BAB 7 KESIMPULAN DAN SARAN
7.2. Saran
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka saran yang bisa diambil adalah sebagai berikut:
1. Memperluas cakupan penelitian tidak hanya di DRPK tapi di perusahaan dan mengembangkan sistem manajemen pengetahuan untuk pemerataan ilmu pengetahuan pegawai PT. ABC sehingga dapat meningkatkan kinerja pegawai.
2. Mengembangkan sistem manajemen pengetahuan dengan menggunakan proses-proses yang tidak menjadi prioritas utama pada penelitian ini seperti Exchange, Internalization, Socialization for knowledge sharing,dan
Externalization.
3.
Mengembangkan sistem manajemen pengetahuan dimana sistem tersebut sangat membantu dan diperlukan dalam menjalankan tugas DRPK. Selain itu manajemen perusahaan diharapkan dapat mengembangkan fiturMonitoring kinerja dengan tujuan melihat frekuensi pegawai DRPK dalam
berkontribusi terhadap sistem manajemen pengetahuan sebagai bahan penilaian kerja staf. Hal tersebut sesuai dengan tugas dan fungsi DRPK tahun 2014, yaitu membantu dan mendukung kantor cabang dalam menurunkan kredit macet di kantor cabang.
DAFTAR PUSTAKA
Davenport, Thomas H. (1994), Saving IT's Soul: Human Centered Information Management. Harvard Business Review, March-April, 72 (2)pp. 119-131. Duhon, Bryant (1998), It's All in our Heads. Inform, September, 12 (8).
Fernandez, I. B., Gonzalez, A., & Sabherawal, R. (2010). Knowledge
Management: System and Process. New York: M.E. Sharpe, Inc.
Awad, E. M., & Ghaziri, H. M. (2004). Knowledge Management. New Jersey: Person Prentice Hall.
Bryant, D., Daryanto (2011). Potensi Perusahaan UKM untuk Go Public. Jakarta: Departemen Keuangan Republik Indonesia.
Dennis, A., Wixom, B. H., & David, T. (2009). System Analys Design UML
Version 2.0 - An Object Oriented Approach (3rd Edition ed.). New Jersey: John
Wiley & Sons, Inc.
Leuf, B, Cunningham, W., (2001). The Wiki way: Quick collaboration on the web. Boston: Addison Wesley.
Larman, C. (2005). Applying UML and Patterns. New Jersey: Prentice Hall. Canberra.edu , Available at:
http://learnonline.canberra.edu.au/file.php/6003/What_is_a_Knowledge_System.p df [Accessed Sept 10, 2013].
Setiawan, N.(2007). Penentuan Ukuran Sampel Memakai Rumus
Slovin dan Tabel Krejcie-Morgan: Telaah Konsep dan Aplikasi. Bandung: Universitas Padjajaran.
Fernandez, I. B., Gonzalez, A., & Sabherawal, R. (2004). Knowledge
Management: System and Process. New York: M.E. Sharpe, Inc.
Tiwana, A. (2000). The Knowledge Management Toolkit. New Jersey:Person 2nd Edition Prentice Hall.
Nugroho, D. (2010). Model Knowledge Management System Pada Konsultan TI. Jakarta: Universitas Indonesia.
Rosi, A. (2012). Perancangan Model Knowledge Management System: Studi
Kasus Direktorat ABC. Jakarta: Universitas Indonesia.
Riskinanto, A (2013). Perancangan Model Knowledge Management System pada
Helpdesk Support-ASP DI ROCKSALT PTY. LTD. Jakarta: Universitas Indonesia.
Maier (2007). Knowledge Management System:Information Communication and
Technology for Knowledge Management. New York:Springer.
Qwaider (2011). Integrated of Knowledge Management and E- Learning System. International Journal of Hybrid Information Technology Vol. 4 No. 4, October, 2011.
