BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN
B. Saran
1. Kepada Bidan Praktek Swasta
Diharapkan kepada Bidan Praktek Swasta sebagai tenaga kesehatan lebih meningkatkan pengalaman, pengetahuan, kualitas pelayanan dalam pencegahan infeksi.
2. Kepada organisasi profesi
Diharapkan kepada organisasi profesi untuk lebih memfasilitasi Bidan Praktek Swasta dalam melakukan pertolongan persalinan, sehingga Bidan Praktek Swasta dapat meningkatkan pelayanan kebidanan. Misalnya mengadakan pelatihan atau
40
3. Kepada peneliti selanjutnya
Diharapkan kepada peneliti selanjutnya untuk dapat menyempurnakan penelitian ini, merincikan penelitian ini, dan memperdalam masalah – masalah yang berkaitan dengan pencegahan infeksi. Misalnya dengan melakukan penelitian yang berhubungan dengan pencegahan infeksi di lokasi penelitian yang berbeda.
DAFTAR PUSTAKA
Barata, D. ( 2008 ). Selamatkan Ibu dan Anak Indonesia. Http:// www.dinkes.com. Depkes RI. (2004). Asuhan Persalinan Normal, Jakarta: Departemen kesehatan.
Dinkes, Provsu. ( 2008 ). Profil Kesehatan Provinsi Sumatera Utara. Medan: Dinkes Provinsi Sumatera Utara.
Hidayat, A. Aziz Alimul. (2011). Metode Penelitian Kebidanan dan Teknik Analisa Data. Jakarta : Salemba Medika.
Hidayat, Asri. (2010). Asuhan kebidanan Persalinan. Yogyakarta: Mulia Medika
JNPK-KR. (2008). Asuhan Persalinan Normal & Inisiasi Menyusui Dini. Jakarta: Jaringan Nasional Pelatihan Klinik.
Manuaba, Ida Bagus Gde. ( 2010). Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan, dan KB untuk Pendidikan Bidan . Jakarta : EGC
Notoadmodjo, Soekidjo. (2010). Metode Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta. Nurasiah, Ai. (2012). Asuhan Persalinan Normal Bagi Bidan. Bandung : Refika Aditama Nursalam. (2003). Konsep dan Penerapan Metode Penelitian Ilmu Keperawatan Pedoman
skripsi, tesis, dan intrumen penelitian keperawatan. Edisi 1, Jakarta: Salemba Medika
Nursalam. (2009). Konsep dan Penerapan Metode Penelitian Ilmu Keperawatan Pedoman skripsi, tesis, dan intrumen penelitian keperawatan. Edisi 2, Jakarta: Salemba Medika
Prawirohardjo, Sarwono. (2010). Ilmu Kebidanan. Jakarta : PT. Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.
Saifuddin, Abdul Bari. (2004). Panduan Pencegahan Infeksi untuk fasilitas Pelayanan Kesehatan dengan Sumber Daya Terbatas. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawihardjo.
Saifuddin, Abdul Bari. (2013). Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. Jakarta : EGC
Sofyan Mustika. (2006). Bidan Menyongsong Masa Depan. Jakarta: EGC
Lampiran 1
FORMULIR PERSETUJUAN MENJADI RESPONDEN PENELITIAN
Saya mahasiswa program Studi D-IV Bidan Pendidik Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara yang melakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui Pelaksanaan Tindakan Pencegahan Penyebaran Infeksi pada Proses Pertolongan Persalinan oleh Bidan di Wilayah Kerja Puskesmas Sei Agul Kecamatan Medan Barat Tahun 2015. Saya sangat mengharapkan kesediaan saudara untuk berpartisipasi dalam penelitian ini, dimana saya tidak akan memberikan dampak yang negatif pada profesi saudara dari hasil penelitian ini. Partisipasi saudara dalam penelitian ini bersifat sukarela, sehingga saudara bebas untuk mengundurkan diri kapan saja tanpa ada sanksi apapun. Semua informasi yang saudara berikan akan dirahasiakan dan hanya akan digunakan untuk penelitian ini.
Jika saudara bersedia menjadi responden penelitian ini, maka silahkan saudara menandatangani formulir ini.
