BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
5.2 Saran
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka penulis akan mengemukakan beberapa saran yang diharapkan dapat menjadi masukan bagi pihak-pihak terkait, yaitu:
1. Bagi Guru dan Pihak Sekolah
a. Guru hendaknya dapat menerapkan model pembelajaran yang dapat meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap materi pelajaran
135
sehingga peserta didik tidak hanya menerima dan mengingat materi namun dapat memahami materi pelajaran dengan baik;
b. Model pembelajaran Search, Solve, Create, and Share (SSCS) dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif model pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman konsep peserta didik;
c. Agar penerapan model pembelajaran SSCS dapat lebih optimal, hendaknya guru melakukan persiapan yang lebih maksimal dalam memahami setiap fase atau tahapan kegiatan pembelajaran model SSCS; d. Pihak sekolah hendaknya memberikan kebebasan yang bertangung jawab
kepada guru untuk berekspresi secara kreatif dan inovatif dalam menentukan model pembelajaran yang akan diterapkan di kelas.
2. Bagi Peneliti Selanjutnya
a. Perlunya penelitian lebih lanjut dengan pengembangan model pembelajaran SSCS untuk indikator pemahaman yang lain dan dengan materi geografi yang berbeda;
b. Perlunya penelitian lebih lanjut dengan menggunakan instrumen lembar observasi yang lebih menggali langkah-langkah kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh guru dan peserta didik secara spesifik.
DAFTAR PUSTAKA
Sumber Buku:
Arifin, Z. (2011). Evaluasi Pembelajaran. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya. Arikunto, S. (2007). Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara Aqib, Z. (2007). Penelitian Tindakan Kelas untuk Guru. Bandung : Yrama
Widiya.
Bloom, B. (1979). Taxonomy of Educational Objectives, The Classification of
Educational Goals, Hand Book 1: Cognitive Domain. USA : Longman
Inc.
Dahar, R.W. (1989). Teori-teori Belajar. Jakarta: Erlangga. Daryanto. (2008). Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.
Djamarah, S. dkk. 2006. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Hopkins, D. (2011). Panduan Guru Penelitian Tindakan Kelas (A Teacher’s
Guide To Classroom Research). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Komalasari, K. (2011). Pembelajaran Kontekstual Konsep dan Aplikasi. Bandung: PT. Refika Aditama.
Kunandar. (2012). Langkah Mudah Penelitian Tindakan Kelas Sebagai
Pengembangan Profesi Guru. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Kusumah dan Dwitagama. (2010). Mengenal Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Indeks
Ningrum, E. (2009). Penelitian Tindakan Kelas Panduan Praktis dan Contoh. Bandung : Buana Nusantara.
Purwanto. (2011). Evaluasi Hasil Belajar. Yogjakarta : Pustaka Pelajar.
Riduwan. (2011). Belajar Mudah Penelitian Untuk Guru-Karyawan dan Peneliti
Pemula. : Bandung: Alfabeta.
Rifai, A dan Tri A.C. 2009. Psikologi Pendidikan. Semarang: Unnes Press.
Sanjaya. (2008). Strategi Pembelajaran Berbasis Standar Proses Pendidikan. Jakarta : Kencana Prenada Media Group.
(2010). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta : Kencana Prenada Media Group.
Silalahi, U. (2009). Metode Penelitian Sosial. Bandung: PT. Refika Aditama. Sudjana. (2010). Dasar-Dasar Proses Belajar dan Mengajar. Bandung : Sinar
Baru Algensindo.
Suherman, E. dan Winataputra, U. (1993). Strategi Belajar Mengajar
Matematika. Jakarta: Depdikbud
Susilo. (2007). Panduan Penelitian tindakan kelas. Yogyakarta: Pustaka Book Publisher.
Syah, M. 2004. Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru. Bandung : Rosdakarya.
Waluya, B. 2009. Memahami Geografi SMA/MA Untuk Kelas X, Semester 1 dan
2. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.
Wiranata, U. (1992). Strategi Belajar Mengajar IPA. Jakarata: Depdikbud Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah.
Wiriatmadja, R. (2006). Metode Penelitian Tindakan Kelas Untuk Meningkatkan
Kerja Guru dan Dosen. Bandung: Remaja Rosda Karya. Sumber Laporan Penelitian, Skripsi, Tesis, Disertasi:
Handayani. (2012). Pengaruh Metode Pembelajaran Pemecahan Masalah Tipe
SSCS Terhadap Perilaku Kreatif Peserta Didik : Studi Quasi Eksperimen Pada Pembelajaran Ekonomi Kelas X di SMAN 3 Sumedang. Tesis Pada
SPs UPI Bandung : tidak diterbitkan.
Komara. (2002). Miskonsepsi Siswa SMU Kelas 2 Pada Sub Pokok Bahasan
Listrik Dinamis. Skripsi Jurusan Pendidikan Fisika FPMIPA UPI.
Bandung: Tidak diterbitkan.
Manurung, T. E. (2011). Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student
Teams Achievement Divisions (STAD) untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Fisika Siswa SMP. Skripsi Jurusan Pendidikan Fisika FPMIPA
UPI. Bandung: Tidak diterbitkan.
