• Tidak ada hasil yang ditemukan

Saran

Dalam dokumen NANI SUGIARTI 04.03.18.182 (Halaman 62-112)

BAB VII PENUTUP

7.2 Saran

1. Bagi mahasiswa diperlukannya penelitian lebih lanjut tentang pembuatan pakan fermentasi dari batang pisang dan daun lamtoro menggunakan EM- 4, untuk memenuhi kebutuhan nutrisi pakan ternak babi, sehingga dapat mengetahui bahwa pakan fermentasi tersebut sudah sesuai dengan kandungan nutrisi yang cukup untuk pakan ternak babi.

2. Bagi peternak/masyarakat Kampung Linggang Jelmuq, Kecamatan Tering Kabupaten Kutai Barat diharapkan mampu membuat pakan fermentasi dari batang pisang dan daun lamtoro menggunakan EM-4 untuk pakan ternaknya.dan juga kedepannya dapat mengembangkan dan mengolah potensi lokal lainnya untuk membuat pakan ternak.

3. Bagi penyuluh pertanian lapangan (PPL) diharapkan agar aktif mendampingi masyarakat/peternak dalam pemberian materi maupun informasi tentang inovasi pertanian.

DAFTAR PUSTAKA

Advena, D. 2014. Fermentasi Batang Menggunakan Probiotik dan Lama Inkubasi Berbeda Terhadap Perubahan Kandungan Bahan Kering, Protein Kasar dan Serat Kasar. Skripsi. Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa. Padang. 35

Alveoli, 2008. Hijauan Makanan Ternak-HMT/23 K. http://www.Google.co.id Diakses pada tanggal 23 Juli 2010. 1

Andayani, J. 2010. Evaluasi kecernaan in vitro bahan kering, bahan organik, protein kasar pengguna kulit buah jagung amoniasi dalam ransum ternak sapi. Jurnal Ilmiah Ilmu-ilmu Peternakan Vol. XIII: 5. 1

Arikunto, S. 2009. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara. 46

Bidura, I.G.N.G. 2007. Aplikasi Produk Bioteknologi Pakan ternak. Penerbit Udayana University Press, Denpasar. 13

Buntuang, P. C. D., dan Adda, H. W. 2018. Potensi pengembangan sumber daya manusia penyuluh pertanian di Kabupaten Sigi. Agroland: Jurnal Ilmuilmu Pertanian, 25(1), 46-57. 16

Dhalika, Mansyur dan Atun Budiman 2012. Evaluasi Karbohidrat dan Lemak Batang Tanaman Pisang (Musa paradisiaca. Val) Hasil Fermentasi Anaerob dengan Suplementasi Nitrogen dan Sulfur sebagai Bahan Pakan Ternak. Jurnal Pastura. Vol.2 No.2 ISSN: 2088-818X. Bandung:

Fakultas Peternakam Universitas Padjadjaran. 10

Endeyeni, 2016. Tingkat Adopsi Teknologi Fermentasi Batang Pisang Sebagai Pakan Ternak Babi Di Kelompok Tani Syalom Di Kelurahan Bakunase di Kecamatan Kota Raja Kota Kupang. Jurusan Biologi, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Nusa Cendana. 6

Ginting, dan Andari 2020. “Peran Penyuluh Pertanian Terhadap Pengembangan Usahatani Padi” Journal AgricolaVol 10 (1) Maret : 2020.

Hal 19 - 24 e-ISSN: 2354 - 77311 Jurusan Agribisnis. Fakultas Pertanian.

Universitas Musamus. Merauke Indonesia. 15

Ghozali, dan Imam. 2018. ”Aplikasi Analisis Multivariate dengan IBM SPSS 25”.

Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro. 41

Hartadi, H. S. Reksohadiprojo, dan A.D. Tilman 2005. Tabel Komposisi Pakan Untuk Indonesia. Gadjah Mada University Press. Yogyakatra. 3

Hariono, 2018. Pemenfaatan Batang Pisang dan Daun Jati Sebagai Pakan Ternak dan Kompos Melalui Fermentasi. Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Jln. Brawijaya, Kasihan, Bantul 55183, D.I. Yogyakarta Email: [email protected]. 7Hasyim, H.

2003. Analisis Hubungan Faktor Sosial Ekonomi Petani Terhadap Program Penyuluhan Pertanian. Lembaga Penelitian, Universitas Sumatera Utara. 43

Hermanto, 2011. Sekilas Agribisnis Peternakan Indonesia. konsep pengembangan peternakan, menuju perbaikan ekonomi rakyat serta meningkatkan gizi generasi mendatang melalui pasokan protein hewani asal peternakan. [9 Juli 2011]. 12

Isbandi, 2005. Ilmu Kesejahteraan Sosial dan Pekerjaan Sosial. FISIP UI PRESS. 17

Kementerian Pertanian. 2020. Rencana Strategis Kementerian Pertanian 2020- 2024. Jakarta (ID): Kementerian Pertanian. 16

Kementrian Pertanian. 2009. Peraturan Meneteri Pertanian No 52/Permentan/OT.140/12/2009. 18

Budaarsa, et al 2014. Eksplorasi Hijauan Pakan Babi dan Cara Penggunaannya pada Peternakan Babi Tradisional Di Provinsi Bali.

Email: [email protected] HP. 08123629838 Fakultas Peternakan Universitas Udayana. 9

Khusniati, M. 2012. Pendidikan Karakter Melalui Pembelajaran Ipa. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 1(2), 204–210. 48

Kojo, et al .2014. Efisiens penggunaan input pakan dan keuntungan pada usaha ternak babi di Kecamatan Tateran Kabupaten Minahasa Selatan.

Fakultas Peternakan Universitas Sam Ratulangi Manado.Jurnal Zootek.