Medan, April 2015 Responden Peneliti
( ) ( Damayanti)
Lampiran 2 No.Responden : ……… Tanggal : Karakteristik Responden 1. Umur :
2. Lama Bertugas / pengalaman bekerja: 3. Pendidikan Bidan :
DI
DIII
DIV
4. Mengikuti pelatihan APN ( Asuhan persalinan Normal) Ya
Lampiran 3
LEMBAR OBSERVASI
PELAKSANAAN TINDAKAN PENCEGAHAN PENYEBARAN INFEKSI PADA PROSES PERTOLONGAN PERSALINAN OLEH BIDAN DI
WILAYAH KERJA PUSKESMAS SEI AGUL KECAMATAN MEDAN BARAT
TAHUN 2015
A. Cuci tangan
Pernyataan SKOR
0 1
1. Bidan melepaskan seluruh perhiasan di jari dan tangan sebelum melakukan prosedur cuci tangan
2. Bidan membasahi tangan dengan air bersih dan mengalir sampai ke siku tangan
3. Bidan menggunakan sabun cair untuk mencuci tangan 4. Bidan mencuci tangan dengan prosedur 7 langkah 5. Bidan mengeringkan tangan dengan cara diangin-
anginkan atau dikeringkan dengan kertas tisu atau handuk pribadi yang bersih dan kering.
B. Pemakaian sarung tangan
Pernyataan SKOR
0 1
1. Bidan memakai sarung tangan yang sesuai dengan ukuran tangan
2. Bidan memakai sarung tangan dengan benar,dengan memperhatikan ibu jari tangan dari sarung tangan.Ibu jari dari sarung tangan menandakan sarung tangan itu untuk tangan kiri dan sebaliknya.
3. Dengan 1 tangan sarung tangan diambil dengan cara memegang sebelah dalam yang dilipat keluar
4. Setelah sarung tangan terpasang lipatan tadi dibiarkan dan dengan tangan yang telah mengenakan sarung tangan bidan mengambil sarung tangan yang sebelahnya dengan cara menyelinapkan tangan ke celah lipatan sarung tangan
5. Bidan mengenakan sarung tangan dengan benar,
C. Penggunaan peralatan tajam secara aman
NO. Pernyataan SKOR
0 1
1. Bidan meletakkan benda-benda tajam di atas baki steril. 2. Bidan dengan hati-hati melakukan pemjahitan agar
terhindar dari luka tusuk secara tidak sengaja.
3. Bidan menggunakan pemegang jarum dan pinset pada saat menjahit dan tidak memegang jarum jahit dengan tangan.
4. Bidan membuang benda-benda tajam dalam wadah
tahan bocor.
D Pemrosesan Alat Bekas Pakai
SKOR
NO Pernyataan
a. Dekontaminasi 0 1
1. Dalam pemrosesan alat bekas pakai, petugas menggunakan sarung tangan
2. Benda-benda yang terkontaminasi segera dimasukkan ke dalam larutan klorin.
3. Alat-alat instrumen bekas pakai direndam di larutan klorin selama 10 menit.
b. Pencucian dan Pembilasan
4. Melakukan pencucian alat bekas pakai, selalu memakai sarung tangan.
5. Alat-alat yang yang akan dicuci, sudah didekontaminasi terlebih dahulu.
6. Alat instrumen bekas pakai disikat dengan air sabun untuk menghilangkan sisa darah dari instrumen. 7. Setiap benda sedikitnya disikat 3X dengan air
sabun. C. Sterilisasi
8. Alat instrumen disterilkan dengan cara merebus hingga mendidih dan dikukus.
9. Alat instrumen disimpan dalam wadah tertutup rapat.
E. Kebersihan dan pengelolaan sampah medik
NO. Pernyataan SKOR
0 1
1. Sampah yang terkontaminasi segera dimasukkan ke dalam tempat sampah atau kantong plastik kemudian di buang.
2. Benda-benda tajam yang terkontaminasi,
Ditempatkan pada tempat sampah yang tahan bocor. 3. Bidan mencegah terjadinya kontak antara sampah yang
terkontaminasi dengan permukaan luar kantong
4. Singkirkan sampah terkontaminasi dengan cara dibakar. Jika hal ini tidak memungkinkan, kubur bersama wadahnya.
5. percikan darah yang di tempat tidur dibersihkan terlebih dahulu dengan larutan klorin kemudian air dtt.
6. Bersihkan dinding, gorden, dan tirai sesering mungkin untuk mencegah terkumpulnya debu. Bila terpercik darah segera bersihkan dengan klorin 0,5%.
BIODATA
Nama : Damayanti
NIM : 145102171
Tempat/Tgl. Lahir : Kampar, 24 Agustus 1992 Anak Ke : 3 dari 4 saudara
Agama : Islam
Alamat : Pasir Pangaraian, Riau
Nama Orang Tua
Ayah : M.Saniman
Ibu : Siti Jamilah
Pendidikan
1999 – 2005 : SD Negeri 039 Air Terbit 2005 – 2008 : MTs Miftahul Ulum 2008 – 2011 : SMA Negeri 1 Rambah
2011 – 2014 : Akademi Kholisatur Rahmi Binjai