• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

B. Saran

1. Meskipun adanya sifat melawan hukum yang implisit dan eksplisit dalam suatu pasal masih dalam perdebatan, tetapi tidak disangsikan lagi bahwa unsur ini merupakan unsur yang harus ada atau mutlak dalam suatu tindak pidana agar si pelaku atau terdakwa dapat dilakukan penuntutan dan pembuktian di pengadilan. Jika meneliti Pasal-Pasal dalam KUHP maka akan tercantum kata-kata melawan hukum (wederrchlijke) untuk menunjukan sah suatu tindakan atau suatu maksud. Untuk itu diharapkan adanya ketegasan menyangkut perbuatan melawan hukum di dalam hukum pidana termasuk perluasan asas legalitas yang terdapat di dalam faham hukum pidana (nullum delictum).

2. Putusan Mahkamah Agung RI Putusan Nomor 2609 K/PID/2006 pada hakekatnya memberikan ruang dan dimensi tentang diterapkannya perbuatan melawan hukum materil baik dalam fungsi negatif dan fungsi positif walaupun Putusan Mahkamah Konstitusi No. No.003/PUU-IV/2006 telah membatalkan perbuatan melawan hukum materll. Apabila dijabarkan yurisprudensi tersebut bertitik tolak kepada UU Nomor 3 Tahun 1971, akan tetapi dalam perkembangan

Verdianto I. Bitticaca : Ajaran Perbuatan Melawan Hukum Dalam Tindak Pidana Korupsi, 2010.

berikutnya dalam ketentuan Pasal 2 ayat (1) UU Nomor 31 Tahun 1999 jo UU Nomor 20 Tahun 2001, ajaran perbuatan melawan hukum materil tetap dipertahankan dan diterapkan secara normatif, teoretis dan praktik peradilan. Untuk itu diharapkan kerangka hukum yang dijadikan dasar pertimbangan oleh Mahkamah Agung dalam memutus perkara hendaknya dijadikan kerangka oleh hakim dalam meminta pertanggungjawaban pelaku dengan memutus perkara tindak pidanan koruspsi agar pemberantasan korupsi di Indonesia lebih baik. 3. Berdasarkan Putusan Nomor 2609 K/PID/2006 maka penerapan perbuatan

melawan hukum materil seolah terasa hidup kembali. Diharapkan tugas, fungsi dan peranan hakim yang dilandasi untuk memberikan rasa keadilan. Hal ini dilandasi oleh undang-undang memberikan independensi kepada hakim ketika memutus perkara dan doktrin memberikan cara dengan melakukan penafsiran dan penemuan hukum guna pembentukan hukum baru yang diterapkan pada kasus konkrit (law in concreto). Hakim bukanlah sebagai penyambung lidah atau corong UU (bouche de la loi/mouth of the laws), akan tetapi Hakim hendaknya harus mempunyai dimensi, paradigma, aktualitas dan pemikiran progresif seperti yang dikedepankan aliran fragmatic legal realism.

Verdianto I. Bitticaca : Ajaran Perbuatan Melawan Hukum Dalam Tindak Pidana Korupsi, 2010.

DAFTAR PUSTAKA A.Buku

Abidin, Andi Zainal, Asas-Asas Hukum Pidana (Bagian Pertama), Bandung: Alumni, 1987

Adjie, Oemar Seno, Hukum Pidana Pengembangan, Jakarta: Erlangga, 1985

Alatas, Syed Husein, Sosiologi Korupsi, Sebuah Penjelajahan dengan Data

Kontemporer, Jakarta: LP3ES, 1983

Ali, Achmad, Menguak Tabir Hukum (Suatu Kajian Filosofis Dan Sosilogis), Jakarta: Toko Gunung Agung Tbk., 2002

Arief, Barda Nawawi, Bunga Rampai Kebijakan Hukum Pidana, Bandung: PT. Citra Aditya Bakti, 1996

