BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN
B. Saran
1. Pelayanan Kebidanan
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terapi musik klasik memberikan manfaat dalam menurunkan intensitas nyeri pada ibu inpartu kala I fase aktif di Klinik Bersalin Ananda Medan. Oleh karena itu, penting untuk diinformasikan dan diterapkan bahwa terapi musik klasik adalah salah satu intervensi non-farmakologik dalam menurunkan intensitas nyeri pada ibu inpartu kala I fase aktif pada berbagai pelayanan kesehatan baik di Klinik, RB, Rumah Sakit, Puskesmas Maupun di masyarakat.
2. Pendidikan Kebidanan
Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi informasi baru tentang penanganan nyeri persalinan dan bermanfaat bagi pengembangan ilmu asuhan kebidanan, khususnya pada asuhan kebidanan II (persalinan).
3. Peneliti Kebidanan
Untuk peneliti selanjutnya disarankan menggunakan 2 kelompok sampel yakni kelompok kontrol dan kelompok intervensi serta pemilihan kriteria responden yang lebih spesifik seperti ibu primigarvida atau ibu multigravida dan menggunakan musik Mozart yang spesifik dalam penanganan nyeri agar hasil yang diperoleh lebih baik.
DAFTAR PUSTAKA
Admin. (2010). Terapi Musik Hilangkan Depresi. 22 Oktober 2010, from
Andriana, E. (2007). Melahirkan Tanpa Rasa Sakit. Jakarta : PT Bhuana Ilmu Populer. Arikunto, S. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta : Rineka
Cipta.
Arini, SHD. (2008). Musik Klasik. 24 Oktober 2010, from Brunner., Suddarth. (2002). Keperawatan Medikal Bedah, Edisi 8 Vol 1. Jakarta : EGC. Danuatmaja, B. (2004). Persalinan Normal Tanpa Rasa Sakit. Jakarta : Puspa Swara. Echols, J., Shadily, H. (2005). Kamus Inggris Indonesia. Jakarta : PT. Gramedia. Handerson, C. (2006). Konsep Kebidanan (Esesential Midwifery). Jakarta : EGC.
Hidayat, AA. (2010). Metode Penelitian Kebidanan & teknik Analisis Data. Jakarta : Salemba Medika.
Mander, R. (2004). Nyeri Persalinan. Jakarta : EGC.
Manik, M., Sitohang, NA., & Asiah, N. (2010). Panduan Penulisan Karya Tulis Ilmiah. Medan : Universitas Sumatera Utara.
Manson. (2009). Cerdas Dengan Terapi Musik. 19 September 2010, from
Merritt,S. (2003). Simfoni Otak. Bandung : Kaifa.
Musbikin, I. (2006). Persiapan Menghadapi Persalinan. Yogyakarta : Mitra Pustaka. Myles, M. N. (1981). Text Book For Midwives. Churchiil Livingston Edinburg Potter., Perry. (2006). Fundamental Keperawatan. Vol: 2. Jakarta : EGC.
Rachmadi, J. (2007). Musik Dan Perkembangannya, Bagian 2. 24 Oktober 2010, from
Rukiyah,Ai. (2009). Asuhan kebidanan II (Persalinan). Jakarta Timur : Trans Info Media.
Saifuddin. AB. 2002. Pelayanan Kesehatan Maternal Neonatal. Jakarta : JNPKKR – POGI, YBP-SP.
Setiadarma, MP., Zahra, Roswiyani P. 2004. Cerdas Dengan Musik. Jakarta : Puspa Swara.
Silvia, R. 2009. Terapi Musik. 24 Oktober 2010, from Sumarah. 2008. Perawatan Ibu Bersalin. Yogyakarta : Fitramaya.
Suririnah. 2009. Buku Pintar Kehamilan & Persalinan. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama.
Suyanto., & Salamah, U. 2009. Riset Kebidanan, Metodologi, & Aplikasi. Yogyakarta : Mitra Cendekia Press.
Stoppard, M. 2007. Kehamilan dan Kelahiran. Jakarta : Pustaka Pelajar.
Tim Penyusun Kamus Pusat bahasa. 2002. Kamus Besar bahasa Indonesia, Edisi III. Jakarta : balai Pustaka.
