• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V PENUTUP

B. Saran

Selain itu, penulis ingin memberikan beberapa rekomendasi yang dapat memberikan semangat bagi organisasi yang menaruh perhatian pada hasil kajian tersebut. Adapaun beberapa saran-saran yang di sampikan peniliti adalah:

1. Bagi instansi pemerintah, sebaiknya pemerintah Menyusun kembali pembentukan UU Cipta Kerjabaru ketimbang mengeluarkan Peraturan Pengganti Undang-undang (Perpu) Cipta Kerja. sekaligus perbaikan substansi materi pasal-pasal dan ayat-ayat yang dipersoalkan di masyarakat.

2. Kepada masyakarat sebaiknya menjadi masyarakat yang memiliki peran penting dan aktif dalam memberikan kritikan, masukan didalam pembentukan Undang-undang, terutama dengan diterbitkannya Perpu Cipta Kerja, karena peran masyarakat sangatlah penting.

3. Kepada akademisi supaya polemik UU Cipta Kerja tak terulang kembali jangan sampai perbaikan Perpu Cipta Kerja hanya untuk melegitimasi metode Omnibus Law saja. Dan dalam rangka mendukung Omnibus Law perlu dilakukan secara hati-hati dengan memperhatikan beberapa aspek.

Terutama memperbaiki dan memenuhi asas formil.

DAFTAR PUSTAKA A. Buku

Ahmad Saebani, Beni. Hukum Ketenagakerjaan Perspektif Undang-Undang Cipta Kerja (Omnibus Law). Bandung: CV PUSTAKA SETIA. 2021.

Arikunto, Suharsin. Prosedur Penelitian suatau pendekatan praktek (Ed.) Cet.4. Jakarta: Rineka Cipta. 1998.

Arikunto, S. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek (Edisi Revisi VI).

Jakarta: Rineka Cipta. 2002.

Arikunto, Suharsimi.. Prosedur Peneitian Suatu Pendekatan Praktik (Edisi Revisi VI). Jakarta: PT. Rineka Cipta. 2006.

Asshiddique, J. Pengantar Ilmu Hukum tata negara indonesia. sekretariat jenderal dan kepaniteraan mahkamah konstitusi. Jakarta: Konstitusi Pers. 2006.

Asshiddiqie, Jimly. . Hukum Tata Negara dan Pilar-Pilar Demokrasi. Jakarta:

SInar Grafika. 2011.

Assiddiqie, Jimly. Omnibuslaw dan Penerapannya di Indonesia. Jakarta:

Konstitusi pers. 2020.

Bagir, M. Beberapa Masalah Hukum Tata Negara di Indonesia. Bandung:

Alumni. 1997.

Bappenas dalam Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia, Kajian Reformasi Regulasi di Indonesia: Pokok Permasalahan dan Strategi Penanganannya, Jakarta, PSHK. 2019.

Chistiawan , Rio. Omnibus law Teori dan Penerapannya. Jakarta Timur: Sinar Grafika. 2021.

Hakim, Abdul Aziz. Negara Hukum dan Demokrasi di Indonesia. Yogyakarta:

Pustaka Pelajar. 2015.

Hantoro, Novianto Murti. Omnibus law dan Penerapannya di Indonesia.

Jakarta: Konsitusi Press, 2020.

Harisudin, M. Noor. Fikih Nusantara Pancasila dan Sistem Hukum Nasional Indonesia. Tangerang: Pustaka Compass. 2019.

Juwana, S. Sistem dan Praktik Omnibus Law di berbagai Negara dan Analisa RUU Cipta Kerja dari Perspektif Good Legislation Making. Jakarta:

Indonesia Ocean Justice Initiative. 2020.

Mardalis.. Penelitian pendekatan Proposal cet VII. Jakarta: Bumi Aksara.

2006.

Moleong, L. Metodologi Penelitian Kuantitatif Edisi Revisi. Bandung: PT.

Remaja Rosdakaruya. 2012.

Sirajuddin. Dasar-dasar Hukum Tata Negara Indonesia. Malang: Setara Press. 2016.

Soekanto, S. Pengantar Penelitian Hukum. Jakarta: UI Press. 1986.

Sugiono. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung:

Alfabet. 2010.

Sugiono, Metodologi Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&T, 26.

Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia. 2019. Kajian Reformasi Regulasi di Indonesia: Pokok Permasalahan dan Strategi Penanganannya. Jakarta : PSHK.

Redi, Ahmad. Omnibus Law Diskursus Pengadopsiannya ke Dalam Sistem Perundang-undangan Nasional. Depok: PT Raja Grafindo Persada.

2021.

Tim Penyusun. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah UIN KHAS Jember. Jember:

UIN KHAS Jember Press, 2021.