34(1): 62-74. 10

Labatar, Sudarmi, dan Asaribab. 2021. Peningkatan Pengetahuan Peternak tentang Fermentasi Batang Pisang Kepok (Musa paradisiaca) sebagai Pakan Alternatif Ternak Babi. 1Program Studi Penyuluhan Peternakan dan Kesejahteraan Hewan, Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

*Corresponding author: [email protected]. 6

Levis, 1996. Komunikasi Penyuluhan Pedesaan. Penerbit PT Citra Aditya Bakti.

Bandung. 17

Mardikanto, T. 1993. Penyuluhan Pembangunan Pertanian. Sebelas Maret University Press. Jakarta. 17

Nur Jaya, dan Muhammad 2018. “Eksistensi Penyuluh Pertanian Dalam Pelaksanaan Komunikasi Pembangunan Partisipatif Untuk Keberdayaan Petani” Jurnal Agribisnis Terpadu- Vol. 11 No. 2 Desember 2018. 15

Padmanagara, S. 2012. Bapak Penyuluhan Pertanian. Pengabdi Petani Sepanjang Hayat. Jakarta Selatan: PT. Duta Karya Swasta Gedung Arsip.15

Padmowiharjo, S. 2000. Metode dan teknik penyuluhan pertanian. Universitas Terbuka. Jakarta. 37

Prayoga, K. 2017. Pemanfaatan Sosial Media dalam Penyuluhan Pertanian dan Perikanan di Indonesia. Agriekonomika, 6(1), 32–43. 37

Programa Kecamatan 2020: Kecamatan Tering. 2

Purwadaria, T. 1998. Strategi peningkatan kualitas pakan ternak monogastrik dalam inovasi teknologi pertanian: Seperempat abad penelitian dan pengembangan pertanian, Volume 2. Departemen Pertanian, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Jakarta. 3

Putri, D. R. 2012. Kandungan Bahan Kering, Serat Kasar dan Protein Kasar pada Daun Lamtoro (Leucaena glauca) yang difermentasi dengan Probiotik sebagai pakan ikan. Skripsi. Program Studi Budidaya Perairan. Fakultas Perikanan dan KelautanUniversitas Airlangga. Hal 61. 11

Samsudin, U. 1977. Dasar-Dasar Penyuluhan dan Modernisasi Pertanian.

Penerbit Binacipta. Bandung. 40

Sangadji, I. 2009. Mengoptimalkan Pemanfaatan Ampas Sagu sebagai Pakan Ruminansia Melalui Biofermentasi dengan Jamur Tiram (Pleurotus ostreatus) dan Amoniasi. Disertasi. Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor. Bogor. 1

Soeharsono, H. 2002. Probiotik Sebagai Alternatif Pengganti Antibiotik Dalam Bidang Peternakan. Laboratorium Fisiologi dan Biokimia. Fakultas Peternakan. Universitas Padjajaran. Bandung. 12

Siagian, P. H. 1999. Manajemen Ternak Babi. Jurusan Ilmu Produksi Ternak.

Institut Pertanian Bogor. 9

Sihombing, D.T.H. 1997. Ilmu Ternak Babi. Fakultas Peternakan IPB, Bogor. 10

Siregar. 1996. Pengawetan Pakan Ternak. Penebar Swadaya, Jakarta. 34

Sudarmanto. 2001. Penyuluhan Pertanian. Yayasan Pengembangan Sinar Tani.

Jakarta. 40

Sudijono. 2007. Pengantar Evaluasi Pendidikan. PT Raja Gravindo Per- sada:

Jakarta. 20

Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung:

Alfabeta, CV. 24

Sugiyono. 2018. Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: CV Alfabeta. 22

Sugiyono. 2019. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif R&D. Bandung:

Alfabeta. 23

Sumardjo. 2020. Tantangan dan peluang profesi penyuluh dalam pembangunan nasional. Makalah disampaikan pada Webinar Kuliah Umum: Tantangan Dan Peluang Penyuluh Dalam Pembangunan Nasional;

2020 Agu 8; Lampung, Unila. 15

Suprapto, S., dan Fahrianoor. 2004. Komunikasi Penyuluhan Dalam Teori dan Praktek. Yogyakarta: Arti Bumi Intaran. 19

Suprihatin. 2010. Teknologi Fermentasi. UNESA Press. Surabaya. 13

Undang – undang nomor 16 tahun 2006. tentang Sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (UU-SP3K). 14

Widoyoko, 2012. Evaluasi Program Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

20

Wina, E. 2001. Tanaman Pisang sebagai Makanan Ternak Ruminansia. Jurnal Wartazoa.11(1):20-27. 10

Wiriatmadja, S. 1990. Pokok Pokok Penyuluhan Pertanian. Jakarta: Yasaguna.

Universitas. 18

Yanuartono, Nururrozi, Indarjulianti, Ramadani dan Purwaningsih 2020. Review:

Potensi Limbah Tanaman Pisang sebagai Pakan Ternak Ruminansia.

1Departemen Ilmu Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada. Jl. Fauna No.2, Karangmalang, Depok, Sleman. 55281 Yogyakarta, Tel: +62-274-560862, Fax +62-274560861 2Departemen Teknologi Hayati dan Veteriner, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada Jl. Yacaranda, Sekip Unit 1, Caturtunggal, Depok, Sleman aemail:

[email protected] . 8

Yusuf. 2014. Kuantitatif, Kualitatif dan Penelitian Gabungan. Jakarta: Kencana.

20

LAMPIRAN Lampiran 1. Kisi-Kisi Kuesioner Penyuluhan

Variable Parameter Pertanyaan No item

Mengetahui ▪ Peternak mengatahui cara pembuatan pakan fermentasi.

▪ Peternak mengetahui alat-alat yang di gunakan dalam pembuatan pakan fermentasi.

▪ Peternak mengetahui bahan- bahan yang di gunakan dalam pembuatan pakan fermentasi.

▪ Peternak mengetahui manfaat dari pembuatan pakan fermentasi.

▪ Peternak mengetahui bahwa bonggol pisang bisa di manfaatkan sebagai pakan fermentasi untuk pakan ternak

3, 2, 1, 4, 5

Memahami ▪ Peternak mampu membedakan pakan fermentasi yang jadi dan yang gagal.