Santoso, M. T. (2011). Perancangan Solusi Knowledge Management System dan
Prototipe Knowledge Management System: Studi Kasus PT. KSEI. Jakarta:
Universitas Indonesia.
Birkinsaw, Julian & Tony Sheehan. 2002. Managing the Knowledge Life Cycle. (http://faculty.london.edu/jbirkinshaw/assets/documents/40managing_knowledge_ lifecycle.sloan_management_review.2002.pdf), tanggal 10 Januari 2014.
Ahmad (2010). Development of KM Model for Knowledge Management
Implementation and Application in Construction Projects. Birmingham: University of Birmingham
Umar, H.(2000). Riset Pemasaran dan Perilaku Konsumen. Jakarta: PT.Gramedia Pustaka Utama.
LAMPIRAN 1
Nama : Bpk. Ardi Prasetio Jabatan : Kepala DRPK
1. Menurut pendapat Anda apakah pengetahuan menjadi asset penting bagi perusahaan ?
Pengetahuan merupakan asset penting bagi perusahaan agar perusahaan dapat berjalan dengan baik dalam menghasilkan laba
2. Apakah pengetahuan di perusahaan ini perlu dikelola ?
Perlu, pengetahuan harus selalu dikelola dan terdokumentasikan serta harus selalu dilakukan pengkinian, agar pengetahuan dapat diserap oleh pegawai, disamping itu agar memudahkan pegawai baru mendapatkan pengetahuan untuk bidang pekerjaannya.
3. Sebagai Kepala Divisi, apa yang akan / dapat Anda lakukan untuk memberikan motivasi kepada karyawan untuk membuat dan berbagi pengetahuan terus menerus ?
Sebagai Kepala Divisi saya akan mendukung agar pegawai proaktif dan berinisiatif mencari pengetahuan, yang sumbernya dapat dari dalam ataupun dari luar untuk memperlancar pekerjaannya, selain itu dengan mengikutkansertakan pegawai seminar/training (terutama yang berkaitan dengan bidang usaha perusahaan dan atau unit kerja pegawai ditempatkan) dan pegawai tersebut akan menyampaikan apa yang didapatnya selama training/seminar kepada pimpinan, supervisi dan rekan-rekan lainnya baik secara lisan (melalui presentasi meeting) ataupun laporan tertulis.
4. Apakah Anda pernah mendengar istilah “Community of practice"? Apa pendapat Anda tentang istilah tersebut ? Apakah dibutuhkan dalam perusahaan ini ? (Komunitas praktek adalah sekelompok orang yang berbagi minat dan gairah yang sama untuk apa yang mereka lakukan dan belajar
bagaimana melakukannya lebih baik ketika mereka berinteraksi secara teratur )
Pernah mendengar, hal tersebut sangat bagus dan saya sangat mendukung sekali, hal tersebut dibutuhkan dalam divisi ini karena unit kerja tersebut mencakup 2 aspek yang sangat mempengaruhi dalam perbankan yaitu aspek keuangan dan aspek hukum (litigasi), keduanya membutuhkan keahlian yang lebih untuk menangani segala bentuk permasalahan yang terjadi pada perusahaan dan membutuhkan kehandalan, kapabilitas, pengalaman dan expertise dari masing-masing personil. Oleh karena itu, membagikan pengetahuan/diskusi/brainstorming dari rekan yang senior dan sesama rekan junior sangat diperlukan sehingga diharapkan adanya kesetaraan kemampuan dan mungkin inovasi baru dalam menangani permasalahan sehingga permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan baik. Selain itu, hal tersebut dapat mempererat hubungan antara DRPK, BRPK dan Cabang sehingga dapat meningkatkan kinerja dan secara tidak langsung dapat berbagi pengetahuan.
5. Menurut pendapat Anda, apakah ada kebutuhan sistem informasi untuk
memfasilitasi karyawan dalam menciptakan dan berbagi pengetahuan?
