BAB V KESIMPULAN, KETERBATASAN PENELITIAN DAN SARAN
C. Saran
Berdasarkan kesimpulan yang telah disampaikan, perlu kiranya beberapa saran yang ditujukan kepada subjek penelitian, Fakultas Psikologi, dan penelitian selanjutnya
1. Bagi Subjek Penelitian
Berdasarkan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa communication apprehension yang dimiliki oleh mahasiswa tergolong tinggi dan self efficacy yang dimiliki oleh subjek juga tergolong sedang sehingga diharapkan mahasiswa untuk dapat menurunkan tingkat communication apprehension yang dimiliki.
2. Bagi Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma
Untuk Institusi penelitian diharapkan dapat membantu mahasiswa dalam menurunkan communication apprehension yang tergolong dalam kategori tinggi.
3. Saran Peneliti Selanjutnya
Untuk penelitian selanjutnya diharapkan tidak hanya mengetahui hubungan antara self efficacy dengan communication apprehension namun dapat melihat faktor –
faktor self efficacy yang mempengaruhi communication apprehension pada mahasiswa Fakultas Psikologi.
64
DAFTAR PUSTAKA
Anwar, AID. (2009). Hubungan Antara Self Efficacy Dengan Kecemasan Berbicara Di Depan Umum Pada Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara. Skripsi Universitas Sumatera Utara, Medan
Azwar,Saifuddin. (2014). Metode Penelitian. Yogyakarta : Pustaka Pelajar (2003). Relibilitas dan validitas. Yogyakarta : Pustaka Pelajar
(2012). Penyusunan Skala Psikologi. Yogyakarta : Pustaka Pelajar
(2009). Metode Penelitian. Yogyakarta : Pustaka Pelajar Bandura, A. (1997). Self Efficacy The Exercise of Control. America :W.H
Freeman and Company. New York
Buku Pedoman Program Studi Psikologi tahun 2011. Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta
Buletin Psikologi, Volume 20, No, 1-2, 2012 :18-25. Efikasi diri : Tinjauan Teori Albert Bandura. Fakultas Psikologi Universitas Gajah Mada Burgoon,M. And Ruffer, M. (1978) . Human communication. New York :Holt
Rinehart and Winston.
Byre Donn & Baron,Robert. (2004). Psikologi Sosial (Jilid 1 edisi kesepuluh). Alih Bahasa: Ratna Djuwita.
Deviyanthi, NMFS dan Widiasavitri, PN. (2016). Hubungan Antara self efficacy Dengan Kecemasan Komunikasi Dalam Mempresentaskan Tugas Di Depan Kelas. Fakultas Psikologi Universitas Udayana. Vol.3, No 2, 342 -353
Dewi,AP & Andriyanto.S (2006). Hubungan Antara Pola Pikir Dengan Kecemasan Berbicara Di Depan Umum Pada Mahasiswa Fakultas Keguruan. Skripsi Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Universitas Islam Indonesia.
Djayanti,W & Rahmatika,R. (2015). Hubungan Antara Efikasi Diri Dengan Kecemasan Berbicara Di Depan Umum Pada Mahasiswi.junal Psikogenesis.Vol 3, No 2
Dwyer, Kangas & Fus, D. (2002). Perception of Communication Competence, Self efficacy, and Trait Communiaction Apprehension : Is there an
65
Impact on Basic Course Success? Communication Research Report 19 (1) 29-37
.(2009).”Communication Apprehension, Self Efficacy,
and Grades in the Basic Course:Correlations and Implications” Basic
Communication Course Annual : Vol. 11
Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta (https://www.usd.ac.id/subuniv.php?id=f&kode=psikologi diakses pada 13 desember 2018)
Hartono, D. Rahmawati. (2012). Pengaruh Self Efficacy (Efikasi Diri) Terhadap Tingkat Kecemasan Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret. Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret.
