Berdasaarkan hasil penelitian, peneliti mencoba memberikan beberapa saran bagi peneliti selanjutnya, yaitu:
1. Variabel dalam penelitian ini hanya mengukur dari beberapa karakterisitk financial distress, bagi peneliti selanjutnya diharapkan ada kemungkinan faktor lain yang dapat mempengaruhi opini audit going concern.
2. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengganti objek penelitian pada emiten sector lain yang ada di Bursa Efek Indonesia.
3. Bagi peneliti selanjutnya, dapat menggunakan variabel moderasi lain yang berhubungan dengan opini audit going concern dan financial distress.
Peneliti juga mencoba memberikan saran bagi pengguna lainnya, yaitu: (1) Bagi perusahaan, hasil penelitian ini dapat menjadikan perusahaan lebih berhati-hati dalam mengelola operasionalnya dengan memperberhati-hatikan kelangsungan hidupnya di masa yang akan datang sehingga tidak memperoleh peringatan dari
auditor dalam laporan audit atas perusahaannya. (2) Bagi Investor, hasil penelitian ini diharapkan dapat memberi wawasan kepada investor bahwa ketika akan menilai kondisi keuangan perusahaan, hendaknya memperhatikan laporan yang disampaikan oleh auditor, sehingga dapat mengetahui apakah perusahaan tersebut mampu mempertahankan kelangsungan usahanya atau tidak.
84
DAFTAR PUSTAKA
Alexander, R. (2004). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penerimaan Opini Going Concern pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI.
Universitas Diponegoro.
Alkatiri, Amrah Al-Khonsa. (2016). Pengaruh Opinion Shopping, Financial Distress, dan Growth Terhadap Pergantian Kantor Akuntan Publik (KAP).
Jurnal Publikasi Ilmiah, 4(5), 1–30.
Aryantika, P. (2015). Profitabilitas, Laverage, Prior Opinion, dan Kompetensi Auditor pada Opini Audit Going Concern. E-Jurnal Akuntansi, 11(2), 414–
425.
Astrini, N. R. (2013). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perusahaan Melakukan Auditor Switching Secara Voluntary. Journal of Accounting, 2(3), 1–11.
Astuti, N. L. P. P. N. dan I. W. R. (2014). Pengaruh Audit Fee, Opini Going Concern, Financial Distress dan Ukuran Perusahaan pada Pergantian Auditor. E-JUrnal Akuntansi Universitas Udayana:, 663676.
Belkaoui, A. R. (2006). Teori Akuntansi. Edisi Terjemahan. Jilid 1. Jakarta:
Salemba Empat.
Benny, P. (2016). Kemampuan Opini Audit Tahun Sebelumnya Memoderasi Pengaruh Profitabilitas, Laverage, Likuiditas pada Audit Going Concern. E-Jurnal Akuntansi, 14(2), 835–861.
Brigham, E. F. dan P. R. D. (2003). Intermediate Financial Management. USA:
Thompson South Western.
Carcello, Joseph V., and T. L. N. (2000). Audit Committee Composition and Auditor Reporting. The Accounting Review, 75(4), 453–467.
Chen, Kevin C. W., and B. K. C. (1992). Default on debt obligations and the issuance of Opini going concern opinions. Journal of Partice & Theor11(2), 30–49.
Chen, K. C. dan C. B. K. (1992). Default on Debt Obligations and The Issuance of Going Concern Report. Auditing: Journal Partice and Theory Fall:, 30–49.
Curry, K. dan E. B. (2018). Financial Distress pada Perusahaan Sektor Properti Go Publik Di Indonesia. Seminar Nasional Pakar 1.
Dharma, S. (2012). Manajemen Kinerja Falsafah Teori dan Penerapannya.
Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Dwijayanti, S. P. F. (2010). Penyebab, Dampak, dan Prediksi dari Financial Distress Serta Solusi Untuk Mnegatasi Financial Distress. Jurnal Akuntansi Kontemporer., 2(2), 191–205.
Enev, M. (2017). Going Concern Opinions Managements Forward Looking Disclosure Evidence From The MD&A. Journal of Management Vrije, 29(3), 1–45.
Ghozali, I. (2007). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS, Edisi Keempat. Semarang: Universitas Diponegoro.
Ginting, S. dan L. S. (2014). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Opini Audit Going Concern pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BUrsa Efek Indonesia. Jurnal Wira Ekonomi Mikroskil, 4(2), 111–120.
Gujarati. (2006). Damodar N. (United States Military Academy, West Point).
