• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V. KESIMPULAN DAN SARAN

5.2 Saran

1. Diharapkan bagi Ibu hamil hendaknya lebih menperhatikan kesehatan dirinya dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi dan mengkonsumsi tablet Fe sesuai dengan ketentuan selama hamil.

2. Diharapkan kepada pihak Puskesmas agar dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu hamil terkait anemia defisiensi besi ibu hamil dengan cara melakukan penyuluhan secara rutin .

3. Diharapkan kepada petugas kesehatan/Bidan agar dapat menberikan informasi yang lebih mengarah mengenai tata cara dalam mengkonsumsi tablet Fe dan waktu yang tepat untuk mengonsumsinya. Disamping itu membangun ikatan yang bersifat sinergis dengan pihak keluarga untuk memantau dan mendukung ibu hamil untuk teratur mengkonsumsi tablet Fe.

4. Diharapkan kepada peneliti lain untuk melaksanakan penelitian selanjutnya dengan mengunakan sampel dan daerah yang lebih luas sehingga dapat diperoleh hasil yang lebih baik .

DAFTAR PUSTAKA

Achadiat, Dr. Chrisdiono M, Sp.OG. 2004. Prosedur Tetap Obstetri & Ginekologi. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran EGC

Amiruddin. 2007. Asupan Gizi Pada Ibu Hamil. [Online]. Tersedia : http: www.scribd.com/doc/47810533/makalah-anemia-bumil. (30 September 2015, 19:37)

Antoni, Condra. 2012. Yogyakarta : Wacana Ruang. Penerbit Andi

Ayudhitya, Dhiana, dkk. 2013. Cara Ampun Deteksi Penyakit Sebelum Periksa ke Dokter. Jakarta: Penebar Plus

Bagus, Ida. 1998. Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan, dan Keluarga Berencana untuk Pendidikan Bidan. Jakarta: EGC

Biladi, Bilqis. 2014. Memaha mi dan Menjelaskan Eritropoesis. [Online]. Tersedia : https://www.academia.edu/9012400/Memahami_dan_Menjelaskan_Eritropoe sis. (28 Oktober 2015, 17:10)

BKKBN. 2006. Buku Saku Bagi Petugas Lapangan Program KB Nasional Materi Konseling. Jakarta : BKKBN

Budiarti, Milani. 2009. Jurnal KTI Hubungan pengetahuan Ibu hamil Trimester III tentang zat besi dengan kejadian anemia di Puskesmas Mangkang Kota Semarang

Davey, Patrick. 2005. At a Glance Medicine. Jakarta : Erlangga

Depkes RI, 2010. Pertemuan Koordinasi Tingkat SR Dan SSR Kegiatan Intensifikasi Pengendalian Malaria Gf ATM Malaria Round 8 Wilayah Kalimantan Dan Sulawesi.Ditjen P2PL. [Online]. Tersedia :

http://www.penyakitmenular.info/def_menu.asp?menuID=17&menuType=1& SubID=1&DetId=518. (28 Oktober 2015, 17:52)

Departemen Kesehatan RI. Buku Profil Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Semarang.

[Online]. Tersedia :

http://www.depkes.go.id/resources/download/profil/PROFIL_KES_PROVIN SI_2012/13_Profil_Kes.Prov.JawaTengah_2012.pdf. (1 Oktober 2015, 20.34) Dinas Kesehatan Kota (DKK) tahun 2011 Kota Semarang

Djojodibroto, Dr. R. Darmanto. 2001. Seluk Beluk Pemeriksaan Kesehatan. Jakarta : Penerbit Yayasan Obor Indonesia

Fuaddy, Mardhatillah. 2009. Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil tentang Anemia Defisiensi Besi terhadap Kepatuhan Mengkonsumsi Tablet Zat Besi. Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara

Gibson, John. Fisiologi & Anatomi Modern untuk Perawat. Jakarta: EGC

Handayani, Wiwik dkk. 2008. Buku Ajar Asuhan Keperawatan pada Klien dengan Gangguan Sistem Hematologi. Jakarta: Salemba Medika

Helen, Varney. 2007. Buku Ajar Asuhan Kebidanan. Edisi 4. Volume 2. Jakarta: EGC Hidayat, A. Aziz Alimul. 2008. Pengantar Ilmu Kesehatan Anak untuk Pendidikan

