• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

B. Saran

setelah pengembangan game Chemistry Labyrinth dilakukan, maka terdapat beberapa saran yang dapat dipertimbangkan untuk pengembangan game serupa, diantaranya:

1. Game Chemistry Labyrinth perlu dilengkapi dengan materi yang lebih menarik agar lebih mudah membuat siswa paham konsep.

2. Dibuatkan soal yang lebih menantang dalam game agar siswa lebih berkembang.

DAFTAR PUSTAKA

Android 7.0 Nougat Made For You. Diakses dari https://www.android.com/ pada 5 Desember 2016 pukul 10.50

Ali, Muhammad. (2009). Pengembangan Pembelajaran Interaktif Mata Kuliah Medan Elektromagnetik. Jurnal Edukasi. 5(1), 11-18

Anderson, T. & Elloumi, F. (2004). Theory and Practice of Online Learning.

Canada: Athabasca University

Arsyad, Azhar. (2015).Media Pembelajaran Edisi Revisi. Jakarta : PT Raja Grafindo Persaja.

Cheng, M.T., Chen, J.H., Chu, S.J., et al. (2015). The Use of Serious Games in Science Education: A Review of Selected Empirical Research from 2002 to 2013. Journal of Computer Education. 2(3), 253-375

Clark, D.B., Sengupta, P., Brady, C.E., et al. (2015). Disciplinary Integration of Digital Games for Science Learning. International Journal of STEM Eucation. 2(2), 1-21

Emzir. (2013). Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: PT Rajagrafirdo Persada

Gatot S. Dewa Broto. (2014). Riset Kominfo dan UNICEF Mengenai Perilaku Anak dan Remaja Dalam Menggunakan Internet. Diakses dari

https://kominfo.go.id/index.php/content/detail/3834/Siaran+Pers+No.+17-

PIH-KOMINFO-2-2014+tentang+Riset+Kominfo+dan+UNICEF+Mengenai+Perilaku+Anak +dan+Remaja+Dalam+Menggunakan+Internet+/0/siaran_pers pada 5 Desember 2016 pukul 10.55

Hafidha, Primanda N. W. (2014). Augmented Reality Sistem Periodik Unsur Kimia Sebagai Media Pembelajaran Bagi Siswa Tingkat SMA Berbasis Android Mobile. Diakses dari

http://eprints.ums.ac.id/31307/15/File_Naskah_Publikasi.pdf pada tanggal 18 April 2017, jam 15.00 WIB.

Ika, Kurniawati & Mustaji. (2015). Pengembangan E-Learning Berbasis Aplikasi Android Mata Pelajaran Pemrograman Web Untuk Siswa Kelas X

Multimedia di SMK Negeri Surabaya. Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan. 1(2)

Jasakom. (2011). Android: Jasa Pengoperasian, Optimasi Sampai Modifikasi. Jasakom

Kim, Ae-Hyun & Bae, Jae-Hwan. (2014). Desgn and Development of Unity 3D Game Engine-Based Smart SNG (Social Network Game). International Journal of Multimedia and Ubiquitous Engineering. 9, 261-266

Knudtson, Christopher A. (2015). ChemKarta: A Card Game for Teachng Functional Groups in Undergraduate Organic Chemistry. Journal of Chemical Eucation. 92(9), 1514-1517

Kustandi, C. & Sutjipto, B. (2011). Media Pembelajaran: Manual dan Digital.

Bogor: Ghalia Indonesia.

Libma, Diana & Huang, Ling. (2013). Chemistry on the Go: Review of Chemistry Apps on Smartphone. JOURNAL OF Chemical Education. 90, 320-325 Munadi, Yudhi. (2013). Media Pembelajaran: Sebuah Pendekatan Baru. Jakarta:

Gaung Persada (GP) Press.

Multyaningsih, Endang. (2012). Metode Penelitian Terapan Bidang Pendidikan. Bandung: Alfabeta

Ningrum, Alvica Datu Diah. (2016). Pengembangan Mobile Game “CHEM FUN” Berbasis Android Materi Sistem Periodik Unsur Sebagai Media Pembelajaran dan Hafalan Mandiri Peserta Didik SMA/MA Kelas X.

Skripsi Universitas Negeri Yogyakarta

Oblinger, Diana G. (2006). Games and Learning. Diakses dari http://hrast.pef.uni-lj.si/docs/research/Serious%20games/Games%20and%20Learning.pdf. pada tanggal 5 Desember 2016, jam 21.00 WIB.

