• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V PENUTUP

B. Saran

Dari beberapa temuan hasil penelitian dan kesimpulan yang telah dipaparkan, penulis menyampaikan beberapa saran sebagai berikut:

1. Untuk Kepala Sekolah

Usahakan tepat waktu dalam penyediaan kebutuhan di lab dan perpustakaan, adanya pemberian pengaturan kepada guru untuk membiasakan peserta didik mengunjungi perpustakaan dan bagi guru yang berkaitan dengan penggunaan lab berilah pengaturan atau pengontrolan agar mereka memanfaatkan adanya lab dan mengajak peserta didik untuk menikmati fasilitas lab. Pertahankan teknis pelayanan dan prosedur pelayanan yang sudah ditetapkan dan berjalan dengan baik.

2. Untuk Kepala Perpustakaan

Berusaha melakukan permohonan pengajuan untuk penambahan pengelola perpustakaan yang sesuai dengan background pendidikan di bidangnya. Pertahankan dalam keikutsertaan pelatihan dari pihak luar dan tingkatkan kembali untuk menambah pengatahuan dan keahlian kemajuan perpustakaan, serta teruslah lakukan kerjasama dan komunikasi yang baik dengan kepala sekolah untuk meningkatkan layanan perpustakaan.

3. Untuk Kepala Laboratorium

Berusaha melakukan permohonan pengajuan untuk pengadaan pihak maintenance lab, supaya perlengkapan yang rusak bisa cepat ditangani dan keadaan perlengkapan lab bisa lebih terawat dengan baik. Lebih di ingatkan kembali kepada guru yang bersangkutan untuk menggunakan lab atau mengajak peserta didik KBM di lab. Mengadakan pelatihan kepada guru supaya lebih terampil dalam penggunaan lab. Serta tingkatkan komunikasi dan kerjasama dengan kepala sekolah dalam pelaporan barang yang rusak guna meningkatkan mutu layanan lab untuk peserta didik.

Bafadal, Ibrahim. Manajemen Perlengkapan Sekolah. Jakarta: Bumi Aksara, 2004. Darmono. Perpustakaan Sekolah Pendekatan Aspek Manajemen dan Tata Kerja.

Jakarta: PT Gramedia, Cet. I, 2007.

Daryanto, dan Ismanto Setyobudi. Konsumen dan Pelayanan Prima. Yogyakarta: Gava Media, 2014.

Daryanto, dan Mohammad Farid. Konsep Dasar Manajemen Pendidikan di Sekolah. Yogyakarta: GAVA MEDIA, Cet. I, 2013.

Engkoswara, dan Aan Komariah. Administrasi Pendidikan. Bandung: ALFABETA, Cet III, 2012.

Fattah, Nanang. Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, Cet. I, 2012.

Gerson, Richard F. Mengukur Kepuasan Pelanggan. Jakarta: PPM, 2001.

Hadis, Abdul, dan Nurhayati. Manajemen Mutu Pendidikan. Bandung: ALFABETA, Cet. II, 2012.

Karwati, Euis dan Donni Juni Priansa. Kinerja dan Profesionalisme Kepala Sekolah. Bandung: ALFABETA, Cet I, 2013.

Mulyadi. Kepemimpinan Kepala Madrasah dalam Mengembangkan Budaya Mutu. Jakarta: Badan LITBANG dan DIKLAT Kementerian Agama RI, 2010.

Mulyasa, E. Menjadi Kepala Sekolah Profesional. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, Cet. XI, 2011a.

---. Manajemen & Kepemimpinan Kepala Sekolah. Jakarta: PT Bumi Aksara, Cet. I, 2011b.

---. Manajemen Berbasis Sekolah. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, Cet. VII, 2004.

tanggal 11 Juni 2008 tentang Standar Tenaga Perpustakaan Sekolah/Madrasah. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No. 26 Tahun 2008

tanggal 11 Juni 2008 tentang Standar Tenaga laboratorium Sekolah/Madrasah. Permendiknas No. 40 Tahun 2008 berisi tentang Standar Sarana dan Prasarana. Rahmayanty, Nina. Manajemen Pelayanan Prima. Yogyakarta: Graha Ilmu, 2010. Saudagar, Fachruddin & Ali Idrus. Pengembangan Profesionalitas Guru. Jakarta: GP

Press, Cet. I. 2009.

