• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB 6. KESIMPULAN DAN SARAN

6.2. Saran

Saran-saran yang dapat penulis berikan dalam karya tulis ilmiah ini ialah :

a. Diharapkan kepada petugas kesehatan agar dapat memberikan penyuluhan

tentang menopause dan persiapan-persiapan memasuki menopause pada ibu-ibu di Desa Sambirejo.

b. Diharapkan bagi peneliti selanjutnya agar dapat lebih dikembangkan lagi

mengenai persiapan-persiapan memasuki masa menopause.

c. Diharapkan kepada ibu-ibu di Desa Sambirejo agar lebih meningkatkan lagi

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

2.1. Pengetahuan 2.1.1. Defenisi

Pengetahuan adalah merupakan hasil dari tahu dan ini terjadi setelah orang melakukan penginderaan terhadap sesuatu. Penginderaan terjadi melalui pancaindera manusia, yakni indera penglihatan, pendengaran, penciuman, rasa dan raba.

2.1.2. Tingkat Pengetahuan di Dalam Domain Kognitif

Pengetahuan yang tercakup dalam domain kognitif mempunyai enam tingkatan yaitu :

a. Tahu (Know)

Pada tingkat ini merupakan hal untuk mengingat kembali suatu materi yang telah dipelajari sebelumnya.

b. Memahami (Comprehension)

Diartikan sebagai suatu kemampuan untuk menjelaskan secara benar tentang objek yang diketahui dan dapat menginterpretasikan materi tersebut secara benar.

c. Aplikasi (Application)

Diartikan sebagai kemampuan untuk menggunakan materi yang telah dipelajari pada situasi sebenarnya.

d. Analisis (Analysis)

Adalah suatu kemampuan untuk menjabarkan materi atau suatu objek ke dalam komponen-komponen, tetapi masih dalam suatu struktur organisasi dan masih berkaitan satu sama lain.

e. Sintesis (Syntesis)

Merupakan kemampuan untuk meletakkan atau menghubungkan bagian-bagian dalam suatu bentuk keseluruhan yang baru.

f. Evaluasi (Evaluation)

Berkaitan dengan kemampuan untuk melakukan perilaku terhadap suatu materi atau objek berdasarkan suatu kriteria yang telah ada.

Pengukuran pengetahuan dapat dilakukan dengan wawancara atau angket yang menanyakan tentang isi materi yang ingin diukur dari subjek penelitian atau responden. Ke dalam pengetahuan yang ingin kita ketahui atau kita ukur dapat kita sesuaikan dengan tingkatan-tingkatan di atas (Notoatmodjo, 2003).

2.2. Menopause 2.2.1. Defenisi

Kata menopause berasal dari 2 bahasa Yunani yang “bulan” dan “penghentian sementara”. Berdasarkan defenisinya kata Menopause itu berarti masa istirahat. Secara linguistik, istilah yang lebih tepat adalah

Menocease yang berarti berhentinya masa menstruasi (Irawati, 2002).

Menopause artinya berhenti haid, terjadi dalam masa klimakterium pada usia 50 tahun (Depkes, 1993).

Webster’s Ninth New Collegiate Dictionary (Kasdu, 2002)

mendefinisikan menopause sebagai periode berhentinya haid secara alamiah yang biasanya terjadi antara usia 45 – 50 tahun. Menopause kadang-kadang juga dinyatakan sebagai masa berhentinya haid sama sekali.

Dr. Med. Ali Baziad, SPOG (2002) menyebutkan menopause sebagai perdarahan rahim terakhir yang masih diatur oleh fungsi hormon indung telur. Istilah menopause digunakan untuk menyatakan suatu perubahan hidup dan pada saat itu seorang wanita mengalami periode terakhir masa haid. Dengan demikian, kita dapat menyimpulkan bahwa menopause berhentinya haid. Ini menandai berakhirnya kemampuan wanita untuk bereproduksi dan merupakan kejadian normal dalam kehidupan setiap wanita.

2.2.2. Penyebab Terjadinya Menopause

Sering kita mendengar atau membaca penjelasan tentang menopause seperti “indung telur rusak”, “estrogen tidak lagi atau kekurangan hormon”. Kenyataan sebenarnya tidak begitu, indung telur perempuan tidak rusak pada saat menopause, ia hanya mengikuti proses degenerasi atau penuaan secara alamiah. Begitu pula hormon estrogen tak berhenti di produksi dalam tubuh, tetapi produksinya memang sudah mulai berkurang secara berangsur-angsur bahkan sejak perempuan memasuki usia 20-an.

