BAB IV KATEKESE KELUARGA SEBAGAI JALAN UNTUK
B. Saran
Untuk mengakhiri skripsi ini penulis menyampaikan saran bagi kegiatan katekese kelaurga, yang membantu keluarga kristiani dalam menghayati dan mewujudkan spiritualitas perkawinan Katolik. Adapun sarannya antara lain:
1. Katekese keluarga adalah kegiatan yang perlu diusahakan terus menerus dan berkesinambungan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kedewasaan pribadi dalam persatuan dan keutuhan hidup rumah tangganya.
2. Bagi keluarga-keluarga Katolik khususnya di lingkungan St.Yohanes Paulus sungguh sekuat tenaga membangun habitus baru sehingga menemukan kesejatian hidup terutama dalam keluarga masing-masing. 3. Bagi keluarga-keluarga Katolik khususnya di lingkungan St.Yohanes
Paulus sungguh-sungguh mampu menghayati dan mewujudkan spiritualitas perkawinan mereka di dalam kehidupan sehari-hari.
4. Bagi keluarga-keluarga Katolik diharapkan mampu mengembangakan spiritualitas keluarga menjadi paguyuban orang beriman.
5. Bagi para suami-istri sungguh-sungguh memperhatikan pendidikan iman anaknya sehingga mampu menjadi anak yang sungguh dewasa dan matang dalam imanya serta mampu mengatasi arus perkembangan jaman yang kian hari terus berkembang dengan pesat.
DAFTAR PUSTAKA
Budyapranata, AL. (1981). Membangun Keluarga. Yogyalarta: Kanisius
Caroline ADM; Philips, T.; Saris, W. 1985. Katekese Keluarga. (Seri Pradnyawidya No.24). Yogyakarta: STFK Pradnyawidya
Catur, R ., SJ. 2006. Paham Perkawinan dalam Hukum Gereja Katolik. Malang Cooke, B. 1991. Perkawinan Kristen. Yogyakarta: Kanisius
Darminta, J., SJ. Spritualitas Kristiani. Manuskrip Mata Kuliah Spiritualitas Kristiani Untuk Mahasiswa IPPAK-JIP-FKIP-USD Yogyakarta
Dewan Karya Pastoral KAS. 2006. Nota Pastoral. Muntilan
Djajasiswaja, A. 1981. Membangun Keluarga Kristiani. Yogyakarta
Dokumentasi Dan Penerangan KWI. 1993. Dokumen Konsili Vatikan II. (R. Hardawiryana, SJ, Penerjemah). Jakarta, Obor.
Evely. L. 1974. Cinta yang Dewasa. Yogyakarta: Kanisius
Gilarso, T., SJ. (Ed). Membangun Keluarga Kristiani. Yogyakarta: Kanisius ---. 2000. Moral Perkawinan. Yogyakarta
---.1988. Perkawinan dalam Pandangan Katolik. Yogyakarta: Kanisius
GO., DR. P., O Carm. 1986. Spiritualitas Perkawinan dan Keluarga Dalam Spiritualitas Awam: Dalam Spektrum XIV: 3-4
Groenen, C. OFM. 1993. Perkawinan Sakramental: Anthropologi Dan Sejarah Teologi, Sistematik, Spiritualitas, Pastoral. Yogyakarta: Kanisius
Halsema, Nobert, SJ.1975. Keluhuran Perkawinan. (Seri Puskat No.27). Yogyakarta: Puskat
Halsema, Nobert, SJ. Perkawinan sebagai suatu Sakramen. (Seri Puskat No.51). Yogyakarta: Lembanga Pengembangan Kateketik Puskat
Hardiwiratno, J. MSF. 1993. Munuju Keluarga Bertanggung Jawab. Jakarta: Obor.