Essentials of Econometrics. Third Edition. McGraw-Hill International Edition.
Hadi, S. dan Anggraeni, A. (2008). Pemilihan Prediktor Delisting Terbaik (Perbandingan Antara The Zmijewski Model, The Altman Model, dan The Springate Model). FE UII.
Hery. (2016). Analisis Laporan Keuangan. Jakarta: Grasindo.
Husnan, S. (1998). Dasar dasar teori portofolio dan analisis sekuritas. Jakarta:
UPP AMP YKYPN.
Ikhsan, A. dan H. B. S. (2008). Teori akuntansi dan Riset Multiparadigma. Graha Ilmu.
Institut Akuntan Publik Indonesia. Standar Profesional akuntansi Publik. SA Seksi 341. (2011). Pertimbangan Auditor atas Kemampuan Entitas dalam Mempertahankan Kelangsungan Hidupnya. Jakarta: IAPI.
Irfan, M. (2014). Analisis Financial Distress dengan Pendekatan Altman Z"- Score untuk Memprediksi Kebangkrutan Perusahaan Telekomunikasi.
Jurnal Ilmu & Riset Manajemen, 3(1), 1–18.
Irfana, M. J. dan M. D. (2012). Analisis Pengaruh Debt Default, Kualitas Audit, Opinion Shopping dan Kepemilikan Perusahaan Terhadap Opini Audit Going Concern. Diponegoro Journal of Accounting., 1(2), 1–10.
Jamaluddin M. (2018). The Effect of Financial Distress and Disclosure on Going Concern Opinion of The Banking Company Listing in Indonesia Stock Exchange. International Journal Of Scientific Research and Management (IJSRM)., 6(1), 64–70.
Khaddafi, M. (2015). Effect of Debt Default, Audit Quality and Acceptence of Audit Opinion Going Concern in Manufacturing Company in Indonesia Stock Exchange. International Journal of Academis Research in Accounting, Finance and Management Sciences., 5(1), 80–91.
Kieso, D. E., Jerry J. Weygandt, dan T. D. W. (2002). akuntansi Intermediate, Terjemahan Emil Salim, Jilid 1, Edisi Kesepuluh,. Penerbit Erlangga:
Jakarta.
Kumalaningrum, B. (2015). Analisis pengaruh Rasio Keuangan dalam Prediksi Financial Distress pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI pada Tahun 2010-2013. Jurnal Akuntansi, 2(4), 1–9.
Kusmayanti, E. (2017). Pengaruh Opinion Shopping, Disclosure dan Reputasi KAP Pada Opini Audit Going Concern. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, 18(3), 121–136.
Kustanti, O. (2015). Pengaruh Good Corporate Governance dan Rasio Keuangan terhadap Financial Distress. Jurnal Ilmu & Riset Akuntansi., 4(10), 1–22.
Kwarto, F. (2015). Pengaruh Opinion Shopping dan Pengalaman Auditor Terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern Dalam Sisi Pandang Perusahaan Auditan. Jurnal Akuntansi, 19(03), 311–325.
Lopez, B. (2014). Do Independent Audit Committees Prevent Auditor Opinion Shopping? Journal of Economic, 4(6), 1–35.
Mulia, T. W. (2014). Pengaruh Bias Self-Fulfilling Prophecy Terhadap Going Concern Judgment dan Inisiatif Perubahan Manajemen Sebagai Upaya Pengurangan Bias. Universitas Gajahmada.
Pasaribu, A. M. (2017). Pendapatan Usaha dan Beban Operasional terhadap Laba Bersih pada Perusahaan Makanan dan Minuman. Jurnal Wira Ekonomi Mikroskil, 7(2), 173–180.
Praptitorini, M. D. dan I. J. I. (2011). Analisis Pengaruh Kualitas Audit, Debt Default dan Opinion Shopping Terhadap Penerimaan Opini Going Concern.
Jurnal Akuntansi Dan Keuangan Indonesia., 8(1), 78–93.
Putu, N., Eka, P., & Dwirandra, A. A. N. B. (2019). Opinion Shopping Sebagai Pemoderasi Pengaruh Financial Distress Pada Opini Audit Going Concern Ni. 26, 111–145.
Rahayu, A. W. dan C. W. P. (2011). Pengaruh Opini Audit Tahun Sebelumnya, Pertumbuhan Perusahaan, Leverage dan Reputasi Auditor terhadap Penerimaan Audit Going Concern. Proceeding PESAT (Psikologi, Ekonomi, Sastra, Arsitektur & Sipil), 4, 98–104.
