BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
B. Saran
1. Pengaruh karakteristik demografi responden sebaiknya dibahas lebih terperinci dengan dikaitkan pada faktor-faktor yang dapat mempengaruhi pengetahuan, sikap, dan tindakan responden.
2. Untuk mendapat hasil yang lebih valid sebaiknya menggunakan dua kuesioner yang berbeda pada pre-test dan post-test.
3. Pada penelitian selanjutnya diharapkan dapat memperpanjang waktu penelitian untuk mengetahui seberapa lama pemahaman responden mengenai antibiotika
dari intervensi tersebut dapat bertahan, serta pada saat pengambilan data setelah intervensi CBIA dapat dilakukan dengan tepat waktu yaitu 1 bulan setelah intervensi untuk post 2 dan 2 bulan setelah intervensi untuk post 3 sehingga pengukuran peningkatan pengetahuan, sikap, dan tindakan responden dapat lebih valid.
63
DAFTAR PUSTAKA
Anna, L., K., Chandra, A., 2011, Kaum Lelaki Kurang Peduli Kesehatan, http://health.kompas.com/read/2011/02/1715371631/www.kompas.com, diakses tanggal 13 Mei 2015.
Anna, L., K., 2013, Penggunaan Antibiotik Memprihatinkan, www.kompas.com, diakses tanggal 13 Mei 2015.
Azwar, S., 2007, Sikap Manusia Teori dan Pengukurannya, Pustaka Pelajar, Yogyakarta, pp. 3-5, 14-15.
Azwar, S., 2008, Sikap Manusia Teori dan Pengukurannya, Edisi 2, Pustaka Pelajar, Yogyakarta, pp. 3-5, 14-15, 45.
Azwar, S., 2014, Reliabilitas dan Validitas, Edisi 4, Pustaka Pelajar, Yogyakarta, pp. 151-166.
Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementrian Kesehatan RI, 2013, Riset Kesehatan Dasar, Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta, pp. 43.
Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia, 2008, Informatorium Obat Nasional Indonesia, Badan POM RI, Jakarta.
Budiman dan Riyanto, 2013, Kapita Selekta Kuesioner : Pengetahuan dan Sikap dalam Penelitian Kesehatan, Penerbit Salemba Medika, Jakarta, pp. 11- 22.
Departemen Kesehatan RI, 2009, Profil Kesehatan 2008, Departemen Kesehatan RI, Jakarta.
Departemen Kesehatan RI, 2011, Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No 2406/Menkes/Per/XII/2011 tentang Pedoman Umum Penggunaan Antibiotika, Departemen Kesehatan RI, Jakarta.
Ekowati, E. D., 2014, Statistik Daerah Kecamatan Umbulharjo Tahun 2014, BPS Kota Yogyakarta, Yogyakarta, pp. 2-9.
Effendi dan Tukiran, 2012, Metode Penelitian Survei, LP3ES, Jakarta, pp. 181. Green, L. W., Kreuter, M. W., 2000, Health Promotion Planning: An Educational
and Environtmental Approach, Edisi 2, Mayfield Publishing Company, California.
Istyastono, E. P., 2012, Mengenal Peranti Lunak R-2.1.4.0 For Windows: Aplikasi Statistika Gratis dan Open Source, Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta, pp. 9-30.
Jogiyanto, H. M., 2008, Pedoman Survey Kuesioner, Badan Penerbit Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM, Yogyakarta, pp. 41-52.
Johnson, D. W., and Johnson, F. P., 2012, Dinamika Kelompok Teori dan Keterampilan, Edisi Kesembilan, PT. Indeks, Jakarta, pp. 49.
Kimin, A., 2009, Antibiotika Baru : Berpacu dengan Resistensi Kuman, www.apotekputer.com, diakses 8 Mei 2014.
Marvel, M., 2012, Pengaruh Tingkat Pendidikan Terhadap Tingkat Pengetahuan Masyarakat Mengenai Antibiotika di Kecamatan Gondokusuman Kota Yogyakarta Tahun 2011, Skripsi, Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta. Mubarak, W. I., 2007, Promosi Kesehatan Sebuah Pengantar Proses Belajar
Mengajar dalam Pendidikan, Graha Ilmu, Yogyakarta, p. 30.
Noorkasiani, Heryati, Isnani, R., 2009, Sosiologi Keperawatan, EGC, Jakarta, pp. 28-30.
Notoatmodjo, S., 2003, Pendidikan dan Perilaku Kesehatan, Rineka Cipta, Jakarta.
Notoatmodjo, S., 2005, Metodologi Penelitian Kesehatan, Edisi Ketiga, Rineka Cipta, Jakarta.