Hasibuan, NC. (2017). Hubungan usia, Jenis Kelamin, dan Etnis Terhadap Kecemasan Komunikasi (Communication apprehension) Pada Mahasiswa di Fakultas Kedokteran Universitas Lampung. Skripsi Fakultas Kedokteran Universitas Lampung
Hassal, Trevor; Arquero, Jose L.; Joyce, John dan Gonzales, Jose M. (2013). Communication apprehension and Communication Self-Efficacy in Accounting Students. Asian Review of Accounting, vol. 21 (2). 160-175. Horwitz, E. (2001). Language Anxiety and Achievement. Annual Review of
Applied Linguistics,21, 112-126
Inah, ET. (2013). Peranan Komunikasi dalam Pendidikan. Jurnal Al-Tab’dib. Vol.6 No.1
Ishtifa,H. (2011). Pengaruh Self Efficacy dan Kecemasan Akademis Terhadap Self Regulated Learning Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Jakarta. Skripsi Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.
Ivancevich. M. John, K, R. & Matteson T. (2007). Perilaku & Manajemen Organisasi. Erlangga.
Lee,A,FT. (2015). Communication apprehension and Temperament: A communibiological Perspective In accounting Education. Univesity Tunku Abdul Rahman
Lukmantoro,T. Tingkat Kecemasan Komunikasi Mahasiswa dalam lingkup Akademis . Staf pengajar Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Diponegoro Semarang.
Masruroh, S. (2017). Hubungan Efikasi Diri Terhadap Hasil Belajar Blok Emergency Medicine Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Fakultas Kedokteran Universitas Lampung. Skripsi Fakultas Kedokteran Universitas Lampung Bandar Lampung.
66
McCroskey,J.C. (1982). An Introduction to Rhetorical Communication (4th Ed). Englewood Cliffs, NJ: Prentice-Hall (Diakses dari http://www.jamescmccroskey.com/measures/prca24.htm)
(1984). The Communication Apprehension Perspective. Jurnal
Online diakses dari
http://www.jamescmcroskey.com/publications/bookchapters/003_1984 _C1.pdf
(1976). Communication Apprehension In the Classroom: A Symposium . The Problem Of Communication Apprehension In The Classroom. Vol 4,.No 2
McCroskey, J. C., & Adersen, J.F.(1976). The Relationship Between Communication and Academic Achievement Among college Student. Human Communication Research, 3(1), 73-81.
McCroskey, J. C., .& Beatty, M.J. (1986). Oral Communication Apprehension (jamesmccroskey.com/publications/bookchapters/007_1986_C21.pdf diakses pada tanggal 22 september 2018
Mikolay, Ashley. (2018). Communication apprehension, Self-Efficacy, and Their Effects on the Utilization of On-Campus Servis. Honors Research Projects
Morrissan. (2010). Psikologi Komunikasi. Ghalia : Indonesia.
Muslimin, K. (2013). Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Kecemasan Komunikasi Di Depan Umum. Penelitian Studi Komunikasi FISIP UNDIP, Semarang.
Nugraheni, Y. (2014). Hubungan antara self awareness dan communication Apprehension Pada Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan Universitas Sanata Dharma. Sripsi Fakultas Keguruan Universitas Sanata Dharma Yogyakarta
Nurnaini.(2014). Motivasi Berprestasi Mahasiswa Penyandang Tunadaksa. Skripsi Universitas Islam Negeri Sunan Ampel, Surabaya.
Harahap,F.Permana,H.Astuti,B. (2016). Hubungan antara efikasi diri dengan kecemasan dalam menghadapi Ujian pada Siswa kelas IX di MTS Al Hikmah Brebes. Jurnal Hisbah. Vol 13, No. 1 . 51-68
Pradita, A.(2017). Evaluasi Communication Apprehension Mahasiswa Akutansi Universitas Sanata Dharma Skripsi. Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta.
Rahmawati, R. (2017). Hubungan Antara Self Efficacy Dengan Tingkat Setres Pada Lansia Pensiunan Di Peguyuban Wredatama Universitas Diponegoro Semarang. Skripsi Fakultas Kedokteran Universitas Semarang.
67
Reyhan. (2014). Pengaruh Trait, Kepribadian, Self-Esteem, Dan Jenis Kelamin Terhadap Kecemasan Berkomunikasi Mahasiswa Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatuloh Jakarta. Skripsi Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Syarifhidayatullah Jakarta.
