• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

5.2 Saran

1. Industri tape ketan di Kabupaten Kuningan belum seluruhnya efisien. Hal ini dapat disebabkan karena ketidakmampuan dalam mengalokasikan input dan outputnya secara efisien. Oleh karena itu, industri tape ketan yang belum efisien diharapkan dapat lebih baik dalam mengalokasikan input dan outputnya secara efisien, salah satunya dengan menambah atau mengurangi input yang digunakan.

2. Cara untuk mengoptimalkan output yang ada, para pengusaha harus dapat meningkatkan kemampuan pengusaha dalam mengatur penggunaan faktor produksi yang ada. Melalui pelatihan atau pendidikan non formal mengenai alokasi penggunaan faktor produksi untuk mendapatkan hasil yang optimal dari sebelumnya yang akhirnya akan menghasilkan keuntungan yang maksimal.

3. Berdasarkan hasil penelitian pengusaha industri tape ketan dikabupaten kuningan masih belum menggunakan manajerial yang baik atau pembukuan. Saran yang diberikan kepada pengusaha baiknya setiap industri tape ketan di Kabupaten Kuningan melakukan sistem pembukuan agar semua aktivitas produksi terencana dan terstruktur.

4. Pemberian berbagai bantuan oleh pemerintah guna memajukan industri tape ketan seperti modal, alat produksi dan lain-lain

5. Adanya pengawasan dan pengontrolan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan Dinas Koperasi dan UKM serta diadakan pelatihan dalam pemasaran yang baik untuk memajukan industri tape ketan di Kabupaten Kuningan.

Indah Lestari Novya, 2014

IMPLEMENTASI DATA ENVELOPMENT ANALYSIS (DEA) UNTUK MENGUKUR EFISIENSI INDUSTRI TAPE KETAN DI KABUPATEN KUNINGAN

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu |perpustakaan.upi.edu

DAFTAR PUSTAKA Sumber Buku:

Ahman, E., & Rohmana , Y. (2009). Teori Ekonomi Mikro. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.

Ahyari, Agus (1979). Manajemen Produksi. Yogyakarta : BPFE UGM

Arikunto, Suharsimi. (2006). Prosedur penelitian suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta

Assauri, Sofyan. (1993). Manajemen Produksi. Jakarta: Lembaga Penerbit FE-UI.

Bangun, W. (2010). Teori Ekonomi Mikro. Bandung: PT. Refika Aditama. Billas, Richard A. (1981). Teori Mikroekonomi. Erlangga: Jakarta.

Gaspersz, Vincent. (2001). Ekonomi Manajerial: Pembuatan Keputusan Bisnis. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Hanifah dan Luthfeni (2006). Aneka Makanan dari Tepung Ketan dan Umbi- umbian. Jakarta : Azka Press.

Hanafie, Rita. (2010) Pengantar Ekonomi Pertanian. Yogyakarta: C.V Andi Joesron, T. S., & Fathorrazi, M. (2012). Teori Ekonomi Mikro . Yogyakarta:

Graha Ilmu.

Kusmiati. (2005). Aneka Kue Dari Tepung Ketan. Jakarta : PT Musi Perkasa Utama.

McEachern, William A.(2001). EKONOMI MIKRO Pendekatan Kontemporer. Jakarta: Salemba Empat

Mubyarto. (1989). Pengantar Ekonomi Pertanian. Jakarta: LP3ES. Mulyadi. (2005). Akuntansi Biaya. edisi revisi. Yogjakarta: Aditia Media.

Munir, Sahibul. 2008. Pengantar Mikroekonomi Struktur Pasar Modul 9. Pusat Pengembangan

Nazir, Moh. (2005). Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia. Noor, H.F. (2007). Ekonomi Manajerial.Jakarta: RajaGrafindo Persada. Riduwan. (2003). Dasar-dasar Statistika. Bandung: Alfabeta.

104

Rosyidi, S. (2005). Pengantar Teori Ekonomi Pendekatan kepada Teori Ekonomi Mikro dan Makro. Surabaya: Rajawali Pers.

Rusydiana, Aam. S. (2013). Mengukur Tingkat Efisiensi Dengan data Envelopment Analysis (Dea). Bogor: SMART Publishing

R. Battie, Burce dan Taylor, C. Robert. (1994)Ekonomi Produksi.Yogyakarta: Gadjah Mada University

Salvatore, Dominick. (2005). Ekonomi Manajerial dalam Perekonomian Global Edisi Kelima. Jakarta: Salemba Empat.

Samuelson, P. A., & Nordhaus, W. D. (2003). Ilmu Mikroekonomi . Jakarta: PT. Global Edukasi.

Soekartawi (1994) Teori Ekonomi Produksi dengan Pokok Bahasan Analisis Fungsi Cobb-Douglas, PT RajaGrafindo Persada, Jakarta.

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Pendidikan : Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung : Alfabeta.

Sukirno, Sadono. (2005). Mikro Ekonomi Teori Pengantar. Jakarta: PT.Rajagrafindo Persada.