Untuk memahami mengapa terjadi menopause, mengapa dan bagaimana menopause itu mempengaruhi perempuan, pertama-tama kita harus memiliki pemahaman dasar tentang sistem endokrin perempuan. Sistem endokrin adalah sistem yang mengatur semua zat penting dalam tubuh perempuan yang dikenal sebagai hormon. Dua hormon penting yang dihasilkan perempuan adalah estrogen dan progesteron. Salah satu bagian tubuh perempuan yang menghasilkan hormon estrogen adalah indung telur.

Pada masa menopause, hormon diproduksi secara tidak teratur karena sedang terjadi penyesuaian keseimbangan pada kelenjar endokrin. Dalam keadaan seimbang, hormon-hormon tersebut akan bekerja sama secara teratur untuk membantu fungsi tubuh. Dalam keadaan berkurangnya salah satu hormon, hormon lain pada kelenjar ini akan ikut terpengaruh. Ketidaktetapan produksi hormon bisa terjadi bukan saja pada indung telur, tapi juga pada payudara, thyroid dan hipotalamus. Hormon estrogen kemudian mengatur persediaan dirinya hingga mencapai suatu tingkatan yang tetap (Irawati, 2002).

2.2.3. Gejala-gejala Menopause

Faktor yang mempengaruhi kapan seorang wanita mengalami menopause yaitu seperti :

A. Perubahan fisik

Akibat perubahan organ reproduksi maupun hormon tubuh pada saat menopause mempengaruhi berbagai keadaan fisik tubuh seorang wanita. Keadaan ini berupa keluhan-keluhan ketidaknyamanan yang timbul dalam kehidupan sehari-hari, seperti :

1. Hot flushes atau perasaan panas pada bagian tubuh

Hot flushes adalah rasa panas yang luar biasa pada wajah dan tubuh bagian atas (seperti leher dan dada). Dengan perabaan tangan akan terasa adanya peningkatan suhu pada daerah tersebut. 2. Keringat berlebihan

Pancaran panas pada tubuh pengaruh hormon yang mengatur thermostat tubuh pada suhu yang lebih rendah. Akibatnya suhu

udara yang semula dirasakan nyaman, mendadak menjadi terlalu panas dan tubuh mulai menjadi panas serta mengeluarkan keringat untuk mengeluarkan diri.

3. Vagina kering

Perubahan pada organ reproduksi, diantaranya pada daerah vagina sehingga dapat menimbulkan rasa sakit saat berhubungan intim.

4. Penambahan berat badan

Berdasarkan penelitian, setiap kurun 10 tahun akan bertambah berat badan atau tubuh akan melebar secara bertahap, ini diduga ada hubungannya dengan turunnya estrogen dan gangguan pertukaran zat dasar metabolisme lemak.

5. Nyeri otot atau sendi

B. Perubahan psikis atau Emosional

Perubahan kejiwaan yang dialami seorang wanita menjelang menopause meliputi :

 merasa tua

 mudah tersinggung

 tidak menarik lagi

 rasa tertekan karena takut menjadi tua

 mudah kaget sehingga jantung berdebar

 takut tidak dapat memenuhi kebutuhan seksual suami

 takut bahwa suami akan menyeleweng

 merasa tidak berguna lagi

 merasa memberatkan keluarga dan orang lain

Untuk menghindari perubahan dan gejolak jiwa menghadapi menopause berdasarkan atas keharmonisan dan saling pengertian. Di tengah keluarga yang harmonis kesiapan menerima proses penuaan makin besar tanpa menghadapi gejala klinis yang berarti, karena keharmonisan ini sangat penting (Manuaba, 1999).

