BAB V : KESIMPULAN DAN SARAN
5.2 Saran
1. Variabel evaluator tidak berpengaruh signifikan terhadap pengembangan wilayah sehingga perlu ada upaya-upaya dari kepemudaan untuk meningkatkan pengawasan dalam pemanfaatan ruang yang dilakukan oleh pemerintah dengan cara mengawasi semua kebijakan yang dijalan oleh pemerintah dalam pengembangan wilayah Kabupaten Aceh Tamiang.
2. Variabel inovator merupakan peran kepemudaan yang paling besar dalam
kepemudaan untuk meningkatkan perannya sebagai inovator dalam pengembangan wilayah Kabupaten Aceh Tamiang dari perspektif geografi sosial.
DAFTAR PUSTAKA
Alwi, Hasan. 2002. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Balai Pustaka. Jakarta.
Aprianto, W. 2013. Peran Pemuda dalam Pembangunan Bangsa. WHITEBOARD contoh makalah peran pemuda dalam pembangunan bangsa.htm
Arikunto, S. 2006. Prosedur Penelitian, Suatu Pendekatan Praktek. Rineka Cipta, Jakarta.
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Aceh Tamiang. 2013. Analisis Isu-Isu Strategis. bappeda.acehtamiangkab.go.id/index.php/download/.../8-rpjpd?...92
Badan Pusat Statistik. 2011. Kabupaten Aceh Tamiang Dalam Angka
Budiharsono, S. 2005. Teknik Analisis Pembangunan Wilayah Pesisir dan Lautan. Jakarta:
Pradnya Paramita.
Erlina. 2008. Metodologi Penelitian Bisnis : Untuk Akuntansi dan Manajemen. Edisi Kedua.
Cetakan 1. Medan : USU Press.
Ghozali, Imam. 2006. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Badan Penerbit Universitas Diponegoro. Semarang.
Habibi, M dan I. Buchori. 2013. Model Spasial Kerentanan Sosial Ekonomi dan Kelembagaan Terhadap Bencana Gunung Merapi. Jurnal Teknik PWK, Vol. 2 (1): 1-10.
Hartono. 2007. Geografi. Jelajah Bumi dan Alam Semesta. Citra Praya. Bandung.
Jayadinata, T. J. 1997. Tata Guna Tanah Dalam Perencanaan Pedesaan, Perkotaan dan Wilayah. Penerbit ITB. Bandung.
Mico, R. 2012. Peran Pemuda Dalam Pembangunan Masyarakat. TUGAS PERANAN PEMUDA DALAM PEMBANGUNAN MASYARAKAT.htm Miraza, B. H. 2010. Membangun Berdasarkan Pendekatan Wilayah dalam
Khasanah Ruang dalam Kebijakan Publik. USU Press. Medan.
Muchdie. 2001. Dampak Kebijaksanaan Pengembangan Wilayah KTI terhadap Perekonomian Nasional. Kajian Iput-Output Antar Daerah. dalam Tiga Pilar Pengembangan Wilayah : Sumber Daya Alam, Sumber Daya Manusia, dan Teknologi. Pusat Pengkajian Kebijakan Teknologi Pengembangan Wilayah BPPT. Jakarta.
Mulyanto. H.R. 2008. Prinsip-Prinsip Pengembangan Wilayah. Graha Ilmu.
Yogyakarta.
Nachrowi dan Suhandojo. 2001. Analisis Sumber Daya Manusia, Otonomi Daerah, dan Pengembangan Wilayah. dalam Tiga Pilar Pengembangan Wilayah : Sumber Daya Alam, Sumber Daya Manusia, dan Teknologi.
Pusat Pengkajian Kebijakan Teknologi Pengembangan Wilayah BPPT.
Jakarta.
Riyadi, M.M.D. 2000. Pembangunan Daerah Melalui Pengembangan Wilayah.
http://www.bappenas.go.id/files/2913/5228/1449/bangda-bangwil1__
20091008103033__2165__1.pdf
Sadhyohutomo, Mulyono. 2009. Manajemen Kota dan Wilayah. Bandung:
Penerbit Bumi Aksara.
Sagala, R. 2013. Pengertian Geografi Sosial. GEOGRAFI SOSIAL.htm
Sangadji, E,M. dan Sopiah. 2010. Metodologi Penelitian. Pendekatan Praktis dalam Penelitian. Andi. Yogyakarta.
Setiawan (2015). Geografi Sosial. http://www.gurupendidikan.com/10-pengertian-geografi-sosial-menurut-para-ahli/.
Sirojuzilam. 2005. Regional Planning and Development. Wahana Hijau. Jurnal Perencanaan dan Pengembangan Wilayah. Vol.1 Nomor 1 Agustus 2005.
--- dan Mahalli, K. 2010. Regional. Pembangunan, Perencanaan dan Ekonomi. USU Press. Medan.