Oktiana, Dwi Giant. (2015). Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Android Dalam Bentuk Buku Saku Digital Untuk Mata Pelajaran Akuntansi Kompetensi Dasar Membuat Ikhtisar Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa Di Kelas Xi Man 1 Yogyakarta Tahun Ajaran 2014/2015. Skripsi. Universitas Negeri Yogyakarta.

Sadiman, Arief, dkk. (2011). Media Pendidikan: Pengertian, Pengembangan, dan Pemanfaatannya. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada

Sardiman. (2011). Interaksi & Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: PT Rajagrafirdo Persada

Sudarmo, Unggul. (2013). Kimia untuk SMA/MA Kelas X. Jakarta: Penerbit Erlangga

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Penerbit Alfabeta Supriyadi, Rosyid. (2012). Media Pembelajaran Interaktif Perangkat Lunak

Pengolah Angka Untuk Kelas XI SMA Negeri 2 Wates.Diakses dari http://eprints.uny.ac.id/8587/1/Jurnal%20Rosyid%20Supriadi_085202440 51_Pendidikan%20Teknik%20Informatika.pdf pada tanggal 5 Mei 2017, jam 18.22 WIB.

Rusman, dkk. (2012). Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada

Tarng, W., Tsai, S.H., Ling, C.M., et al. (2012). Design of Physical Games for Learning The Lotus Effect. International Journal of Computer & Information Technology (IJCSIT). 4, 37-49

Widyoko, Eko Putro. (2016). Evaluasi Program Pembelajaran: Panduan Praktis Bagi Pendidik dan Calon Pendidik. Yogayakarya: Pustaka Pelajar

LAMPIRAN 1:

ASPEK PENILAIAN GAME EDUKASI BERBASIS ANDROID CHEMISTRY LABYRINTH” PADA MATERI SISTEM PERIODIK UNSUR UNTUK MEMOTIVASI PESERTA DIDIK

SMA/MA KELAS X

ASPEK PENILAIAN GAME EDUKASI BERBASIS ANDROID CHEMISTRY LABYRINTH” PADA MATERI SISTEM PERIODIK UNSUR UNTUK MEMOTIVASI PESERTA DIDIK SMA/MA KELAS X

UNTUK AHLI MEDIA

No Aspek Indikator

I Kebahasaan

62.Penggunaan Bahasa yang tidak menimbulkan penafsiran ganda

63.Penggunaan Bahasa yang komunikatif

II Tampilan Audio dan Visual

64.Kemenarikan penyajian game android

“Chemistry Labyrinth”

65.Kesesuaian ukuran teks dan gambar 66.Kesesuaian ilustrasi gambar dan materi 67.Kesesuaian pemilihan background/latar

belakang

68.Kesesuaian pemilihan warna tampilan 69.Kesesuaian pemilihan jenis huruf 70.Kesesuaian pemilihan ukuran huruf 71.Kesesuaian pemilihan musik/suara 72.Kesesuaian penggunaan tombol

III Rekayasa Perangkat Lunak

73.Kreativitas dan inovasi dalam game android “Chemistry Labyrinth”

74.Kemudahan fungsi touch and drag

75.Kemudahan pengoperasian game android “Chemistry Labyrinth”

IV Keterlaksanaan

76.Ketetapan pemberian reward atas pencapaian skor dalam permainan 77.Kemampuan penggunaan mobile game

“Chemistry Labyrinth” secara berulang-ulang

78.Keunggulan “Chemistry Labyrinth”

dibandingkan dengan game serupa yang sudah ada

LAMPIRAN 2:

ASPEK PENILAIAN GAME EDUKASI BERBASIS ANDROID CHEMISTRY LABYRINTH” PADA MATERI SISTEM PERIODIK UNSUR UNTUK MEMOTIVASI PESERTA DIDIK

SMA/MA KELAS X

ASPEK PENILAIAN GAME EDUKASI BERBASIS ANDROID CHEMISTRY LABYRINTH” PADA MATERI SISTEM PERIODIK UNSUR UNTUK MEMOTIVASI PESERTA DIDIK SMA/MA KELAS X

