• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V PENUTUP

5.2. Saran

a. Perlu ditingkatkan internalisasi SPI dalam pelaksanaan kegiatan di Loka Pemeriksaan Penyakit Ikan dan Lingkungan Serang, melalui impelmentasi pengendalian rutin, pengendlaian berkala dan pengendalian dengan pendekatan Manajemen Risiko.

b. Internalisasi SPIP harus didukung dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang implementatif, untuk itu perlu adanya reviu SOP disesuaikan dengan proses bisnis kegiatan yang ada.

c. Perlu dilakukan evaluasi secara rutin terhadap hasil pemantauan pengendalian dengan pendekatan Manajemen Risiko.

d. Hasil pengendalian rutin, pengendalian berkala dan pengendalian dengan pendekatan Manajemen Risiko perlu didokumentasikan dengan tertib dan lengkap.

e. Perlu adanya evaluasi berkala yang menghasilkan rekomendasi perbaikan. f. Perlu dipantauanya implementasi pemanfaatan rekomendasi sehingga

bernilai guna.

g. Perlu dilakukannya evaluasi secara optimal untuk implementasi dari pengendalian berkala dan pengendalian rutin.

26

Lampiran 1. Pengendalian rutin yang dilakukan LP2IL Serang sampai dengan Triwulan IV Tahun 2020

No Kelompok/Uraian Risiko Komentar/Catatan

A. Organisasi

1. Tujuan organisasi belum ditetapkan secara spesifik, terukur, dapat dicapai, realistis dan ada batas waktu

Tujuan organisasi SUDAH ditetapkan secara spesifik, terukur, dapat dicapai, realistis dan ada batas waktu. Sudah ada dokumen (Renstra, PK, LKJ)

2. Pegawai tidak mengetahui dan memahami

tujuan organisasi Pegawai SUDAH mengetahui dan memahami tujuan organisasi (uraian tugas)

3. Satuan kerja belum sepenuhnya memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) yang formal untuk keseluruhan prosedur dan keseluruhan kegiatan

Satuan kerja SUDAH sepenuhnya memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) yang formal untuk keseluruhan prosedur dan keseluruhan kegiatan.

4. SOP yang ada tidak berjalan secara optimal

atau tidak ditaati SOP yang ada BELUM SEPENUHNYA berjalan secara optimal karena SOP belum disosialisasikan.

5. SOP ada tetapi belum berbasis risiko SOP SUDAH berbasis risiko.

6. Ada pemisahan tugas dan fungsi tetapi tidak berjalan secara optimal atau terjadi tumpang tindih

Ada pemisahan tugas dan fungsi tetapi masih perlu penyempurnaan.

B. Perencanaan

1. Perencanaan/penyusunan rencana kerja dan anggaran (RKA) belum melibatkan pihak yang berkompeten (aspek teknis pekerjaan/kinerja dan aspek keuangan)

Perencanaan/penyusunan rencana kerja dan anggaran (RKA) BELUM melibatkan pihak yang kompeten.

2. Perencanaan barang/aset melebihi dari kebutuhan yang seharusnya dan belum didasarkan pada asas kebutuhan

Perencanaan barang/ aset SESUAI dari kebutuhan yang seharusnya dan SUDAH didasarkan pada asas kebutuhan (TOR RAB)

3. Perencanaan barang/aset belum mempertimbangkan risiko pada tahap pemanfaatan

Perencanaan barang/ aset BELUM mempertimbangkan risiko pada tahap pemanfaatan

4. Perencanaan belum mempertimbangkan kapasitas satuan kerja (kuantitas dan kompetensi SDM)

Perencanaan SUDAH mempertimbangkan kapasitas satuan kerja (SESUAI TOR RAB)

5. Perencanaan belum mempertimbangkan risiko dan belum menetapkan rencana pengendalian dalam pencapaian tujuan kebijakan dan aktivitas/kegiatan untuk kegiatan yang seharusnya memerlukan pengendalian dengan pendekatan manajemen risiko

Perencanaan SUDAH mempertimbangkan risiko dan SUDAH menetapkan rencana pengendalian dalam pencapaian tujuan kebijakan dan aktivitas/kegiatan untuk kegiatan yang seharusnya memerlukan pengendalian dengan pendekatan manajemen risiko

6. Kurangnya keterpaduan, konsistensi, dan sinkronisasi antara perencanaan kinerja dan anggaran

Perencanaan kinerja anggaran SUDAH terpadu, konsisten, dan sinkron (REVISI RKAKL)

7. Terdapat usulan kegiatan yang sama dengan tugas dan fungsi instansi lain, dan/atau tumpang tindih dengan tugas dan fungsi instansi lain

MASIH Terdapat usulan kegiatan yang sama dengan tugas dan fungsi instansi lain, dan/atau tumpang tindih dengan tugas dan fungsi instansi lain.