Varney, H. 2008. Buku Ajar Asuhan Kebidanan (edisi 4, vol 2). Jakarta : EGC.
Visnu, J. 2008. Kenali Terapi Musik. 14 September 2010, from
Wijaya, P. 2008. Terapi Musik Untuk Mengurangi Rasa Sakit Saat Persalinan. 14
September 2010, from
Lampiran 1
LEMBAR PERSETUJUAN MENJADI RESPONDEN
Saya adalah Wiwit Fetrisia (105102068) mahasiswa Program Studi D-IV Bidan Pendidik Fakultas Keperawatan Universitas Sumatra Utara. Saat ini sedang melakukan penelitian tentang Efek Terapi Musik Klasik terhadap Nyeri Persalinan di klinik bersalin Ananda Medan. Penelitian ini merupakan salah satu kegiatan dalam menyelesaikan tugas akhir diProgram Studi D-IV Bidan Pendidik Fakultas Keperawatan Universitas Sumatra Utara.
Untuk keperluan tersebut saya mohon kesedian ibu untuk menjadi responden dalam penelitian ini. Selanjutnya saya mohon mengisi lembar kuesioner dan observasi dengan jujur dan apa adanya. Jika bersedia, silahkan menandatangani lembar persetujuan ini sebagai bukti kesediaan ibu.
Partisipasi ibu dalam penelitian ini bersifat sukarela, sehingga bebas mengundurkan diri setiap saat tanpa sanksi apapun. Identitas pribadi dan semua informasi yang ibu berikan akan dirahasiakan dan hanya digunakan untuk keperluan penelitian ini. Terimah kasih atas partisipasi ibu dalam penelitian ini.
Medan, 2010
Peneliti Responden
Lampiran 2
LEMBAR KUESIONER DATA DEMOGRAFI
Efek Terapi Musik Klasik Terhadap Nyeri Persalinan Di Klinik Bersalin Ananda Medan 2011
Pengkajian Data Demografi
Petunjuk Pengisian
- Semua pertanyaan harap dijawab.
- Untuk nomor 1 dan 2 dijawab dengan mengisi sesuai dengan pertanyaan yang diberikan. - Untuk pertanyaan selajutnya dijawab dengan memberikan tanda checklist (√) pada tempat
yang telah disediakan.
- Setiap pertanyaan dijawab hanya dengan satu jawaban yang sesuai menurut anda. 1. Inisial responden : Ny.
2. Kode Responden :
3. Usia ibu : thn
4. Jumlah anak lahir/hidup : orang
5. Agama : ( ) Islam ( ) Kristen protestan
( ) Kristen katolik ( ) Hindu
( ) Budha
6. Suku : ( ) Batak ( ) Jawa
( ) Melayu ( ) Minang ( ) Lain-lain
7. Pendidikan : ( ) SD ( ) SMP ( ) SMU
( ) Perguruan Tinggi ( ) Lain-lain
8. Pekerjaan : ( ) PNS ( ) Peg. Swasta
( ) Ibu Rumah Tangga ( ) Wiraswasta
Pengkajian Intensitas nyeri berdasarkan Skala Numerik 0-10
0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Tidak ada
nyeri
Nyeri sedang Nyeri
paling hebat
Lampiran 3
PROSEDUR PEMBERIAN TERAPI MUSIK
Defenisi
Terapi yang menggunakan musik secara sistematis, terkontrol, dan terarah dalam menyembuhkan, merehabilitasi, mendidik dan melatih anak-anak dan orang dewasa yang menderita gangguan fisik, mental, atau emosional.
Tujuan Terapi Musik
Melihat perbandingan intensitas nyeri ibu inpartu sebelum dan setelah diberikan terapi musik klasik.
Indikasi-Indikasi Diberikan Terapi Musik
Ibu inpartu.
Waktu Pemberian Terapi Musik
Melakukan observasi nyeri persalinan pada pasien pembukaan 5 cm selama + 20 menit, kemudian memperdengarkan musik klasik pada ibu inpartu selama + 20 menit dengan batas pembukaan 8 cm.
Persiapan Terapi Musik Klasik.
