• Tidak ada hasil yang ditemukan

Akdon. (2008). Aplikasi Statistika dan Metode Penelitian Untuk Administrasi dan Manajemen. Bandung : Dewa Ruchi.

Alberta. (2004). Focus On Inquiry. A Teacher Guide to Implementing Inquiry-Based Learning. Canada: Alberta

Alpusari, M. (2008). Dampak Kemampuan Inkuiri Guru terhadap Peningkatan Keterampilan Proses Sains Siswa. Tesis PPs UPI. Bandung : Tidak diterbitkan

Arikunto, S. (2006) Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, Edisi Revisi VI. Jakarta: Rineka Cipta.

Ausubel.D.P, Novak. J.D. & Hanesian H. (1978). Educational Pyschology A Cognitive vieu (2.nd.ed). New York : Holt Rinehart and Winston.

Berlin, D.F. (1994). The Integration of Science and Mathematics Education.

Highligh from NSF/SSMA Wingspread Conference Plenary Papers. School Science and Mathematics. 94. 32.35

Budiastra, A.A Ketut. (2001). Sejauhmana Guru telah menguasai konsep Keterampilan proses dan Sejauhmana Keterampilan proses tersebut dilaksanakan dalam pembelajaran IPA di SD. Laporan Penelitian. FKIP Universitas Terbuka ; tidak diterbitkan.

Budiastra, K. (2008). Core Business Pembelajaran IPA: Meningkatkan Kreativitas Guru Mengajar IPA dengan inkuiri di SD dalam konteks Pendidikan Jarak Jauh. (Jurnal). Disampaikan pada Seminar Internasional II Pendidikan Sains. “Current Issues on Research and Teaching in Science Education”. Bandung: SPs UPI

Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). (2006). Panduan Penyusunan KTSP Jenjang Pendidikan Dasar. Jakarta: BNSP.

Carin (1997). Teaching Science Through Discovery. Columbus Ohio: Merril Publishing Company

Collins, Gilian & Dixon, Hezel (1991). Integrated learning ; Planned Curriculum Units Australia ; Bookshelf Publishing Australia ISBN 086896844 7 Dahar, Ratna Wilis. (1989). Teori-teori Belajar. Jakarta : Erlangga

Depdiknas. (2005). Standar Nasional Pendidikan, Jakarta; Peraturan Pemerintah No.19 tahun 2005

Depdiknas. (2006). Standar Isi, Jakarta; Permendiknas No.22 tahun 2006

Depdiknas. (2006). Standar Kompetensi lulusan, Jakarta; Permendiknas No.23 tahun 2006

Departemen Pendidikan Nasional. (2006). Model Pembelajaran Tematik Kelas

Awal Sekolah Dasar. Jakarta : PUSKUR BALITBANG DEPDIKNAS.

Depdiknas. (2006). Pelaksanaan standar Isi dan Standar Kompetensi Lulusan,

Jakarta : Permendiknas No 24 tahun 2006

Depdiknas. (2006). Pedoman memilih dan Menyusun Bahan Ajar

Depdiknas. (2008). Strategi Pembelajaran MIPA. Directorat Tenaga Kependidikan . Directorat Jendral Peningkatan Mutu Pendidik Dan Tenaga Kependidikan

Furchan, Arief. (2007). Pengantar Penelitian dalam Pendidikan. Yogyakarta : Pustaka Pelajar

Furqon. (1999). Statitiska Terapan untuk Penelitian. Bandung : Alfabeta

Fogarty, Robin. (1991). The mindfull School. How to Integrate The Curircula.

Palatine, Illinois: IRI/ Skylight Publishing. Inc.

Foulds, W. Et al. (1996). The Enhancement of Science Process Skill in Primary Teacher Education Students. Edith Cowan University. Australian Journal of Teacher Education. 1(21). p 16.