▪ Peternak mengetahui takaran

bahan-bahan dalam

pembuatan pakan fermentasi.

▪ Peternak mengetahui lama fermentasi batang pisang dan daun lamtoro menggunakan EM-4

7, 6, 8

Menerapkan ▪ Peternak mampu menyebutkan proses pembuatan pakan fermentasi

10

Menganalisis ▪ Peternak mengetahui bahwa pakan merupakan factor utama dalam usaha peternakan dan memerlukan 80% biaya untuk pakan.

▪ Batang pisang merupakan limbah pertanian yang belum termanfaatkan.

▪ dengan nutrisi yang cukup dalam pemberian pakan mampu meningkatkan produksi ternak babi

14, 16, 13

▪ pentingnya mempelajari teknologi pembuatan pakan fermentasi ini

Mengsintesis ▪ Pakan fermentasi membantu peternak dalam menyediakan pakan ternak.

▪ Pakan fermentasi tidak sulit dilakukan setelah mengetahui cara pembuatannya

▪ Teknologi pembuatan pakan fermentasi ini merupakan pertama kali dilakukan di Desa Linggang Jelmuq

▪ Bahan-bahan dalam

pembuatan pakan fermentassi tidak sulit di dapatkan

▪ Penggunaan pakan alternatif dengan mengelola batang pisang dan daun lamtoro dapat menjadi solusi terbatasnya ketersediaan bahan pakan

▪ Dengan terpenuhinya nutrisi pada pakan ternak berdampak pada pertumbuhan ternak babi

20,19,12,9, 15, 18

Mengevaluasi ▪ Peternak mau membuat pakan fermentasi dari batang pisang

dan daun lamtoro

menggunakan EM-4.

▪ Dengan belajar cara membuat pakan fermentasi menambah pengetahuan peternak tentang pemanfaatan limbah pertanian

11, 17

Lampiran 2. Kuesioner

KUESIONER PENELITIAN INTRODUKSI FERMENTASI BATANG PISANG DAN DAUN LAMTORO MENGGUNAKAN EM-4 SEBAGAI PAKAN TERNAK BABI

A. IDENTITAS RESPONDEN

Nama =

Umur =

Jenis Kelamin = Pendidikan Terahir =

Alamat =

Lama Beternak = Jumlah Ternak =

B. PETUNJUK PENGISIAN

1. Mohon diisi sesuai pemahaman bapak/ibu/saudara/i

2. Pada soal pilihan ganda dimohon diberikan tanda centang (√) pada jawaban yang bapak/ibu.saudara/I anggap paling jelas

3. Keterangan jawaban Ya = (√) Tidak = (√) C. Pertanyaan

Petunjuk : pililah salah satu jawaban yang menurut saudara paling tepatdengan cara beri tanda centang (√) pada jawaban tersebut.

No Daftar Pertanyaan Ya Tidak

1 Apakah bapak/ibu/saudara/i mengetahui bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan pakan fermentasi

2 Apakah bapak/ibu/saudara/i mengetahui alat-alat yang digunakan dalam pembuatan fermentasi batang pisang dan daun lamtoro menggunakan EM-4

3 Apakah bapak/ibu/saudara/i mengetahui cara pembuatan pakan fermentasi dari batang pisang menggunakan EM-4 4 Apakah bapak/ibu/saudara/i mengetahui manfaat pembuatan

pakan fermentasi dari batang pisang dan daun lamtoro menggunakan EM-4

5 Apakah bapak/ibu/saudara/i mengetahui bahwa batang pisang bisa dimanfaatkan sebagai pakan fermentasi untuk ternak babi

6 Apakah bapak/ibu/saudara/i mengetahui takaran bahan- bahan dalam pembuatan pakan fermentasi dari batang pisang dan daun lamtoro menggunakan EM-4

7 Apakah bapak/ibu/saudara/i mengetahui dan mampu membadakan pakan fermentasi yang baik dan yang gagal 8 Apakah bapak/ibu/saudara/i mengetahui lama fermentasi

batang pisang dan daun lamtoro menggunakan EM-4 9 Apakah bahan-bahan dalam pembuatan pakan fermentasi

tidak sulit di dapatkan

10 Apakah bapak/ibu/saudara/i mampu menyebutkan proses pembuatan pakan fermentasi batang pisang dan daun lamtoro menggunakan EM-4

11 Apakah bapak/ibu/saudara/i mau membuat pakan fermentasi batang pisang dan daun lamtoro menggunakan EM-4 untuk pakan ternak babi

12 Apakah teknologi pembuatan pakan fermentasi ini pertama kali di lakukan di Desa Linggang Jelmuq

13 Apakah penting bagi bapak/ibu/saudara/I untuk mempelajari teknologi pembuatan pakan fermentasi ini

14 Apakah Pakan merupakan faktor penting dalam usaha ternak babi. Sebab 80% dari keseluruhan biaya dihabiskan untuk keperluan babi.

15 Penggunaan pakan alternatif dengan pengelolaan batang pisang dan daun lamtoro dapat menjadi solusi dengan terbatasnya ketersedian makanan babi.

16 Batang pisang dan daun lamtoro merupakan salah satu limbah pertanian yang banyak namun belum dimanfaatkan sebagai pakan ternak.

17 Apakah dengan belajar cara fermentasi batang pisang dan daun lamtoro menambah pengetahuan peternak tentang pemanfaatan limbah pertanian?

18 Apakah dengan terpenuhi nya nutrisi pada pakan ternak berdampak pada pertumbuhan ternak babi.

19 Apakah proses fermentasi batang pisang dan daun lamtoro tidak sulit untuk dilakukan setelah mengetahui cara pembuatannya.

