• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

B. Saran

1. Komunitas Punk bisa lebih mengembangkan kreatif dan inovatif nya sehingga dapat memberdayakan masyarakat sekitar di kecamatan Lenteng Agung.

2. Pemerintah harusnya harus memperhatikan masyarakat kelas menengah kebawah agar program pemerataan pendidikan yamg tepat sasaran.

3. Masyarakat jangan menilai punk dari sisi negatifnya akan tetapi harus melihat posisi positifnya juga.

4. Pemerintah seharusnya mendukung kegiatan anak punk yang positi dengan karya-karya mereka dengan memberikan modal agar bisa mengembangkan usaha kecil dan menengah pada komunitas punk.

5. Pemerintah seharusnya memberikan Pendidikan wiraswasta kepada anak punk agar mengurangi penganguran dan kemiskinan.

6. Bagi pembelajaran sosiologi, sebagai bahan pengayaan terutama mengenai konsep konsep budaya dan sosial di masyarakat serta pendidikan dalam pembelajaran sosiologi pendidikan.

7. Pemerintah juga harusnya memfasilitasi mereka untuk dapat menyalurkan aspirasi mereka dan memberikan pengertian bagaimana menyampaikan aspirasi yang baik tanpa harus menyepelekan nilai-nilai yang ada pada masyarakat.

Dario, Agoes, 2007, Sosiologi Perkembangan Remaja, PT Raja Graffindo Persada, Jakarta.

Faisal, Sanapiah, 1990, Penelitian Kualitatif: Dasar-dasar dan Aplikasi, Yayasan Asih Asah Asuh, Malang.

G, Widya, 2010, Punk: Ideologi yang Disalahpahami, Garasi House of Book, Yogyakarta.

Gerungan, WA, 2004, Psikologi Sosial, PT Refika Adima, Bandung.

Goode, William J, 2007, Sosiologi Keluarga, PT Bumi Aksara, Jakarta.

Gunawan, Ary H, 2010, Sosiologi Pendidikan: Suatu Analisi Sosiologi Tentang Berbagai Problem Pendidikan, Rineka Cipta, Jakarta.

Hadi, Ahmad Fikri, “Perkembangan Musik Punk di Amerika”, Skripsi pada Universitas Indonesia, Depok, 2008, dipublikasikan.

Hadisusanto, Dirto, 1995, Pengantar Ilmu Pendidikan, [p.p], [p.t].

Hebdige, Dick, 1999, Asal-usul dan Ideologi Subkultur Punk, Penerbit Buku Baik, Yogyakarta.

Hermawan, Bambang, “Wacana Kritik Lirik Musik Rock: Studi Analisis Wacana

Kritikal Musik Underground”, Tesis pada Pascasarjana Universitas

Indonesia, Depok, 2003, tidak dipublikasikan.

Moleong, Lexy J., 1997, Metodologi Penelitian Kualitatif, PT Remaja Rosdakarya, Bandung.

Murti, “Keberagaman Komunitas Punk”, Skripsi pada Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Jakarta, 2007, dipublikasikan.

Naim, Ngainun dan Achmad Sauqi, 2012, Pendidikan Multikultural (Konsep dan Aplikasi), Ar-ruzz Media, Yogyakarta.

Sabri, Muhammad Alisuf, 2005, Solidaritas Pengantar Ilmu Pendidikan, Daras Karya Indonesia, Jakarta.

Saleh, Abdul Rahman dan Muhbib Abdul Wahab, 2004, Psikologi Suatu Pengantar Dalam Perspektif Islam, Kencana, Jakarta.

Sarwono, Sarlito Wirawan dan Eko A. Weinarno, 2011, Psikologi Sosial, Salemba Humanika, Jakarta.

Slameto, 2003, Belajar dan Pembelajaran, Rineka Cipta, Jakarta.

Soekanto, Soerjono, 2007, Sosiologi Suatu Pengantar, PT Rajagrafindo Persada, Jakarta.

Soyomukti, Nuraini, 2010, Teori-teori Pendidikan, Ar-ruzz Media , Yogyakarta.

Subyantoro, Arief dan FX. Suwarto, 2007, Metode dan Teknik Penelitian Sosial, CV. Andi Offset, Yogyakarta.