Soetjipto, dan Raflis Kosasi. Profesi Keguruan. Jakarta: Rineka Cipta, Cet. IV, 2009. Sukmadinata, Nana Syaodih. Pengendalian Mutu Sekolah Menengah. Bandung: PT

Refika Aditama, Cet. II. 2008.

Suryadi. Manajemen Mutu Berbasis Sekolah Kosep dan Aplikasi. Bandung: PT Sarana Panca Karya Nusa. 2009.

Sutarno. Perpustakaan dan Masyarakat. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, Cet. I, 2003.

Suwarno, Wiji. Pengetahuan Dasar Kepustakaan. Bogor: Ghalia Indonesia, Cet. I, 2010.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan. Usman, Husaini. Manajemen Teori, Praktik, dan Riset Pendidikan. Jakarta: PT Bumi

banyaknya peserta didik dan guru yang membutuhkan informasi. Untuk itu, pada tanggal 9 Maret 2013 didirikanlah perpustakaan dengan Luas Gedung 120 m2. Perpustakaan sekolah ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan informasi bagi pengguna, khususnya siswa-siswi serta guru dan staf yang berperan sebagai media untuk menunjang proses kegiatan belajar mengajar.

Visi Perpustakaan SMK Negeri 2 Kota Tangerang Selatan yaitu “Menjadikan perpustakaan sebagai pusat informasi bagi peserta didik, guru, dan karyawan”, sedangkan Misi Perpustakaan SMK Negeri 2 Kota Tangerang Selatan adalah memberikan informasi bagi pengguna perpustakaan, mendukung kegiatan belajar mengajar, meningkatkan mutu layanan, koleksi, serta sarana prasarana dengan memanfaatkan teknologi, dan meningkatkan minat baca peserta didik.

Perpustakaan di SMK Negeri 2 Kota Tangerang Selatan memiliki fungsi sebagai sumber informasi, sarana pendidikan dan pembelajaran, dan rekreasi. Untuk memperlancar berjalannya perpustakaan, maka dibuatlah struktur organisasi perpustakaan dibawah tanggung jawab kepala sekolah yang diamanatkan kepada kepala perpustakaan dan memiliki seorang petugas perpustakaan, kemudian anggota (pemakai perpustakaan).

Setiap tahun ajaran kepala perpustakaan bekerjasama dengan petugas perpustakaan membuat rencana anggaran belanja perpustakaan seperti; pembelian buku pelajaran, pembelian ensiklopedia, pembelian media pembelajaran, pengadaan sarana dan prasarana di perpustakaan untuk menunjang kelancaran perkembangan perpustakaan, kemudian dilaporkan kepada kepala sekolah. Selain itu perpustakaan SMKN 2 Kota Tangerang Selatan ini juga membuka layanan rujukan baik dari guru maupun peserta didik untuk melengkapi buku yang ada di perpustakaan.

buku koleksi perpustakaan berjumlah 5407 eksemplar, sedangkan jumlah judul buku yang dimiliki berjumlah 1142 judul. Al-Qur’an berjumlah 70, Laporan Prakerin berjumlah 510, ensiklopedia berjumlah 11, dan majalah berjumlah 93 eksemplar (terbitan buku lama). Buku yang tersedia di perpustakaan sampai saat ini belum ada buku yang direproduksi atau difotokopi.

Buku yang paling banyak dipinjam adalah buku Ujian Nasional, terutama buku pendalaman materi untuk mata pelajaran Akuntansi dan Matematika. Sedangkan buku yang jarang bahkan tidak ada proses peminjaman adalah buku dengan nomor klasifikasi 900 Sejarah dan Geografi. Jumlah pengunjung perpustakaan di tahun ini dari bulan Januari sampai bulan Juli mengalami naik turun, tetapi dari bulan agustus sampai November selalu mengalami peningkatan.

Di bawah ini adalah perlengkapan perpustakaan mempunyai peranan yang sangat penting untuk menunjang kegiatan di perpustakaan.