Hart, Thomas. N. 1988. Hidup Keluarga. Yogyakarta: Kanisius
Heuken, A SJ. 1979. Bangunkanlah Kebahagian Keluargamu. Jakarta
Heryatno Wono Wulung, FX., SJ. (Penyadur). 1997. Shared Christian Praxis: -Suatu Model Katekese. Yogyakarta: IPPAK Pradnyawidya
---. 1997. Pengantar PAK Sekolah. Yogyakarta: IPPAK Pradnyawidya
Kartini, K. 1992. Peranan Keluarga Memandu Anak. Jakarta
Kieser, B. SJ., 1978. Membina Keluarga Sebagai Gereja. Dalam Umat Baru XI: 61
KWI. 1996. Iman Katolik, Buku Informasi Dan Referensi. Yogyakarta: Kanisius ---. 1995. Katekismus Gereja Katolik. Hal 431 – 446
Lembaga Alkitab Indonesia. 1991. Alkitab, Perjanjian Lama Dan Perjanjian Baru dalam terjemahan baru, yang diselenggarakan oleh LAI, ditambah dengan kitab-kitab Deutrokanonika, yang diselenggarakan oleh Lembaga Biblika Indonesia. Jakarta: Bogor
Moleong, L. J 1988. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung
Purwa Hadiwardoyo, AL. MSF.1988. Perkawinan Dalam Tradisi Katolik. Yogyakarta: Kanisius
---.1990. Perkawinan menurut Islam dan Katolik Yogyakarta: Kanisius
---.(1994). Persiapan dan Penghayatan Perkawinan Katolik. Yogyakarta: Kanisius
Papo, Jakob. 1987. Memahami Katekese. Ende: Nusa Dua.
Rubiyatmoko, R. (2000). Reader Hukum Gereja Perkawinan Kanonik. Manuskrip Mata Kuliah Pengantar Hukum Gereja Perkawinan Untuk Mahasiswa IPPAK-JIP-FKIP-USD Yogyakarta
Seri Bina Keluarga. 1994. Keluarga Kristiani Dalam Dunia Moderen, Amanat Apostolik Familiaris Consortio. (A.Widyamartaya, Penerjemah). Yogyakarta: Kanisius
Soejitno. A. 1961. Kaluarga Bahagia. Jakarta, Obor
Subroto Widjojo, SJ. Problema Perkawinan. Yayasan Hidup Katolik, Yogyakarta: Kanisius
Somarno DS, M. 1998. Pengantar PAK Paroki. Manuskrip Mata Kuliah Pengantar PAK Paroki Untuk Mahasiswa IPPAK-JIP-FKIP-USD Yogyakarta
Telaumbanua, Marinus., OFM.Cap. 1999. Ilmu Kateketik, Hakekat, Metode dan Peserta Katekese Gerejawi. Jakarta: Obor
Von Gager B.F.M.D. 1969. Kesukaran –Kesukaran dalam Hidup Perkawinan. (P. Soewito Hs. O., Carm, Penerjemah). Ende: Flores
Yohanes Paulus II. 1992. Catechesi Tradendae (Penyelengaraan Katekese). (R. Hardawiryana SJ, Penerjemah). Jakarta: Dokpen KWI. (16 Oktober 1979). ---.1964. Tjinta dan Keheningan. (Karmel-Batu). Semarang: Kanisius
Lampiran 1
Panduan pertanyaan wawancara 1. Nama bapak/ibu?
2. Berapa usia perkawinan bapak/ibu saat ini? 3. Berapa jumlah Putra/Putri bapak/ibu saat ini? 4. Apakah pekerjaan bapak/ibu?
5. Apa yang dimaksud dengan keluarga Kristiani?
6. Apakah bapak/ibu mengetahui inti perkawinan Katolik? 7. Apa arti sakramen perkawinan menurut bapak/ibu?
8. Apa saja kesulitan yang sering bapak/ibu alami dalam membina hidup berumah tangga?
9. Apakah bapak/ibu pernah mengalami krisis cinta dalam membina hidup berumah tangga?
10.Apa sajakah kesulitan bapak/ibu dalam mendidik putra-putrinya?
11.Usaha apa saja yang dilakukan bapak/ibu dalam mempertahankan mahligai hidup berumah tangga?
12.Usaha apa saja yang di lakukan bapak/ibu dalam mengatasi krisis cinta?
13.Usaha apa saja yang dilakukan bapak/ibu dalam mewujudkan janji perkawinan?
14.Usaha apa saja yang dilakukan bapak/ibu dalam mendidik anak untuk menjadi dewasa dan matang dalam beriman akan Kristus?