Kebidanan. Jakarta : Penerbit Salemba Medika

H., Riwidikdo. 2010. Statistik Kesehatan. Yogyakarta: Mitra Cendekia

Ika Putri Damayanti, dkk. 2014. Buku Ajar Asuhan Kebidanan Komprehensif pada

Ibu Bersalin dan Bayi Baru Lahir. Yogyakarta : Deepublish

Innayah, Luthfiatul. 2013. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Ibu Hamil dalam Mengkonsumsi Tablet Besi di Puskesmas Kecamatan Kalideres Jakarta Barat tahun 2013. Skripsi Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Esa Unggul Jakarta. [Online]. Tersedia :

http://digilib.esaunggul.ac.id/public/UEU-Undergraduate-736-BABI.pdf. (28 Oktober 2015, 16:09)

Kamus Besar Bahasa Indonesia

Kartamihardja, Emmy. Anemia Defisiensi Besi. Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Lee, Rae Lynne. 2004. Iron Deficiency Anemia. [Online]. Tersedia : http://www.cdph.ca.gov. (30 September 2015, 19:57)

Manuaba, I. B. G. 2001. Ilmu Kebidanan Penyakit Kandungan dan Keluarga Berencana. Jakarta: EGC

Manuaba, Prof. dr. Ida Bagus Gde, Sp.OG. 2004. Penuntun Kepaniteraan Klinik Obstetri & Ginekologi Edisi 2. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran EGC Manuaba, dr. Ida Ayu Chandranita, Sp. OG dkk. 2009. Memahami Kesehatan

Reproduksi Wanita Edisi 2. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran EGC

Manuaba, I.B.G., I.A. Chandranita Manuaba, dan I.B.G. FajarManuaba. 2007.

Pengantar Kuliah Obstetri. Jakarta: EGC

Maryunani, A, dkk. 2012.Asuhan Kega wat Daruratan dalam Kebidanan. Jakarta : Trans Info Media

Murti, Bhisma. 2010. Riwayat Alamiah Penyakit : Bab 4. [Online]. Tersedia : fk.uns.ac.id/index.php/download/file/14. (30 September 2015, 20:13)

Nurhidayati, Rohmah. 2013. Analisis Faktor Terjadinya Anemia Pada Ibu Hamil di Wilayah Puskesmas Tawangsari Kabupaten Sukoharjo. Fakultas Ilmu Kesehatan. Universitas Muhammadiyah Surakarta

Notoatmodjo, Soekidjo. 2005. Metodologi P enelitian Kesehatan. Jakarta PT. Rineka Cipta

O., Nova. 2015. Sistematika Penulisan Karya Ilmiah. Yogyakarta : Deepublish. Oxorn, Harry. 2010. Ilmu Kebidanan: Patofisologi & Fisiologi Persalinan.

Yogyakarta: ANDI Yogyakarta

Prnadhibrata, Made. Upaya Pencegahan Anemi Gizi Pada Ibu Hamil. Jurusan Ilmu Gizi Poltekes. Denpasar

Profil Kesehatan Jawa Tengah Tahun 2009

Proverawati, Kusumawati. 2009. Buku Ajar Gizi untuk Kebidanan. Yogyakarta: Nuha Medika

Purbadewi, Lindung. 2013. Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Anemia

Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil. Program Studi Ilmu Gizi

Universitas Respati Yogyakarta 2 Program Studi Gizi Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Semarang

Rencana Strategis Pembangunan Kesehatan di Bidang Gizi dan KIA. [Online]. Tersedia : http://file.persagi.org/share/Dirjen%20GIKIA.pdf. (1 Oktober 2015, 20.30)

Rutoto, Sabar. 2007. Pengantar Metedologi Penelitian. FKIP : Universitas Muria Kudus

Sinsin, I. 2008. Seri Kesehatan Ibu da n Anak, Masa Kehamilan dan Persalinan. Jakarta: PT Gramedia

S., Arif. 2011. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Kencana

S., Arikunto. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Ed. Revisi VI, Jakarta : PT. Rineka Cipta

S., Sudigdo. 2011. Dasa r Dasa r Metodologi Penelitian Klinis. Ed. 4. Jakarta : Sagung Setio

Sastrawinata, Sulaiman. 2003. Obstetri Patologi. Jakarta: EGC

Sastrawinata, Sulaiman, dkk. 2004. Ilmu Kesehatan Reproduksi : ObstetriPatologi. Jakarta : EGC

Smeltzer, S. 2001. Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah Brunner Suddarth.Volume 2 Edisi 8. Jakarta : EGC