Santrock, J.W.(2008). Psikologi Pendidikan: Edisi Kedua. Jakarta
Schwarzer, R. & Jerusalem, M. (1995). Generalized Self Efficacy Scale. Ralfschwarzer.de (Diakses dari http://userpage.fu-berlin.de/health/engscal.htm )
Santoso,A .(2010) Statistik Untuk Psikologi :dari Blog Menjadi Buku. Yogyakarta : Universitas Sanata Dharma
Setiani, D. (2015). Studi Korelasi Sumber Coping & Strategi Coping Pada Remaja. Skripsi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.
Suhartono,NAW & Herdiana,I. (2017). Hubungan antara self esteem dengan kecemasan komunikasi public speaking mahasiswa baru. Fakultas Psikologi Universitas Airlangga.
Supratiknya, A. (2006). Konstrual Diri di Kalangan Mahasiswa. Insan Media Psikologi, Vol 8. No 2, 89-99
Syifa, A. (2018). Perilaku Menyontek Ditinjau Dari Efikasi Diri Dan Persepsi Mahasiswa Terhadap Harapan Orang Tua. Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Tak Hanya Cerdas Generasi Muda Butuh Softskill Untuk Jadi Pemimpin Masa Depan. Kompas.com (diakses dari kompas.com/read/2018/10/26/150942328/tak- hanya-cerdas-generasi-muda-butuh-soft-skill-untuk-jadi-pemimpin-masa-depan)pada tanggal 26 November 2018
Ulfah, S. Hadijah. (2010). Efikasi Diri Mahasiswa Yang Bekerja Pada Saat Penyusunan Skripsi. Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiah Surakarta.
Wahyuni, E. (2015). Hubungan Self-Efficacy Dan Keterampilan Komunikasi. Jurnal Komunikasi Islam.Vol. 5 (1)
Wahyuni, S. (2014). Hubungan Antara Kepercaycaan Diri Dengan Kecemasan Berbicara Di Depan Umum Pada Mahasiswa Psikologi. Journal Psikologi, (1): 50-64
Witjaksono. PCY. (2016). Hubungan Antara Konsep Diri dan Kecemasan Komunikasi Pada Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Satya Wacana Salatiga. Skripsi Fakultas Psikologi Universitas Kristen Satya Wacana
LAMPIRAN 1
SKALA
PENGUKURAN
Disusun oleh :
Ineke Yuliana Bureni
119114028
FAKULTAS PSIKOLOGI
UNIVERSITAS SANATA DHARMA
YOGYAKARTA
Dengan Hormat,
Saya Ineke Yuliana Bureni, mahasiswa Psikologi Universitas Sanata Dharma yang sedang melakukan penelitian untuk menyelesaikan tugas Akhir (Skripsi) sebagai syarat kelulusan. Sehubungan dengan hal tersebut saya memohon partisipasi anda untuk melungkan waktu dalam mengisi skala yang terdiri dari dua bagian, yaitu bagian A dan Bagian B.
Saya mengharapkan kesediaan untuk mengisi dengan jujur setiap pernyataan sesuai dengan keadaan dan perasaan anda tanpa dipengaruhi oleh apapun. Semua jawaban yang akan anda berikan adalah jawaban benar. Oleh karena itu, jawaban anda akan sangat berguna bagi perkembangan ilmu pengetahuan
Jawaban yang anda berikan akan dijamin kerahasiaannya sehingga saya mohon jawaban anda yang anda berikan benar – benar menggambarkan diri anda. Semua pernyataan mohon dikerjakan tanpa ada yang terlewatkan sesuai dengan petunjuk yang ada.
Atas waktu dan kesediaan anda dalam mengisi kuesioner, saya ucapkan terimakasih.
IDENTITAS DIRI RESPONDEN
Nama (Inisial) :...
