BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN
6.2 Saran
a. Bagi praktek keperawatan
Hasil penelitian ini sebaiknya digunakan sebagai acuan bagi perawat komunitas dalam memberikan pendidikan kesehatan dan pemantauan pemberian
makanan bagi anak Balita dalam menjalani perawatan mengatasi kesulitan makan anak dibawah lima tahun.
b. Bagi pendidikan keperawatan
Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi tambahan informasi bagi mahasiswa keperawatan agar dapat saling berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam peningkatan mutu pelayanan dan meningkatkan pendidikan keperawatan dalam mengatasi kesulitan makan anak dibawah lima tahun (Balita).
c. Bagi peneliti keperawatan
Dari hasil penelitian didapatkan bahwa perilaku ibu dalam mengatasi kesulitan makan pada anak usia dibawah lima tahun(Balita) didapatkan pengetahuan cukup sebesar 68,3%, sikap cukup sebesar 83,3% dan tindakan cukup sebesar 55%. Maka untuk penelitian selanjutnya diharapkan dapat melengkapi penelitian ini dengan mencari faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku ibu dalam mengatasi kesulitan makan pada anak Balita serta melakukan observasi terhadap anak yang mengalami kesulitan makan.
DAFTAR PUSTAKA
Arikunto, Suharsimi. (2005). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
. (2006). Prosedur Penelitian. Jakarta. Rineka Cipta. Arisman, (2002). Gizi dalam Daur Kehidupan, Edisi 2. Jakarta: Penerbit Buku
Kedokteran.
Ambarwati, (2011). Ilmu Gizi dan Kesehatan Reproduksi. Surabaya. Cakrawala Ilmu.
Azwar, S. (2006). Sikap Manusia Teori dan Pengukurannya. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Budiarto, Eko. 2001. Biostatistika untuk Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat. Jakarta: EGC
Dahlan, Muhammad Sopiyudin. (2008). Statistik untuk Kedokteran dan Kesehatan: Deskriptif, Bivariat, dan Multivariat, Dilengkapi Aplikasi dengan Menggunakan SPSS. Jakarta: Salemba Medika.
Dempsey & Dempsey. (2002). Riset Keperawatan Buku Ajar dan Latihan, Edisi 4. Jakarta : EGC.
Hidayat, A. A. (2007). Riset Keperawatan dan Teknik Penulisan Ilmiah, Edisi 2. Jakarta: Salemba Medika.
Hurlock, BE.(1999). Psikologi Perkembangan. Edisi ke-5. Jakarta : Erlangga Irianto, Djoko Pekik. (2007). Panduan Gizi Lengkap Keluarga Dan
Olahragawan. Yogyakarta: Penerbit Andi.
Judarwanto,W. (2004). Mengatasi Kesulitan Makan pada Anak. Jakarta: Puspa Swara
Mutiara, Citra. (2007). htpp// Kesulitan Makan Pada Anak/co.id.html
Maryunani, Anik. 2010. Ilmu Kesehatan dalam Kebidanan. Jakarta: CV. Trans Info Media.
Nurasalam, (2009). Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.
Notoatmodjo, Soekidjo. (2003). Pendidikan dan Perilaku. Jakarta: Rineka Cipta. .(2010). Metodologi Penelitian Kesehatan.Jakarta:
Rineka Cipta.
. (2003). Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta : Rineka Cipta.
Polit&Hungler. (1995). Nursing Research: Principles and Methods. Philadelphia: Lippincot.
Potter, Perry. (2009). Fundamental Keperawatan, Edisi 7. Jakarta: Salemba Medika.
Purwanto, Heri. (1998). Pengantar Perilaku Manusia untuk Keperawatan. Jakarta: EGC.
Pratiwi.( 2009). Menu sehat untuk Balita. Jakarta: Puspa Swara
Santoso, Ranti.( 2002). Kesehatan dan Gizi. Jakarta: PT Asdi Mahasatya. Setiadi. (2007). Konsep dan Penulisan Riset Keperawatan. Yogyakarta: Graha
Ilmu.
Sediaoetomo, D.A. (2006). Ilmu Gizi. Jakarta: Dian Rakyat.