8. Terdapat kesalahan dalam perlakuan dan pengakuan keuangan dalam penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA)

MASIH terdapat kesalahan dalam perlakuan dan pengakuan keuangan dalam

penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA)

C. Pelaksanaan Anggaran

1. Pertanggungjawaban tidak akuntabel (bukti

27

No Kelompok/Uraian Risiko Komentar/Catatan

ketentuan) SATKER)

2. Pekerjaan dilaksanakan mendahului kontrak

atau penetapan anggaran Pekerjaan dilaksanakan TIDAK mendahului kontrak atau penetapan anggaran.

3. Proses pengadaan barang/ jasa tidak sesuai ketentuan (tidak menimbulkan kerugian negara)

Proses pengadaan barang/ jasa SESUAI ketentuan (tidak menimbulkan kerugian negara) (DOKUMEN KONTRAK)

4. Pemecahan kontrak untuk menghindari pelelangan

TIDAK TERDAPAT pemecahan kontrak untuk menghindari pelelangan.

5. Pelaksanaan lelang secara proforma Pelaksanaan lelang SESUAI proforma.

6. Penyetoran penerimaan negara/daerah atau kas di bendaharawan ke Kas negara/daerah melebihi batas waktu yang ditentukan

Penyetoran penerimaan negara/ daerah atau kas di bendaharawan ke kas negara/ daerah TIDAK melebihi batas waktu yang ditentukan.

7. Pertanggungjawaban/penyetoran uang persediaan melebihi batas waktu yang ditentukan

Pertanggungjawaban/ penyetoran uang persediaan TIDAK melebihi batas waktu yang ditentukan.

8. Sisa kas di bendahara pengeluaran akhir tahun anggaran belum/tidak disetor ke kas negara/daerah

Sisa kas di bendahara pengeluaran akhir tahun anggaran SUDAH disetor ke kas negara

9. Kepemilikan aset tidak/belum didukung bukti

yang sah Kepemilikan aset BELUM SEPENUHNYA didukung bukti yang sah.

10. Pengalihan/revisi anggaran tidak sesuai ketentuan

Pengalihan/ revisi anggaran SUDAH sesuai ketentuan.

11. Kesalahan pembebanan anggaran dan

pelampauan terhadap pagu anggaran TIDAK TERDAPAT kesalahan pembebanan anggaran dan pelampauan terhadap pagu anggaran.

12. Pelaksanaan belanja di luar mekanisme Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)

Pelaksanaan belanja SESUAI mekanisme Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)

13. Tidak ada pemisahan tugas dan fungsi

pelaksanaan pertanggungjawaban anggaran

SUDAH ada pemisahan tugas dan fungsi pelaksanaan pertanggungjawaban anggaran.

14. Pelaksanaan pemisahan tugas dan fungsi pelaksanaan pertanggungjawaban anggaran tidak/kurang memadai

Pelaksanaan pemisahan tugas dan fungsi pelaksanaan pertanggungjawaban anggaran SUDAH SESUAI.

15. Penggunaan anggaran tidak tepat sasaran/tidak sesuai peruntukan

Penggunaan anggaran SUDAH tepat sasaran/ tidak sesuai peruntukan.

D. Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) 1. Penerimaan negara atau denda

keterlambatan pekerjaan belum/tidak ditetapkan dipungut/diterima/disetor ke kas negara

Penerimaan negara atau denda

keterlambatan pekerjaan SUDAH ditetapkan dipungut/ diterima/ disetor ke kas negara

2. Penggunaan langsung terhadap penerimaan

negara Penggunaan langsung terhadap penerimaan negara SESUAI dengan Keptusan Menteri Keuangan Nomor 187/KMK.02/2007 tentang Persetujuan Penggunaan Sebagian Dana Penerimaan Negara Bukan Pajak Yang Berasal Dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (Di Luar Sumber Daya Alam Perikanan) Di Lingkungan Departemen Kelautan Dan Perikanan

3. Penerimaan negara diterima atau digunakan

oleh instansi yang tidak berhak Penerimaan negara TIDAK diterima atau digunakan oleh instansi yang tidak berhak