Sunarto, Kamanto, 2004, Pengantar Sosiologi, Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Jakarta.

Suyanto, Bagong dan Sutinah, 2005, Metode Penelitian Sosial: Berbagai Alternatif Pendekatan, Kencana, Jakarta.

Syah, Muhibbi, 2006, Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru, PT Remaja Rosdakarya, Bandung.

Usman, Husaini dan Purnomo Setiady Akbar, 2008, Metodologi Penelitian Sosial, Bumi Aksara, Jakarta.

Wahono, Francis , Kapitalisme Pendidikan. (Yogyakarta : Insist Press, 2001) h.3

Yunus Firdaus, Muhammad, 2004, Pendidikan Berbasis Realita Sosial, Logung Pustaka, Yogyakarta.

Atwar Bajari, “Mengolah data dalam Penelitian Kualitatif”

http://atwarbajari.wordpress.com/2009/04/18/mengolah-data-dalam-penelitian-kualitatif, (diakses pada hari Minggu tanggal 03 Februari 2013 Pukul 15.09).

Adiy Anugrahadi, ”Pengaruh komunitas Punk Terhadap Perilaku Remaja,” http:// Siswa.UnivPancasila.ac.id/Musik/2010/12/01/pengaruh-komunitaspunk-terhadap-perilaku-remaja-indonesia/, (diakses pada 26 Agustus 2014). Erick Ningrat, “Komunitas Punk Siapa Mereka”

http://www.ericningrat.wordpress.com/2009/01/24%E2%80%A6-kehidupan-atau-, (diakses pada 16 Juni 2014 Pukul 11.00). Fathun Karib, “Sejarah Komunitas Punk”

http;//www.jakartabeat.net/music/kanal-musikilasan/147-sejarah-komunitaspunk-jakarta-bagian-1.html (diakses pada hari Minggu, 03 Maret 2013 Pukul 11.16).

Appassionable,”Ceritapunk”http://apassionable.tumblr.com/post/18311587748/pu nkceritaterkuburlangit (diakses pada Selasa tanggal 08 Mei 2013 Pukul 12.40).

HASIL OBSERVASI LAPANGAN

Waktu observasi : 7 Maret 2013 s/d Januari 2014

No Aspek yang Diamati Ya Tidak Keterangan

1 Membaur dengan warga sekitar

sanggar

Sanggar komunitas punk tari babi setiap minggu ikut kerja bakti bersama warga dan selalu membuka pintunya buat siapa aja yang ingin belajar di sanggar komunitas.

2 Latihan musik 

Latihan musik dilakukan apabila komunitas punk ingin tampil atau ada acara event di luar dan membuat lagu bersama-sama dengan anggota punk lainya di sanggar.

3 Sablon kaos 

Kegiatan ini dilakukan apabila ada yang ingin memesan tshirt dari

komunitas ini dan biasanya sablon kaos ini disalurkan ke distro-distro yang ada di sekitaran lenteng agung.

4 Mentato 

Menato dilakukan apabila ada yang ingin di tattoo biasanya langsung datang ke sanggar taring babi dan langsung dikerjakan oleh bob selaku tattoo artist

5 Diskusi 

Ketika di sanggar sedang ramai bob dan mike berdiskusi dengan para anggota punk taring babi sekedar menceritakan

pengalaman atau memberikan pembekalan kepada anak

punk.

6 Pembekalan kesenian 

Seringnya memberikan workshop tentang seni cukil dan seni sablon kepada masyarakat disekitar sanggar dan ke kampus-kampus (lewat pameran)

PEDOMAN WAWANCARA

1. Pedoman Wawancara Untuk Anggota Komunitas Punk

A. Latar Belakang Informan

Nama : Umur : Agama : Pendidikan : Profesi : Tempat :

Hari dan tanggal : B. Berita Wawancara

1. Sudah berapa lama anda menjadi anggota komunitas punk? 2. Apa yang anda ketahui tentang punk?

3. Seperti apakah punk itu?

4. Siapa yang pertama kali mengenalkan anda tentang punk? 5. Mengapa lebih memilih jalan menjadi anak punk?

6. Kegiatan apa saja yang dilakukan anda setiap harinya jika tidak ada di lingkungan komunitas punk taring babi?

7. Berapa Pendapatan sehari-hari jika mencari rizki di jalan? 8. Apa latar belakang pendidikan anda?

9. Bagaimana makna pendidikan menurut anda? 10. Seberapa pentingkah pendidikan menurut anda? 11. Alasan penting/tidaknya pendidikan bagi anda?