UNTUK AHLI MATERI

No Aspek Indikator

I Materi

79.Kesesuaian materi dengan tingkat pemahaman peserta didik

80.Kebenaran dari konsep dari materi yang disajikan

II Pengorganisasian Materi

81.Kejelasan penyampaian materi 82.Kemenarikan materi yang disajikan 83.Kesesuaian tingkat kesulitan dengan

perkembangan kognitif siswa

III Efek Bagi Strategi Pembelajaran

84.Kemampuan mendorong rasa ingin tahu siswa

85.Dukungan media bagi kemandirian belajar siswa

86.Kemampuan media dalam membantu siswa memahami suatu materi

IV

Aspek Bagi Strategi Pembelajaran

87.Kemampuan media dalam meningkatkan pemahaman siswa

88.Kemampuan media dalam meningkatkan pemahaman siswa dalam belajar

V Kebahasaan

89.Penggunaan Bahasa yang tidak menimbulkan penafsiran ganda

LAMPIRAN 3:

ASPEK PENILAIAN GAME EDUKASI BERBASIS ANDROID CHEMISTRY LABYRINTH” PADA MATERI SISTEM PERIODIK UNSUR UNTUK MEMOTIVASI PESERTA DIDIK

SMA/MA KELAS X

ASPEK PENILAIAN GAME EDUKASI BERBASIS ANDROID CHEMISTRY LABYRINTH” PADA MATERI SISTEM PERIODIK UNSUR UNTUK MEMOTIVASI PESERTA DIDIK SMA/MA KELAS X

UNTUK REVIEWER (GURU KIMIA SMA/MA)

No Aspek Indikator

I Materi

91. Kesesuaian materi dengan tingkat pemahaman

peserta didik

92. Kebenaran dari konsep dari materi yang disajikan

II Pengorganisasian

Materi

93. Kejelasan penyampaian materi

94. Kemenarikan materi yang disajikan

95. Kesesuaian tingkat kesulitan dengan

perkembangan kognitif siswa

III Soal

96. Isi soal yang dibuat jelas dan dapat dimengerti

siswa

97. Jawaban pada soal sesuai dengan kunci jawaban

yang diberikan

98. Tingkat kesulitan soal sesuai dengan

kemampuan berpikir siswa SMA/MA kelas X

IV Efek Bagi Strategi

Pembelajaran

99. Kemampuan mendorong rasa ingin tahu siswa

100. Dukungan media bagi kemandirian belajar

siswa

101. Kemampuan media dalam membantu siswa

memahami suatu materi

V

Aspek Bagi Strategi Pembelajaran

102. Kemampuan media dalam meningkatkan

pemahaman siswa

103. Kemampuan media dalam meningkatkan

pemahaman siswa dalam belajar

II Kebahasaan

104. Penggunaan Bahasa yang tidak

menimbulkan penafsiran ganda

105. Penggunaan Bahasa yang komunikatif

IV Tampilan Audio dan

Visual

106. Kemenarikan penyajian game android

“Chemistry Labyrinth”

107. Kesesuaian ukuran teks dan gambar

108. Kesesuaian ilustrasi gambar dan materi

109. Kesesuaian pemilihan background/latar

belakang

110. Kesesuaian pemilihan warna tampilan

111. Kesesuaian pemilihan jenis huruf

112. Kesesuaian pemilihan ukuran huruf

113. Kesesuaian pemilihan musik/suara

114. Kesesuaian penggunaan tombol

V Rekayasa Perangkat

Lunak

115. Kreativitas dan inovasi dalam game android

“Chemistry Labyrinth”

116. Kemudahan fungsi touch and drag

117. Kemudahan pengoperasian game android

“Chemistry Labyrinth”

III Keterlaksanaan

118. Ketetapan pemberian reward atas

pencapaian skor dalam permainan

119. Kemampuan penggunaan mobile game

“Chemistry Labyrinth” secara berulang-ulang

120. Keunggulan “Chemistry Labyrinth”

dibandingkan dengan game serupa yang sudah ada

LAMPIRAN 4:

PENJABARAN INDIKATOR PENILAIAN GAME EDUKASI BERBASIS ANDROID “CHEMISTRY LABYRINTH” PADA MATERI SISTEM PERIODIK UNSUR UNTUK MEMOTIVASI

PENJABARAN KRITERIA PENILAIAN GAME “CHEMISTRY LABYRINTH

No Aspek Kriteria Indikator Kriteria

Penilaian Deskripsi

I Materi

1.