4. Pengenaan tarif pajak/PNBP lebih rendah dari ketentuan

Pengenaan tarif pajak/ PNBP TIDAK lebih rendah dari ketentuan

5 Mekanisme pemungutan, penyetoran, dan pelaporan, serta penggunaan Penerimaan negara tidak sesuai ketentuan

Mekanisme pemungutan, penyetoran, dan pelaporan, serta penggunaan Penerimaan negara sudah SESUAI ketentuan

28

No Kelompok/Uraian Risiko Komentar/Catatan

1. Pencatatan tidak/belum dilakukan atau tidak

akurat Pencatatan SUDAH akurat (CHR ITJEN KP)

2. Proses penyusunan laporan tidak sesuai ketentuan

Proses penyusunan laporan SUDAH sesuai ketentuan.

3. Entitas terlambat menyampaikan laporan Entitas SESUAI JADWAL menyampaikan laporan (BA REKON)

4. Pelaporan tidak/belum mengacu pada kaidah-kaidah yang berlaku

Pelaporan TELAH mengacu pada kaidah-kaidah yang berlaku.

5. Pelaporan belum didukung SDM yang memadai

Pelaporan SUDAH didukung SDM yang

memadai (MENGIKUTI PELATIHAN, WORKSHOP, DLL)

6. Perhitungan penyusutan tidak sesuai ketentuan

Perhitungan penyusutan SUDAH sesuai ketentuan.

7. Pengelolaan BMN termasuk persediaan belum

dilakukan secara memadai Pengelolaan BMN termasuk persediaan SUDAH dilakukan secara memadai (OPNAME BULANAN)

F. Kerugian Negara

1. Belanja atau pengadaan barang/jasa fiktif TIDAK TERDAPAT belanja atau pengadaan barang/ jasa yang fiktif

2. Rekanan pengadaan barang/jasa tidak

menyelesaikan pekerjaan Rekanan pengadaan barang/ jasa TIDAK ADA yang tidak menyelesaikan pekerjaan

3. Kekurangan volume pekerjaan dan/atau barang

TIDAK TERDAPAT kekurangan volume pekerjaan dan/ atau barang

4. Kelebihan pembayaran selain kekurangan

volume pekerjaan dan/atau barang TIDAK ADA kelebihan pembayaran selain kekurangan volume pekerjaan dan/ atau barang.

5. Pemahalan harga (Mark up) TIDAK ADA pemahalan harga (Mark up)

6. Penggunaan uang/barang untuk kepentingan pribadi

TIDAK ADA penggunaan uang/ barang untuk kepentingan pribadi.

7. Pembayaran honorarium dan/atau biaya perjalanan dinas ganda dan/atau melebihi standar yang ditetapkan

TIDAK ADA kembayaran honorarium dan/ atau biaya perjalanan dinas ganda dan/ atau melebihi standar yang ditetapkan (SBM)

8. Spesifikasi barang/jasa yang diterima tidak

sesuai dengan kontrak Spesifikasi barang/ jasa yang diterima SESUAI dengan kontrak (PEJABAT/ PANITIA PENERIMA HASIL PEKERJAAN)

9. Belanja tidak sesuai atau melebihi ketentuan Belanja SESUAI dan TIDAK melebihi ketentuan.

10. Penjualan/pertukaran/penghapusan aset negara tidak sesuai ketentuan dan merugikan Negara

Penjualan/ pertukaran/ penghapusan aset negara SESUAI ketentuan dan TIDAK merugikan Negara.

11. Penyetoran penerimaan negara dengan bukti fiktif

TIDAK TERDAPAT penyetoran penerimaan negara dengan bukti fiktif.

12. Kelebihan pembayaran dalam pengadaan barang/jasa tetapi pekerjaan belum dilakukan sebagian atau seluruhnya

TIDAK ADA kelebihan pembayaran dalam pengadaan barang/ jasa tetapi pekerjaan belum dilakukan sebagian atau seluruhnya.

13. Rekanan belum melaksanakan kewajiban pemeliharaan barang hasil pengadaan yang telah rusak selama masa pemeliharaan

Rekanan melaksanakan kewajiban

pemeliharaan barang hasil pengadaan yang telah rusak selama masa pemeliharaan.