---, Beberapa Aspek Kebijakan Penegakan dan Pengembangan

Hukum Pidana, Bandung: Citra Aditya Bakti, 1998

---, Kapita Selekta Hukum Pidana, Bandung: Citra Aditya Bakti, 2002

Agustina, Rosa, Perbuatan Melawan Hukum, (Jakarta: Program Pascasarjana Universitas Indonesia, 2003

Atmasasmita, Romli, Pengantar Hukum Kejahatan Bisnis (Bisnis Crime ), Bogor: Kencana, 2003

---, Perbandingan Hukum Pidana, Bandung: Mandar Maju, 2000 ---, Strategi Dan Kebijakan Pemberantasan Korupsi Pasca Konvensi

PBB Menentang Korupsi Tahun 2003: Melawan Kejahatan Korporasi,

Jakarta: Paper, 2006

---, Ratifikasi Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa Menentang

Korupsi Dan Implikasinya Terhadap Sistem Hukum Pidana Indonesia,

Jakarta: Paper, 2006

Verdianto I. Bitticaca : Ajaran Perbuatan Melawan Hukum Dalam Tindak Pidana Korupsi, 2010.

Chazawi, Adami, Pelajaran Hukum Pidana Bagian I, Stelsel Pidana, Teori-Teori

Pemidanaan & Batas Berlakunya Hukum Pidana, Jakarta: Raja Grafindo

Persada, 2002

Darmodihardjo, Dardji, Sidharta, Pokok-Pokok Filsafat Hukum, Apa dan Bagaimana

Filsafat Hukum Indonesia, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 1996

Haris, Donald, Remedies in Contract and Tort Law , London: Weidenfeld and Nicolson, 1998

Hock, Lie Oen, Jurisprudensi Sebagai Sumber Hukum, Pidato Diucapkan Pada Waktu Pengresmian Pemangkuan Jabatan Guru Besar Luar Biasa Dalam Ilmu Pengantar Ilmu Hukum Dan Tata Hukum Indonesia Pada Fakultas Hukum dan Pengetahuan Masyarakat Dari Universitas Indonesia Di Jakarta Pada Tanggal 19 September 1959, Bandung: PT Penerbitan Universitas, Cetakan keempat, 1965

Kamello, Tan, Perkembangan Lembaga Jaminan Fidusia, Suatu Kajian Terhadap

Pelaksanaan Jaminan Fidusia Dalam Putusan Pengadilan di Sumatera Utara, Disertasi, Medan: Program Pascasarjana, Universitas Sumatera

Utara, 2002

Kountur, Ronny, Metode Penelitian Untuk Penulisan Skripsi dan Tesis, Jakarta: PPM, 2003

Lamitang, P.A.F., Dasar-Dasar Hukum Pidana Indonesia, (Bandung: Sinar Baru, Bandung, 1990

Lubis, M. Solly, Filsafat Ilmu dan Penelitian, Bandung: Mandar Maju, 1994

Mulyadi, Lilik, Tindak Pidana Korupsi Di Indonesia (Normatif, Teoretis, Praktik dan

Masalahnya), Bandung: Alumni, 2007

Muladi, Konsep Indonesia Tentang Tindak Pidana di Bidang Perekonomian, Bandung: Penataran Tindak Pidana di Bidang Ekonomi, Fakultas Hukum UNPAR, 1994

---, Barda Nawawi Arief, Bunga Rampai Hukum Pidana, Bandung: Alumni, 1992

Mulyadi, Lilik, Tindak Pidana Korupsi Di Indonesia (Normatif, Teoretis, Praktik dan

Verdianto I. Bitticaca : Ajaran Perbuatan Melawan Hukum Dalam Tindak Pidana Korupsi, 2010.

