• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

5.3 Saran

Saran bagi peneliti lainnya yang akan mengembangkan perangkat pembelajaran yang sejenis sebagai berikut:

a) Peneliti lebih memperhitungkan waktu yang dibutuhkan, agar tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik sesuai proses uji coba prototipe perangkat pembelajaran.

b) Uji coba produk lebih baik jika dilakukan pada semua sekolah yang diambil datanya, atau beberapa sekolah yang mengalami kesulitan

104

dalam penyusunan perangkat pembelajaran dan menilai sikap serta keterampilan siswa.

c) Ada baiknya peneliti merangkum beberapa materi ke dalam satu evaluasi.

d) Guru mengkomunikasikan dengan pihak sekolah supaya mendapat waktulebih untuk melakukan penilaian sikap dan keterampilan pada setiap siswa.

Dengan demikian produk yang telah disusun peneliti berupa perangkat pembelajaran dapat membantu guru dalam proses pembelajaran di kelas. Peneliti berharap, penelitian selanjutnya dapat memperbaiki kekurangan yang ada agar produk yang dihasilkan dapat lebih baik lagi.

105

DAFTAR PUSTAKA

Ali, H. (2010). Proses pembelajaran. Jakarta: PrestasiPustaka Publisher

Ali, M. (1985). Pengembangan kurikulum di sekolah. Bandung: CV. Sinar Baru. Alwasih, A. C. (2002). Pokoknya kualitatif. Jakarta: Pustaka Jaya.

Amri, S. (2013). Pengembangan & model pembelajaran dalam kurikulum

2013. Jakarta: Prestasi Pustakaraya.

Asmani, J. M. (2012). Tips menjadi guru inspiratif, kreatif, dan inovatif. Yogyakarta: Diva Pres.

Bukhari, S. (2012).Metode pendidikan anak. Bandung: Pustaka Al-Fikri. Cathlin.(2013). Moral sumber daya manusia. Jakarta: EGC.

Collum, M. (2009).A scientific approach to teaching. New york: Routlege Curzon.

Crombie, W. R. (2005). Curriculum innovation acelebration of classroom

practice (pembaharuan kurikulum sebuah perayaan kurikulum ruang kelas). Jakarta: PT. Gramedia Widiasana Indonesia.

Dakir.(2004). Perencanaan dan pengembangan kurikulum. Jakarta: Rineka Cipta. Didik.(2012). Bimbingan dan konseling. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. Guntur. (1979). Psikolinguistik. Bandung: Angkasa.

Hakim, T. (2002).Mengatasi rasa tidak percaya diri. Jakarta: Puspa Swara. Hamalik, O. 2003. Pengembangan kurikulum. Bandung: PustakaSetia.

Hidayat, R. (2011). Pengantar sosiologi kurikulum.Jakarta: Raja GrafindoPersada. Istiqomah.(2009). Metode-metode pembelajaran. Jakarta:Pustaka Panjimas. John, D. M. (1997). Curriculum acomprehensive introduction. Canada: Litte Brown & Company (Canada) Limited.

106

Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.(2003). Undang-undang republik

Indonesia No. 22 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional 2003 beserta penjelasannya. Jakarta: Cemerlang.

Komalasari, K. (2010). Pembelajaran kontekstual; konsep dan aplikasi. Bandung: RefikaAditama.

Kurniasih. (2014). Implementasi kurikulum 2013: konsep dan penerapan. Surabaya: Kata Pena.

Lauster, P. (2012). Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Majid, A. (2014). Pembelajaran tematik terpadu. Bandung: PT.Remaja Rosadakarya.

Makmun, A. S. (1995). Psikologi kependidikan. Bandung: PT. Remaja. Rosda Karya

Maksudin.(2013). Pendidikan karakter non-dikotomik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Mulyoto, A. (2009). Sistem informasi konsep dan aplikasi pendidikan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Nurhadi.(2002). Pendekatan kontekstual dan penerapan dalam KBK.Malang: Universitas Negeri Malang.

Naim, N. (2012). Character building: optimalisasi peran pendidikan dalam

pengembangandan pembentukan karakter bangsa. Jogjakarta: Ar-Ruzz

Media.

Nasution.(1988). Asas-asas kurikulum. Bandung: Jemmars.

Nurhadi. (2004). Kurikulum 2004: pertanyaan dan jawaban. Jakarta: Grasindo. Nurwanti, S. (2011).Pendidikan karakter: pengintegrasian 18 nilai pembentuk

107

Poerwadarminta, W. J. S. (1976). Kamus umum bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Poerwadarminta, W. J. S. (2008). Kamus besar bahasa Indonesia. Jakarta: PT. Balai Pustaka.

Poerwati, L. E. dan Sofan, A. (2013).Panduan memahami kurikulum 2013. Jakarta: PT. Prestasi Pustakaraya.

Qodratilah, T. M. (2011). Kamus bahasa indonesia untuk pelajar. Jakarta Timur: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Rahmat, J. (2000). Psikologi komunikasi. Jakarta: Balai Penerbit FKUI.