Lampiran 2
Identitas Responden
No Usia perkawinan Jumlah anak Pekerjaan Keterangan 1 7 tahun 2 orang Wiraswasta Pasutri
2 8 tahun 2 orang PNS Bapak
3 18 tahun 2 orang PNS Bapak
4 21 tahun 2 orang PNS Bapak
5 23 tahun 2 orang PNS Ibu
6 30 tahun 2 orang Swasta Bapak 7 42 tahun 5 orang Pensiunan P dan K Pasutri 8 42 tahun 3 orang Wiraswasta Ibu 9 46 tahun 2 orang Pensiunan ABRI Bapak 10 47 tahun 5 orang Wiraswasta Bapak
Waktu Pelaksanaan Wawancara
No Tanggal Pelaksanaan Waktu Pelaksanaan Responden 1 09 September 2006 16.00-17.30 C.Supriyohadi 2 10 September 2006 16.00-17.20 Ignasius Paskahono 3 11 September 2006 16.00-17.30 Pak Tinus+Ibu Tinus 4 12 September 2006 16.00-17.00 Thomas Aguino K. 5 13 September 2006 16.00-17.00 A.Sriyono+Ibu 6 13 September 2006 17.00-18.00 M.K Sudarmo 7 15 September 2006 16.30-18.00 Ibu Henny 8 16 September 2006 17.00-18.00 Al.Ranang K. 9 17 September 2006 16.00-17.00 Ignasius Triman 10 18 September 2006 15.00-17.00 Totok Suharto
Lampiran 3
Hasil Wawancara Dengan Responden
No Pertanyaan Jawaban Responden Responden 1 Apa yang
dimaksud dengan keluarga kristiani?
- Keluarga kristiani adalah keluarga yang mencerminkan hidup Yesus baik dalam perkataan dan perbuatan - Keluarga kristiani adalah keluarga
yang bahagia dan selalu mengandalkan Kristus dalam segala situasi
- Keluarga kristiani adalah keluarga bahagia yang bisa menjadi teladan umat, masyarakat dan anak-anaknya serta cucunya
- Keluarga yang mengandalkan kekuatan Kristus dan melaksanakan ajarannya serta penuh kesabaran dalam menjalani kehidupan sehari-hari
- Keluarga yang dalam kehidupannya selalu diliputi dengan penuh kerukunan dan kedamaian
- C.Supriyohadi, Ibu Henny, AL. Ranang K dan Totok Suharto - Ign. Paskahono dan Ignasius Triman - Pak Tinus+Ibu - Thomas Aguino Kuadar dan M.K Sudarmo, - A.Sriyono+Ibu 2 Apakah bapak/ibu mengetahui inti perkawinan Katolik?
- Inti perkawinan Katolik adalah monogam dan terceraikan
- C.Supriyohadi - Ign. Paskahono - Pak Tinus+Ibu - M.K Sudarmo - A.Sriyono+Ibu - Ibu Henny - Totok Suharto - Al.Ranang K. - Ignasius Triman - Thomas A. K 3 Apa arti sakramen perkawinan menurut bapak/ibu?
- Bersatunya dua orang berbeda kenyakinan untuk menjadi satu daging dan berusaha setia dalam suka dan suka
- Sakramen yang diterima saat upacara perkawinan berlangsung
- Sakramen yang menguatkan dan memperteguh suami/istri dalam membina hidup berumah tangga.
- Sakramen kudus yang diterima satu
- C.Supriyohadi
- Paskahono - A. Sriyono+Ibu
kali seumur hidup dan hanya boleh diberikan oleh Romo
- Tanda dan sarana yang diberikan Allah kepada suami/istri agar tetap setia satu sama lainnya.
M.K Sudarmono dan Ibu Henny - Thomas Aguino K, Al.Ranang K., Ignasius Triman dan Totok Suharto 4 Apa saja kesulitan yang sering bapak/ibu alami dalam membina hidup berumah tangga?
- Kesulitan dalam hal ekonomi, karena yang mencari nafkah hanya suaminyasedangkan yang harus dinafkahi lebih dari dua orang
- Jarang mengalami kesulitan
- Kesulitannya yaitu menyatukan dua pribadi yang berbeda
- C.Supriyohadi dan M.K Sudarmono - Ign Paskahono, Thomas Aguino K, Sriyono,Ibu Henny - Al.Ranang K, Ignatius Triman dan Totok Suharto. 5 Apakah bapak/ibu pernah mengalami krisis cinta dalam membina hidup berumah tangga?
- Pernah mengalami krisis cinta terhadap pasangannya
- Belum pernah mengalami krisi cinta
- C.Supriyohadi, Pak Tinus+istri, Thomas Aguino K, M.K Sudarmono, Ibu Henny, Al.Ranang K, Ignatius Triman dan Totok Suharto - Ign Paskahono, A. Sriyono+ibu 6 Apa sajakah kesulitan bapak/ibu dalam mendidik putra/i?