Ginting, A. (2008) Belajar dan Pembelajaran. Bandung: Humaniora

Gunawan W, S.(2009) Analisis Kesesuaian RPP yang dibuat Guru SD Dengan Pelaksanaan Pembelajaran Sains, Tesis pada pasca sarjana UPI Bandung: tidak di terbitkan

Halimah, Lely. (2000). Pengembangan Model Kurikulum terpadu dan Implementasinya di Sekolah Dasar dan menengah dengan menggunakan Bidang studi Bahasa Indonesia sebagai unsur Pemandu

Handayani, Sri. (2000). Pembelajaran terpadu model “shared” (Berbagi) sebagai alternatif pengajaran d isekolah dasar, Tesis PPS UPI Bandung : tidak diterbitkan.

Hausfather, Samuel J. (1993). Integrating Instruction around Themes : knowledge Construction in an Elemantary Classroom “. Paper Presented at the Annual meeting of the American Educational Reasearch Association

(Atlanta, GA, April 12-16, 1993)

Hendracipta, N. (2008). Analisis Kemunculan Aspek Inkuiri pada Pelaksanaan Kegiatan Pembelajaran IPA Berbasis Inkuiri di Sekolah Dasar. Tesis PPs UPI. Bandung : Tidak diterbitkan

Hendrawati, Sri. (2007). Berpikir Sistemik. Sebuah Tinjauan Teori dan Aplikasi dalam Pendidikan. Jakarta Timur: Visindo Media Persada

Hendrawati, Sri. (2009). Penerapan Model Tematik Spider Webbed untuk Meningkatkan Penguasaan konsep IPA dan Keterampilan Proses Sains Siswa Sekolah Dasar. Tesis SPs UPI : tidak diterbitkan. Bandung

Hidayat, Nuruddin. (2006). Pengembangan Pembelajaran Terpadu Model Connected untuk Meningkatkan Hasil Belajar siswa dalam mata pelajaran IPA. Tesis : SPs UPI: tidak diterbitkan . Bandung

Indrawati. (2008). Pembelajaran IPA Di SD Berorientasi Pakem. Bandung; PMPTK. Depdiknas.

Jacobson. Williard J. & Bergman, Abby Barry. (1980). Science for children. A Book for Teacher. London : Prentice Hall International. Inc

Jannah, M. (2008). Analisis Kemampuan Inkuiri Guru Madrasah Ibtidaiyah Negeri dalam Pembelajaran IPA dan hubungannya dengan Ketrampilan Proses Sains Siswa. Bandung: PPS-UPI, Tesis tidak diterbitkan

Johnson, E.B. (2007). Contextual Teaching and Learning, Menjadikan kegiatan Belajar mengajar yang Mengasyikkan dan Bermakna. Penerjemah Ibnu Setiawan. Bandung: Mizan Learning Center (MLC)

Karli, Hilda. (2000). Pengembangan Model Terpadu tentang Makhluk Hidup dan Benda-Benda di Sekitar Kita Untuk Meningkatkan Keterampilan berpikir Rasional siswa SD kelas III, Tesis PPs UPI : tidak diterbitkan. Bandung. Karno To. (1996). Mengenal Analisis Tes (Pengantar ke Program Komputer

Anates). Bandung : FIP IKIP Bandung

Khair (2000). Peningkatan Kinerja Guru dalam Pengembangan Bahan Ajar melalui Model Inkuiri pada Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar. Tesis PPs UPI. Bandung : Tidak diterbitkan

Khalil, A. (2008). Permudah Pemahaman Konsep Pembelajaran dengan Inkuiri. Tersedia:http://anwarholil.blogspot.com.[Online] [12 Maret 2010]

Maktub, M.(2008). Implementasi Pembelajaran Terpadu model connected pada mata pelajaran IPS di MTS Kelas VIII Mts Jaya Pura, Tesis PPs UPI. Bandung.