20 Apakah pakan fermentasi batang pisang dan daun lamtoro menggunakan EM-4 bisa membantu peternak dalam menyiapkan persediaan pakan ternak babi di rumah

Lampiran 3. Lembar Persiapan Menyuluh ( LPM ) LEMBAR PERSIAPAN MENYULUH (LPM)

Judul : Pembuatan pakan fermentasi dari batang pisang dan daun lamtoro menggunakan EM-4 sebagai pakan ternak babi

Tujuan : Utuk mengetahui tingkat pengetahuan peternak tantang pembuatan pakan fermentasi dari batang pisang dan daun lamtoro menggunakan EM-4 sebagai pakan ternak babi

Metode : ceramah, panyebaran leaflet, menonton video diskusi/ tanya jawab.

Sasaran : Peternak

Tempat : Di rumah ketua kelompok tani ( ibu Veronika Tubun ) Waktu : 270 menit (Jam 11.00-14.00 WIB)

No Pokok Kegiatan Uraian Kegiatan Waktu

( menit )

1 Registrasi Pengisian Absen 10

2 Pendahuluan Pembukaan dan perkenalan 5

3 Pengisian Kuisioner Pengisian pre test oleh peserta ( peternak )

15

4 Penyampaian Materi Penyebaran leaflet, menonto video, ceramah, demcar.

180

5 Diskusi tanya jawab Memberikan kesempatan kepada peserta untuk memberikan pertanyaak dan diskusi Bersama.

15

6 Ishoma Istirahat solat dan makan 30

7 Pengisian kuisioner Pengisian post test oleh peserta 10 8 Penutup Menyampaikan titik penting materi

yang telah disampaikan dan kata-kata penutup

5

Kutai Barat, 16 Mei 2022 Mengetahui

Pembimbing Ekternal Mahasiswa

Agus Robinus,SP Nani Sugiarti

04.03.18.182

Lampiran 4. Sinopsis SINOPSIS

PEMBUATAN PAKAN FERMENTASI DARI BATANG PISANG DAN DAUN LAMTORO MENGGUNAKAN EM-4 SEBAGAI PAKAN TERNAK BABI

1. Pengertian Fermentasi

Fermentasi adalah kegiatan yang dilakukan seseorang secara kimiawi untuk mengubah suatu bahan menjadi bahan lain menggunakan mikrobia.

Fermentasi merupakan suatu proses terjadinya perubahan kimia pada suatu substrat organik melalui aktivitas enzim yang dihasilkan oleh mikroorganisme.

➢ Keunggulan Dan Manfaat Pakan Fermentasi

1. Bahan baku yang mudah diperoleh.

2. Kandungan gizi pakan hasil fermentasi lebih tinggi dari pada sebelum difermentasi.

3. Pakan fermentasi lebih mudah dicerna sehingga nutrisi pakan lebih mudah diserap oleh hewan ternak.

4. Pakan fermentasi dapat disimpan dalam jangka waktu yang lama.

5. Dengan mengkonsumsi pakan fermentasi, resiko kontaminasi bakteri berbahaya pada hewan ternak dapat diminimalisir.

6. Bau kotoran hewan ternak dapat dikurangi secara drastis.

2. Tahapan pembuatan pakan fermentasi

Alat dan bahan yang digunakan untuk pembuatan pakan fermentasi dari batang pisang dan daun lamtoro mengunakan EM-4 sebagai pakan ternak babi.

1. Alat: Pisau, parang / golok, ember, drum plastic, terpal, timbangan, sekop, gelas ukur plastic.

2. Bahan: Batang pisang 70 kg, daun lamtoro 10%, dedak 7 kg, EM- 4 10 tutup botol, gula pasir 5 sendok makan dan air 3-5 liter.

3. Cara pembuatan/ Prosedur pembuatan

- Batang pisang dipotong-potong 3-5 cm (semakin kecil semakin baik) - Daun lamtoro di cacah di ambil dari batang muda dan daunnya

- Campurkan EM-4 sebanyak 10 tutup botol, gula pasir 5 sendok makan, kedalam air sebanyak 5 liter diamkan selama kurang lebih 15 menit

- Campurkan potongan batang pisang yang sudah di potong- potong sebanya 70 kg dengan dedak sebanyak 7 kg, dan daun lamtoro 10% di aduk secara merata

- Siramkan/percikkan air yang sudah di campur EM-4 dan gula pasir ke dalam campuran pakan hingga rata.

- Aduk lagi semua bahan yang sudah di siram dengan air yang sudah di campur EM-4 dan gula pasir hinnggamerata

- Masukkan campuran pakan kedalam drum kemudian tutup rapat sampai kedap udara

- Lakukan proses fermentasi selama 7 hari

Kutai Barat, 16 Mei 2022 Mengetahui, Pembimbing

Eksternal Mahasiswa

Agus Robinus, SP Nani Sugiarti

04.03.18.182

Lampiran 5. Peta Wilayah Kecamatan Linggang Jelmuq dan Desa Jelmuq

Lampiran 6. Matriks Kegiatan Penelitian

No Kegiatan 2021 2022

Nov Des Jan Feb Mar Apr Mei Juni Juli Agus

1 IPW

2 Penyusunan Proposal TA 3 Seminar Proposal

4 Perbaikan Proposal 5 Pelaksanaan Penelitian 6 Persiapan Penyuluhan 7 Penyuluhan

8 Penyusunan Laporan TA 9 Seminar Hasil TA

10 Perbaikan laporan 11 Ujian Komprehensif

12 Penyelesaian dan Penjilidan TA

Lampiran 7. Matriks Pemilihan Metode Penyuluhan

Sasaran Penerapan Metode

Karakteristik Sasaran

Karakteristik Kondisi/

Keragaan Tujuan Penyuluhan

Materi Penyuluha n

Jumlah Sasaran

Teknik Komunikasi Peternak/ masyarakat

Kampung Linggang Jelmuq

1. Karakteristik Pribadi a. Jenis Kelamin b. Umur

c. Tingkat pengalaman

2. Status Sosial Ekonomi

a. Tingkat Pendidikan

b. Tingkat Pendapatan c. Jumlah tanggungan keluarga

Perempua n

Untuk mengetahui tingkat pengetahuan peternak/

Jenis Materi:

Pembuata n pakan fermentasi dari batang pisang dan daun lamtoro mengguna kan EM-4

Perseoran gan (20 orang)

Langsung

23-62 th tentang Pembuatan pakan

> dari 5

thn fermentasi dari batang pisang dan daun lamtoro menggunakan EM-4

2. Topik Materi Penyuluhan :

Pembuatan pakan

fermentasi dari batang pisang dan daun lamtoro menggunakan EM-4

Dominan SMP dan SMA

-

< 3 orang

c. Keterlibatan dalam Kelompok

3. Pengalaman Beragribinis 4. Tingkat Adopsi (sadar, minat, menilai, mencoba menerapkan)

5. Perilaku Keinovatifan (pembaharu/Inovator, Penerima awal/Early adopter, penerima mayoritas awal/early majority, penerima mayoritas lambat/late majority, pengikut/leggard) 6. Moral Petani (moral subsistensi dan moral rasionaitas)

Anggota

> 3 tahun

Mencob a

Penerima awal/ early adopter

Rasional

Jenis Metode Penyul uhan

Analisis Penetapan Metode Penyuluhan

Prio ri-

tas Pering kat

Keput usan Penet apan metod e Karaste

ristik Sasara n

Tujuan Penyul uhan

Materi Penyul uhan

Sosial Buday a

Juml ah sasa ran

Teknik komun ikasi

Bia ya

Sar ana Pra sa- ran a

Keb ija- kan

Kond isi Peny u-luh

Kelemba gaan Petani Jenis

Kelamin :

Peremp uan usia 23-62 tahun

Pengeta huan

Pembu atan pakan ferment asi

Perte muan

Peter nak (20)

Langsu ng

Mur ah

1.

Diskusi √ √ √ √ √ √ √ - √ √ √ 10 I

Diskusi, Cerama h dan demcar 2.

Anjang sana

√ - - - - √ √ - √ - - 4

3.

Demon √ √ √ √ √ √ √ - √ √ √ 5 III

strasi cara 4.

Demon strasi hasil

√ - - - - √ - - - - √ 3

5.Pame

ran √ - - - - √ - - - 2

6.

Sekola h Lapang (SL)

- √ √ - √ √ - - - 4

7.

Temu wicara

√ - - - - √ - - - 2

8.

Temu bisnis – Temu usaha

√ √ - - - √ - - - 3

9.

Temu karya – Temu hasil

√ - - - - √ √ - - - - 3

10.

Magan g

- - √ - - √ - - - 2

11.

Mimbar saraseh an

√ √ - - √ √ - - - 4

12.

Kursus tani

√ √ √ - - √ - - - 4

13.

Cerama h

√ √ √ √ √ √ √ √ - √ √ 10 II

Lampiran 9. Matriks Pemilihan Media Penyuluhan

Sasaran

Penerapan Metode

Karakteristik Sasaran Pertimbangan Penetapan/Pemilihan Media

Karakteristik Kondisi/

Keragaan Tujuan Penyuluhan

Materi Penyuluh an

Metod e yang Digun akan

Jumlah Sasaran

Teknik Komuni- kasi 1.

Peternak/masyaraka t Kmpng Lg jelmuq jumlah : 20 orang

1. Karakteristik Pribadi Untuk mengetahui

tingkat pengetahuan peternak/ masyarakat Linggang Jelmuq

Pembuata n pakan fermnetasi dari

Ceram ah dan diskusi

Perorang an (20 Orang)

Langsun g

a. Jenis Kelamin Perempuan

b. Umur 23 - 62 tahun

tentang pembuatan batang c. Tingkat pengalaman > 5 tahun

pakan fermnetasi dari batang pisang dan daun lamtoro menggunakan EM-4

pisang dan daun lamtoro mengguna kan EM-4 2. Topik Materi

Penyuluhan:

2. Status Sosial Ekonomi Pembuatan pakan

fermentasi dari batang pisang dan daun lamtoro menggunakan EM

a. Tingkat Pendidikan Dominan SD

b. Tingkat Pendapatan -

c. Jumlah tanggungan keluarga < 3orang c. Keterlibatan dalam Kelompok -

3. Pengalaman Beragribinis Pernah

4. Tingkat Adopsi (sadar, minat, menilai, mencoba menerapkan)

Sadar dan minat

5. Perilaku Keinovatifan (pembaharu/Inovator, Penerima awal/Early adopter, penerima mayoritas awal/early majority, penerima mayoritas lambat/late majority, pengikut/leggard)

Penerima awal/ early adopter

6. Moral Petani (moral subsistensi dan moral rasionaitas)

Rasional

Lampiran 10. Matriks Analisis Penetapan Media Penyuluhan

N o

Jenis Media Penyuluhan

Analisis Penetapan Media Penyuluhan

Priorit as

Peringkat

Keputusa n

Penetapa n media Karasteristi

k Sasaran

Tujuan Penyuluh an

Materi Penyulu han

Metode yang digunak an

Jumlah sasaran

Infrastu ktur

Sosial Buday a

Kelem ba - gaan Petani Jenis

Kelamin: P Pendidikan sd-s1

Tingkat Pengetah uan

Pembua tan pakan ferment asi

Diskusi, dan Cerama h

Peroran gan (20 orang)