Syafrudin. 2009. Kebidanan Komunitas. Jakarta : EGC

Taber, Ben-zion. 1994. Kapita Selekta Kedaruratan Obstetri dan Ginekologi. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran EGC

Triana, Ani, dkk. 2015. Kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal. Yogyakarta : Deepublish

Universitas Sumatera Utara. [Online]. Tersedia : http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/30073/4/Chapter%20II.pdf. (28 Oktober 2015, 16:15)

Uliyah, Musrifatul dkk. 2008. Keterampilan Dasar Praktik Klinik untuk Kebidanan. Jakarta: Salemba Medika

Yaze, Igus Ulfa. 2014. Hubungan Antara Jarak Kehamilan dan Status Gizi dengan Anemia pada Ibu Hamil di Bidan Praktek Swasta Nyonya Dessy Jalan Slamet Riyadi IV Pahoman Bandar Lampung. Skripsi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Lampung. [Online]. Tersedia : http://digilib.unila.ac.id/2382/11/BAB%20II.pdf. (28 Oktober 2015, 16:40)

LAMPIRAN I

KUESIONER PENELITIAN

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA

PUSKESMAS NGESREP KECAMATAN BANYUMANIK SEMARANG TAHUN 2015 No. Responden :……… *Diisi oleh peneliti 1. Data Responden 1. Nama : 2. Alamat : 3. Umur : ………Tahun

4. Pendidkan ibu : 1. Tidak tamat SD/Tidak sekolah

2.SD

3. SMP

4. SMA

5. Diploma

6. Sarjana

5. Pekerjaan ibu : 1.Ibu rumah tangga

2. Wiraswasta 3. Pegawai swasta 4. Pegawai negeri 6. Gravida : 1. Pertama 2. Kedua 3. Ketiga 4. > Ketiga

2. Pengetahuan ibu hamil A. Pengertian Anemia

1. Menurut ibu apakah yang disebut dengan anemia……….. a. Kekurangan darah

b. Darah rendah

c. Kelebihan darah merah

2. Ibu hamil dikatakan anemia, apabila cek darah ke labor dengan hasil pemeriksaan….

a. Hb kurang dari 11 gr% b. Hb 13 gr %

c. Hb lebih dari 12 gr %

3. Anemia dalam kehamilan disebut juga dengan anemia kekurangan ….. a. Protein

b. Zat besi c. lemak

4. Standar penggolongan Anemia (kurang darah) pada ibu hamil adalah…. a. Anemia ringan,sedang, berat

b. Anemia ringan dan berat c. Anemia berat saja B.Penyebab Anemia

5. Kurangnya mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi dapat mengakibatkan…..

a. Kegemukan

b. Anemia (kekurangan darah) c. Tekanan darah tinggi

6. Kebutuhan zat besi lebih meningkat atau lebih banyak dibutuhkan oleh………..

a. Laki-laki b. Wanita hamil c. Wanita Tidak hamil

7. Menurut ibu anemia kekurangan zat besi disebabkan karena berkurangnya….. a. Cadangan karbohidrat dalam tubuh

b. Cadangan lemak dalam tubuh c. Cadangan besi dalam tubuh

8. Salah satu faktor penghambat penyerapan zat besi yang mengakibatkan terjadi anemia defisiensi besi adalah…

a. Kebiasaan ibu makan besamaan dengan air teh dan kopi b. Kebiasaan ibu makan bersamaan dengan air putih c. Kebiasaan ibu makan dengan pisang dan pepaya C.Makanan Sumber Zat besi

9. Anemia zat besi pada ibu hamil dapat di cegah dengan banyak mengkonsumsi a. Makanan yang berlemak seperti coklat

b. Makanan sumber zat besi, seperti daging sapi, hati ayam c. Makanan yang lunak. Seperti bubur

10. Dibawah ini yang merupakan makanan sumber zat besi atau makanan penambah darah yang berasal dari hewani adalah …..

a. Ikan dan nasi b. Tahu dan tempe

c. Hati ayam dan daging sapi

11. Dibawah ini yang merupakan makanan sumber zat besi atau makanan penambah darah yang berasal dari nabati adalah………

a. Kankung dan bayam b. Tahu dan tempe c. Ikan dan nasi

12. Vitamin yang sangat berperan dalam meningkatkatkan zat besi adalah ….. a. Vitamin A

b. Vitamin C c. Vitamin D

13. Vitamin C merupakan zat gizi yang sangat berperan dalam meningkatkan penyerapan …..

a. Karbohidrat b. Lemak c. Zat Besi

D.Tablet Tambah Darah (TTD)