2. Pedoman Wawancara Untuk Tokoh Punk Taring Babi

A. Latar Belakang Informan

Nama : Umur : Agama : Pendidikan : Profesi : Tempat :

B. Berita Wawancara

1. Sudah berapa lama anda menjadi anggota komunitas punk? 2. Apa yang anda ketahui tentang punk?

3. Seperti apakah punk itu?

4. Siapa yang pertama kali mengenalkan anda tentang punk? 5. Mengapa lebih memilih jalan menjadi anak punk?

6. Bagaimana awal terbentuknya komunitas punk taring babi?

7. Apa yang membedakan komunitas punk taring babi dengan komunitas punk lainnya?

8. Berapa Pendapatan sehari-hari jika mencari rizki di jalan? 9. Apa latar belakang pendidikan anda?

10.Bagaimana makna pendidikan menurut anda? 11.Seberapa pentingkah pendidikan menurut anda? 12.Alasan penting/tidaknya pendidikan bagi anda?

13.Bagaimana agar pendidikan di Indonesia ini bisa sesuai dengan tujuan dari pendidikan itu sendiri?

PEDOMAN WAWANCARA

1. Pedoman Wawancara Untuk Anggota Komunitas Punk

A. Latar Belakang Informan

Nama : Bobby Adam Firman

Umur : 36

Agama : Islam

Pendidikan : SMA

Profesi : Musisi

Tempat : Sanggar Taring Babi (Gg. Setia Budi Kel. Srengseng Sawah Kec. Jagakarsa Kota Jakarta Selatan)

Hari dan tanggal : Selasa, 16 Juli 2013 B. Berita Wawancara

1. Kalo abang udah lama jadi anak punk?

Wah kalo nanya udah berapa lama menjadi anak punk gw udah lama Banget sekitar 15 tahunan lah

2. Kalo menurut abang, punk itu gimana si?

Punk sebagai pilihan hidup atau bisa dibilang juga jalan hidup ga Cuma mesti dandanan aja sebagai anak punk akan tetapi kita resapi makna punk itu sendiri.

3. Kenal punk dari mana bang?

Awalnya gw kenal punk dari temen gw lebih awalnya lagi gw tertarik dengan musik-musik punk yang hentakannya berbeda.

4. Mengapa lebih memilih jalan menjadi anak punk?

Awalnya sih ga tertarik kemudian kita belajar dari proses tersebut lama –lama menjadi anak punk dan makin suka sama yang namanya punk karena menyukai konsep punk yang disebut Do It Your self ( DIY) atau melakukannya sendiri.

5. Kegiatan apa saja yang dilakukan anda setiap harinya jika tidak ada di lingkungan komunitas punk taring babi?

Gw biasa bikin Tatto terus juga nge band dengan Band Marjinal selain itu juga gw menjadi kepala rumah tangga dirumah .

6. Berapa Pendapatan sehari-hari jika ada di dalam sanggar?

Ga nentu juga kadang ya ada yang bikin Tatto suka ngasih lebih kadang juga ga di tarifin untuk biayanya. Jadi, kalo nanya pendapatan ya relatif kadang besar kadang juga kecil. Itupun juga uangnya buat membiayai kehidupan yang ada di sanggar kaya bayar listrik,buat uang kontrakan bulanan dll.

7. Apa latar belakang pendidikan anda?

Terakhir sampe SMA aja. Dulu sih sempet kuliah di Graffika Jakarta Lebak Bulus terus gw ngerasa apa yang gw pelajarin di kampus udah dapet apa yang gw pelajarin diluar sana jadinya gw gausah kuliah lagi.