Soedibyo, Supardi.(2009). http///Kesulitan Makan pada Pasien/co.id.html. Soekirman. (2000). Ilmu Gizi dan Aplikasinya untuk keluarga dan Masyarakat.
Direktorat dan Kebudayaan.
Sudjana. (2005). Metoda Statistika. Bandung: Tarsito.
Suhardjo. (2004). Pemberian makanan pada bayi dan Balita. Yokyakarta: Kanisius
Sulistijani, Herlianty. (2001). Menjaga Kesehatan Bayi dan Balita. Jakarta. Puspa Swara.
FORMULIR PERSETUJUAN MENJADI PESERTA PENELITIAN PERILAKU IBU DALAM MENGATASI KESULITAN MAKAN
PADA ANAK USIA DI BAWAH LIMA TAHUN (BALITA) DI KELURAHAN HUTA TONGA-TONGA SIBOLGA
Oleh :
HANNA MARIANA SIMANGUNSONG
Saya adalah mahasiswi Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara Medan. Penelitian ini dilaksanakan sebagai salah satu kegiatan dalam menyelesaikan tugas akhir di Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara Medan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana perilaku ibu dalam mengatasi kesulitan makan pada anak balita di Kelurahan Huta Tonga-tonga Sibolga.
Saya berharap jawaban yang diberikan sesuai dengan pendapat sendiri tanpa dipengaruhi oleh orang lain. Saya menjamin kerahasiaan pendapat dan identitas saudara. Informasi yang saya peroleh hanya akan dipergunakan untuk pengembangan ilmu keperawatan dan tidak akan dipergunakan untuk maksud-maksud lain.
Partisipasi saudara dalam penelitian ini bersifat bebas untuk ikut menjadi peserta penelitian atau menolak, tanpa ada sanksi apapun. Jika saudara bersedia menjadi peserta penelitian ini, silakan saudara menandatangani kolom dibawah ini.
Tanda tangan :
Tanggal :
Kuesioner Penelitian 1. Data Demografi
Petunjuk pengisian:
a. Semua pertanyaan harus diberi jawaban.
b. Isilah pertanyaan dengan memberi tanda check list (√ ).
c. Setiap pertanyaan dijawab dengan satu jawaban yang sesuai menurut anda.
d. Bila ada yang kurang dimengerti dapat ditanyakan pada peneliti. Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan tanda ( √ ) pada tempat yang disediakan sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.
1. Usia Ibu : 22 - 27 tahun 28 – 34 tahun > 35 tahun 2. Pendidikan Ibu : SD SLTA
SLTP Akademi/Perguruan Tinggi
3. Pekerjaan Ibu : Pegawai Negeri Sipil/TNI/POLRI Ibu Rumah Tangga
Swasta
Lain-lain 5. Penghasilan Perbulan : < Rp. 600.000
5. Kuesioner Perilaku Ibu
Petunjuk pengisian :
a. Semua pertanyaan harus dijawab.
b. Isilah pertanyaan dengan memberi tanda check list (√ ).
c. Setiap pertanyaan dijawab dengan satu jawaban yang sesuai menurut anda.
d. Bila ada yang kurang dimengerti dapat ditanyakan pada peneliti. A. Pengetahuan Ibu
1. Kesulitan makan adalah :
a. Ketidakmampuan anak untuk mengkonsumsi makanan yang diperlukan. b. Ketidakmampuan anak untuk mengkonsumsi ikan.
c. Ketidakmampuan anak untuk mengkonsumsi sayur-sayuran. d. Ketidakmampuan anak untuk mengkonsumsi buah-buahan. 2. Penyebab kesulitan makan pada anak balita adalah :
a. Faktor kejiwaan.
b. Berkurangnya nafsu makan. c. Kesibukan belajar.
d. Tidak lapar.
3. Bila anak hanya tidak menyukai buah dan sayur, maka akan terjadi kekurangan vitamin :
a. A c. C b. B d. D
4. Bila anak yang hanya mau minum susu, maka akan terjadi : a. Kegemukan
b. Kurang darah c. Kurang gizi. d. Cacingan.
