• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV. PENUTUP

B. Saran

Atas dasar beberapa kesimpulan di atas, maka dapat sampaikan saran-saran seperti di bawah ini.

1. Kepada para orang tua

Supaya pendisiplinan salat fardu pada anak dalam rumah tangga dapat berlangsung dengan makin baik dan anak dapat makin tulus mencintai salat fardu; maka sebaiknya para orang tua dapat memposisikan diri sebagai sahabat anak, ketika berdialog dengan anak mengenai Allah swt lebih mengedepankan sifat maha pengasih dan penyayang yang tiada batas, memperbanyak kegiatan keagamaan bersama anak, memperbarui pendekatan dan metode membelajarkan ajaran Islam selaras taraf perkembangan jiwa anak, kreatif merekayasa situasi dan kondisi lingkungan rumah (fisik dan sosial) yang Islamiy sebagai daya dukung bagi pendisiplinan salat fardu pada anak, juga memperkokoh diri dengan kasih sayang, kesabaran, ketabahan, keuletan, ketegasan di atas visi demi mendapatkan anak shalih.

2. Kepada tokoh masyarakat

Supaya lingkungan pergaulan masyarakat dapat menopang dengan baik terhadap pendisiplinan salat fardu pada anak dalam keluarga; maka sebaiknya para tokoh masyarakat senantiasa tegas dalam menegakkan nilai-nilai Pancasila, memperkokoh aplikasi ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari terutama dengan memberi contoh

mendirikan salat fardu secara berjama’ah di rumah sendiri dan di masjid (mushalla, surau), senantiasa mendorong penegak-an supremasi hukum seraya tegas memberimbangkan amar ma’ruf dan nahi munkar tanpa mentolerir fenomena segala bentuk penyakit masyarakat melalui kerja sama dengan perangkat desa dan kepolisian Republik Indonesia. 3. Kepada ahli pendidikan

Supaya pendisiplinan salat fardu pada anak dalam keluarga dapat direalisasikan secara lebih arif bijaksana; maka sebaiknya para ahli pendidikan senantiasa mengembangkan dan memperbarui pendekatan, metode, strategi pembelajaran salat fardu yang dibangun atas dasar data hasil penelitian yang tepat lagi akurat dalam rangka memberi alternatif alat bagi para orang tua muslim.

4. Kepada pemerintah

Supaya hak-hak anak Indonesia dapat diperoleh secara bebas lagi demokratis tanpa pemasungan sama sekali seperti hak untuk mendalami ajaran agamanya seperti salat fardu; maka sebaiknya pemerintah cq. jajaran Departemen Sosial beserta yang terkait selalu mendorong realisasi undang-undang nonor 23 tahun 2003 mengenai perlindungan anak, dan senantiasa menindak secara tegas siapa saja yang melakukan pelanggaran terhadapnya, serta cq. jajaran Departemen Pendidikan Nasional bersungguh-sungguh memperbarui kurikulum pendidikan yang mampu menerjemahkan tata nilai yang

tercakup dalam sila Ketuhanan Yang Masa Esa di hadapan para pelajar dari Sabang sampai Merauke demi memperkokoh aplikasi tata nilai sila kedua sampai dengan kelima dari Pancasila bagi bangsa Indonesia masa kini dan masa mendatang.

5. Kepada praktisi pendidikan

Supaya anak-anak muslim Indonesia dalam era globalisasi memiliki kompetensi yang berkembang secara maksimal melalui pelbagai institusi pendidikan di luar keluarga sehingga ke depan mereka dapat bekerja sama dan bersaing secara sehat lagi sportif dengan pihak manapun; maka sebaiknya segenap praktisi pendidikan senantiasa mengaplikasikan pembelajaran yang berwawasan teknologis dengan memanfaatkan segala sumber belajar demiki penciptaan rancangan pembelajaran yang lebih rasional dan implementasi pembelajaran yang makin menggairahkan semua pihak serta evaluasi yang lebih obyektif. 6. Kepada peneliti yang akan datang

Supaya aspek-aspek pendisiplinan salat fardu pada anak dalam keluarga di era globalisasi semakin dapat diungkap secara akademis; maka sebaiknya para peneli lain yang akan datang dapat mengembangkan rancangan penelitian lanjutan melalui pendekatan dan metode yang lebih variatif lagi inovatif.