2.2.4. Faktor yang mempengaruhi

Berikut ini beberapa faktor yang mempengaruhi kapan seorang wanita mengalami menopause (Kasdu, 2002).

a. Usia haid

Semakin muda seseorang mengalami haid pertama kalinya semakin lama ia memasuki masa menopause

b. Faktor psikis

Wanita yang tidak menikah dan bekerja akan mengalami menopause lebih cepat dibandingkan wanita yang menikah dan bekerja

c. Jumlah anak

Semakin sering seorang wanita melahirkan maka semakin lama mereka memasuki masa menopause.

d. Usia kehamilan

Semakin tua seseorang melahirkan anak maka semakin tua ia memasuki usia menopause. Ini karena kehamilan dan persalinan akan memperlambat sistem organ reproduksi, bahkan akan memperlambat proses penuaan tubu.

e. Pemakaian kontrasepsi

Pemakaian kontrasepsi ini khususnya alat kontrasepsi jenis hormonal. Hal ini bisa terjadi karena cara kerja kontrasepsi yang menekan fungsi indung telur sehingga tidak memproduksi sel telur. Pada wanita yang menggunakan kontrasepsi ini akan lebih lama memasuki masa menopause.

f. Merokok

Diduga wanita perokok akan lebih cepat memasuki usia menopause.

2.2.5. Persiapan Fisik memasuki Menopause

Adapun persiapan-persiapan fisik yang dapat kita lakukan dalam menghadapi masa menjelang menopause antara lain :

a. Berolahraga secara teratur

Olahraga selain membantu mengurangi datangnya gejala awal menopause, dapat pula meningkatkan kekuatan tulang. Mulailah dengan olahraga seperti jalan kaki, joging, mediatasi dan yoga.

b. Mengkonsumsi makanan yang kaya akan kalsium

Mengkonsumsi makanan seperti susu, keju dan kacang-kacangan dapat mengurangi kekeroposan tulang. Telah terbukti bahwa pemberian kalsium jangka panjang (12 tahun) dengan dosis 1,2 – 2,5 gr/hari dapat menurunkan patah tulang sampai 50%. Pemberian kalsium jangka pendek dengan dosis rendah tidak ada gunanya.

c. Mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin seperti buah-buahan

Vitamin yang terkandung dalam buah-buahan dan sayuran dapat meningkatkan kesehatan tubuh.

d. Mengurangi konsumsi teh, kopi, minum soda dan alkohol

Minuman ini banyak mengandung kafein yang dapat memperlambat penyerapan kalsium.

e. Menghindari merokok

Merokok dapat menyebabkan terjadinya menopause lebih awal dan memudahkan kita terkena osteoporosis

2.2.6. Persiapan psikis memasuki menopause

Adapun persiapan - persiapan psikis memasuki masa menopause dapat berupa :

 Ikut aktivitas yang menyenangkan

 Perbanyak kawan bicara

 Makanlah secara teratur dan bergizi, kurangi lemak, alkohol dan kafein

 Olahraga secara teratur

 Cobalah teknik mengurangi stress seperti nafas yang dalam, meditasi

 Tidurlah yang cukup setiap malam

DAFTAR PUSTAKA

Ahmadi, A, 2002, Psikologi Sosial, Edisi Revisi, Penerbit Rineka Cipta. Jakarta. Arikunto.S, 2002, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, Edisi Revisi,

Penerbit Rineka Cipta. Jakarta.

Depkes, 2004, Sistem Kesehatan Nasional. Jakarta.

_________,1993, Asuhan Kebidanan Pada Ibu Dengan Gangguan Sistem Reproduksi, Jakarta.

Irawati. T, 2002, Menopause, www.Situs,kespro,info/aging/nov/agO2.html.

Jones dan Llewellyn.D, 2005, Setiap Wanita. P.T. Delapatra Publishing, Indonesia. Kasdu.D, 2005, Kiat Sehat dan bahagia di Usia Menopause, Puspa Swara,

Jakarta.

Media Indonesia Online, 2005, Anemia, Menopause, dan Osteoporosis Banyak Serang Wanita, www.depkes.go.id/index.php? Option.

Notoatmodjo. S, 2003. Metode Penelitian Kesehatan, Cetakan II, Edisi Revisi, Rineka Cipta. Jakarta.

__________. 2003. Pendidikan dan Perilaku Kesehatan, Cetakan I, Rineka Cipta.Jakarta.

Siagian. A, 2003. Saatnya Memperhatikan Kesehatan Wanita Usia Menopause Dengan Serius, www.situs.kespro.info/aging/des/2003/ag01.html.

Sibuea. P, 2005. Perempuan Lanjut Usia dan Penyakit Jantung, www.sinar harapan.co.id/Iptek/kes/2003.1212/kesehatan?html.