Untuk saat ini kita masih menggunakan email atupun telepon, diharapkan divisi ini dapat disediakan sebuah forum ataupun video conference dan juga online library. Sebagian pegawai juga mendokumentasikan pekerjaan dan laporan-laporan yangmenjadi tugas mereka.
6. Menurut Anda, kegiatan apa yang menjadi kunci sukses untuk mencapai
tujuan divisi ? Dan apa yang menjadi fungsi dan tugas DRPK ?
Update informasi (baik melalui literatur maupun browsing internet dan intranet), peningkatan/enhancement skill masing-masing pegawai melalui training/seminar dan kerjasama antar pegawai, dan jangan lupa untuk bekerja mengikuti prosedur dan peraturan yang berlaku.
Fungsi dan tugas DRPK adalah menagih portfolio kredit yang diberikan manajemen ke DRPK dan membantu memperbaiki Net Performing Loan cabang menjadi baik, dan menjadi mediator cabang untuk penyelesaian kredit secara sita, lelang maupun sidang perkara terkait kredit macet dan dalam menjalankan tugas diharuskan mengikuti prosedur yang berlaku.
7. Mengapa kegiatan ataupun aktivitas di DRPK menjadi begitu penting?
Karena untuk penyelesaian kredit apalagi kredit bermasalah butuh keahlian dan berbagai macam perhitungan tersendiri dalam menanganinya dimana dalam perjalanannya banyak berbagai macam tuntutan/gugatan dan proses hukum yang ditujukan kepada perusahaan terkait hal tersebut, sehingga membuat DRPK adalah unit yang menangani 2 aspek penting dalam perjalanan perusahaan.
LAMPIRAN 2
Nama : Bpk. Slamaet Imam P Jabatan : Manajer Litigasi
1. Apakah ada fasilitas untuk melakukan pencarian dokumen lama dan dokumen baru di tempat anda bekerja sekarang? Dan apa anda membuat suatu
dokumen baru dari dokumen lama?
Sudah, berupa search engine namun masih sederhana dan hanya ada di beberapa divisi, data yang didapat kemudian diinput dalam satu kumpulan data dokumen (bukan database, bisaanya berbentuk MS Word atau MS Excel) dengan penunjuk/kode tersendiri yang isinya pemasukan dokumen dan lokasi penyimpanan yang dikerjakan oleh unit kerja Administrasi.
Iya saya melakukan kegiatan tersebut untuk pendokumentasian dari kegiatan yang saya kerjakan.
2. Apakah ada fasilitas untuk berdiskusi dan berbagi pengetahuan dengan mudah di tempat anda bekerja sekarang ? Dan apakah anda berdiskusi dan
share idea dengan pegawai lain?
Sudah, diskusi dan berbagi pengetahuan dapat dikirimkan/disubmit dan dilihat pada situs Divisi Lain.
Iya, pasti, karena sangat bermanfaat buat saya dan juga teman-teman.
3. Apakah ada fasilitas untuk menempatkan/menyimpan (pendokumentasian) ide-ide dan pengetahuan tentang pekerjaan di tempat anda bekerja ? Dan apa anda melakukan pendokumentasian tersebut?
Untuk ide-ide tidak diperkenankan untuk diimplementasikan (kecuali yang terkait langsung dengan pelaksanaan rencana perusahaan) jadi untuk ide-ide cukup disimpan di computer/PC/buku catatan masing-masing dan untuk pengetahuan sudah ada perpustakaan kecil yang isinya literatur-literatur mengenai perbankan dan hukum dan atau masing-masing personil mencari dan membwa literature tersebut untuk dapat dibaca personil lainnya. 4. Apakah ada Fasilitas untuk belajar dari dokumen pelatihan, manual bekerja,
berita, dan dokumen lain yang digunakan di tempat anda bekerja ? Jelaskan?
Untuk pembelajaran untuk sementara menggunakan dokumen lain/dokumen sebelumnya sebagai dasar pengerjaan dan bentuk/format tugas dikarenakan manual bekerja (SOP) sedang dalam proses pembuatan yang isinya
diharapkan lebih lengkap guna proses pembelajaran di lingkungan kerja.
