• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

6.2. Saran

1. Kepada BPOM dan Dinas Kesehatan untuk lebih menginformasikan peraturan tentang penggunaan bahan tambahan makanan dan bahaya penggunaan bahan tambahan makanan terhadap kesehatan khususnya pada pengawet nitrit dan pewarna kepada produsen dan masyarakat.

2. Kepada masyarakat diharapkan agar lebih hati-hati dalam membeli daging burger sapi atau tidak sering-sering mengonsumsi daging burger sapi karena jika nitrit dan pewarna sintetis dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan dapat berbahaya bagi kesehatan.

LAMPIRAN

Daftar Bahan Pengawet Anorganik Yang Diizinkan Pemakaiannya Dan Dosis Maksimum Berdasakan Permenkes No. 1168/Menkes/Per/X/1999 Tentang

Bahan Tambahan Makanan

No. Nama BTM Jenis/Bahan Makanan Batas Maksimum Penggunaan 1. Belerang dioksida 1. Acar ketimun dalam

botol

2. Jam dan jeli marmalad

3. Pekatan sari buah; pasta tomat 4. Gula bubuk 5. Gula pasir 6. Vinegar 7. Sirup

8. Bir; minuman ringan 9. Anggur

10. Sosis

11. Ekstra kopi kering 12. Gelatin 13. Makanan lain 50 mg/kg. 100 mg/kg. 350 mg/kg. 20 mg/kg. 70 mg/kg. 70 mg/kg. 70 mg/kg. 70 mg/kg. 200 mg/kg. 450 mg/kg. 150 mg/kg. 1 g/kg. 500 mg/kg. 2. Kalium bisulfit 1. Potongan kentang

goreng beku 2. Udang beku

3. Pekatan sari nenas

50 mg/kg, tunggal atau campuran dengan senyawa sulfit lainnya.

100 mg/kg bahan mentah, 30 mg/kg produk yang telah dimasak, tunggal atau campuran dengan senyawa sulfit lainnya. 500 mg/kg, tunggal atau campuran dengan senyawa sulfit, atau dengan asam benzoat, asam sorbat dan garamnya.

3. Kalium metabisulfit 1. Potongan kentang goreng beku 2. Udang beku

50 mg/kg, tunggal atau campuran dengan senyawa sulfit lainnya.

100 mg/kg bahan mentah, 30 mg/kg produk yang telah dimasak, tunggal atau campuran dengan senyawa sulfit lainnya.

No. Nama BTM Jenis/Bahan Makanan Batas Maksimum Penggunaan 4. Kalium nitrat 1. daging olahan;

daging awetan 2. Keju

500 mg/kg, tunggal atau campuran dengan Na-nitrat dihitung sebagai Na-nitrat. 50 mg/kg, tunggal atau campuran dengan Na-nitrat. 5. Kalium nitrit 1. Daging olahan;

daging awetan 2. Kornet kalengan

125 mg/kg, tunggal atau campuran dengan Na-nitrit, dihitung sebagai Na-nitrit.

50 mg/kg, tunggal atau campuran dengan Na-nitrit, dihitung sebagai Na-nitrit.

6. Kalium sulfit 1. Potongan kentang goreng beku

2. Udang beku

3. Pekatan sari nenas

50 mg/kg, tunggal atau campuran dengan senyawa sulfit lainnya.

100 mg/kg bahan mentah, 30 mg/kg produk yang telah dimasak, tunggal atau campuran dengan senyawa sulfit lainnya. 500 mg/kg, tunggal atau campuran dengan senyawa sulfit, atau dengan asam benzoat, asam sorbat dan garamnya.

7. Natrium bisulfit 1. Potongan kentang goreng beku

2. Udang beku

3. Pekatan sari nenas

50 mg/kg, tunggal atau campuran dengan senyawa sulfit lainnya.

100 mg/kg bahan mentah, 30 mg/kg produk yang telah dimasak, tunggal atau campuran dengan senyawa sulfit lainnya. 500 mg/kg, tunggal atau campuran dengan senyawa sulfit, atau dengan asam benzoat, asam sorbat dan garamnya.

8. Na-metabisulfit 1. Potongan kentang goreng beku

2. Udang beku

50 mg/kg, tunggal atau campuran dengan senyawa sulfit lainnya.

100 mg/kg bahan mentah, 30 mg/kg produk yang telah dimasak, tunggal atau campuran dengan senyawa sulfit lainnya.

No. Nama BTM Jenis/Bahan Makanan Batas Maksimum Penggunaan 9. Natrium nitrat 1. daging olahan;

daging awetan 2. Keju

500 mg/kg, tunggal atau campuran dengan K-nitrat. 50 mg/kg, tunggal atau campuran dengan K-nitrat. 10. Natrium nitrit 1. Daging olahan;

daging awetan 2. Kornet kalengan

125 mg/kg, tunggal atau campuran dengan K-nitrit. 50 mg/kg, tunggal atau campuran dengan K-nitrit. 11. Natrium sulfit 1. Potongan kentang

goreng beku 2. Udang beku

3. Pekatan sari nenas

50 mg/kg, tunggal atau campuran dengan senyawa sulfit lainnya.