Ningrum, E., Yani, A., dan Nurmala, D. (2012). Optimalisasi Penggunaan Globe
dan Media Audio Visual untuk Meningkatkan Hasil Belajar pada Materi Jagat Raya, Tata Surya, dan Bumi bagi Peserta Didik Kelas X-A SMA Sekolah Percontohan UPI. Laporan Penelitian Tindakan Kelas. Bandung:
Nurhasanah. (2010). Dampak Pembelajaran Visual Auditorial Kinestetik (VAK)
Terhadap Peningkatan Kemampuan Pemahaman dan Kemampuan Komunikasi Matematik Siswa Sekolah Dasar. Disertasi Pada SPs UPI
Bandung : tidak diterbitkan.
Nurhayati. (2012). Penerapan Pembelajaran Matematika dengan Menggunakan
Model Pembelajaran Search, Solve, Create, and Share (SSCS) untuk meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP.
Tesis Pada SPs UPI Bandung : tidak diterbitkan.
Priatna, D. E. 2012. Penerapan Metode Quantum Learning Dengan Learning
Style Vak (Visual, Auditorial Dan Kinesthetik) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas X-2 Madrasah Aliyah Negeri 2 Bandung (Penelitian Tindakan Kelas Pada Pelajaran Geografi). Skripsi Sarjana, Fakultas
Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, 2012.
Ramson. (2010). Model Pembelajaran Search, Solve, Create and Share (SSCS)
untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep dan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMP Pada Topik Cahaya. Tesis Pada SPs UPI Bandung :
tidak diterbitkan.
Rifani, I. (2013). Pengaruh Model Pembelajaran Learning Cycle dan Model
Pembelajaran Seacrh, Solve, Create, and Share terhadap Pemahaman Konsep Pada Pembelajaran Geografi di SMA (Studi Eksperimen Kelas XI di SMAN 1 Cihaurbeuti Ciamis). Tesis pada Pada SPs UPI Bandung :
tidak diterbitkan.
Umroh. (2010). Analisis Keterampilan Berfikir Siswa Kelas X Pada
Pembelajaran Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit Menggunakan Metode Pembelajaran Discovery Inquiri. Skripsi Jurusan Pendidikan Kimia
FMIPA UPI. Bandung: Tidak diterbitkan.
Widiawati, E. (2013). Penerapan Model Pembelajaran Creative Problem Solving
dan Inquiry Berbasis Teknologi Informasi untuk Menumbuhkan Pemahaman Materi Geografi (Studi Eksperimen di SMA Taruna Bakti Bandung). Tesis pada SPs UPI Bandung: tidak diterbitkan.
Sumber Internet:
Burhannudin, A. (2012). Hakikat dan Teori Belajar. Tersedia : http://afidburhanuddin.files.wordpress.com/2012/11/hakikat-dan-teori- belajar.pdf [2 November 2013].
Hayati, S. (2012). Evaluasi Pembelajaran Geografi Validitas. Tersedia : http://file.upi.edu/Direktori/FPIPS/JUR._PEND._GEOGRAFI/196202131 990012-SRI_HAYATI/MK-EVALUASI/Validitas.pdf [27 Agustus 2013]. Liliawati dan Ramalis. (2008). Identifikasi Miskonsepsi Materi IPBA di SMA
Dengan Menggunakan CRI (Certainly of Respons Index) Dalam Upaya Perbaikan dan Pengembangan Materi IPBA Pada KTSP. Laporan
Penelitian. Bandung: Jurusan Pendidikan Fisika FMIPA UPI Bandung.
Tersedia di:
http://file.upi.edu/Direktori/FMIPA/JUR_PEND_FISIKA/1959040119860 11-TAUFIK_RAMLAN/Karya _Tulis/Artikel_Taufik_Ramlan_Rev.pdf. [27 Agustus 2013].
Sudaryono. (2007). Penjabaran Konsep-konsep dalam Kajian Geografi (online),
Vol. 6 (12), 1 halaman. Tersedia:
http://geografi.jurnal.unesa.ac.id/81_553/penjabaran-konsepkonsep-dalam- kajian-geografi [8 September 2013].
Sukmawati, D. (2013). Model-model Pembelajaran. Tersedia: http://panduanguru.com/model-model-pembelajaran-pengertiannya/. [9 September 2013].
Sri, N. (2011). Pembelajaran Prima Card Berbasis Soal-Soal Kontekstual Untuk
Meningkatkan Pemahaman Materi Bangun Ruang Sisi Lengkung (Studi Kasus pada SMP Ngeri 2 Kemranjen), Vol. 6 (2), 208 halaman.
Tersedia:http://www.kopertis6.or.id/journal/index.php/eks/article/downloa d/90/80. [8 September 2013].
Sumber Dokumen:
Depdiknas. (2002). Model-model Pembelajaran Alternatif. Jakarta: Dirjen Dikdasmen.
. (2004). Kurikulum Pendidikan Dasar. Jakarta: Depdiknas.
Kemendikbud. (2013). Kurikulum 2013 Kompetensi Dasar Geografi Sekolah
Menengah Atas (SMA)/ Madrasah Aliyah (MA). Jakarta: Kemendikbud.
Universitas Pendidikan Indonesia. 2012. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.