• Tidak ada hasil yang ditemukan

Saran

Dalam dokumen TESIS. Oleh. PERIS MAHA / M.Kn (Halaman 160-166)

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

B. Saran

Saran-saran yang diajukan dalam tesisi ini berhubungan dengan akta SKMHT yang dibuat dihadapan Notaris agar memenuhi syarat autentisitas akta adalah sebagai berikut:

1. Bagi Pemerintah

a) Diperlukannya suatu ketegasan dari pemerintah khusunya antara Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN RI agar saling berkoordinasi dengan Kemeterian Hukum Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam menciptakan peraturan yang mengatur tentang Akta SKMHT yang dibuat Notaris agar tercipta harmonisasi antar norma sesuai dengan lingkup kewenangan masing-masing kementerian yang membawahi Notaris maupun PPAT.

b) Disharmonisasi pada tata cara praktis harus dihindari dengan pemahaman yang baik dan benar terhadap Hierarki Peraturan Perundang-Undangan RI, serta meletakkan kepentingan publik diatas kepentingan sektoral.

2. Bagi Notaris:

Hendaknya Notaris dalam menjalankan Jabatannya harus dilakukan secara profesional dan Konsisten dengan UUJN serta tidak terpengaruh dengan disharmoni pemahaman yang dibangun pada tataran normatif dan praktis mengenai akta SKMHT, sehingga dalam membuat akta SKMHT rujukannya adalah materi SKMHT sesuai UUHT sedangkan bentuk akta SKMHT harus berpedoman pada Pasal 38 UUJN-P. Notaris/PPAT untuk tegas dan pasti dalam melaksanakan ketentuan Pasal 15 ayat (1) tersebut. Karena pada prakteknya kedudukan SKMHT yang dibuat dengan akta Notaris berdasarkan Pasal 96 ayat (1) tidak tepat, SKMHT yang dibuat dengan akta Notaris itu diatur dalam Pasal 38 UUJN untuk memenuhi kriteria sebagai akta Notaris

3. Bagi Perbankan:

Pihak Perbankan harus melakukan upaya preventif dalam mengatasi persoalan disharmoni antar norma yang mengatur tentang akta SKMHT sehingga dapat memberikan jaminan kepastian hukum terhadap akta SKMHT. Upaya Preventif yang penulis maksudkan adalah membuat pernyataan secara hukum bentuk akta SKMHT sebagai alasan pembenar terjadi konflik dikemudian hari.

DAFTAR PUSTAKA

1. Buku-Buku

Abdurrahman, Muslan, Sosiologi dan Metode Penelitian Hukum, (Malang: UMM Press, 2009)

Adjie, Habib (c), “Hukum Notaris Indonesia‖, (Jakarta : Refika Aditama, 2009).

Adjie,Habib, Kebatalan dan Pembacaan Akta Notaris, Cetakan 3, (Bandung, Refika Aditama, 2015)

Ashshofa, Burhan, Metode Penelitian Hukum, (Jakarta: Rineka Cipta, 1996).

Asshiddiqie, Jimly dan Ali Safa’at, Teori Hans Kelsen tentang Hukum, (Jakarta, Konstitusi Press, 2006)

Departemen Pendidikan Nasional, Kamus Besar Bahasa Indonesia, (Jakarta : Gramedia Putaka Utama, 2008).

Donald, Ros Mc and Desine Mc Gicllo, Theory of Norms, Lexis Nexis Butterworths , Ausralia Journal.

Fajar, Mukti, Dualisme Penelitian Hukum Normatif dan Empiris, (Yogyakarta:

Pustaka Pelajar, 2010)

Gokkel, N.E. Algra, H.R.W. dkk, Kamus Istilah Hukum Fockema Andreae, Belanda Indonesia, (Jakarta, Binacipta, 1983).

Harahap, M. Yahya, Hukum Acara Perdata Tentang Gugatan, Persidangan, Penyitaan, Pembuktian, dan Putusan Pengadilan, Cetakan 4. (Jakarta:

Sinar Grafika, 2006)

Harsono, Budi, Hukum Agraria Indonesia Sejarah Pembentukan Undang-Undang Pokok Agraria, Isi dan Pelaksanaannya Jilid 1 hukum Tanah Nasional, (Jakarta: Djambatan, 2008).

HS, Salim, Perkembangan Hukum Jaminan di Indonesia, (Jakarta : RajaGrafindo Persada, 2001).

H.R, Ridwan, Hukum Administrasi Negara, (Jakarta : Raja Grafindo Persada, 2006).

Kansil, C. S. T dan Christine S. T. Kansil, 1997, Pokok-Pokok Etika Profesi Hukum, Pradnya Paramita, Jakarta.

Kelsen,Hans,General Theory Of Law and State, Teori Umum Hukum dan Negara, Dasar-Dasar Ilmu Hukum Normatif Sebagai Ilmu Hukum Deskriptif Empirik, terjemahan Somardi, (Jakarta : BEE Media Indonesia, 2007 (selanjutnya ditulis Hans Kelsen II)).

