• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB VI KESIMPULAN, KETERBATASAN DAN SARAN

6.3 Saran Penelitian

Hasil-hasil dalam penelitian yang telah disimpulkan dan keterbatasan masalah yang ditemukan tersebut maka dalam rangka meningkatkan penerimaan pajak hotel dan pajak restoran disarankan hal-hal sebagai berikut:

1. Hasil penelitian menunjukan bahwa kontribusi pajak hotel dan pajak restoran memiliki kriteria rata-rata Cukup Baik terhadap penerimaan PAD sehingga akan lebih baik bila pada tahun-tahun berikutnya Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai di sarankan agar menetapkan target pajak hotel dan pajak restoran dalam RAPBD lebih besar lagi agar hasil yang dicapai bertambah lebih besar.

2. Dengan melihat hasil perhitungan efektivitas pajak hotel dan pajak restoran terhadap PAD menunjukan adanya

peningkatan yang melebihi dari target pencapaian dan hasil intreprestasi pajak hotel dan pajak restoran rata-rata Sangat Efektif sehingga Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai dalam hal ini Dinas Pendapatan Daerah di sarankan upaya penerimaan pajak hotel dan pajak restoran perlu dipertahankan sehingga penerimaan daerah yang berguna bagi pembangunan dapat terus menjadi sumber pendapatan yang diandalkan untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan dan pembagunan daerah.

3. Perlu peningkatan upaya pajak dengan cara internal dan eksternal. Secara internal dengan melakukan penegakan disiplin dan pengawasan petugas DISPENDA. Secara eksternal dengan melakukan pemeriksaan secara berkala terhadap kamar hotel yang laku, melakukan sosialisasi kepada wajib pajak dan melakukan pendataan secara rutin untuk menjaring obyek pajak baru. Bagi pembaca khususnya bagi pemilik hotel dan pemilik restoran diharapkan kesadarannya agar dapat melaporkan penghasilannya atas usaha untuk dikenai pajak. Sebagai wajib pajak yang baik sudah seharusnya kita membayar pajak dengan benar dan tepat waktu kemudian diharapkan

bagi peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian bukan hanya dari pajak hotel dan pajak restoran saja tetapi dapat melakukan penelitian dari sektor-sektor pajak lain yang sangat berpengaruh terhadap PAD di Kabupaten Pulau Morotai serta menghitung seluruh potensi pajak kemudian perlu menganalisis alasan yang menjadi acuan dasar pemerintah dalam penetapan target pajak.

DAFTAR PUSTAKA

Atep, A, B. (2004), Dasar-dasar pelayanan prima, Jakarta, Gramedia Pustaka.

Bawazier, F (1999), Dampak Pungutan Terhadap Dunia Usaha, Dampak Terhadap Ekonomi Biaya Tinggi, Jakarta, CSIS.

Brotodihardjo, R. S. (2003), Pengantar Ilmu Hukum Pajak. Bandung: PT Refika Aditama.

Creswell, J, W. (2010), Research Design Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif dan Mixed, Yogyakarta, Pustaka Pelajar.

Djalil, R. (2014), Akuntabilitas Keuangan Daerah: Implementasi Pasca Reformasi, cetakan pertama, Jakarta, RMBOOKS PT. Wahana Semesta Intermedia.

Djumhana, M. (2007), Pengantar Hukum Keuangan Daerah, Bandung, Citra Aditya Bakti.

Guritno, T. (1997), Kamus Ekonomi-Bisnis-Perbankan.. Gajah Mada University Press. Yogyakarta.

Halim, A. (2004), Akuntansi sektor publik: akuntansi keuangan daerah, (edisi revisi), Jakarta: Salemba Empat.

Handoko P, Sri. (2013), “Analisis Tingkat Efektivitas Pajak Daerah Sebagai Sumber Pendapatan Asli Daerah Kota Pontianak”, Jurnal Ilmiah Vol.2 No. 2.

Komala D, T. (2010), Analisis Kontribusi Pajak Hotel dan Restoran terhadap Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Tegal. Skripsi Institut Pertanian Bogor.

Kesek, F. (2013), “Efektifitas dan Kontribusi Penerimaan Pajak Parkir terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Manado” Jurnal Ilmiah Vol.2 No 1.

Mahmudi. (2013), Manajemen keuangan daerah. Yogyakarta, Erlangga.