Rahayu, P. (2007). Assessing Going Concern Opinion: A Study Based on Financial and Non-Financial Information. Makalah Disampaikan Dalam Simposium Nasional Akuntansi X. Makassar, 26–28.
Rice. (2015). Altman Z-Score: Mendeteksi Financail Distress. Jurnal Wira Ekonomi Mikroskil, 5(2), 111–120.
Rosalin, F. (2015). Pengaruh Kualitas Audit, Kelalaian Membayar Hutang, Pergantian Auditor terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis (JENIUS), 5(3), 201-218.
Rose, M. A. (2007). Perceptions of Technological Literacy Among Science, Technology, Engineering, and Mathematics Leaders. Journal of Technology Education, 19(1), 35–52.
Sastrawan, A. R. K. (2018). Anteseden Ketepatwaktuan Publikasi Laporan Keuangan Dengan Financial Distress Sebagai Pemoderasi. E-Jurnal Akuntansi, 22(2), 914–943.
Standar Profesional Akuntan Publik. SA Seksi 341: Pertimbangan Auditor atas Kemampuan Enytitas dalam Mempertahankan Kelangsungan Hidupnya.
(n.d.).
Stice, Stice, S. (2010). Akuntansi Keuangan, Buku 1 Edisi 16. PT Raja Jakarta:
Grafindo Persada.
Sudana, I. M. (2011). Manajemen Keuangan Perusahaan. Erlangga, Jakarta.
Sumodiningrat, G. (2007). Ekonometrika Pengantar. Edisi Kedua. Yogyakarta:
BPEE.
Swanson, Zane dan Theis, J. (2017). Study of Going Concern Opinion. Journal of Accounting, Auditing, and Finance., 14(2), 1–14.
Triwahyuningtias, M. (2012). Analisis pengaruh struktur kepemilikan , ukuran dewan, komisaris independen, likuiditas, dan leverage terhadap terjadinya kondisi financial distress. Journal of Management, 1(1), 1–14.
Verdhyana, O. (2016). Auditor Switching Sebagai pemoderasi Pengaruh Kondisi Keuangan Pada Opini audit (Going Concern). E-Jurnal Akuntansi, 16(1), 214–243.
Wijayanthi, K. (2016). Financial Distress Sebagai Pemoderasi Pengaruh Opini Audit Going Concern pada Ketepatwaktuan Publikasi Laporan Keuangan. E-Jurnal Akuntansi, 17(2), 1283–1310.
LAMPIRAN
L A M P
I
R
A
N
Lampiran 1 Data Sampel
Daftar Nama Perusahaan Sampel
No. Kode Nama Perusahaan
1 PEHA PT Phapros Tbk
2 CEKA PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk 3 MLBI Multi Bintang Indonesia Tbk 4 ROTI PT Nippon Indosari Corpindo Tbk 5 ULTJ Ultra Jaya Milk Industry Tbk 6 MERK PT Merck Tbk
7 TCID PT Mandom Indonesia Tbk 8 UNVR PT Unilever Indonesia Tbk 9 TALF Tunas Alfin Tbk
10 JPFA Japfa Comfeed Indonesia Tbk 11 MAIN Malindo Feedmill Tbk
12 FASW Fajar Surya Wisesa Tbk 13 KDSI Kedawung Setia Industrial Tbk 14 DLTA Delta Djakarta Tbk
15 AGII Aneka Gas Indonesia Tbk 16 ALKA Alakasa Industrindo Tbk 17 ASII Astra International Tbk
18 BIMA Primarindo Asia Infrastructure Tbk 19 DPNS Duta Pertiwi Nusantara Tbk 20 EKAD Ekadharma International Tbk 21 INAI Indah Aluminium Industry Tbk 22 MLIA Mulia Industrindo Tbk