Sarana dan prasara na

Pertem uan

1 Poster √ √ X √ X √ √ 5

Folder/

Leaflet 2 Film Layar

Lebar √ X X X √ X √ 3

3 Video tutorial √ √ √ √ √ X √ 5

4 Folder/Leaflet √ √ √ √ √ √ √ 7 I

5 Brosur √ √ - √ √ √ √ 6

6

Peta

Singkap/Flipc hart

√ X X X X X X 1

7 Papan Panel √ X X √ √ X √ 4

8 Siaran

Pedesaan √ √ √ X X X √ 4

9 Kaset

Rekaman √ X X X X X X 1

10 Slide √ √ √ X X X √ 4

11 Foto √ X X X √ X √ 3

12 Transparansi √ X √ √ X X X 3

13 Model √ X X √ X √ X 3

14 Papan Tulis √ X X X √ √ √ 4

15 Telephone X X X X X √ X 1

Lampiran 11. Uji Validitas Dan Realibilitas

P1 P2 P3 P4 P5 P6 P7 P8 P9 0 P11 P12 P13 P14 P15 P16 P17 P18 P19 P20 Sco re Pear 1 .60 .608** .728** .24 .140 .14 .183 .608** .60 .24 .21 .608** .60 .60 .09 .09 .09 .096 .09 .61

son 8** 3 0 8** 3 0 8** 8** 6 6 6 6 8**

Corr elati on

P1 Sig. .00 .004 .000 .30 .556 .55 .440 .004 .00 .30 .37 .004 .00 .00 .68 .68 .68 .686 .68 .00

(2- 4 3 6 4 3 4 4 4 6 6 6 6 4

taile d)

N 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20

Pear .608** 1 1.000 .728** .24 .140 .14 .183 1.000 1.0 .24 .21 1.000 1.0 1.0 .09 .09 .09 .096 .09 .80

son ** 3 0 ** 00** 3 0 ** 00** 00** 6 6 6 6 2**

P2 Corr

elati on

Sig. .004 .000 .000 .30 .556 .55 .440 .000 .00 .30 .37 .000 .00 .00 .68 .68 .68 .686 .68 .00

(2- 3 6 0 3 4 0 0 6 6 6 6 0

taile d)

N 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20

Pear .608** 1.0 1 .728** .24 .140 .14 .183 1.000 1.0 .24 .21 1.000 1.0 1.0 .09 .09 .09 .096 .09 .80

son 00** 3 0 ** 00** 3 0 ** 00** 00** 6 6 6 6 2**

Corr elati

P3 on

Sig. .004 .00 .000 .30 .556 .55 .440 .000 .00 .30 .37 .000 .00 .00 .68 .68 .68 .686 .68 .00

(2- 0 3 6 0 3 4 0 0 6 6 6 6 0

taile d)

N 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20

Pear .728** .72 .728** 1 .33 .346 .34 .406 .728** .72 .33 .28 .728** .72 .72 .13 .13 .13 .132 .13 .79

son 8** 3 6 8** 3 9 8** 8** 2 2 2 2 0**

P4 Corr

elati on

Sig. .000 .00 .000 .15 .135 .13 .076 .000 .00 .15 .21 .000 .00 .00 .57 .57 .57 .578 .57 .00

(2- 0 1 5 0 1 7 0 0 8 8 8 8 0

taile d)

N 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20

Pear .243 .24 .243 .333 1 .577** .57 .522* .243 .24 - .00 .243 .24 .24 .39 .39 .39 .397 .39 .55

son 3 7** 3 .06 0 3 3 7 7 7 7 0*

Corr 7

elati

P5 on

Sig. .303 .30 .303 .151 .008 .00 .018 .303 .30 .78 1.0 .303 .30 .30 .08 .08 .08 .083 .08 .01

(2- 3 8 3 0 00 3 3 3 3 3 3 2

taile d)

N 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20

Pear .140 .14 .140 .346 .57 1 .80 .905** .140 .14 .11 .25 .140 .14 .14 .22 .22 .22 .229 .22 .55

son 0 7** 0** 0 5 0 0 0 9 9 9 9 8*

P6 Corr

elati on

Sig. .556 .55 .556 .135 .00 .00 .000 .556 .55 .62 .28 .556 .55 .55 .33 .33 .33 .331 .33 .01

(2- 6 8 0 6 8 8 6 6 1 1 1 1 0

taile d)

N 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20

Pear .140 .14 .140 .346 .57 .800** 1 .905** .140 .14 - .00 .140 .14 .14 .22 .22 .22 .229 .22 .51

son 0 7** 0 .11 0 0 0 9 9 9 9 5*

Corr 5

elati

P7 on

Sig. .556 .55 .556 .135 .00 .000 .000 .556 .55 .62 1.0 .556 .55 .55 .33 .33 .33 .331 .33 .02

(2- 6 8 6 8 00 6 6 1 1 1 1 0

taile d)

N 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20

Pear .183 .18 .183 .406 .52 .905** .90 1 .183 .18 .05 .20 .183 .18 .18 .20 .20 .20 .208 .20 .58

son 3 2* 5** 3 8 1 3 3 8 8 8 8 2**

P8 Corr

elati on

Sig. .440 .44 .440 .076 .01 .000 .00 .440 .44 .80 .39 .440 .44 .44 .38 .38 .38 .380 .38 .00

(2- 0 8 0 0 8 5 0 0 0 0 0 0 7

taile d)

N 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20

Pear .608** 1.0 1.000 .728** .24 .140 .14 .183 1 1.0 .24 .21 1.000 1.0 1.0 .09 .09 .09 .096 .09 .80

son 00** ** 3 0 00** 3 0 ** 00** 00** 6 6 6 6 2**

Corr elati

P9 on

Sig. .004 .00 .000 .000 .30 .556 .55 .440 .00 .30 .37 .000 .00 .00 .68 .68 .68 .686 .68 .00

(2- 0 3 6 0 3 4 0 0 6 6 6 6 0

taile d)

N 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20

Pear .608** 1.0 1.000 .728** .24 .140 .14 .183 1.000 1 .24 .21 1.000 1.0 1.0 .09 .09 .09 .096 .09 .80

son 00** ** 3 0 ** 3 0 ** 00** 00** 6 6 6 6 2**

P10 Corr

elati on

Sig. .004 .00 .000 .000 .30 .556 .55 .440 .000 .30 .37 .000 .00 .00 .68 .68 .68 .686 .68 .00

(2- 0 3 6 3 4 0 0 6 6 6 6 0

taile d)