Purbacaraka, Purnadi dan Soerjono Soekanto, Perihal Kaedah Hukum, Bandung: Alumni, 1982

Rawls, John, Teori Keadilan, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2006

Rasjidi, Lili dan I. B. Wyasa Putra, Hukum Sebagai Suatu Sistem, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2001

Remmelink, Jan, Hukum Pidana Komentar Atas Pasal-Pasal Terpenting Dari Kitab

Undang-Undang Hukum Pidana Belanda dan Padanannya Dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Indonesia, Jakarta: Gramedia Pustaka

Utama, 2003

Sapardjaja, Komariah Emong, Ajaran Sifat Melawan Hukum Materiel Dalam Hukum

Pidana Indonesia, Studi Kasus tentang Penerapan dan Perkembangannya dalam Yurisprudensi, Bandung: Alumni, 2002

Salam, Faisal, Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, Bandung: Pustaka, 2004 Saleh, Roeslan, Perbuatan Pidana dan Pertanggungan Jawab Pidana (Dua

Pengertian Dasar Dalam Hukum Pidana, Jakarta: Centra, 1968

Setiadi, Edi, Hukum Pidana Ekonomi, Bandung: Fakultas Hukum Universitas Islam Bandung, 2004

Setiyono H, Kejahatan Korporasi, (Malang: Bayumedia Publishing, 2005

Soekanto, Soerjono, Pengantar Penelitian Hukum, Jakarta: Universitas Indonesia (UI-Press), 1986

---, Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Penegakan Hukum, Jakarta: Raja Grapindo Persada, 2004

---, dan Sri Mamuji, Penelitian Hukum Normatif Suatu Tinjauan Singkat, Jakarta: Rajawali Press, 1990

Sudarto, Hukum Pidana I, Semarang: Yayasan Sudarto d/a Fakultas Hukum Undip, 1990

Sudarto, Hukum Pidana dan Perkembangan Masyarakat, Bandung: Sinar Baru, 1983 Suryadarmawan. L, Himpunan Keputusan-Keputusan Dari Mahkamah Agung,

Verdianto I. Bitticaca : Ajaran Perbuatan Melawan Hukum Dalam Tindak Pidana Korupsi, 2010.

B.Makalah, Jurnal, Internet

Arief, Barda Nawawi Arief, Pokok-Pokok Pikiran Kebijakan Pembaharuan Undang-

Undang Pemberantasan Korupsi, Makalah Seminar di Unsoed,

Purwokerto, 1999

---, Masalah Pemidanaan Sehubungan Dengan Perkembangan Delik-

Delik Khusus Dalam Masyarakat Modern, Kertas Kerja Pada Seminar

Perkembangan Delik-Delik Khusus Dalam Masyarakat Yang Mengalami Modernisasi, BPHN dan FH Universitas Airlangga, Tanggal 25-27 Pebruari 1980, Bandung: Bina Cipta, 1982

Adji, Indriyanto Seno, Korupsi Dan Hukum Pidana, Jakarta: Penerbit Kantor Pengacara & Konsultan Hukum “Prof. Oemar Seno Adji & Rekan”, 2002 Atmasasmita, Romli, Proses Penanggulangan Korupsi di Indonesia Memasuki Abad

XXI : Suatu Reorientasi atas Kebijakan Hukum Pidana di Indonesia, Pidato

Pengukuhan Guru Besar Madya, FH UNPAD, Bandung 25 September 1990.

Lie Oen Hok, Jusprudensi sebagai Sumber Hukum, Pidato diucapkan pada waktu peresmian Pemangkuan Jabatan Guru Basar Luar Biasa dalam Ilmu Pengantar Ilmu Hukum dan Tata Hukum Indonesia pada Fakultas hukum dan Pengetahuan Masyarakat di Universitas Indonesia di Jakarta, Pada tanggal 19 September 1959

Juwana, Hikmahanto, Politik Hukum UU Bidang Ekonomi di Indonesia: Disampaikan Pada Seminar Nasional Reformasi Hukum dan Ekonomi, Sub Tema: Reformasi Agraria Mendukung Ekonomi Indonesia diselenggarakan dalam rangka Dies Natalis USU ke-52, Medan, Sabtu, 14 Agustus 2004.

