BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN
6.2 Saran
1. Disarankan pada penelitian yang akan datang dapat dilakukan prosesing dengan alat prosesing digital untuk meminimalisir terjadinya kesalahan prosesing.
2. Disarankan pada penelitian yang akan datang disediakan film periapikal dan film holder yang sesuai dengan ukuran dan rahang pada pasien anak untuk memudahkan prosedur pengambilan foto ronsen.
DAFTAR PUSTAKA
1. Whaites E. Radiography and Radiology for dental care professionals. 2nd Ed., London: Churchill Livingstone Elsevier., 2009: 83-115.
2. Irayani S. Hubungan antara indeks massa tubuh dengan erupsi gigi molar pertama permanen rahang atas dan rahang bawah anak umur 6 dan 7 tahun di SD Inpres perumnas II Makassar tahun 2009. Jurnal ilmiah 2013; 1-3.
3. Susi, Kuswardani, Putri S, et al. Pengaruh pola makan dan menyikat gigi terhadap kejadian karies molar pertama permanen pada murid SD NEGERI 26 Rimbo Kaluang Kecamatan Padang Barat. Majalah Kedokteran Andalas 2012; 36(2): 227-32.
4. Hollins C. Levison’s textbook for dental nurses. 10th Ed., United Kingdom:
Willey-Blackwell., 2004: 130-1.
5. McDonald Ralph E, David R, Avery, et al. Dentistry for the child and adolescent. 8th Ed., USA: Mosby Elsevier., 2004: 61-78,176-88.
6. Nielsen SH, Becktor KB, et al. Primary retention of first permanent mandibular molars in 29 subjects. European Journal of Orthodonthics 2006; 529-34.
7. Indriyanti R, et al. Pola erupsi gigi permanen ditinjau dari usia kronologis pada anak usia 6 sampai 12 tahun di Kabupaten Sumedang. Tahun 2006. Tesis. Jawa Barat: Laporan Penelitian Fakultas Kedokteran Gigi UNPAD, 2006: 1-23.
8. David R, Seen, Paul G, Stimson. Forensic Dentistry. Second edition., Francis: CRS Press., 2010: 263-88.
9. Julian B, Rickne C. Dental anatomy its relevance to dentistry. Sixth edition., Philadelphia: Lippincott William & Wilkins., 2002: 178-96.
10.Boel T. Dental Radiografi Prinsip & Teknik. Ed 3., Medan: USU Press., 2009; 1-34.
11.Pharoah M J, White SC. Oral Radiology priciples and interpretation. 6th Ed., Canada: Mosby Elsevier., 2009: 109-33, 152-73, 244-85.
12.Woelfel. Anatomi gigi. Edisi 8., Jakarta: EGC., 2011: 126-61.
13.Koch G, Poulsen S. Pediatric dentistry. 1st Ed., Denmark: Blackwell Munksgaard., 2001: 99-67.
14.Nasution M. Pengenalan Gigi. Edisi 2., Medan: USU Press., 2011: 19-61. 15.Balogh MB, Margaret J, Fehrenbach. Dental Embryology, histology, and
anatomy. 2nd Ed., USA: Elsevier Saunders., 2006: 61-91.
16.Rudy C, Keith E. Oral embryology and microscopic anatomy. Tenth edition., Philadelphia: Lippincott William & Wilkins., 2000: 265-79.
17.Lukman D. Ilmu Kedokteran Gigi Forensik. Edisi 1., Jakarta: Sagung Seto: 2006: 39-46, 60.
18.Avery JK, J D. Essentials of oral hystology and embryology a clinical approach. Third edition., Canada: Mosby Elsevier., 2006: 63-95.
19.Budiarto E. Biostatistika untuk kedokteran dan kesehatan masyarakat. 1st
Ed., Jakarta: EGC., 2001: 7-28.
20.Rani P, et al. Bucco-lingual dimension of teeth an aid in sex determination. Journal of forensic dental science 2009; 88-92.
21.Abarca J, et al. Morphology of the physiological apical foramen in maxillary and mandibular first molar. Int.J Morphol 2014; 671-677.
22.Rahman DR. Panjang saluran akar gigi molar pertama permanen rahang bawah pada mahasiswa fakultas kedokteran gigi universitas jember angkatan 2010-2011. Laporan penelitian. Universitas Jember, 2012: 1-43.
23.Lähdesmäki, R. Sex Chromosomes in Human Tooth Root Growth. Oulu University Press., 2006: 16-57.
LAMPIRAN 2
INDEKS
1. Bell stage adalah sel-sel epitel enamel bagian dalam menjadi semakin panjang dan silindris, disebut sebagai ameloblas yang akan berdiferensiasi menjadi enamel dan sel-sel bagian tepi dari papila gigi menjadi odontoblas yang akan berdiferensiasi menjadi dentin.