5. Apakah ada Fasilitas untuk bertukar dokumen, artikel, dan menulis yang digunakan di tempat anda bekerja ? Dan apakah anda melakukan hal tersebut?
Ada, bertukar dokumen diperlukan apabila saya ataupun rekan kerja informasi terkait penyelesaian pekerjaannya (permintaan dilakukan secara informal), untuk artikel dan menulis sudah diakomodir melalui majalah perusahaan yang terbit tiap bulannya yang dikelola oleh corporate secretary dan berkoordinasi dengan SDM.
6. Apakah ada Fasilitas dalam memperoleh pelajaran melalui mekanisme
pertemuan, pertukaran dokumen, artikel, dan menulis dengan rekan kerja atau unit kerja lain yang digunakan di tempat anda bekerja ? Jelaskan?
Ada, personil dapat memperoleh pelajaran (terkait pekerjaan) melalui mekanisme pertemuan, rapat, pertukaran dokumen dan diskusi sesama rekan kerja tapi frekuensinya tidak begitu sering.
7. Apakah ada Fasilitas untuk berbagi pengalaman dan praktek terbaik dalam memecahkan masalah pekerjaan yang digunakan di tempat anda bekerja ? dan apakah anda membantu pegawai dalam menyelesaikan suatu masalah?
Ada, pengalaman dan praktik bisaanya didapat dari rekan senior, yang diharapkan dengan adanya informasi lebih lanjut dari seseorang yang sudah berpengalaman, pekerjaan dapat selesai dengan baik dan efektif.
Saya akan membantu pegawai tersebut, karena suatu saat kita pasti membutuhkan bantuan dari teman-teman sekalian.
8. Apakah ada Fasilitas untuk memperoleh informasi tentang prosedur dan
aturan kerja yang digunakan di tempat anda bekerja ? dan apakah jika ada prosedur dan aturan kerja anda akan mengikutinya?
Ada, tapi belum semua prosedur, untuk sementara prosedur dan aturan kerja didapat masih secara turun-temurun dari rekan senior serta berdasarkan kebisaaan prosedur dan aturan kerja yang sudah berjalan di perusahaan selama bertahun-tahun, dikarenakan pembentukan SOP masih dalam proses. Namun begitu, ada beberapa unit kerja dalam perusahaan sudah memiliki SOP yang sudah ditetapkan sehingga kita hanya dapat menyesuaikan dengan keadaan.
Pasti, karena jika kita tidak mengikuti prosedur dan peraturan tersebut kita dapat terkena sanksi dan mendapatkan teguran dari pimpinan kita.
9. Siapa sahaja yang dapat mengakses sistem manajemen pengetahuan DRPK? Saya harapkan semua pegawai dapat mengakses sistem ini, akan tetapi
terdapat batasan terkait dokumen penyelesaian kredit dan dokumen beracara, karena dokumen tersebut confidential agar tidak terekspos keluar. Selain itu, diharapkan ada satu staf administrasi atau staf TI yang dapat maintainance sistem tersebut.
LAMPIRAN 3
Nama : Dimas Aria dan Muhammad Yusuf
Jabatan : Staf Litigasi, Staf Restrukturisasi dan Penyelesaian Kredit Cabang 1. Terkait Data di DRPK, data apa saja yang ada di masing-masing unit anda?
DA : Data di bagian litigasi pada umumnya data terkait debitur (D2) seperti kewajiban, no.pinjaman, tunggakan, untuk digunakan dalam proses pengajuan lelang.
MY : Data di unit RPK,hamper sama dengan unit litigas, data debitur (D3), selain itu data bukti pembayaran (D3), data restrukturisasi (D3), data hapus buku (D3), dan juga data not performing loan (D1) masing-masing cabang, jadi data tersebut untuk memonitoring debitur-debitur dalam penyelesaian kredit dan pada umumnya data tersebut sudah terdokumentasi tapi sebatashardcopy.