HAR-DAFTAR RUJUKAN

Achmad, Mudlor. Etika dalam Islam, Al-Ikhlas, Surabaya, n.d.

Agustian, Ary Ginanjar. Rahasia Sukses Membangun Kecerdasan Emosi dan

Spiritual ESQ Emotional Spiritual Quotient Berdasarkan 6 Rukun Iman

dan 5 Rukun Islam, 7th ed, Arga, Jakarta, 2002.

Ahyadi, H. Abdul Aziz. Psikologi Agama, 2nd ed, CV. Sinar Baru, Bandung,

1991.

Al-Azadiy, Sulaiman ibn al-Asy’ats Abu Dawud al-Sijistaniy. Sunan Abi Dawud,

vol. 1, Dar al-Fikr, Beirut, n.d, CD-ROM, hal. 133.

Al-Qur’an dan Terjemahnya, Mujamma’ al-Malik Fahd fi Thiba’at al-Syarif,

Madinah al-Munawwarah, n.d.

Al-Hasan, Yusuf Muhammad. ”Pendidikan Anak dalam Islam”, online,

[email protected], diakses Selasa 18 Oktober 2005.

Amron, Nafisah. ”Menghadapi Kenakalan Anak dalam Rumah Tangga”, online,

http://www.alsofwah.or.id/?pilih=index, diakses Selasa 18 Oktober 2005.

Anshari, M. Hafi. Dasar-Dasar Ilmu Jiwa Agama, Usaha Nasional, Surabaya,

1991.

Arikunto, Suharsimi. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, 8th ed,

Rineka Cipta, Jakarta, 1992.

Ash Shiddieqiy, T.M. Hasbi. Pedoman Shalat, 19th ed, Bulan Bintang, Jakarta,

1991.

Bakri, Masykur, ed. Metodologi Penelitian Kualitatif Tinjauan Teoritis dan

Praktis, 2nd ed, Visipress Offset, Surabaya, 2003.

Daradjat, Zakiah. Ilmu Jiwa Agama, Bulan Bintang, Jakarta, 1984.

Darwis, Muh. S. ”Anak Shalih adalah Aset Orang Tua”, online, http://www.

alsofwah.or.id/?pilih=index, diakses Selasa 18 Oktober 2005.

Depag RI. Pedoman Pengajian Al-Qur’an bagi Anak-Anak, Proyek Bimas Islam,

Dister, Nico Syukur. Pengalaman dan Motivasi Beragama, 1st ed, Lembaga Penunjang Pembangunan Nasional (Leppenas), Jakarta, 1982.

Gunarsa, Singgih D. Psikologi Perkembangan, 6th ed, PT BPK Gunung Mulia,

Jakarta, 1984.

Gunarsa, Singgih D dan Ny. Y. Singgih D. Gunarsa. Psikologi Praktis : Anak,

Remaja dan Keluarga, 1st ed, PT BPK Gunung Mulia, 1991.

Hadi, Sutrisno. Metodologi Research, vol. 1, Andi Offset, Yogyakarta, 1993.

Hanafi, A. Usul Fiqh, 8th ed, Wijaya, Jakarta, 1981.

Hilmansyah, Hilma. ”Mengasah Kecerdasan Sopan Santun”, online, http://www.

Lazuardi-dep.sch.id/articles.htm, diakses Rabu 5 Oktober 2005.

Humam, As’ad, ed.al. Pedoman Pengelolaan Pembinaan dan Pengembangan

TPA, 3rd ed, AMM, Yogyakarta, 1993.