5. Upaya ibu dalam mengatasi kesulitan makan pada anak balita adalah : a. Memaksa anak jika anak tidak mau makan.
b. Memarahi anak jika makanan tidak dihabiskan. c. Mengancam anak jika memilih-milih makanan. d. Memberi pujian jika mampu menghabiskan makanan. 6. Tujuan pengaturan makan untuk balita adalah :
a. Untuk memberikan zat gizi yang cukup bagi kebutuhan anak b. Membuat anak kenyang saja
c. Untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari d. Agar anak tidak rewel
7. Syarat untuk makanan balita : a. Porsi makan harus banyak
b. Memenuhi kecukupan energy dan semua zat gizi sesuai umur c. Cukup dengan makan nasi dan kerupuk saja
d. Menu makanan yang disajikan jenisnya sama setiap hari 8. Makanan yang disajikan untuk anak sebaiknya harus :
b. Dicampurkan dalam satu piring c. Makanan berbentuk keras dan pedas d. Diberikan dalam tempat terpisah-pisah
9. Upaya ibu dalam memberikan sayur dan buah kepada anak : a. Dipaksa biar anak mau memakan sayur dan buah
b. Diperkenalkan hanya pada satu sayur dan buah itu saja c. Sayur dan buah disajikan dalam bentuk jus atau dihaluskan d. Sebaiknya diberikan kadang – kadang saja
10. Usia yang paling tepat dalam pemberian makan pada anak balita adalah : a. Dimulai dari usia 1 bulan
b. Dimulai dari usia 3 bulan c. Setelah usia 6 bulan d. Sejak bayi lahir
B. Sikap Ibu
Keterangan : SS = bila pernyataan sangat setuju S = bila pernyataan setuju
TS = bila pernyataan tidak setuju
No Pernyataan SS S TS
1. Jika anak susah makan, maka saya akan membujuk dengan lembut.
porsi makanan yang sudah saya tentukan.
3. Jika anak saya tidak mau makan, saya akan mengancam tidak boleh main dengan temannya. 4. Saya akan membiasakan anggota keluarga saya untuk
makan bersama.
5. Saya akan memuji anak saya jika dia dapat menghabiskan porsi makanannya
6. Jika anak saya tidak mau makan, saya tidak akan memaksanya karena jika dia lapar dia akan memintanya sendiri.
7. Jika anak saya tidak mau makan, maka saya akan mencubitnya.
8. Saya akan memberikan jajanan bila anak saya tidak mau makan.
9. Saya akan menyuapi anak saya makan sampai porsi makanannya habis.
10. Saya akan memberi hadiah jika makanan anak saya habis.
C. Tindakan Ibu Keterangan : Ya Tidak
No. Pernyataan Ya Tidak 1. Saya memberi makan dalam porsi secukupnya (tidak
langsung banyak sekaligus).
2. Saya memberikan pujian kepada anak saya jika dia dapat menghabiskan makanannya.
3. Saya memberikan kebebasan kepada anak saya untuk mengambil makanannya sendiri.
4. Saya memberikan jenis makanan baru yang belum dikenal anak saya pada saat dia lapar.
5. Saya memberi makan anak saya sambil bermain. 6. Saya menyajikan buah-buahan dalam bentuk jus. 7. Saya membiarkan anak saya makan sendiri walau
berantakan.
8. Saya memberikan hadiah apabila anak saya mau menghabiskan makanannya.
9. Saya memberikan makanan yang terbaik pada anak saya, seperti daging, ikan. Sayur dan buah. 10. Saya menyajikan makanan dalam bentuk yang
menarik sehingga anak saya tidak bosan.
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
Nama : Hanna Mariana Simangunsong
Tempat / Tanggal Lahir : Sei Bamban/ 04 September 1981
Jenis Kelamin : Perempuan
Agama : Keristen Protestan
Alamat : Jln Pdt.Yohannes Pasaribu no.6 Sibolga
Riwayat Pendidikan :
1. 1987 – 1993 : SD negeri Tebing Tinggi
2. 1993 – 1996 : SLTP Swasta Katolik Bagansiapi-api Riau 3. 1996 – 1999 : SPK Swasta HKBP Balige
4. 1999 – 2002 : Akademi Keperawatan Darmo Medan 5. 2011 – sekarang : Fakultas Keperawatan USU Medan