2. Kalau informasi dan pengetahuan yang ada di DRPK?
DA : Informasi yang ada seperti Analisa Laporan Restruktur (I1), Pengajuan Lelang (I2), Pengajuan Hapus Buku (I3), Peraturan Bank Indonesia (I4), Peraturan Internal (I5), Surat Edaran Internal (I6), Undang-Undang (I7), Laporan Restruktur(I8) dan Laporan Hapus Buku (I9).
MY : Hampir sama dengan mas DA, tapi untuk Peraturan BI (I4) dan Peraturan Internal(I5) sudah terdokumentasi dalam sebuah sistem. Kalau pengetahuan yang ada umumnya Pengetahuan workshop dan training(P2) dimana setahun sekali ada workshop terkait pengikatan kredit dan penyelesaian kredit, Analisa pengajuan hapus buku (P3) jika cabang ingin mengajukan hapus buku, Analisa pengajuan restruktur (P4) jika cabang ingin mengajukan restruktur.
DA : Kalau di Litigasi ada Pembuatan laporan restruktur (P6), Pembuatan laporan hapus buku (P7), Pengetahuan tentang eksekusi/kepailitan (P8) dan Pengetahuan tentang beracara (P9), dan hampir semua pengetahuan belum terdokumentasi, jadi kita harus sering bertanya kepeada staf yang sering melakukan hal tersebut.
3. Bagaimana anda menyebarkan pengetahuan dari Pusat ke cabang atau sebaliknya?
DA : Bisaanya kita menghubungi melalui telepon ataupun menanyakan melalui email untuk mengetahui informasi dan memberikan pengetahuan terkait litigasi.
MY : Hampir sama dengan mas DA, tapi terkadang unit kita mengirimkan data, informasi dari hasil pengajuan restruktur maupun hapus buku melalui jasa pengiriman seperti tiki.
4. Dalam menyelesaikan tugas, apakah tugas dari DRPK sudah terdokumentasi? DA : Sepengetahuan saya sudah, dan dilakukan oleh divisi SDM, tapi job desk
MY ; Untuk tambahan, jika ada tugas yang tidak berada dalam job desk kita, bisaanya diberikan disposisi oleh Kadiv jika diperlukan.
5. Apakah dalam menyelesaikan tugas, unit satu dengan unit lain berhubungan dalam melaksanakan tugasnya?
DA : Dalam melaksanakan tugas di divisi, kita terkait antara satu dengan yang lainnya, dimana tugas kita salah satunya membantu cabang, dan cabang dalam mengajukan proposal terkait restruktur dan penyelesaian kredit diwajibkan melalui DRPK untuk dimintakan opini.
MY : Sebagai tambahan, jika debitur hapus buku dan restruktur tidak kooperatif ataupun mangkir, unit RPK meminta bantuan ke Unit Litigasi untuk dilakukan lelang ataupun eksekusi dan mendampingi unit RPK dalam persidangan.
6. Menurut anda, fitur atau teknologi apa yang bisa mendukung kerja DRPK?
DA : (T5) Sistem dimana kita bisa menyimpan peraturan-peraturan baik internal maupun eksternal, karena peraturan eksternal masih belum tersimpan dengan baik disistem PT. ABC. Selain itu, (T3) fitur dimana dapat menyimpan
dokumen terkait penyelesaian kredit, beracara, pembuatan laporan, karena selama ini belum terdokumentasi dan SOP masih belum ada.
MY : hampir sama dengan mas DA, mungkin bisa ditambahkan fitur seperti (T1) chatting dan(T2) forum diskusi, biar kita lebih mudah berkomunikasi karena selama ini jika menghubungi cabang ada batasan dalam menggunakan telepon. Dan fitur dapat mendokumentasikan langkah-langkah dalam penyelesaian kredit, karena sifat kerja di DRPK tidak baku karena sering berubah-rubah dalam penyelesaiannya. Dan juga tambahan seperti (T4) video conference seperti yang diminta pak Ardi, agar kita bisa berdiskusi dan bertatap langsung dan menjelaskan permasalahan yang dihadapi masing-masing cabang.