Meltzer, D.E. (2002). Addendum to: The Relationship between Mathematics Preparation and Conceptual Learning Gain in Physics: A Possible

“Hidden Variable” in Diagnostics

PretestScores.[OnLine].Tersedia:http;//www.physics.iastate.edu/per/docs/ Addendum_on_normalized_gain.[Online]. [9 Februari 2010].

Mulyasa,E. (2004). Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan, Suatu Panduan Praktis. Bandung : PT Remaja Rosda Karya

NRC. (2000). Inquiry and The National Science Education Standarts. A Guide for Teaching ang Learning. Washington DC: National Academic Press

NRC. (2005). How Student Learn Science in the Classroom. Washington DC: National Academic Press

NRC. (1996). National Science Education Standards Observe Interact Change Learn. Washington DC: National Academic Press

National Science Foundation/NSF. (2004). Inquiry Thoughts, Views, and Strategies for the K–5 Classroom. Arlington: Division of Elementary, Secondary, and Informal Education.

Novak, J.D .(1979). Meaningful Reception Learning As A Basis Rational Thinking

( science education information report) AETS years book Ohio: The Ohio University.

Nuraeni, (2006). Pengembangan media Pembelajaran genetika mikroba

berbantuan komputer untuk meningkatkan penguasaan konsep,

kemampuan inkuiri dan sikap Mahasiswa. Tesis PPS UPI Bandung : tidak diterbitkan

Piaget. (1977), Psychology and Epismology, New york : The Viking Press

Rahmani, E. (2009). Peningkatan Kemampuan Membaca dan Menulis Siswa Sekolah Dasar melalui Pembelajaran Tematik. Tesis,, PPs UPI: tidak diterbitkan. Bandung

Reif, F. (1995). Millican Lecture 1994: Understanding and Teaching Important Scientific Thought Processes. American Journal of Physics. 63(1). p 17-32.

Rustaman, N. (2005). Perkembangan Penelitian Pembelajaran Berbasis Inkuiri dalam Pendidikan Sains. (Makalah). Dipresentasikan dalam Seminar Himpunan Sarjana dan Pemerhati Pendidikan IPA Indonesia III (HISPPIPAI). Bandung: 22-23 Juli 2005

Rustaman, Nuryani. (2005). Strategi Belajar Mengajar Biologi. Malang : Universitas Negeri Malang (UM Press)

Rustaman, N. (2007). Basic Scientific Inquiry in Science Education and Its Assesment (Makalah). Disampaikan pada Seminar Internasional 1 Pendidikan Sains. Bandung: SPs UPI

Rutherford. F.J & Andre.A. (1979). The Implementation of integrated science. New trend integrated science teaching, UNESCO vol v Mayene : Printed by impremen de la Manutention

Ruseffendi, E.T. (1994). Dasar-dasar Penelitian Pendidikan dan Bidang Non-Eksakta Lainnya. Semarang:IKIP Semarang Press.

Sadiman, A. (2006). Media Pendidikan Pengertian, Pengembangan dan Pemanfaatannya. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada

Samatowa, U.(2006). Bagaimana Membelajarkan IPA di Sekolah Dasar. Jakarta: Depdiknas.

Sanjaya, W. (2009). Strategi Pembelajaran Berorietasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.

Sanjaya, W. (2009). Buku Materi Pokok: Kajian Kurikulum dan Pembelajaran.

Bandung: SPs- UPI .

Satori. (1989). Pengembangan Model Supervisi Sekolah Dasar. Disertasi PPs IKIP. Bandung : Tidak diterbitkan

Sa’ud, U.S. (2006). Pembelajaran terpadu. Bahan Belajar Mandiri I Pada Program Peningkatan Kualifikasi Guru SD/MI di Bandung.

Sa’ud, U.S. (2006). Bahan Ajar Mandiri III: Jenis pengembangan Model

Pembelajaran Terpadu di Indonesia, UPI: Program Peningkatan

Saunders, W.L.(1992). The Constructivist perspective; Implication and teaching strategies for science. School science and mathematics. Science Education 61 : 491- 502

.