- Alat yang digunakan speaker USB, headphone, dan memory card yang berisi lagu mozart.
- Tempat pemberian terapi musik adalah diruangan bersalin klinik Ananda. Peneliti
- Peneliti mempersiapkan peralatan yang akan digunakan oleh pasien.
- Peneliti memberikan terapi musik klasik dengan memasangkan headphone pada pasien kemudian menyalakan lagu klasik kepada ibu bersalin normal.
Pasien
- Posisi pasien saat diberikan terapi musik sebaiknya senyaman yang diinginkan ibu. - Kondisi dan kenyamanan pasien perlu diperhatikan sebelum melakukan terapi
musik.
- Pasien dianjurkan agar dapat menikmati terapi musik klasik dengan baik sehingga dapat merasakan manfaatnya.
Prosedur Kerja
- Pasien dalam neyeri persalinan pada pembukaan 5 sampai 8 cm.
- Peneliti mengobservasi responden selama + 20 menit bahwa benar dalam keadaan nyeri persalinan, lalu mengukur intensitas nyeri.
- Terapi musik klasik diberikan oleh peneliti atau pegawai ruangan (asisten peneliti). - Pemberian terapi musik diberikan selama + 20 menit
- Pemberian terapi musik klasik dilakukan dengan menggunakan headphone agar ibu hanya dapat mendengarkan suara musik saja.
Lampiran 4
PROTAP PENELITIAN TENTANG EFEK TERAPI MUSIK KLASIK TERHADAP NYERI PERSALINAN DI KLINIK BERSALIN ANANDA MEDAN TAHUN 2011
1. Memperkenalkan diri dan menjelaskan prosedur terapi musik klasik. 2. Memberikan informed concent dan bersedia menjadi responden.
3. Peneliti melakukan observasi selama + 20 menit untuk menilai intensitas nyeri sebelum diberikan terapi musik klasik dengan memberikan cheklist pada skala intensitas nyeri numerik.
4. Memberikan terapi musik klasik pada ibu bersalin selama + 20 menit.
5. Peneliti menilai intensitas nyeri persalinan sesudah diberikan terapi musik klasik dengan memberikan cheklist pada skala intensitas nyeri numerik.
6. Peneliti membandingkan intensitas nyeri sebelum dan sesudah diberikan terapi musik.
7. Peneliti menganalisis data yang sudah terkumpul dan disajikan dalam bentuk tabel.
LEMBAR OBSERVASI
Skala Nyeri Persalinan Menurut Bourbanis
Kode Responden :
Hari/Tanggal :
Skala Bourbanis Ket
0 Tidak Nyeri
1 – 3 Nyeri Ringan : secara objektif klien dapat berkomunikasi dengan baik
4 - 6
Nyeri Sedang : secara objektif klien mendesis, menyeringai, dapat
menunjukan lokasi nyeri, dapat, dapat mendeskripsikannya, dan dapat mengikuti perintah dengan baik
7 - 9
Nyeri Berat : secara objektif klien terkadang tidak dapat mengikuti Terkontrol perintah tetapi masih respon terhadap tindakan, tidak dapat mendeskripsikannya, tidak dapat diatasi dengan alih posisi nafas panjang
A. Identitas Diri
Nama : Wiwit Fetrisia
Tempat/Tanggal Lahir : Bukittinggi, 06 februari 1988
Nama Orang Tua
Ayah : Zulfarizal
Ibu : Ernalis
Negeri Asal : Canduang
Kebangsaan : Indonesia
Alamat : Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam
B. Riwayat Pendidikan
1. Taman Kanak-Kanak Pertiwi Air Molek Prov. Riau, Lulusan 1994 2. Sekolah Dasar Negri 02 Pondok Aren Jakarta Selatan, Lulusan 2000
3. Sekolah Menengah Pertama Negri 1 Seberida INHU Prov. Riau, Lulusan 2003 4. Sekolah Menengah Atas Negri 1 Seberida INHU Prov. Riau, Lulusan 2006 5. Akademi Kebidanan Prima Nusantara Bukittinggi, Lulusan 2009
6. Program Pendidikan D-IV Bidan Pendidik Fak. Keperawatan Universitas Sumatera Utara, 2011