2. Bitewing radiograf adalah radiografi intraoral yang memperlihatkan gambaran gigi atas dan bawah dalam keadaan oklusi dalam satu film. Film dipasang pada posisinya oleh suatu gagang atau tab yang digigit oleh pasien ketika sinar-x dipancarkan. Setelah diproses, film akan memperlihatkan adanya karies, tumpatan yang mengemper, kalkulus, dan pucak tulang alveolar.
3. Bud stage adalah tahap permulaan terbentuknya benih gigi dari epitel mulut. Sel-sel tertentu pada lapisan basal dari epitel mulut berpoliferasi lebih cepat daripada sel sekitarnya. Hasilnya adalah lapisan epitel yang menebal di regio bukal lengkung gigi dan meluas sampai seluruh bagian maksila dan mandibula.
4. Cap stage adalah lapisan sel-sel mesenkim yang berada pada lapisan dan mengalami poliferasi, memadat, dan bervaskularisasi membentuk papila gigi yang kemudian membentuk dentin dan pulpa pada tahap ini yaitu ketika sel-sel mesenkim yang berada di sekeliling organ gigi dan papila gigi memadat dan fibrous, disebut kantong gigi yang akan menjadi sementum, membran periodontal, dan tulang alveolar.
5. Cemento-enamel junction adalah pertautan enamel-sementum. Garis khayal yang dibentuk diantara sementum dan enamel di leher anatomik gigi tempat berlangsungnya amelogenesis.
6. Central x-ray adalah sumbu sinar dari berkas radiasi yang dipancarkan oleh mesin sinar-x.
7. Cleft palate adalah celah langit-langit disebabkan oleh kurangnya fusi sepanjang garis perkembangan normal dari palatum. Bisa bersifat sebagian atau seluruhnya
dan bisa meliputi celah bibir. Menimbulkan masalah gigi, masalah dalam makan dan dalam berbicara.
8. Crest-Alveolar adalah linggir yang sempit yang memanjang, yang umumnya digunakan untuk menggambarkan tulang alveolar.
9. Crown adalah mahkota (bagian gigi ysng ditutupi enamel). 10.Dentino-enamel junction adalah pertautan enamel-dentin.
11.Ektodermal adalah lapisan benih luar dari tiga lapisan benih primitif dari embrio yang sedang berkembang. Sistem syaraf, kulit, enamel, dan membran mukosa mulut berasal dari lapisan ini.
12.Emergence stage adalah proses munculnya beberapa bagian mahkota gigi menembus gingiva.
13.Eksfoliasi adalah hilangnya gigi desidui secara alamiah sebelum diganti oleh penggantinya (gigi permanen).
14.Film holder adalah alat untuk memegang dan menstabilkan film radiograf di dalam mulut.
15. Gingiva margin adalah bagian gingiva yang mengelilingi gigi dan paling dekat dengan mahkota.
16. Gagging adalah refleks muntah.
17. Informed consent adalah persetujuan tindakan medik yang diberikan kepada pasien dan kelurganya atas dasar informasi dan penjelasan mengenai tindakan medik yang akan dilakukan terhadap pasien tersebut.
18. Overlapping adalah suatu penyimpangan dari gambaran radiologis gigi yang ditandai dengan saling tumpangnya gambaran gigi yang satu dengan yang lainnya.
19. Purposive sampling adalah pengambilan sampel secara sengaja sesuai dengan tujuan dan persyaratan tertentu yaitu (sifat, karakteristik, ciri, kriteria, umur) pada populasi tertentu yang ditentukan sendiri oleh peneliti.
11. Supernumerary adalah sebagai tambahan pada jumlah normal.
12. Viewer box adalah kotakyang didalamnya terdapat sebuah lampu yang digunakan untuk memperjelas atau membantu dalam proses membaca ronsen foto.
LAMPIRAN 3
LEMBAR PENJELASAN KEPADA CALON SUBJEK PENELITIAN
Selamat pagi Bapak/Ibu,
Dalam rangka menyelesaikan studi Kedokteran Gigi, saya akan melakukan penelitian yang berjudul “Perkembangan Akar Gigi Molar Satu Permanen Mandibula Pada Usia 6-10 Tahun Ditinjau Dari Radiografi Periapikal Di SD
060807 Medan”.
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan Gambaran radiografi gigi yang sedang dalam perkembangan akar gigi molar satu (gigi geraham) pada rahang bawah anak SD.
Manfaat penelitian ini adalah mampu memberikan informasi tentang perkembangan gigi molar satu pada anak SD 060807 Medan, sehingga dapat dijadikan panduan apabila dilakukan ronsen foto.
Pemeriksaan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah gigi anak Bapak/Ibu untuk menjalani sesi wawancara dan dilakukan pemeriksaan untuk melihat apakah tersedianya gigi geraham pada anak Bapak/Ibu.
Pada penelitian ini anak Bapak/Ibu tidak dikenakan biaya atau gratis dan tidak terdapat risiko pada subjek yang akan diteliti. Peneliti utama dilakukan oleh saya sendiri Adinda Munawarah Dinata dan didampingi oleh beberapa rekan mahasiswa Kedokteran Gigi USU Medan.