23 SCCO Supreme Cable Manufacturing & Commerce Tbk 24 INDF Indofood Sukses Makmur Tbk
25 SKBM Sekar Bumi Tbk
26 ALMI Alumindo Light Metal Industry Tbk 27 MGNA Magna Investama Mandiri Tbk 28 KICI Kedaung Indah Can Tbk 29 LMPI Langgeng Makmur Industri Tbk 30 INAF Indofarma Tbk
31 KIAS Keramika Indonesia Assosiasi Tbk 32 TIRT Tirta Mahakam Resources Tbk 33 AMFG Asahimas Flat Gass Tbk 34 BATA Sepatu Bata Tbk
No. Kode Nama Perusahaan 35 TOTO Surya Toto Indonesia Tbk
36 JKSW Jakarta Kyoei Steel Works Tbk 37 TRIS Trisula Internasional Tbk 38 AISA Fks Food Sejahtera Tbk 39 SMCB Solusi Bangun Indonesia Tbk 40 GDST Gunawan Dianjaya Steel Tbk
Lampiran 2
No. Kode 2016 2017 2018 2019 2020
36 JKSW 1 1 1 1 1
37 TRIS 0 0 0 0 0
38 AISA 0 0 0 1 0
39 SMCB 0 0 0 0 0
40 GDST 0 0 0 0 0
Keterangan:
0 : Opini Audit Non Going Concern 1 : Opini Audit Going Concern
Economic Failure
No. Kode 2016 2017 2018 2019 2020
1 PEHA 1.68 0.12 0.26 0.18 0.16
2 CEKA 1.06 0.07 0.00 1.65 0.30
3 MLBI 0.40 0.30 0.34 0.24 0.53
4 ROTI 0.39 0.55 0.73 0.53 0.49
5 ULTJ 0.56 0.70 0.04 0.04 0.56
6 MERK 0.40 0.21 0.37 0.63 0.32
7 TCID 0.24 0.31 0.33 0.26 0.32
8 UNVR 0.09 0.06 0.04 0.05 0.07
9 TALF 0.20 0.12 0.08 0.06 0.06
10 JPFA 1.19 0.21 0.21 0.15 0.16
11 MAIN 0.21 0.02 0.09 0.09 0.09
12 FASW 0.05 1.08 0.10 0.08 0.03
13 KDSI 0.25 0.18 0.17 0.15 0.17
14 DLTA 0.06 0.01 0.01 0.09 0.00
15 AGII 0.19 0.25 0.18 0.15 0.18
16 ALKA 0.13 0.14 0.20 0.75 1.48
17 ASII 0.00 1.00 0.33 0.30 0.44
18 BIMA 0.24 0.11 0.04 0.06 0.04
19 DPNS 0.07 0.05 0.03 0.00 0.00
20 EKAD 1.31 1.55 1.72 2.35 0.39
21 INAI 0.17 0.14 0.12 0.17 0.14
22 MLIA 0.02 0.05 0.05 0.06 0.51
23 SCCO 1.06 1.36 0.93 0.76 0.40
24 INDF 0.69 0.66 0.48 0.54 0.37
No. Kode 2016 2017 2018 2019 2020
25 SKBM 0.32 0.62 0.75 0.56 0.43
26 ALMI 1.04 0.05 0.05 0.05 0.01
27 MGNA 0.60 1.02 -0.15 -0.50 0.37
28 KICI 1.00 0.11 -0.01 0.12 0.03
29 LMPI 0.04 -1.04 0.06 0.04 0.07
30 INAF -1.39 0.15 -0.34 0.04 0.04 31 KIAS 0.07 -0.05 -0.06 -0.14 0.15 32 TIRT 0.00 -0.02 0.02 0.01 -0.05
33 AMFG 0.17 0.11 0.04 -0.01 0.11
34 BATA 0.08 0.17 0.17 0.23 0.50
35 TOTO 0.29 0.37 0.37 0.28 0.26
36 JKSW -0.10 1.00 0.00 0.06 0.00
37 TRIS -0.08 0.08 0.13 0.00 0.32
38 AISA 0.09 0.05 0.05 0.00 -0.05
39 SMCB 0.08 0.07 0.03 0.02 0.08
40 GDST 0.21 0.07 0.01 -0.07 0.00
Busines Failure
No. Kode 2016 2017 2018 2019 2020
1 PEHA 0.15 0.17 0.17 0.12 0.07
2 CEKA 0.07 0.03 0.03 0.09 0.06
3 MLBI 0.40 0.53 0.47 0.44 0.20
4 ROTI 0.15 0.07 0.07 0.10 0.05
5 ULTJ 0.20 0.21 0.17 0.22 0.24
6 MERK 0.21 0.07 0.08 0.17 0.16
7 TCID 0.09 0.09 0.09 0.07 -1.03
8 UNVR 0.21 0.23 0.29 0.23 0.21
9 TALF 0.07 0.05 0.08 0.04 0.03