Slameto. (1988). Evaluasi Pendidikan. Jakarta: PT Bina Aksara

Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D).Bandung: Alfabeta.

Sujana, M. (2009). Pembelajaran Kontekstual Berbasis Karyawisata Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Topik Unsu-Unsur Logam Dalam Kehidupan Sehari-Hari. Tesis SPs UPI Bandung: tidak diterbitkan

Sulistyorini, S. (2007). Pembelajaran IPA Sekolah Dasar, Dan Penerapan Dalam KTSP. Yogyakarta: Unnes dan Tiara Wacana.

Sumarno. (2001). Pembelajaran Terpadu Model Webbed (Jaring Laba-Laba) Dengan Tema Krisis Energi Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Dan Sikap Di Sekolah Dasar : Tesis UPI Bandung. Tidak diterbitkan Sund, R.B, R.W. Trowbridge, L.W. (1981). Becomming Secondary Shcool

Science Teachers. Columbus. Ohio: Charles E. Meril Publishing Company.

Supriatin, Atin. (2009). Penerapan Model Pembelajaran Tematik sebagai upaya untuk menungkatkan Kemampuan koneksi Matematis dan sikap siswa SD : Tesis SPs UPI Bandung. Tidak dterbitkan.

Susanti, Dwi Yuli.(2008). Penelitian Tindakan Kelas Untuk meningkatkan Hasil Belajar Matemetika Siswa kelas 3 SD Negeri 034 Samarinda Ulu Melalui Pembelajaran Tematik pada pokok bahasan Operasi hitung Bilangan dan pengukurankelas III. Tesis SPs UPI Bandung. Tidak diterbitkan.

Suryanti, Widodo dan Wahono. (2007). Developing Of Science Learning Material On Lower Class Of Elementary Students : Integrating With Another Subjecct. Procceding the second International seminar on science education “ current issues on reaseach and teaching in science education ISSBN : 978-979-98546-4-2

Susanto, Pudyo. (2000). Keterampilan Dasar Mengajar IPA berbasis konstruktivisme, FPMIPA. Universitas Malang, Jurusan Biologi.

Sutrisno. (2002) Ketrampilan Dasar Mengajar IPA Berbasis Konstruktivisme.

Malang: Universitas Negeri Malang

Syaodih, N. (2005). Metode Penelitian Pendidikan. Remaja Rosda karya. Bandung.

Tim Pengembang PGSD. 1997. Pembelajaran Terpadu D-II dan S-II Pendidikan Dasar. Jakarrta: Dirjen Dikti, Bagian Proyek Pengembangan Pendidikan Guru Sekolah Dasar.

Turpin & Cage. (2004). The effects of an integrated, activity based science curriculum on student achievement, science process skill and science attitudes: electronic Journal of literacy through science, volume 3

Umar, J. Luthfi, I. Dan Mahmudin. (2009). Trend Prestasi Matematika dan IPA tahun 1999, 2003, dan 2007. Suatu Analisis dengan memperhitungkan faktor Psikologis Siswa. Makalah Seminar Mutu Pendidikan Dasar dan Menengah Hasil penelitian Puspendik. Jakarta: Puspendik Depdiknas. Wahana Komputer. (2004). Pengolahan data Statistik dengan SPSS 12. Yogyakarta : Andi Offset

Widodo, A. et al. (2007). Pendidikan IPA Di SD. Bandung: UPI Press.

Widodo, Ari. (2004). Constructivist oriented Lessons. Frankfurt: Peter Lang GmbH

Winaputra. (1992). Strategi Belajar Mengajar IPA Di SMP. Jakarta: Depdikbud Dikdasmen lanjutan proyek penataran guru SLTP setara D-III

Dokumen terkait