Bagian A
PETUNJUK PENGISIAN
Berikut ini terdapat pernyataan yang berisikan komunikasi yang sering dilakukan. Anda diharapkan untuk membaca dan memahami masing – masing pernyataan dengan baik. Tugas andamemilih salah satu jawaban yang paling sesuai dengan diri anda. Andadapat menjawab pernyataan dengan tanda centang (√) pada salah satu dari lima (5) alternatif jawaban di bawah ini:
SS artinya pernyataan Sangat Sesuaidengan diri dan pengalaman kehidupan sehari - hari
S artinya pernyataan Sesuaidengan diri dan pengalaman kehidupan sehari – hari
N artinya pernyataan Netraldengan diri dan pengalaman kehidupan sehari – hari
TS artinya pernyataan Tidak Sesuaidengan diri dan pengalaman kehidupan sehari - hari
STS artinya pernyataanSangat Tidak Sesuaidengan diri dan pengalaman kehidupan sehari - hari
Contoh :
No. Pernyataan SS S N TS STS
1. Saya merasa senang ketika presentasi
√
Pada contoh diatas, terdapat pernyataan “Saya merasa senang ketika presentasi”. Apabila pernyataan tersebut sesuai kondisi anda saat ini, maka berikan tanda centang (√) pada kolom SS (Sangat Sesuai)
Apabila kalian ingin mengganti jawaban dengan jawaban lain, silahkan memberikan dua garis (=) ditengah –tengah tanda (√), lalu berikan tanda centang (√) pada kolom yang lebih sesuai dengan kondisi anda.
Contoh :
No. Pernyataan SS S N TS STS
1. Saya merasa senang ketika presentasi
≠ √
Pernyataan yang sudah ada harus diisi, usahakan agar Jangan sampai ada pernyataan yang terlewatkan.
Beri tanda centang (√) pada jawaban yang sesuai degan diri anda!
No Item SS S N TS STS
1 Saya tidak suka berpartisipasi dalam diskusi kelompok
2 Biasanya saya merasa nyaman saat berpartisipasi dalam diskusi kelompok 3 Saya merasa tegang dan gugup saat
berpartisipasi dalam diskusi kelompok 4 Saya ingin terlibat dalam diskusi
kelompok
5 Terlibat dalam diskusi kelompok dengan orang – orang baru membuat saya tegang dan gugup
6 Saya merasa tenang dan rileks saat berpartisipasi dalam diskusi kelompok 7 Biasanya, saya gugup saat harus
berpartisipasi dalam pertemuan atau rapat.
8 Biasanya saya merasa nyaman ketika harus berpartisipasi dalam sebuah rapat atau pertemuan
9 Saya sangat tenang dan bersikap santai ketika saya dipanggil untuk mengungkapkan pendapat saya pada saat rapat atau pertemuan.
10 Saya takut mengekpresikan diri saya di dalam pertemuan atau rapat.
11 Melakukan komunikasi dalam pertemuan atau rapat biasanya membuat saya tidak nyaman
12 Saya sangat santai ketika menjawab pertayaan saat rapat/ pertemuan
13 Saat berpartisipasi dalam percakapan dengan kenalan baru saya merasa
gugup
14 Saya tidak merasa takut saat berbicara di dalam percakapan
15 Biasanya saya sangat tegang dan gugup dalam percakapan
16 Saya biasanya sangat tenang dan santai dalam percakapan
17 Saat berbicara dengan orang yang baru saya kenal, saya merasa sangat santai 18 Saya takut untuk berbicara dalam
pembicaraan
19 Saya tidak merasa takut untuk berbicara di depan umum
20 Bagian tertentu dari tubuh saya sangat tegang dan kaku ketika berbicara di depan umum
21 Saya merasa santai saat berbicara di depan umum
22 Pikiran saya menjadi bingung dan campur aduk ketika saya berbicara di depan umum
23 Saya berbicara di depan umum dengan penuh percaya diri
24 Saat saya berbicara di depan umum, saya sangat gugup sehingga saya lupa dengan apa yang akan saya sampaikan. Sumber : McCroskey, 1984
Bagian B
Petunjuk Pengisian