8. Bagaimana makna pendidikan menurut anda?

Kalo menurut gw sisitem pendidikan di Indonesia yang korup bagaimana mau bisa jadikan bangsa ini maju kalo sekolah aja mahal terus juga

9. Seberapa pentingkah pendidikan menurut anda?

Ya Penting

10. Alasan penting/tidaknya pendidikan bagi anda?

Penting sih tapi kalo sekolah aja mahal gimana mau sekolah sampe tingkat atas

PEDOMAN WAWANCARA

1. Pedoman Wawancara Untuk Anggota Komunitas Punk

A. Latar Belakang Informan

Nama : Bule

Umur : 19 Tahun

Agama : Islam

Pendidikan : SD

Profesi : Seniman Musik

Tempat : Sanggar Taring Babi (Gg. Setia Budi Kel. Srengseng Sawah Kec. Jagakarsa Kota Jakarta Selatan)

Hari dan tanggal : Selasa, 16 Juli 2013 B. Berita Wawancara

1. Kalo abang udah lama jadi anak punk?

Kurang lebih udeh 3 taunan, dari taun 2010.

2. Kalo menurut abang, punk itu gimana si?

Intinya si jadi diri sendiri, kaga ikut-ikutan orang lain.

3. Kenal punk dari mana bang?

Dari om gw (Mike).

4. Mengapa lebih memilih jalan menjadi anak punk?

Ya awalnya si ga suka, Cuma lama-lama tertarik juga, terutama pas gabung ke marjinal (band taring babi).

5. Kegiatan apa saja yang dilakukan anda setiap harinya jika tidak ada di lingkungan komunitas punk taring babi?

Banyak, ya ada aja kegiatannya kaya berkunjung ke rumah kawan kalo ngga ya main ke Setu Babakan buat mancing.

6. Berapa Pendapatan sehari-hari jika mencari rizki di jalan?

Ga tentu sih kadang 50 paling besar kadang juga nyampe 100an. 7. Apa latar belakang pendidikan anda?

Gw mah sekolah sampe SD aja

Pendidikan penting, tapi ya mau gimana lagi kalo sekolah mahal susah juga kita ngikutinnya.

9. Seberapa pentingkah pendidikan menurut anda?

Penting

10. Alasan penting/tidaknya pendidikan bagi anda?

PEDOMAN WAWANCARA

1. Pedoman Wawancara Untuk Anggota Komunitas Punk

A. Latar Belakang Informan

Nama : Erwan

Umur : 40

Agama : Islam

Pendidikan : SD

Profesi : Musisi

Tempat : Sanggar Taring Babi (Gg. Setia Budi Kel. Srengseng Sawah Kec. Jagakarsa Kota Jakarta Selatan)

Hari dan tanggal : Selasa, 16 Juli 2013 B. Berita Wawancara

1. Kalo abang udah lama jadi anak punk?

Lumayan dah sekitar 7 tahunan

2. Kalo menurut abang, punk itu gimana si?

Punk ga Cuma buat gaya-gayaan tapi punk dijadikan ideologi.

3. Kenal punk dari mana bang?

Sebenarnya udah tau lama dari lingkungan temen tapi baru terjun ke punk ya dari tahun 2007.

4. Mengapa lebih memilih jalan menjadi anak punk?

Gw melihat punk berbeda dari yang lain aja

5. Kegiatan apa saja yang dilakukan anda setiap harinya jika tidak ada di lingkungan komunitas punk taring babi?

Paling ngeband-ngeband aja sama masarin hasil karya dari band Marjinal ke distro-distro

6. Berapa Pendapatan sehari-hari jika mencari rizki di jalan?

Ga gede gede amat ya tau sendiri lah berapa

7. Apa latar belakang pendidikan anda?

Hahahaha Cuma sampe pakaian merah putih aja gw

8. Bagaimana makna pendidikan menurut anda?

9. Seberapa pentingkah pendidikan menurut anda?

Penting ga penting juga sih percuma aja punya ijasah tapi ga punya pekerjaan

10. Alasan penting/tidaknya pendidikan bagi anda?

Pengalaman lebih berharga ketimbang pendidikan sekolah belum tentu yang disekolah bisa kaya kita gini menghasilkan sebuah karya

PEDOMAN WAWANCARA

1. Pedoman Wawancara Warga

A. Latar Belakang Informan

Nama : Tiki

Umur : 40

Agama : Islam

Pendidikan : SD

Profesi : Musisi

Tempat : Sanggar Taring Babi (Gg. Setia Budi Kel. Srengseng Sawah Kec. Jagakarsa Kota Jakarta Selatan)

Hari dan tanggal : Selasa, 16 Juli 2013 B. Berita Wawancara

1. Ibu sudah lama tinggal di Gg Setiabudi?

Lumayan deh dari tahun 90an

2. Kalo menurut ibu, punk itu gimana si?

Ya kalo dilihat dari penampilan menyeramkan tapi hatinya baik kok

3. Bagaimana warga disekitan menerima anak punk disini?

Awal mulanya sih warga disini sempet takut tapi lama kelamaan melihat dari sisi lain anak punk nya anak punk disini baik – baik lalu warga menerima dan mereka berbaur dengan masyarakat.