N 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20

Pear .243 .24 .243 .333 - .115 - .058 .243 .24 1 .86 .243 .24 .24 .39 .39 .39 .397 .39 .44

son 3 .06 .11 3 6** 3 3 7 7 7 7 9*

Corr 7 5

elati P11 on

Sig. .303 .30 .303 .151 .78 .628 .62 .808 .303 .30 .00 .303 .30 .30 .08 .08 .08 .083 .08 .04

(2- 3 0 8 3 0 3 3 3 3 3 3 7

taile d)

N 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20

Pear .210 .21 .210 .289 .00 .250 .00 .201 .210 .21 .86 1 .210 .21 .21 .45 .45 .45 .459* .45 .48

son 0 0 0 0 6** 0 0 9* 9* 9* 9* 7*

P12 Corr

elati on

Sig. .374 .37 .374 .217 1.0 .288 1.0 .395 .374 .37 .00 .374 .37 .37 .04 .04 .04 .042 .04 .02

(2- 4 00 00 4 0 4 4 2 2 2 2 9

taile d)

N 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20

Pear .608** 1.0 1.000 .728** .24 .140 .14 .183 1.000 1.0 .24 .21 1 1.0 1.0 .09 .09 .09 .096 .09 .80

son 00** ** 3 0 ** 00** 3 0 00** 00** 6 6 6 6 2**

Corr elati

P13 on

Sig. .004 .00 .000 .000 .30 .556 .55 .440 .000 .00 .30 .37 .00 .00 .68 .68 .68 .686 .68 .00

(2- 0 3 6 0 3 4 0 0 6 6 6 6 0

taile d)

N 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20

Pear .608** 1.0 1.000 .728** .24 .140 .14 .183 1.000 1.0 .24 .21 1.000 1 1.0 .09 .09 .09 .096 .09 .80

son 00** ** 3 0 ** 00** 3 0 ** 00** 6 6 6 6 2**

P14 Corr

elati on

Sig. .004 .00 .000 .000 .30 .556 .55 .440 .000 .00 .30 .37 .000 .00 .68 .68 .68 .686 .68 .00

(2- 0 3 6 0 3 4 0 6 6 6 6 0

taile d)

N 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20

Pear .608** 1.0 1.000 .728** .24 .140 .14 .183 1.000 1.0 .24 .21 1.000 1.0 1 .09 .09 .09 .096 .09 .80

son 00** ** 3 0 ** 00** 3 0 ** 00** 6 6 6 6 2**

Corr elati

P15 on

Sig. .004 .00 .000 .000 .30 .556 .55 .440 .000 .00 .30 .37 .000 .00 .68 .68 .68 .686 .68 .00

(2- 0 3 6 0 3 4 0 6 6 6 6 0

taile d)

N 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20

Pear .096 .09 .096 .132 .39 .229 .22 .208 .096 .09 .39 .45 .096 .09 .09 1 1.0 1.0 1.000 1.0 .50

son 6 7 9 6 7 9* 6 6 00** 00** ** 00** 0*

P16 Corr

elati on

Sig. .686 .68 .686 .578 .08 .331 .33 .380 .686 .68 .08 .04 .686 .68 .68 .00 .00 .000 .00 .02

(2- 6 3 1 6 3 2 6 6 0 0 0 5

taile d)

N 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20

Pear .096 .09 .096 .132 .39 .229 .22 .208 .096 .09 .39 .45 .096 .09 .09 1.0 1 1.0 1.000 1.0 .50

son 6 7 9 6 7 9* 6 6 00** 00** ** 00** 0*

Corr elati P17 on

Sig. .686 .68 .686 .578 .08 .331 .33 .380 .686 .68 .08 .04 .686 .68 .68 .00 .00 .000 .00 .02

(2- 6 3 1 6 3 2 6 6 0 0 0 5

taile d)

N 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20

Pear .096 .09 .096 .132 .39 .229 .22 .208 .096 .09 .39 .45 .096 .09 .09 1.0 1.0 1 1.000 1.0 .50

son 6 7 9 6 7 9* 6 6 00** 00** ** 00** 0*

P18 Corr

elati on

Sig. .686 .68 .686 .578 .08 .331 .33 .380 .686 .68 .08 .04 .686 .68 .68 .00 .00 .000 .00 .02

(2- 6 3 1 6 3 2 6 6 0 0 0 5

taile d)

N 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20

Pear .096 .09 .096 .132 .39 .229 .22 .208 .096 .09 .39 .45 .096 .09 .09 1.0 1.0 1.0 1 1.0 .50

son 6 7 9 6 7 9* 6 6 00** 00** 00** 00** 0*

Corr elati P19 on

Sig. .686 .68 .686 .578 .08 .331 .33 .380 .686 .68 .08 .04 .686 .68 .68 .00 .00 .00 .00 .02

(2- 6 3 1 6 3 2 6 6 0 0 0 0 5

taile d)

N 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20

Pear .096 .09 .096 .132 .39 .229 .22 .208 .096 .09 .39 .45 .096 .09 .09 1.0 1.0 1.0 1.000 1 .50

son 6 7 9 6 7 9* 6 6 00** 00** 00** ** 0*

P20 Corr

elati on

Sig. .686 .68 .686 .578 .08 .331 .33 .380 .686 .68 .08 .04 .686 .68 .68 .00 .00 .00 .000 .02

(2- 6 3 1 6 3 2 6 6 0 0 0 5

taile d)

N 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20

Pear son

.618** .80 2**

.802** .790** .55 0*

.558* .51 5*

.582** .802** .80 2**

.44 9*

.48 7*

.802** .80 2**

.80 2**

.50 0*

.50 0*

.50 0*

.500* .50 0*

1 Corr

elati

Score on

Sig. .004 .00 .000 .000 .01 .010 .02 .007 .000 .00 .04 .02 .000 .00 .00 .02 .02 .02 .025 .02

(2- 0 2 0 0 7 9 0 0 5 5 5 5

taile d)

N 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20 20

**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).

*. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed).