Sugiyono. 2001. Statistik Nonparametris Untuk Peneltian. Alfabeta. Bandung.
Taufiq, M. 2013. Peran Pemuda dalam Pembangunan. Peran Pemuda dalam Pembangunan Universitas Mathla'ul Anwar Banten.htm
Virgianti, D.S. 2013. Analisis Geografis terhadap Pelayanan Sosial di Kecamatan Martapura (Studi Kasus Dampak Pemekaran Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur. Skripsi. Universitas Pendidikan Indonesia.
Wardhono, Fitri. 2011. Aspek Sosial dalam Penataan Ruang.
https://fitriwardhono.wordpress.com/2011/09/25/aspek-sosial-dalam-penataan-ruang.
Zahra, Mahlia. 2013. Analisis Ketersediaan Fasilitas Pelayanan Sosial Ekonomi di Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang. Jurusan Pendidikan Geografi. Fakultas Ilmu Sosial. Universitas Negeri Medan.
Zidni, Wahyu. 2014. Peran Pemuda dalam Pembangunan. http://zidniwahyu.
blogspot.com/2014/10/peran-pemuda-dalam-pembangunan.html
KUESIONER
NO Variabel Dinamisator SS S KS TS STS
1 Melakukan perencanaan pembangunan desa secara partisipatif yang berbasis dan pemanfaatan sumber daerah
2 Memberikan kontribusi dalam pembangunan di perdesaan dalam rangka meningkatkan produktivitas (terutama komunitas muda).
3 Menggerakkan potensi sumberdaya masyarakat terutama pemuda sebagi aset dalam rangka mendorong dan mempercepat proses pembangunan di perdesaan..
4 Menumbuhkembangkan budaya kerja yang produktif dan inovatif dengan prinsip kebersamaan dan kekeluargaan.
5 Mewujudkan kerjasama dan jaringan kerja antara pihak dalam rangka mempercepat pembangunan di perdesaan
NO Variabel Katalisator SS S KS TS STS
1 Melakukan penataan manajemen kegiatan dan usaha masyarakat, terutama pemuda seperti memberikan bantuan teknis manajemen.
2 Mendorong dan membina pemupukan modal swadaya masyarakat desa terutama pemuda.
3 Melakukan fasiitasi dan mediasi masyarakat di perdesaan dengan pihak-pihak dan sumber pengembangan seperti pengurusan ijin usaha, fasilitas pasar dan permodalan, tempat usaha, pemasaran dan sebagainya.
4 Menyebarluaskan (desiminasi) keunggulan manajemen dan produk lembaga yang didampingi bagi kesahjahteraan masyarakat.
5 Mendorong dan mengembangkan tumbuhnya unit usaha ekomi produktif yang bersifat kolektif (koperasi atau BUMdes) yang dibangun dari, oleh dan untuk pemuda.
NO Variabel Motivator SS S KS TS STS
1 Memotivasi masyarakat desa untuk menggali dan memanfaatkan sumber daerah, baik dalam skala desa, kecamatan, kabupaten dan provinsi.
2 Menigkatkan kapasitas masyarakat terutama pemuda untuk berpartisipasi dalam pembangunan termasuk penegawasan
3 Menigkatakan kinerja pelayanan publik Pemerintah Desa.
4 Menjadi ujung tombak dalam memotivasi masyarakt di bidang : Kesadaran Hukum, Wawasan Kebangsaan dan cinta tanah air, lingkungan hidup, pemnegembangan budaya
Peneganalan dan Pemanfaatan teknologi tepat guna, mental, spiritual dan keolahragaan, serta program-programa kepemudaan lainnya
5 Melestarikan nilai-nilai budaya dan kearifan local dalam pembangunan melalui tradisi dan adat istiadat
NO Variabel Inovator SS S KS TS STS
1 Melakukan transfer pengetahuan dalam pembangunan
2 Melakukan pemhaharuan dalam pengelolaan usahatani
3 Melakukan pembinaan terhadap inovasi dalam pembangunan
4 Melakukan pembinaan terhadap masalah dalam pembangunan
5 Melakukan pembinaan terhadap alternatif pemecahan masalah dalam pembangunan
NO Variabel Evaluator SS S KS TS STS