Urnobasuki. H, 2004. Takut Menghadapi Menopause, Cobalah Minuman Kedelai, www.sinarharapan.co.id/iptek/kes/2004/0430/kes2.html.

Walgito. B. 2003. Psikologi Sosial (Suatu Pengantar), Andi Offset. Yogyakarta. http//www.PERMI.co.id. 2007, Simposium Nasional Perkumpulan Menopause

KUESIONER TENTANG

PENGETAHUAN IBU TENTANG PERSIAPAN MEMASUKI MASA MENOPAUSE DI DUSUN V DESA SAMBIREJO

KECAMATAN BINJAI KABUPATEN LANGKAT TAHUN 2007

A. Data Demografi

No. Responden :

Umur :

Alamat :

Berikan tanda silang (X) untuk jawaban yang menurut anda paling benar : 1. Pendidikan ibu terkahir saat ini :

a. SD

b. SMP

c. SMA

d. Perguruan Tinggi

2. Pekerjaan Ibu saat ini :

a. Ibu Rumah Tangga

b. Wiraswasta

B. Pengetahuan tentang Menopause

1. Apakah menopause itu ?

a. Menopause artinya berhentinya masa menstruasi atau haid selama lebih

dari satu tahun. b. Usia di atas 50 tahun

c. Orang yang sudah tua dan pikun setiap wanita 2. Biasanya menopause terjadi pada usia

a. 40 – 50 tahun b. 30 - 40 tahun c. 20 – 30 tahun

3. Perubahan yang terjadi pada wanita ketika menopause biasanya berdampak

pada ..

a. Gangguan fisik dan mental

b. Gangguan mental

c. Gangguan fisik

4. Tanda bahwasanya seorang wanita telah memasuki menopause yaitu

a. Datangnya haid

b. Tidak dapat menstruasi lagi lebih dari 1 tahun c. Memasuki usia di atas 50 tahun

5. Gejala-gejala yang timbul pada masa menjelang menopause seperti tersebut

di bawah ini kecuali :

a. Panas (hot flushes) di wajah, leher dan dada b. Penurunan libido

6. Faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya menopause yaitu : a. Usia pertama haid, pemakaian alat KB

b. Jumlah anak, merokok

c. Semua benar

7. Mengapa usia pertama mendapat haid dapat mempengaruhi menopause ?

a. Karena semakin cepat kita mendapat haid maka semakin lama ia akan

memasuki menopause

b. Karena semakin cepat kita mendapat haid maka semakin cepat pula ia

memasuki menopause

c. Tidak ada hubungannya dengan masa usia menopause.

8. Masalah kesehatan pada masa menopause adalah ..

a. Payudara kendur

b. Payudara tegang

c. Payudara keriput

9. Mengapa wanita yang sudah menopause menjadi gemuk ?

a. Karena wanita menopause banyak makan

b. Karena pada usia memasuki menopause akan mengalami pertukaran zat

lemak sehingga terjadi penambahan berat badan

c. Karena pada wanita menopause mudah lelah dan sering tidur sehingga

tumbuh menjadi gemuk

10.Mengapa pada menopause sering mengalami osteoporosis ?

a. Karena terjadi pengeroposan tulang yang disebabkan kurangnya kalsium b. Karena pada usia lanjut tulang wanita akan memendek

C. Pengetahuan Tentang Persiapan Fisik

1. Apa itu perubahan fisik pada menopause

a. Perubahan organ reproduksi atau organ tubuh wanita yang

mempengaruhi keadaan tubuh wanita itu. b. Perubahan yang dialami wanita karena usianya c. Perubahan perasaan

2. Dari perubahan fisik wanita akan mengalami masalah fisik yang dirasakan

seperti :

a. Sakit kepala, nyeri sendi (rematik), sakit kepala b. Sesak nafas, susah tidur, berkurangnya cairan vagina

c. Semuanya benar

3. Upaya apa yang dilakukan dalam pencegahan hal tersebut ?

a. Rajin berolahraga, mengkonsumsi makanan yang kaya akan kalsium dan

menghindari merokok

b. Banyak bergerak, mengkonsumsi obat-obatan

c. Banyak tidur, banyak makan dan banyak istirahat

4. Persiapan fisik yang baik dilakukan wanita sebelum memasuki masa

menopause, antara lain :