Nama Barang Jumlah yg tersedia Jumlah yg

dibutuhkan Kekuarangan Rak Buku 14 19 5 Lemari 2 4 2 AC 2 4 2 Kipas Angin 2 2 0 Jam Dinding 1 1 0 Garuda 1 1 0 Presiden 1 1 0 Wk. Presiden 1 1 0 Meja Kerja 5 5 0 Kursi Kerja 5 5 0 Stand Book 126 184 58 Globe 1 1 0 Peta Indonesia 1 1 0

Dispenser 1 1 0

Tempat Sampah 1 1 0

Loker Tas 0 1 1

Filling Cabinet 1 1

Meja Baca Duduk

oval 0 1 1

Lemari Display 0 1 1

Printer Epson L200 0 1 1

Sofa Tamu 0 1 set 1 set

TV+DVD 0 1 set 1 set

Mading 1 1 0

Rak Sepatu 1 2 1

Dari tabel di atas dapat diambil kesimpulan bahwa masih banyak kelengkapan perpustakaan yang masih belum tercukupi.

Untuk meningkatkan perkembangan dan kemajuan, perpustakaan SMK Negeri 2 Kota Tangerang Selatan melakukan kerjasama dengan Pihak Luar. Berikut ini merupakan data pengajuan buku perpustakaan kepada pihak luar:

No. Tanggal Pengajuan

Instansi/ Perusahaan

1 13 Mei 2013 Walikota Tangerang Selatan 2 14 Mei 2013 Kepala Perpustakaan Nasional

3 19 Juni 2013 Kepala Perpustakaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI

4 19 Juni 2013 Kepala Pusat Kurikulum dan Perbukuan Balitbang Kemendikbud

5 19 Juli 2013 Kepala Bagian Umum Ditjen Bimas Islam 6 29 Agustus 2013 Manager Gramedia Bintaro

7 29 Agustus 2013 Manager Toko Gunung Agung CBD Ciledug 8 26 September 2013 Manager Gramedia Teras Kota

9 19 Oktober 2013 Kepala Bagian Umum U.P Kepala Sub Bagian Barang Milik Negara

14 1 April 2014 Duta Besar Australia di Indonesia

15 1 April 2014 Duta Besar Amerika Serikat di Indonesia 16 1 April 2014 Pimpinan PT Mizan Pustaka

17 1 April 2014

Kepala Perpustakaan Melalui Kepala Pusat

Pengembangan Perpustakaan dan Pengkajian Minat Baca

18 1 April 2014 Pimpinan PT Elex Media Komputindo

Data bantuan buku perpustakaan dari pihak luar yang diterima oleh Perpustakaan SMK Negeri 2 Kota Tangerang Selatan adalah sebagai berikut:

No Tanggal Diterima

Instansi Eks Tanda Terima

1. Juli 2013 Departemen Agama 120 -

2. Desember 2013

Kemendikbud Balitbang Pusat

sumber belajar. Untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsinya, kepala perpustakaan melaksanakan tugas-tugas sebagai berikut :

a. Merumuskan tujuan yang akan dicapai dari pengelolaan perpustakaan b. Menyusun program kerja perpustakaan untuk mencapai tujuan

pengelolaan perpustakaan

c. Mengembangkan perpustakaan digital, memberikan bimbingan dan pelatihan literasi perpustakaan digital

d. Mengembangkan sumber daya manusia yang mengelola perpustakaan

e. Melaksanakan program perpustakaan sesuai dengan program kerja yang telah disusun

f. Memantau dan mengevaluasi program perpustakaan g. Mengembangkan koleksi perpustakaan yang muktahir

h. Mengembangkan sumber belajar terutama yang bersifat elektronik i. Membangun jaringan perpustakaan global

Acuan utama untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsinya adalah Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 25 Tahun 2008 tentang Standar Tenaga Perpustakaan Sekolah/Madrasah

Jl. Pondok Aren Raya No. 52 Pondok Aren 15224 Telp/Fax. (021)

7319996

TATA TERTIB

1. Pengunjung diharapkan menjaga ketertiban di dalam perpustakaan. 2. Pengunjung dilarang membawa tas dalam ruang perpustakaan.

Tas, jaket, map, dll disimpan di tempat yang sudah disediakan dan tidak meninggalkan barang-barang berharga di dalam tempat itu, dan akibat kelalaian resiko ditanggung sendiri.

3. Pengunjung selesai membaca buku, majalah, surat kabar dan lain-lain harus mengembalikan ke tempat semula,

4. Pengunjung perpustakaan harus mengisi buku pengunjung perpustakaan,

5. Pengunjung tidak dibenarkan mencoret-coret atau merusak buku atau fasilitas perpustakaan.

6. Bila ada jam kosong, siswa/siswi diperbolehkan belajar di ruang perpustakaan. 7. Pengunjung dilarang membawa makanan/ minuman serta makan di ruang

perpustakaan.