10 JPFA 0.10 0.06 0.09 0.07 0.05
11 MAIN 0.05 0.00 0.06 0.03 0.00
12 FASW 0.14 0.11 0.20 0.15 0.05
13 KDSI 0.03 0.04 0.04 0.04 0.04
14 DLTA 0.42 0.47 0.49 0.50 0.30
15 AGII 0.05 0.01 0.07 0.06 0.04
16 ALKA 0.00 0.01 0.01 0.00 0.00
17 ASII 0.12 0.14 0.15 0.14 0.12
18 BIMA 0.17 0.07 0.02 0.03 -0.71
19 DPNS 0.11 0.07 0.09 0.04 0.05
20 EKAD 0.21 0.16 0.14 0.15 0.18
21 INAI 0.05 0.05 0.06 0.04 0.03
22 MLIA 0.00 0.01 0.05 0.00 0.03
23 SCCO 0.13 0.08 0.07 0.07 0.07
No. Kode 2016 2017 2018 2019 2020
24 INDF 0.11 0.11 0.10 0.11 0.15
25 SKBM 0.02 0.02 0.01 0.00 0.00
26 ALMI -1.04 0.00 0.00 -0.13 -0.27 27 MGNA -1.03 -0.17 -1.16 -0.03 1.01 28 KICI 0.01 0.09 -1.01 -0.05 0.01 29 LMPI 0.03 -0.08 -1.13 -0.11 -1.15 30 INAF -0.01 -1.03 -0.02 0.01 0.01 31 KIAS -2.11 -0.20 -1.11 -0.69 -1.14 32 TIRT 0.04 0.00 -1.00 -0.08 1.37 33 AMFG 0.09 0.02 0.00 -0.04 -1.12
34 BATA 0.07 0.08 0.09 0.04 -0.49
35 TOTO 0.12 0.17 0.16 0.09 -1.10
36 JKSW -0.01 -0.33 -0.31 -0.23 0.94
37 TRIS 0.03 0.05 0.01 0.05 -1.03
38 AISA 0.14 -2.20 -0.05 0.90 0.30
39 SMCB 0.02 0.02 0.00 0.11 -0.16
40 GDST 0.06 0.02 -0.08 0.02 -1.05
Financial Failure
No. Kode 2016 2017 2018 2019 2020
1 PEHA 0.30 0.41 1.04 1.01 0.09
2 CEKA 0.02 0.22 0.51 0.48 0.05
3 MLBI 0.68 0.83 0.78 0.73 0.89
4 ROTI 0.30 0.23 0.36 1.69 0.38
5 ULTJ 0.48 0.42 0.46 0.86 0.24
6 MERK 0.42 0.31 0.14 0.00 0.03
7 TCID 0.53 0.05 0.06 0.55 0.11
8 UNVR 0.03 0.03 0.73 0.65 0.66
9 TALF 0.29 0.28 0.26 0.27 0.02
10 JPFA 0.21 0.23 0.35 0.18 0.20
11 MAIN 1.21 0.91 0.17 1.18 1.20
12 FASW 1.08 0.74 0.12 0.70 0.81
13 KDSI 0.23 0.63 0.63 0.12 0.02
14 DLTA 0.08 0.09 0.72 0.81 0.07
15 AGII 1.13 1.50 1.22 0.87 1.01
16 ALKA 0.92 1.30 1.16 1.18 0.13
17 ASII 0.24 1.23 1.13 0.12 0.15
18 BIMA 0.08 0.09 0.10 0.01 1.09
19 DPNS 0.02 0.10 0.77 0.02 0.21
20 EKAD 0.49 0.05 0.05 0.69 0.08
21 INAI 0.10 0.10 0.10 1.08 0.11
22 MLIA 0.86 0.87 0.93 0.13 0.01
23 SCCO 0.17 0.02 0.19 0.21 0.00
24 INDF 1.51 1.50 0.11 0.13 0.14
No. Kode 2016 2017 2018 2019 2020
25 SKBM 0.11 0.16 0.00 0.13 0.01
26 ALMI 0.09 0.97 0.99 0.74 0.65
27 MGNA 0.08 0.63 0.29 0.02 0.01
28 KICI 0.50 0.73 0.61 0.78 0.08
29 LMPI 0.15 0.16 0.14 0.12 0.01
30 INAF 0.12 1.10 0.10 0.19 0.01
31 KIAS 0.31 0.31 0.03 0.15 0.17
32 TIRT 0.11 0.11 1.08 0.10 0.03
33 AMFG 0.20 0.20 0.13 0.01 0.06
34 BATA 0.03 0.25 0.30 0.33 0.01
35 TOTO 0.02 0.02 0.04 0.00 0.04
36 JKSW 0.19 2.23 1.03 3.02 0.00
37 TRIS 0.16 1.02 0.16 0.14 0.14
38 AISA 0.22 1.16 0.15 0.41 0.81
39 SMCB 0.46 0.54 0.27 1.08 1.02
40 GDST 0.12 0.12 0.01 0.00 0.00
Opinion Shopping
No. Kode 2016 2017 2018 2019 2020
39 SMCB 0 0 0 0 0
40 GDST 0 0 0 0 0
Keterangan:
0 : Perusahaan yang tidak mengganti auditor setelah menerima opini audit going concern.