B. Peraturan Perundang-undangan

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2019 tentang Pembentukam Peraturan Perundang-undangan.

undang Nomor 13 Tahun 2022 atas Perubahan Kedua Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan.

Peraturan Pemerintah Penganti Undang-Undang (PERPPU) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja.

C. Sekripsi, Tesis dan Disertasi

Saputra, Ledo. Tinjauan Yuridis Pembentukan Undang-Undang Model Omnibus Law Dalam Sistem Hukum Indonesia Perspektif Siyasah Dusturiyah. [Skripsi]: IAIN Bengkulu. 2021.

Muhlas, Nur Rizkiya. Penerapan Konsep Omnibus Law Dalam Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan Di Indonesia”, [Skripsi]: Universitas Muhammadiyah Malang. 2021.

Fitriasari, Ruri. Analisis Hukum Positif Dan Fiqih Siyasah Terhadap Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 128/Puu-Xiii/2015 Tentang Persyaratan Pencalonan Kepala Desa. [Skripsi]: Universitas Islam Negeri KH.

Achmad Siddiq Jember. 2021.

Riono, Agung . Persepsi Masyarakat Terhadap Penerapan Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja Dikecamatan Tamalate Kota Makassar.

[Skripsi]: Universitas Muhammadiyah Makassar, 2021.

Roihan, Mohammad Irham. Omnibus Law Ditinjau Dari Perspekspektif Sistem Perundang-Undangan Indonesia. [Tesis]: Universitas Islam Indonesia. 2021.

D. Jurnal

Aditya, Yuli Sulistyawan. Kompabilitas Penerapan Konsep Omnibus Law dalam Sistem Hukum Indonesia. Jurnal Semarang: Universitas Diponegoro, Vol 02.November 2020.

Busroh, Firman Freaddy. “Konseptualisasi Omnibus Law dalam Menyelesaikan Permasalahan Regulasi Pertanahan”, Jurnal Arena Hukum, Vol. 10, No. 2. 2017.

Jaka, Achmad dkk, Urgensi Reformasi Undang-Undang Tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan Sebagai Dampak Penerapan Konsep Omnibus Law di Indonesia. Jurnal Ilmiah Living, Vol 14 No. 2 Juli 2022.

Hantoro, Parliamentary Review Omnibus Law (Jakarta: Pusat Penelitian Badan Keahlian DPR RI, Vol, 2. No. 1. 2020.

Anggono, Bayu Dwi. Omnibus Law Sebagai Teknik Pembentukan Undang-Undang: Peluang Adopsi dan Tantangannya Dalam Sistem Perundang-Undangan Indonesia. Jurnal Rechtsvinding, Vol 9 No. 1 April. 2020.

Asshiddiqie, Jimly dalam Jurnal Ahmad Jaka Santos Adiwijaya dkk. Urgensi Reformasi Undang-Undang Tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan Sebagai dampak penerapan konsep Omnibus law di Indonesia. Vol. 14 No. 2 juli .2022.

Asshiddiqie, Jimly. Kelebihan dan Kekurangan Sistem Kodifiksi dan

“Omnibus Law” Serta Kombinasi Keduanya, Makalah disampaikan dalam forum FGD Pejabat Penentu Perancang Peraturan Perundang-undangan Antarkementrian di Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN), Jakarta, 31 Juli .2019.

Mazhab Legisme adalah menempatkan peran penting undang-undang maupaun hukum tertulis sebagai alat perubahan sosial. Lihat dalam B.

Wibowo Suliantoro. Dinamika Arah Kepastian Hukum di Tengah Transformasi Sosial Budaya Dalam Perspektif Pemikiran Mazhan Social Jurisprudence. Jurnal Filsafat Vol. 17 No. 1 April .2017.

Hantoro, Novianto Murti. “Konsep Omnibus Law Dan Tantangan Penerapannya Di Indonesia”, Parliamentary Review Vol. II No 1, Maret .2020.

Suhartini, Andewi. Pendidikan Belajar Tuntas: Latar Belakang, Tujuan, Dan Implikasi. Makassar: , Jurnal Vol 10, No 1. 2007.

Kristiyanto,Eko Nuer. Urgensi Omnibus Law Dalam Percepatan Reformasi Regulasi Dalam Perspektif Hukum Progresif. Jurnal Pennelitian Hukum De Jure, Vol.20 No.2 Juni. 2020.

E. Website

https://www.unas.ac.id/berita/omnibus-law-dalam-sistem-ketatanegaraan-indonesia-bersama-ketua-mahkamah-konstitusi-ri-tahun-2003-2008/, diakses pada hari senin tgl 12 Juli 2021 pukul 23.12 WIB.

http://m.hukumonline.com/berita/baca/jilmly--omnibus-law-mestinya-untuk-penataan-regulasi-menyeluruh/, diakses pada hari selasa tgl 20 Juli 2021 pukul 09.30 WIB.

https://id.wikipedia.org/wiki/Jimly_Asshiddiqie. Diakses pada hari Minggu tgl 24 oktober 2021.

https://id.Profil-Jimly Assiddiqie. diakses pada hari Rabu, 11 Agustus 2021 pukul 13.21 WIB.