a. Menghindari merokok, minum alkohol dan banyak minum air putih

b. Olahraga secara teratur, mengkonsumsi makanan yang kaya akan

kalsium dan vitamin

c. Semua jawaban benar

5. Persiapan untuk menjaga agar tidak terjadi osteoporosis atau pengeroposan tulang, yaitu :

a. Olahraga dan mengkonsumsi vitamin dan kalsium b. Banyak istirahat dan jangan banyak bergerak

c. Banyak melakukan terapi

6. Makanan yang banyak mengandung kalsium terdapat pada :

a. Susu, kacang kedelai, sayur-sayuran dan buah-buahan b. Kopi, teh dan jamu

c. Obat-obatan

7. Gejala hot flashes (rasa panas pada tubuh) seperti :

a. Rasa panas (pada daerah muka, dada dan kepala), berkeringat dan

peningkatan detak jantung.

b. Dingin, sesak napas dan menggigil c. Rasa ngantuk dan ingin tidur

8. Persiapan kita yang utama dalam mempersiapkan fisik kita dalam

menghadapi menopause yaitu :

a. Berolahraga secara teratur, menghindari merokok

b. Mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung kalsium

c. Semua benar

9. Minuman yang penting untuk mempersiapkan fisik kita yaitu : a. Susu, jus buah

b. Teh, kopi

c. Obat-obatan

10.Apabila terjadi gejala-gejala menopause di atas maka sebaiknya yang

dilakukan adalah ..

b. Pergi ke para normal

c. Minum obat-obatan

D. Pengetahuan tentang perubahan psikis atau emosional 1. Apa itu perubahan psikis pada menopause ?

a. Perubahan kejiwaan ibu atau perubahan emosi dari stabil (biasa) menjadi tidak stabil (tidak biasa)

b. Perubahan bentuk tubuh ibu

c. Perubahan hormon ibu

2. Yang tergolong dalam perubahan psikis wanita menjelang menopause :

a. Sedih, rapuh dan rasa tertekan

b. Tidak menarik lagi, mudah kaget dan mudah marah

c. Semua jawaban benar

3. Apa yang sebaiknya dilakukan dalam upaya mengatasi perubahan emosional

tersebut :

a. Ikutlah aktivitas yang menyenangkan, perbanyak kawan bicara dan

carilah pihak-pihak atau orang-orang yang dapat membantu anda

b. Banyak bergosip dan membuat sensasi baru

c. Menyendiri dan banyak merenung.

4. Perasaan yang biasanya muncul pada saat menjelang menopause, yang

berhubungan dengan masalah psikis ibu antara lain : a. Rapuh, sedih dan tertekan

b. Senang, gembira dan puas

5. Akibat dari perasaan rapuh, sedih dan tertekan wanita menopause menjadi : a. Depresi, mudah tersinggung dan tidak konsentrasi kerja

b. Menangis, lelap tidur dan santai

c. Mudah lapar, mudah ngantuk dan haus

6. Salah satu kegiatna yang dilakukan untuk mengurangi stres seperti :

a. Olahraga dapat mengusir stres, meningkatkan semangat dan rasa percaya diri

b. Memaki-maki dan melampiaskan kemarahan

c. Makan dan jalan-jalan

7. Perubahan kejiwaan (psikis) yang timbul pada wanita menjelang menopause

seperti :

a. Merasa tidak berguna lagi, tidak menghasilkan sesuatu dan memberatkan keluarga atau orang lain

b. Merasa berguna dan banyak teman

c. Merasa semakin seksi dan cantik

8. Hal-hal yang melatar belakangi seorang wanita menopause mengalami

perubahan emosional dan mudah marah, yaitu :

a. Kurangnya waktu tidur karena terjadinya hot flashes (rasa panas pada

tubuh) pada malam hari sehingga dapat menyebabkan keletihan dan mudah marah.

b. Kurangnya waktu tidur karena pikiran

9. Upaya pencegahan yang dapat dilakukan untuk menghindari masalah psikis ibu, yaitu :

a. Berolahraga, meningkatkan rasa percaya diri dan lebih banyak

menjalankan ibadah dengan penuh b. Jalan-jalan dan rekreasi

c. Banyak istirahat dan melakukan apa yang kita inginkan

Dokumen terkait