Kesesuaian materi dengan tingkat pemahaman peserta

didik

SB

Jika materi yang disajikan sangat sesuai dengan tingkat pemahaman peserta didik

B

Jika materi yang disajikan sesuai dengan tingkat pengetahuan peserta didik

C

Jika materi yang disajikan cukup sesuai dengan tingkat pengetahuan peserta didik

K

Jika materi yang disajikan kurang sesuai dengan tingkat pengetahuan peserta didik

SK

Jika materi yang disajikan tidak sesuai dengan tingkat pengetahuan peserta didik

2.

Kebenaran konsep dari materi yang disajikan

SB

Jika materi game “Chemistry Labyrinth” sangat sesuai dengan konsep yang ada

B

Jika materi game “Chemistry Labyrinth” sesuai dengan konsep yang ada

C

Jika materi game “Chemistry Labyrinth” cukup sesuai dengan konsep yang ada

K

Jika materi game “Chemistry Labyrinth” kurang sesuai dengan konsep yang ada

SK

Jika materi game “Chemistry Labyrinth” tidak sesuai dengan konsep yang ada

II Pengorganisasian Materi

3. Kejelasan penyampaian materi

SB Jika materi yang disampaikan sangat jelas

B Jika materi yang disampaikan jelas

C Jika materi yang disampaikan cukup jelas

K Jika materi yang disampaikan kurang jelas

SK Jika materi yang disampaikan tidak jelas

4.

Kemenarikan materi yang disajikan

SB Jika materi yang disajikan sangat menarik

B Jika materi yang disajikan menarik

C Jika materi yang disajikan cukup menarik

K Jika materi yang disajikan kurang menarik

SK Jika materi yang disajikan tidak menarik

5.

Kesesuaian tingkat kesulitan dengan perkembangan

kognitif siswa

SB

Jika tingkat kesulitan sangat sesuai dengan perkembangan kognitif siswa

B Jika tingkat kesulitan sesuai dengan perkembangan kognitif siswa

C

Jika tingkat kesulitan cukup sesuai dengan perkembangan kognitif siswa

K

Jika tingkat kesulitan kurang sesuai dengan perkembangan kognitif siswa

SK

Jika tingkat kesulitan tidak sesuai dengan perkembangan kognitif siswa

III Soal

6. Isi soal yang dibuat jelas dan dapat dimengerti

SB Jika soal yang dibuat sangat jelas dan sangat mudah dimengerti

B Jika soal yang dibuat jelas dan dapat dimengerti

C Jika soal yang dibuat cukup jelas dan cukup dapat dimengerti

K Jika soal yang dibuat kurang jelas dan kurang dapat dimengerti

SK Jika soal yang dibuat tidak jelas dan tidak dapat dimengerti

7. SB

Jika jawaban pada soal sangat sesuai dengan kunci jawaban yang diberikan

jawaban pada soal sesuai dengan kunci jawaban yang

diberikan

B

Jika jawaban pada soal sesuai dengan kunci jawaban yang diberikan

C

Jika jawaban pada soal cukup sesuai dengan kunci jawaban yang diberikan

K

Jika jawaban pada soal kurang sesuai dengan kunci jawaban yang diberikan

SK

Jika jawaban pada soal tidak sesuai dengan kunci jawaban yang diberikan

8.

Tingkat kesulitan soal sesuai dengan kemampuan

berpikir siswa SMA/MA kelas X

SB

Jika soal yang dibuat memiliki tingkat kesulitan yang sangat beragam

B Jika soal yang dibuat memiliki tingkat kesulitan yang beragam

C

Jika soal yang dibuat memiliki tingkat kesulitan yang cukup beragam

K

Jika soal yang dibuat memiliki tingkat kesulitan yang kurang beragam

SK

Jika soal yang dibuat memiliki tingkat kesulitan yang tidak beragam

IV Efek Bagi Strategi Pembelajaran

9. Kemampuan mendorong rasa ingin tahu siswa

SB

Jika game “Chemistry Labyrinth” sangat mampu mendorong rasa ingi tahu siswa

B

Jika game “Chemistry Labyrinth” mampu mendorong rasa ingi tahu siswa

C

Jika game “Chemistry Labyrinth” cukup mampu mendorong rasa ingi tahu siswa

K

Jika game “Chemistry Labyrinth” kurang mampu mendorong rasa ingi tahu siswa

SK

Jika game “Chemistry Labyrinth” tidak mampu mendorong rasa ingi tahu siswa

10.