4. Apa saja kontribusi komunitas punk taring babi buat masyarakat?

Kalo ditanya itu sudah banyak. Komunitas punk taring babi biasanya ngikut kerja bakti seminggu sekali dan ga sungkan membantu warga kalo ada yang mau hajatan.

5. Yang ibu lihat kegiatan apa saja yang dilakukan anda setiap harinya di sanggar tersebut?

Paling ngecukil kayu, membuat sablonan baju atau ngebuat lagu aja sama masarin hasil karya nya dan masarin

6. Sisi negatif keberadaan komunitas punk ini gimana bu?

Kayanya ga ada soalnya anak punk disini gapernah yang macem-macem

PEDOMAN WAWANCARA

1. Pedoman Wawancara Untuk Anggota Komunitas Punk

A. Latar Belakang Informan

Nama : Gembel

Umur : 18

Agama : Islam

Pendidikan : SD

Profesi : Pengamen

Tempat : Sanggar Taring Babi (Gg. Setia Budi Kel. Srengseng Sawah Kec. Jagakarsa Kota Jakarta Selatan)

Hari dan tanggal : Selasa, 16 Juli 2013 B. Berita Wawancara

1. Kalo abang udah lama jadi anak punk?

Ya bisa dikata dari 2012 an sekitar 2 tahunan lah

2. Kalo menurut abang, punk itu gimana si?

Punk identik dengan kebebasan tapi kebebasan yang bisa dipertanggungjawabkan kedepannya.

3. Kenal punk dari mana bang?

Awalnya sih dari temen terus dikenalin sama music punk ya lama-lama gw mulai suka sama punk

4. Mengapa lebih memilih jalan menjadi anak punk?

Karna udah terlanjur suka dari awal ya mending gw terjun langsung menjadi anak punk

5. Kegiatan apa saja yang dilakukan anda setiap harinya jika tidak ada di lingkungan komunitas punk taring babi?

Gw biasa ngamen, kadang juga gw bantu-bantu di Setu babakan bantu usaha temen gw disitu.

6. Berapa Pendapatan sehari-hari jika mencari rizki di jalan?

Dikit paling banyak juga 40rb an

7. Apa latar belakang pendidikan anda?

8. Bagaimana makna pendidikan menurut anda?

Pendidikan ga Cuma disekolah aja kan pendidikan paling beharga ya dijalan karna pengalaman adalah hal yang paling berharga

Pendidikan penting, tapi ya mau gimana lagi kalo sekolah mahal susah juga kita ngikutinnya.

9. Seberapa pentingkah pendidikan menurut anda?

Penting juga sih

10. Alasan penting/tidaknya pendidikan bagi anda?

kalo kaga sekolah kaga ada ijasah susah juga buat kerja kalo sekarang-sekarang

PEDOMAN WAWANCARA

1. Pedoman Wawancara Untuk Anggota Komunitas Punk

A. Latar Belakang Informan

Nama : Mike

Umur : 36

Agama : Islam

Pendidikan : SMA

Profesi : Musisi

Tempat : Sanggar Taring Babi (Gg. Setia Budi Kel. Srengseng Sawah Kec. Jagakarsa Kota Jakarta Selatan)

Hari dan tanggal : Selasa, 16 Juli 2013 B. Berita Wawancara

1. Kalo abang udah lama jadi anak punk?

Dari selesai Sma udah kenal punk dan mulai mendalami punk dan Ketemu Bob tahun 1997 dan sama-sama menyukai konsep punk.

2. Kalo menurut abang, punk itu gimana si?

Punk adalah kebebasan dan semangat yang bagaimana ialah semangat yang untuk perubahan dan tidak ketergantungan terhadap sesuatu dan melalui proses kreatif serta peduli dengan lingkungan sekitar. Kemudian punk sebuah semangat untuk menghadapi hidup dengan sebuah kreativitas tinggi.