Notoatmodjo, S., 2007, Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku, Rineka Cipta, Jakarta, pp. 5-18.
Notoatmodjo, S., 2010, Metodologi Penelitian Kesehatan, Rineka Cipta, Jakarta, pp. 127.
Notoatmodjo, S., 2012, Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan, Rineka Cipta, Jakarta, pp. 15-20.
Oyetunde, O. O., Olugbake, O. A., Femudehin, K. F., 2010, Evaluation of Use of Antibiotic Without Prescription Among Young Adults, African Journal of Pharmacy and Pharmacology, Vol. 4. (10), pp. 760-762.
Pulungan, S., 2010, Hubungan Tingkat Pengetahuan tentang Antibiotika dan Penggunaannya Dikalangan Mahasiswa Non Medis, Skripsi, Universitas Sumatera Utara, Medan.
Sarwono, 2008, Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif, Graha Ilmu, Yogyakarta.
Setiabudy, R., 2008, Antimikroba. In: Farmakologi dan Terapi, Edisi 5, Departemen Farmakologi dan Terapeutik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta: Balai Penerbit FK UI.
Siregar, S., 2013, Statistika Parametrik untuk Penelitian Kuantitatif, PT. Bumi Aksara, Jakarta, pp. 75-117.
Suara Pembaruan, 2011, Indonesia Peringkat Ke-8 Kebal Obat di Dunia, http://www.suarapembaruan.com/home/indonesia-peringkat-ke-8-kebal- obat-di-dunia/5414, diakses tanggal 26 April 2014.
Suhadi, R., Sutama, I. M. A., 2005, Studi Pemilihan dan Penggunaan Antibiotik di Kalangan Pekerja Seks Komersial (PSK) di Lokasi Pasar Kembang Yogyakarta tahun 2005, Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta.
Supratiknya, 2014, Pengukuran Psikologis, Penerbit USD, Yogyakarta, pp. 113- 135, 180-211.
Suryawati, S., 1995, Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Memilih Obat dengan Metode CBIA, Pusat Studi Farmakologi Klinik dan Kebijakan Obat, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Suryawati, S., 2003, CBIA: improving the quality of self-medication through mother’s active learning, Essential Drugs Monitor, 32:22-23., WHO, Geneva
Suryawati, S., 2009, Petunjuk Kegiatan : Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Memilih Obat dengan Metode CBIA, Pusat Studi Farmakologi Klinik dan Kebijakan Obat, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Todar, K., 2011, Online Textbook of Bacteriology,
http://textbookofbacteriology.net/bacteriology.html, diakses tanggal 10 Mei 2014.
Umar, H., 2010, Metode Riset Bisnis; Panduan Mahasiswa untuk Melaksanakan Riset Dilengkapi dengan Contoh Proposal dan Hasil Riset Bidang, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, pp. 44, 115-116.
Undang-Undang Obat Keras St. No. 419 tgl. 22 Desember 1949, Direktorat Jenderal Pelayanan Kefarmasian dan Alat Kesehatan, Jakarta.
Vila, J., Pal, T., 2010, Update on Antibacterial Resistance in Low-Income Countries : Factors Favoring the Emergence of Resistance, The Open of Infection Disease Journal, Vol. 4, 38-54.
Wawan, A., dan Dewi, M., 2010, Teori dan Pengukuran Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Manusia, Nuha Medika, Yogyakarta.
Widayati, A., Suryawati, S., Crespigny, C., Hiller, J., E., 2011, Self Medication with Antibiotics in Yogyakarta City Indonesia : A Cross Sectional Population Based Survey, BMC Research, Vol. 4. (491), 7,8.
Widayati, A., Suryawati, S., Crespigny, C., Hiller, J., E., 2012, Knowledge and Beliefs about Antibiotics among People in Yogyakarta City Indonesia : A Cross Sectional Population Based Survey, Antimicrobial Resistance And Infection Control, Vol. 1. (38), 3-6.
World Health Organization, 2001, WHO Global Strategy for Containment of
Antimicrobial Resistance,
http://www.who.int/drugresistance/WHO_Global_Strategy_English.pdf, diakses tanggal 13 Mei 2014.
World Health Organization, 2013, Antimicrobia Resistance, http://www.who.int/drugresistance/WHO_Global_Strategy_English.pdf? ua=1, diakses tanggal 10 Mei 2014.
World Health Organization, 2013, Antimicrobia Resistance, http://www.who.int/mediacentre/factsheets/fs194/en/, diakses tanggal 9 Mei 2014.
67
Lampiran 2. Surat perpanjangan izin penelitian dari Dinas Perizinan Kota Yogyakarta
Lampiran 3. Surat keterangan telah selesai melakukan penelitian dari SMK