Dukungan media bagi kemandirian siswa

SB

Jika game “Chemistry Labyrinth” sangat mendukung kemandirian siswa

B Jika game “Chemistry Labyrinth” mendukung kemandirian siswa

C

Jika game “Chemistry Labyrinth” cukup mendukung kemandirian siswa

K

Jika game “Chemistry Labyrinth” kurang mendukung kemandirian siswa

SK

Jika game “Chemistry Labyrinth” tidak mendukung kemandirian siswa

11.

Kemampuan media dalam membantu siswa memahami

suatu materi

SB

Jika game “Chemistry Labyrinth” sangat membantu siswa memahami materi

B Jika game “Chemistry Labyrinth” membantu siswa memahami materi

C

Jika game “Chemistry Labyrinth” cukup membantu siswa memahami materi

K

Jika game “Chemistry Labyrinth” kurang membantu siswa memahami materi

SK

Jika game “Chemistry Labyrinth” tidak membantu siswa memahami materi

V Aspek Bagi Strategi Pembelajaran 12.

Kemampuan media dalam meningkatkan pemahaman

siswa r

SB

Jika game “Chemistry Labyrinth” sangat membantu meningkatkan pemahaman siswa

B

Jika game “Chemistry Labyrinth

membantu meningkatkan

pemahaman siswa

C

Jika game “Chemistry Labyrinth” cukup membantu meningkatkan pemahaman siswa

K

Jika game “Chemistry Labyrinth” kurang membantu meningkatkan pemahaman siswa

SK

Jika game “Chemistry Labyrinth” tidak membantu meningkatkan pemahaman siswa

13.

kemampuan media dalam meningkatkan pemahaman

siswa dalam belajar

SB

Jika game “Chemistry Labyrinth” sangat membantu meningkatkan pemahaman siswa dalam belajar

B

Jika game “Chemistry Labyrinth

membantu meningkatkan

pemahaman siswa dalam belajar

C

Jika game “Chemistry Labyrinth” cukup membantu meningkatkan pemahaman siswa dalam belajar

K

Jika game “Chemistry Labyrinth” kurang membantu meningkatkan pemahaman siswa dalam belajar

SK

Jika game “Chemistry Labyrinth” tidak membantu meningkatkan pemahaman siswa dalam belajar

VI Kebahasaan 14.

Penggunaan bahasa yang tidak menimbulkan

penafsiran ganda

SB Jika bahasa yang digunakan tidak mengandung kata-kata ambigu

B

Jika bahasa yang digunakan tidak mengandung kata-kata ambigu dalam jumlah sedikit

C

Jika bahasa yang digunakan tidak mengandung kata-kata ambigu dalam jumlah sedang

K

Jika bahasa yang digunakan tidak mengandung kata-kata ambigu dalam jumlah banyak

SK

Jika bahasa yang digunakan tidak mengandung kata-kata ambigu dalam jumlah sangat banyak

15. Penggunaan bahasa yang komunikatif

SB Jika bahasa yang digunakan sangat komutatif

B Jika bahasa yang digunakan

komutatif

C Jika bahasa yang digunakan cukup komutatif

K Jika bahasa yang digunakan kurang komutatif

SK Jika bahasa yang digunakan tidak komutatif

VII Tampilan Audio dan Perangkat Lunak 16.

