalam Jiwa Perawat dengan Semangat Pahlawan untuk Pasien dan Pengesahan RUU Keperawatan

2. Nama Lengkap : Erawati Werdiningsih Tempat, tanggal lahir : Kulon Progo, 25 Juli 1992 Jenis Kelamin : Perempuan

Alamat : Sendowo blok G 43A, Sleman, Yogyakarta. Alamat email : [email protected]

No. HP : 085727375750

Karya ilmiah yang pernah dibuat :

a. Pemeriksaan Mandiri Bacterial Vaginosis (PreMan-actiV), Sang

Penyelamat Ibu Hamil

b. SPA Kaki: dari, oleh, dan untuk penderita DM c. Slayer: Masker Kesehatan

d. Deteksi Dini Luka Diabetes Mandiri (DELiMa) Sarana Penyelamatan Untuk Si Manis

Penghargaan ilmiah yang pernah diraih :

a. Juara I LKTI GT Temu Ilmiah Nasional (TEMILNAS) VI ILMIKI tahun 2012 dengan judul Pemeriksaan Mandiri Bacterial Vaginosis (PreMan-actiV), Sang Penyelamat Ibu Hamil

b. PKM-M didanai DIKTI 2012 dengan judul SPA Kaki: dari, oleh, dan untuk penderita DM

c. Juara III LKTI Nasional Perawatan Luka Modern FKIK UNSOED tahun 2012 dengan judul Deteksi Dini Luka Diabetes Mandiri (DELiMa) Sarana Penyelamatan Untuk Si Manis

Dalam dokumen i LOMBA KARYA TULIS ILMIAH MAHASISWA TIN (Halaman 35-43)

Dokumen terkait