Mardiasmo. (2001), Otonomi dan Manajemen Keuangan Daerah. Yogyakarta. Penerbit Andi.

Mardiasmo. (2011), Perpajakan (edisi revisi). Yogyakarta, Andi. Mangkoesoebroto, G. (1999), Kebiiakan Ekonomi Publik Di

Indonesia, Jakarta PT Gramedia Pustaka Utama.

Marto, B.I., Hakim, A., Wijaya, A.F. and Pratiwi, R.N. (2015), “The Performance of Revenue Office in the Perspective of New Public Management (Study on Performance of Local Tax Management in Makassar, Indonesia)”, International of Journal 5(1): 57-62.

Muchlis. (2002), Akuntansi pemerintahan. Jakarta, Salemba Empat. Nurcholis. (2005), Teori dan praktek pemerintahan dan otonomi

daerah. Jakarta, Grasindo.

Priyanti, N, L, P. A., Wayang, S. dan Yudiatmaja, F. (2014), “Pengaruh Penerimaan Pajak Hotel, Pajak Retoran Dan Retribusi Daerah Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Bandung”, Jurnal Ilmiah, Vol. 2.

Peraturan Pemerintah Nomor 91 Tahun 2010 Tentang Jenis Pajak Daerah yang dipungut Berdasarkan Penetapan Kepala Daerah Atau Dibayar Sendiri Oleh Wajib Pajak.

Renyaan, J.P.A., Ubu, S., Idrus, M.S, and Djumahir. (2012), Effect of Fiscal Autonomy and Economic Growth on Local Financial Performance (A Study on Local Government Of Papua Province), International Journal of Business and Management Invention, Volume 1 December, 16-21.

Resmi, S. (2014), Perpajakan teori dan kasus (edisi delapan). Jakarta, Salemba Empat.

Sabirin, M. (2000), Kemampuan daerah dari aspek keuangan daerah dalam Undang-undang No. 28 Tahun 2009 tentang pajak Daerah, Yogyakarta, BPFE.

Santosa. (1995), Desentralisasi Fiskal di Indonesia. Edisi pertama. Yogyakarta. Penerbit Andi.

Sekretariat Negara, undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah.

Sekretariat Negara, undang-undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak daerah dan Retribusi Daerah.

Sekretaris Daerah, Peraturan Daerah Kabupaten Pulau Morotai Nomor 10 Tahun 2011 tentang Pajak Restoran.

Sekretaris Daerah, Peraturan Daerah Kabupaten Pulau Morotai Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pajak Hotel.

Siahaan, M, P. (2010). Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Edisi Revisi. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.

Soemitro, R.(1990), Azaz dan Dasar Perpajakan I. Bandung: PT Refika Aditama.

Sutopo, H. B. (2002), Metodologi penelitian kualitatif. Surakarta, UNS.

Sugiyono. (2012), Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R & D, Bandung, Alfabeta.

Suprapti E dan Setyawan S. (2006), Perpajkan, cetakan ke 3. Malang Penerbit Bayumedia dan UMM Press.

Widjaja. (2007), Penyelenggaraan otonomi di Indonesia: dalam rangka sosialisasi UU No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, edisi 1, Jakarta, Raja Grafindo Persada. Walankandou R, J.R. (2013), “Analisis kontribusi pajak hotel

terhadap pendapatan asli daerah di Kota Manado”, Jurnal Ilmiah Vol 1 No. 3.

Yuliartini, P, I dan Supadmi, N, L. (2015), Efektivitas Pemungutan pajak hotel dan restoran pada Pemerintah Daerah Kota Denpasar. Jurnal Ilmaih ISSN:2302-8556.

Yunanto, L. (2010), Analisis Potensi, upaya pajak, efesiensi, efektifitas dan elastisitas pajak hotel di Kabupaten Klaten. Tesis s2 Program Pascasarjana Fakultas Ekonomi Universitas Sebelas Maret.

http://www.negarahukum.com/hukum/pendapatan-asli-daerah.html Diakses Tanggal 7 April 2015.

http://www.landasanteori.compengertian-pendapatan-asli-daerah- dan.html Diakses Tanggal 7 April 2015.

http://abstraksiekonomi.blogspot.co.id/2014/04/pengertian- pajak.html

Diakses Tanggal 7 April 2015.

http://masarimas.blogspot.co.id/2013/04/pajak-secara-umum.html Diakses Tanggal 7 April 2015.

Dokumen terkait