1 Melakukan pengawasan dalam pemanfaatan ruang yang didasarkan pada kepastian hukum yang berupa peraturan perundang-undangan yang berlaku
2 Melakukan pengawasan dalam pemanfaatan ruang yang proses pengambilan keputusannya didasarkan pada pertimbangan /lembaga perencanaan yang berwenang untuk menilai proposal pembangunan yang diajukan
3 Melakukan pengawasan dalam pembagian lingkungan dalam zona-zona dan menetapkan pengendalian pemanfaatan ruang yang berbeda-beda
4 Melakukan pengawasan dalam mengatur kegiatan pembangunan yang meliputi pelaksanaan kegiatan pendirian bangunan, perekayasaan, maupun kegiatan serupa lainnya dan atau mengadakan perubahan penggunaan pada bangunan atau lahan tertentu
5 Melakukan pengawasan dalam pelestarian lingkungan hidup, tradisi dan adat istiadat masyarakat
NO Variabel SDM Pengembangan
Wilayah
SS S KS TS STS
1 Pengetahuan berperan penting dalam pembangunan
2 kemampuan yang berorientasi pada intelejensi dan daya fikir serta penguasaan ilmu yang luas yang dimiliki berperan dalam pembangunan
3 keterampilan berperan penting dalam pembangunan
4 Kemampuan dan peguasaan teknis operasional berperan penting dalam pembangunan
5 kemampuan yang terbentuk dari sejumlah kompetensi berperan penting dalam pembanguna
NO Variabel SDA Pengembangan Wilayah SS S KS TS STS 1 Sumberdaya alam bernilai ekonomis sehingga
penggunaannya harus dihemat
2 Konservasi sumber daya alam harus didanai pemerintah
3 Kegiatan konservasi sumber daya alam perlu dilakukan dengan pengawasan aparat berwenang
4 Pembentukan kelompok penghijauan perlu dilakukan
5 Jika dilakukan pemanfaatan sumberdaya alam yang tidak mendukung keberlanjutan di wilayah anda, perlu dilakukan penolakan
NO Variabel Teknologi Pengembangan Wilayah
SS S KS TS STS
1 Pemanfaatan teknologi menjadikan pekerjaan lebih mudah (makes job easier) dalam pembangunan
2 Pemanfaatan teknologi bermanfaat (usefull) dalam pembangunan
3 Pemanfaatan teknologi menambah produktifitas (increase productivity) dalam pembangunan
4 Pemanfaatan teknologi mempertinggi efektifitas (enchance effectiveness) dalam pembangunan
5 Pemanfaatan teknologi dapat mengembangkan kinerja pekerjaan (improve job performance) dalam pemabngunan
Tabulasi Data Variabel Peran Pemuda Dimensi Dinamisator
D1 Pearson
**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).
*. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed).
Uji Realibilitas Reliability Statistics Cronbach's
Alpha N of Items
.761 6
Tabulasi Data Variabel Peran Pemuda Dimensi Katalisator
No.Resp K1 K2 K3 K4 K5 Jlh
1 4 4 4 4 4 20
2 4 4 4 4 4 20
3 4 5 5 4 4 22
5 4 4 4 4 4 20
Sig. (2-tailed) .035 .001 .914 .021 .000
*. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed).
**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).
Uji Realibilitas Reliability Statistics Cronbach's
Alpha N of Items
.804 6
Tabulasi Data Variabel Peran Pemuda Dimensi Motivator
No.Resp M1 M2 M3 M4 M5 Jlh
10 4 4 3 4 3 18
M4 Pearson Correlation .000 .671** .253 1 .293 .609**
**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).
*. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed).
Uji Realibilitas Reliability Statistics Cronbach's
Alpha N of Items
.767 6
Tabulasi Data Variabel Peran Pemuda Dimensi Inovator
No. I1 I2 I3 I4 I5 Jlh
16 4 3 4 3 3 17
Inovator Pearson Correlation .394* .752** .616** .695** .760** 1
Sig. (2-tailed) .031 .000 .000 .000 .000
N 30 30 30 30 30 30
*. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed).