Jika Bapak/Ibu bersedia memberi izin untuk dilakukan radiografi pada anak Bapak/Ibu, surat pernyataan kesediaan menjadi subjek penelitian terlampir harap ditanda tangani secara sadar dan tanpa paksaan dan dikembalikan kepada tim peneliti. Perlu diketahui bahwa surat kesediaan tersebut tidak mengikat dan anak Bapak/Ibu dapat mengundurkan diri dari penelitian ini kapan saja selama penelitian ini
berlangsung. Penelitian ini dibantu oleh beberapa teman saya. Dosis yang digunakan kecil dan tidak menimbulkan efek. Pengambilan foto radiografi periapikal hanya membutuhkan waktu kira-kira 3-4 menit. Penelitian ini dilakukan oleh saya sendiri dan apabila terjadi keluhan seperti pusing dan mual akibat penelitian ini pada anak Bapak/Ibu, maka Bapak/Ibu dapat menghubungi alamat dibawah ini:
Adinda Munawah Dinata
Fakultas Kedokteran Gigi USU Medan
Jalan Karya Wisata Comp.Citra Wisata blok VI No. 12 Medan Telp : 081370758089
Demikian, mudah-mudahan keterangan saya diatas dapat dimengerti dan atas kesediaan waktu Bapak/Ibu yang telah memberi izin kepada anak untuk berpartisipasi dalam penelitian ini saya ucapkan terima kasih.
Medan, 2014
LAMPIRAN 4
LEMBAR PERSETUJUAN SETELAH PENJELASAN (INFORMED CONSENT)
Yang bertanda tangan dibawah ini :
Nama Anak :
Alamat :
Telepon/Hp :
Setelah mendapat penjelasan, dengan kesadaran dan tanpa paksaan mengenai penelitian dan paham akan apa yang akan dilakukan, diperiksa, didapatkan pada penelitian yang berjudul :
“Perkembangan Akar Gigi Molar Satu Permanen Mandibula Pada Usia 6-10 Tahun Ditinjau Dari Radiografi Periapikal Di SD 060807 Medan”.
Maka dengan surat ini menyatakan setuju memberi izin bahwa anak Bapak/Ibu menjadi subjek pada penelitian secara sadar dan tanpa paksaan.
Medan, ...2014
Yang menyetujui,
Subjek penelitian
LAMPIRAN 5
JADWAL PELAKSANAAN PENELITIAN
No Kegiatan
Waktu Penelitian
Agustus September Oktober November Desember Januari Februari
1 Penyusunan proposal Minggu I,II.III,IV Tahun 2014 Minggu I,II,III,IV Tahun 2014 2 Seminar proposal Minggu I Tahun 2014 3 Persiapan lapangan Minggu II Tahun 2014 4 Pengumpulan data Minggu III,IV Tahun 2014 Minggu I,II Tahun 2014 5 Pengolahan dan analisis data Minggu III,IV Tahun 2014 6 Penyusunan laporan Minggu I-1V Tahun Minggu III Tahun 2015
LAMPIRAN 6
RINCIAN ANGGARAN PENELITIAN
Gambaran radiografi periapikal perkembangan akar gigi molar permanen mandibula usia 6-10 tahun di SD 060807 Medan
Rincian biaya yang diperlukan untuk melaksanakan penelitian, yaitu:
Biaya persiapan proposal : Rp 250.000
Biaya print perbanyak proposal Rp 15.000 @ 3 rangkap : Rp 45.000
CD : Rp 10.000
PENGUMPULAN DATA
Transportasi : Rp 350.000
Foto periapikal Rp 25.000 @ 70 orang : Rp 1.750.000
ANALISIS DATA DAN PENYUSUNAN LAPORAN
Fotocopy laporan penelitian : Rp 100.000
Penjilidan dan penggandaan laporan : Rp 80.000
CD : Rp 10.000
Souvenir Rp 15.000 @ 70 orang : Rp 1.050.000
+
Rincian biaya ditanggung oleh peneliti sendiri
LAMPIRAN 8
DATA PERSONALIA PENELITI
Riwayat Peneliti
Nama : Adinda Munawarah Dinata
Tempat dan tanggal lahir : Medan, 28 november 1992 Jenis kelamin : Perempuan
Agama : Islam
Anak ke : 3 (tiga) dari 3 (tiga) bersaudara
Alamat : Jalan Karya wisata comp.citra wisata Blok VI No.12 Medan
No. Telepon : 081370758089
Alamat e-mail : [email protected]
Riwayat Pendidikan
1999-2003 : SD Muhammadiyah 30 Medan
2003-2005 : SD Al-Azhar Medan
2005-2008 : SMP Al-Azhar Medan
2011-sekarang : Program Sarjana S-1 Pendidikan Dokter Gigi di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sumatera Utara.