7. Pertanyaan terakhir, menurut anda siapa sahaja yang bisa menggunakan sistem manajemen pengetahuan DRPK?
DA : Berdasarkan dari dokumen, dokumen yang berkaitan terkait penyelesaian kredit dan beracara diharapkan hanya dapat diakses oleh staf DRPK dan BRPK, dokumen dapat dilihat sebagai pembelajaran, tetapi tidak bisa di edit, dokumen hanya bisa di edit dan diunduh oleh sang pemilik. Selain itu, hampir sama dengan forum diskusi, dimana hanya staf DRPK dan BRPK yang dapat mengakses fitur tersebut. Sedangkan untuk pertanyaan umum dimana dapat diakses oleh seluruh staf, bisa menggunakan fitur chatting. Selain itu, fitur terkait tentang peraturan, kebijakan dan prosedur dapat diakses oleh seluruh staf.
LAMPIRAN 4 Nama : Bagian/Unit : Jenis Kelamin : Lama bekerja : Pendidikan Terakhir : Bagian 1
Pilih salah satu jawaban penilaian pada kolom Penilaian sesuai pekerjaan Anda :
No. Pertanyaan Penilaian
1 Pengetahuan merupakan hal yang penting dalam pekerjaan Setuju Setuju Tidak 2 Pengetahuan yang ada dalam perusahaan perlu dikelola Setuju Setuju Tidak 3 Terdapat fasilitas memadai untuk mencari dan berbagi pengetahuan Ada Tidak Ada 4 Dalam melakukan pekerjaan, sering terjadi ketidakjelasan/perubahan dalam pekerjaan/jobdesk? Jarang Sering 5 Dalam melakukan pekerjaan, berapa besar tingkat ketergantungan pekerjaan Anda terhadap pekerjaan
orang/unit kerja lain? Sedikit Banyak
6 Dalam melakukan pekerjaan Anda lebih sering berbagi pengetahuan dengan orang lain secara langsung (Iya)
atau melalui media (Tidak)? Langsung Media
7 Dalam melakukan pekerjaan, bekerja berdasarkan rumus/analisa atau urutan pekerjaan/SOP? Rumus SOP 8 Penerapan sebuah sistem informasi untuk memfasilitasi Anda dalam mencari dan berbagi pengetahuan
diperlukan? Setuju
Tidak Setuju
Bagian II
Pilih salah satu jawaban dengan memberikan tanda pada kolom penilaian disesuaikan dengan kondisi saat ini.
• 1 SK Sangat Kurang • 2 K Kurang
• 3 CB Cukup Baik • 4 B Baik
• 5 SB Sangat Baik
No Pernyataan Kondisi Saat ini 1 2 3 4 5 1 Saya dapat memanfaatkan dokumen-dokumen yang lama untuk membuat dokumen kerja baru SK K CB B SB
2 Dalam melakukan pekerjaan perlu berdiskusi dan berbagi ide secara langsung dengan rekan kerja SK K CB B SB
3 Saya terbisaa mengajarkan dan meberikan dokumen antar pegawai SK K CB B SB
4 Saya terbisaa untuk bertukar dokumen, artikel dan tulisan dengan rekan kerja atau unit kerja
yang lain SK K CB B SB 5 Saya terbisaa menuangkan ide dan pengetahuan tentang pekerjaan dalam media/dokumen SK K CB B SB
6 Saya terbisaa belajar dari membaca laporan training, manual, berita maupun
dokumen-dokumen yang dimiliki instansi SK K CB B SB
7 Saya terbisaa memberikan bantuan dan arahan pada rekan kerja saya untuk menyelesaikan suatu
permasalahan kerja yang muncul SK K CB B SB
8 Saya terbisaa melakukan pekerjaan rutin dengan memahami dan mempelajari prosedur dan
Bagian III
Pilih salah satu jawaban dengan memberikan tanda pada kolom penilaian disesuaikan dengan fasilitas saat ini.