14. Selain makanan, ibu hamil membutuhkan tambahan zat besi. Menurut ibu sumber zat besi dapat berupa…

a. Tablet tambah darah b. Kalsium

c. Vitamin A

15. Salah satu efek samping dari memgkonsumsi tablet tambah darah yaitu… a. Pada saat buang air besar kotoran ibu berwarna hitam

b. Berat badan ibu bertambah c. Berat badan ibu berkurang

16. Tablet tambah darah yang dibutuhkan selama kehamilan sebanyak…. a. 70 tablet

b. 80 tablet c. 90 tablet

17. Untuk tidak mengurangi manfaat Tablet tambah darah, sebaiknya diminum dengan...

a. Air putih b. Air kopi. c. Air teh

18. Setelah meminum tablet tambah darah akan lebih baik disertai makan buah-buahan seperti….

a. Salak, anggur, Rambutan b. Durian, langsat, Alpukat c. Pisang, Pepaya, Jeruk

19. Untuk mengurangi gejala sampingan tablet tambah darah pada ibu hamil sebaiknya diminum pada saat…..

a. Setelah makan siang b. Setelah sarapan pagi c. Setelah makan malam

20. Dibawah ini yang merupakan gejala ringan mengkonsumsi Tablet tambah darah adalah ...

a. Berat badan ibu berkurang b. Tekanan darah tinggi

c. mual-mual dan susah buang air besar E.Konsumsi Tablet Besi (Fe)

1. Apakah ibu mengkonsumsi tablet tambah darah? a. Ya

b. Tidak (Lanjut Pertanyaan 5)

2. Pada umur kehamilan berapa ibu pertama kali mengkonsumsi tablet tambah darah? ………….bulan

3. Hingga sekarang sudah berapa kali (bungkus) ibu menerima tablet tambah darah? ………

4. Berapa lama ibu minum tablet tambah darah setiap hamil?... 5. Mengapa tidak mengkonsumsi tablet tambah darah?

a. Mual/muntah setelah meminum tablet tambah darah b. Baunya tidak enak

c. Rasanya tidak enak

d. Lainnya,………. F.Pengukuran

1. Kadar Hb Darah : ……… mg/dl 2. Lingkar lengan atas : ……… cm

LAMPIRAN II DOKUMENTASI

LAMPIRAN

ANALISIS DENGAN SPSS 17

Hubungan Umur dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil Wilayah Kerja Puskesmas Ngesrep Tahun 2015

Kat_Umur * Ket_Anemia Crosstabulation

Ket_Anemia

Total Anemia Tidak Anemia

Kat_Umur umur < 20 dan > 35 Count 2 0 2

Expected Count 1.0 1.0 2.0 % within Kat_Umur 100.0% .0% 100.0% umur 20-35 Count 17 19 36 Expected Count 18.0 18.0 36.0 % within Kat_Umur 47.2% 52.8% 100.0% Total Count 19 19 38 Expected Count 19.0 19.0 38.0 % within Kat_Umur 50.0% 50.0% 100.0% Chi-Square Testsd Value df Asymp. Sig. (2-sided) Exact Sig. (2-sided) Exact Sig.

(1-sided) Point Probability

Pearson Chi-Square 2.111a 1 .146 .486 .243

Continuity Correctionb .528 1 .468

Likelihood Ratio 2.884 1 .089 .486 .243

Fisher's Exact Test .486 .243

Linear-by-Linear Association 2.056c 1 .152 .486 .243 .243

N of Valid Cases 38

a. 2 cells (50,0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is 1,00. b. Computed only for a 2x2 table

c. The standardized statistic is 1,434.

Hubungan Konsumsi Tablet Fe dengan Kejadian Anemia pada Ibu hamil Wilayah Kerja Puskesmas Ngesrep Tahun 2015

Tablet_FE * Ket_Anemia Crosstabulation

Ket_Anemia

Total Anemia Tidak Anemia

Tablet_FE Tidak Count 11 2 13

Expected Count 6.5 6.5 13.0 % within Tablet_FE 84.6% 15.4% 100.0% Ya Count 8 17 25 Expected Count 12.5 12.5 25.0 % within Tablet_FE 32.0% 68.0% 100.0% Total Count 19 19 38 Expected Count 19.0 19.0 38.0 % within Tablet_FE 50.0% 50.0% 100.0% Chi-Square Testsd Value df Asymp. Sig. (2-sided) Exact Sig. (2-sided) Exact Sig.