Moeljanto, Asas-Asas Hukum Pidana, Yogyakarta: Liberty, 1980

---, Asas-Asas Hukum Pidana, Jakarta: Rhineka Cipta, 2002

Mulyadi, Lilik, Dimensi Dan Implementasi “Perbuatan Melawan Hukum Materiil”

Dalam Tindak Pidana Korupsi Pada Putusan Mahkamah Agung Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi

---, Pergeseran Perspektif Dan Praktik Dari Mahkamah Agung

Republik Indonesia Mengenai Putusan Pemidanaan, Majalah Varia

Peradilan, Tahun Ke XXI No. 246, Mei, 2006, Penerbit Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI), Jakarta

Verdianto I. Bitticaca : Ajaran Perbuatan Melawan Hukum Dalam Tindak Pidana Korupsi, 2010.

Muladi, Sinkronisasi Pelaksanaan Penegakan Hukum dalam Mewujudkan Integrated

Criminal Justice System, Makalah dalam diskusi hukum ICJS, Yogyakarta,

25 – 26 Juli 1990

Nasution, Bismar, Hukum Rasional Untuk Landasan Pembangunan Ekonomi

Indonesia Disampaikan Pada Seminar Nasional Reformasi Hukum dan

Eonomi, sub tema: Reformasi Agraria Mendukung Ekonomi Indonesia diselenggarakan dalam rangka Dies Natalis USU ke-52, Medan, Sabtu 14 Agustus 2004

---, Metode Penelitian Hukum Normatif dan Perbandingan Hukum, Makalah disampaikan pada dialog interaktif tentang Penelitian Hukum dan Hasil Penulisan Hukum pada Majalah Akreditasi, Fakultas Hukum USU, 18 Februari 2003

---, Reformasi Pendidikan Hukum, Untuk Menghasilkan SDM Penegak

Hukum Yang Kompeten dan Profesional, Komisi Yudisial dan Reformasi

Peradilan,

Saleh, Roeslan, Sifat Melawan Hukum dari Perbuatan Pidana, Jakarta: Aksara Baru, 1987

S, Komariah Emong, Ajaran Sifat Melawan Hukum Materiel dalam Hukum Pidana

Indonesia, Prisma, No. 7 Juli 1995

Schaffimeister D, Fraud Bestrijding Zonder Grondslag, Leiden, 1990

Sudarto, Hukum dan Perkembangan Masyarakat, Bandung: Sinar Baru, 1983

Triaji, Optimalisasi Fungsi BPK dalam Pengawasan Keuangan Negara, Sebagai

Upaya Preventif terjadinya KKN, Seminar di Unsoed, 1999

Perbuatan melawan hukum di dalam hukum pidana, tanggal 25 Mei 2009

C.Peraturan Perundang-Undangan

Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999

Verdianto I. Bitticaca : Ajaran Perbuatan Melawan Hukum Dalam Tindak Pidana Korupsi, 2010.

KUH Pidana KUHAP

Putusan Mahkamah Agung No. 2608 K/Pid/2006 Putusan MARI No. 30 /K/Kr/1969

Putusan MARI NO. 72 K/Kr/1970 Putusan MARI No. 43 K/Kr/1973 Putusan MARI No. 97 K/Kr/1973 Putusan MARI No. 81 K/Kr /1973

Putusan Pengadilan Tinggi Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Tinggi DKI Jakarta No.09/Pid/TPK/2006/PT.DKI

Putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat No.16/Pid.B/TPK/2005/PN.JKT.PST

Pledoi / Nota Pembelaan Terhadap Requisitoir / Surat Tuntutan Jaksa Nomor Reg. Perkara: PDS-08/JKT.SL/Ft.1/09/2005.

Dokumen terkait