Kemenarikan penyajian game “Chemistry

Labyrinth

SB Jika penyajian game “Chemistry Labyrinth” sangat menarik

B Jika penyajian game “Chemistry Labyrinth” menarik

C Jika penyajian game “Chemistry Labyrinth” cukup menarik

K Jika penyajian game “Chemistry Labyrinth” kurang menarik

SK Jika penyajian game “Chemistry Labyrinth” tidak menarik

17. Kesesuaian ukuran teks dan gambar

SB Jika ukuran teks dan gambar sangat proporsional

B Jika ukuran teks dan gambar proporsional

C Jika ukuran teks dan gambar cukup proporsional

K Jika ukuran teks dan gambar kurang proporsional

SK Jika ukuran teks dan gambar tidak proporsional

18. Kesesuaian ilustrasi gambar dan materi

SB Jika ilustrasi gambar sangat sesuai dengan materi

B Jika ilustrasi gambar sesuai dengan materi

C Jika ilustrasi gambar cukup sesuai dengan materi

K Jika ilustrasi gambar kurang sesuai dengan materi

SK Jika ilustrasi gambar tidak sesuai dengan materi

19. Kesesuaian pemilihan background/latas belakang

SB Jika background yang dipilih sangat sesuai

B Jika background yang dipilih sesuai

C Jika background yang dipilih cukup sesuai

K Jika background yang dipilih kurang sesuai

SK Jika background yang dipilih tidak sesuai

20. Kesesuaian pemilihan warna tampilan

SB Jika pemilihan warna tampilan sangat sesuai

B Jika pemilihan warna tampilan sesuai

C Jika pemilihan warna tampilan cukup sesuai

K Jika pemilihan warna tampilan kurang sesuai

SK Jika pemilihan warna tampilan tidak sesuai

21. Kesesuaian pemilihan jenis huruf

SB Jika jenis huruf yang diplih sangat sesuai

B Jika jenis huruf yang diplih sesuai

C Jika jenis huruf yang diplih cukup sesuai

K Jika jenis huruf yang diplih kurang sesuai

SK Jika jenis huruf yang diplih tidak sesuai

22. Kesesuaian pemilihan ukuran huruf

SB Jika pemilihan ukuran huruf sangat sesuai

B Jika pemilihan ukuran huruf sesuai

C Jika pemilihan ukuran huruf cukup sesuai

K Jika pemilihan ukuran huruf kurang sesuai

SK Jika pemilihan ukuran huruf tidak sesuai

23. Kesesuaian pemilihan musik/suara

SB Jika musik yang dipilih sangat sesuai

B Jika musik yang dipilih sesuai

C Jika musik yang dipilih cukup sesuai

K Jika musik yang dipilih kurang sesuai

SK Jika musik yang dipilih tidak sesuai

24. Kesesuaian penggunaan tombol

SB Jika tombol yang dipilih sangat sesuai

B Jika tombol yang dipilih sesuai

C Jika tombol yang dipilih cukup sesuai

K Jika tombol yang dipilih kurang sesuai

SK Jika tombol yang dipilih tidak sesuai

VIII Rekayasa Perangkat

Lunak 25.

Kreativitas dan inovasi dalam game android “Chemistry Labyrinth

SB Jika game “Chemistry Labyrinth” sangat kreatif dan inovatif

B Jika game “Chemistry Labyrinth” kreatif dan inovatif

C Jika game “Chemistry Labyrinth” cukup kreatif dan inovatif

K Jika game “Chemistry Labyrinth” kurang kreatif dan inovatif

SK Jika game “Chemistry Labyrinth” tidak kreatif dan inovatif

26. Kemudahan fungsi touch and drag

SB Jika touch and drag sangat mudah digunakan

B Jika touch and drag mudah

digunakan

C Jika touch and drag cukup mudah digunakan

K Jika touch and drag kurang mudah digunakan

SK Jika touch and drag sulit digunakan

27.

Kemudahan pengoperasian game android “Chemistry

Labyrinth

SB Jika game “Chemistry Labyrinth” sangat mudah dioperasikan

B Jika game “Chemistry Labyrinth” mudah dioperasikan

C Jika game “Chemistry Labyrinth” cukup mudah dioperasikan

K Jika game “Chemistry Labyrinth” kurang mudah dioperasikan

SK Jika game “Chemistry Labyrinth” sulit dioperasikan

IX Keterlaksanaan 28.

Ketetapan pemberian

reward atas pencapaian skor permainan

SB

Jika reward yang diberikan sangat tepat dan sesuai dengan pencapaian skor

B Jika reward yang diberikan tepat dan sesuai dengan pencapaian skor

C

Jika reward yang diberikan cukup tepat dan sesuai dengan pencapaian skor

K

Jika reward yang diberikan kurang tepat dan kurang sesuai dengan pencapaian skor

SK

Jika reward yang diberikan tidak tepat dan tidak sesuai dengan pencapaian skor

29.

Kemampuan penggunaan mobile game “Chemistry Labyrinth” secara berulang

-ulang

SB

Jika game “Chemistry Labyrinth” sangat dapat digunakan beulang-ulang

B Jika game “Chemistry Labyrinth” dapat digunakan beulang-ulang

C

Jika game “Chemistry Labyrinth” sangat cukup digunakan beulang-ulang

K

Jika game “Chemistry Labyrinth” kurang dapat digunakan beulang-ulang

SK

Jika game “Chemistry Labyrinth” tidak dapat digunakan beulang-ulang

30.