100 mg/kg bahan mentah, 30 mg/kg produk yang telah dimasak, tunggal atau campuran dengan senyawa sulfit lainnya. 500 mg/kg, tunggal atau campuran dengan senyawa sulfit, atau dengan asam benzoat, asam sorbat dan garamnya.

HARGA RF UNTUK BERBAGAI MACAM PELARUT Pelarut Pewarna A B C D E F G MERAH Ponceau MX 0,33 0,55 0,35 0,41 0,41 0,23 0,19 Ponceau 4R 0,18 0,26 0,13 0,26 0,25 0,07 0,57 Carmoisin 9,44 0,17 0,37 0,28 0,55 0,30 0,15 Amaranth 0,14 0,19 0,11 0,17 0,16 0,04 0,33 Red 10B 0,26 0,30 0,23 0,37 0,37 0,21 0,20 Erythrosine 1,00 0,58 0,47 0,57 1,00 0,56 0,06 Red 2G 0,35 0,35 0,38 0,39 0,41 0,18 0,46 Red 6B 0,18 0,17 0,37 0,22 0,22 0,10 0,28 Red FB 0,25 0,11 0,49 0,13 0,58 0,24 0,01 Ponceau SX 0,39 0,30 0,41 0,39 0,51 0,26 0,32 Ponceau 3R 0,38 0,47 0,35 0,45 0,58 0,21 0,11 Fast Red E 0,38 0,47 0,45 0,49 0,51 0,24 0,19 JINGGA Orange G 0,35 0,47 0,48 0,52 0,46 0,23 0,66 Orange RN 0,59 0,75 0,74 0,75 0,78 0,57 0,28 Sunset Yellow FCF 0,28 0,45 0,40 0,43 0,46 0,22 0,13 KUNING Tartrazine 0,12 0,17 0,09 0,20 0,25 0,04 0,70 Napthol Yellow 0,44 0,54 0,17 0,68 0,73 0,44 0,40 Yellow 2G 0,44 0,41 0,41 0,37 0,65 0,31 0,76 Yellow FRS 0,33 0,47 0,30 0,43 0,47 0,22 0,54 Yellow RY 0,77 0,04 0,18 0,07 0,16 0,03 0,27 HIJAU, BIRU, UNGU

Green S 0,44 0,44 0,70 0,41 0,67 0,30 0,83 Blue VRS 0,54 0,07 0,76 0,64 0,70 0,32 0,79 Indago Karimue 0,14 0,20 0,30 0,28 0,34 0,14 0,11 Violet BNP 0,54 0,63 0,80 0,68 0,75 0,32 5 COKLAT, HITAM Brown FK 0,18 0,34 0,36 0,57 0,61 0,27 0,03 Chocolate Brown 0,49 0,75 0,77 0,49 0,18 0,844

Sumber : Standar Industri Indonesia (SII) Departemen Perindustrian Republik Indonesia, tahun 1992

Contoh Perhitungan Kadar Nitrit Pada Daging Burger Sapi

NaNO2 = C x 2000 V X W

Keterangan :

C : Konsentrasi NO2 (ppm) dalam larutan sampel V : Volume filtrat sampel (ml)

W : Berat sampel Diketahui : C = 0,168 ppm V = 25 ml W = 10 gr Ditanya : NaNO2 Jawab : NaNO2 = C x 2000 V x W 0,200 x 2000 25 x 10 = 1,6 mg dalam 10 gr sampel

Contoh Perhitungan Kadar Nitrit Dalam 1 kg Daging Burger Sapi

Diketahui : 1,6 mg dalam 10 gr sampel Ditanya : kadar nitrit dalam 1 kg sampel Jawab : 10 gr = 10 kg

1000 = 0,01 kg

Kadar nitrit dalam 1 kg sampel = 1 x 1,6 0,01

Contoh Perhitungan Daging Burger Yang Dapat Dikonsumsi Berdasarkan ADI

Dalam 1 kg daging burger sapi terdapat 160 mg nitrit

Diasumsikan dalam burger terdapat 50 gr daging burger sapi, maka : 50 x 160 = 8 mg

1000

Berdasarkan batas maksimum ADI yang dapat dikonsumsi untuk 60 kg berat badan adalah 8 mg. Jika seseorang dengan berat badan 60 kg mengonsumsi daging burger sapi yang mengadung nitrit 8 mg, maka daging burger ini masih dapat dikonsumsi karena masih sesuai dengan batas maksimum ADI.

Contoh Perhitungan Harga Rf Zat Pewarna Pada Daging Burger Sapi

Diketahui :

Jarak gerak zat terlarut = 6,5 Jarak gerak zat pelarut = 12

Rumus :

Rf = Jarak gerak zat terlarut Jarak gerak zat pelarut Maka Rf = 6.5

12 = 0,541

Kemudian hasil perhitungan disesuaikan dengan harga Rf untuk berbagai macam pelarut. Disesuaikan dengan angka yang sama atau mendekati, sehingga diketahui bahwa harga Rf = 0,541 dengan menggunakan pelarut G adalah pewarna Ponceau 4R.

SAMPEL A SAMPEL B SAMPEL C SAMPEL D Sampel E Timbangan

Sampel diendapkan Filtrat Sampel

Kuvet berdiameter 50 mm Spektrofotometer

Bulu Domba Sampel dan bulu domba dipanaskan

Dokumen terkait