1 : Perusahaan yang mengganti auditor setelah menerima opini audit going concern.
Lampiran 3
Sampel Laporan Audit Eksternal 1. Laporan Audit Going Concern
2. Laporan Audit Non Going Concern
Lampiran 4
a. Uji Kelayakan Model Regresi Hosmer and Lemeshow Test
Step Chi-square df Sig.
1 4.640 8 .795
b. Uji Keseluruhan Model
Uji overall fit model
-2 Log Likelihood -2 Log Likelihood awal (Block Number = 0) 90,787 -2 Log Likelihood akhir (Block Number = 1) 72,691
c. Uji Negelkerker (R2)
Model Summary
Step -2 Log likelihood
Cox & Snell R Square
Nagelkerke R Square
1 72.691a .087 .237
a. Estimation terminated at iteration number 7 because parameter estimates changed by less than .001.
d. Tabel Klasifikasi
Classification Tablea
Observed
Predicted
Opini Audit Going Concern Percentage Correct
e. Model Regresi Logistik yang Terbentuk dan Pengujian Hipotesis Variables in the Equation
a. Variable(s) entered on step 1: Economic Failure, Busines Failure, Financial Failure.
3. Uji Regresi Secara Parsial (Uji t)
Variables in the Equation
B S.E. Wald df Sig. Exp(B)
Step 1a Economic Failure -1.567 2.716 .333 1 .564 .209
Busines Failure 5.878 2.426 5.872 1 .015 357.138
Financial Failure 4.758 2.291 4.316 1 .038 116.569
Opinion Shopping 29.454 22248.140 .000 1 .999 6192338950000.000
X1_M 1.567 157419.303 .000 1 1.000 4.791
X2_M -5.878 34226.739 .000 1 1.000 .003
X3_M -4.758 17865.243 .000 1 1.000 .009
Constant -8.251 2.576 10.264 1 .001 .000
b. Variable(s) entered on step 1: Economic Failure, Busines Failure, Financial Failure, Opinion Shopping, X1_M, X2_M, X3_M.
Lampiran 5
Hasil Pengujian Hipotesis
Hipotesis Pernyataan Hasil
H1 Economic Failure Berpengaruh Negatif Terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern.
Hipotesis Ditolak
H2 Business Failure Berpengaruh Positif Terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern.
Hipotesis Diterima
H3
Finncial Failure Berpengaruh Positif Terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern.
Hipotesis Diterima
H4 Opinion Shopping Melemahkan Pengaruh Antara Economic Failure Dengan Penerimaan Opini Audit Going Concern.
Hipotesis Ditolak
H5 Opinion Shopping Melemahkan Pengaruh Antara Business Failure Dengan Penerimaan Opini Audit Going Concern.
Hipotesis Ditolak
H6 Opinion Shopping Melemahkan Pengaruh Antara Financial Failure Dengan Penerimaan Opini Audit Going Concern.
Hipotesis Ditolak
Lampiran 6
Surat Balasan Instansi
Lampiran 9
Surat Keterangan Bebas Plagiasi
BIOGRAFI PENULIS
Rika Rahim panggilan Rika lahir di Binuang pada 02 September 1998 dari pasangan suami istri Bapak Rahim dan Ibu Hj. Dahlia. Peneliti adalah anak ketiga dari 3 bersaudara. Peneliti sekarang bertempat tinggal di Jl.
Karaeng Bonto Tangnga Lrg.1, Kelurahan Karunrung, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar.
Pendidikan yang ditempuh oleh peneliti yaitu SDN 177 Tanabatue lulus tahun 2010, SMPN 3 Libureng lulus tahun 2013, SMAN 2 Libureng lulus tahun 2016, kemudian mulai tahun 2017 mengikuti program S1 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Program Studi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Makassar sampai dengan sekarang. Sampai dengan penulisan skripsi ini peneliti masih terdaftar sebagai mahasiswa Program S1 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Program Studi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Makassar.