Reliability Statistics Cronbach's

Alpha

N of Items

.915 20

Lampiran 12. Data Responden Jawaban Validitas realibilitas

Responden

Pertanyaan

No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 Jumlah X

1 Agusulin 0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 1 1 1 7

2 Rustamadji 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 1 1 1 1 1 7

3 sulistiyo 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 1 1 1 1 1 7

4 pardiati 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 1 1 1 1 1 8

5 lumining 1 1 1 1 1 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 17

6 midang 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 1 1 1 1 1 7

7 mansti 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 1 1 1 6

8 pirus 0 0 0 0 1 1 0 0 0 0 1 1 0 0 0 1 1 1 1 1 9

9 yosiana 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 1 1 1 1 1 8

10 marpiana 0 0 0 0 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0 0 1 1 1 1 1 9

11 Herman Joni 0 0 0 0 1 1 1 1 0 0 1 1 0 0 0 1 1 1 1 1 11

12 Darlisu 0 0 0 0 1 1 1 1 0 0 1 1 0 0 0 1 1 1 1 1 11

13 Angeli 0 0 0 0 1 1 1 1 0 0 1 1 0 0 0 1 1 1 1 1 11

14 wesli 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 20

15 andrianus 0 0 0 0 1 1 1 1 0 0 0 1 0 0 0 1 1 1 1 1 10

16 Edau 1 0 0 1 1 1 1 1 0 0 1 1 0 0 0 1 1 1 1 1 13

17 Jalung 0 0 0 1 1 1 1 1 0 0 1 1 0 0 0 1 1 1 1 1 12

18 Mariana 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 19

19 Florentina 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 1 0 0 0 1 1 1 1 1 7

20 lukius 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

r-hitung 0,617964 0,801973 0,801973 0,790301 0,550049 0,558487 0,514684 0,582212 0,801973 0,801973 0,448891 0,487307 0,801973 0,801973 0,801973 0,499942 0,499942 0,499942 0,499942 0,499942

r-tabel 0,422 0,422 0,422 0,422 0,422 0,422 0,422 0,422 0,422 0,422 0,422 0,422 0,422 0,422 0,422 0,422 0,422 0,422 0,422 0,422

Kesimpula n Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid

Ket= 0 = Tidak 1 = Iya

Lampiran 13. Media Penyuluhan

89

Lampiran 14. Daftar Hadir Penyuluhan

90

Lampiran 15. Rekapitulasi Hasil Post-test

No NAMA PERTANYAAN TOTAL

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

1 Laudasius Piter 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 18 2 Florentina Tirah 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 1 18 3 Veronika Tubun 1 0 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 18

4 A.Balaleq 0 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 16

5 Monika Hura 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 17 6 Bonifasius Jalaq 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 0 1 1 0 1 0 1 1 1 0 14 7 Ardila Fransiska Hulai 1 0 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 17 8 Rita Helena Teting 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 19 9 Henri Hendrikus Dedy 0 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 0 1 1 1 15 10 Paulina Hanyaq 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 1 17

11 Rosalia 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 17

12 Margareta Norsida 0 0 1 1 1 1 1 1 0 1 0 0 1 0 1 1 1 1 1 0 13 13 Heni Indriati 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 18 14 Yohana Eva Solina 0 1 1 0 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 16

15 Marsali 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 1 1 0 15

16 Agustina Kristin 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 0 1 0 1 1 0 1 1 1 1 16 17 Katarina Ketan 0 1 1 0 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 16 18 Yosinta Buring 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0 0 1 0 1 1 1 1 1 1 17

19 Mili Njau 1 0 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 0 1 1 1 1 1 1 0 15

20 Maria Lenik 0 1 0 1 1 1 1 1 0 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 1 16

Jumlah 328

Ket= 0 = Tidak 1 = Iya

Lampiran 16. Catatan Kegiatan Kajian

Kegiatan tugas akhir saya yaitu dimulai pada tanggal 1 bulan februari tahun 2022 dan di awali tengan kegiatan pra kajian yaitu pembuatan pakan fermentasi dari batang pisang dan daun lamtoro menggunakan EM-4 sebagai pakan ternak babi sesuai dengan judul tugas akhir saya. Adapun rincian kegiatan pra kajian saya adalah sebagai berikut : setelah melakukan konsultasi dengan dosen pembimbing 2 dan pada hari berikutnya saya melakukan kegiatan yaitu mencari gedebog pisang dan daun lamtoro yang dilakukan selama 2 hari, membeli dedak padi dan EM-4, sebagai bahan-bahan untuk persiapan saya melaksanakan pra kajian. Kemudian saya mencacah gedebog pisang 30 kilo gram dan mencacah daun lamtoro sebanyak 3 kilo gram, setelah itu saya menyiapkan air yang diberi EM-4 sebanyak 10 tutup botol kedalam 3 liter air, dan diam kan selama 15 menit.

Setelah semua bahan tersedia saya campurkan dan saya masukkan kedalam drum plastic lalu di tutup selama 7 hari.

Kemudia saya melanjutkan lagi membuat pakan fermentasi membuat pra kajian lagi untuk yang kedua kalinya yaitu membuat pakan fermentasi dengan bahan yang sama tetapi dengan perlakuan yang berbeda yaitu gedebog pisang dan daun lamtoro yang sudah di cacah dijemur terlebih dahulu sebelum di fermentasi selama 4 hari untuk mengurangi kadar air yang terkandung di dalam bahan yaitu gedebog pisang dan daun lamtoro, dan setelah di jemur selama 4 hari dan bahan-bahan sudah kering lalu dibuat pakan fermentasi dan di simpan selama 14 hari. Kemudian saya langsung mengaplikasikan pakan fermentasi saya yang pertama saya buat dan sudah jadi di berikan kepada ternak babi sesuai arahan dari dosen pebimbing 2. Dan ternak babi yang diberikan sebanyak 3 ekor babi dan respon ternak babi terhadap pakan tersebut sangat baik dan terlihat makannya

Dalam dokumen NANI SUGIARTI 04.03.18.182 (Halaman 62-112)

Dokumen terkait