3. Kenal punk dari mana bang?

Kenal punk awal pertama ya dari teman ya dengan pemahaman yang ada sama mike, mungkin awal cuma memahami dari musik, style dan lama-lama mulai terjun kedalam punk.

4. Mengapa lebih memilih jalan menjadi anak punk?

Punk mengajarkan banyak hal dan gabisa didaptkan dari yang lain terus bisa memahami hidup dan semangat kemandirian

5. Kegiatan apa saja yang dilakukan anda setiap harinya jika tidak ada di lingkungan komunitas punk taring babi?

Biasa paling manggung-manggung aja diluar sama band marjinal ya kalo ngga ada kegiatan paling mancing sama anak-anak.

6. Berapa Pendapatan sehari-hari jika ada di dalam sanggar?

Ya ga nentu soalnya pendapatan dari kegiatan-kegiatan usaha dipakai buat membiayai komunitas kaya sewa rumah, memenuhi kebutuhan lain.

7. Apa latar belakang pendidikan anda?

Sampe SMA aja, dulu sih sempet kuliah di Graffika Jakarta Lebak Bulus terus gw ngerasa kurang nyaman untuk melalui proses itu dan lebih focus buat mengembangkan komunitas aja sama band.

8. Bagaimana makna pendidikan menurut anda?

Kalo di Indonesia pendidikan Indonesia sudah masuk dalam kapitalisme sehingga tidak ada keadilan jadi hanya orang yang kaum menengah keatas bisa merasakan pendidikan.

9. Seberapa pentingkah pendidikan menurut anda?

Ya sangat penting Alasan penting/tidaknya pendidikan bagi anda?

Penting sih tapi kalo pendidikan untuk memoderenasi suatu keadaan dan pendidikan suatu pondasi yang bisa membawa suatu perubahan suatu bangsa, tanpa hal itu yang terjadi adalah suatu keterpurukan.

PEDOMAN WAWANCARA

1. Pedoman Wawancara Untuk Anggota Komunitas Punk

A. Latar Belakang Informan

Nama : Ujang

Umur : 26

Agama : Islam

Pendidikan : SD

Profesi : Seniman

Tempat : Sanggar Taring Babi (Gg. Setia Budi Kel. Srengseng Sawah Kec. Jagakarsa Kota Jakarta Selatan)

Hari dan tanggal : Selasa, 16 Juli 2013 B. Berita Wawancara

1. Kalo abang udah lama jadi anak punk?

Lumayan dah sekitar 7 tahunan

2. Kalo menurut abang, punk itu gimana si?

Punk ga Cuma musik aja tapi punk bisa dibilang sebagai gaya hidup.

3. Kenal punk dari mana bang?

Kenal punk dari temen terus diajakin buat ngikut ke aliran music punk padahal sebelumnya gw gatau apa yang namanya punk.

4. Mengapa lebih memilih jalan menjadi anak punk?

Ya nyaman aja sama gw yang sekarang ga merasa tertekan atau dikekang

5. Kegiatan apa saja yang dilakukan anda setiap harinya jika tidak ada di lingkungan komunitas punk taring babi?

Gw biasa bikin Tatto diluar kadang juga ya ngeband aja

6. Berapa Pendapatan sehari-hari jika mencari rizki di jalan?

Yah paling sekitar 35an sampe 50an sehari itupun juga jarang kalo sampe dapet gede

7. Apa latar belakang pendidikan anda?

SD aja gw mah

Waduh bicara pendidikan gw ga begitu ngerti masalah pendidikan sekolah aja Cuma sampe SD

9. Seberapa pentingkah pendidikan menurut anda?

Ya Penting

10. Alasan penting/tidaknya pendidikan bagi anda?

Penting sih tapi kalo sekolah aja mahal gimana mau sekolah sampe tingkat atas

Pedoman Studi Dokumentasi

No Jenis Data Sumber Data

1 Foto- foto Komunitas Punk Taring Babi

Komunitas Taring Babi

2 Profil kelurahan Srengseng Sawah

Kantor Kelurahan Srengseng Sawah

3 Surat Pengantar Penelitian Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta

Dokumen terkait