Hurlock, Elizabeth B. Perkembangan Anak, vol. 1, 6th ed, terjem. Meitasari

Tjandrasa dan Muslichah Zarkasih, Erlangga, Jakarta, n.d.

Hurlock, Elizabeth B. Psikologi Perkembangan Suatu Pendekatan Sepanjang

Rentang Kehidupan, 5th ed, terjem. Istiwidayanti dan Soedjarwo,

Erlangga, Jakarta, n.d.

Ilham, M. Arifin. ”Pentingnya Keteladanan dalam Mendidik Anak”, online, http://

www.ummigroup.co.id/ummi/lengkap, diakses Rabu 5 Oktober 2005.

Jaiz, H. Hartono Ahmad. ”Generasi Meninggalkan Shalat dan Mengikuti

Syahwat”, online, http://www.alsofwah.or.id/?pilih=index, diakses

Selasa 18 Oktober 2005.

Kasiram, Moh. Ilmu Jiwa Perkembangan, Usaha Nasional, Surabaya, n.d.

Krippendorff, Klaus. Analisis Isi, Pengantar Teori dan Metodologi, 2nd ed, terjem.

Farid Wajidi, PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta, 1993.

Marimba, Ahmad D. Pengantar Filsafat PendidikanIslam, 5th ed, PT Al-ma’arif,

Bandung, 1981.

Miles dan Huberman. Analisis Data Kualitatif, terjem. Tjetjep Rohendi, UI-Press,

Moleong, Lexy. Metodologi Penelitian Kualitatif, 13th ed, PT. Remaja Rosdakarya, Bandung, 2000.

Mulyana, ”Kebutuhan Shalat”, online, http://www.icmi.or.id/ind/content/view/, diakses Selasa 11 Oktober 2005.

Nasution, M. Yunan. Khuthbah Jum’at, Bulan Bintang, Jakarta, 1983.

Nazir, Muhammad. Metode Penelitian, 3rd ed, Ghalia Indonesia, Jakarta, 1988. Rasyid. H. Sulaiman. Fiqh Islam, Attahiriyah, Jakarta, 1954.

Sabiq, Sayid. Aqidah Islam, 11th ed, terjem. Abdai Rathomy, CV. Diponegoro, Bandung, 1992.

Sevilla, et.al. Pengantar Metode Penelitian, 1st ed, terjem. Amiluddin Tuwu, UI-Press, Jakarta, 1993.

Simandjuntak, B dan I.L. Pasaribu. Pengantar Psikologi Perkembangan, 3rd ed, Tarsito, Bandung, 1984.

Sugandhi, R. KUHP dan Penjelasannya, Usaha Nasional, Surabaya, 1981.

Suharsono, ”Membelajarkan Anak dengan Cinta”, online, http://www.Lazuardi-dep.sch.id/articles.htm, diakses Rabu 5 Oktober 2005.

Tim Penyusun Kamus Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. Kamus Besar Bahasa Indonesia, ed. 2, cet. 4, Balai Pustaka, Jakarta, 1995.

Tim. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah, 4th ed, Biro Administrasi Akademik Perencanaan dan Sistem Informasi, Universitas Negeri Malang, 2000.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Departemen Sosial.

Ulwan, Abdullah Nasih. Tarbiyah al-Aulad fi al-Islam, vol. 1, 2nd ed, terjem. Jamaludin Miri, Pustaka Amani, Jakarta, 1999.

Wasito, Hermawan. Pengantar Metodologi Penelitian, Gramedia Pustaka Ulama, Jakarta, 1992.

Winardi. Pengantar Metodologi Research, Alumni, Bandung, 1979. Zaini, Syahminan. Nilai Iman, Usaha Nasional, Surabaya, n.d.

Zaini, Syahminan. Penyakit Rohani dan Pengobatannya, Al-Ikhlas, Surabaya, n.d. HAR

Dalam dokumen Pendisiplinan Shalat Fardlu pada Anak da (Halaman 90-97)

Dokumen terkait