14. Aset dikuasai pihak lain TIDAK ADA aset yang dikuasai pihak lain

15. Pembelian aset yang berstatus sengketa TIDAK ADA pembelian aset yang berstatus sengketa.

16. Pihak ketiga belum melaksanakan kewajiban

untuk menyerahkan aset kepada Negara TIDAK ADA pihak ketiga belum melaksanakan kewajiban untuk menyerahkan aset kepada Negara.

17. Pencairan anggaran pada akhir tahun

anggaran untuk pekerjaan yang belum selesai

TIDAK ADA pencairan anggaran pada akhir tahun anggaran untuk pekerjaan yang belum selesai.

29

No Kelompok/Uraian Risiko Komentar/Catatan

1. Pegawai yang ada belum seluruhnya menaati

jam kerja Pegawai yang SUDAH seluruhnya menaati jam kerja

2. Dalam menjalankan tugas dan fungsi, terdapat pegawai yang tidak sesuai dengan kompetensinya

Dalam menjalankan tugas dan fungsi, MASIH terdapat pegawai yang tidak sesuai dengan kompetensinya (DALAM PROSES PENAATAN)

3. Instansi belum mempunyai rencana pengembangan pegawai

Instansi SUDAH mempunyai rencana

pengembangan pegawai (IB, TB, DIKLAT, DLL)

4. Terdapat pegawai yang tidak memenuhi kewajiban dan melanggar larangan tetapi belum dijatuhi hukuman disiplin

TIDAK terdapat pegawai yang tidak memenuhi kewajiban dan melanggar larangan tetapi belum dijatuhi hukuman disiplin.

5. Terdapat pegawai yang belum menjalankan

tugas dan fungsinya TIDAK terdapat pegawai yang belum menjalankan tugas dan fungsinya

H. Kinerja

1. Terdapat kegiatan yang tidak sesuai dengan tugas dan fungsi instansi

Kegiatan BELUM sesuai dengan tugas dan fungsi instansi (PERMEN KP No.

PER.28/MEN/2010)

2. Terdapat kegiatan belum dilaksanakan dan melewati batas waktu yang telah ditetapkan

Kegiatan SUDAH dilaksanakan SESUAI batas waktu yang telah ditetapkan (ROK, Dokumen Kontrak)

3. Terdapat kegiatan sudah dilaksanakan tetapi tidak sesuai dengan jadwal tahapan yang telah ditetapkan

Kegiatan sudah dilaksanakan dan SESUAI dengan jadwal tahapan yang telah ditetapkan (ROK, Dokumen Kontrak)

4. Terdapat kegiatan yang tidak dapat

mencapai target kinerja yang ditetapkan Kegiatan mencapai target kinerja yang ditetapkan (LAKIP, LTHT, LAPTAH)

5. Terdapat kegiatan, dalam pelaksanaannya menyimpang sehingga kemungkinan mengakibatkan tujuan tidak dapat dicapai

TIDAK terdapat kegiatan, dalam

pelaksanaannya menyimpang sehingga kemungkinan mengakibatkan tujuan tidak dapat dicapai.

30

Lampiran 2. Pengendalian berkala yang dilakukan LP2IL Serang sampai dengan Triwulan IV Tahun 2020

Formulir: SPI-SDM PENGENDALIAN KAPASITAS SDM PENGELOLA KEUANGAN

1. Satuan Kerja : Loka Pemeriksaan Penyakit Ikan dan Lingkungan Serang 2. Unit Eselon I : Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya

3. Tahun Anggaran : 2020

NO URAIAN KPA PPK 1*) PEJABAT PENGUJI/ PENANDATANGAN

SPM *)

BENDAHARA

PENGELUARAN PENERIMAAN BENDAHARA

(1) -2 (3) (4) (5) (6) (7)

1. Nama Lengkap Yayan Sofyan, A.Pi.,

MP. drh. Joko Suwiryono, M.Si drh. Muhammad Aziz Hakim Iman Suseno, A.Md Nur Alim 2. Nomor dan

Tanggal SK KEP.79/MEN/KU.611/2019 Tanggal 13 Desember 2019 001/LP2IL/OT.210/I/2 020 Tanggal 2 Januari 2020 001/LP2IL/OT.210/I/2 020 Tanggal 2 Januari 2020 001/LP2IL/OT.210/I/2 020 Tanggal 2 Januari 2020 001/LP2IL/OT.210/I/2 020 Tanggal 2 Januari 2020 3. Nomor HP 08175783515 085780073100 081382016611 081317601234