8. Pengunjung dilarang masuk ke perpustakaan sebelum diizinkan oleh petugas perpustakaan.

9. Dilarang mengobrol atau membuat keributan, bercanda, berteriak, dan tindakan-tindakan lain yang dapat mengganggu sesama pengunjung perpustakaan.

10.Tidak memindahkan meja dan kursi yang talah ditata.

11.Tata tertib ini berlaku bagi semua pengunjung/ anggota perpustakaan. 12.Apabila melanggar ketentuan di atas, maka akan dikenakan sanksi.

1) Mengisi formulir pendaftaran yang telah disediakan.

2) Membayar uang pendaftaran sebesar Rp. 5.000,00 (lima ribu rupiah), berlaku untuk 1 (satu) tahun.

3) Menyerahkan 1 (satu) buah pasfoto ukuran 2 X 3. Kartu anggota tidak boleh dipinjamkan pada pemakai lain.

B. Jam Buka Perpustakaan

Jam buka perpustakaan adalah sebagai berikut : 1) Senin - Jum’at : 07.00 – 15.00 2) Sabtu -Minggu : TUTUP

C. Jenis Buku yang Boleh Dipinjam

Semua jenis buku dapat dipinjam dan diijinkan untuk dipinjam ke luar perpustakaan, kecuali buku-buku REFERENSI, seperti kamus, ensiklopedi, dan lain-lain. Buku-buku yang tidak dapat dipinjam ke luar perpustakaan (BUKU REFERENSI) diberi tanda pengenal R.

D. Jumlah dan Jangka Waktu Meminjam

Jumlah buku yang boleh dipinjam sekaligus adalah sebagai berikut: 1) 1 buku fiksi dan 1 buku nonfiksi.

2) 2 buku fiksi. 3) 3 buku non fiksi.

Jangka waktu peminjaman adalah 3 hari, dan dapat diperpanjang dengan cara membawa dan memperlihatkan kepada petugas perpustakaan buku yang akan diperpanjang.

Buku-buku teks utama (buku penunjang pelajaran), peminjamannya diatur tersendiri.

E. Buku yang Hilang dan Rusak

Peminjam yang menghilangkan atau merusakkan buku, diminta mengganti dengan buku yang sama atau seharga buku, ditambah biaya administrasi.

F. Sanksi atas Kelalaian Pengembalian pada Waktunya

Buku yang terlambat dikembalikan dikenakan denda sebesar Rp 1.000,00 (seribu rupiah) per buku per hari.

Peraturan peminjaman ini sewaktu-waktu akan ditinjau kembali dan diadakan perubahan sesuai keperluan.

LABORATORIUM OTOMOTIF

LABORATORIUM BAHASA

LABORATORIUM MULTIMEDIA

DAN AKUNTANSI

Multimedia 1, Multimedia 2, Akuntansi, Otomotif, dan Bahasa. Tersedianya laboratorium ini diterutamakan sesuai dengan jurusan yang ada di SMK Negeri 2 Kota Tangerang Selatan yaitu Multimedia, Akuntansi, TKR (Teknik Kendaraan Ringan), dan TSM (Teknik Sepeda Motor).

Dari hasil dokumentasi yang penulis terima selama penelitian, jadwal pemakaian ruang lab multimedia dan akuntansi sudah diatur dengan kepala lab yang disesuaikan dengan jadwal yang telah dibuat oleh bagian kurikulum. Untuk lab multimedia jadwal pemakaian lab dengan sistem setiap satu minggu khusus satu guru yang menggunakan lab, kemudian untuk minggu selanjutnya diganti dengan guru yang lain, dst. Pada lab multimedia ini guru yang memakai lab berjumlah delapan orang yaitu Bapak Ghema, Bapak Yurry, Ibu Nur, Bapak Taufik, Bapak Suhendi, Bapak Alvino, Bapak Hamdi, dan Ibu Retno.