Sukirno, Sadono. (2003). Pengantar Teori Mikroekonomi. Bima Grafika. Jakarta. Sukmadinata, N. S. (2012). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Rosda. Tasman, Aulia dan Aima, M. Hafidz (2013), Ekonomi Manajerial. Jakarta:

Rajawali Pers

Universitas Pendidikan Indonesia. (2013). Pedoman Penulisan Karya Ilmiah. Bandung: UPI PRESS

Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kuningan

SumberSkripsi:

Akbar, Rifki A. (2010). Analisis Efisiensi Baitul Mal Wa Tamwil dengan Menggunakan DAta Envelopment Analisis (DEA). Universitas Diponegoro: Tidak diterbitkan

Alviya, Iis. (2011). Efisiensi Dan Produktivitas Industri Kayu Olahan Indonesia Periode 2004 - 2007 Dengan Pendekatan Non Parametrik Data Envelopment Analysis Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan Vol. 8 No. 2 Hal. 122 – 138

105

Ayu Dwiyanti, Erna (2011). Analisis Efisensi Produksi Industri Roti di Kabupaten Boyolali Tahun 2009. Studi kasus di Desa Nangkruk, Kecamatan Mojongsongo, Kabupaten Boyolali. Skripsi Pada Universitas Sebelas Maret: Tidak Diterbitkan

Ayu Rushita Dewi, Mira. (2012). Analisis Efisiensi Teknis Penggunaan Faktor Produksi Pada Usahatani Jagung (Zea mays)(Studi Kasus Desa Kramat, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan, Madura). Skripsi Pada Universitas Brawijaya: Tidak Diterbitkan

Geminastiti H.,Kinanti. (2010). Analisis Efisiensi Ekonomi dalam Penggunaan Faktor-Faktor Produksi Budidaya Tanaman Hias (kasus pada tanaman hias mawar pot di Desa Cihideung Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat) Skripsi pada UPI Bandung: Tidak diterbitkan.

Khairul, Syabar. K. (2013). ANALISIS EFISIENSI EKONOMI DALAM

PENGGUNAAN FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI PADA INDUSTRI MAKANAN( Perbandingan Analisis Cobb Douglas dengan Analisis DEA, Studi pada Industri Wajit di Kabupaten Garut . Skripsi UPI: Tidak Diterbitkan.

Septianto, Hendi (2009). Data Envelopment Analysis (Dea) Dan Terapannya. Skripsi Universitas Diponegoro: Tidak Diterbitkan

Sunarto. (2010). Evaluasi Kinerja. Skripsi Universitas Indonesia: Tidak diterbitkan

Velayati, Reyna. (2013). Analisis Efisiensi Dengan Pendekatan Data Envelopment Analysis (Dea) Dan Pendapatan Usahatani Talas Di Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor. Skripsi Institut Pertanian Bogor: Tidak Diterbitkan

Wulansari, RR. Retno. (2010). Efisiensi Relatif Puskesmas di Semarang. Skripsi Universitas Indonesia: Tidak diterbitkan

Sumber Jurnal:

Ngatindriatun & Ikasari, Hertiana. (2011). Effisiensi Produksi Industri Skala Kecil Batik Semarang: Pendekatan Fungsi Produksi Frontier Stokastik. Jurnal Manajemen Teoridan Terapan Tahun 4, No. 1 hlm. 28-36.

106

Ayu C. D., I Gusti., Suamba, I Ketut & Ambarawati, I G.A.A (2012). Analisis Efisiensi Usaha tani Padi Sawah (Studi Kasus di Subak Pacung Babakan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung). E-Journal Agribisnis dan Agrowisata. Vol. 1, No. 1. ISSN: 2301-6523

Nur Pribadi, Krishna. (2000). Kajian Data Envelopment Analysis (DEA) untuk analisis tingkat efisiensi Wilayah dan Kota. Jurnal PWK. Vol. 11 No. 2 hlm. 99-109

Risandewi, Tri. (2013). Analisis Efisiensi Produksi Kopi Robusta Di Kabupaten Temanggung (Studi Kasus di Kecamatan Candiroto). Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah Vol. 11 No. 1- Juni 2013 hlm. 87-102

Alviya, Iis. (2011). Efisiensi Dan Produktivitas Industri Kayu Olahan Indonesia Periode 2004 - 2007 Dengan Pendekatan Non Parametrik Data Envelopment Analysis. Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan Vol. 8 No. 2 hlm. 122-138

Hadinata, Ivan & H. Manurung, Adler. Penerapan Data Envelopment Analysis (Dea) Untuk Mengukur Efisiensi Kinerja Reksa Dana Saham

Sumber Internet:

Website resmi kementerian koperasi dan UMKM tersedia di http://www.depkop.go.id

Website Resmi DKUKM Kabupaten Kuningan

Website Resmi Dinas Perdagangan Kabupaten Kuningan

---(2010). Peranan Sektor Industri Dalam Pembangunan Ekonomi Indonesia tersedia di: http://lh3i4r.wordpress.com/2010/05/09/peranan- sektor-industri-dalam-pembangunan-ekonomi-indonesia/

Wahyu Gumilar,Deden(2011). IKM Dominasi Perindustrian di

abupaten Kuningan tersedia di:

http://identitasbangsa.wordpress.com/2011/03/08/ikm-dominasi- perindustrian-di-kabupaten-kuningan/

107

Griffin R. (2006). Business. New Jersey: Pearson Education.TERSEDIA DI: http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Faktor_produksi&oldid=738506 3

Dokumen terkait