Arinanto, Satya. Reviving Omnibus Law:legal option for better coherence, Harian Jawa Post, https:www.thejakartapost.comnews/2019/11/27.

Diakses pada hari selasa 23 Oktober 2021.

Agustiyanti, “Jokowi Sebut 42 Ribu Aturan Hambat RI Ikuti Perubahan Global”, https//www.cnnindonesia. com/ekonomi/2017 1024125609-92-250596/jokowi-sebut-42-ribu-aturan hambat-ri-ikuti-perubahan-global, diakses pada tanggal 23 Oktober 2021 pukul 08.32 WIB.

https://www.jimlyschool.com/baca/34/uu-omnibus-omnibus-law-penyederhanaan-legislasi-dan-kodifikasi-administratif. Diakses Pada 02/10/2020.

https://mediaindonesia.com/politik-dan-hukum/266789/omnibus-law-bisa-diterapkan-di-indonesia diakses pada tgl 14 Desember 2021.

Bappenas dalam Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia.

https://ppid.ekon.Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia2..go.id/id.

Tirta Citradi,”Tak Cuma Di RI, Omnibus Law Banyak Dipakai Negara Lain”, dalam https://www.cnbcindonesia.com/news/20200121152155-4-131621/tak-cuma-di-ri-omnibus-law-banyak-dipakai-negara-lain.

Diakses pada tanggal 1 Oktober 2022.

Atang Irawan, “Omnimbus Law dan Obesitas Peraturan Perundang-Undangan”, dalam https://mediaindonesia.com/read/detail/272650-omnibus-law-dan-obesitas-peraturan-perundangan. Akses 1 Oktober 2022.

https://nasional/2020/10/06/ini-pasal-pasal-kontroversial-dalam-bab-ketenagakerjaan-uu-cipta-kerja diakses pada hari rabu 23 Maret 2022.

https://youtu.be./S4y1iEec3HU diakses pada 02 Januari 2023 pukul 22.39 WIB.

https://ditjenpp.kemenkumham.go.id/index.article.id=232:proses

pengharmonisasian-sebagai-upaya-meningkatkan-kualitas-peraturan-perundang-undangan. diakses pada 03 Januari 2023.

https://komisi-kejaksaan.go.id/permasalahan-perundang-undangan-dan- strategi-mengatasi-permasalahan-tumpang-tindih-peraturan-perundang-undangan/ diakses pada 03 Januari 2023.

https://www.hukumonline.com/berita/a/jimly--ada-untung-rugi-terapkan-metode-omnibus-law-lt5f194bbc2c481/?page=2 diakses pada 04 Januari 2023.

https://www.hukumonline.com/berita/baca/lt5f854ded1a0b5/menguak-cacat-formil-uucipta-kerja?page=all, dikases pada 05 Januari 2023, pukul 19:04.

https://nasional.kompas.com/read/2020/10/10/12443881/ylbhi-nilai-uu-cipta-kerja-cacatformil?page=all, dikases pada 05 Januari 2022, pukul 19:07.

https://www.jogloabang.com/pustaka/uu-13-2022-kedua-uu-12-2011-puu diakses 6 Januari 2023.

https://www.unas.ac.id/berita/ihwal-kegentingan-memaksa-perpu-nomor-2-tahun-2022-tentang-cipta-kerja/ diakses pada 7 Januari 2023.

F. Al-Qur’an

Q.S. Surat An-Naml Ayat 32.

PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN Yang bertanda tangan dibawah ini :

Nama : FITRIA ISTIQOMAH

NIM : S20173001

Program Studi : Hukum Tata Negara Fakultas : Syariah

Institusi : Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember Menyatakan dengan sebenarnya bahwa dalam hasil penelitian ini tidak terdapat unsur-unsur penjiplakan karya penelitian atau karya ilmiah yang pernah dilakukan atau dibuat orang lain, kecuali yang secara tertulis dikutip dalam naskah ini dan disebutkan dalam sumber kutipan dan daftar Pustaka.

Apabila dikemudian hari ternyata hasil penelitian ini terbukti terdapat unsur-unsur penjiplakan dan ada klaim dari pihak lain, maka saya bersedia untuk diproses sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Demikian surat pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya dan tanpa paksaan dari siapapun.

Demikian surat ini saya buat dengan sebenar-benarmya untuk digunakan sebagaimana mestinya.

Jember, 12 Desember 2022 Saya yang menyatakan

FITRIA ISTIQOMAH NIM. S20173001

Dokumen terkait