Untuk lab akuntansi disesuaikan dengan jadwal mengajar guru yang bersangkutan, karena di lab akuntansi ini hanya dua guru yang menggunakan lab yaitu Ibu Nuni dan Ibu Eli, jadi dalam tiap minggu guru-guru tersebut memakai lab. Ibu Nuni memakai lab hari senin, rabu, jum’at dan Ibu Eli memakai lab hari selasa dan kamis. Terkadang pada lab multimedia dan akuntansi jadwal telah dibuatkan untuk para guru, tetapi guru tersebut tidak memakai lab. Hal ini dikarenakan materi yang sedang diajarkan belum sesuai untuk dipraktekkan di lab. Namun jika ada guru yang ingin menggunakan lab tapi saat itu bukan jadwalnya, maka guru tersebut boleh menggunakan lab jika guru yang sesuai jadwal saat itu sedang tidak memakai lab. Pada lab bahasa dan lab otomotif, selama penulis melakukan penelitian tidak mendapatkan jadwal pemakaian lab dari kepala lab dengan alasan datanya hilang. Tetapi sistem jadwal pemakaiannya tidak jauh berbeda dengan jadwal pemakaian lab multimedia dan akuntansi seperti yang telah dijelaskan diatas.

labolatorium dan dibantu oleh penanggaung jawab laboratorium Bahasa, (Multimedia, Akuntansi), dan otomotif. Untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsinya, kepala labolatorium melaksanakan tugas-tugas sebagai berikut :

a. Merumuskan tujuan yang akan dicapai dari pengelolaan laboratorium b. Menyusun program kerja untuk mencapai tujuan pengelolaan

laboratorium

c. Menfasilitasi guru dan siswa dalam melaksanakan kegiatan laboratorium

d. Membagi teknisi dan loboran laboratorium

e. Bekerjasama dengan pihak-pihak yang menggunakan laboratorium f. Memantau penggunaan peralatan dan perlengkapan laboratorium g. Menjaga kesehatan dan keselamatan kerja di laboratorium

h. Merawat dan memperbaiki peralatan dan perlengkapan laboratorium i. Melakukan inventarisasi peralatan dan perlengkapan laboratorium j. Membuat laporan penggunaan laboratorium

1. Gunakan pakaian kerja (werpak) 2. Rambut rapih dan tidak panjang 3. Dilarang bercanda pada waktu bekerja 4. Masuk tepat waktu

5. Menjaga kebersihan bengkel dan peralatan setelah melakukan praktek 6. Menjaga perlengkapan dan kesempurnaan peralatan

Catatan khusus:

 Bila rusak, siswa diwajibkan mengganti

 Bila hilang, siswa diwajibkan mengganti 3 kali lipat dengan yang baru 7. Sebelum memulai pekerjaan, periksa terlebih dahulu peralatan dan bahan

yang ada, bila ada yang kurang, laporkan kepada guru yang bersangkutan atau toolman

8. Setiap melakukan praktek harap perhatikan K3

9. Setelah selesai praktek siswa wajib melaporkan peralatan yang dipinjam kepada toolman

Catatan khusus:

 Dimohon kepada guru praktek atau toolman untuk mengawasi alat yang digunakan

 Bila ada kehilangan dan kerusakan harap dibuat berita acara atau laporan

1. Siswa memasuki ruang komputer setelah mendapat izin dari instruktur/guru. 2. Siswa memasuki ruang komputer dengan tertib.

3. Siswa memakai pakaian seragam yang sesuai peraturan sekolah pada hari itu.

4. Siswa memasuki ruang komputer dengan terlebih dahulu melepas sepatu. 5. Siswa menyalakan komputer setelah mendapat izin dari instruktur/guru. 6. Siswa melakukan praktek komputer dengan tenang dan tertib

7. Siswa harus menjaga ketenangan dan ketertiban selama proses belajar mengajar di ruang komputer

8. Siswa dilarang menggunakan alat lain (handphone,dll) selain dari alat yang ditunjuk oleh instruktur/guru selama proses belajar didalam ruang komputer. 9. Dilarang memindahkan peralatan didalam Lab tanpa seizin dari guru.

10. Siswa dilarang membawa makanan dan minuman kedalam ruang komputer. 11. Siswa meninggalkan ruang komputer setelah merapikan alat-alat yang

digunakan dan keluar tertib.

12. Siswa meninggalkan ruang komputer setelah mendapat izin instruktur/guru 13. Siswa menyelesaikan kegiatan diruang komputer dengan izin dari

instruktur/guru dengan sebelumnya mematikan komputer sesuai prosedur. 14. Siswa yang melanggar tata tertib akan diberikan sanksi yang berlaku dan

dilarang mengikuti kegiatan di ruang komputer sampai mendapat izin dari instruktur/guru.