Bacalah dan pahamilah setiap pernyataan berikut dan kemudian nyatakanlah kesesuaian dengan keadaan anda, dengan cara memberikan tanda centang (√)pada empat alternatif jawaban dibawah ini
SS artinya pernyataan Sangat Sesuai dengan diri dan pengalaman kehidupan sehari - hari
S artinya pernyataan Sesuai dengan diri dan pengalaman kehidupan sehari – hari
TS artinya pernyataan Tidak Sesuai dengan diri dan pengalaman kehidupan sehari - hari
STS artinya pernyataan Sangat Tidak Sesuai dengan diri dan pengalaman kehidupan sehari – hari
Contoh : No. Pernyataan SS S TS STS 1. Saya senang mengerjakan tugas kuliah √
Pada contoh diatas, terdapat pernyataan “Saya senang mengerjakan tugas kuliah”. Apabila pernyataan tersebut sesuai kondisi anda saat ini, maka berikan tanda centang (√) pada kolom SS (Sangat Sesuai)
Apabila kalian ingin mengganti jawaban dengan jawaban lain, silahkan memberikan dua garis (=) ditengah –tengah tanda (√) , lalu berikan tanda centang (√) pada kolom yang lebih sesuai dengan kondisi anda
Contoh: No. Pernyataan SS S TS STS 1. Saya senang mengerjakan tugas kuliah ≠ √
Pernyataan yang sudah ada harus diisi, usahakan agar Jangan sampai ada pernyataan yang terlewatkan.
Beri tanda centang (√) pada jawaban yang sesuai degan diri anda!
No Item SS S TS STS
1
Pemecahan soal – soal yang sulit selalu berhasil bagi saya, kalau saya berusaha2
Jika seseorang menghambat tujuan saya,saya akan mencari cara dan jalan untuk meneruskannya
3
Saya tidak mempunyai kesulitan untuk melaksanakan niat dan tujuan saya4
Dalam situasi yang tidak terduga saya selalu tahu bagaimana saya harus bertingkah laku5
Kalau saya akan konfrontasi dengan sesuatu yang barum saya tahu bagaimana saya dapat menanggulanginya6
Untuk setiap problem saya mempunyai pemecahan7
Saya dapat menghadapi kesulitan dengan tenang, karena saya selalu dapat mengandalkan kemampuan saya8
Kalau saya menghadapi kesulitan, biasanya saya mempunyai banyak ide untuk mengatasinya9
Juga dalam kejadian yang tidak terduga saya kira, bahwa saya akan dapat menanganinya dengan baik10
Apapun yang terjadi, saya akan siap menanganiLAMPIRAN 2
HASIL UJI RELIABILITAS SKALA
COMMUNICATION APPREHENSION
1. SKALA COMMUNICATION APPREHENSION (AWAL) Case Processing Summary
N % Cases Valid 40 100.0
Excludeda 0 .0 Total 40 100.0 a. Listwise deletion based on all variables in the
procedure.
Reliability Statistics
Cronbach's Alpha N of Items .910 24 Item-Total Statistics Scale Mean if Item Deleted Scale Variance if Item Deleted Corrected Item-Total Correlation Cronbach's Alpha if Item Deleted item1 63.10 182.554 .730 .902 item2 62.70 186.574 .607 .905 item3 62.62 183.574 .621 .904 item4 62.75 186.808 .472 .907 item5 62.40 188.605 .499 .907 item6 62.32 181.456 .710 .902 item7 62.45 181.690 .684 .903 item8 62.52 182.256 .745 .902 item9 62.32 184.533 .595 .905 item10 62.40 184.708 .518 .907 item11 62.42 181.738 .612 .904 item12 62.47 189.487 .497 .907 item13 62.47 195.384 .174 .914 item14 62.62 179.420 .690 .903 item15 62.72 187.743 .521 .906 item16 62.95 187.331 .565 .906 item17 62.92 186.020 .578 .905 item18 62.85 182.131 .668 .903 item19 62.37 188.651 .472 .907 item20 62.42 193.481 .244 .912 item21 62.25 185.628 .546 .906 item22 62.32 189.917 .387 .909 item23 62.37 188.599 .506 .907 item24 62.52 199.487 .043 .917
LAMPIRAN 3
HASIL UJI RELIABILITAS SKALA SELF
EFFICACY
1. SKALA SELF EFFICACY (AWAL)
Case Processing Summary
N % Cases Valid 40 100.0
Excludeda 0 .0 Total 40 100.0 a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.