4. Email [email protected] [email protected] [email protected] [email protected] [email protected]

5. Pendidikan Terakhir S2 S2 S2 D3 D3 6. Sertifikasi a. Pengadaan Barang/Jasa v v b. Bendahara v v c. Standar Akuntansi Pemerintah d. Lainnya (Sebutkan) 7. Usulan/ Rencana Pengembangan SDM **)

31 Formulir: SPI-ANG PENGENDALIAN PENYUSUNAN ANGGARAN

1. Satuan Kerja : Loka Pemeriksaan Penyakit Ikan dan Lingkungan Serang 2. Unit Eselon I : Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya

3. Tahun Anggaran : 2020

No. Nama Program/ Kegiatan/ Output/Komponen Kesesuaian dengan

Hasil Pengendalian oleh

Pengusul Bag. Keuangan Bag. Keuangan Eselon I Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9)

1. 2343 Pengelolaan Kesehatan Ikan dan Lingkungan

Pembudidayaan Ikan

a. Bagan Akun Standar b. Standar Biaya Masukan c. Standar Biaya Lainnya 2. 2347 Pengelolaan Kawasan dan

Kesehatan Ikan a. Bagan Akun Standar b. Standar Biaya Masukan c. Standar Biaya Lainnya 3. 2348 Dukungan Manajemen dan

Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya

a. Bagan Akun Standar b. Standar Biaya Masukan c. Standar Biaya Lainnya 4. 5747 Pengelolaan Pakan dan Obat

Ikan a. Bagan Akun Standar b. Standar Biaya Masukan c. Standar Biaya Lainnya

32 Formulir: SPI-BMN PENGENDALIAN BARANG MILIK NEGARA

1. Satuan Kerja : Loka Pemeriksaan Penyakit Ikan dan Lingkungan Serang 2. Unit Eselon I : Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya

3. Tahun Anggaran : 2019

No. Jenis BMN

Nilai BMN (Rp)*

Pengelolaan BMN Permasalahan BMN Rencana

Pemecahan Masalah Realisasi Pemecahan Masalah Satker Pihak

III KSO Sengketa

Kelengkapan

Dokumen Hilang Rusak Lainnya

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) A. Bergerak 1. 2. 3. Subtotal B. Tidak Bergerak 1. 2. 3. Subtotal TOTAL

33 Formulir: SPI-KN PENGENDALIAN PENYELESAIAN KERUGIAN NEGARA

1. Satuan Kerja : Loka Pemeriksaan Penyakit Ikan dan Lingkungan Serang 2. Unit Eselon I : Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya

3. Tahun Anggaran : 2020

No. Klasifikasi dan Uraian KN Indikasi KN Nilai

Status Kerugian Negara

Permasalahan Rencana Pemecahan Masalah Realisasi Pemecahan Masalah Belum Ada Penetapan

Sudah Ada Penetapan Tidak Ada

Ganti Rugi Pengenaan Ganti Rugi Nilai A. Bendahara

1. 2. 3.

Subtotal

B. Pegawai Negeri Bukan Bendahara 1. 2. 3. Subtotal C. Pejabat Lain 1. 2. 3. Subtotal TOTAL

34 Formulir: SPI-PA PENGENDALIAN PENYERAPAN ANGGARAN

1. Satuan Kerja : Loka Pemeriksaan Penyakit Ikan dan Lingkungan Serang 2. Unit Eselon I : Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya

3. Tahun Anggaran : 2020 A. Progres Keuangan B01 B02 B03 B04 B05 B06 B07 B08 B09 B10 B11 B12 Target 1.85% 7.42% 12.74% 18.45% 25.03% 30.11% 37.86% 65.35% 70.42% 76.40% 83.33% 100.00% Realisasi 2.19% 6.36% 18.50% 25.43 30.62 37.46 B. Progres Fisik B01 B02 B03 B04 B05 B06 B07 B08 B09 B10 B11 B12 Target 1.85% 7.42% 12.74% 18.45% 25.03% 30.11% 37.86% 65.35% 70.42% 76.40% 83.33% 100.00% Realisasi 2.19% 6.36% 18.50% 25.43 30.62 37.46 C. Keterangan

No. Hambatan/Permasalahan Rencana Pemecahan Hambatan/

Permasalahan Realisasi Pemecahan/ Permasalahan

1. 2. 3.