15. Instruktur/guru wajib memantau kegiatan diruang komputer.

TATA TERTIB

PEMAKAIAN LABORATORIUM BAHASA INGGRIS

SMK NEGERI 2 KOTA TANGERANG SELATAN

Demi menjaga keamanan dan kenyamanan belajar di laboratorium bahasa Inggris SMK Negeri 2 Kota Tangerang Selatan, peserta didik wajib mengikuti tata tertib yang diberlakukan sebagaimana berikut ini:

1. Sebelum masuk ke ruang laboratorium bahasa, peserta didik diwajibkan MELEPAS alas kaki

2. Siswa tidak diizinkan membawa tas dan sejenisnya kedalam ruang lab 3. Siswa hanya boleh menggunakan alat tulis PENSIL ketika belajar di lab 4. Siswa mengambil tempat duduk sesuai dengan nomor absen atau nomor

panggilan

5. Sebelum memakai headset, pastikan tombol power telah menyala dan microphone berada pada telinga sebelah kiri. Headset digunakan untuk kegiatan listening, dan microphone dapat digunakan untuk speaking

6. Tidak dibenarkan untuk mencabut kabel headset dan perangkatnya

7. Setelah menggunakan headset, posisi microphone dikembalikkan ke tempat semula

8. Tidak mengoperasikan HP ketika belajar

9. Dilarang membawa makanan dan minuman yang mengakibatkan timbulnya sampah

10.Peserta didik tidak diperkenankan melakukan corat-coret/menulis sesuatu pada bagian manapun dari laboratorium

INSTRUMEN WAWANCARA

LEMBAR DOKUMENTASI

1. Menurut Bapak, seberapa penting tersedianya perpustakaan dan laboratorium di sekolah ini?

2. Apakah berdirinya perpustakaan dan laboratorium ini berbarengan dengan berdirinya sekolah?

3. Bagaimana perencanaan awal yang bapak lakukan untuk berdirinya perpustakaan dan laboratorium? Siapa yang terlibat di dalamnya?

Keandalan (Reliability)

4. Bagaimana pengadaan pelengkap ruang perpustakaan dan laboratorium yang dilakukan?Pengadaan pelengkap apa yang utama harus tersedia di perpustakaan dan laboratorium?

5. Pengaturan apa yang bapak buat terkait perpustakaan dan laboratorium ini? Apakah ada pengaturan khusus yang bapak sampaikan langsung kepada peserta didik dan pendidik? 6. Apakah penggunaan perpustakaan dan laboratorium ini hanya

untuk pihak internal sekolah?

Daya Tangkap (Responsiveness)

7. Sebagai pemimpin, tanggung jawab apa yang bapak berikan untuk kemajuan perpustakaan dan laboratorium?

8. Kerja sama apa yang bapak lakukan untuk perkembangan perpustakaan dan laboratorium baik dari pihak internal atau eksternal?

9. Jika ada laporan terjadi kerusakan pada perlengkapan/perabot perpustakaan dan laboratorium, tindakan apa yang bapak lakukan? Apakah bapak pernah mengetahui langsung tanpa pemberitahuan dari kepala perpustakaan dan laboratorium/tenaga perpustkaan?

Jaminan (Assurance)

10.Bagaimana wujud keamanan, kenyamanan dan kepuasan yang bapak berikan untuk semua pihak yang berada di perpustakaan dan laboratorium?

11.Program apa yang bapak adakan di perpustakaan dan laboratorium untuk menarik kepuasan peserta didik berkunjung ke perpustakaan dan laboratorium?

Emphaty

12 Apakah bapak selalu berkomunikasi dengan baik terkait perkembangan perpustakaan dan laboratorium antara kepala perpustakaan dan laboratorium dan wakil kepala bidang sarana dan prasarana?

13 Apakah ada peserta didik yang berbicara langsung kepada bapak, mengenai perlengkapan/perabot yang kurang

dan cepat?

Bukti Langsung (Tangible)

15 Apakah fisik bangunan perpustakaan dan laboratorium ini kokoh dan dapat berdiri tahan lama?

16 Menurut bapak, apakah ukuran ruangan perpustakaan dan laboratorium ini sudah efektif dan efisien jika banyak pengunjung dalam waktu bersamaan mengunjungi perpustakaan dan laboratorium tersebut?