Reliability Statistics
Cronbach's Alpha N of Items .766 10 Item-Total Statistics Scale Mean if Item Deleted Scale Variance if Item Deleted Corrected Item-Total Correlation Cronbach's Alpha if Item Deleted item1 25.68 11.917 .066 .790 item2 25.73 11.487 .321 .760 item3 26.50 10.205 .344 .763 item4 26.15 10.490 .513 .738 item5 26.00 10.615 .384 .752 item6 26.13 9.702 .597 .722 item7 26.13 9.599 .578 .724 item8 26.10 9.836 .629 .720 item9 26.08 9.866 .583 .725 item10 25.85 10.438 .360 .757
2. SKALA SLEF EFFICACY (SETELAH ELIMINASI)
Case Processing Summary
N % Cases Valid 40 100.0
Excludeda 0 .0 Total 40 100.0 a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.
Reliability Statistics
Cronbach's Alpha N of Items .790 9 Item-Total Statistics Scale Mean if Item Deleted Scale Variance if Item Deleted Corrected Item-Total Correlation Cronbach's Alpha if Item Deleted item2 22.48 10.922 .310 .789 item3 23.25 9.885 .290 .803 item4 22.90 9.887 .524 .765 item5 22.75 10.090 .370 .784 item6 22.88 9.087 .617 .749 item7 22.88 8.933 .612 .749 item8 22.85 9.156 .669 .744 item9 22.83 9.225 .610 .751 item10 22.60 9.785 .380 .785
LAMPIRAN 4
1. VARIABEL SELF EFFICACY
One-Sample Statistics
N Mean Std. Deviation Std. Error Mean Self Effikasi 40 28,93 3,540 ,560 One-Sample Test Test Value = 22.5 t df Sig. (2-tailed) Mean Difference
95% Confidence Interval of the Difference
Lower Upper Self Effikasi 11,478 39 ,000 6,425 5,29 7,56
2. VARIABEL COMMUNICATION APPREHENSION One-Sample Statistics
N Mean Std. Deviation Std. Error Mean Communication apprehension 40 59,98 13,824 2,186 One-Sample Test Test Value = 66 T df Sig. (2-tailed) Mean Difference 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper Communication apprehension -2,756 39 ,009 -6,025 -10,45 -1,60
3. KATEGORISASI
a. Kategorisasi Self Efficacy
KategorisasiFrequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent Valid rendah 4 10,0 10,0 10,0 sedang 25 62,5 62,5 72,5 tinggi 11 27,5 27,5 100,0 Total 40 100,0 100,0
b. Kategorisasi Communication apprehension KategorisasiCA
Frequency Percent Valid Percent
Cumulative Percent Valid sedang 19 47,5 47,5 47,5
tinggi 21 52,5 52,5 100,0 Total 40 100,0 100,0
LAMPIRAN 5
UJI ASUMSI
1. UJI NORMALITAS
Tests of Normality
Kolmogorov-Smirnova Shapiro-Wilk Statistic Df Sig. Statistic df Sig. Communication
apprehension ,084 40 ,200* ,986 40 ,895 Self Effikasi ,118 40 ,175 ,959 40 ,158 *. This is a lower bound of the true significance.
a. Lilliefors Significance Correction
2. UJI LINEARITAS ANOVA Table Sum of Squares df Mean Square F Sig. Communication apprehension * Self Effikasi Between Groups (Combined) 4172,775 13 320,983 2,544 ,021 Linearity 1339,271 1 1339,271 10,616 ,003 Deviation from Linearity 2833,504 12 236,125 1,872 ,088 Within Groups 3280,200 26 126,162 Total 7452,975 39 3. UJI KORELASI Correlations CA SE CA Pearson Correlation 1 -.178 Sig. (1-tailed) .136 N 40 40 SE Pearson Correlation -.178 1 Sig. (1-tailed) .136 N 40 40