Keunggulan “Chemistry Labyrinth” disbanding game

serupa yang sudah ada

SB Jika game “Chemistry Labyrinth” sangat memiliki keunggulan

B Jika game “Chemistry Labyrinth” memiliki keunggulan

C Jika game “Chemistry Labyrinth” cukup memiliki keunggulan

K Jika game “Chemistry Labyrinth” kurang memiliki keunggulan

SK Jika game “Chemistry Labyrinth” tidak memiliki keunggulan

LAMPIRAN 5:

KUISIONER LEMBAR VALIDASI GAME EDUKASI BERBASIS ANDROID “CHEMISTRY LABYRINTH” PADA MATERI SISTEM PERIODIK UNSUR UNTUK MEMOTIVASI PESERTA

DIDIK SMA/MA KELAS X

KUISIONER

LEMBAR VALIDASI AHLI MEDIA

Judul Penelitian : Pengembangan Game Edukasi Berbasis Android

“Chemistry Labyrinth” Pada Materi Sistem Periodik Unsur Untuk Memotivasi Peserta Didik SMA/MA Kelas X Sasaran Program : Siswa SMA/MA Kelas X

Mata Pelajaran : Kimia

Peneliti : Christianti Ellis Rahayu

Ahli Media :

Petunjuk :

Lembar penilaian ini digunakan sebagai bahan evaluasi terhadap game “Chemistry Labyrinth” yang telah dibuat oleh peneliti. Informasi dari bapak/ibu sebagai ahli materi yang diberikan melalui lembar validasi akan sangat berguna dalam mengetahui kualitas game yang telah dibuat. Dimohon bapak/ibu memberikan penilaian secara jujur dengan memberikan tanda check (√), serta komentar dan saran pada kolom yang telah disediakan. Atas bantuannya dalam mengisi lembar evaluasi ini, saya ucapkan terimakasih.

Keterangan Skala : 5 = sangat baik 4 = Baik 3 = cukup 2 = kurang 1 = sangat kurang

A. Penilaian

No Pertanyaan Penilaian

5 4 3 2 1

Aspek Bahasa

1. Bahasa yang digunakan tidak menimbulkan penafsiran ganda 2. Penggunaan bahasa komunikatif

Aspek Tampilan Audio dan Visual

3.

Game android “Chemistry

Labyrinth” memiliki tampilan yang menarik

4. Ukuran teks dan gambar yang ada pada game sudah sesuai

5. Ilustrasi gambar dan materi yang disajikan sudah sesuai

6. Pemilihan background/latar belakang sudah sesuai dengan tema game 7. Pemilihan warna tampilan menarik

8. Jenis huruf yang digunakan mudah dibaca

9. Ukuran huruf dalam game sudah sesuai, tidak terlalu besar atau kecil

10. Musik/suara dalam game tidak mengganggu konsentrasi

11. Tombol berfungsi dengan baik

Aspek Rekayasa Perangkat Lunak

11.

Media pengembangan yang

Chemistry Labyrinth” merupakan game yang kreatif dan inovatif

12. Kemudahan fungsi touch and drag

14. Game android “Chemistry

Labyrinth” mudah dioperasikan

Keterlaksanaan

15. Reward yang diberikan sesuai dengan skor yang di dapatkan

16. Mobile game “Chemistry Labyrinth” dapat digunakan berulang-ulang

17.

Game android “Chemistry

Labyrinth” memiliki perbedaan dengan game yang serupa

B. Komentar dan Saran No Komentar Saran Yogyakarta,………. Ahli Media, (……….)

LAMPIRAN 6:

KUISIONER LEMBAR VALIDASI GAME EDUKASI BERBASIS ANDROID “CHEMISTRY LABYRINTH” PADA

MATERI SISTEM PERIODIK UNSUR UNTUK MEMOTIVASI PESERTA DIDIK SMA/MA KELAS X

LEMBAR VALIDASI AHLI MATERI

Judul Penelitian : Pengembangan Game Edukasi Berbasis Android

“Chemistry Labyrinth” Pada Materi Sistem Periodik Unsur Untuk Memotivasi Peserta Didik SMA/MA Kelas X Sasaran Program : Siswa SMA/MA Kelas X

Mata Pelajaran : Kimia

Peneliti : Christianti Ellis Rahayu Ahli Materi :

Petunjuk :

Lembar penilaian ini digunakan sebagai bahan evaluasi terhadap game “Chemistry

Dokumen terkait