17 Apakah perlengkapan/perabot di perpustakaan dan laboratorium ini sudah lengkap dan menunjang kelancaran perpustakaan dan laboratorium? Adakah yang tidak layak pakai, tapi digunakan?

18 Berapa waktu sekali bapak melakukan pemeriksaan langsung terkait kelayakan perlengkapan/ perabot perpustakaan dan laboratorium?atau hanya wakil kepala bidang sarana dan prasarana yang turun langsung?

19 Menurut bapak, apakah lokasi ruang perpustakaan dan laboratorium saat ini strategis untuk dikunjungi oleh peserta didik dan pendidik?

20 Bagaimana bapak dalam menetapkan seseorang untuk menduduki jabatan sebagai kepala perpustakaan dan laboratorium dan tenaga perpustakaan dan laboratorium? 21 Dari adanya jumlah kepengurusan perpustakaan dan

laboratorium saat ini, apakah efektif selama kegiatan operasional berlangsung?

22 Apakah kepala perpustakaan dan laboratorium serta para tenaganya sering diberikan pelatihan dari pihak internal ataupun pihak eksternal?

DAN PERWAKILAN SATU GURU BAHASA.

SMK NEGERI 2 KOTA TANGERANG SELATAN

Dimensi Item Pertanyaan

1. Menurut bapak/ibu bagaimana sistem perencanaan yang kepala sekolah lakukan terkait perpustakaan dan laboratorium?Apakah bapak/ibu dilibatkan pada perencanaan ini?

Keandalan (Reliability)

2. Menurut bapak/ibu bagaimana pengadaan pelengkap perpustakaan dan laboratorium yang kepala sekolah lakukan sampai saat ini? Apakah sudah menunjang kelancaran perpustakaan dan laboratorium?

3. Apakah ada pengaturan yang kepala sekolah berikan kepada bapak/ibu terkait dalam menjalani operasional ini? Apakah ada pengaturan khusus dari kepala sekolah kepada peserta didik?

4. Apakah bapak/ibu sebagai kepala perpustakaan dan laboratorium ada membuat peraturan untuk pemakai perpustakaan dan laboratorium? Apakah pengaturan yang bapak/ibu buat ini dikonfirmasikan kepada kepala sekolah? Apakah kepala sekolah menyetujuinya?

5. Apakah perpustakaan dan laboratorium ini digunakan untuk pihak eksternal?

Daya Tangkap (Responsiveness)

6. Menurut bapak/ibu apakah kepala sekolah memiliki tanggung jawab yang kuat terhadap perkembangan perpustakaan dan laboratorium?

7. Apakah kepala sekolah langsung melakukan tindak lanjut jika ada sarana dan prasarana yang kurang/rusak serta buku yang dibutuhkan?

8. Seberapa besar kerjasama kepala sekolah lakukan dengan bapak/ibu untuk perkembangan perpustakaan dan laboratorium?

Jaminan (Assurance)

9. Menurut bapak/ibu bagaimna kepala sekolah memberikan keamanan, kenyamanan, dan kepuasan pada perpustakaan dan lab?

10.Apakah tersedianya perpustakaan dan laboratorium sudah merasan aman, nyaman, dan puas?

perpustakaan dan laboratorium?

13.Menurut bapak/ibu berapa besar tingkat kepedulian kepala sekolah dalam perkembangan perpustakaan dan laboratorium untuk meningkatkan perpustakaan dan laboratorium?

Bukti Langsung (Tangible)

14.Apakah fisik bangunan laboratorium ini kokoh dan dapat berdiri tahan lama?

15.Menurut bapak/ibu apakah ruang perpustakaan dan laboratorium dan sarana dan prasarana yang tersedia diperpustakaan dan laboratorium dapat digunakan secara efektif dan efisien dalam menunjang KBM?

16.Apakah masih ada perlengkapan yang tidak layak dipakai, tetapi masih digunakan?

17.Bagaimana kepala sekolah dalam mengangkat bapak/ibu untuk menempatkan jabatan atau posisi sebagai kepala perpustakaan dan laboratorium atau tenaga perpustakaan? 18.Apakah bapak/ibu mendapatkan perkembangan kompetensi,

keahlian dan pengalaman terkait perpustakaan dan

Dokumen terkait