- Jarang sekali menemui kesulitan. Karena dalam mendidik putra-putrinya mereka selalu dibantu oleh orang tua atau mertua
- Kesulitannya mengarahkan anak-anaknya supaya tidak terjerumus terhadap pergaulan bebas
- Jarang mengalami kesulitan dalam mendidik putra-putranya dalam iman karena terbantu oleh adanya PIA lingkungan
- Tidak terlalu mengalami kesulitan karena anak-anaknya diberikan kebebasan untuk mengikuti
kegiatan-- Thomas Aguino K, Ibu Henny, dan Ignatius Triman - C.Supriyohadi - Ign Paskahono - A. Sriyono+ibu, Pak Tinus+istri, M.K Sudarmono,
kegiatan paroki atau lingkungan
- Sering kali menemui kesulitan terutama ketika anak-anaknya masih kecil Al.Ranang K dan Totok Suharto 7 Usaha apa sajakah yang dilakukan bapak/ibu dalam mempertaha nkan mahligai berumah tangga?
- Usahanya yaitu mengutamakan komunikasi dalam mengatasi segala permasalahan yang dihadapi
- Salah satunya dengan tetap menjaga keutuhan rumah tangganya dan berusaha agar rumah tangganya tetap diliputi dengan kebahagian
- Usahanya adalah dengan menerima pasangan apa adanya baik dalam suka maupun duka. Misalnya ketika suami atau istrinya sakit merawatnya dengan penuh kesabaran dan kestiaan - Usahanya adalah dengan tetap saling pengertian dan tetap menjaga supaya pertengkaran tidak terjadi
- Dengan berusaha untuk tidak cepat emosi, penuh kesabaran, penuh pengampunan dan penuh pengrtian terhadap pasangannya serta selalu mengingat istri dan anaknya dirumah
- C.Supriyohadi dan Ignatius Triman - Ign Paskahono, - Pak Tinus+istri, M.K Sudarmono, Ibu Henny, Totok S, dan Al.Ranang K - A. Sriyono+ibu - Thomas Aguino K 8 Usaha apa sajakah yang dilakukan bapak/ibu dalam mengatasi krisis cinta?
- Usaha yang dilakukan dalam mengatasi krisis cinta yaitu dengan tetap setia pada pasangannya baik dalam untung dan malang
- Menghilangkan kecemburuan terhadap almarhum suaminya
- Selalu ingat pada istrinya dirumah
- C.Supriyohadi, Ign Paskahono, Pak Tinus+istri, A. Sriyono+ibu, M.K Sudarmono, Ignatius Triman, Totok S, dan Al.Ranang K - Ibu Henny, - Thomas Aguino K 9 Usaha apa sajakah yang dilakukan bapak/ibu dalam mewujudkan janji perkawinan?
- Salah satu usahanya yaitu dengan menerima keadaan pasangan baik susah maupun senang
- Usahanya dengan selalu mengingat janji perkawinannya yang telah
- C.Supriyohadi, Pak Tinus+istri, M.K Sudarmono, Ibu Henny, Al.Ranang K, Totok Suharto dan Ignatius Triman - Ign Paskahono dan A.
mereka ucapkan dihadapan romo dan dihadapan Tuhan
- Usahanya adalah dengan selalu mengandalkan kekuatan dan campur tangan Allah agar janji perkawinannya terwujud Sriyono+ibu, - Thomas Aguino K 10 Usaha apa sajakah yang dilakukan bapak/ibu dalam memdidik anak untuk menjadi dewasa dan matang salam beriman akan Yesus?
- Salah satu usahanya yaitu dengan menanamkan nilai-nilai Kerajaan Allah melaui berbagai cara yang dilakukan, misalnya dengan mengajak pergi kegereja setiap hari minggu, mengajarkan doa-doa, mengenalkan Santo-Santa, melalui gambar-gambar rohani, mengikuti PIA lingkungan dan menjadi Putra-Putri Altar digereja
- Usahanya dengan mengarahkan kepada anak-anaknya supaya terlibat aktif digereja agar terhindar dari pengaruh lingkungan bebas
- Pak Tinus+istri, M.K Sudarmono, Ibu Henny, Al.Ranang K, Totok Suharto dan Ignatius Triman - Ign Paskahono dan A. Sriyono+ibu dan Thomas Aguino K - C.Supriyohadi