(1-sided) Point Probability

Pearson Chi-Square 9.471a 1 .002 .005 .003

Continuity Correctionb 7.483 1 .006

Likelihood Ratio 10.173 1 .001 .005 .003

Fisher's Exact Test .005 .003

Linear-by-Linear Association 9.222c 1 .002 .005 .003 .002

N of Valid Cases 38

a. 0 cells (,0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is 6,50. b. Computed only for a 2x2 table

c. The standardized statistic is 3,037.

Hubungan Pengetahuan dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil Wilayah Kerja Puskesmas Ngesrep Tahun 2015

Kat_pengetahuan * Ket_Anemia Crosstabulation

Ket_Anemia

Total Anemia Tidak Anemia

Kat_pengetahuan Rendah Count 13 4 17

Expected Count 8.5 8.5 17.0

% within Kat_pengetahuan 76.5% 23.5% 100.0%

Sedang, Tinggi Count 6 15 21

Expected Count 10.5 10.5 21.0 % within Kat_pengetahuan 28.6% 71.4% 100.0% Total Count 19 19 38 Expected Count 19.0 19.0 38.0 % within Kat_pengetahuan 50.0% 50.0% 100.0% Risk Estimate Value 95% Confidence Interval Lower Upper

Odds Ratio for Tablet_FE (Tidak / Ya)

11.688 2.082 65.605

For cohort Ket_Anemia = Anemia

2.644 1.427 4.899

For cohort Ket_Anemia = Tidak Anemia

.226 .061 .833

Chi-Square Testsd Value df Asymp. Sig. (2-sided) Exact Sig. (2-sided) Exact Sig.

(1-sided) Point Probability

Pearson Chi-Square 8.622a 1 .003 .008 .004

Continuity Correctionb 6.812 1 .009

Likelihood Ratio 9.002 1 .003 .008 .004

Fisher's Exact Test .008 .004

Linear-by-Linear Association 8.395c 1 .004 .008 .004 .004

N of Valid Cases 38

a. 0 cells (,0%) have expected count less than 5. The minimum expected count is 8,50. b. Computed only for a 2x2 table

c. The standardized statistic is 2,897.

d. For 2x2 crosstabulation, exact results are provided instead of Monte Carlo results.

Risk Estimate

Value

95% Confidence Interval

Lower Upper

Odds Ratio for

Kat_pengetahuan (Rendah / Sedang, Tinggi)

8.125 1.874 35.233

For cohort Ket_Anemia = Anemia

2.676 1.295 5.531

For cohort Ket_Anemia = Tidak Anemia

.329 .134 .809

HASIL ANALISA APABILA TIDAK DIGABUNGKAN

Pengetahuan * Ket_Anemia Crosstabulation

Ket_Anemia

Total Anemia Tidak Anemia

Pengetahuan Tinggi= x>=18,5799 Count 0 8 8

Expected Count 4.0 4.0 8.0 % within Pengetahuan .0% 100.0% 100.0% Sedang= 15,181<=x<=18,5799 Count 6 7 13 Expected Count 6.5 6.5 13.0 % within Pengetahuan 46.2% 53.8% 100.0% Rendah= x<=15,181 Count 13 4 17 Expected Count 8.5 8.5 17.0 % within Pengetahuan 76.5% 23.5% 100.0% Total Count 19 19 38 Expected Count 19.0 19.0 38.0 % within Pengetahuan 50.0% 50.0% 100.0% Chi-Square Tests

Monte Carlo Sig. (2-sided) Monte Carlo Sig. (1-sided) 95% Confidence Interval 95% Confidence Interval

Value df Asymp. Sig. (2-sided) Sig. Lower Bound Upper Bound Sig. Lower Bound Upper Bound Pearson Chi-Square 12.842a 2 .002 .002b .001 .003 Likelihood Ratio 16.184 2 .000 .001b .000 .001

Fisher's Exact Test 13.388 .001b .000 .002

Linear-by-Linear Association

12.305c 1 .000 .001b .000 .001 .000b .000 .001

N of Valid Cases 38

a. 2 cells (33,3%) have expected count less than 5. The minimum expected count is 4,00. b. Based on 10000 sampled tables with starting seed 2000000.

Dalam dokumen Faktor Risiko Anemia pada Ibu Hamil di W (Halaman 46-67)

Dokumen terkait