Kelsen,Hans, Teori Hukum Murni, terjemahan Raisul Mutaqien, Nuansa &

Nusamedia, (Bandung, 2006, (selanjutnya ditulis Hans Kelsen III))..

Kelsen, Hans dalam Farida Indrati Soeprapto, Ilmu Perundang-Undangan : Jenis, Fungsi, dan Materi Muatan,( Yogyakarta, Kanisius, 2010)

Kie, Tan Thong, Studi Notariat dan Serba-Serbi Praktek Notaris , (Jakarta:

Ichtiar Baru Van Houve, 2007)

Kitab Undang-Undang Hukum Perdata [Bugerlijk Wetboek],Cet.34.

diterjemahkanoleh R.Subekti dan R.Tjitrosudio (Jakarta: Pradnya Paramita, 2004).

Lubis,SuhrawardiK, EtikaProfesi Hakim,(Jakarta : Sinar Grafika, 2000).

Mamminanga,Andi, Pelaksanaan Kewenangan Majelis Pengawas Notaris Daerah dalam Pelaksanaan Tugas Jabatan Notaris berdasarkan UUJN, Tesis yang ditulis pada Fakultas Hukum Universitas Gajah Mada, (Yogyakarta: 2008).

Marzuki , Peter, Penelitian Hukum, Malang : UMM Press..

Marzuki, Endang Sumarni Metodologi Penelitian Hukum dan Statistik, (Yogyakarta, 2013),

Marzuki,Peter Mahmud Penelitian Hukum, (Jakarta : Kencana Prenada Media Group, 2011).

Moleong, Lexy J., Metodologi Penelitian Kuantitatif, (Bandung: PT. Remaja Rosda Karya, 2000)

Notodisoerjo, Hukum Notarial di Indonesia (suatu penjelasan), (Jakarta: Rajawali Pers, 1982)

Syahrani, Riduan, Seluk Beluk dan Asas-Asas Hukum Perdata, (Bandung:

Alumni, 1998).

Rahardjo,Satjipto, llmu Hukum, (Bandung : Citra Aditya Bakti, 1991).

Sasangka,Hari, Hukum Pembuktian dalam Perkara Perdata Untuk Mahasiswa &

Praktisi, (Bandung : MandarMaju, 2005).

Ratiba, Matome M,ConvecayingcoLmamwitFtoor uPsearralegals and Law Students, Fordham Internatonal Law, Vol. 22, 1999

Situmorang, Victor M. dan Cormentyna Sitanggang, Gross Akta Dalam Pembuktian dan Eksekusi, (Jakarta: Rineka Cipta,1993).

Sjahdeini, Sutan Remy Sjahdeini, Hak Tanggungan, Asas-asas, Ketentuan-Ketentuan Pokok danMasalah Yang Dihadapai Oleh Perbankan (Suatu Kajian Mengenai Undang-Undang HakTanggungan), Cet.1, (Bandung:

Penerbit Alumni, 1999)

Soekanto,Soerjono Pengantar Penelitian Hukum, (Jakarta : Universitas Indonesia Press, 1982).

Soekanto,Soerjono Pengantar Penelitian Hukum, (Jakarta: UI Press, 1984).

Soekanto, Soerjono,Pengantar Penelitian Hukum, (Jakarta : UI Press, 1998) Subekti, R. dan R.Tjitrosudio, Kitab Undang-Undang Hukum Perdata [Bugerlijk

Wetboek],Cet.34. terjemahan (Jakarta: PT.Pradnya Paramita, 2004).

Sutedi, Adrian, Hukum Hak Tanggungan, (Jakarta : PT. Sinar Grafika, 2010).

Sjaifurrachaman, Aspek Pertanggungjawaban Notaris Dalam Pembuatan Akta, (Bandung: Mandar Maju, 2011)

Tobing, G.H.S Lumban, Peraturan Jabatan Notaris, Cetakan V, (Jakarta, Erlangga, 1999)

Wisman, JJJ. M, Penelitian Ilmu Ilmu Sosial, Jilid I Penuntun M. Hisyam, (Jakarta : Uji Press, 1996)

Wojowasito, S, Kamus Umum Belanda-Indonesia, (Jakarta, Ichtiar Baru-Van Hoeve, 1995).

2. Peraturan Perundang-Undangan

Undang Nomor 5 Tahun 1960 Tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1994 Tentang Hak Tanggungan Atas Tanah

Beserta Benda-Benda Yang Berkaitan Dengan Tanah

Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 Tentang Perbankan.

Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004.

Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 Tentang Pendaftaran Tanah.

Peraturan Kepala Badan Pertanahan Nasional Repbulik Indonesia Nomor 8 Tahun 2012 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Negara Agraria/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 3 Tahun 1997 Tentang Ketentuan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 Tentang Pendaftarab Tanah.

3. Internet

Kamus Besar Bahasa Indonesia Online, (www.kamus Bahasa Indonesia.org,) diunduh 23 Oktober 2016.

Dalam dokumen TESIS. Oleh. PERIS MAHA / M.Kn (Halaman 160-166)

Dokumen terkait