• 1 SK Sangat Kurang • 2 K Kurang
• 3 CB Cukup Baik • 4 B Baik
• 5 SB Sangat Baik
No Pernyataan Fasilitas Saat ini 1 2 3 4 5 1 Terdapat fasilitas untuk mencari dokumen lama dan melakukan update menjadi dokumen baru SK K CB B SB
2 Terdapat fasilitas untuk berdiskusi dan berbagi pengetahuan melalui media/jaringan SK K CB B SB
3 Terdapat fasilitas dalam memberikan dan memperoleh pelajaran dengan rekan kerja yang
digunakan di tempat anda bekerja SK K CB B SB 4 Terdapat fasilitas untuk membagi dokumen, artikel dan tulisan dengan unit kerja lain SK K CB B SB
5 Terdapat fasilitas untuk menuangkan ide dan pengetahuan ke dalam media SK K CB B SB
6 Terdapat fasilitas untuk belajar dari dokumen dokumen training, manual, berita dan
dokumendokumen lainnya SK K CB B SB 7 Terdapat fasilitas berbagi pengalaman dan best practices dalam menyelesaikan masalah kerja SK K CB B SB
LAMPIRAN 5
Tabulasi hasil jawaban Kuisioner Bagian I, II, III yang ada pada Lampiran 4
1 2 3 4 5 6 7 8 9 Total Nilai
B1.1 SETUJU SETUJU SETUJU SETUJU SETUJU SETUJU SETUJU SETUJU SETUJU 9 100%
B1.2 SETUJU SETUJU SETUJU SETUJU SETUJU SETUJU SETUJU SETUJU SETUJU 9 100%
B1.3 ADA ADA TIDAK ADA ADA ADA ADA TIDAK ADA 7 77,78%
B1.4 SERING JARANG SERING JARANG JARANG SERING SERING JARANG JARANG 5 55,56%
B1.5 BANYAK BANYAK BANYAK SEDIKIT BANYAK BANYAK BANYAK BANYAK BANYAK 5 55,56%
B1.6 IYA IYA IYA TIDAK IYA IYA IYA IYA IYA 8 88.89%
B1.7 SOP SOP SOP SOP SOP SOP SOP SOP RUMUS 8 88.89%
B1.8 SETUJU SETUJU SETUJU SETUJU SETUJU SETUJU SETUJU SETUJU SETUJU 9 100%
B2.1 4 4 3 4 4 4 2 4 4 33 3.67 B2.2 2 3 2 3 3 5 4 3 3 28 3.11 B2.3 4 4 4 3 3 4 1 3 3 29 3.22 B2.4 4 3 4 3 4 4 4 2 4 32 3.56 B2.5 3 4 4 3 3 4 4 4 4 33 3.67 B2.6 4 4 4 3 4 4 4 3 4 34 3.78 B2.7 4 3 1 3 3 4 2 3 3 26 2.89 B2.8 3 3 3 3 2 4 4 3 3 28 3.11 B3.1 3 4 1 3 3 2 1 2 4 23 2.56 B3.2 3 2 2 2 4 3 2 3 2 23 2.56 B3.3 3 3 4 2 2 2 1 2 4 23 2.56 B3.4 2 3 3 3 4 3 1 3 2 24 2.67 B3.5 3 3 2 3 4 4 2 3 3 27 3.00 B3.6 4 3 1 2 3 3 2 2 3 23 2.56 B3.7 4 2 1 3 3 1 4 2 4 24 2.67 B3.8 4 3 1 2 3 3 4 2 4 26 2.89
*Nilai = Total/jumlah responden
*rumus solvin = Dimana : n = ukuran sampel N = ukuran populasi d = batas kesalahan