35

1 Satuan Kerja : Loka Pemeriksaan Penyakit Ikan dan Lingkungan Serang 2 Kegiatan : Pengelolaan Kawasan dan Kesehatan Ikan 3 Pagu Anggaran : Rp2.124.091.000,00

4 Tahun Anggaran : 2020

Uraian

K D K D K D K D I II III K D

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 22 23

1 Proses pengadaan pengujian

laboratorium terlambat

UC Rekanan (Peyedia)

Preventif

2 4 3 4 4 4 3,00 4,00 12,00 12 Proses pengadaan bahan

dilakukan di awal tahun 2 4

Bahan kimia tidak diproduksi lagi/ discontinued

UC Rekanan (Peyedia)

Preventif

2 3 3 3 3 4 2,67 3,33 8,89 9 Survey ketersediaan barang pada

distributor 2 4

Beberapa bahan harus indent UC Rekanan (Peyedia)

Preventif

2 3 3 3 3 4 2,67 3,33 8,89 9 Survey ketersediaan barang pada

distributor 2 4

Suku cadang sulit didapat UC Rekanan (Peyedia)

Preventif

3 4 3 3 4 4 3,33 3,67 12,22 12

Melakukan perawatan berkala, sehingga penggantian suku cadang bisa diidentifikasi sejak

dini

3 4

Penyedia jasa perbaikan tidak kompeten

UC Rekanan (Peyedia)

Preventif

4 4 3 3 4 4 3,67 3,67 13,44 13

Survey dan identifikasi rekanan yang dapat melaksanakan

perawatan alat

3 4

Penggunaan alat tidak sesuai dengan dokumen IKA yang ada

C Personil LU LP2IL

Preventif

2 3 2 2 3 3 2,33 2,67 6,22 6

Sosialisasi tentang IKA kepada

personil LU LP2IL 2 3

Sistem Manajemen Mutu tidak berjalan

C Personil LU LP2IL

Kontigensi

4 5 4 4 5 5 4,33 4,67 20,22 20

Pelaksanaan audit internal dilakukan 1 kali setahun, KUM 1

kali setahun 2 2 Kompetensi personil laboratorium rendah C Personil LU LP2IL Kontigensi 3 3 3 3 3 4 3,00 3,33 10,00 10

Pelaksanaan in house training secara berkala sesuai dengan kebutuhan personil LU LP2IL

2 2

Kondisi akomodasi, lingkungan dan dan peralatan tidak memadai

C Eksternal Kontigensi

3 3 3 3 3 3 3,00 3,00 9,00 9

Perawatan gedung/ bangunan

dan peralatannya 3 3

Waktu pengujian tidak sesuai dengan yang dijanjikan

C Personil LU LP2IL

Kontigensi

3 3 3 3 3 3 3,00 3,00 9,00 9 Pembagian beban kerja secara

proporsional 3 3

Komunikasi dengan pengguna jasa kurang terjalin dengan baik

C LP2IL Preventif

3 4 4 4 3 3 3,33 3,67 12,22 12

Dilakukan kuisioner kepuasan dan kunjungan ke pelanggan

secara langsung

2 2

Keluhan/ pengaduan dari pengguna jasa tidak tertanggapi dengan baik

C LP2IL Kontigensi

3 3 3 3 3 4 3,00 3,33 10,00 10

Penyelesaian pengaduan

pengguna jasa dengan profesional 2 3

Keterangan :

Rencana Pengendalian dikhususkan pada setiap penyebab risiko yang bernilai paling tinggi (kolom uraian)

Niezha Persepsi Atas Risiko

Aziz Joko Kegiatan layanan pengujian sampel terhambat Hasil pengujian diragukan, kepercayaan masyarakat menurun Kepercayaan masyarakat menurun Sifat Proses akreditasi laboratorium tidak tercapai Tingkat kepuasan pelanggan rendah Bahan operasional laboratorium terlambat diterima

Peralatan tidak dapat beroperasi sebagaimana mestinya

Faktor Risiko Sebab Dampak

FORMULIR PENILAIAN RISIKO

Rencana

Respon Terhadap Risiko/Rencana Kegiatan Pengendalian Rata-Rata Risiko

Kegiatan layanan pengujian sampel terhambat Sampel yang diuji dalam

rangka pelayanan laboratorium kesehatan ikan dan lingkungan

Pelayanan Laboratorium Kesehatan Ikan dan Lingkungan

21

Risiko Residual Jadwal Residual (hr/mg/bln)

No. Kebijakan/ Aktivitas/

Kegiatan Tujuan Sumber

Level/ Tingkat Risiko

Dalam dokumen KATA PENGANTAR LAPORAN SPIP LP2IL SERANG (Halaman 25-35)

Dokumen terkait