**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).
Uji Realibilitas Reliability Statistics Cronbach's
Alpha N of Items
.749 6
Tabulasi Data Variabel Peran Pemuda Dimensi Evaluator
No. E1 E2 E3 E4 E5 Jlh
22 4 4 4 4 5 21
23 4 4 4 4 4 20
24 4 4 4 4 4 20
25 3 4 3 4 4 18
26 4 4 4 4 5 21
27 4 4 4 4 4 20
28 4 4 4 4 4 20
29 4 4 4 4 5 21
30 4 4 4 4 4 20
Uji Validitas
Correlations
E1 E2 E3 E4 E5 Evaluator
E1 Pearson Correlation 1 .135 .582** .049 .281 .622**
Sig. (2-tailed) .478 .001 .797 .133 .000
N 30 30 30 30 30 30
E2 Pearson Correlation .135 1 -.042 .539** .281 .622**
Sig. (2-tailed) .478 .827 .002 .133 .000
N 30 30 30 30 30 30
E3 Pearson Correlation .582** -.042 1 .212 .016 .515**
Sig. (2-tailed) .001 .827 .261 .933 .004
N 30 30 30 30 30 30
E4 Pearson Correlation .049 .539** .212 1 .264 .684**
Sig. (2-tailed) .797 .002 .261 .159 .000
N 30 30 30 30 30 30
E5 Pearson Correlation .281 .281 .016 .264 1 .649**
Sig. (2-tailed) .133 .133 .933 .159 .000
N 30 30 30 30 30 30
Evaluator Pearson Correlation .622** .622** .515** .684** .649** 1
N 30 30 30 30 30 30
**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).
Uji Realibilitas Reliability Statistics Cronbach's
Alpha N of Items
.743 6
Tabulasi Data Variabel Pengembangan Wilayah Dimensi SDM
No.Resp SDM1 SDM2 SDM3 SDM4 SDM5 Jlh
28 4 4 4 4 4 20
29 3 3 3 3 3 15
30 4 4 4 4 4 20
Uji Validitas Correlations
SDM1 SDM2 SDM3 SDM4 SDM5 SDM
SDM1 Pearson Correlation 1 .373* .893** .125 .847** .891**
Sig. (2-tailed) .043 .000 .511 .000 .000
N 30 30 30 30 30 30
SDM2 Pearson Correlation .373* 1 .423* -.063 .381* .542**
Sig. (2-tailed) .043 .020 .741 .038 .002
N 30 30 30 30 30 30
SDM3 Pearson Correlation .893** .423* 1 .135 .947** .936**
Sig. (2-tailed) .000 .020 .478 .000 .000
N 30 30 30 30 30 30
SDM4 Pearson Correlation .125 -.063 .135 1 .086 .373*
Sig. (2-tailed) .511 .741 .478 .651 .043
N 30 30 30 30 30 30
SDM5 Pearson Correlation .847** .381* .947** .086 1 .900**
Sig. (2-tailed) .000 .038 .000 .651 .000
N 30 30 30 30 30 30
SDM Pearson Correlation .891** .542** .936** .373* .900** 1
Sig. (2-tailed) .000 .002 .000 .043 .000
N 30 30 30 30 30 30
*. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed).
**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).
Uji Realibilitas Reliability Statistics
Cronbach's
Alpha N of Items
.788 6
Tabulasi Data Variabel Pengembangan Wilayah Dimensi SDA
No.Resp SDA1 SDA2 SDA3 SDA4 SDA5 Jlh
Uji Validitas Correlations
SDA1 SDA2 SDA3 SDA4 SDA5 SDA
SDA1 Pearson Correlation 1 .772** .618** .855** .569** .850**
Sig. (2-tailed) .000 .000 .000 .001 .000
N 30 30 30 30 30 30
SDA2 Pearson Correlation .772** 1 .853** .903** .791** .965**
Sig. (2-tailed) .000 .000 .000 .000 .000
N 30 30 30 30 30 30
SDA3 Pearson Correlation .618** .853** 1 .659** .933** .902**
Sig. (2-tailed) .000 .000 .000 .000 .000
N 30 30 30 30 30 30
SDA4 Pearson Correlation .855** .903** .659** 1 .602** .902**
Sig. (2-tailed) .000 .000 .000 .000 .000
N 30 30 30 30 30 30
SDA5 Pearson Correlation .569** .791** .933** .602** 1 .865**
Sig. (2-tailed) .001 .000 .000 .000 .000
N 30 30 30 30 30 30
SDA Pearson Correlation .850** .965** .902** .902** .865** 1
Sig. (2-tailed) .000 .000 .000 .000 .000
N 30 30 30 30 30 30
**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).
Uji Realibilitas Reliability Statistics Cronbach's
Alpha N of Items
.825 6
Tabulasi Data Variabel Pengembangan Wilayah Dimensi Teknologi
TEK1 TEK2 TEK3 TEK4 TEK5 Teknologi TEK1 Pearson Correlation 1 .153 .325 .538** .380* .625**
Sig. (2-tailed) .420 .080 .002 .038 .000
N 30 30 30 30 30 30
TEK2 Pearson Correlation .153 1 .285 .326 .451* .631**
Sig. (2-tailed) .420 .127 .079 .012 .000
N 30 30 30 30 30 30
TEK3 Pearson Correlation .325 .285 1 .650** .509** .749**
Sig. (2-tailed) .080 .127 .000 .004 .000
N 30 30 30 30 30 30
TEK4 Pearson Correlation .538** .326 .650** 1 .706** .862**
Sig. (2-tailed) .002 .079 .000 .000 .000
N 30 30 30 30 30 30
TEK5 Pearson Correlation .380* .451* .509** .706** 1 .823**
Sig. (2-tailed) .038 .012 .004 .000 .000
N 30 30 30 30 30 30
Teknologi Pearson Correlation .625** .631** .749** .862** .823** 1 Sig. (2-tailed) .000 .000 .000 .000 .000
N 30 30 30 30 30 30
**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).
*. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed).
Uji Realibilitas Reliability Statistics Cronbach's
Alpha N of Items
.789 6