Raka, J. (1996). Pembelajaran terpadu. Jakarta: DepdikbudRepublik Indonesia. Ridwan, A. (2014). Pembelajaran saintifik untuk kurikulum 2013. Jakarta: Bumi

Aksara.

Rusman.(2009). Manajemen kurikulum. Jakarta: PT. Raja Rafindo Persada.

Salim dan Yenny, S. (1991).Kamus bahasa Indonesia kontemporer. Jakarta: Modern English Press.

Sani, A. (2013). Inovasi pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.

Sanjaya, W.(2009). Perencanaan dan desain sistem pembelajaran. Jakarta: Kencana.

Sanjaya, W. (2008). Kurikulum dan pembelajaran: teori dan praktik

pengembangan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP). Jakarta :

Kencana Media Group.

Setyawan, D. (2013). Tematik integratif.Jakarta: DepdikbudRepublikIndonesia. Sikumbang, Ed. (2014). Model dan metode pembelajaran kreatif dan berkarakter.

108

Sudarwan, D. (2013). Pendekatan-pendekatan ilmiah dalam pembelajaran. Bandung: CV. Pustaka Setia.

Suderadja, H. (2004). Implementasi kurikulum berbasis kompetensi (KBK). Bandung: CV. Cekas Grafika.

Sugiyono.(2011). Metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif,

dan research and development (R&D). Bandung: Alfabeta.

Suharsaputra, U. (2013). Menjadi guru berkarakter. Bandung:RefikaAditama. Suhartono. (2005). Pengembangan keterampilan berbicara anak usia dini.

Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Suherman, E. (2003).Etika profesi keguruan. Bandung: JICA.

Sujanto, B. (2007). Guru indonesia dan perubahan kurikulum. Jakarta: CV. Sagung Seto.

Sukardjo.(2008). Tekhnik penganalisis. Yogyakarta: Rineka Cipta.

Sukmadinata, N. (2002). Pengembangan kurikulum teori dan praktek. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Sumarsono, M. S. (2007). Kamus besar bahasa indonesia. Jakarta: Balai Pustaka. Sundayana, R. (2014). Statistik penelitian pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Supandi, P. Z. (1992). Administrasi pendidikan.Bandung: Ganesa Exact

Suparno, P. (2001). Teori perkembangan kognitif jean piaget. Yogyakarta: PenerbitKanisius.

Suryosubroto, B. (2005). Tatalaksana kurikulum. Jakarta: Rineka Cipta.

Trianto.(2010). Mengembangkan model pembelajaran tematik. Jakarta: PT. Prestasi Pustakarya.

Trianto. (2011). Model pembelajaran terpadu: konsep, stategi, dan

implementasinya dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).

Jakarta: Bumi Aksara

Zainal, A. (2011). Pendidikan karakter membangun perilaku positif anak bangsa. Bandung: CV. Yrama Widya

109

110

Daftar Pertanyaan Survei Kebutuhan

No Daftar Pertanyaan Jawaban 1 Apakah bapak dan Ibu memahami

bahwa kekhasan kurikulum 2013 tercakup dalam 4 Kompetensi Inti? 2 Apakah Bapak atau Ibu memahami

pentingnya merumuskan tujuan pembelajaran yang mengandung 5M?

3 Kesulitan apakah yang Bapak dan Ibu hadapi dalam merumuskan tujuan pembelajaran yang mencakup 5M?

4 Apakah yang Bapak dan Ibu ketahui tentang Pendekatan Saintifik untuk mencapai tujuan pembelajaran Kurikulum 2013? 5 Jelaskan satu model pembelajaran

yang dapat Bapak atau Ibu gunakan untuk mencapai tujuan pembelajaran tematik integratif LAMPIRAN 1

111

berdasarkan Kurikulum 2013? 6 Kesulitan apa yang Bapak atau Ibu

hadapi dalam menyediakan media pembelajaran?

7 Apakah bapak dan Ibu megalami kesulitan untuk mengevaluasi kompetensi pengetahuan (KI-3)? Bagaimana harapan Bapak atau Ibu berkaitan dengan kesulitan tersebut?

8 Apakah bapak dan Ibu memerlukan acuan untuk menilai kompetensi spiritual (KI-1)?

9 Apakah bapak dan Ibu memerlukan acuan untuk menilai kompetensi sosial (KI-2)?

10 Apakah bapak dan Ibu memerlukan acuan untuk menilai kompetensi keterampilan (KI-4)?

112

Angket Analisis Kebutuhan Guru LAMPIRAN 2

114

117

118

120

122

124

125

127

129

130

132

134

135

137

139

140

141

142

143

145

147

149

151

153

Validasi Guru

Validasi Guru Pertemuan Pertemuan 1 LAMPIRAN 3

156

159

162

165

168

Validasi Guru Pertemuan 6

Validasi Dosen LAMPIRAN 4

171

Validasi Dosen LAMPIRAN 4

174

Validasi Kepala Sekolah LAMPIRAN 5

177

Angket Pasca Penelitian LAMPIRAN 6

181

Surat Ijin Penelitian LAMPIRAN 7

182

Surat Bukti Penelitian LAMPIRAN 8

Dokumen terkait